<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Chandra Prasetyo Utomo &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/chandra-prasetyo-utomo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2025 08:29:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Chandra Prasetyo Utomo &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Peneliti Yarsi Raih Hibah Kemendiktisaintek, Doktor Utami Hasil Penelitiannya Sudah Dapatkan Paten</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/6-peneliti-yarsi-raih-hibah-kemendiktisaintek-doktor-utami-hasil-penelitiannya-sudah-dapatkan-paten?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=6-peneliti-yarsi-raih-hibah-kemendiktisaintek-doktor-utami-hasil-penelitiannya-sudah-dapatkan-paten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 08:29:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan Handoyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Aswin Januarsjaf]]></category>
		<category><![CDATA[Azarine]]></category>
		<category><![CDATA[BIMA]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Image]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Ratna Sawitri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Sri Utami]]></category>
		<category><![CDATA[E-WOM]]></category>
		<category><![CDATA[Endang Fourianalistyawati]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenditisaintek]]></category>
		<category><![CDATA[Kinasih Prayuni]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Min Ho]]></category>
		<category><![CDATA[Melok Roro Kinanthi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Rofii]]></category>
		<category><![CDATA[Muslikh]]></category>
		<category><![CDATA[Nurul Qolbi]]></category>
		<category><![CDATA[Pela Yuliana]]></category>
		<category><![CDATA[Prof dr.Sultana]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Sultana MH Faradz]]></category>
		<category><![CDATA[Sari Zakiah Akmal]]></category>
		<category><![CDATA[Susanti]]></category>
		<category><![CDATA[Yunita Janah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22331</guid>

					<description><![CDATA[Meraih dana hibah penelitian bagi Universitas Yarsi sudah biasa dan sering. Kini Peneliti Yarsi kembali raih hibah dari BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek) Menurut Wakil Rektor II, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Meraih dana hibah penelitian bagi Universitas Yarsi sudah biasa dan sering. Kini Peneliti Yarsi kembali raih hibah dari BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek)</p>
<p>Menurut Wakil Rektor II, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo,,Ph.D. (Doktor Ahmad) dana hibah diraih dalam penelitian digunakan meningkatkan kualitas penelitian, mengembangkan pengetahuan, meningkatkan inovasi, dukung pengembangan karier dan meningkatkan reputasi.</p>
<p>Tahun 2025 ini 6 peneliti Universitas Yarsi mendapatkan dana hibah penelitian BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemenditisaintek) dengan fokus penelitian berbeda-beda.</p>
<p>Doktor Ahmad mengucapkan selamat kepada enam peneliti Universitas Yarsi yang sabet dana hibah Penelitian BIMA Kemendiktisaintek. Semoga lebih sukses lagi dan banyak karya.</p>
<p>Prof dr. Sultana M.H. Faradz, PAK (Prof Sultana) dan tim meraih dana hibah fokus bidang kesehatan. Judul penelitiannya Purwarupa Kecerdasan Buatan Berbasis Uji Metilasi dengan Nanopore NextGen Sequencing untuk Diagnosis Penyakit Langka Anak dengan Disabilitas Intelektual</p>
<p>Anggota terdiri Doktor Ahmad,Chandra Prasetyo Utomo, Kinasih Prayuni, Susanti.</p>
<p>Kemudian dana penelitian bidang sosial humaniora diraih Prof. Dr. Nurul Huda, S.E. M.M., M.Si. (Prof Nurul) dan tim. Judul penelitiannya Analisis Peran Lee Min Ho, Brand Image, dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Azarine dengan Moderasi E-WOM.</p>
<p>Prof Nurul sudah sering mendapatkan hibah penelitian dan dalam penelitian ini mengikutkan dua orang peneliti, Muslikh dan Yunita Janah.</p>
<p>Tidak itu saja, penelitian di bidang sosial humaniora lainnya berjudul Model Strategis Penerapan Green Waqf pada Pariwisata Halal di  Kota Wakaf Indonesia. Pendekatan <em>Group Model Building</em>. Prof Nurul dan timnya juga meraih dana hibah. Kali ini anggotanya, Ariel Nian Gani, Muhammad Rofii, Pela Yuliana dan Nurul Qolbi.</p>
<p>Dosen Yarsi, Sari Zakiah Akmal, M.Psi., Psikolog dan tim juga mendapat dana hibah penelitian. Tema penelitiannya Membangun Karier Berkelanjutan: Strategi Adaptabilitas Karier, Resiliensi, dan Kesejahteraan Psikologis Pekerja Jarak Jauh serta Kontribusi terhadap Ekonomi Digital Indonesia. Anggotanya terdiri Fitri Arlinkasari, Dian Ratna Sawitri, Melok Roro Kinanthi, Endang Fourianalistyawati dan Aswin Januarsjaf.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22332" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/6-Peneliti-Yarsi-Raih-Hiba-Kemendiktisaintek-Ibu-Uut-Daftar-Patenkan-Penelitiannya-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Kemudian, Dr.Sri Utami, S.Si (Doktor Utami)  dan tim, fokus penelitian pada kesehatan.</p>
<p>Tema penelitian, Pengembangan Produk Sediaan Serbuk Oral Berbahan Baku Ekstrak Buah Sesoot (G. <em>picrorrhiza</em>), Belimbing Wuluh (A.<em>bilimbi</em>), Apel (M. <em>domestica</em>) sebagai Antiobesitas dan Antiaging.</p>
<p>Doktor Utami menerangkan penelitiannya terkait proses penuaan (<em>aging</em>) menyebabkan penurunan fungsi fisiologis dan peningkatan risiko penyakit, serta mempengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup.</p>
<p>Pada individu mengalami obesitas, efek penuaan dapat terlihat lebih cepat, dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan gangguan metabolik.</p>
<p>Menurut Doktor Utami, senyawa bioaktif  terkandung dalam berbagai tanaman Indonesia memiliki potensi sebagai antioksidan dan <em>antiaging </em>termasuk di antaranya ekstrak buah sesoot (<em>Garcinia picrorrhiza</em>), yang merupakan genus garcinia, belimbing sayur atau belimbing wuluh (<em>Averrhoa bilimbi</em>), dan apel (<em>Malus domesticai</em>).</p>
<p>Doktor Utami menerangkan, pengembangan formulasi sediaan serbuk oral (SSO) dari ekstrak tanaman sebagai antiobesitas dan antiaging merupakan solusi inovatif dan alami untuk mengatasi masalah obesitas serta memperlambat proses penuaan.</p>
<p>Penelitian dilaksanakan selama dua tahun bertujuan pengembangan SSO sebagai antiaging dan antiobesitas berbahan baku ekstrak buah garcinia, belimbing wuluh, dan apel dari Malang.</p>
<p>Luaran yang ditargetkan tahun pertama  berupa prototipe SSO, Paten atau Paten Sederhana, nilai TKT (tingkat kesiapan teknologi) sebesar 5.</p>
<p>Luaran tahun kedua: Prototipe SSO, Paten atau Paten Sederhana sebagai antiobes dan antiaging.</p>
<p>Doktor Utami dan tim juga berhasil mendapatkan paten atas formulasi ekstrak sesoot  terkarakterisasi baik secara tunggal maupun kombinasinya dengan doksorubisin mampu membunuh sel kanker payudara dan aman trehadap sel vero. Penelitian selanjutnya menunjukkan aman terhadap sel fibroblas.</p>
<p>Dengan diterima hibah ini semangat meneliti dan memproduksi semakin besar dan akhirnya masyarakat lebih sehat dan sejahtera.</p>
<p>Sebagai dosen penelitian ini bagian kegiatan catur dharma dan meningkatkan citra Universitas. Lewat penelitian ini saya berupaya lebih memperkenalkan tanaman asli Indonesia ke mancanegara,” Semoga bisa juga jadi pendapatan bagi negara.,” imbuh Ibu Doktor Berhijab</p>
<p>Kepada para peneliti Yarsi peraih hibah BIMA Kemendiktisaintek 2025, selamat dan semoga lebih sukses lagi (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Sarjana Nganggur, Universitas Yarsi Sudah Punya Antisipasi dan Solusi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/cegah-sarjana-nganggur-universitas-yarsi-sudah-ppunya-antisipasi-dan-solusi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cegah-sarjana-nganggur-universitas-yarsi-sudah-ppunya-antisipasi-dan-solusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 07:41:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Dr. Fauzan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Dr. Yaserli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22219</guid>

					<description><![CDATA[Pemuda tampan benama Sansey mengatakan,kini dirinya sedang memburu  pekerjaan. Hingga kini telah mengirim lamaran pekerjaan lebih dari 50. Sarjana Hukum lulusan tahun 2023 ini pernah 20 kali dipanggul wawancara, hasilnya [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemuda tampan benama Sansey mengatakan,kini dirinya sedang memburu  pekerjaan. Hingga kini telah mengirim lamaran pekerjaan lebih dari 50. Sarjana Hukum lulusan tahun 2023 ini pernah 20 kali dipanggul wawancara, hasilnya zonk(gagal).Saat ini bujangan 25 tahun masih jadi pengangguran alias tuna karya</p>
<p>Pengangguran saat ini bagian dari masalah di masyarakat. Sedihnya pengangguran itu sudah banyak dialami mereka alumnus perguruan tinggi alias sarjana. menurut Menteri Tenaga Kerja, Prof Dr. Yaserli saat wawancara dengan Majalah KABAR Februari 2025 ,penggangguran jebolan sarjana telah menembus 1 juta . Ini bukti sistem pendidikan maupun pasar kerja, belum sepenuhnya terkoneksi dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industry (Dudi)</p>
<p>Melihat kondisi ini Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Dr. Fauzan meminta perguruan tinggi (PT) ikut mengatasi pengangguran atau jobless. Kehadiran PT harus bermanfaat bagi lingkungan dekat maupun jauh. “Cegah sarjana jadi pengangguran PT harus menggunakan paradigma progresif,” ujar Prof Fauzan.</p>
<p>Jangan lagi PT mencetak sarjana-sarjana generik. Karena sifat generik itu bisa hidupnya pada tahun 1970-1980an dan saat itu kompetitor belum banyak.</p>
<p>Kini  PT harus menyesuaikan kebutuhan industri, maka dibutuhkan spesifikasi kompetensi. Sehingga lulusan PT punya kompetensi sesuai industri ,modal pengalaman dan pengetahuan bertarung dalam dunia kerja dan wirausaha .PT harus juga punya inovasi dan improvisasi sesuai zaman kekinian.</p>
<p>Sependapat Prof Fauzan, mengatasi sarjana workless(nganggur) Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof.dr.Jurnalis Uddin,P.A.K  menyatakan Universitas Yarsi telah adatif dan menggunakan paradigma progresif  agar kelak mahasiswanya lulus sarjana bisa kerja dan berkarir jadi profesional. Universitas Yarsi telah investasi besar membangun proses pembelajaran sesuai zaman kekinian sehingga mahasiswanya punya kompetensi</p>
<p>Contoh program studi (Prodi)hukum, Universitas Yarsi telah memiliki laboratorium perancang undang-undang dan laboratorium sistem peradilan pidana modern berteknologi komputer canggih. Tujuannya agar mahasiswa dan dosen punya pemahaman mendalam serta mempu menganalisis dalam masalah hukum sehingga nantinya industry dan badan usaha dapat menerima lulusasn sarjana Universitas Yarsi.</p>
<p>Contoh lain artificial intelligence (AI) sudah mulai berkembang dan industri telah menerapkan agar mengurangi pengeluaran dan meningkatkan hasil. Universitas Yarsi sudah investasi menyediakan AI Center dengan infrastruktur modern agar mahasiswa dan dosen punya pemahaman mendalam sistem AI dan mempu menganalisis..</p>
<p>Di Universitas Yarsi penerapan AI sudah dilakukan. Seperti bidang Kesehatan. AI (kecerdasan buatan) berfungsi meningkatkan optimalisasi penggunaan alat-alat diagnostik di laboratorium. Membantu konversi wawancara dokter -pasien. “Semua ini dilakukan Yarsi agar lulusan siap memasuki lapangan pekerjaan dan jadi profesional,” tutup Prof Jurnalis.</p>
<p>Kepala Pusat Penelitian E-Health dan AI Universitas Yarsi, Chandra Prasetyo Utomo, S.Kom.M.S menambahkan Universitas Yarsi sangat sungguh-sungguh dalam riset dan pengembangan  AI, Khusunya bidang Kesehatan.</p>
<p>Universitas Yarsi telah memiliki aplikasi Lukaku yaitu aplikasi mobile dapat mendeteksi berbagai jenis luka secara cepat, cara mengobati sendiri dengan benar dan merekomendasikan obat yang dapat dibeli kapanpun dan dimanapun. Aplikasi ini menggunakan teknologi AI.</p>
<p>Lewat Prodi Teknik Informatika Univesitas Yarsi telah memberikan mahasiswa kompetensi dunia kerja dan sertifikasi industri diakui untuk menjadikan mahasiswa unggul dari puluhan ribu lulusan lainnya dan dapat menjawab tantangan industri (cegah penggangguran).</p>
<p><img decoding="async" class="size-large wp-image-22221 alignleft" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-533x800.jpg" alt="" width="533" height="800" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-533x800.jpg 533w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-267x400.jpg 267w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-768x1152.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-1024x1536.jpg 1024w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-1365x2048.jpg 1365w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/dr.Shanti-Jurnalis-scaled.jpg 1707w" sizes="(max-width: 533px) 100vw, 533px" /></p>
<p>Sementara Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr.Shanti Jurnalis,Sp.A.,M.Kes mengatakan, kehadiran AI dalam proses belajar merupakan wujud adatif Universitas Yarsi.</p>
<p>Pemanfaatan AI di Universitas Yarsi diimplementasikan dalam pengajaran seperti AI Talent Academy dan Trek Peminatan Pengembangan AI pada Prodi Teknik Informatika. Sedangkan  bidang penelitian Yarsi melakukan kolaborasi riset antar entitas  terkait di universitas Yarsi seperti fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran Yarsi. Untuk bidang pengabdian, Yarsi memberikan pelatihan dan coaching terkait pemanfaatan teknologi AI pada berbagai Lembaga.</p>
<p>Mengantisipasi  terjadinya tuna karya tingkat sarjana Universitas Yarsi sudah mengantisipasi memberikan pencerahan kepada para mahasiswa diminta menambah pendidikannya extra sepertit kursus atau pelatihan atau keterampilan sebagai amunisinya memasuki dunia kerja.</p>
<p>Kepada  para alumni diminta selalu memberikan pencerahan kepada junior mahasiswa sedang menempuh pendidikan.. termasuk kiat tidak menganggur</p>
<p>Yarsi juga punya solusi , lewat kurikulum spesifikasi kompetensi, mempersiapkan mahasiswanya saat lulus sudah bisa beradaptasi dunia kerja sukses berkarir. Atau kata lainnya sudah sepenuhnya terkoneksi dengan kebutuhan nyata DUDI</p>
<p>Akhirnya jadi, sarjana Yarsi tak akan ngangur dan kalau nganggur bukan dari Yarsi, semoga (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>International Research Discussion Meeting with Dr. Anthony Sunjaya at Universitas YARSI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/international-research-discussion-meeting-with-dr-anthony-sunjaya-at-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=international-research-discussion-meeting-with-dr-anthony-sunjaya-at-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 04:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OIA_News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan H Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Anthony Sunjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Diniwati Mukhtar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Erlina Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Sultana MH Faradz]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.drg.Helwiah Umniyati]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[M. Fathurahman]]></category>
		<category><![CDATA[UNSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20025</guid>

					<description><![CDATA[On Wednesday, May 7, 2025, Universitas YARSI had the privilege of hosting an engaging research discussion meeting with Dr. Anthony Sunjaya, President of the Association of Indonesian Doctoral and Early [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>On Wednesday, May 7, 2025, Universitas YARSI had the privilege of hosting an engaging research discussion meeting with Dr. Anthony Sunjaya, President of the Association of Indonesian Doctoral and Early Career Researchers in Australia and Lecturer at the University of New South Wales (UNSW), Australia. The event was held at the 11th-floor Meeting Room of the Research Institute at Universitas YARSI and gathered key academic and research leaders from across the university.</p>
<p>The meeting opened with warm greetings and was attended by prominent figures including the Rector of Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., along with representatives from various faculties and research centers such as Ahmad Rusdan H. Utomo, Ph.D.  (Vice Rector for Research and Innovation), Fitri Arlinkasari, Ph.D., Psikolog (head f International Office), Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc. (Head of the Master’s Program in Biomedical Sciences), Dr. dr. Diniwati Mukhtar, M.Kes., AIFM. (Head of the Doctoral Program in Biomedical Sciences), and Prof. dr. Sultana MH Faradz, PAK., Ph.D. (Head of the Genetics Research Center). Also present were Dr. Erlina Wijayanti, MPH, Sp.KKLP, Subsp.COPC., from the Family Medicine Specialist Program, and Chandra Prasetyo Utomo, S.Kom., M.S.  representatives from the Center for E-Health &amp; AI, Dr. drg. Helwiah Umniyati, M.PH. from TB Care YARSI, and M. Fathurahman, S.Kom., M.Kom. from Informatics Engineering Department.</p>
<p>The core agenda of the meeting involved a fruitful exchange of ideas on ongoing and future research initiatives, including potential collaboration opportunities and guest lecture prospects with Dr. Sunjaya. As an international academic and a prominent figure in the Indonesian research diaspora, Dr. Sunjaya shared valuable insights and expressed enthusiasm for building cross-border academic ties with Universitas YARSI.</p>
<p>This event marks another significant step in Universitas YARSI’s internationalization efforts, reinforcing its commitment to fostering global research collaborations and enhancing the quality of academic engagement across borders.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BASC 2023 di Gelar Universitasi Yarsi, Jadi  Langkah Awal Kolaborasi PT dan DUDI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/basc-2023-di-gelar-universitasi-yarsi-jadi-langkah-awal-kolaborasi-pt-dan-dudi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=basc-2023-di-gelar-universitasi-yarsi-jadi-langkah-awal-kolaborasi-pt-dan-dudi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 17:18:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Abi Nisaka]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence in Medicine and Healthcare]]></category>
		<category><![CDATA[BASC 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Cortino Sukotjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Santi Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[International 3rd Basic and Applied Science Conference 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Syariah oleh Prof.Dr.Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[PT Kalbe Farma]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[University of Illinois Chicago]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12423</guid>

					<description><![CDATA[Virtual International 3rd Basic and Applied Science Conference (BASC) 2023 usai digelar Universitas Yarsi, selaa dua hari kemarin. Ketua Panitia, Dr.Octaviani Indrasari Ranakusuma,M.Si,Psi kini bukan hanya lebih bisa tersenyum, tapi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Virtual International 3rd Basic and Applied Science Conference (BASC) 2023 usai digelar Universitas Yarsi, selaa dua hari kemarin. Ketua Panitia, Dr.Octaviani Indrasari Ranakusuma,M.Si,Psi kini bukan hanya lebih bisa tersenyum, tapi juga riang gembira. Pasalnya 222 partisipan mendaftar jadi peserta dan presenter serta acara ini sukses digelar.</p>
<p>Doktor Octaviani demikian panggilan Ketua Panitia BASC 2023 menjelaskan,dari sejumlah partisipan, 42 orang presenter berasal dari perguruan tinggi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Bali .Sedangkan dari perguruan tinggi di Pulau Jawa ada dari Jakarta hingga Kediri.</p>
<p>“Tentunya ini langkah awal yang baik berkolaborasi antar perguruan tinggi dan lembaga peneliti lainnya,” seru Ketua Panitia.</p>
<p>Selanjutnya Alumnus Doktor dari Universitas Indonesia menerangkan, BASC selama merupakan kegiatan rutin, diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah diseminasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ini terbuka bukan hanya sivitas akademika Universitas Yarsi, namun juga sivitas akademika perguruan tinggi lain di Indonesia.</p>
<p>Pada BASC tahun 2023, kami bekerjasama dengan PT Kalbe Farma Tbk untuk belajar bersama melakukan inovasi sosial, jadi suatu hal telah dilakukan oleh PT Kalbe Farma Tbk di beberapa desa binaannya.</p>
<p>Besar harapan kami, 3rd BASC 2023 menjadi majelis Ilmu memberikan manfaat kepada para peserta. “Selain itu menjadi langkah awal kolaborasi antar perguruan tinggi(PT), lembaga penelitian dan dunia usaha dan dunia industry(DUDI),” tutur Wakil Rektor III Universitas Yarsi.</p>
<p>Menurut Doktor Octaviani, tahun ketiga ini, Universitas Yarsi menyelenggarakan BASC 2023 mengusung tema Teknologi Kesehatan dan Inovasi Sosial untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera.</p>
<p>Dalam seminar virtual ini aneka topik diangkat. Ada  kedokteran, dokter gigi, biologi, physiologi, informasi teknologi,ekonomi ,hukum dan sebagainya.</p>
<p>Selain itu ada juga diskusi panel tentang The Future of Dental Education oleh Prof,Dr.Cortino Sukotjo,DDS, Ph.D,MSc (University of Illinois Chicago), Artificial Intelligence in Medicine and Healthcare, Chandra Prasetyo Utomo,S.Kom, M.S (Universitas Yarsi) ,Corporate Social Responsibility dan Inovasi Sosial oleh Abi Nisaka (PT. Kalbe Farma Tbk) dan Koperasi Syariah oleh Prof.Dr.Nurul Huda, SE,MM,MSi</p>
<p>Doktor Octaviani menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada  Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof. dr. Jurnalis Uddin, Ketua Pengurus Yayasan Yarsi ,dr. Santi Jurnalis, Rektor Universitas Yarsi Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. dan seluruh peserta, para pembicara, keluarga besar Universitas Yarsi. Mohon  maaf jika ada kesalahan dan kekurangan dalam penyelenggaraan 3rd BASC.</p>
<p>Sementara Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr. Fasli mengungkapkan, penyelenggaraan BASC 2023 bertujuan meningkatkan pengetahuan civitas akademika dan masyarakat umum tentang teknologi kesehatan dan inovasi sosial di Indonesia.</p>
<p>Selain itu meningkatkan peluang kolaborasi antara akademisi, komunitas dan dunia usaha serta dunia industry serta diseminasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat civitas akademika Universitas Yarsi  dan pihak-pihak lain yang terkait. Tidak ketinggalan memfasilitasi publikasi hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Jurnal Ilmiah atau proceeding.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi,Prof.dr.Fasli Jalal,Ph.D, menyampaikan apresiasi kepada para partisipan dan panitia (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kupas ChatGPT dan Strategi Adopsi Teknologi AI, Yarsi Jadi  Innovator Era AI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kupas-chatgpt-dan-strategi-adopsi-teknologi-ai-yarsi-jadi-innovator-era-ai?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kupas-chatgpt-dan-strategi-adopsi-teknologi-ai-yarsi-jadi-innovator-era-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 16:26:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[bersama University of Illinois at Chicago]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[ChatGPT]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. drg. Chaerita Maulani]]></category>
		<category><![CDATA[FTI Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Generative Pre-Trained]]></category>
		<category><![CDATA[Generative Pre-trained Transformer-3]]></category>
		<category><![CDATA[GPT]]></category>
		<category><![CDATA[GPT-3]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Mohammad Ilyas]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Steven Mintz]]></category>
		<category><![CDATA[Sam Altman]]></category>
		<category><![CDATA[University of Nottingham]]></category>
		<category><![CDATA[Yarsi Systematic Review Language Automation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11799</guid>

					<description><![CDATA[Generative Pre-trained Transformer-3 (GPT-3) merupakan algoritma dikembangkan oleh Open Artificial Intelligence (AI), sebuah laboratorium riset AI yang berbasis di San Fransisco. Sedangkan Generative Pre-Trained (GPT) merupakan algoritma menggunakan deep learning [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Generative Pre-trained Transformer-3</em> (GPT-3) merupakan algoritma dikembangkan oleh Open Artificial Intelligence (AI), sebuah laboratorium riset AI yang berbasis di San Fransisco.</p>
<p>Sedangkan Generative Pre-Trained (GPT) merupakan algoritma menggunakan deep learning dapat menulis teks secara alami berdasarkan masukkan teks diberikan.</p>
<p>GPT-3 berarti sudah versi ke-3, sebelumnya ada GPT dan GPT-2, tapi dipakai ChatGPT adalah GPT-3. Model terbaru sekarang.</p>
<p>Sebanyak 31 peneliti dan <em>engineer</em> dari OpenAI mempublikasikan paper GPT-3 pada 28 Mei 2020. ­­­Algoritma menggunakan <em>deep learning</em> ini dapat menulis teks secara alami berdasarkan masukkan teks diberikan.</p>
<p>Pada 30 November 2022, OpenAI meluncurkan prototipe ChatGPT, sebuah <em>chatbot</em> dibangun di atas model berbasis GPT-3. Dalam waktu sepekan, ChatGPT sudah memiliki lebih dari satu juta pengguna dan menjadi fenomena global.</p>
<p>Semua ini pernyataan Kepala Pusat (Kapus) Penelitian E-Health dan Artificial Intelligence Universitas Yarsi, Chandra Prasetyo Utomo kepada Usman dari Kabar Yarsi  saat berbincang terkait fenomena ChatGPT, kemarin.</p>
<p>Lebih jauh, Pak Chandra sapaan akrab Chandra Prasetyo Utomo mengatakan,maraknya perbincangan ChatGPT biasanya terkait dua hal utama, kemampuan ChatGPT dalam menulis respons dan dampak ChatGPT pada berbagai sektor di masa depan.</p>
<p>Berbagai pihak memberikan komentar positif terkait kemampuan ChatGPT. Kevin Roose pada <em>The New York Times</em> menyatakan ini sebagai <em>“chatbot AI terbaik  pernah diluncurkan ke publik”</em>. Samantha Lock pada <em>The Guardian</em> mencatat ChatGPT dapat menghasilkan teks dengan detail mengagumkan dan mirip tulisan manusia. Dan Gillmor, seorang jurnalis dan penulis di bidang teknologi, menilai teks dihasilkan ChatGPT setara dengan  siswa cerdas pada beberapa tugas akademik.</p>
<p>Kemudian selain diskusi terkait kemampuan ChatGPT, diskusi terkait dampaknya di masa depan juga tak kalah mendominasi perbincangan sejauh ini, baik itu dampak positif maupun negatif.</p>
<p>Pak Chandra mengutip, Profesor Steven Mintz dari University of Texas at Austin menganggap ChatGPT sebagai alat bantu, bukan musuh. Ia menganggap AI dapat membantu berbagai tujuan akademis seperti membuat daftar pustaka dan menghasilkan draf awal.</p>
<p>Lebih dari itu, pemikiran AI sebagai alat bantu pula mendasari kolaborasi riset FKG dan FTI Universitas Yarsi dalam mengembangkan Teledentistry berbasis AI.</p>
<p>Risetnya dipimpin Dr. drg. Chaerita Maulani, Sp.Perio ini mendapatkan pendanaan Hibah Desentralisasi Dikti 2022 dan dikembangkan bersama University of Illinois at Chicago (UIC)<em> dan </em>IIUM, Malaysia.</p>
<p>Menurut Kapus Penelitian E-Health dan AI Universitas Yarsi, sistem pertama dikembangkan adalah <em>Yarsi Systematic Review Language Automation</em> (Yasirlana). Sistem ini diharapkan dapat membantu akademia melakukan proses <em>systematic review </em>lebih efisien dan membantu dokter menemukan referensi pengobatan dan perawatan terbaru dari kasus yang sedang dihadapi.</p>
<p><strong><em>Gap Adopsi AI</em></strong></p>
<p>Masih menurut Pak Chandra, potensi dampak negatif dari ChatGPT juga ramai diperbincangkan. Ada banyak kritik dari kalangan pendidik, jurnalis, ekonom, seniman, politisi, dan sebagainya.</p>
<p>ChatGPT dapat menulis bagian abstrak dan pendahuluan artikel ilmiah, bahkan sudah ada  menuliskan ChatGPT sebagai salah satu <em>co-author</em>. Hal ini tentunya mendorong kekhawatiran terkait pelanggaran etika.</p>
<p>Pak Chandra bercerita, pada Januari 2023, salah satu forum bergengsi di bidang AI, <em>International Conference on Machine Learning</em> (ICML), telah melarang penggunaan ChatGPT dan model AI lainnya untuk menuliskan teks pada artikel yang dikumpulkan. Pelarangan penggunaan ChatGPT juga telah dilakukan di berbagai institusi pendidikan.</p>
<p>Sam Altman, CEO OpenAI yang mengembangkan ChatGPT, heran kenapa orang baru heboh ChatGPT saat diluncurkan. Padahal, model AI dan API-nya sudah mereka publikasikan jauh sebelumnya dan tersedia secara publik. Ia berpikir sudah banyak pihak telah bermain model tersebut, mengembangkan algoritmanya,bahkan membuat aplikasinya. Ternyata anggapan tersebut tidak tepat. Dengan demikian, terdapat gap yang jelas antara model AI  telah dipublikasikan peneliti dengan aplikasi dikembangkan pengguna.</p>
<p>Masih cerita Pak Chandra , terkait ChatGPT, Sam juga menambahkan model AI diterapkan untuk ChatGPT kini sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Namun, dia dan Open AI ingin melihat dulu bagaimana respons publik dan dampak sosial ditimbulkan.</p>
<p>Dari sini, kita bisa melihat sebenarnya ada banyak model AI bagus telah dipublikasikan, sebagian memiliki kemampuan melewati <em>human level performance</em>. Ada model dapat mengolah teks, mendiagnosa penyakit, melakukan analisis finansial, memberikan rekomendasi pengobatan, dan sebagainya.</p>
<p>Namun, tidak semua model tersebut bisa sampai ke pengguna. Para peneliti AI terlalu fokus membuat dan meningkatkan performa model. Di sisi lain, para calon pengguna potensial belum sepenuhnya sadar ada berbagai pekerjaan rutin bisa dilakukan efektif dan efisien dengan bantuan AI.</p>
<p>“Kalau pun mereka sudah sadar, tidak semua bisa memahami dan mengadopsi model AI sehingga bisa diimplementasikan,”ujar Pak Chandra.</p>
<p><strong><em>Sinergi Mulitidisiplin</em></strong></p>
<p>Dosen Teknik Informatika  Universitas Yarsi melanjutkan ceritanya, berkaca dari gap antara hasil penelitian dan adopsi model, kolaborasi antara peneliti AI dan pengguna potensial dari model AI mutlak dilakukan. Peneliti AI memiliki kompetensi pada modeling dan pengembangan aplikasi sedangkan pengguna memiliki <em>problem statement</em> dan data.</p>
<p>Salah satu bentuk kolaborasi ini tercermin dari rangkaian aktivitas antara Yarsi dan University of Nottingham (UoN) pada November 2022. Profesor Mohammad Ilyas bersama tiga kolega dari Faculty of Medicine &amp; Health Sciences, UoN melakukan kunjungan dan diskusi riset di AI Center, Universitas Yarsi.</p>
<p>Salah satu ingin dikembangkan adalah sistem yang dapat menerima <em>sample</em> gambar digital dengan dimensi yang besar, kemudian dapat secara otomatis dan akurat melakukan anotasi dan diagnosa terhadap tipe kanker dari <em>sample</em> tersebut.</p>
<p>Prof Ilyas juga memberikan kuliah umum dengan judul <em>“Digital Pathology and the Roles of AI”</em> kepada para dosen dan mahasiswa FTI Yarsi supaya mendapatkan gambaran komprehensif terkait <em>digital pathology</em>, tantangan, dan peluang ke depannya.</p>
<p>Karya dan Upaya Universitas Yarsi terkait AI,  tahun 2022, Tim Universitas Yarsi dipimpin dr. Yulia Suciati, M.Biomed, Ph.D.  sukses meraih pendanaan Matching Fund Kedaireka untuk mengembangkan prototipe sistem cerdas berbasis AI untuk deteksi kanker serviks. Luaran dihasilkan diantaranya publikasi ilmiah dan prototipe diagnosa normal dan abnormal pada papsmear konvensional.</p>
<p>Tahun 2023 ini, tim multidisiplin dari FK Yarsi dan FTI Yarsi akan mengembangkan <em>digital pathology platform</em> bekerja sama dengan mitra industri PT PathGen Diagnostik Teknologi. Platform ini ditujukan sebagai sarana diskusi kasus (<em>second opinion</em>) bagi para klinisi khususnya patolog dalam menegakkan diagnosis dan membantu pelaksanaan ujian patologi (pengajaran) untuk para calon dokter spesialis.</p>
<p>Selain itu, platform digital ini juga ditujukan menghasilkan basis data onkologi terintegrasi dan model AI untuk mendukung proses <em>data-driven policy making</em> di Indonesia.</p>
<p>Tentunya Universitas Yarsi berharap dapat menjadi pemain dan <em>innovator</em> pada era AI saat ini dan dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. “Universitas Yarsi tidak sekedar menjadi komentator dan pengamat dari teknologi fenomenal seperti ChatGPT,” cakap Pak Chandra.</p>
<p>Hingga kini berbagai inisiatif pengembangan dan implementasi AI telah dilakukan Yarsi melalui Laboratorium AI dalam hal pengajaran dan Pusat Penelitian E-Health dan Artificial Intelligence serta dalam hal penelitian.</p>
<p>Berbagai inovasi pendidikan telah dilakukan agar mahasiswa dan dosen memiliki skill dan kompetensi AI relevan dan dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan.</p>
<p>Kolaborasi mulitidisiplin juga telah dilakukan dengan berbagai pihak, baik itu di internal Universitas Yarsi, rumah sakit, institusi pendidikan, lembaga pemerintah maupun industri.</p>
<p>Dosen TI Universitas Yarsi.  meyakini, strategi terbaik mendukung kesuksesan adopsi teknologi AI dengan sinergi multidisiplin dan multisektor yang saling menghormati (<em>mutual respect</em>).</p>
<p>Sudah menjadi rahasia umum salah satu penghambat utama inovasi di Indonesia adalah tingginya ego sektoral.</p>
<p>Jika menginginkan kerjasama produktif, maka setiap pihak harus dapat mengakui keunggulan dan keterbatasan masing-masing, memahami setiap tantangan dihadapi, dan komitmen untuk menuntaskan insiatif yang telah disepakati bersama. <em>Easier said than done!</em></p>
<p>Tentunya bukan hal mudah. Namun, Universitas Yarsi percaya, sinergi adalah hal yang tidak dapat dihindari untuk unggul pada zaman ini.  “Seperti kata pepatah: <em>“If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together.”</em> Tutup Pak Chandra, (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Artificial Intelligence Talent Academy</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/artificial-intelligence-talent-academy?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=artificial-intelligence-talent-academy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2022 03:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Afif Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Arya Noble]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Assistant Vice President Digital Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Associate Professor]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[Boston University]]></category>
		<category><![CDATA[Bukalapak]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Cut Aisyah Yunan]]></category>
		<category><![CDATA[data scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan FTI YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Deskhana Wati]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Diktiristek]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Brahmastro Kresnaraman]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Cortino Sukotjo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Derry Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dien Kurtanty]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Nurul Hashimah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Puspa Pratiwi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[Fendy Suyadinata]]></category>
		<category><![CDATA[Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Google TensorFlow Developer Certificate]]></category>
		<category><![CDATA[Hactiv8]]></category>
		<category><![CDATA[Kemdikbud RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Tim Taskforce PKKM 2021 Prodi Teknik Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[machine learning engineer]]></category>
		<category><![CDATA[PKKM]]></category>
		<category><![CDATA[President University]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Xue Li]]></category>
		<category><![CDATA[PT Prudential Life Insurance]]></category>
		<category><![CDATA[Rakhmad Azhari]]></category>
		<category><![CDATA[Red Hat]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Rudyanto Butar Butar]]></category>
		<category><![CDATA[Samsung R&D]]></category>
		<category><![CDATA[The University of Queensland]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<category><![CDATA[Traveloka]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Sains Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[University of Illinois at Chicago]]></category>
		<category><![CDATA[USA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9403</guid>

					<description><![CDATA[Berdasarkan data Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), ada lebih dari 40.000 lulusan teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan program studi terkait setiap tahunnya. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 10px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 7px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}</p>
</style>
<p><span style="color: #000000;">Berdasarkan data Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (Aptikom), ada lebih dari 40.000 lulusan teknik informatika, ilmu komputer, sistem informasi, dan program studi terkait setiap tahunnya. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan di Indonesia masih kesulitan mendapatkan talenta di bidang <em>Artificial Intelligence </em>(AI) dan <em>data science</em>. Oleh sebab itu, Prodi Teknik Informatika (TI) Universitas YARSI perlu memberikan mahasiswa kompetensi dunia kerja dan sertifikasi industri yang diakui untuk menjadikan mahasiswa unggul dari puluhan ribu lulusan lainnya dan dapat menjawab tantangan industri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2021 yang didanai oleh Dirjen Diktiristek, Kemdikbud RI, Prodi TI menyelenggarakan program <strong>AI Talent Academy</strong>. Tujuan dari program ini adalah mahasiswa mendapatkan pekerjaan sebagai <em>data scientist</em>, <em>machine learning engineer</em>, dan jenis pekerjaan terkait yang saat ini sangat dibutuhkan di berbagai perusahaan. Mahasiswa juga mendapatkan sks di luar kuliah reguler dari proses training dan sertifikasi industri dari kompetensi yang didapat. Kompetensi yang kompetitif ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah prestasi mahasiswa, minimal di tingkat nasional.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rangkaian Program AI Talent Academy dilaksanakan sejak Juli 2021 sampai Desember 2021 dengan menggunakan anggaran PKKM sebesar Rp192.800.000 melalui sub- aktivitas “Peningkatan Kompetensi Mahasiswa untuk Relevansi Lulusan di Bidang AI”. Pada Juli 2021, dilakukan publikasi, pendaftaran dan seleksi peserta. Karena jumlah mahasiswa yang mendaftar melebihi target peserta pada proposal (18 mahasiswa), maka panitia mengadakan seleksi melalui wawancara, penilaian rekam jejak akademis, dan juga persetujuan pembimbing akademis. Sebanyak 18 mahasiswa terpilih kemudian memberikan surat komitmen bahwa mereka siap mengikuti seluruh rangkaian pada program AI Talent Academy.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Artificial-Intelligence-Talent-Academy-2.jpg" alt="Artificial Intelligence Talent Academy - 2" attachment="9405"><figcaption>Ujian Sertifikasi Industri Google TensorFlow Developer Certificate (TFDC) di Universitas YARSI. Untuk mengikuti protokol kesehatan, ujian dibagi menjadi dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 1 Oktober 2021 (kiri) dan Gelombang II pada 8 Oktober 2021(kanan).<br />
</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p><span style="color: #000000;">Program AI Talent Academy dibuka secara resmi oleh Prof. Fasli Jalal (Rektor Universitas YARSI) dalam acara <em>Stadium Generale </em>pada Kamis, 19 Agustus 2021. Acara ini juga menghadirkan dua <em>keynote speakers</em>, yaitu Dr. Nurul Hashimah (Associate Professor, Universiti Sains Malaysia) dan Rudyanto Butar Butar (Assistant Vice President Digital Technology, PT Prudential Life Insurance). Pada kesempatan ini, Chandra Prasetyo Utomo selaku Koordinator Program AI Talent Academy menjelaskan terkait rangkaian program dan Elan Suherlan selaku Kaprodi TI menjelaskan tentang konversi menjadi mata kuliah sejumlah 20 sks beserta hal-hal administratif terkait.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kegiatan pada Program AI Talent Academy antara lain adalah pelatihan kompetensi <em>machine learning</em>, ujian sertifikasi industri, dan kuliah umum. Untuk kegiatan pelatihan kompetensi <em>machine learning</em>, setiap peserta mendapatkan paket berlangganan dicoding selama 6 bulan. Dengan paket ini, peserta dapat mengakses semua kelas. Fokus utama pada peserta adalah menyelesaikan 5 kelas pada <em>learning path machine learning</em>. Kelas yang wajib diambil oleh para peserta adalah: [1] Belajar Visualisasi Data; [2] Memulai Pemrograman dengan Python; [3] Belajar <em>Machine Learning </em>untuk Pemula; [4] Belajar Pengembangan <em>Machine Learning</em>; dan [5] Simulasi Ujian TensorFlow Developer Certificate.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Untuk menunjang proses pelatihan, Prodi TI mengadakan kegiatan belajar bersama. Kegiatan ini dibimbing secara intensif oleh Ahimsa Imananda, alumni Prodi TI YARSI yang juga telah sukses menyelesaikan Program Bangkit 2021 – kolaborasi kampus merdeka Dirjen Dikti dengan Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Para peserta berhasil menyelesaikan materi, kuis dan tugas pada kelas-kelas pelatihan di dicoding. Mereka mendapatkan sertifikat pelatihan sebagai bukti kelulusan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Setelah menyelesaikan kelas pelatihan, termasuk Simulasi Ujian TensorFlow Developer Certificate, peserta disiapkan untuk mengikuti ujian. Untuk mengikuti protokol kesehatan, ujian dibagi menjadi dua gelombang, yaitu Gelombang I pada 1 Oktober 2021 dan Gelombang II pada 8 Oktober 2021. Total 15 dari 18 mahasiswa lulus sertifikasi industri sampai dengan 8 Oktober 2021 (83% lulus, melampaui target proposal 50% lulus). Sejumlah 3 mahasiswa yang tidak lulus diberikan kesempatan ujian kedua dan berhasil lulus. Dengan demikian, persentase kelulusan adalah 100%.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/04/Artificial-Intelligence-Talent-Academy-3.jpg" alt="Artificial Intelligence Talent Academy - 3" attachment="9406"><figcaption>Salah satu capaian dari AI Talent Academy, yaitu sertifikat pelatihan (kiri) dan sertifikat industri<br />
(kanan) sebagai bukti untuk membuat peserta lebih unggul dari lulusan TI lainnya.<br />
</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p><span style="color: #000000;">Kegiatan berikutnya dari AI Talent Academy adalah kuliah umum yang diberi nama AI Seminar Series<sup>1</sup>. Total ada tujuh seminar dengan menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri. Pembicara dari dalam negeri antara lain Dr. Dien Kurtanty (Biofarma), Fendy Suyadinata (Arya Noble), Afif Iskandar (Hactiv8), Deskhana Wati (Samsung R&amp;D), Dr. Brahmastro Kresnaraman (Bukalapak), Rakhmad Azhari (Red Hat), dan Dr. Puspa Pratiwi (President University). Pembicara dari Luar Negeri antara lain Dr. Cortino Sukotjo (University of Illinois at Chicago, USA), Dr. Derry Wijaya (Boston University, USA), dan Prof. Xue Li (The University of Queensland, Australia). Para pembicara memberikan <em>state of the art </em>(metode terkini) dan <em>best practise </em>dari pengembangan dan implementasi AI baik di industri maupun di akademia. Beberapa pembicara kemudian melanjutkan tindak lanjut dengan membuat kolaborasi dan kerjasama penelitian dengan dosen dan mahasiswa peserta program.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Program AI Talent Academy mendapatkan sambutan dan kesan yang positif baik dari pimpinan, dosen, mahasiswa, maupun mitra. Cut Aisyah Yunan<sup>2</sup>, salah seorang mahasiwa peserta program mengatakan “<em>bersyukur karena saya diberikan akses ke kurikulum dan sumber daya mulai dari seminar, course, dan juga kelas persiapan yang sangat membantu kesiapan saya untuk mengambil ujian sertifikasi industri dari Google yaitu TensorFlow Developer Certificate</em>”. Dr. Cortino Sukotjo dari College of Dentistry, University of Illinois, USA menyatakan “<em>Saya sangat amazed dengan adanya breakthrough pemikiran dari FTI YARSI dimana mereka berani untuk bekerjasama dengan FKG, sesuatu yang belum pernah saya lihat di Indonesia walaupun itu sesuatu yang biasa di Amerika.</em>”</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dr Ummi Azizah Rachmawati, Dekan FTI YARSI menyatakan <em>“Kami sangat berterima kasih kepada Dirjen Dikti yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen FTI YARSI untuk mendapatkan  sertifikasi internasional dan mengembangkan kerjasama dengan mitra dalam dan luar negeri”. </em>Program AI Talent Academy telah meningkatkan IKU 2 (mahasiswa di luar kampus) sesuai dengan rencana pada proposal. Semoga program PKKM dapat berlanjut sehingga kualitas mahasiswa, dosen dan kurikulum pada Prodi TI YARSI dapat terus meningkat secara eksponensial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Penulis: Chandra Prasetyo Utomo </br>Ketua Tim Taskforce PKKM 2021 Prodi Teknik Informatika, Universitas </span></p>
<hr width="30%" color="color: #000000" size="5px" />
<sup>1</sup> <span style="color: #000000;">Arsip AI Seminar Series termasuk video recording dapat diakses di</span> <a href="https://ehealth.yarsi.ac.id/ai/">https://ehealth.yarsi.ac.id/ai/</a><br />
<sup>2</sup> <span style="color: #000000;">Testimoni lengkap Cut Aisyah Yunan, Dr. Cortino Sukotjo, dan Dr. Ummi Azizah Rachmawati dapat dilihat di:</span> <a href="https://drive.google.com/drive/folders/1zgdiRnJHgc2wUJoMapcP5MlXnTqPtn-w?usp=sharing">https://drive.google.com/drive/folders/1zgdiRnJHgc2wUJoMapcP5MlXnTqPtn-w?usp=sharing</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Yarsi Sukses Gelar Pragma Student Workshop 2021</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-sukses-gelar-pragma-student-workshop-2021?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-sukses-gelar-pragma-student-workshop-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2021 02:02:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Cloud Computing]]></category>
		<category><![CDATA[data visualization with phyton]]></category>
		<category><![CDATA[dosen senior Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DR. Anusha Achuthan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[Former Chair PRAGMA University of California]]></category>
		<category><![CDATA[Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Jason Haga]]></category>
		<category><![CDATA[Kochei Ichikawa]]></category>
		<category><![CDATA[learning with phyton]]></category>
		<category><![CDATA[machine learning]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Fathurahman]]></category>
		<category><![CDATA[NAIST]]></category>
		<category><![CDATA[Nara Instute of Science and Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Peter Arzberger]]></category>
		<category><![CDATA[Pragma Student Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Prapaporn Rattanatamrong]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Nurul Malim]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Heru Hartanto]]></category>
		<category><![CDATA[Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Thammasat University]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Sains Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[USA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8593</guid>

					<description><![CDATA[Tahun 2021  bagi Indonesia dan Universitas Yarsi masih boleh disebut  tahun belajar online.  Kegiatan belajar mengajar pada universitas berdiri tahun 1967 masih menggunakan virtual,contohnya tadi pagi menyelenggarakan Pragma Student Workshop [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Tahun 2021  bagi Indonesia dan Universitas Yarsi masih boleh disebut  tahun belajar online.  Kegiatan belajar mengajar pada universitas berdiri tahun 1967 masih menggunakan virtual,contohnya tadi pagi menyelenggarakan Pragma <em>Student Workshop</em> (PSW)2021 berlangsung 2 hari.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">PRAGMA merupakan komunitas praktik terdiri dari individu dan institusi dari seluruh kawasan Pasifik. Komunitas ini aktif berkolaborasi skala kelompok kecil hingga menengah untuk memecahkan masalah  teknologi informasi. Kunci keberhasilan PRAGMA  terletak pada aktifnya anggota dalam ekspedisi ilmiah, pengembangan teknologi, mengajak mahasiswa terlibat, dan penjangkauan komunitas baru.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dosen Universitas Yarsi Muhamad Fathurahman yang menjadi pembicara menyatakan,PSW 2021 merupakan bagian dari sub-aktivitas program Hibah Kampus Merdeka diterima Program Studi  Teknik Informatika Universitas Yarsi pada tahun ini.  Sementara tujuan PSW akan memberikan mahasiswa kesempatan berdiskusi dan berbagi proyek penelitian mereka sendiri dengan rekan-rekan mereka. Selain itu, workshop akan diisi dengan diskusi-diskusi tema relevan sesama mahasiswa dan akan menghadirkan para pakar dari komunitas PRAGMA sebagai mentor.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya Muhamad Fathurahman menjelaskan, alasan PSW 2021 mengangkat tema practical mechine learning &amp; artificial intelegen, karena jumlah pertumbuhan data sangat pesat (<em>BigData</em>), pemanfaatan bigdata dengan <em>machine learning</em> dapat memberikan kontribusi pada berbagai bidang, seperti kesehatan, ekonomi, industri dan lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">PSW di gelar Program  Studi Teknik Informatika Universitas Yarsi selama dua hari  sukses dilaksanakan. Webinar ini  menghadirkan , Former Chair PRAGMA University of California, USA, Peter Arzberger, Ph.D , dosen senior Universitas Indonesia, Prof. Heru Hartanto, Ph.D , Universiti Sains Malaysia, DR. Anusha Achuthan  dan Prof. Dr. Nurul Malim . Kemudian  dari National Institute of Advanced Industrial Science and Technology, Japan, Jason Haga, Nara Instute of Science and Technology (NAIST), Japan ,Kochei Ichikawa, Ph. D ,Thammasat University, Thailand , Prapaporn Rattanatamrong, Ph.D. Dari tuan rumah, Universitas YARSI, tampil Chandra Prasetyo Utomo dan Muhammad Fathurahman.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Jason Haga dan  Kohei Ichikawa pada webinar ini bicara terkait dengan teknik dan strategi presentasi riset untuk mahasiswa , Prapaporn Rattanatamrong bicara teknologi komputasi awan ( <em>Cloud Computing</em> ). Sementara Chandra Prasetyo Utomo dan  Muhammad Fathurahman mengangkat terkait <em>machine learning with phyton &amp; data visualization with phyton</em> .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Muhamad Fathurahman, <em>m</em><em>achine learning</em> adalah konsep pengembangan model AI berdasarkan data. Python adalah bahasa pemrograman untuk menyediakan fungsi atau <em>library</em> untuk membangun model AI. “<em>Data Visualization with python</em> adalah teknik visualisasi data menggunakan bahasa pemrograman python,” tutup Sekretaris Program  Studi Teknik Informatika Universitas Yarsi</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Gawe ini dibuka Universitas Yarsi ,Prof. Fasli Jalal, Ph.D  dan sambutan Dekan Fakultas Teknologi Informatika Universitas Yarsi, Dr. Ummi Azizah Rachmawati, S.Kom,M.Kom.,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Penulis Anggun dan Nisa</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
