Pendirian Komite PDJAMA Universitas YARSI diawali dengan adanya unit Satuan Penjaminan Mutu Internal yang didirikan pada Tahun 2013 dan berkedudukan dibawah Yayasan YARSI. Dalam perjalanan perkembangan Sistem Pendidikan yang diinisiasi oleh Pemerintah dan berbagai Stakeholder lainnya, Pimpinan Universitas YARSI memandang bahwa keberadaan Unit Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) YARSI belum dapat memaksimalkan kinerja suatu unit penjaminan mutu Pendidikan Tinggi sebagai pengelola mutu untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan stakeholder Universitas, sehingga perlu adanya upaya pengembangan unit penyelenggara Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Universitas YARSI yang dapat memenuhi kebutuhan dan kepuasan stakeholder dengan cara mengintegrasikan Sistem Penjaminan Mutu yang mampu menghasilkan data-data untuk dikelola dalam Pangkalan Data Universitas YARSI sehingga dapat digunakan sebagai sumber data Akreditasi Institusi dan Akreditasi Program Studi.

Komite Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi (Komite PDJAMA) didirikan pada tanggal 12 April 2016. Komite PDJAMA berada dibawah koordinasi dan bertanggungjawab langsung kepada Rektor dengan membawahi Sub Komite Pangkalan Data, Sub Komite Satuan Penjaminan Mutu Internal dan Sub Komite Akreditasi. Komite PDJAMA didirikan berdasarkan tuntutan UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan Peraturan Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No. 16 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan tinggi

Sub Komite Satuan Penjaminan Mutu

Profile

Sistem Penjaminan Mutu Internal (Quality Assurance Officer) dalam suatu Perguruan Tinggi merupakan suatu keharusan mutlak, hal tersebut sebagai upaya agar setiap Perguruan Tinggi dapat mengetahui secara benar bagaimana performa mengenai kualitas output yang dihasilkan, apakah sudah dapat memenuhi kebutuhan sesuai yang diharapkan stakeholders. Sebab, pemenuhan atas nilai kepuasan pelanggan atau stakeholders akan sangat menguntungkan bagi Perguruan Tinggi baik secara internal maupun eksternal.

Landasan hukum dari Sistem Penjaminan Mutu Internal adalah sebagaimana disebutkan pada UU Sisdiknas No.23 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan PP 19 tahun 2005 tentang Standard Nasional Pendidikan (SNP), di dalam UU Sisdiknas No.23 tahun 2003 pasal 24 ayat 2 menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki otonomi dalam mengelola pendidikan dilembaganya, selanjutnya PP. No.19 tahun 2005 pasal 91 ayat 1, menyatakan bahwa setiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan Penjaminan Mutu Pendidikan, pasal 91 ayat 3, menyatakan bahwa Penjaminan Mutu pendidikan bertujuan untuk memenuhi atau melampaui Standard Nasional Pendidikan, dan pada UU Perguruan Tinggi  No.12 Tahun 2012 Pasal 52 menyatakan bahwa Sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 ayat (2) terdiri atas: a. sistem penjaminan mutu internal yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi, Pasal 53 menyatakan bahwa Penjaminan mutu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan melalui penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan standar Pendidikan Tinggi.

Berdasarkan landasan hukum dan pokok dasar STATUTA Universitas YARSI Tahun 2013 maka dibentuk suatu unit sebagai Pengendali Mutu internal di Universitas YARSI yaitu Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berkedudukan di bawah YAYASAN, yang bertujuan untuk  melakukan audit terhadap segala tatakelola (management) dan tata pamong (governance) yang dilaksanakan oleh Rektor dengan segala jajaran dibawahnya, untuk mewujudkan visi dan misi Universitas YARSI, serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Pada tahun 2016, berdasarkan landasan hukum dan pokok dasar STATUTA Universitas YARSI Tahun 2016 maka dibentuk suatu Komite Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi (Komite PDJAMA) yang berkedudukan dibawah Universitas, dan membawahi Sub Komite Satuan Penjaminan Mutu Internal (KSPMI) untuk pengelolaan Sistem Penjaminan Mutu Internal di Universitas. Sub Komite Satuan Penjaminan Mutu Internal (KSPMI bertanggung jawab terhadap pemenuhan semua standar Akademik dan Nonakademik, hingga melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI).

 

Sistem Penjaminan Mutu di Universitas YARSI dilakukan secara bertahap, sistematis dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka waktu yang jelas. Pelaksanaan penjaminan mutu ini dilaksanakan berdasarkan kemampuan internal Universitas YARSI dengan konsep peningkatan atau perbaikan kualitas secara terus menerus. Dengan merujuk kepada Peraturan menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No. 62 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMPT) dan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Peraturan menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI), Standar akreditasi nasional yang diterbitkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Sub Komite Jaminan Mutu (KJM)  mengelola sistem penjaminan mutu untuk memenuhi standar mutu  baik mutu akademik maupun non akademik secara terintegrasi, efisien dan efektif. Karena itu, diharapkan semua unit dapat mendukung kegiatan ini dengan cara bekerja sama mengikuti Manual SPMI dan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan.

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Mutu

Visi

Menjadi Unit Pengendali Mutu Pendidikan Tinggi yang konsisten dalam implementasi Sistem Jaminan Mutu guna terpenuhinya Mutu Tridharma dan nilai-nilai Islam dalam mewujudkan Universitas YARSI yang Terpandang, Berwibawa dan bersaing dalam forum Nasional dan Internasional.

Misi

  1. Menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang terintegrasi dengan Quality Assurance System ISO 9001:2015 sebagai sistem pengelolaan Mutu Universitas YARSI.
  2. Mengimplementasikan dan mengadopsi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI) dan Standar Perguruan Tinggi YARSI sebagai Standar kerja unsur pelaksana Universitas YARSI.
  3. Membangun budaya mutu sesuai dengan nilai-nilai Islam diseluruh unit kerja.
  4. Memastikan bahwa setiap unit kerja universitas YARSI mengimplementasikan Sistem Jaminan Mutu.
  5. Melakukan Internal Audit secara berkala untuk evaluasi keefektifan implementasi Sistem Penjaminan Mutu dan ketercapaian standar mutu di semua unit kerja Universitas YARSI
  6. Meningkatkan kompetensi pelaksana Sistem Jaminan Mutu diseluruh Unit Kerja.

 

 

Tujuan :

Menyediakan Sistem dan lengkap beserta Perangkat pelaksanaan Penjaminan Mutu di Universitas YARSI dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan Stakeholder

Sasaran

  1. Zero Major Non Conformity ( zero NC)
  2. Waktu Penyelesaian Non Conformity maksimal 15 hari
  3. Index kepuasan layanan Internal minimal 3
  4. Index kepuasan stakeholder internal dan eksternal minimal 3
Kedudukan Sub Komite Satuan Penjaminan Mutu Internal

Berdasarkan landasan hukum dan pokok dasar STATUTA Universitas YARSI Tahun 2016, Sub Komite Sistem Penjaminan Mutu Internal(SPMI)  bertanggung jawab terhadap pemenuhan semua standar Akademik dan Non Akademik, hingga melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDIKTI).

Kebijakan Mutu Universitas YARSI

Universitas YARSI berkomitmen untuk:

Mewujudkan perguruan Tinggi Islam yang terpandang, berwibawa, bermutu tinggi dan mampu bersaing dalam fora nasional maupun Internasional dengan berkomitmen menerapkan Sistem Penjaminan Mutu sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku secara efisien, transparan, akuntabel dan bertanggungjawab di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam memenuhi harapan serta kepuasan seluruh pemangku kepentingan.

 

Kebijakan Mutu ini dibuat untuk dapat dipahami oleh seluruh Sivitas Akademika dan menjadi acuan dalam pelaksanaan seluruh kegiatan di Universitas YARSI.

Sistem Pelaksanaan

Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas YARSI merupakan integrasi Sistem Manajemen Mutu (Quality Assurance) ISO 9001:2015 dengan prinsip pengelolaan mutu Permenristekdikti No. 62 16 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, sementara standar mutu yang dikelola didasarkan pada Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan Instrumen Akreditasi BAN-PT dan LAM

 

Secara umum SPMI YARSI merancang tahap-tahap yang diperlukan untuk pelaksanaan implementasi Sistem Penjaminan Mutu sesuai dengan Internal guna mencapai sasaran, yaitu dengan menggunakan sistem siklus kerja Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP):

 

Penetapan (Plan)

Tahap Penetapan dilaksanakan sesuai Manual Penetapan Standar (SPMI-UY-MAN00-01)

Pelaksanaan (Do)

Tahap Penetapan dilaksanakan sesuai Manual Pelaksanaan Standar (SPMI-UY-MAN00-02)

Evaluasi (Check)

Tahap Evaluasi dilaksanakan sesuai Manual Evaluasi Standar (SPMI-UY-MAN00-03)

Pengendalian (Action)

Tahap Pengendalian dilaksanakan sesuai Manual Pengendalian Standar (SPMI-UY-MAN00-04)

Peningkatan (Action)

Tahap Tahap Peningkatan dilaksanakan sesuai Manual Pengendalian Standar (SPMI-UY-MAN00-05)

Sub Komite Pangkalan Data Data

Sub Komite Akreditasi