Sembilan Perguruan Tinggi Komitmen Kembangkan Epistemologi Islam

Universitas Yarsi (UY) adalah salah satu dari 9 (sembilan) perguruan tinggi yang ikut dalam sebuah kesepakatan bersama untuk mengembangkan Epistemologi Islam sebagai wadah pengembangan pola pikir ilmiah yang menyelaraskan pesan wahyu dalam Al-Quran dengan temuan saintifik di berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Konsorsium lintas perguruan tinggi ini melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh masing-masing Rektor (Selasa, 8/10/2019) yang bersamaan dalam penyelenggaraan “The 3rd International Conference on Islamic Epistemology (ICIE)” di Auditorium Arifin Panigoro, Gedung Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Kompleks Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sembilan Rektor dan perguruan tinggi yang turut menandatangani kesepakatan tersebut terdapat 6 (enam) diantaranya dari Indonesia yaitu Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (UY), Dr. Ir. Asep Saefudin (UAI), Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, M.A. (Universitas Islam Negeri/UIN Syarief Hidayatullah Jakarta), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. (UIN Sunan Kalijaga), Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D (Universitas Islam Indonesia/UII), dan Dr. H Kasiyarno, M.Hum. (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta). Sedangkan 3 (tiga) lainnya dari negara tetangga Malaysia, Universiti Malaysia Kelantan, Universiti Sabah Malaysia, dan International Islamic University Malaysia.

9_Perguruan_Tinggi_2
Foto bersama usai penandatanganan MoU, dari kiri ke kanan: Prof. Nurhayati Djamas, M.A., M.Si., Dr. M Habib Chirzin, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Dr. Ir. Asep Saefudin, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, M.A., Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., dan Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D.

Konferensi ke-3 ICIE tahun 2019 ini mengangkat tema “Financial Technology (Fintech) on The Perspective of Law and Syariah Economi” secara resmi dibuka oleh Dr. M. Habib Chirzin (the co-chairman of the International Institute of Islamic Thought/IIIT Indonesia) dan dihadiri juga oleh Duta Besar dari beberapa negara. Sedangkan Keynote Speaker Wimboh Santoso, SE., M.Sc., Ph.D. (Chairman of Commisioner Board OJK) dengan judul “Financial Policy: Regulation and Control of Financial Technology System.

Menghadirkan Pembicara seperti Prof. Dr. Sonny Zulhuda (Lecturer of IIU Malaysia) “Finacial Technology Regulated System and Its Benefit for the Maslahat of Ummah”, Sajid Bokhari (Senior Associate, Private Capital Markets-National Autralia Bank Limited) “Fintech Opportunities fo the Halal Industry”, Dr. Zainul Bahar Noor (Former President of Bank Muamalat Indonesia) “Islamic Banking and Its Policy toward Financial Technology System”, Dr. Sapta Nirwandar (Chairman of Indonesia Halal Lifstyle Center) “Halal Lifestyle in the Era Financial Technology”, dan Ms. Karima Bihaki, M.Sc. (Founder and CEO HalalFocus UK) “Halal Industry in UK: Lesson Learned”.

Selain konferensi internasional dan penandatanganan MoU juga diadakan Working Group Discussion antara utusan masing-masing perguruan tinggi yang terlibat pada hari yang sama. Kegiatan dilakukan untuk membahas arah, tujuan, dan sasaran, serta manajemen kepengurusan konsorsium di Ruang Serbaguna CIMB, Gedung UAI lantai 3. Acara ini juga diikuti oleh Dosen UY yaitu Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM., M.Si. (Ka. Prodi Magister Manajemen), Aya Yahya Maulana, Lc., MH., dan Dr. H. Muslikh, SE., ME.

9_Perguruan_Tinggi_3
Tiga Dosen UY yang ikut di ICIE 2019 Dr. H. Muslikh, SE. (paling kiri), ME., Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM., M.Si. (tengah), dan Aya Yahya Maulana, Lc, MH. (Paling kanan).

Nurhayati Djamas, M.A., M.Si, Kepala Pusat Integrasi Pemikiran Islam dengan Kurikulum Universitas (PII-MKU), Universitas Al Azhar Indonesia sebagaimana dikutip di icie.uai.ac.id mengatakan, tujuan utama konferensi ini adalah untuk memperkuat komitmen para cendekiawan Muslim untuk menemukan relevansi pesan Allah dalam Alquran dengan bukti ilmiah dari teori-teori modern.

Lebih lanjut dijelaskan, Konferensi Internasional Ketiga tentang Epistemologi Islam ini dilakukan melalui kerja sama antara PII MKU Universitas Al Azhar Indonesia dan the International Institute of Islamic Thought/IIIT (Institut Pemikiran Islam Internasional) dengan dasar misi serupa dalam mengembangkan epistemologi Islam ke dalam paradigma ilmiah. Konferensi pertama yang juga dilakukan melalui kerja sama PII MKU dan IIIT sebagai program pertama dan telah menggunakan tema epistemologi Islam dari perspektif paradigma ilmiah modern. Insya Allah, Konferensi Internasional tentang Epistemologi Islam akan dilanjutkan setiap tahun untuk masa depan dengan peserta dari universitas dan lembaga penelitian dari berbagai negara. (ART)

“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”

Leave a Reply

Your email address will not be published.