Gegara Corona, Baiat Dokter Muslim Universitas YARSI juga Digelar Online

Universitas YARSI (UY) kembali melahirkan 53 Dokter Muslim yang siap terjun ke masyarakat setelah berjibaku selama 2 (dua) tahun di Program Profesi Dokter (PPD) UY dan juga telah menyerap banyak ilmu dan pengalaman di berbagai Rumah Sakit Pendidikan kerjasama UY. Namun, sangat disayangkan, prosesi ini dilakukan tidak sebagaimana mestinya seperti baiat yang sudah-sudah. Gara-gara virus corona (Covid-19) yang menjadi pandemi dunia dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah Indonesia, terpaksa acara ini digelar secara teleconference/online (Selasa, 21/04/2020) dengan menggunakan sebuah aplikasi di dunia maya.

Sidang Terbuka Fakultas Kedokteran (FK) UY yang dipimpin oleh Ketua Senat Fakultas Kedokteran (FK) UY – Dr. dr. Hj. Diniwati Mukhtar, M.Kes, AIFM membuka secara resmi acara Baiat Dokter Muslim UY periode 21 April 2020. Turut menyaksikan Perwakilan Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) dan Badan Koodinasi Pendidikan (Bakordik) Jejaring Rumah Sakit Pendidikan, Ketua Persaudaraan Alumni Universitas YARSI (Persaluny) – dr. Efmansyah Iken Lubis, MM., Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah DKI Jakarta, Ketua Pengurus Yayasan YARSI – Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK., Rektor Universitas Yarsi – Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Wakil Rektor I UY – dr. Miranti Pusparini, M.Pd.(Ked.), Dekan FK-UY – Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Sc., PhD., Direktur Sekolah Pascasarjana (SPS) UY – Prof. dr. Abdul Salam M. Sofro, PhD., Sp.KT(P)., serta ditayangkan live streaming di Youtube yang diikuti lebih dari 2000 viwers.

Gegara Corona - 2
Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Sc., PhD. (Dekan FK-UY) saat membacakan lafal baiat dokter muslim yang diikuti oleh para peserta baiat.

Sekretaris Program Profesi Dokter UY – dr. Hastuti Rahmi, Sp.THT-KL membacakan Surat Keputusan Dekan UY No.10/Dek/Kep/IV/2020 tentang penetapan mahasiswa yang telah lulus uji kompetensi Program Profesi Dokter FK-UY. Berdasarkan pengumuman Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) berbasis Computer Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) telah dinyatakan lulus sebanyak 53 orang mahasiswa PPD FK-UY yang mengikuti ujian periode Februari 2020. Selanjutnya, kelulusan itu disahkan dalam Rapat Yudisium PPD FK-UY secara online pada tanggal 17 Februari 2020.

Ditandai dengan pengucapan Baiat (sumpah) Dokter Muslim oleh Dekan FK-UY – Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Sc., PhD. dan diikuti seluruh peserta baiat calon dokter muslim baru UY. Di ujung pengucapan baiat pada poin 13 dilafalkan, “Saya ikrarkan baiat ini dengan sungguh-sungguh, dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya sebagai dokter muslim yang berpedoman pada Firman Allah: Innasholati, wanusuki, wamahyaya, wamamati lilahirrabbil’alamiin. Bahwa sesungguhnya, shalatku, pengabdianku, kehidupanku, dan kematianku karena Allah pemelihara alam semesta”. Usai pelafalan tersebut, mereka dinyatakan telah sah menyandang gelar profesi dokter dan berhak mencantumkan di depan nama mereka masing-masing.

Gegara Corona - 3
Dr. dr. Hj. Diniwati Mukhtar, M.Kes, AIFM (Ketua Senat FK-UY) membuka secara resmi acara Baiat Dokter Muslim UY periode 21 April 2020.
Gegara Corona - 4
dr. Hastuti Rahmi, Sp.THT-KL (Sekretaris Program Profesi Dokter UY) saat membacakan Surat Keputusan Dekan UY No.10/Dek/Kep/IV/2020 tentang penetapan mahasiswa yang telah lulus uji kompetensi Program Profesi Dokter FK-UY.

Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Sc., PhD. (Dekan FK-UY) dalam sambutannya mengatakan saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 (Novel Corona Virus Disease). Sejak 16 Maret 2020, UY telah menerapkan social physical distancing, work from home, dan study from home. Hal itu menurutnya dilakukan semata-mata karena berupaya mencegah seminimal mungkin penularan dan penyebaran Covid-19 lebih lanjut.

“Oleh karena itu, pertama kali dalam sejarah FK-UY melakukan Baiat Dokter Muslim dengan cara Daring (Dalam Jaringan/Online). Mudah-mudahan, baiat ini tidak mengurangi kekhidmatan prosesi acara ini,” ucap Prof. Rika.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Rika juga menyampaikan ucapan selamat kepada 53 dokter muslim baru lulusan FK-UY yang berarti hingga saat itu, UY di usia 53 tahun telah meluluskan sebanyak 6.187 dokter muslim. Tidak lupa, ia mengucapkan selamat kepada kedua orangtua para dokter muslim yang dibaiat, yang mana telah berhasil mengantarkan putra-putrinya hingga menjadi seorang dokter.

Gegara Corona - 5
Dyan Sugiyarti, SE, MM (Kepala Tata Usaha FK-UY) menjadi MC pada Baiat Dokter Muslim UY periode April 2020 secara online.

“Semoga ilmu yang ananda peroleh bisa bermanfaat baik bagi diri sendiri, untuk keluarga, masyarakat, nusa-bangsa, dan umat manusia,” ujar Prof. Rika.

“Saat ini ibu pertiwi sedang menangis, banyak teman-teman sejawat kita, para tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya yang berpulang ke rahmatullah. Mereka gugur setelah mendarmabaktikan ilmunya untuk kepentingan pasien dan masyarakat,” ungkap Prof. Rika bersedih.

“Hal itu harus kita hargai, untuk itu saya meminta kepada kita semua turut mendoakan agar segala amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT., karena mereka gugur sebagai pahlawan kesehatan,” tambah Prof. Rika.

Prof. Rika berpesan kepada dokter-dokter muslim baru agar benar-benar mempersiapkan diri dengan terus-menerus menimba ilmu, mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan baik oleh organisasi-organisasi profesi, IDI cabang/wilayah, perhimpunan-perhimpunan keahlian maupun peminatan. Ikuti pula webinar-webinar yang tidak pernah berhenti setiap hari, apa lagi sejak work from home diberlakukan, sehingga dokter muslim baru memiliki bekal yang cukup sebelum terjun membantu menyehatkan masyarakat. Selanjutnya, ia juga mengajak untuk menyukseskan sebuah gerakan yang telah dicanangkan oleh IDI yaitu Program Dokter Semesta. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published.