<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artikel &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/category/artikel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Oct 2026 01:18:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Artikel &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Angkatan Pertama DokterSpesialis Penyakit Dalam Yarsi Sudah Kuliah, Angkatan Dua Sudah Buka</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/angkatan-pertama-dokterspesialis-penyakit-dalam-yarsi-sudah-kuliah-angkatan-dua-sudah-buka?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=angkatan-pertama-dokterspesialis-penyakit-dalam-yarsi-sudah-kuliah-angkatan-dua-sudah-buka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 01:18:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29143</guid>

					<description><![CDATA[Sampai kini Indonesia masih kekurangan dokter spesialis penyakit dalam, terutama di luar Jawa. Jadilah Anda solusinya. Jika kuliah di  program studi spesialis ilmu penyakit dalam, Anda akan naik level Program [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai kini Indonesia masih kekurangan dokter spesialis penyakit dalam, terutama di luar Jawa. Jadilah Anda solusinya. Jika kuliah di  program studi spesialis ilmu penyakit dalam, Anda akan naik level</p>
<p>Program studi Spesialis Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (Prodi SIPD Yarsi) hadir tujuannya menghasilkan dokter spesialis penyakit dalam profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.</p>
<p>Tidak itu saja, lulusannya mampu memberikan pelayanan dan pencegahan penyakit secara presisi dan sesuai nilai kedokteran Islam. Ini visi Prodi SIPD Yarsi hingga tahun 2035 dan jadi target jangka panjang,</p>
<p>Prodi SIPD tampil diharapkan bisa memperluas kesempatan pendidikan spesialis dan menambah tenaga yang dapat berkontribusi di berbagai wilayah Indonesia. lalu dapat berkontribusi pada pemerataan tenaga Kesehatan.</p>
<p>Kepala Prodi SIPD Yarsi, Dr.dr Fatimah Eliana,Sp.PD-KEMD (Doktor Fatimah) mengungkapkan itu saat berbincang dengan Majalah Kabar Yarsi , Senin 12 Oktober 2026 di Jakarta.</p>
<p>Menurut Doktor Fatimah dibukanya Prodi SIPD Yarsi untuk memenuhi kebutuhan, meningkatkan jumlah dan pemerataan dokter spesialis penyakit dalam di Indonesia. Pasien diabetes, hipertensi, penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, kanker, dan infeksi membutuhkan pelayanan spesialistik komprehensif. akses terhadap dokter spesialis belum merata.</p>
<p>Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) membuka SIPD karena memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan dokter. Adanya dukungan dosen dan alumni, fasilitas pendidikan dan penelitian, serta rumah sakit (RS) sebagai wahana pembelajaran klinis.</p>
<p>Selain itu SIPD Yarsi muncul tentu punya kekhasan. Berupa integrasi pelayanan dan pencegahan penyakit perkotaan, kedokteran presisi, serta kedokteran Islam. Lalu tamatan SIPD diarahkan mampu menangani penyakit berkaitan dengan gaya hidup, lingkungan, polusi, dan industrialisasi serta melakukan pencegahan primer, sekunder, dan tersier.</p>
<p>SIPD Yarsi juga memperhatikan karakteristik individu, termasuk faktor biologis dan genetik. Nilai kedokteran Islam diterapkan melalui profesionalisme, penghormatan terhadap martabat pasien, komunikasi efektif, keselamatan pasien, dan pelayanan berdasarkan bukti ilmiah.</p>
<p>Khusus kesiapan RS pendidikan, SIPD Yarsi, menggunakan RS Yarsi sebagai RS pendidikan utama.  Beberapa RS satelit rencananya juga digunakan. RSUD Pasar Rebo, RS PELNI, RS Chasbullah Abdulmadjid, dan lain-lain. Termasuk kerja sama pendidikan dirancang mencakup rotasi residen, penugasan dokter spesialis dan subspesialis sebagai pendidik klinis, penggunaan fasilitas bersama, penelitian, pelatihan, dan evaluasi mutu pendidikan klinis.</p>
<p>SIPD Yarsi  punya bidang kekhususan dalam kurikulum meliputi respirologi dan penyakit medik kritis; kardiologi; hematologi–onkologi medik; gastroenterologi; hepatologi; metabolik–endokrin; alergi–imunologi; reumatologi; geriatri; psikosomatik–paliatif; ginjal–hipertensi; serta tropik–infeksi. Kurikulum juga mencakup penyakit kritis medis dan kardiologi intensif.</p>
<p>Alumnus Doktor Universitas Indonesia menegaskan, di SIPD Yarsi tersedia laboratorium keterampilan klinis, perpustakaan digital, sistem informasi akademik, fasilitas penelitian, dan laboratorium genetic, semuanya moderen</p>
<p>Kuliah angkatan pertama SIPD Yarsi telah di mulai. Mereka telah lulus ragam seleksi akademik, profesionalisme, integritas, dan kesiapan menjalani pendidikan klinis. Termasuk pemeriksaan kesehatan fisik, CBT; OSCE; MMPI</p>
<p>Kini bagi para dokter ingin menambah pendidikan spesialis SIPD Yarsi telah membuka pendaftaran semester genap, mulai Oktober 2026 hingga Februari 2027.Wujudkan impianmu jadi dokter SIPD di Universitas Yarsi, Kami menunggumu (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Dampingi Kelompok Tani Optimalkan Pemasaran Digital</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-dampingi-kelompok-tani-optimalkan-pemasaran-digital?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-dampingi-kelompok-tani-optimalkan-pemasaran-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 01:14:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29139</guid>

					<description><![CDATA[Kelompok tani di Jakarta Timur mulai memanfaatkan media sosial TikTok untuk memperluas pemasaran produk pertanian. Sebanyak 15 pengurus Kelompok Tani Mustika di Kramat Jati mengikuti pendampingan pemasaran digital yang diselenggarakan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kelompok tani di Jakarta Timur mulai memanfaatkan media sosial TikTok untuk memperluas pemasaran produk pertanian. Sebanyak 15 pengurus Kelompok Tani Mustika di Kramat Jati mengikuti pendampingan pemasaran digital yang diselenggarakan Program Studi S1 Manajemen Universitas YARSI sejak Januari 2026.</p>
<p>Pendampingan tersebut berfokus pada peningkatan keterampilan membuat konten promosi berupa foto dan video. Peserta juga mempelajari penggunaan media sosial untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen secara lebih luas.</p>
<p>Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas YARSI Muhammad Rofi’i mengatakan, program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan kelompok tani yang masih menghadapi kendala dalam pemasaran produk. Salah satu tantangannya adalah keterbatasan kemampuan memproduksi konten promosi dan mengelola media digital.</p>
<p>Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara bertahap di lingkungan Universitas YARSI dan lokasi Kelompok Tani Mustika. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapat pelatihan langsung mengenai teknik pembuatan konten pemasaran.</p>
<p>&#8220;Dalam kegiatan tersebut, Andika Nuraga Budiman hadir sebagai narasumber yang memberikan pendampingan terkait pengembangan konten pemasaran digital. Materi yang diberikan berfokus pada keterampilan praktis dalam membuat konten promosi berupa foto dan video serta memanfaatkan TikTok sebagai media untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas,&#8221; kata Rofi’i dalam siaran pers, Selasa (13/10/2026).</p>
<p>Menurut Rofi’i, penggunaan TikTok dipilih karena platform tersebut memungkinkan pelaku usaha mempromosikan produk melalui video pendek. Konten yang dibuat juga dapat dibagikan dengan mudah sehingga berpotensi menjangkau lebih banyak calon pembeli.</p>
<p>&#8220;Pemanfaatan TikTok menjadi salah satu fokus kegiatan karena platform tersebut memungkinkan mitra menyampaikan informasi produk melalui video pendek yang kreatif dan mudah dibagikan. Dengan keterampilan tersebut, Kelompok Tani Mustika diharapkan dapat mengembangkan pola promosi yang lebih terarah, konsisten, dan sesuai dengan perkembangan perilaku konsumen di era digital,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain kemampuan membuat konten, peserta mendapat pemahaman mengenai penyusunan materi promosi yang sesuai dengan karakteristik produk. Pendampingan ini diharapkan membantu kelompok tani mengelola pemasaran secara lebih mandiri tanpa terus bergantung pada pihak lain.</p>
<p>Rofi’i mengatakan, program yang berlangsung hingga Oktober 2026 tersebut juga menyasar penguatan citra produk agar lebih mudah dikenal konsumen. Peningkatan keterampilan pemasaran digital diharapkan membuka peluang penjualan yang lebih luas.</p>
<p>&#8220;Dalam jangka panjang, peningkatan kapasitas pemasaran digital tersebut diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan mitra secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan kelompok masyarakat dalam mendorong pengembangan usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan pasar,&#8221; ujarnya.</p>
<div class="row"  id="row-998614472">

	<div id="col-2058384510" class="col medium-2 small-12 large-2"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
<p>Sumber:</p>
<a href="https://esgnow.republika.co.id/berita/tmucfc416/universitas-yarsi-dampingi-kelompok-tani-optimalkan-pemasaran-digital" class="button primary is-small expand" style="border-radius:5px;">
		<span>Lihat</span>
	</a>

		</div>
					</div>

	

	<div id="col-454863921" class="col medium-10 small-12 large-10"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
		</div>
					</div>

	
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Yarsi Dorong Kelompok Tani Mustika Kembangkan UMKM Go Green</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-dorong-kelompok-tani-mustika-kembangkan-umkm-go-green?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-dorong-kelompok-tani-mustika-kembangkan-umkm-go-green</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 01:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29136</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Yarsi mendampingi Kelompok Tani Mustika di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengembangkan usaha mikro yang ramah lingkungan melalui penguatan manajemen bisnis dan pengelolaan keuangan. Pendampingan tersebut dilakukan melalui program [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Yarsi mendampingi Kelompok Tani Mustika di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengembangkan usaha mikro yang ramah lingkungan melalui penguatan manajemen bisnis dan pengelolaan keuangan.</p>
<p>Pendampingan tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Model Penguatan Usaha Mikro melalui Manajemen Bisnis Berwawasan Lingkungan (UMKM Go Green) yang berlangsung pada September hingga Oktober 2026.</p>
<p>Program yang digagas Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi ini diikuti sekitar 20 pengurus Kelompok Tani Mustika.</p>
<p>Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam menerapkan prinsip bisnis berwawasan lingkungan sekaligus memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.</p>
<p>Ketua program PkM, Muhammad Faisal, menyampaikan materi mengenai penguatan manajemen bisnis berwawasan lingkungan.</p>
<p>Sementara itu, Andika Nuraga Budiman, bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi peserta dalam memahami dan menilai indikator UMKM Go Green.</p>
<p><strong>Fokus pada Produksi dan Pengelolaan Keuangan</strong></p>
<p>Pelatihan dan pendampingan difokuskan pada asesmen indikator UMKM hijau, terutama dalam aspek produksi dan keuangan.</p>
<p>Pada aspek produksi, peserta diajak mengevaluasi praktik usaha yang selama ini dijalankan, termasuk peluang meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, menerapkan proses produksi ramah lingkungan, dan mengelola limbah.</p>
<p>Sementara itu, pada aspek keuangan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur untuk mendukung keberlangsungan usaha.</p>
<p>Melalui asesmen tersebut, Kelompok Tani Mustika diharapkan mampu mengidentifikasi kondisi usaha, mengetahui aspek yang perlu diperbaiki, serta menentukan langkah pengembangan sesuai kebutuhan dan kemampuan usaha.</p>
<p>Hasil asesmen juga diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat citra Kelompok Tani Mustika sebagai UMKM Go Green.</p>
<p>Penerapan prinsip bisnis ramah lingkungan berpotensi meningkatkan nilai jual produk, membangun kepercayaan konsumen, dan memperkuat daya saing usaha mikro di wilayah Kramat Jati.</p>
<p><strong>Pendampingan Berlanjut hingga Desember 2026</strong></p>
<p>Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengembangkan usaha.</p>
<p>Pelatihan ini juga membantu peserta memahami pentingnya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Universitas Yarsi akan melanjutkan pendampingan hingga Desember 2026.</p>
<p>Pendampingan lanjutan diarahkan untuk membantu mitra menindaklanjuti hasil asesmen, menentukan prioritas perbaikan, serta menerapkan indikator UMKM Go Green secara bertahap dalam kegiatan usaha sehari-hari.</p>
<p>Melalui program ini, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi berharap Kelompok Tani Mustika dapat mengembangkan usaha yang lebih produktif, memiliki pengelolaan keuangan yang baik, dan menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan.</p>
<p>Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kontribusi Universitas Yarsi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan, khususnya untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro yang berdaya saing dan berkelanjutan.</p>
<div class="row"  id="row-335422097">

	<div id="col-1567410043" class="col medium-2 small-12 large-2"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
<p>Sumber:</p>
<a href="https://jakarta.suaramerdeka.com/pendidikan/13417756091/universitas-yarsi-dorong-kelompok-tani-mustika-kembangkan-umkm-go-green?" class="button primary is-small expand" style="border-radius:5px;">
		<span>Lihat</span>
	</a>

		</div>
					</div>

	

	<div id="col-1680313871" class="col medium-10 small-12 large-10"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
		</div>
					</div>

	
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Bekali Warga Kadumaneuh Keterampilan Pemasaran Digital dan Pencatatan Keuangan Usaha</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-bekali-warga-kadumaneuh-keterampilan-pemasaran-digital-dan-pencatatan-keuangan-usaha?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-bekali-warga-kadumaneuh-keterampilan-pemasaran-digital-dan-pencatatan-keuangan-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2026 01:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29133</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pendampingan Teknik Pembuatan Konten Promosi Digital dan Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Platform Digital serta Penguatan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas YARSI terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pendampingan Teknik Pembuatan Konten Promosi Digital dan Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Platform Digital serta Penguatan Manajemen Bisnis.” Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kadumaneuh, Kabupaten Pandeglang, Banten, ini diikuti oleh sekitar 20 peserta dari kalangan warga setempat.</p>
<p>Kegiatan PkM tersebut diketuai oleh Muhammad Rofi’i, S.E.I., M.Sc., dari Program Studi S1 Manajemen Universitas YARSI, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber. Program ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha, meningkatkan keterampilan pemasaran digital sekaligus memperkuat kemampuan pengelolaan keuangan usaha agar bisnis dapat berkembang secara lebih terarah dan berkelanjutan.</p>
<p>Dalam aspek pemasaran, peserta mendapatkan pendampingan mengenai teknik pembuatan konten promosi digital berupa foto dan video yang menarik, informatif, serta sesuai dengan karakteristik produk. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan TikTok sebagai salah satu platform media sosial untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan menjangkau calon konsumen secara lebih luas.</p>
<p>Pemanfaatan media digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperkenalkan produk tanpa harus selalu mengandalkan metode promosi konvensional. Melalui konten yang kreatif dan informatif, pelaku usaha diharapkan mampu menampilkan keunggulan produknya secara lebih menarik serta membangun citra produk di tengah persaingan pasar.</p>
<p>Selain pemasaran digital, kegiatan ini juga menitikberatkan pada penguatan manajemen bisnis melalui edukasi dan pendampingan pencatatan keuangan usaha. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencatat transaksi keuangan secara rutin, meliputi pemasukan, pengeluaran, serta hasil usaha. Pencatatan tersebut menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk mengetahui kondisi keuangan dan perkembangan bisnis yang dijalankan.</p>
<p>Peserta juga didorong untuk membiasakan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Dengan pencatatan yang sederhana, tertib, dan konsisten, pelaku usaha diharapkan dapat memantau arus kas, mengendalikan pengeluaran, memperkirakan keuntungan, serta mengambil keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan yang lebih terukur.</p>
<p>Ketua tim PkM, Muhammad Rofi’i, S.E.I., M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan usaha tidak cukup hanya dengan meningkatkan promosi dan penjualan. Pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan agar dapat mengetahui hasil usaha secara lebih akurat dan menjaga keberlangsungan bisnisnya.</p>
<p>Oleh karena itu, kegiatan ini menggunakan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga pendampingan praktis sesuai dengan kebutuhan mitra. Peserta diharapkan dapat menerapkan keterampilan pembuatan konten promosi, pemanfaatan TikTok, dan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Universitas YARSI berupaya mengimplementasikan keilmuan manajemen untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Perpaduan antara kemampuan pemasaran digital dan pengelolaan keuangan yang baik diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing, memperluas peluang pasar, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.</p>
<p>Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam memperkuat kapasitas usaha lokal. Dengan keterampilan yang diperoleh, warga Desa Kadumaneuh diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang pemasaran digital serta mengelola keuangan usaha secara lebih tertib untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Ati)</p>
<div class="row"  id="row-1516747025">

	<div id="col-245871935" class="col medium-2 small-12 large-2"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
<p>Sumber:</p>
<a href="https://www.krjogja.com/kampus/1247589793/universitas-yarsi-bekali-warga-kadumaneuh-keterampilan-pemasaran-digital-dan-pencatatan-keuangan-usaha" class="button primary is-small expand" style="border-radius:5px;">
		<span>Lihat</span>
	</a>

		</div>
					</div>

	

	<div id="col-885926050" class="col medium-10 small-12 large-10"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
		</div>
					</div>

	
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PTN dan PTS Sama-Sama Punya Keunggulan, Semoga Yarsi Makin Maju, dan Kuat Kontribusinya Bagi Indonesia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ptn-dan-pts-sama-sama-punya-keunggulan-semoga-yarsi-makin-maju-dan-kuat-kontribusinya-bagi-indonesia?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ptn-dan-pts-sama-sama-punya-keunggulan-semoga-yarsi-makin-maju-dan-kuat-kontribusinya-bagi-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 10:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29123</guid>

					<description><![CDATA[Masalah pendidikan tinggi (PT) tidak pernah mati.Selalu seksi untuk digoreng jadi berita. ujungnya salah satu selalu dibikin sibuk, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah pendidikan tinggi (PT) tidak pernah mati.Selalu seksi untuk digoreng jadi berita. ujungnya salah satu selalu dibikin sibuk, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D (Prof Brian). Padahal tugas membantu presiden sudah padat sekali.</p>
<p>Ditengah kesibukannya, Alhamdulillah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) bisa menjawab wawancara Majalah Kabar Yarsi terkait dunia pendidikan tinggi (PT)</p>
<p>Diawali, PT berkualitas. Menurut Prof Brian, suatu PT berkualitas pendidikannya harus bisa membantu mahasiswa tumbuh dan menemukan potensi terbaiknya. Karena itu dosennya harus kompeten, pembelajarannya relevan dengan perkembangan zaman dan lingkungan kampusnya mendukung.</p>
<p>Lalu mahasiswa perlu mendapat kesempatan mencoba, bertanya, bekerja sama, dan belajar menyelesaikan persoalan nyata. Harus memiliki ilmu yang kuat, karakter yang baik, serta kemauan terus belajar.</p>
<p>“Kualitas itu terlihat dari apa yang bisa mereka kerjakan dan kontribusikan setelah lulus,” tutur Pak Menteri saat kuliah terima Beasiswa.Supersemar</p>
<p>Begitu juga riset, hasil dari PT makin bermanfaat oleh masyarakat. Inilah terus didorong melalui Diktisaintek Berdampak, “Kampus yang tumbuh bersama masyarakat dan ikut menjawab kebutuhan bangsa itulah PT berkualitas,”terang Prof Brian.</p>
<p>Selanjutnya, kita perlu melihat kualitas PT lebih utuh. Perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) sama-sama punya keunggulan.”Status negeri atau swasta saja belum cukup  menggambarkan kualitas PT.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-29124" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-1200x800.jpg" alt="" width="700" height="466" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-1200x800.jpg 1200w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-600x400.jpg 600w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-768x512.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-1536x1024.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/PTN-dan-PTS-Sama-Sama-Punya-Keunggulan-Semoga-Yarsi-Makin-Maju-dan-Kuat-Kontribusinya-Bagi-Indonesia-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Jadi perlu kita lihat bagaimana mahasiswa belajar, dosen membimbing, serta lulusan dan risetnya memberi manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Ditegaskannya, dalam satu PT, setiap program studi bisa punya kekuatan berbeda. Karena itu, saat memilih kampus, penting juga melihat kualitas program studi sesuai dengan minat dan potensi anak-anak kita.</p>
<p>Bagi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) , PTN dan PTS  merupakan mitra dan punya peran penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. Keduanya harus terus tumbuh dan meningkatkan mutu. “Sehingga makin banyak anak Indonesia dapat pendidikan lebih baik dan kesempatan mengembangkan kemampuan terbaiknya,” cakap Alumnus Doktor dari Jepang.</p>
<p>Kemudian untuk meningkatkan kualitas, pemerintah sudah punya program. Mulai hibah penelitian dan pengabdian masyarakat, program pengembangan kemahasiswaan, peningkatan kompetensi dosen, hingga dukungan akses pendidikan melalui KIP Kuliah.</p>
<p>Sekedar info, lebih dari 50 persen penerima hibah riset berasal dari PTS. Jadi PTS bagian penting dalam berbagai upaya peningkatan kualitas PT yang Kemendiktisaintek lakukan.</p>
<p>Selain itu, ada dukungan khusus melalui Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta( PP-PTS), antara lain untuk penyediaan peralatan penunjang pembelajaran.</p>
<p>Kemendiktisaintek ingin dukungan ini benar-benar dirasakan oleh dosen dan mahasiswa, sehingga proses belajar semakin baik, riset semakin berkembang, dan lulusan semakin siap berkarya. “ Akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,”kata Prof Brian..</p>
<p>⁠Selain PT berkualitas, Prof Brian juga menjabarkan rencana Kemdiktisaintek meningkatkan kontribusi PT terhadap pembangunan nasional</p>
<p>Dikatakannya, PT mengambil peran semakin besar dalam pembangunan nasional. Kampus memiliki banyak talenta dan pengetahuan ujungnya membantu menjawab persoalan masyarakat. Mulai dari pangan, energi, kesehatan, hingga teknologi. Karena itu, kami terus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan industri agar kebutuhan di lapangan dapat dijawab melalui pembelajaran dan riset di kampus.</p>
<p>Sekarang, berbagai kementerian dan lembaga juga makin banyak melibatkan dosen serta peneliti dalam program pembangunan. Presiden pun senantiasa meminta pandangan para peneliti, guru besar, dan pimpinan PT dalam pengambilan keputusan terkait program nasional.</p>
<p>Kemendiktisaintek ingin keterlibatan ini semakin kuat, sehingga ilmu pengetahuan dapat membantu  menyusun kebijakan dan menjalankan program dengan lebih baik.</p>
<p>Selain itu Kemendiktisaintek ingin makin banyak hasil riset digunakan, makin banyak mahasiswa ikut belajar melalui persoalan nyata, dan makin banyak masyarakat merasakan manfaatnya.</p>
<p>tulah yang terus didorong melalui Diktisaintek Berdampak. “Kampus tumbuh, masyarakat maju, dan keduanya saling menguatkan,” terang pak menteri yang juga seorang peneliti .</p>
<p>Selamat milad ke-59 Universitas Yarsi. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Yarsi  yang terus berikhtiar mendidik dan mengembangkan talenta bangsa serta  menyiapkan generasi emas 2045,</p>
<p>Berilah Para mahasiswa kesempatan bertanya, mencoba, bekerja sama, serta terlibat dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Nilai-nilai keislaman yang menjadi kekuatan Yarsi  merupakan bekal berharga untuk menumbuhkan kejujuran, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menggunakan ilmu.</p>
<p>Yarsi harus terus buka ruang kolaborasi dengan kampus lain, pemerintah, dan industri. Banyak persoalan bisa kita kerjakan bersama. Dari situlah dosen serta mahasiswa dapat mengambil peran.</p>
<p>Bagi saya, kampus yang unggul adalah kampus mampu menumbuhkan harapan dan memberi manfaat. “Semoga Yarsi terus maju, lahirkan generasi membanggakan, dan semakin kuat kontribusinya bagi Indonesia,” Tutup Prof Brian. (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah, FH Universitas YARSI Gelar Penyuluhan Hukum di SMAN 30 Jakarta</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/cegah-kekerasan-seksual-di-sekolah-fh-universitas-yarsi-gelar-penyuluhan-hukum-di-sman-30-jakarta?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cegah-kekerasan-seksual-di-sekolah-fh-universitas-yarsi-gelar-penyuluhan-hukum-di-sman-30-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 06:39:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29116</guid>

					<description><![CDATA[Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diketuai oleh Nelly Ulfah Anisariza, dengan anggota tim dosen yang terdiri atas Tresia Elda, Ely Alawiyah Jufri, dan Nurmaya. Kegiatan ini juga didukung oleh [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diketuai oleh Nelly Ulfah Anisariza, dengan anggota tim dosen yang terdiri atas Tresia Elda, Ely Alawiyah Jufri, dan Nurmaya. Kegiatan ini juga didukung oleh empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas YARSI, yaitu Limas, Bimo, Eva, dan Adji.</p>
<p>Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya nyata dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan. Tim akademisi Fakultas Hukum Universitas YARSI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk <em>&#8220;Penguatan Pemahaman Hukum melalui Program Sekolah Aman dari Kekerasan Seksual&#8221;</em> di SMA Negeri 30 Jakarta Pusat. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara komprehensif kepada warga sekolah—terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan—mengenai batasan hukum, ragam bentuk kekerasan seksual, serta mekanisme perlindungan korban di lingkungan sekolah.</p>
<p>Kegiatan penyuluhan dilaksanakan melalui pendekatan persuasif dan partisipatif. Metode yang digunakan mencakup pemaparan materi (<em>ceramah</em>) sebesar 50% dan diskusi interaktif dua arah sebesar 50%. Untuk mengukur tingkat pemahaman dan penguasaan materi oleh peserta, tim pelaksana menerapkan instrumen <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>.</p>
<p>Program ini diusung untuk memberikan pemahaman mendalam bagi warga sekolah mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan mengenai batasan hukum, bentuk-bentuk kekerasan seksual, serta mekanisme perlindungan korban di lingkungan sekolah.</p>
<p>Dalam pemaparannya, materi difokuskan pada landasan hukum seperti Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) terkait pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.</p>
<p>Hasil dari kusioner yang dibagikan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman Masyarakat setelah kegaiatan berlangsung. Pengetahuan peserta terkait definisi kekerasan seksual, bentuknya, hingga mekanisme rehabilitasi terhadap pelaku meningkat dratis me tingga sangat tinggi.</p>
<p>Melalui program ini, bagian dari komitmen Fakultas Hukum Universitas YARSI diharapkan SMAN 30 Jakarta Pusat dapat menjadi percontohan sekolah berkesadaran hukum tinggi yang secara aktif melembagakan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual demi masa depan generasi muda yang lebih baik.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raih Presisi, Lampu Yarsi Terus Hijau</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/raih-presisi-lampu-yarsi-terus-hijau?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=raih-presisi-lampu-yarsi-terus-hijau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 02:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29111</guid>

					<description><![CDATA[Sukses itu wujud kemenangan (prestasi), bergulat dari suatu kegiatan. Sukses itu jadi dambaan setiap orang. Namun faktanya tidak semua bisa meraihnya, karena sukses tidak muncul tiba-tiba. Itu suatu produk dari [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sukses itu wujud kemenangan (prestasi), bergulat dari suatu kegiatan. Sukses itu jadi dambaan setiap orang. Namun faktanya tidak semua bisa meraihnya, karena sukses tidak muncul tiba-tiba. Itu suatu produk dari bekerja cerdas, terencana, teratur dan terukur.</p>
<p>Seperti waktu-waktu sebelumnya, Alhamdulillah,September 2026 Universitas Yarsi kebanjiran satu per satu meraih penghargaan dari berbagai aneka kegiatan.yang diikuti.Alias meraih Presisi (prestasi siji siji).</p>
<p>Seperti mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) ,kembali menorehkan prestasi dalam ajang Regional Medical Olympiad (RMO) 2026 – AURORA diselenggarakan di Universitas Jenderal Achmad Yani , Jawa Barat.</p>
<p>Regional Medical Olympiad (RMO) merupakan kompetisi akademik bagi mahasiswa kedokteran, mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, menguji pengetahuan dan kemampuan dalam bidang kedokteran melalui berbagai cabang atau bidang keilmuan.</p>
<p>Pada RMO 2026, mahasiswa FKUY,Muhammad Roofi Zuhair Irham dan Alisha Jehan Fathia, mahasiswa Kedokteran angkatan 2023, berhasil meraih juara II bidang Urologi-Reproduksi.</p>
<p>Pencapaian ini jadi salah satu bukti semangat mahasiswa FKUY dalam mengembangkan kompetensi akademik sekaligus berkompetisi di tingkat regional.</p>
<p>Dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi (FKGUY) sabet Juara II Lomba Cerdas Cermat Tingkat Nasional Dental Dash 2026</p>
<p>Tiga mahasiswi FKGUY angkatan 2024, Syakira Sulalatin, Gita Zahra, dan Salsa Nabilla lolos meraih prestasi membanggakan pada ajang Dental Dash 2026 tingkat nasional,diselenggarakan di Universitas Kristen Maranatha pada 25 September 2026.</p>
<p>Dental Dash 2026 merupakan ajang kompetisi tingkat nasional bidang kedokteran gigi. Salah satu cabang utamanya adalah Lomba Cerdas Cermat (LCC), yaitu kompetisi adu ketangkasan, wawasan, dan kecepatan berpikir antar-mahasiswa kedokteran gigi dari berbagai universitas di Indonesia.</p>
<p>Selanjutnya kembali datang dari civitas akademika Universitas Yarsi, Ns. Nurlia Lukman, S.Kep, MARS, alumni Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Yarsi, Angkatan 4, berhasil mengukir prestasi gemilang meraih Juara III Tingkat Nasional dalam ajang World Patient Safety Day 2026 , diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 21 September 2026.</p>
<p>Prestasi ini diraih melalui karya tulis ilmiah berjudul Bedside Handover, merupakan hasil pengembangan dan kelanjutan dari tesis selama menempuh studi MARS di Universitas Yarsi.</p>
<p>Pencapaian ini mempertegas komitmen serta kontribusi nyata alumni Universitas Yarsi dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan, standar keselamatan pasien, serta efektivitas komunikasi medis di rumah sakit pada tingkat nasional.</p>
<p>Kemudian Mahasiswi Universitas Yarsi raih penghargaan Best Paper pada Forum Riset KPSI VI 2026</p>
<p>Prestasi membanggakan kembali diraih tiga mahasiswi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, yaitu Devi Maharani, Diana Putri Dewi, dan Erni Saputri, berhasil meraih penghargaan Best Paper dalam</p>
<p>pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Bukan hanya para mahasiswa yang meraih sukses. Di Universitas Yarsi  para dosenpun meraih keberhasilan. Seperti Dekan I Fakultas Teknologi Informasi, Nova Eka Diana,S.Kom.,M.Eng., Ph.D  sukses mendaftarkan  paten Phantom for Ultrasonic Calibration, System and Method for Ultrasonic Calibration Using the Same sebagai bentuk penghargaan tertinggi NiBTM Community International Life Institute (ILI)</p>
<p>Kemudian dari program studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Indah Kurnianingsih, Danang Dwijo Kangko dan Siti Rahmadhani Andevi Putri . para dosen lolos publikasi Sinta 2 Khizanah al-Hikmah (Journal of Library Science, Information and archival Studies.( Measuring Social Media Performance Efficiency of High-Impact Library and Information Science Journals )</p>
<p>Lalu 14 dosen lulus sertifikasi dosen tahun 2026 terdiri dari program S1 Manajemen, S1 Akuntansi, Kedokteran Gigi, Perpustakaan dan Sains Informasi, S1 Ilmu Hukum, S1 Kedokteran, S1 Teknik Informatika dan S2 Sains Biomedis.</p>
<p>Tidak pada sumber daya manusianya ( mahasiswa dan dosen ), fasilitas yang dimiliki Universitas Yarsi juga meraih keberhasilan. seperti Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas Yarsi raih Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LP-2309-IDN, sebagai Laboratorium Pengujian sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017.</p>
<p>Akreditasi ini berlaku mulai 16 September 2026 hingga 15 September 2031. Adapun ruang lingkup pengujian terakreditasi berada pada bidang biologi, meliputi pengujian DNA babi pada daging segar serta viabilitas sel mamalia.</p>
<p>Pencapaian ini menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Yarsi dalam meningkatkan mutu, kompetensi, dan kepercayaan terhadap layanan laboratorium serta mendukung penguatan penelitian di bidang kesehatan dan biologi, serta pengujian laboratorium yang memenuhi standar mutu dan kompetensi yang diakui secara nasional.</p>
<p>Sukses atau keberhasilan yang diberitakan kali ini hanya sebagin kecil saja. Jika dibeberkan semua presisi tentu akan banyak memakan jumlah halaman pada majalah ini.</p>
<p>Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof.dr.Jurnalis Uddin, PAK (Prof Jurnalis) mengucapkan selamat untuk dosen dan mahasiswa atas yang telah meraih prestasi. Kesuksesan yang diraih tentu akan membuat nama Universitas Yarsi lebih baik. Semoga semua itu jadi amal Sholeh.</p>
<p>Selanjutnya, jangan puas atas prestasi kali ini saja, “ Ayo tingkatkan lagi prestasi-prestasi lainnya,” pinta Prof Jurnalis.</p>
<p>Yayasan Yarsi akan selalu mendukung dan membantu memfasilitasi. Untuk meningkatkan kualitas Yayasan berupaya terus investasi. Sudah banyak investasi ditanamkan Yayasan Yarsi  untuk menjadikan Universitas lebih baik. Kampus yang berusia  59 tahun lebih sudah punya sarana dan prasarana belajar mengajar modern terkini.</p>
<p>Begitu juga terkait penelitian atau riset. Bagi Universitasi Yarsi sudah jadi agenda besar program pengembangan Yarsi. Yarsi sudah memiliki lembaga penelitian (Lemlit) dengan banyak ruangan dan fasilitas. Seperti laboratorium genomik, herbal, halal ,telomer, sel punca dan artificial intelligence (AI) center.</p>
<p>Sudah ada laboratorium perancang undang-undangan dan laboratorium sistem peradilan pidana moderen berkomputer teknologi canggih. Begitu juga sumber daya manusianya.</p>
<p>Khusus penelitian bidang kedokteran, dua tahun lalu telah menambah alat-alat laboratorium senilai 10 miliar dan sesuai kebutuhan terus ditambah. Dalam melakukan penelitian Yarsi setiap tahun menyediakan 6 miliar dana riset dan pengurusan administrasinya tidak ribet. “Perhatian Yarsi pada penelitian didasari Catur Dharma, ikut perkembangan dunia dan internasionalisasi perguruan tinggi,”ujar Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi.</p>
<p>Tidak itu saja, dosen-dosen didorong melakukan riset dan didorong melanjutkan pendidikan. “Kini sudah banyak dosen silih berganti belajar meneruskan jenjang program doktor dalam dan luar negeri,” tutup Prof Jurnalis.</p>
<p>Tepat , upaya meraih prestasi dan meningkatkan kualitas Universitas Yarsi tidak boleh berhenti. Lampu Universitas Yarsi harus terus hijau,  (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YARSI dan Yayasan Pojok Baik Indonesia Bekali Anak Muda Bogor dengan Literasi Digital, Pemanfaatan AI yang Bijak, dan Mindfulness</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-dan-yayasan-pojok-baik-indonesia-bekali-anak-muda-bogor-dengan-literasi-digital-pemanfaatan-ai-yang-bijak-dan-mindfulness?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yarsi-dan-yayasan-pojok-baik-indonesia-bekali-anak-muda-bogor-dengan-literasi-digital-pemanfaatan-ai-yang-bijak-dan-mindfulness</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 02:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29106</guid>

					<description><![CDATA[Bogor, 10 Oktober 2026— Bagaimana anak muda dapat memanfaatkan teknologi digital tanpa mudah terpengaruh informasi yang keliru, sekaligus tetap menjaga kesehatan mental dan memiliki arah yang jelas dalam merencanakan masa [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bogor, 10 Oktober 2026</strong>— Bagaimana anak muda dapat memanfaatkan teknologi digital tanpa mudah terpengaruh informasi yang keliru, sekaligus tetap menjaga kesehatan mental dan memiliki arah yang jelas dalam merencanakan masa depan? Pertanyaan inilah yang melatarbelakangi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk <strong>“Ready for Life: Mindfulness di Era Digital”</strong>, yang diselenggarakan oleh Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI berkolaborasi dengan Yayasan Pojok Baik Indonesia dan Lazisnur, pada Sabtu (10/10/2026), di Teras Madina, Zona Madina, Bogor.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti sekitar 35 anak muda di wilayah Bogor yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan karyawan. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa hidup di era digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana menyaring informasi, mengenali diri sendiri, mengelola respons emosional, dan mengambil keputusan secara bijak.</p>
<p>Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, <strong>Indah Kurnianingsih, S.I.P., M.P.</strong>, dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI, menjelaskan bahwa literasi digital, kesehatan mental, dan perencanaan masa depan merupakan aspek yang saling berkaitan dalam kehidupan anak muda saat ini. Menurutnya, kemudahan mengakses informasi dan perkembangan kecerdasan buatan (<em>Artificial Intelligence/AI</em>) perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran dalam menggunakan teknologi. Anak muda perlu mengetahui bagaimana memeriksa kredibilitas informasi, memahami keterbatasan AI, serta menyadari pengaruh aktivitas digital terhadap pikiran, emosi, dan perilaku mereka. Selain itu Ketua Yayasan Pojok Baik Indonesia, <strong>Esfandi Hendra, S.T.,</strong> turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi ini mempertemukan peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dengan peran komunitas dalam pemberdayaan anak muda dan pengembangan kegiatan literasi berbasis masyarakat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-29108" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/YARSI-dan-Yayasan-Pojok-Baik-Indonesia-Bekali-Anak-Muda-Bogor-dengan-Literasi-Digital-Pemanfaatan-AI-yang-Bijak-dan-Mindfulness1-e1791770595144.jpg" alt="" width="700" height="307" /></p>
<p><strong>Tiga Topik untuk Mempersiapkan Anak Muda Menghadapi Masa Depan</strong></p>
<p>Rangkaian kegiatan menghadirkan tiga topik utama yang saling melengkapi. Topik pertama, <strong>“Know Your Digital World”</strong>, disampaikan oleh Ario Adi Prakoso, S.Hum., M.A., dosen Universitas YARSI sekaligus penggiat literasi digital. Materi ini mengajak peserta memahami ekosistem informasi digital, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengenali pentingnya memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. Peserta juga diarahkan untuk memanfaatkan AI secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab, bukan sekadar menerima hasil yang diberikan teknologi tanpa melakukan pemeriksaan.</p>
<p>Topik kedua, <strong>“Take Care of Your Mind”</strong>, disampaikan oleh Iffah Annisa, S.Psi., psikolog dengan bidang keahlian asesmen dan intervensi psikologis. Materi ini membahas mindfulness di era digital, termasuk kesadaran terhadap pengaruh media sosial pada pikiran dan emosi, kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain, serta pentingnya membangun batasan digital. Melalui pendekatan mindfulness, peserta diajak untuk berhenti sejenak, mengamati pikiran dan perasaan, kemudian memilih respons yang lebih sehat dalam menghadapi pengalaman digital.</p>
<p>Sementara itu, topik <strong>perencanaan hidup (<em>life plan</em>)</strong> disampaikan oleh Hari Samtani, S.Pd., M.Hum. Materi ini mendorong peserta mengenali potensi diri, merumuskan cita-cita jangka pendek dan jangka panjang, serta menyusun langkah konkret untuk mencapai tujuan masa depan. Peserta diajak memahami bahwa masa depan yang baik membutuhkan pengenalan diri, perencanaan yang terarah, dan komitmen untuk menjalankan langkah-langkah yang telah ditetapkan.</p>
<p>Ketiga topik tersebut dirancang sebagai satu kesatuan. Literasi digital membekali peserta agar mampu menghadapi arus informasi secara kritis, mindfulness membantu mereka mengelola respons dan menjaga kesejahteraan diri, sedangkan <em>life plan</em> memberikan arah dalam menentukan pilihan dan merancang masa depan.</p>
<p><strong>Pembelajaran Interaktif dan Penguatan Pojok Baca</strong></p>
<p>Selain pemaparan materi dan sesi tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan workshop dan permainan edukatif yang mendorong partisipasi aktif peserta. Pendekatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk merefleksikan kebiasaan digital, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, dan menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Sebagai bagian dari kolaborasi, Universitas YARSI juga menyerahkan secara simbolis koleksi untuk Pojok Baca. Dukungan ini menjadi salah satu upaya memperkuat akses terhadap bahan bacaan dan mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan komunitas.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-29109" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/YARSI-dan-Yayasan-Pojok-Baik-Indonesia-Bekali-Anak-Muda-Bogor-dengan-Literasi-Digital-Pemanfaatan-AI-yang-Bijak-dan-Mindfulness2.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/YARSI-dan-Yayasan-Pojok-Baik-Indonesia-Bekali-Anak-Muda-Bogor-dengan-Literasi-Digital-Pemanfaatan-AI-yang-Bijak-dan-Mindfulness2.jpg 1258w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/YARSI-dan-Yayasan-Pojok-Baik-Indonesia-Bekali-Anak-Muda-Bogor-dengan-Literasi-Digital-Pemanfaatan-AI-yang-Bijak-dan-Mindfulness2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/10/YARSI-dan-Yayasan-Pojok-Baik-Indonesia-Bekali-Anak-Muda-Bogor-dengan-Literasi-Digital-Pemanfaatan-AI-yang-Bijak-dan-Mindfulness2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p><strong>Mendorong Anak Muda Menjadi Agen Literasi</strong></p>
<p>Kegiatan “Ready for Life: Mindfulness di Era Digital” tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan peserta selama pelatihan, tetapi juga diharapkan mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Peserta diharapkan semakin terbiasa memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menggunakan AI dengan mempertimbangkan akurasi dan etika, menerapkan kebiasaan digital yang lebih sadar, serta menyusun langkah nyata untuk mencapai cita-cita mereka.</p>
<p>Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung <strong>Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas</strong>, melalui penguatan kapasitas belajar sepanjang hayat dan peningkatan kualitas literasi masyarakat.</p>
<p>Melalui kegiatan pengabdian ini, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI bersama Yayasan Pojok Baik Indonesia berharap anak muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang kritis dalam mengelola informasi, bijak dalam memanfaatkan AI, peduli terhadap kesehatan mental, dan memiliki arah yang jelas dalam merancang masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lakukan Penelitian di Tasikmalaya, Yarsi Bangun Ekosistem Bordir, Perlindungan Hukum dan Pasar Lebih Luas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lakukan-penelitian-di-tasikmalaya-yarsi-bangun-ekosistem-bordir-perlindungan-hukum-dan-pasar-lebih-luas?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lakukan-penelitian-di-tasikmalaya-yarsi-bangun-ekosistem-bordir-perlindungan-hukum-dan-pasar-lebih-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2026 23:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29075</guid>

					<description><![CDATA[Bapak dan ibu ,artificial intelegen (AI) bukan untuk menggantikan kreativitas pengrajin. Melainkan menjadi teknologi pendukung membantu digitalisasi desain bordir, pengembangan prototipe, penguatan branding, dan pengelolaan rantai pasok. Manusia tetap jadi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak dan ibu ,artificial intelegen (AI) bukan untuk menggantikan kreativitas pengrajin. Melainkan menjadi teknologi pendukung membantu digitalisasi desain bordir, pengembangan prototipe, penguatan branding, dan pengelolaan rantai pasok.</p>
<p>Manusia tetap jadi bagian penting. Konsep yang dikembangkan mengedepankan AI ditambah human touch, sehingga teknologi menjadi alat untuk memperluas kreativitas. Sementara identitas, pengalaman, dan keterampilan pengrajin tetap menjadi fondasi utama.</p>
<p>Dekan Fakultas Hukum Universitas Yarsi,Prof. Dr. Endang Purwaningsih, SH.M.Hum.,M.Kn (Prof Endang) menyatakan semua itu saat melaksanakan penelitian di Sentra Bordir Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu,3 Oktober 2026.</p>
<p>Selanjutnya,jika sudah akrab dengan transformasi digital. Harus juga pahami aspek hukum berupa kesiapan legalitas dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).</p>
<p>Motif, desain, produk, hingga hasil inovasi digital perlu dipikirkan sejak awal agar tidak hanya bernilai secara estetis dan komersial. “Tapi juga memiliki kepastian perlindungan hukum.,” ingat Prof Endang.</p>
<p>Alumnus Doktor dari Universitas Airlangga mengatakan  tujuan Universitas Yarsi datang gelar penelitian untuk mendorong strategi multi-channel dan penegasan karakter multikultural sebagai keunggulan kompetitif. Sehingga nantinya produk bordir lokal tidak berhenti sebagai produk kerajinan. Tapi dapat berkembang jadi produk kreatif  inovatif, punya identitas, terlindungi, dan siap dikomersialkan.</p>
<p>Prof Endang menjelaskan tahapan penelitian meliputi, observasi dan analisis kebutuhan mitra, perancangan sistem berbasis AI. Lalu pengembangan prototipe melalui ko-kreasi lintas bidang hukum dan teknologi informasi. Kemudian  uji coba di Sentra Bordir Tasikmalaya, hingga validasi efektivitas sistem dan kesiapan perlindungan HKI.</p>
<p>Pada kegiatan ini ,selain Memorandum of Agreement (MoA) langsung terealisasi dan berdampak, luaran yang ditargetkan hibah riset internal Yarsi 2026 antara lain, launching Bordirtasikmalaya.id , program komputer untuk desain prototipe produk bordir ko-kreasi berbasis AI dan human touch. Tidak ketinggalan perlindungan merek dan hak cipta, model, serta publikasi pada jurnal.</p>
<p>Menurut Ibu Profesor berhijab, akhir dari kegiatan ini yang ingin dibangun bukan sekadar teknologi baru. Melainkan ingin dibangun adalah ekosistem bordir yang mampu menghubungkan tradisi dengan teknologi, kreativitas dengan perlindungan hukum, serta produk lokal dengan pasar yang lebih luas. Dari motif lokal, menuju inovasi digital. Dari keterampilan turun-temurun,menuju kreativitas berbasis AI. Serta dari produk UMKM, menuju karya terlindungi dan berdaya saing.</p>
<p>Lebih jauh Prof Endang mengungkapkan,Tasikmalaya dijadikan tempat penelitian karena memiliki kekayaan bordir yang tidak hanya bernilai ekonomi, tapi juga merepresentasikan kreativitas, identitas budaya, dan keterampilan pengrajin yang diwariskan secara turun-temurun.</p>
<p>Di balik kekuatan tersebut, Sentra Bordir Tasikmalaya masih menghadapi sejumlah tantangan. Inovasi produk cenderung stagnan, branding belum optimal, legalitas usaha dan perlindungan HKI masih terbatas. Sementara pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam produksi maupun pemasaran belum berkembang secara maksimal.</p>
<p>Melalui penelitian Legalitas Digital dalam Rancang Bangun Sistem Cerdas Konversi Motif Digital Berbasis Generative AI pada Sentra Bordir Tasikmalaya, tim peneliti  terdiri dari Prof.Endang, M Fathurrahman, M.Kom dan Tim, berupaya menghadirkan transformasi yang tidak meninggalkan karakter dan kekuatan lokal. (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komite Akreditasi Nasional (KAN) Beri Sertifikat</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/komite-akreditasi-nasional-kan-beri-sertifikat?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=komite-akreditasi-nasional-kan-beri-sertifikat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 01:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=29050</guid>

					<description><![CDATA[Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI Raih Akreditasi KAN, Alhamdulillah. Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI telah memperoleh Sertifikat Akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) Nomor LP-2309-IDN sebagai Laboratorium Pengujian sesuai SNI ISO/IEC [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI Raih Akreditasi KAN, Alhamdulillah. Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI telah memperoleh Sertifikat Akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) Nomor LP-2309-IDN sebagai Laboratorium Pengujian sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017.</p>
<p>Sertifikat Akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) berlaku mulai 16 September 2026 hingga 15 September 2031, dengan ruang lingkup pengujian bidang biologi, meliputi pengujian DNA babi pada daging segar serta viabilitas sel mamalia. Capaian ini merupakan bentuk  komitmen Universitas YARSI dalam meningkatkan mutu, kompetensi, dan kepercayaan terhadap layanan laboratorium serta mendukung penguatan penelitian di bidang kesehatan dan biologi.</p>
<p>Selamat dan sukses untuk Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
