YARSI Menyapa

Meniti Karier Ibadah Untuk Meraih Reputasi
Dalam perjalanan sejarah hidup manusia, ada tiga jenis jenjang karier yang harus dilalui. Karier...

Menggali Sosok Pemimpin Ibadah
Melihat situasi dan perkembangan dari perseteruan kepemimpinan yang marak akhir-akhir ini,...

Konsep NUR & Sukses
Nur dalam bahasa Arab adalah cahaya yang merupakan salah satu unsur kehidupan di samping tanah,...

YARSI Menyapa edisi Oktober 2008
Setelah 30 hari penuh menjalankan puasa di bulan suci Ramadlan, 1 Oktober 2008 ummat Islam memasuki...

MENGAPA HARUS BANK SYARIAH ?
Munculnya konsep bank syariah di Indonesia dimungkinkan melalui Undang-Undang Perbankan Nasional no...

KEANEKARAGAMAN FLORA : POTENSI ALAM TERSEMBUNYI YANG HARUS DIGALI
Rasa ingin tahu dan semangat untuk meneliti sesuatu sepertinya telah muncul pada saat saya pertama...

Examption Clause dan Freedom of Contract
Mengenai kemungkinan transaksi perdagangan internasional dengan menggunakan kontrak baku/standar,...

Who's Online

 78 Pengunjung online

Total Hits sejak 14/03/09:
418490 hits
YARSI Menyapa edisi Oktober 2008

PDF Cetak E-mail
Oleh Abdul Salam M. Sofro, Prof., Dr., PhD., SPKT(P)   
Kamis, 16 Oktober 2008 12:17

Setelah 30 hari penuh menjalankan puasa di bulan suci Ramadlan, 1 Oktober 2008 ummat Islam memasuki bulan Syawal 1429 H dengan kenangan yang masih kental selama beribadah puasa dan segala amalan lainnya. Idul Fitri yang berarti kembali ke fitrah menyiratkan betapa besar makna puasa yang memang diperuntukkan bagi manusia agar menjadi muttaqien, jauh dari noda-noda yang mencemari fitrah manusia. Ibarat maju ke medan perang, puasa adalah perang besar melawan hawa nafsu dan keberhasilan puasa adalah kemenangan dalam memeranginya. Oleh karena itu Idul Fitri di bulan Syawal adalah hari kemenangan yang harus disyukuri bukan sekedar dirayakan dengan makan minum sepuas-puasnya dan bersenang-senang seolah-olah telah terbebas dari segala belenggu selama bulan puasa. Bersyukur karena Allah swt  berkenan mengambalikan manusia yang menjalankan ibadah puasa ke fitrah ibarat bayi yang terlahir tanpa dosa. Inilah yang harus dipertahankan dalam perjalanan bulan-bulan berikutnya sampai kembali bersua dengan bulan Ramadlan tahun yang akan datang.

Bagi warga UY, kemenangan yang diraih dalam memasuki bulan Syawal ini harus dimanfaatkan sebagai tonggak perbaikan dan peningkatan kinerja UY di hari-hari mendatang. UY telah membentuk Tim Geliat YARSI menghadapi TA 2009/2010. Tim ini antara lain bertujuan larisnya semua program studi yang ada di UY dengan banyaknya minat calon mahasiswa untuk mendaftar dan selanjutnya menuntut ilmu di UY. UY memang baru mengawali TA 2008/2009, tetapi persiapan menghadapi TA berikutnya sudah harus dipersiapkan sejak dini. Tentu saja, Tim Geliat ini tidak mungkin bekerja sendiri. Semua komponen di UY wajib mendukung dan membantu agar tujuan yang diharapkan dengan pembentukan tim ini dapat tercapai. Untuk itu diperlukan komitmen yang tinggi, disiplin dan kerjasama semua unsur di UY. Program Pasca Sarjana juga sudah semestinya dimulai di UY. Untuk itu tim persiapan program Pasca Sarjana harus bekerja lebih keras  mempercepat  persiapan dan realisasinya.

Update terakhir pada Kamis, 12 Maret 2009 10:55
 

XHTML Validation CSS Validation