Home » Tb Care » Operational Research Program Community TB Care Global Fund R 8 bersama PR TB Aisyiyah

Operational Research Program Community TB Care Global Fund R 8 bersama PR TB Aisyiyah

“YARSI TB Care Menyelengarakan Operational Research Program Community TB Care Global Fund R 8 bersama PR TB Aisyiyah”

Prevalensi TB di Indonesia masih cukup tinggi lebih disebabkan oleh rendahnya pemahaman masyarakat terhadap penanggulangan TB. Jumlah penelitian terkait penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Indonesia sudah banyak dilakukan  oleh mahasiswa, para peneliti dan petugas kesehatan, namun penyebarannya saat ini masih sangat terbatas dan belum banyak digunakan untuk pengambil keputusan strategis oleh pengambil kebijakan., sehingga belum bisa memberikan kontribusi nyata dalam program penanggulangan TB nasional.

Menurut WHO (2003), Research Operational adalah suatu teknik riset yang sistematik digunakan oleh program dalam mengambil keputusan untuk mencapai suatu outcome yang spesifik. Berdasarkan definisi diatas Research Operational digunakan untuk meningkatkan kinerja program dan mempelajari kunci sukses dari suatu program pemberantasan penyakit TB yang berbasiskan komunitas pada daerah penelitian.

Berdasarkan hal itu PR (Principle recipient) TB ‘Aisyiyah pada tahun 2011 memandang perlu untuk mengadakan Research Operational Program Community TB Care dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan program penanggulangan TB berbasis masyarakat. Dalam penyelenggaraan Research Operational tersebut, PR TB Aisyiyah bekerjasama dengan YARSI TB Care yang merupakan salah satu SR (Sub Recipient) Program Community TB Care dari kalangan Perguruan Tinggi/Akademik. Kerjasama antara PR TB Aisyiyah dan YARSI TB Care dalam penyelenggaraan Research Operational dalam wadah “Tim Pusat Kegiatan Research Operational Program Community TB Care, dengan tugas dan tanggung jawab dari masing masing sebagai berikut:

PR (Principal Recipient) TB  Aisyiyah bertugas dan bertanggung jawab:

  • Sebagai pengawas berjalannya pelaksanaan penelitian
  • Mengatur aliran dana ke pihak – pihak pelaksana program
  • Melakukan pengecekan terhadap budget penelitian yang diusulkan
  • Melakukan review terhadap proposal yang masuk
  • Menentukan tema – tema yang terkait dengan program
  • Berlaku sebagai steering committee

 

YARSI TB Care Universitas YARSI bertugas dan bertanggung jawab:

  • Menjadi pelaksana acara kegiatan workshop Research Operational
  • Membuat jadwal kegiatan workshop
    • Mengawasi konten ilmiah dari setiap proposal penelitian yang diusulkan
    • Melakukan pengawasan mutu data dan melakukan pengecekan terhadap metodologi yang akan digunakan
    • Menyediakan format laporan penelitian
    • Bersama PR (Principle Reipient) TB ‘Aisyiyah  melakukan review proposal penelitian yang masuk
    • Mengumpulkan dan melakukan pengarsipan struktur organisasi dan dokumen penanggung jawab penelitian yang kemudian dikirimkan kepada PR (Principle Reipient) TB Aisyiyah

Tim Pusat Research Operational Program Community TB Care kemudian membuat perencanaan kegiatan penyelenggaran Research Operational Program Community TB Care, berdasarkan tugas dan tanggung jawab tersebut, seperti yang terlihat pada Tabel 1 dan Bagan Alur Proposal Penelitian operasional (Research operational).

Tabel 1. Kegiatan Tim Pusat Research Operational Program Community TB Care

No

Jenis Kegiatan

1

Persiapan membuat alur pengiriman proposal

2

Pengumpulan tema penelitian

3

Penentuan tema

5

Penentuan Steering Committee

6

Pembuatan aturan penelitian

7

Pembuatan Budget

8

Pembuatan pedoman penulisan penelitian

9

Pembuatan kontrak penelitian

10

Penentuan sistem penilaian proposal

11

Pengiriman LoI (Letter of Interest) kepada SR yang ditujukan kepada Universitas

12

Pengumuman nama Universitas yang bersedia ikut dalam penelitian

13

Desk review terhadap proposal penelitian yang masuk

14

Pengumuman universitas yang proposalnya berhasil ikut OR

15

Persiapan acara workshop

16

Penentuan venue

17

Penyusunan Budget Workshop

18

Rundown Acara

19

Pengecekan tempat acara

20

Pelaksanaan Workshop

21

Pelaporan hasil workshop

22

Review Proposal perbaikan hasil workshop

23

Perbaikan proposal-1

24

Review proposal dengan pendampingan

25

Perbaikan proposal on site

26

Perbaikan proposal dengan pendampingan

27

Review final proposal

28

Laporan hasil review final proposal dan rekomendasi

29

Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Operational Research

30

Laporan hasil Operational Research

31

Seminar nasional hasil Operational Research

32

Workshop pembuatan tulisan ilmiah

33

Publikasi hasil Operational Research

 

 

 

Setelah semua persiapan kegiatan selesai maka pada bulan Juni 2012 PR TB ‘Aisyiyah membuka kesempatan kepada Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah (PTA) dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di propinsi – propinsi tempat program Community TB Care dilaksanakan untuk mengajukan proposal usulan penelitian. Pengumuman dilakukan secara terbuka melalui website PR TB ‘Aisyiyah, dengan tema Operational Research: Upaya Peningkatan Cakupan Program DOTS, Peran NGHS yang dikelola oleh komunitas, Penerapan sistem manajemen proyek oleh organisasi yang berbasiskan agama dalam program penanggulang TB , Peran serta civil society yang berbasiskan komunitas dalam pemberantasan TB, Capacity Building masyarakat dalam pemberantasan penyakit TB, Strategi komunikasi tentang TB di masyarakat, Pembentukan KMP. Sambutan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah terhadap pengumuman ini luar biasa. Terdapat 33 proposal usulan penelitian yang diterima oleh Tim Pusat kegiatan Penelitian Operasional.

Selanjutnya dilakukan desk review terhadap 33 proposal usulan penelitian yang masuk oleh Tim Reviewer Penelitian Operasional YARSI TB Care, yaitu: DR.Drh.Hj. Titiek Djannatun, DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes dan DR. Drs. Restu Syamsul Hadi, M.kes. Hasil desk review menetapkan 6 proposal yang layak dan memenuhi syarat untuk ke tahap selanjutnya yaitu mengikuti Research Operational Workshop. Ke enam proposal tersebut berasal dari Universitas Muhammadiyah Prof. DR Hamka Jakarta, Universitas Muhammadiyah  Semarang, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah  Makassar, Universitas Muhammadiyah  Kupang dan STIKES Muhammadiyah Peringsewu Lampung.

Research Operational workshop dilaksanakan di Hotel Pramesthi Cisarua tanggal 5 s/d 7 Juli 2012.  Pada Research Operational workshop ini Tim Operational Research YARSI TB Care menjadi pelaksana kegiatan workshop, berperan sebagai narasumber metode penelitian Operational Research, telaah kritis proposal yang telah masuk, sebagai fasilitator, dan sebagai reviewer. Tim Penelitian Opersional yang terlibat pada Research Operational workshop adalah DR.Drh.Hj. Titiek Djannatun, DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes, DR. Drs. Much. Restu Syamsul Hadi, M.Kes, Dr. Fathul Jannah, M.Si dan Rifqatussaadah, SKM, M.Kes.

Workshop ini bertujuan untuk membedah kembali proposal usulan penelitian yang telah memenuhi syarat untuk dilakukan penyegaran, pendalaman dan perbaikan proposal tersebut. Harapan Tim Operational Research,  proposal tersebut menjadi lebih baik dan penelitian dapat dilaksanakan dengan hasil yang maksimal dan berkontribusi untuk pengembangan program. Peneliti dari 6 perguruan Tinggi Muhammadiyah kemudian memperbaiki proposal sesuai dengan pengayaan materi dan masukkan hasil review dan narasumber. Dari hasil perbaikan proposal Tim Pusat Research Operational menilai empat proposal (Universitas Muhammadiyah  Semarang, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah  Makassar, Universitas Muhammadiyah  Kupang) memerlukan pendampingan untuk perbaikan, dan dua proposal (Universitas Muhammadiyah Prof. DR HAMKA Jakarta dan STIKES Muhammadiyah Peringsewu Lampung) sudah memenuhi syarat untuk pelaksanaan penelitian sehingga tidak memerlukan pendampingan, yang semuanya melalui proses review kembali. Selanjutnya proses review dan pendampingan dilakukan sesuai dengan jadwal Tabel 2.

Tabel 2. Jadwal Review dan Pendampingan Proposal Research Operational

No

Asal Proposal

Tempat dan Waktu

Reviewer

01

Universitas Muhammadiyah  Makassar Makassar, 18-20 Oktober 2012 DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes.

DR.Drh.Hj.Titiek Djannatun

02

Universitas Muhammadiyah  Kupang Kupang, 23-25 Oktober 2012 DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes.

DR. Drs. Much. Restu Syamsul Hadi, M.kes.

03

Universitas Muhammadiyah  Semarang Semarang, 5 November 2012 DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes.

DR.Drh.Hj.Titiek Djannatun

04

Universitas Muhammadiyah Ponorogo Surabaya, 10 November 2012 DR.Dr.Artha Budi Susila Duarsa, M.Kes.

DR.Drh.Hj.Titiek Djannatun

 

 

Berdasarkan hasil review dan pendampingan tersebut peneliti dari masing masing universitas akan kembali menyempurnakan proposalnya untuk kemudian kembali direview dan dinilai kelayakannya oleh Tim Reviewer YARSI TB Care, dari hasil review final tersebut dikeluarkan rekomendasi oleh Tim Reviewer, proposal mana yang telah layak siap untuk pelaksanaan penelitian.

 

Pada saat ini tim Operational Research YARSI TB Care sedang menyiapkan pelaksanaan Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian di enam daerah penelitian, seminar hasil penelitian, dan workshop pembuatan tulisan ilmiah untuk menyiapkan bahan publikasi. Berdasarkan agenda akan dilaksanakan pada bulan Desember 2012 sampai dengan Februari 2013.

Tags: