<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anwar Sahal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/anwar-sahal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 May 2022 15:08:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Anwar Sahal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PWUY Gelar Webinar Pengembangan Aset Wakaf Melalui Reksadana Wakaf.</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pwuy-gelar-webinar-pengembangan-aset-wakaf-melalui-reksadana-wakaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 May 2022 15:08:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Sahal]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby P Manullang]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Any Setianingrum]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Lukman Hamdani]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Wakaf Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[Head of Sharia Investment Management]]></category>
		<category><![CDATA[ketua PWUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[program studi magister manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Wakaf Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[PWUY]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris PWUY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9579</guid>

					<description><![CDATA[Mengakhiri Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022, Pusat Wakaf Universitas Yarsi(PWUY) menggelar webinar Wakaf Nasional bertema Strategi Pengembangan Aset Wakaf Melalui Reksadana Wakaf. Diskusi virtual kemarin mendatangkan pembicara ketua Forum Wakaf [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>p{color:black;}</style>
<p>Mengakhiri Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022, Pusat Wakaf Universitas Yarsi(PWUY) menggelar webinar Wakaf Nasional bertema Strategi Pengembangan Aset Wakaf Melalui Reksadana Wakaf.</p>
<p>Diskusi virtual kemarin mendatangkan pembicara ketua Forum Wakaf Produktif , Bobby P Manullang dan Komisioner PWUY dan Head of Sharia Investment Management, Anwar &nbsp;Sahal, M.M, ASPM</p>
<p>Banyak pengetahuan dan wawasan dipaparkan Bobby. diantaranya, pentingnya pengaliran benefit dana manfaat wakaf untuk Wakif melalui skema pengelolaan, &nbsp;Pentingnya edukasi secara terus menerus atau branding &nbsp;terkait reksadana wakaf &nbsp;serta &nbsp;pentingnya penghimpunan wakaf tunai melalui reksadana wakaf, jangan fix aset saja( rumah, bangunan,)</p>
<p>Tidak kalah dengan Bobby, Anwar juga menyampaikan beberapa penekanan menarik seperti reksadana wakaf sudah sesuai syariah . Harus ada kerjasama dan perjanjian dengan manajemen investasi &nbsp;dan bank kustodian ketika membuat produk syariah yang baru . Sampai kini &nbsp;jumlah produk sukuk syariah masih terbatas dan ini berpengaruh kepada reksadana wakaf.</p>
<p>Sekretaris PWUY, Dr. Lukman Hamdani,M.E.I menerangkan,reksadana wakaf &nbsp;merupakan &nbsp;instrumen investasi penghimpunan dana wakaf &nbsp;dari masyarakat , dikelola oleh &nbsp;manajemen Investasi &nbsp;melalui produk pasar modal syariah ( saham syariah, sukuk syariah dan lainnya), kemudian disalurkan manfaat dana wakaf reksadana tersebut oleh nazhir.&nbsp;</p>
<p>Contohnya wakaf BSM umat &nbsp;untuk mauquf alaih atau masyarakat membutuhkan seperti &nbsp;program nya cinta anak yatim dan AlQur&apos;an</p>
<p>Dosen Pascasarjana Universitas Yarsi &nbsp;mengatakan pula , pengembangan aset wakaf melalui reksadana wakaf sangat penting, karena reksadana wakaf &nbsp;itu mudah, aman, berpengalaman &nbsp;ditangani manajemen investasi, dikelolah professional yaitu nazhir. Selanjutnya Insya Allah berkah &nbsp;kareana ada di produk pasar modal syariah. serta programnya jelas dan terarah</p>
<p>PWUY menurut Lukman, berdiri karena adanya dinamika potensi wakaf yang belum maksimal dan melihat potensi wakaf besar di Universitas Yarsi. Selain itu adanya problem mahasiswa dan mahasiswi Yarsi terkendala pembayaran uang SPP karena finansial covid.&nbsp;</p>
<p>Alumni Doktoral Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menegaskan, PWUY hadir untuk memberdayakan masyarakat sekitar. &nbsp;Melihat masyarakat disekitar Yarsi banyak tidak produktif seperti pengemis, pengamen dan lainnya&nbsp;</p>
<p>PWUY mulai diinisiasi ketika Prof. Dr Nurul Huda saat menjadi kepala program studi magister manajemen tahun 2020.&rdquo;Kini sebagai ketua PWUY Dr.Ir.Any Setianingrum, ME.Syariah.</p>
<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BWI dan MM-UY Gelar Seminar Nasional,  Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA. : “Ada Values yang Terkandung di Balik Wakaf”</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/bwi-dan-mm-uy-gelar-seminar-nasional-prof-dr-muhammad-nuh-ada-values-yang-terkandung-di-balik-wakaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 02:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Sahal]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Freddy Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Dwiki Darmawan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6585</guid>

					<description><![CDATA[Berwakaf tidak hanya sekedar memberikan sebagian dari apa yang kita miliki untuk kepentingan umat yang lebih besar, akan tetapi ada values (nilai -nilai) yang tersimpan di baliknya. Hal itu dikatakan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Berwakaf tidak hanya sekedar memberikan sebagian dari apa yang kita miliki untuk kepentingan umat yang lebih besar, akan tetapi ada values (nilai -nilai) yang tersimpan di baliknya. Hal itu dikatakan oleh Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH, DEA. (Menteri Pendidikan Nasional RI tahun 2009-2014) saat menjadi Keynote Speech pada Seminar Nasional: “Peran Strategis Wakaf Hak Kekayaan Intelektual dalam Membangun Ekonomi Nasional” secara online melalui aplikasi Zoom Metting dan ditayangkan secara live streaming di Youtube.</p>
</p>
<p>Acara yang terselenggara berkat kerja sama antara Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan Magister Manajemen Universitas YARSI (MM-UY) ini menghadirkan para pembicara yaitu: Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM., MSi. (Wakil Rektor IV UY dan Anggota Badan Wakaf Indonesia), Dr. Freddy Harris, SH., LL.M. (Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual/Dirjen HKI), dan Dwiki Darmawan (Public  Figure dan Wakif/orang yang mewakafkan HKI pada Nazhir Dompet Dhuafa), serta dipandu oleh Anwar Sahal, MM., ASPM. Sebagai moderator.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/BWI-dan-MM-UY-2.jpg" alt="BWI dan MM-UY - 2" attachment="6588"><figcaption>Prof. Dr. Ir. Mohammad NUH, DEA. (Menteri Pendidikan Nasional RI tahun 2009-2014) saat menjadi Keynote Speech pada Seminar Nasional: “Peran Strategis Wakaf Hak Kekayaan Intelektual dalam Membangun Ekonomi Nasional”.</figcaption></figure>
<p class="b">Selanjutnya, mantan Mendiknas sejak 22 Oktober 2009 hingga 20 Oktober 2014 ini juga menjelaskan bahwa ada 5 (lima) nilai-nilai yang terkandung di dalam perwakafan itu. Antara lain adalah yang terkait dengan ‘Keyakinan’ yang artinya: jika berwakaf, maka pasti akan mendapat balasan dari Allah SWT., baik di dunia maupun akhirat.</p>
<p>“Kita harus yakin betul, jika kita melepaskan sebagian harta untuk diwakafkan, maka kita akan mendapat nilai plus di dunia dan passive income di akhirat,” terang Prof. M. Nuh.</p>
<p>Selain ‘Keyakinan’, Prof. M. Nuh juga menyampaikan values wakaf selajutnya adalah ‘Minset’ (Productive dan Sustainable Added), ‘Aksi’ (Social Positive Impact dan memperkuat Socio-Cohesiveness), ‘Kekuatan’ (Power of We/kekitaan-‘Muawannah instead dan Musabaqoh’), dan ‘Manfaat’ (Membangun tradisi ‘memberi’ sebagai status interaksi sosial tertinggi/memberi, menerima, meminta, dan meminta-minta).</p>
<p>Mengutip sebuah ayat dalam Alqur-an (surat Al-Ira’, ayat 7), Prof. M. Nuh melafazkan “Innal ahsantum ahsantum lianfusikum, wa in asa’tum falahaa“ yang artinya: “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik kepada dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat keburukan berarti keburukan itu bagi dirimu sendiri”.</p>
<p>“Jadi, kalau yang kita sampaikan (berikan) ke masyarakat itu kebaikan, maka suatu saat, kebaikan itu akan kembali kepada diri kita. Demikian pula jika hal itu tidak baik, kembalinya juga pasti akan tidak baik pula,” ujar Prof. M. Nuh.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/BWI-dan-MM-UY-3.jpg" alt="BWI dan MM-UY - 3" attachment="6589"><figcaption>Rektor Universitas YARSI (UY) – Prof. dr. Fasli Djalal, Ph.D. (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2010- 2011), sebagai Welcoming Speech.</figcaption></figure>
<p class="b">Sebelumnya, Rektor Universitas YARSI (UY) – Prof. dr. Fasli Djalal, Ph.D. (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2010- 2011), sebagai Welcoming Speech mengharapkan bagi semua yang mengikuti seminar nasional ini agar bisa menangkap semua yang disampaikan oleh para narasumber. </p>
<p>“Mari kita ambil semua manfaat dari para narasumber yang sudah melakukan refleksi dari pengalaman pribadi, kemudian dapat berbagi di lingkungan masing-masing, sehingga Badan Wakaf Indonesia semakin berkembang, peran wakaf dalam ekonomi umat dan ekonomi nasional juga semakin besar. Khusus untuk Wakaf Hak Kekayaan Intelektual (WHKI), semoga semakin menemukan posisinya di masa depan,” harap Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>Atas nama pelaksana, kata Prof. Fasli Jalal, Universitas YARSI dan Badan Wakaf Indonesia, mengucapkan terima kasih atas kehadiran narasumber dan semua yang mengikuti seminar nasional tersebut. Rektor UY juga menyampaikan permintaan maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya, baik disengaja maupun tidak. </p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/10/BWI-dan-MM-UY-4.jpg" alt="BWI dan MM-UY - 4" attachment="6590"><figcaption>Prof. Dr. Nurul Huda, SE., MM., MSi. (Wakil Rektor IV UY dan Anggota Badan Wakaf Indonesia) sebagai salah satu narasumber.</figcaption></figure>
<p class="b">Secara umum hasil dari seminar ini memberikan pemahaman kepada hampir 300 orang peserta tentang adanya wakaf HKI yang sudah dijamin hukum positif maupun Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Dwiki Darmawan sebagai public figure sudah memberikan contoh implementasi wakaf HKI, bahkan Dwiki juga yang menciptakan dan mengaransemen lagu Mars dan Himne Badan Wakaf Indonesia yang berdimensi wakaf dan sempat dikumandangkan saat acara tersebut. (ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
