<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kajian Islam &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/category/kajian-islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Mar 2025 01:12:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Kajian Islam &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>FKUY Sukses Gelar Buka Puasa, Ustad Firman Beri Nasehat dan Aqila Ketua Panitia Sampaikan Terima Kasih</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fkuy-sukses-gelar-buka-puasa-ustad-firman-beri-nasehat-dan-aqila-ketua-panitia?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkuy-sukses-gelar-buka-puasa-ustad-firman-beri-nasehat-dan-aqila-ketua-panitia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 00:20:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Arifandi]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Marhamah Aqila Zika al Amani]]></category>
		<category><![CDATA[SMAI Nurul Fikri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19637</guid>

					<description><![CDATA[Kenapa kalau bicara  puasa, yang dipanggil Allah SWT orang beriman? Padahal puasa itu rukun Islam. Jawabnya, Allah SWT ingin pembuktian dari seorang mengaku beriman terhadap amal sholeh yang dilakukan umatnya, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa kalau bicara  puasa, yang dipanggil Allah SWT orang beriman? Padahal puasa itu rukun Islam. Jawabnya, Allah SWT ingin pembuktian dari seorang mengaku beriman terhadap amal sholeh yang dilakukan umatnya, seperti sholat, baca quran, sedekah, zakat , dan lainnya yang bernilai ibadah.</p>
<p>Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. ,Firman Arifandi B.A., LL.B., M.S,(ustad Firman) menejelaskan hal itu saat acara buka puasa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY).</p>
<p>Ustad Firman dalam acara ini banyak memberikan nasehat kepada peserta berbuka puasa.</p>
<p>Satu diantaranya, beramal sholeh itu tidak boleh berbohong, akibatnya pahala puasanya hancur lembur.</p>
<p>Selanjutnya Ustad Firman menyatakan,berapa banyak orang berpuasa tetapi tidak banyak dapat pahala, kecuali lapar dan haus alias merugi. Mulai sekarang jangan lagi kita berbohong. Teruslah beramal sholeh tingkatkan kualitas ,sehingga setelah  Puasa Ramadhan sudah terbiasa beramal sholeh dengan kualitas meningkat.”Semoga setelah Ramadhan kita menjadi orang bertaqwa,” tutup ustad Firman</p>
<p>Sementara Ketua Panitia Buka Puasa FKUY 2025, Marhamah Aqila Zika al Amani (Aqila) mengatakan,tujuan acara berbuka puasa ini mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama dan tidak kalah penting menggemakan syiar Islam</p>
<p>⁠Selain itu acara ini juga dapat memberikan banyak manfaat untuk semua orang yang hadir . Semoga gelaran Buka Puasa Ramadhan ini dapat dilakukan tiap tahun , makin menarik dan makin baik,”harap Aqila  yang juga alumnus SMAI Nurul Fikri Boarding School Serang.</p>
<p>Sedangkan tema kali ini  SHARE (<em>Strengthening Harmony and Radiating Emphathy</em>) diisi kegiatan santunan dan buka puasa dengan anak yatim , fuqoro wal amsakin jemaah Masjid Jami’Yarsi. Kemudian ditutup ceramah Ustad Firman.</p>
<p>Menurut Aqila, acara ini terlaksana karena  terbentuk panitia, lalu  membuat rancangan acara dengan matang, mempersiapkan tempat dan segala diperlukan ( makanan,uang santunan,serta barang pendukung lainya untuk acara ini), termasuk mengumpulkan dana,</p>
<p>Terkait dana, Aqila menjelaskan, kegiatan  acara ini dananya hasil pengumpulan dari iuran senat mahasiswa FKUY , donasi dari tenaga pendidik serta donatur hamba Allah.</p>
<p>Acara sukses terselenggara berkat kerja bareng dan ikhlas. Terima Kasih dan mohon maaf bila ada kesalahan. Semoga semua kita lakukan jadi amal sholeh,”tutup Aqila mahasiswa FKUY angkatan 2023 (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Doktor Herliansyah Bahas Telomer dan Penuaan,Baca Alquran dan Sholat Cegah Kepikunan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/doktor-herliansyah-bahas-telomer-dan-penuaanbaca-alquran-dan-sholat-cegah-kepikunan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=doktor-herliansyah-bahas-telomer-dan-penuaanbaca-alquran-dan-sholat-cegah-kepikunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 00:03:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Herliansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=15715</guid>

					<description><![CDATA[Lansia atau lanjut usia adalah seseorang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Ini kategori Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta UU No. 13. 1998. Kini terdapat 26.82 juta  lansia di [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lansia atau lanjut usia adalah seseorang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Ini kategori Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta UU No. 13. 1998. Kini terdapat 26.82 juta  lansia di Indonesia (10%). Diperkirakan 2045 jumlah lansia mencapai 1/5 dari total penduduk Indonesia. Hal ini tentu akan menimbulkan masalah komplek karena rasio ketergantungan lansia terhadap penduduk meningkat 16%.</p>
<p>Sebagai akademisi tentu kita tertarik melakukan aneka kajian bersifat strategis dan mempelajari faktor-faktor menjadi persoalan  di dalam usia lansia . Kegiatan ini membuka peluang bagi peneliti Universitas Yarsi dan masyarakat luas bekerjasama mengambil peran dalam mengatasi persoalan lansia.</p>
<p>Usia tua merupakan anugrah Allah SWT harus disyukuri. Usia tua juga tidak lepas dari masalah. Kepala Pusat Penelitian Telomer,Longevity and Stress Oxidative Universitas Yarsi , Herliansyah Ph.D menyatakan semua itu dalam acara Ngaji Integrasi Sains dan Islam (NGISI) Universitas Yarsi.</p>
<p>Selanjutnya Doktor Herliansyah menerangkan, masalah penuaan itu kompleks,baik secara molekular di dalam sel dan sosio psikologis. Perubahan hormonal, enzimatis serta kemampuan komunikasi sel lansia sangat terbatas. Keadaan ini boleh jadi akibat level oksidatif stres meningkat dalam tubuh lansia. Akibatnya terjadi perubahan fisiologis seperti imunitas, gangguan fungsi kognitif dan gangguan kekuatan otot. Selain itu gangguan sistem pencernaan serta munculnya aneka penyakit degeneratif sel seperti diabetes, gangguan sistem kardiovaskular, hipertensi,  disfungsi seksual, kanker bahkan penuaan itu sendiri. Dengan begitu kita dapat melihat pengaruh molekular seperti keberadaan antioksidan dan molekul redox sangat menentukan gangguan tadi.</p>
<p>Doktor Herliansyah di acara NGISI mengangkat tema, Telomer, Penuaan dalam Perspektif Islam. Banyak pengetahuan bermanfaat dipaparkannya dan ada dua hal ditekankan serta perlu diketahui.</p>
<p>Pertama, manusia sebagai makhluk multi seluler kehidupan kita disusun oleh berjuta-juta sel. Sel sebagai unit kehidupan terkecil mengandung organisasi sel rapi dan sangat fungsional. Sesuai Al-Qur&#8217;an surah At-tin ayat 4 bahwa Allah menciptakan manusia secara sempurna, simetris.</p>
<p>Salah satu organel sub seluler  menarik untuk ditelaah adalah nukleus yang menyimpan materi genetik di mana terdapat 23 pasang kromosom. Ujung kromosom di sebut Telomer ,berupa untaian pita dengan susunan perulangan TTAGGG.</p>
<p>Kedua saat  dilahirkan jumlah  panjang telomer 10 Kilo pasang basa (Kbp) dan setiap sel membelah terjadi pengurangan telomer 0.05 Kbp. Jadi selama sel membelah sebagai upaya tumbuh kembang, jumlah telomer akan memendek sampai masa tua tinggal 5 Kbp. Artinya saat penuaan jumlah akan terus memendek sampai akhirnya kematian akan menjemput sel tadi.</p>
<p>”Upaya mengurangi pemendekan ini, telomer membutuhkan enzim telomerase yakni protein katalis yang meregulasi telomer.,” terang Doktor Herliansyah.</p>
<p>Alumnus Doktor Biochemistry Universitas Kebangsaan Malaysia menambahkan, adanya pertumbuhan sel  sangat agresif, sel normal berubah menjadi sel kanker yang pertumbuhannya  sangat cepat.  Di sini telomer tidak dapat memengaruhi pembelahan sel akibat terjadi disfungsi telomer melalui mutasi basa DNA.</p>
<p>Oleh sebab itu proses penuaan sel akan terjadi ditandai penurunan fungsi fisiologis sel.Tanda- tanda penuaan selain perubahan fenotif seperti kulit yang berkerut, rambut memutih ,juga serta penurunan vitalitas  tubuh.</p>
<p>Menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi,semua ini sejalan dengan  Al Qur&#8217;an surrah Yasin ayat 68. Sesungguhnya orang dipanjangkan umurnya akan lemah layaknya saat baru dilahirkan. Walaupun begitu usia tua harus disyukuri.</p>
<p>Diusia tua teruslah lakukan kebiasaan positif seperti membaca Alqur&#8217;an dapat mencegah kepikunan. Karena Kalamullah itu membawa energi positif,mengontrol oksidatif stres di dalam tubuh. ”Begitu juga sholat dapat memberikan ketenangan dari keadaan yang mengganggu selular,” tutup Doktor Herliansyah .</p>
<p>Acara NGISI rutin digelar Universitas Yarsi setiap dua minggu dengan topik berbeda, dihadiri rektorat, dekanat, tenaga pendidik dan para mahasiswa (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yarsi Bantu Palestina 1 Miliar, Usul Bentuk Pasukan Perdamaian OKI  dan Proposal Indonesia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-bantu-palestina-1-miliar-usul-bentuk-pasukan-perdamaian-oki-dan-proposal-indonesia?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yarsi-bantu-palestina-1-miliar-usul-bentuk-pasukan-perdamaian-oki-dan-proposal-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 05:42:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Baitul Makdis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[KH. Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Al-Shifa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=13438</guid>

					<description><![CDATA[Di Gaza penculikan warga Palestina setiap hari, jumlahnya sudah ribuan . Dalam penjara -penjara zionis Israel  warga Palestina ditahan jumlahnya hingga 11 ribuan diperlakukan tidak manusiawi. Selain itu Wanita, anak-anak [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di Gaza penculikan warga Palestina setiap hari, jumlahnya sudah ribuan . Dalam penjara -penjara zionis Israel  warga Palestina ditahan jumlahnya hingga 11 ribuan diperlakukan tidak manusiawi.</p>
<p>Selain itu Wanita, anak-anak dan dokter-dokter terutama dokter spesialis di Rumah Sakit Al-Shifa,  para dokter itu sengaja dibunuh.  Zionis Israel sudah buat perencanaan meleyapkan warga Palestina. Caranya intelegen Israel Laknattullah mengintai rumah dan keluarga.</p>
<p>Melihat kondisi sekarang, jika ada dokter spesialis mau jihad fisabilillah (berjuang di jalan  Allah SWT), silahkan daftar dan akan dibantu pemberangkatannya dan di fasilitasi. Saat Gaza  sangat membutuhkan dokter bedah dan orthopedi</p>
<p>. “ Ada yang berani dan mau ke Palestina ? tanya Kh. Bachtiar Nasir, Lc,MM saat  Universitas Yarsi menggelar kepedulian bertema Bersama Palestina, kemarin di Universitas Yarsi, kemarin.</p>
<p>Ini bagian kecil orasi Kyai Bachtiar. Menyampaikan informasi,dan pencerahan dan menyentuh hati hadirin.</p>
<p>Lebih lanjut Ustad Bachtiar menyatakan, sebelum perang warga Palestina sudah 4000 terbunuh.</p>
<p>Jadi kalau ada yang mengatakan gara-gara Hamas menyerang duluan , orang itu perlu <em>update</em> informasinya. “Orang ini perlu belajar lagi,” ingat ustad Bachtiar.</p>
<p>di Palestina jika warga Paletina membunuh 1 Tentara Israel, hukumannya 100 tahun.</p>
<p>Saya punya teman di Turki orang Palestina dihukum 800 tahun. Tapi izin Allah SWT orangnya  selamat dan sekarang masih sehat.</p>
<p>Warga Palestina hebat. Sudah punya perhitungan dengan hakekat mati. Mereka tidak takut. Mati terbunuh atau tidak, ujungnya akan dikembalikan kepada Allah SWT.  Untuk menghadap Illahi Robbi dibutuhkan bekal berupa keimanan. Salah satu mewujudkan keimanan dengan fisabillillah ( berjuang dijalan Allah, perang mempertahan negeri dari penjajah zionis Yahudi Israel).</p>
<p>Warga Palestina berbondong-bondong tetap mempertahankan negerinya  meski harus mati. Mati karena fisabillah itu yang terbaik (Syuhada) karena mendapat rahmad dan ampunan Allah dan ganjaran dari Allah SWT adalah surga.</p>
<p>Kyai bachtiar bercerita, saat masih muda berjumpa orang-orang Hamas, saat ditanya musim liburan mau kemana.Orang-orang Hamas daerah bagian Palestina, jawabnya ke medan tempur jadi syuhada</p>
<p>“Orang Palestina semuanya sudah ingin antri ke surga, caranya.menjadi syuhada,” tutur Alumnus Universitas Islam Madinah.</p>
<p>Menurut Kyai Bachtiar, warga yang tergabung dalam Hamas , ingin mempertahankan Palestina. Alas an lainnya, Palestina itu pusat dunia dan pusat epicentrumnya ada di Gaza.  Nabi Ibrahim diangkat jadi pemimpin ummat sedunia  di Palestina, setelah melewati berbagai ujian dan cobaan dan pelantikannya di Baitul Makdis, didalamnya terdapat Masjidil Aqsha di Palestina.</p>
<p>“Selanjutnya kita tinggal di Indonesia tetap bisa menjadi fisabilillah,” cakap Ustad Bachtiar. Caranya,dengan beramal sholeh. Kegiatan Yarsi Bersama Palestina bisa salah satu contoh amal sholeh asalkan niatnya fisabilillah.sehingga mendapat ampunan dan rahmat dari Allah SWT, Insya Allah surga ganjarannya.</p>
<p>“Amalan yang kita berikan untuk Palestina jangan semata niatnya untuk kemanusiaan.ingat Ustad Bachtiar bergelar Magister Manajemen. Melainkan  harus niat fisabilillah, supaya dapat ampunan dan rahmad,</p>
<p>Melawan dan mengusir zionis Israel,dan bantu perjuangan, merdekakan Palestina bisa.caranya umat bersatu.” Pesatuan Umat Islam harus terus diperkuat,” tegas Kyai Bachtiar.</p>
<p>Ustad Bachtiar menginformasikan, Indonesia sedang mempersiapkan Proposal Indonesia dalam rangka bantu Palestina. Ustad Bachtiar menguraikan, Proposal tersebut isinya, bebaskan Palestina, hukum pemimpin Israel sesuai mahkamah internasional dan, menuntut semua ongkos perang diganti Yahudi Israel.</p>
<p>Sementara  Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof.dr. Jurnalis Uddin,PAK  mengatakan, tiap hari rumah-rumah Palestina dibongkar paksa, tanpa ganti rugi , dan tanpa izin. Orang Yahudi Israel otaklnya tidak ada rasa kasihan</p>
<p>Sekarang Gaza hampir separuh dikuasai Yahudi Israel. Kehadiran Persatuan Bangsa Bangsa   tidak bisa memberhentikan tidakan semena-mena kepada Israel dan tidak bisa jadi polisi dunia</p>
<p>Menurut Pendiri Yayasan Yarsi, harapan kita kedepan agar Palestina Merdeka, harus lewat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dengan membentuk pasukan perdamaian dan tugasnya membantu negara-negara berkonflik dengan membuat brigade-brigade  supaya konflik berhenti.</p>
<p>Setelah itu bantu Palestina dengan teknologi.</p>
<p>Jelang akhir sambutannya, Prof Jurnalis menyatakan, dalam rangka membela Palestina, atas nama Yarsi membantu Palestina Rp. 1 miliar. “ Semoga bermanfaat dan Allah SWT selalu membantu kita dan kawan-kawan di Palestina agar pertikaian ini berhenti segera,” tutup Prof Jurnalis.</p>
<p>Kegiatan Yarsi Bersama Palestina terkumpul dana  selain dari Yayasan Yarsi , terkumpul  dana</p>
<p>dari luar Yarsi hampir 74 juta , sehingga totalnya Rp.1 miliar 74 juta (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Ruhul Islam ,Cetak Mahasiswa Yarsi Jadi Intelektual</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pendidikan-ruhul-islam-cetak-mahasiswa-yarsi-jadi-intelektual?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pendidikan-ruhul-islam-cetak-mahasiswa-yarsi-jadi-intelektual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 11:33:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Muh. Shamsi Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Karimulloh]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12692</guid>

					<description><![CDATA[Kepemimpinan itu bukan simsalabin, bukan mejik , bukan rekayasa, tapi proses dalam kehidupan manusia.Kepemimpinan itu proses panjang sehingga punya hati dan menjadi panutan. Umat Islam, itu harus melakukannya. Umat Islam [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kepemimpinan itu bukan simsalabin, bukan mejik , bukan rekayasa, tapi proses dalam kehidupan manusia.Kepemimpinan itu proses panjang sehingga punya hati dan menjadi panutan. Umat Islam, itu harus melakukannya. Umat Islam tidak boleh jadi objek melainkan harus menjadi pemimpin.</p>
<p>Syarat pemimpin itu harus berilmu (visi dan  misi jelas), pemimpin punya mentalitas baja sehingga tidak goyah dengan aneka  godaan dan pemimpin itu punya integritas.</p>
<p>Imam of Jamaica Muslim Center New York AS, Dr. Muh. Shamsi Ali, Lc., M.A. mengatakan itu pada Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi, kemarin</p>
<p>Menurut Kepala Kajian dan Pengembangan Ruhul Islam Universitas Yarsi,Dr.Karimulloh,MA , materi disampaikan Imam of Jamaica Muslim Center New York AS  salah satu contoh dari banyak kegiatan Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi.</p>
<p>Doktor Karimulloh menerangkan,kajian keislaman di Universitas Yarsi rutin digelar, Pertama Kajian Islam Keseharian Yarsi ( KISAR) setiap dua minggu dan kajian Islam bulanan tematik. Pesertanya sivitas akademika Universitas Yarsi.</p>
<p>Spirit Kisar  merupakan pengejawantahan makna  dari multi pengetahuan dengan <em>tarbiyatul</em> Islam.” Setiap pertemuan,KISAR  telah jadi panduan, pencerahan ,tambahan wawasan,” tutur Ustad Karimulloh</p>
<p>Doktor Karimulloh menambahkan, kajian dua mingguan diadakan setiap Jumat pagi. pendekatan kajian pada fiqh tentang masalah sehari-hari seperti akidah , ibadah atau permasallahan rumah tangga.</p>
<p>Hebatnya setiap diadakan acara ini,topik pembahasannya kontemporer,tidak basi  dan narasumbernya sangat kompeten. Selain itu pemaparannya sangat komunikatif ,terjadi komunikasi dua arah. “ Istimewa kajian ini setiap akan diakhiri,selalu tersedia sesi tanya jawab dalam koridor ilmu bukan asal bunyi,” ujar alumnus Doktor Omdurman Islamic University, Sudan</p>
<p>Selanjutnya Doktor Karimulloh menjelaskan, kegiatan kajian ini merupakan bagian kegiatan Wakil Rektor V bidang Ruhul Islam.Universitas Yarsi.</p>
<p>Universitas Yarsi menginternalisasi ruhul Islam dalam rangka penghayatan nilai Islam  membentuk insan intelektual memiliki kepribadian wawasan pengetahuan dan berketrampilan sesuai Islam</p>
<p>Internalisasi ruhul Islam dilaksanakan segenap sivitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Yarsi.</p>
<p>Pendidikan  Ruhul Islam menjadi ciri khas Universitas Yarsi. Lewat pendidikan Ruhul Islam seluruh mahasiswa Universitas Yarsi akan menjiwai nilai-nilai Islam dalam kehidupannya.”Pendidikan Ruhul Islam ini dalam rangka mencetak intelektual Islam,”Tutup Doktor Karimulloh.</p>
<p>Sementara Wakil Rektor V Universitas Yarsi (Pemimpin Pendidikan dan Kajian Ruhul Islam) Dr.dr.Endy Muhammad Astiwara, MA(Doktor Endy) mengutarakan setiap mahasiswa Yarsi dipersiapkan menjadi intelektual Islam.  proses pendidikannya diajari setiap semester dan saat skripsi harus ada sentuhan keislamannya. Sebelumnya dari semuanya ini disusun kurikulum dan silabus untuk para mahasiswa mencapai tujuan. “Jadi setelah lulus dari Yarsi sudah terbentuk intelektual islami,” cakap Wakil Rektor V</p>
<p>Menurut Doktor Endy semester satu hingga empat semua mahasiswa mendapatkan pendidikan dasar agama, sehingga mahasiswa paham pokok -pokok dasar ajaran ibadah dalam kehidupan sehari-hari termasuk rukun Islam.dan dan rukun iman.</p>
<p>Kemudian setiap mahasiswa Yarsi harus memiliki minimal tiga keterampilan wajib, yakni setiap mahasiswa laki-laki harus bisa khutbah Jumat dan perempuan harus bisa ceramah. Selama pendidikan semua mahasiswa akan diajari dan dilatih hingga bisa, sehingga nantinya lulus dimanapun berkerja sudah siap bisa khutbah Jumat  atau ceramah.</p>
<p>Setelah itu keterampilan membaca Alquran,. Semua mahasiswa harus bisa baca Alquran. Mulai semester satu ada tes kemampuan, lalu diketahui hasilnya.Bagi yang belum bisa ada tambahan tutorial tahsin quran.</p>
<p>Kepada semua mahasiswa saat menulis skripsi nanti harus ada kajian Alqurannya. Karenanya setiap mahasiswa harus bisa membaca Alquran .” Keterampilannya ini fokusnya pada lafal huruf dan tajwidnya,” tekan Ustad Endy.</p>
<p>Keterampilan ketiga memandikan jenazah. Selama masa pendidikan, para dosen akan mengajarkan dan membimbing setiap mahasiswa teori dan praktek.  Sehingga lulusan itu menjiwai nilai-nilai Islam.</p>
<p>Tiga keterampilan diberikan pada mahasiswa bukti adanya pelaksanaan dan penerapan ruhul Islam . “Ini membedakan Universitas Yarsi dengan perguruan tinggi lainnya,” tegas Doktor Endy.</p>
<p>Sementara Rektor Universitas Yarsi ,Prof.dr.Fasli Jalal, Ph.D mengatakan, Ruhul Islam bukan hanya ditempel-tempelkan sebagai mata pelajaran. Pembelajaran agama Islam  di Universitas Yarsi diajarkan setiap semester semua program studi. sehingga akhirnya laporan penelitian dan skripsinya harus punya kajian berkaitan dengan Islam.”,” ujar Rektor Universitas Yarsi.</p>
<p>Akhirnya, pendidikan ruhul Islam cetak mahasiswa Yarsi jadi intelektual (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yarsi Sukses Gelar Kajian Islam, Lewat Tadabur Rasakan Hebatnya Al-Quran</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-sukses-gelar-kajian-islam-lewat-tadabur-rasakan-hebatnya-al-quran?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yarsi-sukses-gelar-kajian-islam-lewat-tadabur-rasakan-hebatnya-al-quran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 14:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[KH. Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning Islamic Center]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11362</guid>

					<description><![CDATA[Pernah diceritakan kepadanya (Aisyah) ada orang-orang membaca dan menghatamkan Al-Qur’an dalam satu malam satu kali atau dua kali. Aisyah bertanya, mereka itu membaca namun hakekatnya tidak membaca. Saya pernah bangun [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah diceritakan kepadanya (Aisyah) ada orang-orang membaca dan menghatamkan Al-Qur’an dalam satu malam satu kali atau dua kali. Aisyah bertanya, mereka itu membaca namun hakekatnya tidak membaca.</p>
<p>Saya pernah bangun malam bersama Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam secara penuh, beliau membaca surat Al-Baqarah, Ali-Imran, dan An-Nisa`, dan beliau tidak melewatkan satu ayat di dalamnya ada (ayat) yang menakutkan melainkan beliau berdoa kepada Allah AzzaWaJalla, dan memohon perlindungan kepada Allah.</p>
<p>Beliau juga tidak melewatkan satu ayat di dalamnya ada ayat tentang berita gembira, melainkan beliau berdoa kepada Allah AzzaWaJalla, dan berharap mendapatkannya.</p>
<p>Demikian awal pemaparan Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning Islamic Center, KH. Bachtiar Nasir Lc,MM dalam Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi, didepan para mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik pagi tadi.</p>
<p>Ustad Bachtiar membawakan tema kajian kali ini Urgensi Tadabbur Alquran. Banyak informasi dan pengetahuan menarik dibahas, termasuk kutipan hadist.</p>
<p>Terkait pola interaksi dengan Al-Quran umat Islam ada yang salah berinteraksi. Menurut Ustad Bachtiar interaksi tidak boleh dilakukan cara suka-suka kita, interaksi harus dilakukan dengan cara disukai Al-Quran.</p>
<p>Berdasarkan surat Shaad (38) ayat 29, Al-Quran sebuah kitab turunkan Allah SWT kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang mempunyai fikiran.</p>
<p>Tanpa melalui proses membaca, tadabbur terhadap setiap ayat-ayat Al-Qur&#8217;an yang dibaca amat sulit dan mustahil seseorang dapat memperoleh pesan-pesan berharga ada di dalamnya.</p>
<p>Inilah sebenarnya <em>feedback</em> hendak dicapai dari proses tadabbur itu. Lewat tadabbur seseorang dapat memahami, menarik dan mengambil pelajaran dari setiap bacaan dibacanya.</p>
<p>“Tadabbur artinya memandang kepada akibat sesuatu dan memikirkannya,” terang Ustad Alumni Islam Madinah.</p>
<p>Mentadabburi perkataan maksudnya memperhatikannya dari permulaan hingga akhir, kemudian mengulangi perhatian itu berkali-kali.</p>
<p>Setiap mukmin pasti ingin hidupnya terang dengan pancaran cahaya Al-Qur&#8217;an, tenang terbimbing dengan arahan hidayah Al-Qur&#8217;an, dan selamat karena mampu membedakan antara yang hak dan yang batil dengan al-furqan.</p>
<p>Hanya saja dalam faktanya tidak setiap Mukmin mampu mendapatkan manfaat dan berkah serta dapat mendayagunakan fungsi-fungsi Al-Qur&#8217;an yang sangat besar itu.</p>
<p>Mengapa banyak orang yang tidak dapat memperoleh kemanfaatan dan keberkahan dari diturunkannya Al-Qur&#8217;an?</p>
<p>Jawabannya adalah tidak adanya kesungguhan dari mereka sendiri untuk menemukan pola dan sistem terbaik agar dapat mencapai apa yang mereka inginkan.</p>
<p>Jika dalam diri mereka tidak ada kemauan keras meraih manfaat dan berkah yang ditawarkan Al-Qur&#8217;an sebagai sumber kebahagiaan hidup, bagaimana Al-Qur&#8217;an bisa memberikannya?</p>
<p>Lewat tadabur Al-Quran orang dapat merasakan keagungan dan kehebatan Al-Qur&#8217;an. Baik dari keindahan kata-katanya maupun dari kandungan maknanya sangat tinggi dan mendalam sehingga dapat menambah keimanan seseorang.</p>
<p>Acara ini sukses digelar, selain pemaparan komunikatif Ustad Bachtiar, banyak pertanyaan kontruktif prakmatis dari mahasiswa dan tenaga pendidikan, jumlah pesertanya jelang akhir bertambah. (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buya Gusrizal bicara, Universitas Yarsi Wujudkan Pendidikan Uswahtun Hasanah</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/buya-gusrizal-bicara-universitas-yarsi-wujudkan-pendidikan-uswahtun-hasanah?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=buya-gusrizal-bicara-universitas-yarsi-wujudkan-pendidikan-uswahtun-hasanah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Nov 2022 09:20:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Buya Gusrizal]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Gusrizal Gazahar]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Syariah Wa al-Qonun]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Pengurus Yayasan Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[Mesir]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah SAW.]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Al-Azhar Kairo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11110</guid>

					<description><![CDATA[Potensi umat telah dikerahkan untuk mewujudkan harapan dari dakwah, hasilnya belum terwujud. Ukurannya data negatif tetap tinggi, diantaranya narkoba, berbagai penyimpangan termasuk kejahatan, lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Sebagai [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Potensi umat telah dikerahkan untuk mewujudkan harapan dari dakwah, hasilnya belum terwujud. Ukurannya data negatif tetap tinggi, diantaranya narkoba, berbagai penyimpangan termasuk kejahatan, lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).</p>
<p>Sebagai Da’i, para pendakwah hendaknya merasa malu. Tidak diketahui berapa habis potensial dana umat membiayai dakwah perminggu atau perbulan, menyediakan makanan, minuman, transportasi dan lainnya, termasuk amplop pendakwah. Penyebabnya tak ada evaluasi.</p>
<p>“Evaluasi menjadi penting dilakukan para Da’i.” tutur Ketua Majelis Ulama Indonesia Sumatera Barat (MUI-Sumbar), Dr. Gusrizal Gazahar, Lc, M.Ag dalam Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi, tadi pagi.</p>
<p>Pemaparan Buya Gusrizal, sapaan akrab Ketua MUI-Sumbar adalah bagian dari tema Rasulullah SAW Tidak Pernah Wafat dalam Keteladanan.</p>
<p>Selanjutnya Buya Gusrizal mengatakan, “karena tak ada evaluasi, jangan-jangan dibicarakan para Da’i hanya dokrin (bid’ah) dan tidak bid’ah. Semestinya para dai mengingatkan umat tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW.”</p>
<p>Keteladanan itu tidak satu aspek, tetapi menghimpun seluruh sisi kehidupan Rasulullah SAW. Apabila didalami dan diselami, maka orang itu akan menemui keteladanan paling baik (Uswahtun Hasanah).</p>
<p>Ditambahkannya, keteladan jangan satu sisi. Misalnya ibadah saja atau akhlak saja, sementara sisi lain tidak. Padahal keteladanan Rasullullah ada dua.</p>
<p>Adanya kesempurnaan teladan dan keteladanan bukan hanya satu aspek. ”Orang mengikuti keteladanan Rasulullah SAW akan memiliki teladan dalam hidupnya,” ujar Alumnus Fakultas Syariah Wa al-Qonun Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.</p>
<p>Ini yang maksud Rasulullah SAW tidak pernah wafat. “Secara fisik Muhammad SAW wafat  tetapi dalam Keteladanan tidak pernah wafat,” tegas Ketua Bidang Fatwa, Hukum dan Perundang-undangan MUI -Sumbar tahun 2015.</p>
<p>Buya Gusrizal menyatakan, masih terkait keteladanan Nabi Muhammad SAW, hingga kini kita harus hati-hati dengan Islam Washotiyah atau Islam moderat membicarakan Islam dalam salah satu karakter saja atau terpisah-pisah.</p>
<p>Karena moderat itu akan diseret oleh orang ke kiri atau ke kanan. Padahal Islam itu utuh, jika dikaji pasti semua orang menemukan Islam itu tidak satu karakter, tapi utuh <em>robbaniyah illahiyah</em>, maknanya agama ini, tidak boleh lari dari alquran  (wahyu Allah). Para ulama menyebutnya keberimbangan dan keadilan menemui keteladanan Uswahtun Hasanah.</p>
<p>Dalam Kajian di Yarsi banyak pengetahuan dan wawasan menjadi pencerahan hidup disampaikan Buya Gusrizal.</p>
<p>Menurut Alumnus Doktor Universitas Imam Bonjol, Padang, program kajian tematik Yarsi bersifat aktual membahas perkembangan keumatan merupakan bukti Universitas Yarsi telah menjalankan integrasi, harmoni dan pengabdian untuk mewujudkan pendidikan keteladanan Uswahtun Hasanah.</p>
<p>Sistem pendidikan Ruhul Islam di Universitas Yarsi harus lebih sering disosialisasikan, sehingga tidak ada lagi dikotomi keilmuan (ilmu agama dan ilmu umum harus Bersatu). “Tidak ada batasan waktu melaksanakan pengabdian,” tutup Buya Gusrizal.</p>
<p>Kajian tematik Buya Gusrizal luar biasa peminatnya, selain Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D dan Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK, para peserta rela hadir mendengar pencerahan dengan berdiri dari awal hingga akhir.</p>
<p>Dua petinggi dan Guru Besar Universitas Yarsi ini berharap Doktor Gusrizak tak tampil sekarang saja, tapi bisa rutin berseri (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Dirikan Shalat , Mahasiswa Tidak Akan Nyontek</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/mahasiswa-dirikan-shalat-mahasiswa-tidak-akan-nyontek?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahasiswa-dirikan-shalat-mahasiswa-tidak-akan-nyontek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2022 05:54:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Toto Heriyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10637</guid>

					<description><![CDATA[Kajian Islam Keseharian Yarsi (Kisar) Universitas Yarsi ,September 2022 sudah digelar kemarin. Shalat, Syarat, Rukun dan Sunahnya menjadi tema kajian dengan pembahas Dosen Universitas Yarsi, Toto Heriyanto,S.Pdi,M.Ag Ustad Toto panggilan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kajian Islam Keseharian Yarsi (Kisar) Universitas Yarsi ,September 2022 sudah digelar kemarin. Shalat, Syarat, Rukun dan Sunahnya menjadi tema kajian dengan pembahas Dosen Universitas Yarsi, Toto Heriyanto,S.Pdi,M.Ag</p>
<p>Ustad Toto panggilan akrab pak dosen menjelaskan, kalau mau shalat harus tahu rukunnya.  Berniat,lalu takbiratul ihram, wajib berdiri bagi yang mampu pada shalat fardhu, membaca surah Al-Fatihah setiap rakaat  dan rukuk membungkukkan badan sehingga kedua telapak tangan dapat mencapai lutut,</p>
<p>Kemudian ikhtidal berdiri kembali setelah rukuk, sujud dua kali tiap rakaat , duduk diantara dua sujud, thuma’ninah pada setiap rukuk, dua sujud ,duduk diantara dua sujud dan iktidal , tasyahud akhir. Duduk untuk tasyahud dan shalawat serta salam, mengucapkan salam pertama dan terakhir tertib dalam melakukan rukun-rukun shalat.</p>
<p>Mualim Toto saat pemaparan materi disampaikan komunikatif,mencerahkan dan banyak faedah.</p>
<p>Kiai Toto juga menyampaikan, selain rukun shalat harus juga tahu syarat syah nya. Shalat harus  suci dari hadas dan janabah, suci badannya terdiri mulut ,hidung dan dua mata, lalu suci pakaian ,tempat dari segala najis.</p>
<p>Untuk laki-laki menutup bagian badan mulai pusat sampai lutut. Bagi perempuan menutup seluruh badannya, kecuali muka dan kedua telapak tangan(sampai pergelangan), penutupnya yang tidak bisa menampakkan warna kulit. Setelah itu mengetahui waktu shalat, menghadap kiblat. “Menghadap kiblat ,  bukan semata wajah saja melainkan dada dalam tubuh kita pun di hadapkan kiblat,” ingat ustad Toto.</p>
<p>“Semua syarat syah  dan rukun shalat harus dipatuhi serta dilaksanakan, agar sholat kita diterima Allah SWT,”terang dosen Toto.</p>
<p>Diakhir penguraiannya mualim Toto menekankan, dalam dunia pendidikan menyontek itu kegiatan menguntungkan diri sendiri, tidak jujur,curang  dan berperilaku tidak baik. Jadi menyontek itu  perbuatan keji munkar</p>
<p>Mengutip Alquran , surat Al-Ankabut (29) ayat 45, sesungguhnya shalat itu mencegah  perbuatan keji munkar. Karena itu kita semua termasuk mahasiswa tunaikan shalat. “Jadi mahasiswa mendirikan shalat  , mahasiswa tidak akan menyontek,”tutup dosen Toto.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agar Bisa Kerja Ikhlas, Baca Bismillah</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/agar-bisa-kerja-ikhlas-baca-bismillah?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=agar-bisa-kerja-ikhlas-baca-bismillah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2022 11:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Fatihah]]></category>
		<category><![CDATA[IAIN Syarif Hidayatullah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Abu Hanifah]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Fakr al- Razi]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Malik]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[kelahiran Bone Sulawesi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kitab al-Tafsir al-Kabir]]></category>
		<category><![CDATA[malaikat Zabaniyah]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr.KH. Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Nasaruddin]]></category>
		<category><![CDATA[Rashah Khalifah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10512</guid>

					<description><![CDATA[Shalat pada hakekatnya perjalanan mendaki menuju tuhan. Shalat  merupakat mikraj bagi orang beriman. Untuk mendaki kepuncak sudah tentu membutuhkan energi spiritual luar biasa. Disinilah kedudukan surah Al-Fatihah harus dihayati maknanya. [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Shalat pada hakekatnya perjalanan mendaki menuju tuhan. Shalat  merupakat mikraj bagi orang beriman. Untuk mendaki kepuncak sudah tentu membutuhkan energi spiritual luar biasa. Disinilah kedudukan surah Al-Fatihah harus dihayati maknanya. Ayat-demi ayat surah ini menjadi representasi dari keseluruhan ayat dan surah dalam Alquran. Salah satu kekuatan shalat itu pembacaan surah Al-Fatihah</p>
<p>Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. menyampaikan hal itu dalam Kajian Islam Tematik Bulanan dilaksanakan Universitas Yarsi secara virtual kemarin. Pada kajian ini Prof Nasaruddin membahas Surah Al-Fatihah</p>
<p>Lebih lanjut Prof Nasaruddin menjelaskan, surah Al-Fatihah itu punya bahasan beragam dari para ulama. Seperti barangsiapa seorang muslim membaca surah Al-Fatihah diberikan pahala seolah bersedekah kepada setiap muslim laki-laki dan perempuan. Barang siapa membaca surah Al-Fatihah Allah memberikan sejumlah bilangan ayat yang turun dari langit sebagai pahala bagi membacanya. “Intinya surah Al-Fatihah itu punya makna bagi hamba Allah jika dibaca” terang Prof Nasaruddin</p>
<p>Kemudian Prof kelahiran Bone Sulawesi Selatan menerangkan juga, surat Al-Fatihah ada tujuh ayat. Dalam pengucapan saat sholat para imam terjadi beda pendapat terkait bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Imam Syafii  mengatakan<em>, Bismillahirrahmanirrahim</em> wajib dilapalkan dan merupakan ayat pertama Al-Fatihah. Imam Malik dan Imam Abu Hanifah itu tidak termasuk bagian Al-Fatihah, maka dilapalkannya tidak keras seperti ayat-ayat surah Al-Fatihah, namun menganggap jumlahnya tetap tujuh. “Tentunya para imam itu punya dasar pengetahuan tinggi,” kata Prof Nasaruddin..</p>
<p>Alumnus Doktoral IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta 1999 menambahkan, jauh sebelum Rashah Khalifah, Imam Fakr al- Razi dalam kitab al-Tafsir al-Kabir-nya, sudah menukik bahwa sesungguhnya Basmalah  terdiri 19 huruf, kegunaannya ada dua, pertama , malaikat Zabaniyah berjumlah 19 dan setiap hurufnya Allah SWT menolak keburukan. Kedua Allah menciptakan siang dan malam 24 jam. Kemudian Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu didalamnya, jadi 24+5 =29,sejumlah ini dosa akan digugurkan</p>
<p>Diakhir acara, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama tahun 2006  meminta mahasiswa Yarsi pada saat menempuh pendidikan jangan sebatas memahami pelajaran tetapi perlu meraihi kepintaran sehingga mahasiswa Yarsi bukan hanya dapat ilmu tapi berkah dari ilmu yang bermanfaat.</p>
<p>Kemudian agar kampus Yarsi kekal menjadi kampus kebanggaan, para mahasiswa dan keluarga besar Universitas Yarsi harus bekerja ikhlas. “Dengan ikhlas akan selalu datang keajaiban dari Allah SWT,” ingat Wakil Menteri Agama tahun 2011-2014.  “Agar bisa bekerja ikhlas, saat memulainya bacalah  <em>Bismillahirrahmanirrahim,”tutup Prof Nasaruddin </em>(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bumikan Ekonomi Islam Tak boleh Henti. Universitas Yarsi Terus Menggelorakan dan Sosialisasi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/bumikan-ekonomi-islam-tak-boleh-henti-universitas-yarsi-terus-menggelorakan-dan-sosialisasi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bumikan-ekonomi-islam-tak-boleh-henti-universitas-yarsi-terus-menggelorakan-dan-sosialisasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 01:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Anis Byarwati]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen Pascasarjana Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[DPR-RI komisi keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Ekonomi Islam Universitas Airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[Yarsi Ekonomi Syariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10430</guid>

					<description><![CDATA[Sistem ekonomi Islam(syariah) masuk di Indonesia belum lama. tapi terus diperjuangkan dan kini telah bergerak. Contoh, ekonomi Islam sudah diajarkan sebagai ilmu perbankan syariah sehingga melahirkan sumber daya manusia (SDM) [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sistem ekonomi Islam(syariah) masuk di Indonesia belum lama. tapi terus diperjuangkan dan kini telah bergerak. Contoh, ekonomi Islam sudah diajarkan sebagai ilmu perbankan syariah sehingga melahirkan sumber daya manusia (SDM) memahami Islam, sehingga akhirnya lahir SDM ini bisa memperjuangkan ekonomi islam.</p>
<p>Kesempurnaan Islam sebagai sistem sempurna diibaratkan Rumah. Ekonomi ada bagian didalamnya. Sebagai pondasi aqidah dan rukun iman, diteruskan sebagai bangunan dasar rukun Islam, system hukum Islam, lalu awal dari atap rumah atau plafon itu amar ma’ruf nahy munkar, system sangsi dan paling tinggi jihad</p>
<p>Dosen Pascasarjana Universitas Yarsi ,Dr, Anis Byarwati,M.Si menyatakan hal itu dalam forum Ngaji Integrasi sains dan Islam (NGISI) Universitas Yarsi, kemarin</p>
<p>Lebih lanjut Alumnus Doktor Ilmu Ekonomi Islam Universitas Airlangga menyatakan, Ekonomi sebagai bagian dari kesempurnaan Islam (ekonomi Islam) perlu diperjuangkan terus. Tidak bisa satu sisi, teori-teori saja belum bisa dan belum cukup membumikan ekonomi Islam di Indonesia . Kini dibutuhkan kebijakan publik supaya mudah diterapkan , lalu dukungan masyarakat atau proses politik dan  dibutuhkan Kerjasama.  “Semua memperjuangkan dan setia  pada ekonomi syariah dan perlu dikawal terus, sehingga kesulitan-kesulitan itu berkurang,ujarnya</p>
<p>“Perlu ada komitmen, dukungan masyarakat, political will dan sosilisasi juga sangat penting,” tambah Ibu Anis yang juga anggota DPR-RI komisi keuangan.</p>
<p>Ditambahkan Doktor Anis, Di DPR yang muslim banyak, tapi memahami belum banyak, karena itu perjuangan terus dilakukan.</p>
<p>Upaya membumikan ekonomi Islam terus dilakukan dan tak boleh berhenti. Langkah-langkahnya sudah banyak dan riil dijalan terus diperbaiki dan sempurnakan .</p>
<p>Menurut Ibu Anis, Universitas Yarsi telah melakukan dan menggelorakannya. Seperti Yarsi Ekonomi Syariah (YES) yaitu upaya menerapkan konsep ekonomi Islam pada mahasiswa dan kelak menjadi pengalaman mahasiswa. Kemudian adanya komunitas-komunitas ekonomi syariah sehingga bisa menambah pemahaman dan ikut membumikan ekonomi Islam. Begitu juga<em> event-event</em> ekonomi Islam dan terakhir dibutuhkan sosialisasi berkesinambungan.</p>
<p>Ekonomi Islam merupakan sistem pemenuhan kebutuhan hidup manusia untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran. Tentunya didasarkan pada ajaran-ajaran Islam.</p>
<p>Jika ada yang mengatakan, kebijakan pada masa Presiden Habibie, dolar tadinya lima belas ribuan turun menjadi enam ribuan, dan ekonomi mikro dan kecil tumbuh hingga mulai bankit kesejahteraan. Contoh  dari penerapan ekonomi Islam ,Doktor Anis setuju.</p>
<p>Upaya membumikan ekonomi Islam harus terus dilakukan, yang sudah berjalan perlu kesabaran dan terus dikawal,” tutup Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Yarsi tahun 2014-2017. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelurga Besar Yarsi, Jadilah Profesional Mukmin</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kelurga-besar-yarsi-jadilah-profesional-mukmin?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kelurga-besar-yarsi-jadilah-profesional-mukmin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2022 04:19:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.K.H.Hamid Fahmy Zarkasyi]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNIDA Gontor]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10272</guid>

					<description><![CDATA[Bekerja profesional suatu keseriusan sesuai bidang  masing-masing. Bekerja profesional agar menghasilkan suatu yang berarti dalam bidangnya saja. “Tapi bekerja profesional punya masalah,” ujar Rektor UNIDA Gontor, Prof.K.H.Hamid Fahmy Zarkasyi,M.A.Ed.,M.Phil.,Ph.D dalam [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerja profesional suatu keseriusan sesuai bidang  masing-masing. Bekerja profesional agar menghasilkan suatu yang berarti dalam bidangnya saja. “Tapi bekerja profesional punya masalah,” ujar Rektor UNIDA Gontor, Prof.K.H.Hamid Fahmy Zarkasyi,M.A.Ed.,M.Phil.,Ph.D dalam Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi,secara virtual tadi pagi.</p>
<p>Lebih lanjut  Prof Hamid menyatakan, profesional punya masalah. Seorang profesional bisa melupakan masalah sosial. Profesional bisa bekerja baik  tapi belum tentu berakhlak baik,Jika seorang bekerja profesional  masalah-masalah diluar profesinya tidak diperhatikan. Batasan-batasan kualitas profesional tidak menjangkau kualitas amal seorang muslim,</p>
<p>Menurut Prof Hamid, menjadi profesional itu harus bekerja produktif, mempertahankan sikap -sikap profesional, memiliki inisiatif, bekerja efektif dan efisien. Terus sanggup <em>manage</em> waktu dengan baik, memiliki integritas, menjadi <em>problem sover</em>, berkomunikasi efektif, membangun relasi,dan kedewasaan emosional.</p>
<p>“Seorang muslim ( keluarga besar Universitas Yarsi )bila ingin menjadi profesional, jadilah profesional mukmin yaitu profesional mempelajari dan menjalankan syariat Islam dan beramal saleh,,” pesan Prof memiliki  dua gelar master dari Pakistan dan Inggris.</p>
<p>Guru Besar UNIDA Gontor menjelaskan, untuk menjadi profesional mukmin caranya saat bekerja produktif harus ikhlas jujur,amanah, adil.Saat terjadi gangguan atau gagal , jangan marah apalagi putus asa dan harus sabar, ridha atas takdir, tawakal, tidak iri dan tak bicara sia-sia</p>
<p>Kemudian selalu membangun silaturahim,memperbaiki hubungan sesama, taat hukum tidak melanggar syariat, tidak takabbur.</p>
<p>Profesional mukmin itu mencari harta halal, suka sedekah ,berkorban , muliakan tetangga dan mengajarkan , menepati janji dan sumpah. zikir dan selalu berdoa, membaca alquran serta suka menuntut ilmu.</p>
<p>Pemaparan Prof Hamid disampaikan sangat komunikatif , informatif, kandungannya bernilai pengetahuan dan penuh filsafat namun kesemuanya mencerahkan. Seperti, tidak semua orang Islam itu beriman dan tidak semua muslim itu mukmin,tapi semua mukmin pasti muslim. Ada lagi, menjadi mukmin profesional beramal dengan iman berbuah surga.</p>
<p>Prof Hamid juga banyak menyajikan ayat alquran dan hadist dengan bermacam perawi. Seperti HR Tirmidhi menerangkan orang cerdas  adalah yang menyerahkan dirinya (menghitung dosanya )dan bekerja untuk (kehidupan) sesudah mati. Sedangkan orang lemah adalah mengikuti hawa nafsunya dan tidak mengharapkan keridhaan Allah. Kemudian Allah tidak akan menerima amal melainkan didasari ikhlas, karena Allah  dan untuk mencari ridha-Nya bersumber HR Ibnu Majah ,</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
