TENTANG

Pusat Penelitian Sel Punca Universitas YARSI berdiri tahun 2012 dengan Kepala Pusat pertama yaitu Dr. Restu Syamsul Hadi, M.Kes yang menjabat 2 periode hingga 31 Juli 2021 dilanjutkan saat ini oleh Dr. dr. Indra Kusuma, M.Biomed. Sepanjang hampir sepuluh tahun Puslit Sel Punca telah berhasil menguasai tekhnologi kultur sel, kriopreservasi sel dan isolasi sel primer dengan spesialisasi isolasi sel fibroblast dan keratinosit dari jaringan kulit preputium. Keahlian ini mendorong Puslit Sel Punca Universitas YARSI menjadi tempat bagi para peneliti dan mahasiswa untuk menimba ilmu, mendapatkan skill dan sel yang diperlukan untuk penelitiannya baik dari civitas akademika Universitas YARSI maupun dari lembaga lain seperti UI, USAKTI, USU, ITB, Prostem, dan SCI-Kalbe Farma.

Memasuki periode berikutnya Puslit Sel Punca berupaya menghadirkan produk sel/sel punca yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya di bidang kedokteran regeneratif, untuk itu berbagai pembenahan dilakukan seperti penerapan GLP, ISO 17025 dan peningkatan standar laboratorium mendekati suatu fasilitas pemrosesan sel (cell processing facility) atau sarana produksi steril dengan mengacu pada  standar CPOB.

VISI & MISI

Visi

Menjadi Pusat Penelitian yang mampu melaksanakan kegiatan penelitian secara berkualitas, berdampak dan berkelanjutan hingga menghasilkan produk bermanfaat di bidang kedokteran regeneratif

Misi

  • Meningkatkan standar pelaksanaan penelitian sesuai Good Laboratory Practice dan ISO 17025
  • Mengembangkan kemampuan komunikasi sains kedokteran regeneratif
  • Menyumbangkan produk sel/sel punca yang bermanfaat untuk masyarakat

Tagline : Berkualitas, Berdampak, Berkelanjutan

KOTAK KOLABORASI
BERITA PUSLIT SEL PUNCA

Sepanjang Tahun 2021 Puslit Sel Punca telah mengikuti 4 pelatihan standar CPOB yang diselenggarakan BPOM untuk institusi dan peneliti Inovasi Sel Punca dan Pengembangan Vaksin. Pengetahuan Cara Pembuatan Obat yang Baik sangat penting diketahui oleh peneliti inovasi yang berniat menghasilkan produk obat/terapi yang di regulasi oleh BPOM.

Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika dan Prekursor BPOM menyelenggarakan pelatihan yang pertama pada tanggal 20-22 April 2021 diikuti Pelatihan PRESISI CPOB 3-5 Agustus 2021 dan Bimbingan Teknis Silabus CAPA 24-25 Agustus 2021, serta PRESISI CPOB tahap 2 pada tanggal 13-15 September 2021

Pengetahuan yang diperoleh akan sangat membantu misi Puslit Sel Punca untuk meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan produk sel/sel punca yang bermanfaat untuk masyarakat