<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/category/pendidikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Dec 2023 09:56:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Pendidikan &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KUI Universitas Yarsi Hadiri Evaluasi Pelaksanaan IISMA 2023</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kui-universitas-yarsi-hadiri-evaluasi-pelaksanaan-iisma-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Dec 2023 08:45:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Annisa Zahrah Imanina]]></category>
		<category><![CDATA[Bangka Belitung]]></category>
		<category><![CDATA[Dwina Islami Putri]]></category>
		<category><![CDATA[FGDs]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[IISMA]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Teknologi Sepuluh Nopember]]></category>
		<category><![CDATA[Ir. Dedy Ramdhani Harahap]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Rachmat A.Sriwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sylvia Yazid]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Parahiyangan]]></category>
		<category><![CDATA[University of Granada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=13473</guid>

					<description><![CDATA[Evaluasi Pelaksanaan International Student Mobility Awards (IISMA) 2023 selesai digelar. Acara berlangsung 22 dan 23 November di Kementerian Pendididikan Kebudayaan  Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Universitas Yarsi lewat Kantor Urusan Internasional [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Evaluasi Pelaksanaan International Student Mobility Awards (IISMA) 2023 selesai digelar.</p>
<p>Acara berlangsung 22 dan 23 November di Kementerian Pendididikan Kebudayaan  Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Universitas Yarsi lewat Kantor Urusan Internasional (KUI) hadir  berkontribusi dalam diskusi dan evaluasi.</p>
<p>Kepala Pusat (Kapus)KUI Universitas Yarsi, Fitri Arlinkasari,MSi.Psi.Ph.D  mengatakan,,</p>
<p>kegiatan ini melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia ,mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan IISMA tujuannya meningkatkan kualitas dan dampak internasionalisasi.</p>
<p>Diskusi  tersebut tidak hanya fokus pada pencapaian, tetapi juga memberikan ruang bagi universitas berbagi pengalaman dan tantangan dihadapi dalam melaksanakan program IISMA.</p>
<p>Di hari kedua,KUI Universitas Yarsi turut dalam sesi diskusi bertema Optimalisasi Peran Kantor Urusan Internasional dalam Internasionalisasi Melalui Program IISMA.  Diskusi group( FGDs) selain Yarsi ada juga peserta dari universitas lainnya,” ujar Doktor Inka , sapaan akrab Kapus KUI Universitas Yarsi.</p>
<p>Menurut alumnus Doctoral Queensland University of Technology ada pertemuan pemaparan dari universitas lain seperti pemaparan strategi  persiapan seleksi mahasiswa di tingkat universitas dan persiapan program studi untuk rekognisi dibawakan Sylvia Yazid, Ph.D Sekretaris Universitas Direktorat Urusan Internasional, Kerjasama, dan Alumni Universitas Katolik Parahyangan</p>
<p>Kemudian  pemaparan  persiapan seleksi IISMA tingkat universitas  mengambil sample Universitas Parahiyangan(UNPAR). Dimulai sosialisasi program, proses seleksi dan menominasikan mahasiswa, berkoordinasi dengan direktorat akademik. UNPAR  sangat mendukung mahasiswa selama proses pertukaran berlangsung  termasuk membantu proses akademik mahasiswa (administrasi dan konversi nilai). Kemudian memonitor dan mengevaluasi program serta pembekalan  dan subsidi biaya</p>
<p>Ada juga pemaparan strategi persiapan seleksi mahasiswa di tingkat universitas dan persiapan program studi untuk rekognisi.disampaikan Ir. Dedy Ramdhani Harahap, S.S.T., M.Sc.(Eng.) Ketua Pusat Karir dan Kerjasama Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Selain itu ada pemaparan merajut kerjasama dengan PTLN IISMA Institut Teknologi Sepuluh Nopember</p>
<p>Intinya pemaparan itu ada value keikutsertaan di IISMA bukan “<em>for the sake of doing it</em>” Kesadaran bersama bahwa mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman di luar kampus dan IISMA menyediakan kesempatan berharga untuk itu. “Majelis ini bernilai konklusif dan konstruktif,” ujar Kapus KUI Universitas Yarsi</p>
<p>Doktor Inka menambahkan,Universitas Yarsi dalam keikutsertaan di IISMA ada beberapa mahasiswa diantaranya, IISMA 2021, Annisa Zahrah Imanina tempat belajarnya Michigan State University. IISMA 2022,Adinda Shavira Ayudia tempat belajarnya University of Granada, Spain</p>
<p>Dan IISMA 2023,Dwina Islami Putri tempat belajar Maastricht University, Belanda</p>
<p>IISMA  merupakan skema beasiswa Pemerintah Indonesia untuk mendanai program mobilitas pelajar Indonesia ke universitas di luar neger</p>
<p>Sementara Ketua Umum Program IISMA, Rachmat A.Sriwijaya,S.T.,D.Eng, menyatakan, partisipasi dalam IISMA lewat forum ini memberikan peluang berharga bagi Universitas -Universitas di Indonesia untuk terus berinovasi dalam mendorong mobilitas mahasiswa internasional.” Ini adalah langkah penting menuju pencapaian visi global universitas.&#8221; tutup Rachmat.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Kegiatan Kemenko-PMK ‘Gerakan Nasional Revolusi Mental’, Universitas YARSI Selenggarakan Webinar dan Berbagai Lomba</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dukung-kegiatan-kemenko-pmk-gerakan-nasional-revolusi-mental-universitas-yarsi-selenggarakan-webinar-dan-berbagai-lomba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 10:56:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yusnita]]></category>
		<category><![CDATA[Ir. Tuty Kusumawati]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko-PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[RPTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6796</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI (UY) menggelar Webinar Mainstreaming Indonesia Bersih Bersama YARSI: Menjaga Lansia dari Covid-19, Sabtu (5/12/2020) yang diikuti lebih dari 300 peserta secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Universitas YARSI (UY) menggelar Webinar Mainstreaming Indonesia Bersih Bersama YARSI: Menjaga Lansia dari Covid-19, Sabtu (5/12/2020) yang diikuti lebih dari 300 peserta secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan secara live streaming di YouTube: Yarsi TV. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Universitas YARSI dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko-PMK) dan Forum Rektor Indonesia (FRI).</p>
<p>Acara ini dihadiri oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Rektor Universitas YARSI), Ir. Tuty Kusumawati, MM. (Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta) yang juga memberikan kata sambutan. Kemudian menampilkan narasumber dr. Faizal Drissa Hasibuan, Sp.PD KHOM. (Dosen FK Universitas YARSI), Dr. Rifqatussa’adah, SKM, MKes. (Dosen FK Universitas YARSI), Dr. Kholis Ernawati, S.Si, MKes. (Dosen Universitas YARSI), dan Dr. dr. Fathul Jannah, MSi. (Dosen FK Universitas YARSI), serta dipandu oleh dr. Yulia Suciati, M. Biomed, Ph.D. (Dosen FK Universitas YARSI) sebagai moderator.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Dukung-Kegiatan-Kemenko-PMK-2.jpg" alt="Dukung Kegiatan Kemenko-PMK-2" attachment="6802"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Rektor Universitas YARSI).</figcaption></figure>
<p class="b">Rektor UY dalam sambutannya menyebutkan sangat mendukung Kemenko-PMK yang menjadi sponsor utama dari kegiatan ini, untuk bersama-sama ikut membangun Gerakan Nasional Revolusi Mental yang tengah dicanangkan. Sebagaimana diketahui bahwa perubahan yang mendasar itu harus terjadi di setiap individu bangsa Indonesia di setiap keluarga Indonesia yang jumlahnya mencapai 73 juta.</p>
<p>“Kami, Universitas YARSI tentu siap mendukung untuk bermitra di dalam upaya melakukan berbagai hal yang direncanakan oleh gerakan nasional revolusi mental itu yang mengusung 5 (lima) topik besar yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu,” ungkap Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>Prof. Fasli Jalal sangat memuji peran pemerintah, terutama dalam bidang kebersihan untuk menunjukkan pola hidup bersih dan sehat. Hal itu untuk membuktikan bahwa walaupun di tengah pandemi Covid-19, kita tetap saling menjaga, baik menjaga diri dan lingkungan, terutama mereka yang lanjut usia.</p>
<p>“Sebab, orang-orang lanjut usia yang rentan terhadap dampak Covid-19, karena faktor umur dan daya tahan tubuhnya sangant lemah, serta banyak mempunyai penyakit bawaan.  Oleh sebab itu, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita untuk menjaga mereka dari penularan penyakit ini,” jelas Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>Sementara itu, Ir. Tuty Kusumawati, MM. (Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta) membuka acara secara resmi, dalam sambutannya mengatakan sangat gembira dilaksanakannya webinar ini dan tema yang diusung sungguh tepat dan strategis, serta sejalan dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal tersebut sudah dituangkan ke dalam bentuk instruksi gubernur nomor 25 tahun 2020, dimana semua yang berdomisili di DKI Jakarta ini diharapkan saling menjaga dan saling melindungi, terutama kepada kelompok-kelompok yang rentan terhadap Covid-19.</p>
<p>“Utamanya adalah para lansia, di era pandemi Covid-19 ini, tentu menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga mereka, baik di rumah masing-masing yang ada lansianya, atau di lingkungan rumah kita yang tidak ada lansia dan juga masyarakat secara umum,” urai Tuty Kusumawati.</p>
<p>Sedangkan, dr.Yusnita,MKes, Sp.KKLP. (Dosen FK-UY), selaku ketua panitia kegiatan dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Universitas YARSI sebagai salah satu universitas yang mempunyai pengalaman panjang di bidang kesehatan memokuskan pada gerakan Indonesia bersih yang merupakan gerakan pada perilaku Germas, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), dan Zerro Waste (bebas sampah). Kegiatan webinar pada hari ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan yang digelar oeleh UY diantara lomba Isi Piringku, YARSI Sehat 2-K Virtual Walk, dan TAS-VISI atau lomba RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) berlangsung dari tanggal 5 &#8211; 12 Desember 2020.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Dukung-Kegiatan-Kemenko-PMK-3.jpg" alt="Dukung Kegiatan Kemenko-PMK-3" attachment="6803"><figcaption>Ir. Tuty Kusumawati, MM. (Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta)</figcaption></figure>
<p class="b">&#8220;Dalam kegiatan ini, kami menggandeng mitra strategis kami di lingkungan kampus Universitas YARSI, yaitu RPTRA Harapan Mulia, RPTRA Rawa Indah, RPTRA Beringin, dan RPTRA Anggrek. Kegiatan Lomba Foto Isi Piringku dan Lomba YARSI Sehat 2-K Virtual Walk dilaksanakan pada tanggal 6-10 Desember 2020, sedangkan Lomba RPTRA Sehat Bebas Covid-19 Bersama YARSI (TAS-VISI) tanggal 6-11 Desember 2020. Ketiga kegiatan tersebut dibuka untuk umum,&#8221; jelas dr.Yusnita,MKes, Sp.KKLP. </p>
<p>&#8220;Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku masyarakat untuk melakukan Germas dan PHBS, terutama menjaga diri pada saat pandemi ini,&#8221; terang dr.Yusnita,MKes, Sp.KKLP. </p>
<p>&#8220;Kami mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan dukungan Kader dan pengelola RPTRA, para Lurah tempat RPTRA berada, Dinas DPAPP (Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) Jakarta pusat dan Dinas DPAPP Provinsi DKI Jakarta, dan seluruh panitia. Semoga acara ini dapat berjalan lancar dan bermanfaat, serta semoga Allah memberkahi kita melakukan upaya peningkatan kesehatan masyarakat ini,&#8221; harap dr.Yusnita,MKes, Sp.KKLP.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Dukung-Kegiatan-Kemenko-PMK-4.jpg" alt="Dukung Kegiatan Kemenko-PMK-4" attachment="6804"><figcaption>dr.Yusnita,MKes, Sp.KKLP. (Dosen FK-UY), selaku ketua panitia.</figcaption></figure>
<p class="b">Perlu diketahui, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) merupakan suatu gerakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa melalui implementasi Revolusi Mental yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermartabat, modern, maju, berkeadilan dan sejahtera berlandaskan Pancasila.</p>
<p>Gerakan Nasional Revolusi Mental memerlukan inisiatif dari semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama bergotong-royong mengubah keadaan bangsa menjadi lebih baik dan lebih maju sesuai harapan rakyat. Semua komponen bangsa diharapkan berperan sebagai agen perubahan yang merupakan bentuk nyata aktivitas GNRM. (ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Webinar HIMA MKn-UY: Analisis Yuridis Pendirian Perseroan Terbatas Dalam UU Cipta Kerja</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/webinar-hima-mkn-uy-analisis-yuridis-pendirian-perseroan-terbatas-dalam-uu-cipta-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 01:25:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Abdul Salam]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ahmad Redi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Chandra Yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Endang Purwaningsih]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Karti Handayani]]></category>
		<category><![CDATA[Faisal Salim]]></category>
		<category><![CDATA[Frengki Hardian]]></category>
		<category><![CDATA[HIMA MKn-UY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi Magister Kenotariatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragan Varian Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6734</guid>

					<description><![CDATA[Pengesahan UU (Undang-Undang) Cipta Kerja atau dikenal dengan UU Omnibus Law yang diwarnai dengan aksi demo penolakan terhadap pengesahan UU tersebut. Alasannya, disinyalir undang-undang ini terlalu cepat untuk disahkan selain [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Pengesahan UU (Undang-Undang) Cipta Kerja atau dikenal dengan UU Omnibus Law yang diwarnai dengan aksi demo penolakan terhadap pengesahan UU tersebut. Alasannya, disinyalir undang-undang ini terlalu cepat untuk disahkan selain itu banyak pasal-pasal yang bertentangan dengan Undang-undang Dasar dan bersifat merugikan bagi kaum buruh di Indonesia. Seperti yang diketahui, UU Cipta Kerja ini terdiri dari beberapa cluster undang-undang, salah satunya memuat undang-undang tentang Perseroan Terbatas (PT).</p>
<p>Hal di atas merupakan latar belakang dari Himpunan Mahasiswa (HIMA), Magister Kenotariatan Universitas YARSI (MKn-UY) mengadakan Webinar Nasional dengan mengusung tema tentang Hukum Perusahaan, Kamis (3/12/2020) yang diikuti sekitar 500 orang peserta secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan secara live streaming di YouTube: Yarsi TV. Acara ini adalah webinar ke-7 (tujuh) Prodi MKn-UY dengan judul “Analisis Yuridis Pendirian Perseroan Terbatas dalam UU Cipta Kerja”.</p>
<p>HIMA MKn-UY, sejak Oktober 2020 telah berganti kepengurusan dari Arif Triwibowo, SH. dan kawan-kawan (periode 2019-2020) kepada pengurus baru, Ragan Varian Antariksa, S.H  dan kawan-kawan (periode 2020-2021). Webinar ini menjadi kegiatan pertama bagi pengurus baru yang juga didukung oleh para mahasiswa Peminat Hukum Perusahaan MKn-UY dan bersinergi dengan target kinerja Prodi MKn-UY dalam bidang kemahasiswaan.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Webinar-HIMA-MKn-UY-2.jpg" alt="Webinar HIMA MKn-UY-2" attachment="6737"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Rektor UY) membuka acara Webinar Nasional dengan mengusung tema tentang Hukum Perusahaan, Kamis (3/12/2020).</figcaption></figure>
<p class="b">Ragan Varian Antariksa, S.H. selaku ketua HIMA MKn-UY yang baru, menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dr. Endang Purwaningsih, S.Hum., M.Hum, M.Kn. (Kepala Program Studi Magister Kenotariatan Universitas YARSI) yang telah memberikan bimbingan dan support atas keberlangsungan Webinar Nasional HIMA MKn-UY ini./</p>
<p><p>Ragan juga menjelaskan, sebelumnya pada Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, persyaratan pendirian PT haruslah berjumlah minimal 2 orang pendiri dan akta pendiriannya harus dibuat secara otentik oleh Notaris. Syarat ini, berlaku untuk PT biasa maupun UKM. Sehubungan dengan hal tersebut terjadi perubahan konsep dalam pendirian PT bagi UKM pada UU Cipta Kerja, dimana untuk mendirikan PT bagi UKM cukup didirikan oleh 1 (satu) orang saja dan cukup menggunakan pernyataan pendirian dan kepemilikan saham.</p>
<p>“Hal itu dinilai bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas khususnya dalam hal pendirian PT. Oleh karena hal tersebut, maka webinar ini tentu menarik untuk ditelaah dan dikaji bersama baik bagi para pelaku usaha UKM dan juga bagi pakar-pakar hukum,” ucap Ragan.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Webinar-HIMA-MKn-UY-3.jpg" alt="Webinar HIMA MKn-UY-3" attachment="6738"><figcaption>Dr. Endang Purwaningsih, S.Hum., M.Hum, M.Kn. (Kepala Program Studi Magister Kenotariatan Universitas YARSI) dan Ragan Varian Antariksa, S.H. selaku ketua HIMA MKn-UY yang baru.</figcaption></figure>
<p class="b">Pada kesempatan ini pula, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D (Rektor UY) membuka acara, dalam sambutannya rektor sangat mengapresiasi atas kerja keras HIMA MKn-UY yang baru hingga webinar ini dapat terlaksana. Rektor juga mengucapkan terima kasih atas narasumber yang hadir diantaranya Dr. Ahmad Redi, SH., MH. (Ketua Program Studi S-1 Fakultas Hukum, Universitas Tarumanegara), Dr. Abdul Salam, SH., MH. (Dosen Hukum Perdata, Universitas Indonesia), Dwi Karti Handayani, S.P., MM. (Pelaku UKM/Usaha Kecil dan Mikro Yogyakarta), Dr. Chandra Yusuf, SH., LLM., MBA., MMgt. (Lawyer dan Dosen Magister Kenotariatan, Universitas YARSI), Frengki Hardian, SH., M.Kn., Ph.D (Notaris dan Dosen Magister Kenotariatan, Universitas YARSI), dan Taufik, SH, (Mahasiswa Magister Kenotariatan, Universitas YARSI), serta dipandu oleh Faisal Salim, SH. (Mahasiswa MKn-UY) sebagai Moderator.</p>
<p>Prof. Fasli Jalal mengatakan sebuah keprihatinan betapa berdarah-darahnya kelahiran Undang-Undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Sebagaimana diketahui bahwa keinginan untuk membuka lapangan kerja merupakan bagian penting dari tugas pemerintah dan DPR membuat regulasi yang ramah bagi masyarakat yang sekaligus dapat mengundang berbagai investor baik dalam maupun luar negeri agar mau berinvestasi di Indonesia.</p>
<p>“Kita tahu, uang kita di dalam negeri memang terbatas. Oleh karenanya kita berharap ada investasi-investasi dari luar negeri,” ujar Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>“Namun, kita harus menjaga, apakah investasi itu relevan dengan kebutuhan yang dapat mengisi rongga-rongga yang belum terisi atau secara diam-diam mengambil apa yang sudah dilakukan oleh bangsa Indonesia,” ucap Prof. Fasli Jalal.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Webinar-HIMA-MKn-UY-4.jpg" alt="Webinar HIMA MKn-UY-4" attachment="6739"><figcaption>Para narasumber (searah jarum jam): Dr. Chandra Yusuf, SH., LLM., MBA., MMgt.; Dr. Abdul Salam, SH., MH.; Dr. Ahmad Redi, SH., MH.; dan Faisal Salim, SH. sebagai Moderator.</figcaption></figure>
<p class="b">Atas kekhawatiran itu, Prof. Fasli Jalal meminta supaya pakar-pakar hukum Indonesia bisa menjawab secara hukum berbagai pertanyaan-pertanyaan kemanfaatan menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan, siapa yang nantinya akan menerima semua manfaat dari investasi tersebut. Biasanya investasi harus landed pada usaha yang taat pada aturan main, juga termasuk dari sisi legal (hukum).</p>
<p>“Jadi, analisis legal yang bagaimana pendirian usaha mikro dan menengah ini dalam UU Cipta Kerja, tentu menjadi salah satu bagian, karena undang-undang dibuat untuk merubah hal-hal yang dianggap menghambat selama ini dengan asumsi kalau undang-undang itu disahkan tentu ramah terhadap investor, urusannya dipermudah, tidak berbelit-belit, dan mereka fokus terhadap memajukan usahanya,” urai Prof. Fasli Jalal.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/Webinar-HIMA-MKn-UY-5.jpg" alt="Webinar HIMA MKn-UY-5" attachment="6740"><figcaption>Narasumber (dari kiri): Frengki Hardian, SH., M.Kn., Ph.D; Taufik, SH,; dan Dwi Karti Handayani, S.P., MM.</figcaption></figure>
<p class="b">Rektor UY berharap, dengan dilaksanakannya Webinar Series MKn-UY ini, para peserta lebih memahami materi-materi yang disajikan oleh para narasumber, terutama dalam pemberlakuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, sehingga HIMA MKn-UY ke depannya dapat terus melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta mendukung kegiatan belajar mengajar di Universitas YARSI maupun di berbagai kampus lainnya.(ART/EDG)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi MM SPS-UY Gelar Webinar PkM bagi Pelaku Usaha</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prodi-mm-sps-uy-gelar-webinar-pkm-bagi-pelaku-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2020 02:21:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[Afrizal Lazuardi Ichsan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Sri Chusni Haryanti]]></category>
		<category><![CDATA[Maya Genisa]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Rosmelani]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan OASE Anak Bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6293</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY) menggelar Webinar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bagi pelaku usaha dengan tema Model Digital Marketing bagi Kelompok Warung Usaha Sejahtera, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY) menggelar Webinar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bagi pelaku usaha dengan tema Model Digital Marketing bagi Kelompok Warung Usaha Sejahtera, Rabu (19/08/2020) pukul 13.00 &#8211; 1430 WIB secara online menggunakan salah satu aplikasi di dunia maya.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan atas kerjasama Prodi Magister Manajemen, Prodi Tekhnik Informatika Universitas YARSI dan Yayasan OASE Anak Bangsa yang dipimpin oleh salah satu alumni Prodi MM SPS-UY, ibu Rosmelani, MM. Menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Sri Chusni Haryanti, ST., MT. (Dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas YARSI) dan Prof. Dr. Nurul Huda, MM., M.Si. (Wakil Rektor IV UY dan Ketua Prodi MM SPS-UY), serta dipandu oleh Afrizal Lazuardi Ichsan, ST. (Mahasiswa MM SPS-UY) sebagai moderator.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/Prodi-MM-SPS-UY-Gelar-Webinar-PkM-bagi-Pelaku-Usaha-2.jpg" attachment="6297" alt="Prodi MM SPS-UY Gelar Webinar PkM bagi Pelaku Usaha - 2"><figcaption>Prof. Dr. Nurul Huda, MM., M.Si. (Wakil Rektor IV UY dan Ketua Prodi MM SPS-UY) sedang menyampaikan materinya melalui applikasi Zoom Meeting.</figcaption></figure>
<p class="b">Sekretaris MM SPS-UY, Maya Genisa, S.Si, MT, PhD. mengatakan tahun 2019 Prodi MM ditetapkan Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mendapatkan dan hibah untuk kegiatan PkM yang pelaksanaannya dilakukan pada tahun 2020. </p>
<p>&#8220;Kegiatan yang dilakukan berupa Pelatihan Entreprenuership Motivation yang sudah dilakukan pada 11 Agustus dan pelatihan kedua pada hari ini, 19 Agustus 2020 dengan Tema Model Digital Marketing bagi Kelompok Warung Usaha Sejahtera,&#8221; ujar Dr. Maya.</p>
<p>Dr. Maya juga menjelaskan tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anggota Kelompok Usaha Warung Sejahtera pada media komunikasi yang efektif dengan konsumen dan pemasok, melalui Digital Marketing. Selain itu juga meningkatkan kemampuan anggota dalam menghasilkan produk disertai kemampuan memasarkan produk dengan strategi digital marketing. Kemudian anggota diharapkan mampu membuka jaringan dalam akses informasi dan pemasaran. (ART)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IIEF Webinar Series ke-2,  Diana Kartika Jahja, SS, M.App.Ling.: Rektor Universitas YARSI – Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. ‘Suhu’ di Dunia Pendidikan Tinggi Indonesia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/iief-webinar-series-ke-2-diana-kartika-jahja-ss-m-app-ling-rektor-universitas-yarsi-prof-dr-fasli-jalal-ph-d-suhu-di-dunia-pendidikan-tinggi-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2020 21:47:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Diana Kartika Jahja]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5946</guid>

					<description><![CDATA[Direktur Indonesia International Education Foundation (IIEF) atau Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia, Diana Kartika Jahja, SS, M.App.Ling. benar-benar merasa bersyukur dan sangat bahagia karena IIEF berhasil mendatangkan seorang figur yang menurutnya [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Direktur Indonesia International Education Foundation (IIEF) atau Yayasan Pendidikan Internasional Indonesia, Diana Kartika Jahja, SS, M.App.Ling. benar-benar merasa bersyukur dan sangat bahagia karena IIEF berhasil mendatangkan seorang figur yang menurutnya sudah tidak perlu diperkenalkan lagi. Beliau sangat pantas bila disebut sebagai ‘Suhu’ di bidang dunia pendidikan tinggi. Hal itu disampaikannya saat membuka acara IIEF Webinar Series ke-2 dengan tema Pendidikan Tinggi Indonesia Pasca Covid-19: Bagaimana Nasibnya? (Jumat, 15 Mei 2020) melalui aplikasi Zoom Meeting di internet.</p>
<p>“Sungguh luar biasa animo masyarakat terhadap acara Webinar Series IIEF ke-2 ini. Tercatat hingga pukul 12.00 WIB tadi sudah mencapai 2.000 pendaftar. Hal itu tentu saja tidak terlepas dari siapa dulu pembicara yang ditampilkan yaitu Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor Universitas YARSI), apalagi topiknya mengenai pendidikan tinggi pasca Covid-19,” terang Diana.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/IIEF-Webinar-Series-ke-2-2.jpg" attachment="5948" alt="IIEF Webinar Series ke-2 - 2"><figcaption>Diana Kartika Jahja, SS, M.App.Ling. (Direktur Indonesia International Education Foundation/IIEF) saat membuka acara IIEF Webinar Series ke-2 dengan tema Pendidikan Tinggi Indonesia Pasca Covid-19: Bagaimana Nasibnya?</figcaption></figure>
<p class="b">Sebenarnya IIEF kata Diana, memiliki hubungan yang sudah lama sekali dengan Prof. Fasli Jalal. Beliau adalah satu-satunya orang Indonesia yang pernah menerima Henry Kaufman Prize Award dari Institute of International Education di New York tahun 2011. Anugerah itu diterimanya atas sumbangsih dan upaya-upayanya untuk mempromosikan pendidikan tinggi Indonesia ke luar negeri. Terutama promosi hubungan antara Indonesia dengan Amerika Serikat.</p>
<p>“Prof. Fasli Jalal adalah salah satu sosok yang tidak pernah pelit membagi ilmu. Setiap kali kami ingin sowan atau minta petunjuk atau arahan untuk program baru yang desainnya seperti apa, beliau selalu dengan tangan terbuka menerima kami di tengah kesibukannya yang luar biasa. Kami dengan senang hati walau berjam-jam menunggu di kantor beliau sampai selonjoran di lantai,” ungkap Diana.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Diana memperkenalkan keberadaan IIEF yang diyakininya para peserta sudah sangat familiar, karena dari nama-nama yang hadir banyak sekali rekanan-rekanan perguruan tinggi di Indonesia sudah bekerjasama dengan IIEF. Indonesia International Education Foundation adalah sebuah lembaga non-profit (nirlaba) di Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan internasional. IIEF mengelola banyak beasiswa, salah satunya seperti Beasiswa Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts atau yang disingkat menjadi PRESTASI merupakan beasiswa yang sepenuhnya diberikan oleh Amerika Serikat dengan sebutan US Agency for International Development (USAID) Indonesia sejak tahun 2011 silam.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/IIEF-Webinar-Series-ke-2-3.jpg" attachment="5949" alt="IIEF Webinar Series ke-2 - 3"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor Universitas YARSI) jadi narasumber pada IIEF Webinar Series ke-2 melalui aplikasi Zoom Meeting dari kediamannya.</figcaption></figure>
<p class=""b>“Selain itu, IIEF juga mengelola ujian berstandar internasional yaitu TOEFL-ITP (Institutional Testing Program) dan ujian-ujian sertifikasi lain. IIEF juga merupakan afiliasi dari sebuah organisasi non-profit di Amerika yaitu Institute of Internasional Education (IIE) yang berpusat di New York Amerika Serikat,” jelas Diana.</p>
<p>“Jadi mengapa kami mengadakan webinar series ini? Karena kami di IIEF sangat sering merasa gelisah dengan keadaan Indonesia akhir-akhir ini. Perubahan yang sangat cepat, semua harus ikut berubah dengan adanya bencana Covid-19 yang sudah melanda dunia. Termasuk perubahan-perubahan yang terjadi di bidang pendidikan tinggi dengan Learning from Home (LFH) untuk mahasiswa dan Working from Home (WFH) bagi dosen, serta tenaga kependidikannya,” urai Master of Applied Linguistics dari University of Melbourne ini.</p>
<p>Dikatakan pula, IIEF sendiri harus ikut dengan cepat menyesuaikan perubahan-perubahan itu. Sejak sebulan terakhir ini, tim IIEF dituntut ‘lari-lari’ dalam arti kata untuk measure bahwa ada beberapa universitas atau perguruan tinggi yang ujian kelulusannya mensyaratkan memakai ujian TOEFL berstandar internasional dari ETS (Educational Testing Service). Namun, dengan adanya bencana ini yang biasanya IIEF melakukan dengan mudah menggunakan paper-based (tertulis), kini mau tak mau dengan cepat beradaptasi, sebab tidak mungkin universitas menunda ujian dari jadwal yang sudah ditetapkan.</p>
<p>“Kalau universitas menunda pelaksanaan ujian, berarti menunda kelulusan bagi mahasiswa. Alhamdulillah, selama beberapa minggu terakhir kami sudah berhasil mengatasinya, di mana mahasiswa dapat melakukan ETP-Digital sehingga mereka bisa mengikuti ujian TOEFL itu dari rumah masing-masing,” ujar Diana lega.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/IIEF-Webinar-Series-ke-2-4.png" attachment="5960" alt="IIEF Webinar Series ke-2 - 4"><figcaption></figcaption></figure>
<p class="b">Terakhir, Direktur Eksekutif IIEF itu mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kemurahan hati Prof. Fasli Jalal yang diyakininya pasti akan banyak pelajaran yang diterima nantinya. Diana juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran para peserta, yang dari zoom saja sudah hampir 650 orang, belum lagi di YouTube karena acara ini disiarkan secara live streaming di dunia maya tersebut.(ART)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi-M.Kn SPS-UY Adakan PkM Penyuluhan Hukum tentang Nilai Integritas Akademik bagi Guru</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prodi-m-kn-sps-uy-adakan-pkm-penyuluhan-hukum-tentang-nilai-integritas-akademik-bagi-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 08:28:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Chandra Yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Mohammad Ryan Bakry]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[Waluyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5630</guid>

					<description><![CDATA[Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Magister Program Studi Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi-M.Kn SPS-UY) memberikan edukasi dan penyuluhan dengan tema Penyuluhan Hukum Mengenai Nilai Integritas Akademik bagi Guru (Jumat, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Magister Program Studi Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi-M.Kn SPS-UY) memberikan edukasi dan penyuluhan dengan tema Penyuluhan Hukum Mengenai Nilai Integritas Akademik bagi Guru (Jumat, 28/02/2020) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 138 Jakarta Timur. </p>
<p>Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. H. Mohammad Ryan Bakry, S.H., M.H. (Ketua PkM) dengan melibatkan tim PkM Prodi MKn SPS-UY (Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa). Adapun narasumber dalam kegiatan penyuluhan tersebut adalah Dr. H. Mohammad Ryan Bakry, S.H., M.H. dan Dr. Chandra Yusuf, S.H., LLM., MBA., MMgt. </p>
<p>Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 138 Jakarta Timur ini dibuka oleh Bapak Waluyo, S.Pd., M.M. selaku kepala sekolah, dalam sambutannya mengharapkan kegiatan ini dapat memberi masukan dan pengetahuan positif terkait implementasi nilai-nilai penyelenggaraan dalam sistem pendidikan nasional khususnya perihal integritas akademik untuk para guru.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Penyuluhan-Hukum-2.jpg" alt="Penyuluhan Hukum - 2" attachment="5633"><figcaption>Dr. H. Mohammad Ryan Bakry, S.H., M.H. (paling kanan) menyerahkan Nota Kesepakatan (MoU) dalam bidang Tridharma Pendidikan kepada Waluyo, S.Pd., M.M. Kepala Sekolah SMPN 138 Jakarta Timur (berpeci) disaksikan oleh Dr. Chandra Yusuf, S.H., LLM., MBA., MMgt.</figcaption></figure>
<p class="b">Sebelum pemaparan materi penyuluhan, Ketua Tim PkM Dr.  Ryan mewakili Direktur Pascasarjana Universitas YARSI – Prof. dr. Abdul Salam, M.Sofro, Ph.D., Sp.KT dan Kepala Sekolah SMPN 138 Jakarta Timur secara simbolis bersepakat dalam bentuk Nota Kesepakatan (MoU) dalam bidang Tridharma Pendidikan, sekaligus saling tukar-menukar cinderamata.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Penyuluhan-Hukum-3.jpg" alt="Penyuluhan Hukum - 3" attachment="5634"><figcaption>Suasana Penyuluhan Hukum tentang Nilai Integritas Akademik bagi Guru Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Magister Program Studi Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi-M.Kn SPS-UY) di SMPN 138 Jakarta Timur.</figcaption></figure>
<p class="b">Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dengan topik “Penyuluhan Hukum Mengenai Nilai Integritas Akademik bagi Guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 138 Jakarta Timur”. Menurut Dr. Ryan, konsep integritas akademik berkaitan dengan komitmen dalam bentuk perbuatan yang berdasarkan pada nilai kejujuran, kredibilitas, kewajaran, kehormatan, dan tanggung jawab dalam kegiatan akademik. Pada hakikatnya hal itu menjadi benang merah antara sisi intelektual dan moral. </p>
<p>“Secara praktis nilai integritas akademik bukan hanya dapat menjadi batasan dan benchmark dalam pembentukan karya ilmiah, akan tetapi juga dapat menjadi panduan siswa dalam berperilaku,” kata Dr. Ryan. </p>
<p>Dr. Ryan. Juga menjelaskan bahwa guru mempunyai fungsi, peran, dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan nasional dalam bidang pendidikan sebagaimana dimaksud pada bagian penjelasan UU No. 14 Tahun 2005. Pada konteks sistem pendidikan nasional, internalisasi dan pengembangan nilai integritas akademik pada setiap jenjang pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan anak usia dini pada jalur formal adalah guru.</p>
<p>“Integritas akademik, selain berfungsi untuk meningkatkan budaya akademik yang berintegritas tinggi, juga untuk menghindari dari penyimpangan integritas akademik,” jelas Dr. Ryan.</p>
<p>“Misalnya dalam karya ilmiah (plagiarism, fabrication, falsification) dan perilaku keseharian akademik (suap finansial mobbing, bullying, sexual harassment),” Tambah Dr. Ryan. </p>
<p>Sementara itu Tim PkM berharap agar terbentuk budaya akademik yang bermutu, buku panduan nilai-nilai integritas akademik bagi guru, dan struktur penegakan nilai-nilai integritas akademik yang terpadu. (Ryan/ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi Magister Managemen SPS-UY Gelar Seminar ‘Urgensi Etika dan Tata Kelola bagi Kemajuan Ekonomi dan Bisnis Bangsa’</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prodi-magister-managemen-sps-uy-gelar-seminar-urgensi-etika-dan-tata-kelola-bagi-kemajuan-ekonomi-dan-bisnis-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 06:32:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5504</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Magister Managemen (Prodi MM) Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi (SPS-UY) kembali menggelar seminar dengan tema: ‘Urgensi Etika dan Tata Kelola bagi Kemajuan Ekonomi dan Bisnis Bangsa’. Kegiatan ini menghadirkan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Program Studi Magister Managemen (Prodi MM) Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi (SPS-UY) kembali menggelar seminar dengan tema: ‘Urgensi Etika dan Tata Kelola bagi Kemajuan Ekonomi dan Bisnis Bangsa’. Kegiatan ini menghadirkan seorang nara sumber yang sudah berpengalaman di tingkat Nasional maupun Internasional, Prof. Dr. R. Siti Zuhro M.A. (Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/LIPI) dan dipandu oleh Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM. M.Si. (Ketua Program Studi Magister Manajemen SPS-UY) sebagai moderator (Sabtu, 29 Februari 2020).</p>
<p>Pada pemaparannya, Prof. Siti Zuhro menyampaikan pentingnya peran etika dalam membangun tata kelola negara. Menurutnya, saat ini nilai etika itu mulai tergerus sehingga secara behaviour actor-aktor politik ataupun pemerintah masih terjebak dengan tindakan korupsi yang bisa membangkrutkan dan menghancurkan perekonomian Bangsa Indonesia.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Urgensi-Etika-dan-Tata-Kelola-2.jpg" alt="Urgensi Etika dan Tata Kelola - 2" attachment="5507"><figcaption>Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM. M.Si. saat menjadi moderator pada Seminar Prodi MM-UY di Ruang Seminar Rektorat lantai 1, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.</figcaption></figure>
<p class="b">“Masalah ini tidak akan terjadi ketika aktor-aktor politik dan pemerintah mengedepankan nilai etika dalam menjalankan roda kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata profesor riset ilmu politik ini.</p>
<p>“Korupsi yang luar biasa kesinambungannya, menurut saya, perselingkuhannya lebih nyata, dalam pilkada-pilkada di zaman sekarang,&#8221; katanya.</p>
<p>Perempuan kelahiran Blitar, 7 November 1958 yang biasa disapa Wiwieq ini pernah menyenyam studi masternya di The Flinders University, Adelaide, Australia. Namun, tak berhenti sampai di situ, setelah lulus S2, ia kembali mengajukan S3-nya di Australia, tepatnya di Curtin University, Perth. </p>
<p>Sebagai orang yang bergelut di bidang ilmu politik, Wiwieq pun berhasil mencapai jenjang tertinggi yaitu dinobatkan sebagai peneliti senior LIPI di bidang politik. Tak hanya sebatas itu, sejak tahun 2005, Wiwieq berhasil menduduki jabatan sebagai Chief Editor Postcript di The Habibie Center sampai 2010. Bersamaan dengan posisi tersebut, Wiwieq juga diamanahi jabatan sebagai Wakil Pemred Jurnal Demokrasi dan HAM, serta pengajar Program Doktoral di FISIPOL UGM.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/03/Urgensi-Etika-dan-Tata-Kelola-3.jpg" alt="Urgensi Etika dan Tata Kelola - 3" attachment="5508"><figcaption>Para peserta seminar yang terdiri dari dosen dan mahasiswa S-1- dan S-2 Universitas YARSI.</figcaption></figure>
<p class="b">Sementara itu pada akhir sesi, Prof. Nurul Huda mengingatkan peserta seminar tentang apa yang dilakukan Rasulullah SAW. dalam membangun negara madani yaitu dengan membangun sumber daya manusia dengan basis etika sehingga lahir pemimpin seperti Abu Bakar Siddiq, Umar bin Khatab, Utsman bin Afan, dan Ali bin Abithalib.<br />
“Dimana Negara Madani dijalankan dengan konsep minimal hutang dan minimal pajak, inilah bedanya dengan yang terjadi saat ini,” pungkas Prof. Nurul Huda seorang Guru Besar Tetap dalam Bidang Ekonomi Islam pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UY yang dikukuhkan pada 19 November 2019 dengan Pidato Pengukuhan yang berjudul “Pariwisata Halal dan Wakaf Produktif: Pendekatan Integratif”.<br />
Peserta yang menghadiri seminar ini diperkirakan lebih dari 120 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa UY memenuhi venue di Ruang Seminar Rektorat, Menara YARSI lantai 1, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. (NH/ART/dari berbagai sumber)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Covid-19 Universitas YARSI Gelar Panel Diskusi, Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. Sebut Coronavirus Tidak Seganas SARS &#038; MERS</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/hadapi-covid-19-universitas-yarsi-gelar-panel-diskusi-dr-daeng-m-faqih-sh-mh-sebut-coronavirus-tidak-seganas-sars-mers</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2020 02:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Daeng M. Faqih]]></category>
		<category><![CDATA[KH. Drs Masrur]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5471</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah kabar baik disampaikan oleh Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. menyatakan bahwa tingkat keganasan Coronavirus (Covid-19) agak jauh lebih lemah bila dibanding dengan virus-virus sebelumnya yang menghebohkan dunia. Hal [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Sebuah kabar baik disampaikan oleh Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. menyatakan bahwa tingkat keganasan Coronavirus (Covid-19) agak jauh lebih lemah bila dibanding dengan virus-virus sebelumnya yang menghebohkan dunia. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat menjadi salah satu pembicara pada Panel Diskusi dengan tema “Kesiapan Masyarakat dan Pemerintah dalam Menghadapi Ancaman Covid-19 (Coronavirus) di Universitas YARSI.</p>
<p>Acara yang terselenggara berkat kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) YARSI dan Keluarga Besar Bulan Bintang (Jumat, 21 Februari 2020) di ruang Auditorium Ar-Rahman, Menara YARSI Lantai 12, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Secara resmi acara ini dibuka oleh Rektor UY – Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. yang juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit YARSI – dr. Mulyadi Muchtiar, MARS beserta jajarannya dan diikuti hampir 1000 mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/Hadapi-Covid-19-Universitas-YARSI-2.jpg" alt="Hadapi Covid-19 Universitas YARSI - 2" attachment="5473"><figcaption>KH. Drs Masrur, Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH., dan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.</figcaption></figure>
<p class="b">Merebaknya epidemi Coronavirus sungguh mengejutkan dunia yang membuat kota Wuhan, Provinsi Hebei, China yang berpenduduk sekitar 6 (enam) juta jiwa diisolasi total. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. dalam sambutannya mengatakan ada sekitar 2000 pelajar/mahasiswa Indonesia yang kuliah di kota tersebut. Seiring ancaman dan kekhawatiran terjangkit, berkat kesigapan pemerintah Indonesia mereka berhasil dipulangkan dengan selamat. Kabar baiknya, tidak ada satupun dari mereka yang terjangkit oleh virus dari kelompok besar virus yang umum ditemukan pada hewan tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut, Dr. Daeng mengatakan dari 75.000 lebih kasus yang terkena wabah Coronavirus, meninggal sekitar 2000 jiwa lebih dan jika diprosentase tidak sampai tiga persen. Dibandingkan dengan MERS (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus) 34% lebih, SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) sekitar 18%, dan Flu Burung (virus H5N1) lebih tinggi lagi.</p>
<p>“Kalau dilihat dari tingkat keganasanya, Coronavirus jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan MERS, SARS, bahkan dengan Flu Burung. Ini adalah salah satu kabar baik yang saya sampaikan” kata Dr. Daeng yakin.</p>
<p>“Kabar baik yang kedua adalahkebanyakan yang terinfeksi itu adalah orang tua, apalagi kondisi daya tahan tubuhnya sedang lemah. Kalau daya tahan tubuh kita bagus, inshaa Allah akan sulit terinfeksi, tapi itu bukan jaminan,” jelas Dr. Daeng.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/Hadapi-Covid-19-Universitas-YARSI-3.jpg" alt="Hadapi Covid-19 Universitas YARSI - 3" attachment="5474"><figcaption>Dua suster dari RS YARSI sedang memperagakan cara mencuci tangan menggunakan cairan antiseptik agar terhindar dari virus atau bahkteri melalui tangan.</figcaption></figure>
<p class="b">Sedangkan kabar baik yang ketiga, Dr. Daeng menyebutkan mereka yang terinfeksi dan hampir secara keseluruhan, murni tidak hanya disebabkan oleh si virus. Tapi lebih banyak disebabkan oleh penyakit penyerta yang diderita sebelumnya. Atau disebut juga dengan istilah komorbiditas (comorbidities) yang dalam dunia kedokteran menggambarkan kondisi bahwa ada penyakit lain yang dialami selain dari penyakit utamanya.</p>
<p>“Misalnya ada seseorang yang sudah mengidap diabetes dan kebetulan kondisi daya tahan tubuhnya jelek kemudian terinfeksi sehingga memperburuk keadaan yang akhirnya menyebabkan kematian. Demikian pula dengan orang yang sudah gagal ginjal, lemah jantung, dan sebagainya,” urai Dr. Daeng.</p>
<p>“Jadi yang meninggal rata-rata karena penyakit penyerta, tidak murni dari virus-nya,” tegas Dr. Daeng.</p>
<p>Di samping tiga kabar baik yang disampaikan, Dr. Daeng juga mengutarakan beberapa kabr tidak baik berkaitan dengan Coronavirus. Pertama, meskipun virus ini keganasannya kurang, namun tingkat penyebarannya luar biasa dibanding dengan virus-virus terdahulu.</p>
<p>“Meskipun dikabarkan sudah mulai menurun, tapi ada yang memprediksi virus ini akan menjadi ‘pandemik’ walau belum terbukti,” ucap Dr. Daeng.</p>
<p>Kabar tidak baik yang kedua, kata Dr. Daeng belum ditemukannya vaksin atau cara pencegahan yang spesifik. Kabar dari WHO (World Health Organization) sekitar tiga bulan ke depan (Bulan Mei) mereka akan menguji-cobakan vaksin Coronavirus ke manusia.</p>
<p>“Mudah-mudahan CDC (The Centers for Disease Control and Prevention) atau WHO akan mempercepat mencari vaksin untuk itu,” harap Dr. Daeng.</p>
<p>Sedangkan kabar tidak baik yang ketiga, Dr. Daeng mengatakan sampai saat ini belum ditemukan obatnya atau anti virus-nya. Oleh karena itu, dari kabar baik dan tidak baik yang disampaikannya sikap bijaksana yang harus dilakukan adalah mencegah diri supaya tidak tertular. Sebab, menurutnya hal itulah yang terpenting bagi kita saat ini.</p>
<p>“Meskipun di Indonesia belum ada terkonfirmasi ada kasus yang terjangkit Coronavirus, secara bijak kita menghindar,” pungkas Dr. Daeng.</p>
<p>Sikap menghidar itu menurut Dr. Daeng ada yang dikerjakan oleh pemerintah dan ada yang dilaksanakan oleh masyarakat. Contohnya pemerintah sudah menutup akses warga negara terjangkit masuk ke Indonesia. Sedangkan untuk masyarakat diharapkan selalu menjaga kebersihan dan satamina tubuh.</p>
<p>Selain Dr. Daeng, acara ini juga menampilkan dr. Anung Sugihantono, M.Kes. (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI/Dirjen P2P), dr. Widyastuti, MKM. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta), Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. (Ketua Umum IDI/Ikatan Dokter Indonesia), Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. (pengacara, pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual Indonesia), Dr. Ir. Mohammad Yunus,M.Eng. (Taprof Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas), KH. Drs Masrur &#8211; Ketua Forum &#8216;Salaman Merapi&#8217; (Silaturohmi Alim Ulama dan Tokoh Lintas Iman) dan dipandu oleh Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes. (RS YARSI) sebagai moderator.(ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panel Diskusi Covid-19 di UY, dr. Anung Sugihantono, M.Kes.: “Indonesia Aman dari Ancaman Coronavirus”</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/panel-diskusi-covid-19-di-uy-dr-anung-sugihantono-m-kes-indonesia-aman-dari-ancaman-coronavirus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 03:46:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Anung Sugihantono]]></category>
		<category><![CDATA[M.Kes.]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5429</guid>

					<description><![CDATA[Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Dirjen P2P) – dr. Anung Sugihantono, M.Kes. menghimbau semua lapisan masyarakat untuk mengenal lebih banyak tentang Corona Virus terutama yang hadir [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Dirjen P2P) – dr. Anung Sugihantono, M.Kes. menghimbau semua lapisan masyarakat untuk mengenal lebih banyak tentang Corona Virus terutama yang hadir pada acara Panel Diskusi dengan tema “Kesiapan Masyarakat dan Pemerintah dalam Menghadapi Ancaman Covid-19 (Coronavirus) bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) YARSI dan Keluarga Besar Bulan Bintang (Jumat, 21 Februari 2020) di ruang Auditorium Ar-Rahman, Menara YARSI Lantai 12, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.</p>
<p>dr. Anung mengatakan agar masyarakat terus menggali informasi yang akurat bersumber dari berbagai media yang ada dan terpercaya agar mengetahui lebih rinci tentang Coronavirus yang merebak di kota Wuhan, Provinsi Hebei, China sehingga sekitar 6 (enam) juta jiwa penduduknya diisolasi.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/dr.-Anung-Sugihantono-M.Kes_.-2.jpg" alt="dr. Anung Sugihantono, M.Kes. - 2" attachment="5440"><figcaption>dr. Anung Sugihantono, M.Kes. sedang menyampaikan paparannya, terlihat Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes. sebagai moderator dan KH. Drs Masrur &#8211; Ketua Forum &#8216;Salaman Merapi&#8217;</figcaption></figure>
<p class="b">“Kami harapkan tidak ada satupun masyarakat Indonesia tidak mengetahui apa itu Coronavirus dan apa yang harus kita lakukan, serta bagaimana menyikapinya,” kata dr. Anung saat menyampaikan meterinya yang berjudul &#8220;Kesiapan Kemenkes dalam Upaya Kesehatan Komprehensif, Prefentif, Diagnosis Terapy dan Rehabilitative&#8221; (Regulasi, Sarana, Prasarana, dan Pembiayaan).</p>
<p>Secara resmi acara ini dibuka oleh Rektor UY – Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. yang juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit YARSI – dr. Mulyadi Muchtiar, MARS beserta jajarannya dan diikuti oleh hampir 1000 mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum lainnya.</p>
<p>Sebagaimana sudah disampaikan sebelumnya oleh Rektor UY – Prof. Fasli Jalal, Ph.D. bahwa Coronavirus tersebut masih termasuk dalam satu famili besar dengan penyakit-penyakit (virus-virus) yang sempat mewabah sebelumnya seperti SARS (Severe acute respiratory syndrome) antara tahun 2002-2003 di Hongkong, dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) tahun 2012 di Arab Saudi.</p>
<p>“Gejalanya sama dan bersifat umum, mulai dari tahap ringan ditandai dengan demam, kemudian batuk, dan kalau kondisinya memburuk akan terjadi sesak nafas,” jelas dr. Anung.</p>
<p>Kalau demam dan batuk menurut dr. Anung gejala itu adalah tanda-tanda dari banyak penyakit. Sekitar 98% dari 79.000 lebih jenis penyakit yang ada di dunia secara global menunjukkan gejala disertai dengan demam. Oleh karena itu memindai suhu tubuh di suatu negara kepada seseorang yang masuk atau meninggalkan suatu negara menjadi sangat penting.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/dr.-Anung-Sugihantono-M.Kes_.-3.jpg" alt="dr. Anung Sugihantono, M.Kes. - 3" attachment="5441"><figcaption>Acara ini diikuti oleh hampir 1000 mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum lainnya.</figcaption></figure>
<p class="b">“Pemerintah sudah menginstruksikan untuk melakukan screening di awal, ketika ada orang yang masuk ke Indonesia terutama dari negara terjangkit harus diperiksa suhu badannya terlebih dahulu. Hal itu menjadi inti dan membuktikan kesiap-siagaan negara kita terhadap epidemi yang sedang berkembang saat ini,” ungkap dr. Anung.</p>
<p>“Apalagi jika ditemukan ada gejala batuk dan sesak nafas, diharuskan ada pemeriksaan dan penindakan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit,” tambah dr. Anung.</p>
<p>Dr. Anung juga menegaskan bagaimana etika jika seseorang yang sedang batuk atau demam jika berada di antara orang-orang yang sehat. Demikian pula sebaliknya etika orang sehat menghadapi jika ada orang lain yang mengalami penyakit tersebut. Disarankan agar menjauh, minta perlindungan atau pakai masker dan lain sebagainya.</p>
<p>Kalau dilihat dari grafik pergerakan penyebaran coronavirus ini sejak Desember 2019 lalu saat penyakit ini dimunculkan, kata dr. Anung dari data itu disimpulkan dan menjadi kabar baik bagi Indonesia. Dari 118 spesimen yang diambil dari orang yang bergejala atau yang menunjukan tanda seperti coronavirus, 116 yang sudah diperiksa di laboratorium, hasilnya ‘NEGATIF’. Sedangkan 2 lagi statusnya masih dalam tahap pemeriksaan. Data ini dikumpulkan dari pemeriksaan yang dilakukan oleh 43 rumah sakit, 31 di antaranya berada di DKI Jakarta.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/dr.-Anung-Sugihantono-M.Kes_.-4.jpg" alt="dr. Anung Sugihantono, M.Kes. - 4" attachment="5442"><figcaption>Salah satu slide presentasi yang di sampaikan oleh dr. Anung Sugihantono, M.Kes. tentang Coronavirus Disease (Covid-19) yang sedang menjadi epidemi di Wuhan, China.</figcaption></figure>
<p class="b">Gejala lain yang ditimbulkan dari penyakit ini, dr. Anung menjelaskan pada umumnya menyerang orang-orang yang sudah berusia lanjut apalagi imunitasnya sedang rendah saat itu dan telah memiliki penyakit penyertanya. Sedangkan cara penularannya sangat terbatas atar manusia. WHO sendiri menyatakan masih belum banyak mengetahui tentang penyakit ini, baik secara ideologi maupun penyebarannya.</p>
<p>“Sampai saat ini baru diketahui penyebarannya melalui droplet atau percikan yang dikeluarkan saat seseorang sedang batuk atau bersin,” kata dr. Anung.</p>
<p>Estimasi masa inkubasi penyakit ini, kata dr. Anung diketahui antara 1 – 12,5 hari, yang rata-rata berkisar antara 5 – 6 hari. Sementara WHO mengatakan masa terpanjang inkubasinya mencapai 15 hari. Untuk memastikan seseorang terjangkit coronavirus atau tidak harus melalui pemeriksaan di laboratorium.</p>
<p>“Oleh sebab itu, diharuskan setiap ada orang yang bergejala atau ada tanda-tanda yang mirip dengan coronavirus ini dan ada riwayat perjalanannya dengan negara infected, WHO mengatakan ada 26 negara terjangkit agar memeriksakan diri ke laboratorium untuk dipastikan,” tegas dr. Anung.</p>
<p>Menurut WHO, kata dr. Anung penyakit ini secara spesifik belum ada obatnya. Melihat dari kesemuanya itu pencegahan yang bisa dilakukan adalah selalu menjaga daya tahan tubuh tetap prima. Kemudian menjaga kebersihan dengan melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat atau perilaku hidup sehat dan lain sebagainya.</p>
<p>“Indonesia aman dari ancaman coronavirus, namun demikian kita harus selalu waspada dan siap-siaga agar penyakit ini tidak sampai dan meluas di negara kita,” pungkas dr. Anung</p>
<p>Selain dr. Anung sebagai narasumber acara ini juga menghadirkan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. (pengacara, pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual Indonesia), dr. Widyastuti, MKM. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta), Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. (Ketua Umum IDI/Ikatan Dokter Indonesia), Dr. Ir. Mohammad Yunus,M.Eng. (Taprof Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas), KH. Drs Masrur &#8211; Ketua Forum &#8216;Salaman Merapi&#8217; (Silaturohmi Alim Ulama dan Tokoh Lintas Iman) dan dipandu oleh Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes. (RS YARSI) sebagai moderator.(ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Yusril Ihza Mahendra Kutip Hadist Rasulullah SAW saat Universitas YARSI Gelar Panel Diskusi Virus Corona</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prof-yusril-ihza-mahendra-kutip-hadist-rasulullah-saw-saat-universitas-yarsi-gelar-panel-diskusi-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2020 03:04:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=5428</guid>

					<description><![CDATA[Mengawali tahun 2020, dunia dikejutkan oleh merebaknya epidemi corona virus (Covid-19) yang membuat kota Wuhan, Provinsi Hebei, China yang berpenduduk sekitar 6 (enam) juta jiwa diisolasi total. Sekitar 2000 pelajar/mahasiswa [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
</style>
<p class="a">Mengawali tahun 2020, dunia dikejutkan oleh merebaknya epidemi corona virus (Covid-19) yang membuat kota Wuhan, Provinsi Hebei, China yang berpenduduk sekitar 6 (enam) juta jiwa diisolasi total. Sekitar 2000 pelajar/mahasiswa Indonesia yang kuliah di kota tersebut berhasil dipulangkan ke Indonesia dengan selamat tanpa terjangkit oleh virus dari kelompok besar virus yang umum ditemukan pada hewan.</p>
<p>Atas kasus pneumonia yang terjadi di Wuhan yang disebabkan virus corona tersebut Universitas YARSI (UY) menyelenggarakan Panel Diskusi dengan tema “Kesiapan Masyarakat dan Pemerintah dalam Menghadapi Ancaman Covid-19 (Coronavirus) bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) YARSI dan Keluarga Besar Bulan Bintang (Jumat, 21 Februari 2020) di ruang Auditorium Ar-Rahman, Menara YARSI Lantai 12, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Secara resmi acara ini dibuka oleh Rektor UY – Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. yang juga dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit YARSI – dr. Mulyadi Muchtiar, MARS beserta jajarannya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/Prof.-Yusril-Ihza-Mahendra-2.jpg" alt="Prof. Yusril Ihza Mahendra - 2" attachment="5434"><figcaption>Dari kiri: Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH., Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., Prof. Yusril Ihza Mahendra, dr. Widyastuti, MKM., dan Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes.</figcaption></figure>
<p class="b">Acara yang dihadiri oleh hampir 1000 mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum ini, di mana Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. (pengacara, pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual Indonesia) sebagai salah satu narasumber. Topik yang disajikan berjudul &#8220;Pandangan Hukum Tatanegara dalam Kebencanaan dan Wabah, Bagaimana Seharusnya Sikap Negara dan Warga Negara&#8221;. Mengenai hal itu Prof. Yusril sempat membaca beberapa hadist Nabi yang sangat spesifik tentang hal serupa (wabah penyakit) pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW (ketika sudah hijrah ke Madinah) saat itu menimpa negeri Syam di Kota Damsyik atau negara Siria, Kota Damaskus saat ini.</p>
<p>“Nabi mengatakan, apabila berkembang suatu wabah penyakit di suatu negeri, janganlah kamu pergi (datang) ke negeri itu. Begitupun sebaliknya, apabila kalian berada di mana wabah penyakit itu sedang merebak, maka jangan ada seorangpun yang meninggalkan tempat itu,” ucap Prof. Yusril mengutip salah satu hadist Rasulullah SAW.</p>
<p>“Sewaktu para sahabat nabi bertanya tentang wabah penyakit itu kepada Rasulullah SAW, maka dijawab oleh nabi, itu adalah sisa-sisa azab yang dulu pernah ditimpakan kepada umat Yahudi dan akan terus ada pada zaman-zaman berikutnya,” terang Prof. Yusril.</p>
<p>Pada saat itu, kata Prof Yusril menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW. Sewaktu mengucapkan hadist tersebut, beliau tidak hanya seorang Nabi/Rasul tapi juga sebagai Kepala Negara di Madinah. Jadi, jika dilihat dari konteks hadist itu yang berupa larangan adalah sebagai perintah kepala negara kepada rakyatnya.</p>
<p>“Hanya seorang kepala negara yang bisa memerintahkan rakyatnya untuk tidak pergi ke negara lain dan melarang warga negara yang terkena wabah itu agar tidak datang ke negaranya,” jelas Prof. Yusril.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/02/Prof.-Yusril-Ihza-Mahendra-3.jpg" alt="Prof. Yusril Ihza Mahendra - 3" attachment="5435"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., (paling kiri/kursi depan) bersama Prof. Yusril Ihza Mahendra sedang berdialog di tengah audiens Panel Diskusi yang terdiri dari mahasiswa, dosen UY, dan masyarakat umum.</figcaption></figure>
<p class="b">Prof. Yusril menyebutkan hadist itu sahih dan muttawatir dapat dilihat dalam kitab-kitab kumpulan hadist dari riwayat Bukhori, Muslim, Tarmizi, dan Nasa’i. Artinya bahasa nabi itu sudah termasuk ‘trouble warning’ dan inilah yang sekarang sedang terjadi di negara kita saat merebaknya Virus Convic-19 (Virus Corona) yang merebak di Kota Wuhan, China.</p>
<p>“Kalau kita membaca hadist tersebut, kita akan lihat sebetulnya policy atau kebijakan yang diambil oleh Rasulullah SAW pada waktu itu sangat mempengaruhi pemikiran kenegaraan pada zaman modern sekarang,” ujar Prof. Yusril yakin.</p>
<p>Sementara itu bila dilihat dari UUD-45, menurut Prof. Yusril di alinea ke-4 disebutkan bahwa tujuan bernegara kita itu adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Yang pertama-tama bertanggungjawab terhadap apapun yang terjadi di negara ini adalah negara yang diwakili oleh pemerintah. Sementara sistem pemerintah yang tertinggi di negara kita ini adalah presiden.</p>
<p>“Maka dari itu harus ada langkah-langkah darurat dan sistematik untuk mengatasi persoalan ini karena dampaknya akan sangat besar, tidak hanya masalah kesehatan saja tapi juga berimbas ke masalah ekonomi dan sosial apabila masalah virus corona ini tidak segera diaatasi dan diakhiri,” pungkas Prof. Yusril.</p>
<p>Selain Prof. Yusril acara ini juga menampilkan dr. Anung Sugihantono, M.Kes. (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI/Dirjen P2P), dr. Widyastuti, MKM. (Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta), Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. (Ketua Umum IDI/Ikatan Dokter Indonesia), Dr. Ir. Mohammad Yunus,M.Eng. (Taprof Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhannas), KH. Drs Masrur &#8211; Ketua Forum &#8216;Salaman Merapi&#8217; (Silaturohmi Alim Ulama dan Tokoh Lintas Iman) dan dipandu oleh Dr. dr. Norman Zainal, Sp.OT, M.Kes. (RS YARSI) sebagai moderator.(ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
