<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ariel Nian Gani &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/ariel-nian-gani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2025 08:29:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Ariel Nian Gani &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Peneliti Yarsi Raih Hibah Kemendiktisaintek, Doktor Utami Hasil Penelitiannya Sudah Dapatkan Paten</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/6-peneliti-yarsi-raih-hibah-kemendiktisaintek-doktor-utami-hasil-penelitiannya-sudah-dapatkan-paten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 08:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan Handoyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Aswin Januarsjaf]]></category>
		<category><![CDATA[Azarine]]></category>
		<category><![CDATA[BIMA]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Image]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Ratna Sawitri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Sri Utami]]></category>
		<category><![CDATA[E-WOM]]></category>
		<category><![CDATA[Endang Fourianalistyawati]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenditisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[Kinasih Prayuni]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Min Ho]]></category>
		<category><![CDATA[Melok Roro Kinanthi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Rofii]]></category>
		<category><![CDATA[Muslikh]]></category>
		<category><![CDATA[Nurul Qolbi]]></category>
		<category><![CDATA[Pela Yuliana]]></category>
		<category><![CDATA[Prof dr.Sultana]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Sultana MH Faradz]]></category>
		<category><![CDATA[Sari Zakiah Akmal]]></category>
		<category><![CDATA[Susanti]]></category>
		<category><![CDATA[Yunita Janah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22331</guid>

					<description><![CDATA[Meraih dana hibah penelitian bagi Universitas Yarsi sudah biasa dan sering. Kini Peneliti Yarsi kembali raih hibah dari BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek) Menurut Wakil Rektor II, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Meraih dana hibah penelitian bagi Universitas Yarsi sudah biasa dan sering. Kini Peneliti Yarsi kembali raih hibah dari BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek)</p>
<p>Menurut Wakil Rektor II, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo,,Ph.D. (Doktor Ahmad) dana hibah diraih dalam penelitian digunakan meningkatkan kualitas penelitian, mengembangkan pengetahuan, meningkatkan inovasi, dukung pengembangan karier dan meningkatkan reputasi.</p>
<p>Tahun 2025 ini 6 peneliti Universitas Yarsi mendapatkan dana hibah penelitian BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek) dengan fokus penelitian berbeda-beda.</p>
<p>Doktor Ahmad mengucapkan selamat kepada enam peneliti Universitas Yarsi yang sabet dana hibah Penelitian BIMA Kemendiktisaintek. Semoga lebih sukses lagi dan banyak karya.</p>
<p>Prof dr. Sultana M.H. Faradz, PAK (Prof Sultana) dan tim meraih dana hibah fokus bidang kesehatan. Judul penelitiannya Purwarupa Kecerdasan Buatan Berbasis Uji Metilasi dengan Nanopore NextGen Sequencing untuk Diagnosis Penyakit Langka Anak dengan Disabilitas Intelektual</p>
<p>Anggota terdiri Doktor Ahmad,Chandra Prasetyo Utomo, Kinasih Prayuni, Susanti.</p>
<p>Kemudian dana penelitian bidang sosial humaniora diraih Prof. Dr. Nurul Huda, S.E. M.M., M.Si. (Prof Nurul) dan tim. Judul penelitiannya Analisis Peran Lee Min Ho, Brand Image, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Azarine dengan Moderasi E-WOM.</p>
<p>Prof Nurul sudah sering mendapatkan hibah penelitian dan dalam penelitian ini mengikutkan dua orang peneliti, Muslikh dan Yunita Janah.</p>
<p>Tidak itu saja, penelitian di bidang sosial humaniora lainnya berjudul Model Strategis Penerapan Green Waqf pada Pariwisata Halal di  Kota Wakaf Indonesia. Pendekatan <em>Group Model Building</em>. Prof Nurul dan timnya juga meraih dana hibah. Kali ini anggotanya, Ariel Nian Gani, Muhammad Rofii, Pela Yuliana dan Nurul Qolbi.</p>
<p>Dosen Yarsi, Sari Zakiah Akmal, M.Psi., Psikolog dan tim juga mendapat dana hibah penelitian. Tema penelitiannya Membangun Karier Berkelanjutan: Strategi Adaptabilitas Karier, Resiliensi, dan Kesejahteraan Psikologis Pekerja Jarak Jauh serta Kontribusi terhadap Ekonomi Digital Indonesia. Anggotanya terdiri Fitri Arlinkasari, Dian Ratna Sawitri, Melok Roro Kinanthi, Endang Fourianalistyawati dan Aswin Januarsjaf.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22332" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Kemudian, Dr.Sri Utami, S.Si (Doktor Utami)  dan tim, fokus penelitian pada kesehatan.</p>
<p>Tema penelitian, Pengembangan Produk Sediaan Serbuk Oral Berbahan Baku Ekstrak Buah Sesoot (G. <em>picrorrhiza</em>), Belimbing Wuluh (A.<em>bilimbi</em>), Apel (M. <em>domestica</em>) sebagai Antiobesitas dan Antiaging.</p>
<p>Doktor Utami menerangkan penelitiannya terkait proses penuaan (<em>aging</em>) menyebabkan penurunan fungsi fisiologis dan peningkatan risiko penyakit, serta mempengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup.</p>
<p>Pada individu mengalami obesitas, efek penuaan dapat terlihat lebih cepat, dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan gangguan metabolik.</p>
<p>Menurut Doktor Utami, senyawa bioaktif  terkandung dalam berbagai tanaman Indonesia memiliki potensi sebagai antioksidan dan <em>antiaging </em>termasuk di antaranya ekstrak buah sesoot (<em>Garcinia picrorrhiza</em>), yang merupakan genus garcinia, belimbing sayur atau belimbing wuluh (<em>Averrhoa bilimbi</em>), dan apel (<em>Malus domesticai</em>).</p>
<p>Doktor Utami menerangkan, pengembangan formulasi sediaan serbuk oral (SSO) dari ekstrak tanaman sebagai antiobesitas dan antiaging merupakan solusi inovatif dan alami untuk mengatasi masalah obesitas serta memperlambat proses penuaan.</p>
<p>Penelitian dilaksanakan selama dua tahun bertujuan pengembangan SSO sebagai antiaging dan antiobesitas berbahan baku ekstrak buah garcinia, belimbing wuluh, dan apel dari Malang.</p>
<p>Luaran yang ditargetkan tahun pertama  berupa prototipe SSO, Paten atau Paten Sederhana, nilai TKT (tingkat kesiapan teknologi) sebesar 5.</p>
<p>Luaran tahun kedua: Prototipe SSO, Paten atau Paten Sederhana sebagai antiobes dan antiaging.</p>
<p>Doktor Utami dan tim juga berhasil mendapatkan paten atas formulasi ekstrak sesoot  terkarakterisasi baik secara tunggal maupun kombinasinya dengan doksorubisin mampu membunuh sel kanker payudara dan aman trehadap sel vero. Penelitian selanjutnya menunjukkan aman terhadap sel fibroblas.</p>
<p>Dengan diterima hibah ini semangat meneliti dan memproduksi semakin besar dan akhirnya masyarakat lebih sehat dan sejahtera.</p>
<p>Sebagai dosen penelitian ini bagian kegiatan catur dharma dan meningkatkan citra Universitas. Lewat penelitian ini saya berupaya lebih memperkenalkan tanaman asli Indonesia ke mancanegara,” Semoga bisa juga jadi pendapatan bagi negara.,” imbuh Ibu Doktor Berhijab</p>
<p>Kepada para peneliti Yarsi peraih hibah BIMA Kemendiktisaintek 2025, selamat dan semoga lebih sukses lagi (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Courtesy Visit from The University of Edinburgh to Faculty of Medicine, Universitas YARSI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/courtesy-visit-from-the-university-of-edinburgh-to-faculty-of-medicine-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 04:01:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OIA_News]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Widiyanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Citra Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Dian Mardhiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Erlina Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. David Weller]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20019</guid>

					<description><![CDATA[On Thursday, April 24, 2025, Universitas YARSI had the honor of welcoming a delegation from The University of Edinburgh, led by Prof. David Weller, MBBS (Adel), MPH, PhD, FRCGP, FRCP [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>On Thursday, April 24, 2025, Universitas YARSI had the honor of welcoming a delegation from The University of Edinburgh, led by Prof. David Weller, MBBS (Adel), MPH, PhD, FRCGP, FRCP (Ed), FRACGP. Prof. Weller is the James Mackenzie Professor of General Practice, Co-Director of the Centre for Population Health Sciences, and International Dean for Southeast Asia and Australasia at The University of Edinburgh. The visit took place from 09:30 to 11:30 WIB at the 2nd-floor meeting room of the Faculty of Medicine.</p>
<p>This courtesy visit aimed to explore potential collaboration opportunities between The University of Edinburgh and Universitas YARSI, particularly with the Faculty of Medicine. The discussions focused on possibilities for joint international research, academic exchange, and other forms of academic cooperation, particularly in the area of Family Medicine and Primary Health Care.</p>
<p>The meeting was attended by key figures from Universitas YARSI, including the Dean of the Faculty of Medicine, Prof. dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono, Ph.D., Sp.M.K(K); Vice Dean II, Dian Widiyanti, S.Si., M.Si., Ph.D.; Vice Dean III, dr. Citra Fitri, Sp.K.J.; Head of the Family Medicine and Primary Health Care Specialist Program (SpKKLP), Dr. dr. Erlina Wijayanti, MPH, Sp.KKLP, Subsp.COPC.; and the program&#8217;s secretary, dr. Dian Mardhiyah, MKK, Sp.KKLP, Subsp. FOMC, Ph.D.</p>
<p>Also present were the Head of the Planning Center, Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc., and the Head of the International Affairs Office (KUI), Fitri Arlinkasari, Ph.D., Psychologist, who helped facilitate the visit and discussions. The engagement marked a meaningful step forward in strengthening Universitas YARSI’s international partnerships and academic collaborations in the field of medicine.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>56 Tahun,Milad Yarsi ,Putih Hijaukan GBK, 57 Tahun Putih Hijaukan Thamrin Jakarta</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/56-tahunmilad-yarsi-putih-hijaukan-gbk-57-tahun-putih-hijaukan-thamrin-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 20:11:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[57 tahun Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Mulyadi Muchtiar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Gusnawirta Taib]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Liana Zulfa]]></category>
		<category><![CDATA[GBK]]></category>
		<category><![CDATA[Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<category><![CDATA[RS Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[RSGM Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12480</guid>

					<description><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal, Ph.D bersama ibu, Dr.Gusnawirta Taib,S.Pd,M.Pd mengikuti fun walk hari ulang tahun (milad) Universitas Yarsi ke-56 tahun di Gelora Bung Karno.(GBK) pagi kemarin. Kehadiran Rektor [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal, Ph.D bersama ibu, Dr.Gusnawirta Taib,S.Pd,M.Pd mengikuti fun walk hari ulang tahun (milad) Universitas Yarsi ke-56 tahun di Gelora Bung Karno.(GBK) pagi kemarin. Kehadiran Rektor Yarsi sekaligus membuka fun walk.</p>
<p>Pak Rektor tiba di lokasi duapuluh menit sebelum dimulai acara. Prof Fasli menggunakan <em>uniform shirt</em> disediakan panitia dan training biru tua.</p>
<p>Ketua Panitia , juga menjabat Kepala Pusat Perencanaan, Ariel Nian Gani, M.Phil,M.Sc dan panitia seksi acara telah tiba ditempat acara terlebih dahulu. Mereka menyambut dan  terlibat ngobrol hangat dengan Rektor Yarsi.</p>
<p>Kemudian Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 dilokasi tampak bersalaman dengan Wakil Rektor I, Dr.dr. Wening Sari, M.Kes , Wakil Rektor  III, Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. , Wakil Rektor V,Dr.dr.Endy Muhammad Astiwara, M.A, AAAIJ, Direktur Rumah Sakit Yarsi, dr.Mulyadi Muchtiar, MARS, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut, drg.Liana Zulfa,Sp.Perio, MARS dan tidak ketinggalan Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof.dr.Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K),DTM&amp;H membawa sepeda kesayangannya.</p>
<p>Kehadiran tokoh pendidikan di Indonesia ini tampak disambut para mahasiswa, dosen ,karyawan dan keluarga besar Yarsi.termasuk Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Gigi Mulut Yarsi</p>
<p>Sebagai informasi puncak milad Universitas Yarsi digelar sebagai bagian silaturahim keluarga besar Yarsi  Ketua Panitia menyebut agenda ini dikategorikan event terbesar pertama pasca pandemi covid-19. Peminatnya melampaui target.</p>
<p>Ariel mengatakan,pendaftaran baru saja dibuka, tidak sampai tiga jam target langsung terpenuhi.dan pendaftaran ditutup. Lalu panitia menambah jumlah peserta dan pendaftaran dibuka lagi. Tidak sampai  dua jam, peserta mendaftar melimpah dan kuota terpenuhi.</p>
<p>Fun Walk milad ke-56 Universitas Yarsi mempunyai tema Satukan Langkah Bentuk Kebersamaan.</p>
<p>Ariel menerangkan peserta fun walk terdiri dari  para karyawan Universitas Yarsi, Rumah Sakit Yarsi, Rumah Sakit gigi Mulut Yarsi  berserta keluarganya turut hadir meramaikan ke GBK . Mereka tinggal tidak hanya di Jakarta saja melainkan pelosok Jakarta, Bekasi, Tanggerang, Ciputat,Tanggerang Selatan, Parung, Bogor, Serang Banten.</p>
<p>Dalam perhelatan ini ,sebelum melakukan perjalanan pagi mengelilingi lapangan bola GBK sejauh tiga kilo, panitia melakukan pemanasan  diawali senam kesehatan.</p>
<p>Pasca mengelilingi GBK , para peserta diajak bermain aneka <em>game educative</em> berhadiah. Diakhri acara digelar pula aneka doorprice menarik untuk peserta.Termasuk adanya logam mulia, voucher medical check up di Rumah Sakit Yarsi dan voucher bersihkan karang gigi dan perawatan dasar gigi</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi saat sambutan mengucapkan selamat kepada panitia, telah sukses melaksanakan kegiatan, penuh dengan wahana silaturahim , hiburan sekaligus olahraga.</p>
<p>Event ini bentuk silaturahim  dan kekeluargaan Universitas Yarsi. karena  setiap hari sudah sibuk pada masing-masing kerjaan , Event 56 tahun, Alhamdulillah bisa putih dan hijaukan GBK</p>
<p>“Kedepan, 57 tahun Yarsi ,saya memimpikan putih dan hijaukan bukan hanya GBK tapi jalan Sudirman, menunjukkan persaudaraan Yarsi kuat,” ujar Prof Fasli</p>
<p>Menurut Prof fasli ,Yarsi Insya Allah bisa. Karena memiliki 5400 mahasiswa,300 dosen,150 karyawan, 400an karyawan Rumah Sakit Yarsi, 90an karyawan Rumah Sakit Gigi Mulut Yarsi.  Tahun depan ajak ribuan alumni, ditambah kesemuanya  mengajak keluarga.</p>
<p>“Kepada panitia saat ini coba siapkan rencana ini,” pinta Rektor Universitas Yarsi</p>
<p>Karena itu, tambah Prof Fasli, panitia harus lebih semangat lagi,Mari kita jaga kebersamaan ini. “Semoga semakin erat persahabatan, persaudaran, saling kenal membangun kekeluargaan serta bersinergi,”tutup Prof Fasli (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FEB Cup Universitas Yarsi Sukses, SMA 52 Jakarta Juara 1</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/feb-cup-universitas-yarsi-sukses-sma-52-jakarta-juara-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 11:06:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-MAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[FEB Cup 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Gilang Rayendra Mulyaning Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Rini Hidayati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12377</guid>

					<description><![CDATA[Gegap gempita suara tepuk tangan dan teriakan anggota tim peserta memadati gelangang olahraga Universitas Yarsi, menyambut penutupan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Cup 2023, kemarin sore. Menurut Ketua Panitia, Gilang Rayendra [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gegap gempita suara tepuk tangan dan teriakan anggota tim peserta memadati gelangang olahraga Universitas Yarsi, menyambut penutupan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)Cup 2023, kemarin sore.</p>
<p>Menurut Ketua Panitia, Gilang Rayendra Mulyaning Putra , FEB CUP adalah perlombaan Futsal internal dan eksternal. Futsal internal itu sendiri dari mahasiswa fakultas Ekonomi dan Bisnis, sedangkan Futsal eksternal itu pesertanya para pelajar SMA atau sederajat .</p>
<p>Kecuali masa Covid-19 kemarin , lomba ini diadakan setiap tahunan bertujuan jalin silaturahim antar civitas FEB Universitas Yarsi , wadah menyalurkan bakat dan mengasah keterampilan peserta serta media promosi FEB UniversitasYarsi kepada para siswa SMA dan sederajat. “ Selain itu sarana hiburan bagi mahasiswa FEB,” ujar Mahasiswa Program Studi FEB Yarsi.</p>
<p>Gilang menjelaskan, jumlah peserta FEB Cup 2023 lomba Futsal internal 6 tim dengan jumlah peserta 12 mahasiswa pertim sehingga berjunlah 72 orang. Sedangkan Futsal eksternal 16 tim dengan jumlah peserta 14 siswa pertim sehingga berjumlah 224 orang.</p>
<p>Para peserta mengikuti FEB Cup diwajibkan mendaftar dan dikenakan biaya. Untuk peserta internal Rp 250.000 dan untuk peserta eksternal Rp 300.000. Kemudian mengisi link registrasi, mengupload KTM dan KHS, mengupload bukti pembayaran pada formulir registrasi yang telah disediakan panitia,</p>
<p>Satu tim minimal 5 orang. mahasiswa aktif FEB Yarsi dan pemain hanya boleh terdaftar pada satu tim Dan untuk peserta ekternal harus siswa aktif SMA  Sederajat</p>
<p>Sistem pertandingan yang dilakukan dalam perlombaan  FEB Cup 2023 ini, untuk eksternal ,open slot 16 tim, Babak penyisihan(16 tim), quarter final(8 tim), semi final(4 tim), perebutan juara 3 (2 tim) dan final (2 tim)</p>
<p>Sistem pertandingan internal, open slot 6 tim, babak penyisihan(6 tim),semi final(4 Tim) , perebutan juara 3(2 tim) 6.final(2 tim).</p>
<p>Pemenang FEB Cup ada 3 juara untuk internal dan eksternal, pemenang juara 1-3 mendapatkan hadiah uang tunai beserta piala.</p>
<p>“Juara 1 peserta tim ekternal dari sekolah SMA 52 Jakarta, sedangkan dari internal juara 1 dari Tim Mess Runner dari Angkatan 2020,” tutur Gilang.</p>
<p>Menurut Gilang ,SMA 52 Jakarta tapil lebih prima dalam permainannya. Para permainan saat menggiring , upan dan mengarahkan bola lebih bagus dan begitu pula kerjasama timnya lebih kompak.</p>
<p>FEB Cup sukses digelar. Pembukaan diresmikan Wakil Dekan I FEB Universitas Yarsi , Rini Hidayati, SE., M.M.dan Penutupan dilakukan Dosen FEB Universitas Yarsi yang juga Kepala Pusat Perencaan Universitas Yarsi, Ariel Nian Gani, M.Phil, M.Sc sekali menyerahkan hadiah kepada juara satu (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Program PkM, Universitas Yarsi Lakukan Pendampingan UKM Tikar Pandan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lewat-program-pkm-universitas-yarsi-lakukan-pendampingan-ukm-tikar-pandan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2023 08:45:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Afud Mahpudin]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Sri Chusri Haryanti]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11598</guid>

					<description><![CDATA[Krjogja.com &#8211; JAKARTA &#8211; Universitas Yarsi Jakarta melaksanakan pendampingan peningkatan penjualan usaha kecil menengah (UKM) pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang. Kegiatan dilaksanakan Kamis (5/1/2023) lalu itu dalam rangka [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="dt-paragraph">
<p><strong><a href="https://www.krjogja.com/pendidikan/read/491455/lewat-program-pkm-universitas-yarsi-lakukan-pendampingan-ukm-tikar-pandan">Krjogja.com</a> &#8211; </strong>JAKARTA &#8211; Universitas Yarsi Jakarta melaksanakan pendampingan peningkatan penjualan usaha kecil menengah (UKM) pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang.</p>
<p>Kegiatan dilaksanakan Kamis (5/1/2023) lalu itu dalam rangka Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diketuai Prof. DR. H. Nurul Huda, M.Si., M.M. beranggotakan Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc., Muhammad Rofi’i, M.Sc., serta Dr. Sri Chusri Haryanti, S.T., M.T.</p>
<p>Pihak menjadi mitra PkM disini, pelaku UKM Pengrajin Tikar Pandan dipimpin Afud Mahpudin juga Kepala Desa Kadumaneuh, Kabupaten Pandeglang dalam siaran persnya, Selasa (31/1/2023)</p>
<p>Menurut Afud, kerajinan anyaman tikar pandan merupakan peninggalan nenek moyang turun temurun, sampai saat ini masih dikembangkan dan dilestarikan oleh warga, khususnya para ibu rumah tangga bisa menganyam tikar pandan.</p>
<p>“Di Desa Kadumaneuh mayoritas kaum ibunya mengerjakan anyaman tikar pandan hampir setiap hari,” ujar Afud.</p>
<p>Lebih lanjut Kepala Desa Kadumaneuh menyatakan, adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak buruk bagi tingkat penjualan para pelaku usaha tikar pandan. Pandemi Covid-19 juga menimbulkan tantangan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti mencari calon pelanggan saat ini lebih banyak di rumah dan melakukan pemesanan secara daring.</p>
<p>Kepala Desa Kadumaneuh berusaha untuk mencari alternatif bisa membantu meningkatkan penjualan tikar para pelaku usaha tersebut. Sementara kondisi kini, pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh masih menjalankan bisnis sangat tradisional dan produk yang dihasilkan dijual skala lokal.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada tim PkM Universitas Yarsi atas bantuan pendampingan dalam rangka peningkatan penjualan UKM pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang. Semoga Universitas Yarsi tetap bisa bekerjasama mendampingi para pelaku UKM Tikar Pandan sampai penjualan meningkat,&#8221; harap Afud</p>
<p>Sementara Prof Nurul menyatakan, terima kasih bisa diterima melakukan pendampingan di desa Kadumaneuh lewat kegiatan PkM.</p>
<p>Melihat situasi dan kondisi pengrajin tikar pandan, Universitas Yarsi melalui kegiatan PkM berkontribusi dalam bentuk pendampingan berupa pembuatan website berbasis wordpress, pembuatan <em>e-commerce</em> kerajinan tikar pandan dengan platform pembayaran mayar.id, dan pembuatan strategi bisnis yang <em>sustainable.</em></p>
<p>Kemudian pembuatan rencana proses pemasaran digital, melakukan paid promote di sosial media dan google, membuat packaging yang baru, serta meminimalisir biaya produksi dengan melakukan lean production. Semoga semua kontribusi PkM Universitas Yarsi di desa Desa Kadumaneuh Pandeglang. (Ati)</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kompetisi Bisnis Prodi Manajemen 2022 Usai,Pemenang Dapat Modal dan Pendampingan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kompetisi-bisnis-prodi-manajemen-2022-usaipemenang-dapat-modal-dan-pendampingan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2022 04:47:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-MAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Lily Deviastri]]></category>
		<category><![CDATA[Nurul Fadilah]]></category>
		<category><![CDATA[Puji Tentrem Mahanani]]></category>
		<category><![CDATA[Rafiqa Fauziyyah Azhary]]></category>
		<category><![CDATA[Randhy Nugroho]]></category>
		<category><![CDATA[Rizki Rahmatia]]></category>
		<category><![CDATA[Royyan Imadus S.]]></category>
		<category><![CDATA[Salsabila Hasnabashirah]]></category>
		<category><![CDATA[Shepta Dwi Rianty]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11202</guid>

					<description><![CDATA[Kompetisi Bisnis Prodi Manajemen tahun 2022 Usai digelar. Event ini bagian program kompetisi kampus merdeka (PKKM)tahun 2022. Menurut Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Yarsi, Lily Deviastri, SE, MIB, perhelatan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kompetisi Bisnis Prodi Manajemen tahun 2022 Usai digelar. Event ini bagian program kompetisi kampus merdeka (PKKM)tahun 2022.</p>
<p>Menurut Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Yarsi, Lily Deviastri, SE, MIB, perhelatan kompetisi bisnis  merupakan salah satu rangkaian kegiatan hibah PKKM 2022 Prodi Manajemen.</p>
<p>Tujuannya melahirkan para <em>entrepreneur</em>. Bagi mahasiswa menerapkan program MBKM dapat dikonversi mata kuliah sebanyak 20 SKS.</p>
<p>Alumni Program Studi Bisnis International Edith Cowan University Western Australia menerangkan, sebelum kompetisi, dilakukan pembekalan dalam bentuk workshop kewirausahaan sebanyak 16 sesi. Waktunya Sepetember hingga awal Oktober 2022, pematerinya dosen dan praktisi dari Komunitas Sahabat UMKM.</p>
<p>Dalam workshop itu mahasiswa dibagi dalam kelompok. Lima kelompok diikutkan kompetisi bisnis. Setiap kelompok ada tiga mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung sehari. Jurinya para dosen FEB yaitu Ariel Nian Gani, Lily Deviastri dan Randhy Nugroho.</p>
<p>Ibu berhijab ini menambahkan, kriteria penjurian dilihat segi produk, keuangan, tim dan hasil validasi. Kemudian dipilih 3 pemenang dengan hadiah berupa modal usaha total 27 juta. Selain itu pemenang juga akan mendapatkan pendampingan dari praktisi selama dua bulan memastikan keberlanjutan usaha dijalankan.</p>
<p>Juara satu kelompok, Puji Tentrem Mahanani sebagai ketua dan Shepta Dwi Rianty. Sedangkan juara dua kelompok Salsabila Hasnabashirah sebagai ketua dan tim Nurul Fadilah dan Royyan Imadus S. Juara tiga ktlompok Rizki Rahmatia sebagai ketua dan tim Rafiqa Fauziyyah Azhary.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD &#8211; Pariwisata Halal Nusa Tenggara Barat</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fgd-pariwisata-halal-nusa-tenggara-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 06:37:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[CHSE]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis UNU NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Rini]]></category>
		<category><![CDATA[NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Tenggara Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Pariwisata Lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Supiandi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6743</guid>

					<description><![CDATA[Focus Group Discussion (FGD) ini dilaksanakan untuk sharing knowledge bersumber dari peneleitian mengenai pariwisata halal yang sudah dilakukan oleh Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi (Ketua Prodi Magister Manajemen, Guru [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Focus Group Discussion (FGD) ini dilaksanakan untuk sharing knowledge bersumber dari peneleitian mengenai pariwisata halal yang sudah dilakukan oleh Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi (Ketua Prodi Magister Manajemen, Guru Besar FEB dan Wakil Rektor IV Universitas YARSI). Hal ini disampaikan oleh beliau sendiri selaku pemantik dalam acara FGD Pariwisata Halal di Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu (2/12/2020) yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi teleconference Zoom.</p>
<p>Acara ini yang diselenggarakan Universitas YARSI bekerja sama dengan UNU NTB berikut dengan stakeholder (pengambil kebijakan, pelaku industri pariwisata, akademisi, dan lainnya) yang berkaitan dengan topik tersebut, diikuti oleh 39 penanggap forum.</p>
<p>Acara dimulai oleh Supiandi, SE., ME.Ec. Dev ( Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis UNU NTB). Beliau menyampaikan rasa bersyukur bahwa acara tersebut dihadiri oleh banyak penanggap dari berbagai lini yang <i>concern</i> terhadap pariwisata di NTB, dan menambahkan bahwa NTB menjadi destinasi wisata super prioritas yang akan menjadi tulang punggung perekonomian yang ada di daerah meskipun pandemi Covid-19 sedang melanda, walaupun pada triwulan kedua sempat terguncang namun saat ini sektor pariwisata NTB sedang reborn, imbuhnya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-NTB-2.png" alt="FGD NTB - 2" attachment="6758"><figcaption>Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi</figcaption></figure>
<p class="b">Dilanjutkan dengan pemaparan Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi menyampaikan beberapa poin terkait pariwisata halal, diantaranya beberapa permasalahan di daerah serta laporan riset awal yang dilakukan pada tahun 2019 pada Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatera Barat. Pada hari ini disampaikan pengembangan model dynamic process untuk mengembangkan pariwisata halal pada daerah tertentu dengan harapan ada hasil yang dapat diperoleh dari metodologi tersebut yang dipandu oleh Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc.(fasilitator) dan Nova Rini, SE., M.Si (pembawa acara) dalam acara ini.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-NTB-3.png" alt="FGD NTB - 3" attachment="6759"><figcaption>Dr. Halus Mandala, M.Hum (Ketua STP Mataram)</figcaption></figure>
<p class="b">Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan pengumpulan ide prioritas dari para penanggap forum mengenai hal yang dapat mengembangkan pariwisata halal di NTB yang kemudian diterapkan pada model dynamic pengembangan riset ini. Salah satu penanggap, Dr. Halus Mandala, M.Hum (Ketua STP Mataram) menuturkan bahwa pariwisata halal di NTB sudah dikenal yang kemudian dilanjutkan implementasi pada masyarakat, artinya wisata halal menjadi kebiasaan hidup baik dari segi kuliner, dalam objek wisata terdapat tempat sholat atau sembahyang,berikut perangkatnya, fleksibilitas tour guide untuk mempersilahkan turis muslim ataupun non muslim untuk melakukan ibadah.</p>
<p>Hal itu dilakukan untuk menyampaikan bahwa sebenarnya wisata halal adalah hakikat budaya hidup yang dikehendaki baik dari sisi kebersihan, kesehatan, keselamatan, kelestarian lingkungannya yang sekarang dikemas oleh Kementerian Pariwisata dalam bentuk CHSE. “Jika hal itu diterapkan secara optimal, wisatawan baik domestik atau mancanegara akan datang ke NTB,” imbuhnya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-NTB-4.png" alt="FGD NTB - 4" attachment="6760"><figcaption>Ainul Yakin, S.Pd., M.Pd (Staf Pengajar Politeknik Pariwisata Lombok )</figcaption></figure>
<p class="b">Penanggap lainnya Ainul Yakin, S.Pd., M.Pd (Staf Pengajar Poltekpar Lombok) menyampaikan sebagai seorang yang rindu pada wisata halal NTB untuk booming kembali karena terhambat oleh pandemi Covid-19 yang melanda. Beliau menambahkan bahwa branding pada wisata halal dikaitkan dengan atraksi budaya lokal yang di zonasikan pada Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur.</p>
<p>Jika local wisdom dan atraksi daerah dioptimalkan, maka dapat dijadikan bahan branding dan promosi. “Sosialisasi mengenai pariwisata halal belum mencapai lintas sektor khususnya hingga lapisan masyarakat awam, sehingga pemahaman mengenai pariwisata halal belum maksimal,” tambahnya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-NTB-5.png" alt="FGD NTB - 5" attachment="6761"><figcaption>Rumusan Model Diskusi</figcaption></figure>
<p class="b">Setelah rangkaian acara terakhir dari FGD Pariwisata Halal NTB berakhir maka dirumuskan model yang bersumber dari masukan para penanggap untuk meningkatkan pariwisata halal di NTB yang dipandu oleh fasilitator melalui pengolah data super decision. </p>
<p>Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi menyoroti 3 masalah utama dalam riset ini diantaranya pihak pemerintah, masyarakat, dan infrastruktur. Selanjutnya, beliau dan tim riset menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh stakeholder dan penanggap yang telah berkontribusi pada acara ini. Beliau menambahkan, “semoga riset ini dapat bermanfaat dalam peningkatan pariwisata halal di NTB dan menjalin siaturahim antar sesama.”</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD &#8211; Pariwisata Halal Sulawesi Selatan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fdg-pariwisata-halal-sulewesi-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 05:52:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Nasrullah bin Sapa]]></category>
		<category><![CDATA[Dra. Hj. Djamila Hamid]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Rini]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Supriadi]]></category>
		<category><![CDATA[Trimulato]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Alauddin Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[UIT]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Indonesia Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[wisata halal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6744</guid>

					<description><![CDATA[Focus Group Discussion (FGD) ini dilaksanakan untuk sharing knowledge bersumber dari peneleitian mengenai pariwisata halal yang sudah dilakukan oleh Prof.Dr.Nurul Huda, SE, MM.,MSi (Ketua Prodi Magister Manajemen, Guru Besar FEB [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Focus Group Discussion (FGD) ini dilaksanakan untuk sharing knowledge bersumber dari peneleitian mengenai pariwisata halal yang sudah dilakukan oleh Prof.Dr.Nurul Huda, SE, MM.,MSi (Ketua Prodi Magister Manajemen, Guru Besar FEB dan Wakil Rektor IV Universitas YARSI). Hal ini disampaikan oleh beliau sendiri selaku pemantik dalam acara FGD Pariwisata Halal di Sulawesi Selatan (Sulsel) Selasa (1/12/2020) yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi teleconference Zoom.</p>
<p>Acara ini yang diselenggarakan Universitas YARSI bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan, kampus yang berlokasi di Indonesia timur, berikut dengan stakeholder (pengambil kebijakan, pelaku industri pariwisata, akademisi, dan lainnya) yang berkaitan dengan topik tersebut, diikuti oleh 21 penanggap forum. </p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-Sulsel-2.png" alt="FGD Sulsel - 2" attachment="6746"><figcaption>Prof. Dr.Nurul Huda, SE, MM.,MSi.</figcaption></figure>
<p class="b">Acara dibuka oleh pemaparan hasil riset Prof.Dr.Nurul Huda, SE, MM.,MSi. pada tahun 2019. Beliau menyampaikan bahwa riset ini menggunakan pendekatan Analytic Network Process (ANP), yaitu interaksi dan wawancara langsung pada pihak-pihak yang terkait dengan pariwisata dilanjutkan dengan pengisian kuesioner skala 9 yang merupakan tahapan penelitian ANP. </p>
<p>Selanjutnya beliau menambahkan, “gambaran posisi Indonesia dalam Global Islamic Economic Indicator sudah masuk dalam ranking 4 pada tahun 2020 yang sebelumnya di posisi ranking 5 pada tahun 2019. Pada hari ini disampaikan pengembangan model dynamic process untuk mengembangkan pariwisata halal pada daerah tertentu dengan harapan ada hasil yang dapat diperoleh dari metodologi tersebut yang dipandu oleh Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc.(fasilitator) dan Nova Rini, SE., M.Si (pembawa acara) dalam acara ini.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-Sulsel-3.png" alt="FGD Sulsel - 3" attachment="6747"><figcaption>Dra.Hj. Djamila Hamid (DInas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan)</figcaption></figure>
<p class="b">Dilanjutkan dengan sambutan mengenai penyampaian kondisi pariwisata halal Sulsel oleh Dra. Hj. Djamila Hamid (DInas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan), Sulsel termasuk dalam salah satu dari 10 provinsi destinasi wisata halal di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim sebesar 7,2 juta jiwa dari jumlah total penduduk 8 juta jiwa.</p>
<p>Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan dipercaya oleh pemerintah untuk melakukan sosialisasi pariwisata halal yang merupakan  program prioritas Provinsi Sulawesi Selatan pada seluruh lapisan masyarakat. Pada dua tahun terakhir, sosialisasi sudah dilakukan pada tingkat provinsi, dilanjutkan pada Kabupaten Bone pada awal Desember 2020. Beliau menambahkan, di Sulsel terdapat kesalahpahaman tentang pariwisata halal khususnya di daerah Toraja dikarenakan mereka khawatir untuk merubah kebiasaan tradisi yang ada, padahal intinya wisata halal melayani seluruh wisatawan Muslim dan Non-muslim. Dengan adanya FGD ini mudah-mudahan dapat memperluas pengenalan dan saran mengenai wisata halal Sulsel pada masyarakat kedepannya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-Sulsel-4.png" alt="FGD Sulsel - 4" attachment="6748"><figcaption>Supriadi, S.E.I., M.E.I. (Dosen UIN Alauddin Makassar)</figcaption></figure>
<p class="b">Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan pengumpulan ide prioritas dari para penanggap forum mengenai hal yang dapat mengembangkan pariwisata halal di Sulsel yang kemudian diterapkan pada model dynamic pengembangan riset ini. Salah satu penanggap, Supriadi, S.E.I., M.E.I. (Dosen UIN Alauddin Makassar) menuturkan bahwa pariwisata halal di Sulsel harus didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni, seperti kerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menjadi volunteer penyebaran informasi tentang wisata halal.</p>
<p>“Bukan tidak mungkin pembukaan program studi pariwisata syariah di kampus sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, namun butuh waktu kurang lebih 4 tahun untuk mencetak tenaga berkualitas seperti itu,” pungkasnya.</p>
<p>Penanggap lainnya, Trimulato,SEI.,M.Si (pengguna hotel syariah) menyampaikan “kebijakan pemerintah pusat harus mengakomodasi pengetahuan mengenai sosialisasi pada masyarakat, bahwa dengan adanya pariwisata halal tidak bermaksud &#8220;menyusahkan&#8221; atau menggantikan budaya/kearifan lokal,” imbuhnya.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-Sulsel-5.png" alt="FGD Sulsel - 5" attachment="6749"><figcaption>Dr. Nasrullah bin Sapa, Lc., MM (Pendakwah)</figcaption></figure>
<p class="b">Penanggap lainnya Akbar (Dosen UIT) menyampaikan bahwa dari sarana prasarana, istilah, dan kehalalan dari makanan perlu diberikan sertifikasi untuk destinasi halal di Makassar, karena banyak dari pemilik Non-muslim dari gerai wisata halal. Ke depan, harus dikelompokkan destinasi halal di Sulsel sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh wisatawan. Hal ini bukan hanya berkaitan pada pemberi jaminan sertifikasi, namun para pendakwah juga berkontribusi karena kehalalan dari tiap sesuatu menjadi tanggung jawab setiap Muslim.</p>
<p>Penanggap lainnya, Dr. Nasrullah bin Sapa, Lc., MM (Pendakwah) menyampaikan “adanya kebingungan diantara peristilahan di masyarakat mengenai wisata halal, wisata syariah, wisata Islami agar sosialisasi berjalan optimal.” Selain itu ada keterlibatan ulama sebagai influencer setempat untuk mencetak sumber daya manusia agar bersinergi dengan hal yang berkaitan dengan wisata halal,” imbuhnya. </p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/12/FGD-Sulsel-6.png" alt="FGD Sulsel - 6" attachment="6750"><figcaption>Foto bersama peserta Focus Group Discussion (FGD) Wisata Halal Sulawesi Selatan</figcaption></figure>
<p class="b">Setelah rangkaian acara terakhir dari FGD Pariwisata Halal Sulsel berakhir maka dirumuskan model yang bersumber dari masukan para penanggap untuk meningkatkan pariwisata halal di Sulsel yang dipandu oleh fasilitator melalui pengolah data super decision. Prof. Dr. Nurul Huda, SE, MM.,MSi menyoroti 3 masalah utama dalam riset ini diantaranya pihak pemerintah, masyarakat, dan infrastruktur disamping mengenai hal promosi.</p>
<p>Selanjutnya, beliau dan tim riset menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh stakeholder dan penanggap yang telah berkontribusi pada acara ini. Beliau menambahkan, “semoga riset ini dapat bermanfaat dalam peningkatan pariwisata halal di Sulsel dan menjalin silaturahim antar sesama.”</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
