Magister Sains Biomedis Yarsi Sukses Gelar Kuliah Tamu Prof. Christoph Herwig

Pengembangan produk biomedis dari hulu ke hilir memerlukan waktu panjang, sekitar 8-12 tahun. Seringkali, beberapa produk gagal ketika dilakukan scale up. Karena itu, diperlukan suatu solusi digital real time untuk memotong biaya, waktu dan upaya yang diperlukan dalam manufaktur bioproses agar lebih efisien.

Itulah bagian pemaparan Full Prefessor BioProcess Technology , Vienna University of Technology, Prof. Dr. Christoph Herwig, saat menjadi dosen tamu Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi, tadi pagi.

Dalam kuliah tamu bertema Introduction to Digital Solutions for Biomanufacturing of Regenerative Medicine, banyak pengetahuan disampaikan Prof Christoph menjadi wawasan mahasiswa.

Lebih lanjut Prof Christoph,juga expert dalam bioproses menyatakan, aktifitasnya sudah dilakukan beberapa perusahaan farmasi dan bioteknologi.”Hambatan utamamya penyediaaan data terintegrasi dan terkoneksi dengan digital twins,terang Prof Christoph memiliki visi affordable drugs (obat yang terjangkau) bagi semua orang.

Menurut Prof Christoph yang juga Senior Advisor, Körber Pharma Software, manufaktur produk biologis merupakan proses rumit dan memerlukan waktu serta biaya tidak sedikit.

Kemudian penelitian selama ini masih berskala laboratorium, diharapkan bisa menjadi produk  efektif dengan melibatkan software yang cocok dengan menggabungkan semua parameter optimal dari hasil riset laboratorium.

Sekretaris Prodi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Juniarti, S.Si., M.Si mengatakan, kuliah tamu Prof Christoph secara online dan offline ini sukses digelar. Berbagai institusi pendidikan, penelitian dan industri hadir.

Kuliahnya ini bisa memberi gambaran mengefektifkan scale up dari hasil penelitian di laboratorium menjadi produksi, baik menghemat bahan, optimasi dengan menggunakan perencanaan dan software.

Doktor Juniarti menyatakan, pertemuan dengan Prof Christoph inginnya tidak kali ini aja. Harapan kedepan melalui keahlian Prof Christoph,Universitas Yarsi bisa kerjasama dengan Vienna University Of Technology dari Wina Austria.

Leave a Reply

Your email address will not be published.