<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Biofarma &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/biofarma/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Oct 2023 17:07:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Biofarma &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wujud Cintanya Pada Universitas Yarsi, Para Dosen Kembali Goreskan Prestasi Penelitian</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/wujud-cintanya-pada-universitas-yarsi-para-dosen-kembali-goreskan-prestasi-penelitian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2023 16:50:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan H Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Ananta Hagabean]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Triman]]></category>
		<category><![CDATA[Biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[Bionaker DNA Swab Rongga Mulut]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Pathology]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr.Nunung Ainur Rahma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kholis Ernawati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr Indra Kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Kencono Viyati]]></category>
		<category><![CDATA[Maya Genisa]]></category>
		<category><![CDATA[NetGen Sequencing]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.Dr .Endang Purwaningsih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12763</guid>

					<description><![CDATA[Bila mau melihat universitas luber prestasi dan dapat  bantuan penelitian ,datang saja ke Universitas Yarsi. Universitas berusia 56 tahun  ,baru baru ini para dosen menggoreskan prestasi penelitian. Mereka diantaranya  Ahmad [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bila mau melihat universitas luber prestasi dan dapat  bantuan penelitian ,datang saja ke Universitas Yarsi. Universitas berusia 56 tahun  ,baru baru ini para dosen menggoreskan prestasi penelitian. Mereka diantaranya  Ahmad Rusdan H.Utomo,Ph.D , Dr.Kholis Ernawati, M.Kes , Prof Dr. Endang Purwaningsih,SH,M.Hum, MKn,Maya Genisa ,Ph.D dan Dr. dr.Nunung Ainur Rahma,Sp.A,</p>
<p>Kemudian Ananta Hagabean, S.E , Arif Triman,S.Psi.M.Ed ,Dr.dr Indra Kusuma M.Biomed ,Kencono Viyati ,S.si,M.Biomed  dan Dr.Sunu Bagaskara,M.si .</p>
<p>Doktor Ahmad sapaan akrab Ahmad Rusdan H.Utomo, mendapatkan pendanaan Matching fund (Kedaireka) Kemendikbudristek 2023 dan Hibah penelitian kemendikbudristek th anggaran 2023.</p>
<p>Judul penelitiannya,Identifikasi  Bionaker DNA Swab Rongga Mulut dan NetGen Sequencing(NGS) dan Penelitian Potensi Metilasi Gen IGF2 sebagai Penanda Deteksi Dini Resiko Stunting bayi dibawah 2 tahun</p>
<p>Doktor Ahmad menjelaskan alasan mengambil judul ini karena hingga kini belum banyak studi biologi molekuler pada terjadinya stunting. Selain itu Universitas Yarsi memiliki mesin NGS mampu melakukan <em>genomik sequencing</em>, maka mesin tersebut diberdayakan mempelajari sisi molekuler dari stunting.</p>
<p>Penelitian dengan mengambil sampel dari anak-anak di empat desa di Pandenglang (Medong, Kadumaneh, Kadubelong, Pareang). Desa ini dipilih karena lokus stunting.</p>
<p>Tiga desa pertama telah kita ambil sampel tahun lalu, dimana saat itu anak-anak belum mendapat intervensi gizi. Setelah sampling, anak-anak mendapatkan tambahan nutrisi (telur). maka di tahun ini, anak-anak yang sama akan di sampling ulang . Tujuannya mengecek apakah ada perubahan stunting dan juga apakah berkorelasi dengan perubahan epigenetik dari sampel dikumpulka</p>
<p>Menurut dosen Yarsi, sampel digunakan, dikoleksi dengan kit swab rongga mulut disediakan mitra Universitas Yarsi (Biofarma) .”Kit ini namanya BIosaliva, dulu pernah digunakan untuk cek covid,” terang Kepala Lembaga Penelitian Universitas Yarsi .</p>
<p>Selanjutnya pelaksanaan penelitian dilakukan dalam 1 tahun. Hasilnya akan dievaluasi di akhir tahun.. Kemudian hasil yang didapatkan tahun ini akan menjadi evaluasi untuk pendanaan tahun depan, sehingga berkelanjutan.</p>
<p>Alumnus University of Texas San Antonio menambahkan, teknis penelitian melibatkan 3 fakultas  yaikni Kedokteran, Psikologi untuk evaluasi kecerdasan anak-anak stunting, dan Sekolah Pasca Sarjana biomedik untuk analisa biologi molekuler.</p>
<p>Sedangkan personel penelitian terdiri para dosen dan mahasiswa.,didukung  tim administrasi dari rektorat sebagai tim pengelola dan tim pengadaan bahan habis pakai.</p>
<p>“Bagi mahasiswa yang turut penelitian bisa mendapatkan kredit Merdeka Belajar Kampus Merdeka  dan bisa dipakai sebagai KKN,” ujar doktor Ahmad.</p>
<p>Peneliti Yarsi berharap dari hasil penelitian ini semoga data diperoleh dapat dikembangkan kit PCR untuk evaluasi risiko stunting pada anak dengan teknik sampling yang ramah anak. Selain itu  bisa digunakan laboratorium PCR yang banyak sekali di Indonesia sejak masa covid lalu.</p>
<p>Sementara bagi orang tua hasil penelitian dapat dijadikan tambahan informasi mengenai risiko stunting pada anak-anak. Bagi pemerintah daerah juga mendapatkan data untuk melakukan program presisi pada masyarakatnya.</p>
<p>Selain Doktor Ahmad ,  Doktor Kholis mendapatkan <em>Matching Fund</em> dengan judul penelitian Gerakan Sayang Ibu untuk Cegah Anak Stunting</p>
<p>Menurut Doktor Kholis, penelitian ini merupakan lanjutan  dari sebelumnya . kalau dahulu sasarannya sampai ibu hamil saja , kini hingga ibu menyusi.</p>
<p>Ibu menyusui itu ditambahkan asupan susu ibu menyusui dari Kalbe. Dalam pelaksanaanya melibatkan tokoh masyarakat,tenaga kesehatan, mahasiswa dari Universitas Yarsi dan para kader didaerah lokasi. “ “Penelitian ini merupakan skema pengabdian masyarakat,”cakap Alumnus Doktor Universitas Indonesia.</p>
<p>Masih tahun 2023 para dosen lain berhasil meraihi hibah penelitian ,Prof Endang  mengangkat judul Kemampuan Inovasi dan keunggulan Bersaing dalam Perlindungan dan Branding Produk UMKM Berbasis Kearifan Lokal dan Informasi Teknologi Terobos ekspor</p>
<p>Doktor Maya mengajukan judul Pengembangan Teknik Screening Pendeteksian Osteoporosis berbasis Teknik. Ini merupaka kegiatan tahun ketiga Imaging dan Artificial Intelegence menggunakan data CT-Scan, ini merupakan kegiatan tahun kedua.</p>
<p>Dr Nunung tema penelitiannya Digital Pathology Platform berbasis Artificial Intelegence untuk Kemandirian Kesehatan Nasional. Dan Ananta Hagabean, S.E ,MBA  tema peneliannya studi tentang factor factor mempengaruh niat wirausaha mahasiswa vokasi yang memiliki karakteristik Bisnis di Indonesia</p>
<p>Kemudian ,Arif Triman,S.Psi.M.Ed  sajikan judul penelitian Seberapa Resiko Pesepeda di Jalan Raya ?Sebuah Studi Tentang Perilaku  Pesepeda di DKI Jakarta. Dr.dr Indra Kusuma M.Biomed menyampaikan judul penelitian Pengaruh Medium Kultur Bebas Serum terhadap Ekspresi Serum Response Factor pada Kultur Produksi Sel Fibroblas Dermis sebagai Produk Terapi Tingkat Tinggi.</p>
<p>Sementara ,Kencono Viyati ,S.si,M.Biomed judul Hubungan antara Variasi Genetika pada Gen ADAM 33 dengan Peningkatan Resiko Asma di Indonesia, serta Dr.Sunu Bagaskara,M.si judul Eksplorasi Sikap Implisit terhadap individu dengan Disabilitas dalam rangka Pengembangan masyarakat Inklusif : Pendekatan Multi-Metode</p>
<p>Bukan itu saja, para dosen di Universitas Yarsi sebelumnya juga telah banyak mengukir prestasi lewat penelitian. Semua itu  wujud cinta para dosen kepada Universitas Yarsi lewat goresan prestasi penelitian (Usman )</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Artificial Intelligence Talent Academy</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/artificial-intelligence-talent-academy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2022 03:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Afif Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Arya Noble]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Assistant Vice President Digital Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Associate Professor]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[Boston University]]></category>
		<category><![CDATA[Bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Cut Aisyah Yunan]]></category>
		<category><![CDATA[data scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan FTI YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Deskhana Wati]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Diktiristek]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Brahmastro Kresnaraman]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Cortino Sukotjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Derry Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dien Kurtanty]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Nurul Hashimah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Puspa Pratiwi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[Fendy Suyadinata]]></category>
		<category><![CDATA[Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google TensorFlow Developer Certificate]]></category>
		<category><![CDATA[Hactiv8]]></category>
		<category><![CDATA[Kemdikbud RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Tim Taskforce PKKM 2021 Prodi Teknik Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[machine learning engineer]]></category>
		<category><![CDATA[PKKM]]></category>
		<category><![CDATA[President University]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Xue Li]]></category>
		<category><![CDATA[PT Prudential Life Insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Rakhmad Azhari]]></category>
		<category><![CDATA[Red Hat]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Rudyanto Butar Butar]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung R&D]]></category>
		<category><![CDATA[The University of Queensland]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[Traveloka]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Sains Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[University of Illinois at Chicago]]></category>
		<category><![CDATA[USA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9403</guid>

					<description><![CDATA[Berdasarkan data Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), ada lebih dari 40.000 lulusan teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan program studi terkait setiap tahunnya. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 10px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 7px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}</p>
</style>
<p><span style="color: #000000;">Berdasarkan data Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), ada lebih dari 40.000 lulusan teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan program studi terkait setiap tahunnya. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan di Indonesia masih kesulitan mendapatkan talenta di bidang <em>Artificial Intelligence </em>(AI) dan <em>data science</em>. Oleh sebab itu, Prodi Teknik Informatika (TI) Universitas YARSI perlu memberikan mahasiswa kompetensi dunia kerja dan sertifikasi industri yang diakui untuk menjadikan mahasiswa unggul dari puluhan ribu lulusan lainnya dan dapat menjawab tantangan industri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2021 yang didanai oleh Dirjen Diktiristek, Kemdikbud RI, Prodi TI menyelenggarakan program <strong>AI Talent Academy</strong>. Tujuan dari program ini adalah mahasiswa mendapatkan pekerjaan sebagai <em>data scientist</em>, <em>machine learning engineer</em>, dan jenis pekerjaan terkait yang saat ini sangat dibutuhkan di berbagai perusahaan. Mahasiswa juga mendapatkan sks di luar kuliah reguler dari proses training dan sertifikasi industri dari kompetensi yang didapat. Kompetensi yang kompetitif ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah prestasi mahasiswa, minimal di tingkat nasional.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rangkaian Program AI Talent Academy dilaksanakan sejak Juli 2021 sampai Desember 2021 dengan menggunakan anggaran PKKM sebesar Rp192.800.000 melalui sub- aktivitas “Peningkatan Kompetensi Mahasiswa untuk Relevansi Lulusan di Bidang AI”. Pada Juli 2021, dilakukan publikasi, pendaftaran dan seleksi peserta. Karena jumlah mahasiswa yang mendaftar melebihi target peserta pada proposal (18 mahasiswa), maka panitia mengadakan seleksi melalui wawancara, penilaian rekam jejak akademis, dan juga persetujuan pembimbing akademis. Sebanyak 18 mahasiswa terpilih kemudian memberikan surat komitmen bahwa mereka siap mengikuti seluruh rangkaian pada program AI Talent Academy.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Artificial-Intelligence-Talent-Academy-2.jpg" alt="Artificial Intelligence Talent Academy - 2" attachment="9405"><figcaption>Ujian Sertifikasi Industri Google TensorFlow Developer Certificate (TFDC) di Universitas YARSI. Untuk mengikuti protokol kesehatan, ujian dibagi menjadi dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 1 Oktober 2021 (kiri) dan Gelombang II pada 8 Oktober 2021(kanan).<br />
</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p><span style="color: #000000;">Program AI Talent Academy dibuka secara resmi oleh Prof. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI) dalam acara <em>Stadium Generale </em>pada Kamis, 19 Agustus 2021. Acara ini juga menghadirkan dua <em>keynote speakers</em>, yaitu Dr. Nurul Hashimah (Associate Professor, Universiti Sains Malaysia) dan Rudyanto Butar Butar (Assistant Vice President Digital Technology, PT Prudential Life Insurance). Pada kesempatan ini, Chandra Prasetyo Utomo selaku Koordinator Program AI Talent Academy menjelaskan terkait rangkaian program dan Elan Suherlan selaku Kaprodi TI menjelaskan tentang konversi menjadi mata kuliah sejumlah 20 sks beserta hal-hal administratif terkait.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kegiatan pada Program AI Talent Academy antara lain adalah pelatihan kompetensi <em>machine learning</em>, ujian sertifikasi industri, dan kuliah umum. Untuk kegiatan pelatihan kompetensi <em>machine learning</em>, setiap peserta mendapatkan paket berlangganan dicoding selama 6 bulan. Dengan paket ini, peserta dapat mengakses semua kelas. Fokus utama pada peserta adalah menyelesaikan 5 kelas pada <em>learning path machine learning</em>. Kelas yang wajib diambil oleh para peserta adalah: [1] Belajar Visualisasi Data; [2] Memulai Pemrograman dengan Python; [3] Belajar <em>Machine Learning </em>untuk Pemula; [4] Belajar Pengembangan <em>Machine Learning</em>; dan [5] Simulasi Ujian TensorFlow Developer Certificate.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Untuk menunjang proses pelatihan, Prodi TI mengadakan kegiatan belajar bersama. Kegiatan ini dibimbing secara intensif oleh Ahimsa Imananda, alumni Prodi TI YARSI yang juga telah sukses menyelesaikan Program Bangkit 2021 – kolaborasi kampus merdeka Dirjen Dikti dengan Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Para peserta berhasil menyelesaikan materi, kuis dan tugas pada kelas-kelas pelatihan di dicoding. Mereka mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai bukti kelulusan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Setelah menyelesaikan kelas pelatihan, termasuk Simulasi Ujian TensorFlow Developer Certificate, peserta disiapkan untuk mengikuti ujian. Untuk mengikuti protokol kesehatan, ujian dibagi menjadi dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 1 Oktober 2021 dan Gelombang II pada 8 Oktober 2021. Total 15 dari 18 mahasiswa lulus sertifikasi industri sampai dengan 8 Oktober 2021 (83% lulus, melampaui target proposal 50% lulus). Sejumlah 3 mahasiswa yang tidak lulus diberikan kesempatan ujian kedua dan berhasil lulus. Dengan demikian, persentase kelulusan adalah 100%.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Artificial-Intelligence-Talent-Academy-3.jpg" alt="Artificial Intelligence Talent Academy - 3" attachment="9406"><figcaption>Salah satu capaian dari AI Talent Academy, yaitu sertifikat pelatihan (kiri) dan sertifikat industri<br />
(kanan) sebagai bukti untuk membuat peserta lebih unggul dari lulusan TI lainnya.<br />
</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p><span style="color: #000000;">Kegiatan berikutnya dari AI Talent Academy adalah kuliah umum yang diberi nama AI Seminar Series<sup>1</sup>. Total ada tujuh seminar dengan menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri. Pembicara dari dalam negeri antara lain Dr. Dien Kurtanty (Biofarma), Fendy Suyadinata (Arya Noble), Afif Iskandar (Hactiv8), Deskhana Wati (Samsung R&amp;D), Dr. Brahmastro Kresnaraman (Bukalapak), Rakhmad Azhari (Red Hat), dan Dr. Puspa Pratiwi (President University). Pembicara dari Luar Negeri antara lain Dr. Cortino Sukotjo (University of Illinois at Chicago, USA), Dr. Derry Wijaya (Boston University, USA), dan Prof. Xue Li (The University of Queensland, Australia). Para pembicara memberikan <em>state of the art </em>(metode terkini) dan <em>best practise </em>dari pengembangan dan implementasi AI baik di industri maupun di akademia. Beberapa pembicara kemudian melanjutkan tindak lanjut dengan membuat kolaborasi dan kerjasama penelitian dengan dosen dan mahasiswa peserta program.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Program AI Talent Academy mendapatkan sambutan dan kesan yang positif baik dari pimpinan, dosen, mahasiswa, maupun mitra. Cut Aisyah Yunan<sup>2</sup>, salah seorang mahasiwa peserta program mengatakan “<em>bersyukur karena saya diberikan akses ke kurikulum dan sumber daya mulai dari seminar, course, dan juga kelas persiapan yang sangat membantu kesiapan saya untuk mengambil ujian sertifikasi industri dari Google yaitu TensorFlow Developer Certificate</em>”. Dr. Cortino Sukotjo dari College of Dentistry, University of Illinois, USA menyatakan “<em>Saya sangat amazed dengan adanya breakthrough pemikiran dari FTI YARSI dimana mereka berani untuk bekerjasama dengan FKG, sesuatu yang belum pernah saya lihat di Indonesia walaupun itu sesuatu yang biasa di Amerika.</em>”</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dr Ummi Azizah Rachmawati, Dekan FTI YARSI menyatakan <em>“Kami sangat berterima kasih kepada Dirjen Dikti yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen FTI YARSI untuk mendapatkan  sertifikasi internasional dan mengembangkan kerjasama dengan mitra dalam dan luar negeri”. </em>Program AI Talent Academy telah meningkatkan IKU 2 (mahasiswa di luar kampus) sesuai dengan rencana pada proposal. Semoga program PKKM dapat berlanjut sehingga kualitas mahasiswa, dosen dan kurikulum pada Prodi TI YARSI dapat terus meningkat secara eksponensial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Penulis: Chandra Prasetyo Utomo </br>Ketua Tim Taskforce PKKM 2021 Prodi Teknik Informatika, Universitas </span></p>
<hr width="30%" color="color: #000000" size="5px" />
<sup>1</sup> <span style="color: #000000;">Arsip AI Seminar Series termasuk video recording dapat diakses di</span> <a href="https://ehealth.yarsi.ac.id/ai/">https://ehealth.yarsi.ac.id/ai/</a><br />
<sup>2</sup> <span style="color: #000000;">Testimoni lengkap Cut Aisyah Yunan, Dr. Cortino Sukotjo, dan Dr. Ummi Azizah Rachmawati dapat dilihat di:</span> <a href="https://drive.google.com/drive/folders/1zgdiRnJHgc2wUJoMapcP5MlXnTqPtn-w?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1zgdiRnJHgc2wUJoMapcP5MlXnTqPtn-w?usp=sharing</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
