<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Al-Qur&#8217;an &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/al-quran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Dec 2022 14:08:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Al-Qur&#8217;an &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yarsi Sukses Gelar Kajian Islam, Lewat Tadabur Rasakan Hebatnya Al-Quran</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-sukses-gelar-kajian-islam-lewat-tadabur-rasakan-hebatnya-al-quran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 14:08:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam Tematik]]></category>
		<category><![CDATA[KH. Bachtiar Nasir]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning Islamic Center]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11362</guid>

					<description><![CDATA[Pernah diceritakan kepadanya (Aisyah) ada orang-orang membaca dan menghatamkan Al-Qur’an dalam satu malam satu kali atau dua kali. Aisyah bertanya, mereka itu membaca namun hakekatnya tidak membaca. Saya pernah bangun [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah diceritakan kepadanya (Aisyah) ada orang-orang membaca dan menghatamkan Al-Qur’an dalam satu malam satu kali atau dua kali. Aisyah bertanya, mereka itu membaca namun hakekatnya tidak membaca.</p>
<p>Saya pernah bangun malam bersama Rasulullah Shallallahu &#8216;Alaihi wa Sallam secara penuh, beliau membaca surat Al-Baqarah, Ali-Imran, dan An-Nisa`, dan beliau tidak melewatkan satu ayat di dalamnya ada (ayat) yang menakutkan melainkan beliau berdoa kepada Allah AzzaWaJalla, dan memohon perlindungan kepada Allah.</p>
<p>Beliau juga tidak melewatkan satu ayat di dalamnya ada ayat tentang berita gembira, melainkan beliau berdoa kepada Allah AzzaWaJalla, dan berharap mendapatkannya.</p>
<p>Demikian awal pemaparan Pimpinan Ar-Rahman Quranic Learning Islamic Center, KH. Bachtiar Nasir Lc,MM dalam Kajian Islam Tematik Universitas Yarsi, didepan para mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik pagi tadi.</p>
<p>Ustad Bachtiar membawakan tema kajian kali ini Urgensi Tadabbur Alquran. Banyak informasi dan pengetahuan menarik dibahas, termasuk kutipan hadist.</p>
<p>Terkait pola interaksi dengan Al-Quran umat Islam ada yang salah berinteraksi. Menurut Ustad Bachtiar interaksi tidak boleh dilakukan cara suka-suka kita, interaksi harus dilakukan dengan cara disukai Al-Quran.</p>
<p>Berdasarkan surat Shaad (38) ayat 29, Al-Quran sebuah kitab turunkan Allah SWT kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang mempunyai fikiran.</p>
<p>Tanpa melalui proses membaca, tadabbur terhadap setiap ayat-ayat Al-Qur&#8217;an yang dibaca amat sulit dan mustahil seseorang dapat memperoleh pesan-pesan berharga ada di dalamnya.</p>
<p>Inilah sebenarnya <em>feedback</em> hendak dicapai dari proses tadabbur itu. Lewat tadabbur seseorang dapat memahami, menarik dan mengambil pelajaran dari setiap bacaan dibacanya.</p>
<p>“Tadabbur artinya memandang kepada akibat sesuatu dan memikirkannya,” terang Ustad Alumni Islam Madinah.</p>
<p>Mentadabburi perkataan maksudnya memperhatikannya dari permulaan hingga akhir, kemudian mengulangi perhatian itu berkali-kali.</p>
<p>Setiap mukmin pasti ingin hidupnya terang dengan pancaran cahaya Al-Qur&#8217;an, tenang terbimbing dengan arahan hidayah Al-Qur&#8217;an, dan selamat karena mampu membedakan antara yang hak dan yang batil dengan al-furqan.</p>
<p>Hanya saja dalam faktanya tidak setiap Mukmin mampu mendapatkan manfaat dan berkah serta dapat mendayagunakan fungsi-fungsi Al-Qur&#8217;an yang sangat besar itu.</p>
<p>Mengapa banyak orang yang tidak dapat memperoleh kemanfaatan dan keberkahan dari diturunkannya Al-Qur&#8217;an?</p>
<p>Jawabannya adalah tidak adanya kesungguhan dari mereka sendiri untuk menemukan pola dan sistem terbaik agar dapat mencapai apa yang mereka inginkan.</p>
<p>Jika dalam diri mereka tidak ada kemauan keras meraih manfaat dan berkah yang ditawarkan Al-Qur&#8217;an sebagai sumber kebahagiaan hidup, bagaimana Al-Qur&#8217;an bisa memberikannya?</p>
<p>Lewat tadabur Al-Quran orang dapat merasakan keagungan dan kehebatan Al-Qur&#8217;an. Baik dari keindahan kata-katanya maupun dari kandungan maknanya sangat tinggi dan mendalam sehingga dapat menambah keimanan seseorang.</p>
<p>Acara ini sukses digelar, selain pemaparan komunikatif Ustad Bachtiar, banyak pertanyaan kontruktif prakmatis dari mahasiswa dan tenaga pendidikan, jumlah pesertanya jelang akhir bertambah. (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TQM, Komitmen Universitas Yarsi Tegakkan Ruhul Islam</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/tqm-komitmen-universitas-yarsi-tegakkan-ruhul-islam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Feb 2022 00:05:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Karimulloh]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8942</guid>

					<description><![CDATA[Belajar membaca Alquran bagi mahasiswa Universitas Yarsi(UY) luar biasa dan sangat nikmat. Disediakan pengajar dan pembimbing terbaik, gratis dan  tidak ada cambuk, tidak ada rotan .Tidak sebagaimana saya alami dahulu [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Belajar membaca Alquran bagi mahasiswa Universitas Yarsi(UY) luar biasa dan sangat nikmat. Disediakan pengajar dan pembimbing terbaik, gratis dan  tidak ada cambuk, tidak ada rotan .Tidak sebagaimana saya alami dahulu dalam mempelajari baca Al-Quran. Saat itu, saya salah membaca Alquran langsung dicambuk rotan ,” cerita Doktor Endy Muhammad Astiwara MA saat acara pembukaan  Tahsin Quran Mahasiswa (TQM) angkatan ke-1 Universitas Yarsi, kemarin.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wakil Rektor V Universitas Yarsi meminta para mahasiswa untuk menjadikan pembiasaan baik membaca Alquran. Bagi mahasiswa akan menjadi suami dan bapak yang akan mengimami, sedangkan  mahasiswi menjadi istri dan ibu  mengajari anak-anaknya. “Nantinya akan merasakan manfaat dan kenikmatan hasil TQM ini,” seru alumni fakultas kedokteran Universitas Padjajaran.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementera Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr.Fasli Jalal  menyambut baik kegiatan  ini. TQM merupakan salah satu komitmen UY untuk menegakkan Ruhul Islam dalam setiap kegiatan.  Disini perlu kerjasama dari lingkungan Yarsi dan keluarga dari para mahasiswa,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kemanapun berada dan pergi mahasiswa UY akan selalu menjadi imam, bisa memberikan qultum dan khutbah jumat,” harap Rektor Universitas Yarsi</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Saya yakin dan percaya TQM dilaksanakan dengan penuh kasih sayang,bernilai kekeluarga tidak lewat cambuk rotan. UY punya target agar mahasiswanya  bisa membaca Al-Quran dengan tartil sebagaimana  diperintahkan Al-Qur&#8217;an.“Seandainya masih jadi mahasiswa saya adalah orang  pertama mendaftar ikut TQM,” cakap Prof Fasli.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">TQM  merupakan program  memperbagus bacaan Al-Qur&#8217;an  bagi Mahasiswa Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Kepala Pusat Kajian dan Pengembangan Ruhul Islam, Doktor Karimulloh, MA , TQM digelar karena Beragamnya tingkat kemampuan membaca Al-Qur&#8217;an Mahasiswa Yarsi, baik yang rendah, sedang dan banyak juga yang tinggi. “Sehingga perlu standar membaca Al-Qur&#8217;an untuk lulusan Yarsi,” tutur Doktor Karimulloh.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kapus Ruhul Islam berpesan agar tujuan acara ini terwujud, perlu dukungan dari semua pihak, terutama kerelaan mahasiswa untuk mengalokasikan waktu liburnya untuk belajar Al-Qur&#8217;an. Selain itu kepada mahasiswa jadikan pembelajaran Al-Qur&#8217;an ini adalah sesuatu yang menyenangkan dan mengesankan. Jangan jadikan program ini sebagai beban. “Ingat janji-janji Allah SWT dan Rasul-Nya akan kemulian orang  belajar dan mengajar Al-Qur&#8217;an,” Petuah Karimulloh.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">TQM angkatan pertama ini diikuti lebih dari 500 mahasiswa strata satu. Jika ada yang tidak mau ikut, maka mahasiswa itu tidak bisa mengikuti skripsi, maka tidak akan lulus.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Bagi yang tetap tidak mau ikut padahal dia seorang muslim, pihak universitas akan melakukan persuasif, mengingatkan, menegur lewat mentor dan dilaporkan ke masing-masing prodi. 12 dosen agama ditambah 3 lembaga tahsin dari luar Universitas Yarsi akan mengajarkan dan membimbing  para mahasiswa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lembaga tahsin dari luar Universitas Yarsi menjadi pembimbing sebelumnya merupakan lembaga sukses  mendidik santri-santri untuk membaca Al-Quran dengan baik</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
