<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dokter muslim &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/dokter-muslim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Aug 2022 06:48:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>dokter muslim &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yarsi Sukses Gelar Sumpah Dokter Baru, Ada Cerita Menarik Buat Mahasiswa FK</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-sukses-gelar-sumpah-dokter-baru-ada-cerita-menarik-buat-mahasiswa-fk?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yarsi-sukses-gelar-sumpah-dokter-baru-ada-cerita-menarik-buat-mahasiswa-fk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 02:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[CIMSA FK YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Putri Azzahra Nur Azrina]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Viera Dzakiyyah Muthohharoh]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[IFMSA]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama Medical Student Association]]></category>
		<category><![CDATA[NUMSA]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10350</guid>

					<description><![CDATA[Fakultas Kedokteran (FK)Universitas Yarsi sukses menggelar baiat(sumpah)Dokter Muslim Minggu pagi . Seremonial digelar secara offline(tatap muka) pertama kali pada masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan. Ritual ini merupakan wujud keberhasilan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakultas Kedokteran (FK)Universitas Yarsi sukses menggelar <em>baiat</em>(sumpah)Dokter Muslim Minggu pagi . Seremonial digelar secara offline(tatap muka) pertama kali pada masa pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan.</p>
<p>Ritual ini merupakan wujud keberhasilan mahasiswa FK Universitas Yarsi menyelesaikan pendidikan tahap akademi dan profesi.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP, mengatakan, dalam <em>baiat</em> ini kita bisa melihat keberhasilan anak-anak FK Universitas Yarsi berjuang melewati masa pamdemi covir-19 sehingga mahasiswa FK Yarsi bisa membanggakan dirinya ,orang tua, keluarga serta almamater.</p>
<p>Lebih membanggakan lagi karena anak-anak FK Yarsi berhak menyandang gelar dokter dan Minggu ini tonggak awal bagi keberhasilan dan kesuksesan adik-adik dimasa depan.</p>
<p>“Selamat kepada adik-adik dokter baru Universitas Yarsi ,juga kepada para orang tua,” ucap Alumnus Ph.D University of Tokyo Jepang</p>
<p>Setelah ini cium pipih kedua orang tua , minta maaf atas kesalahan,dan minta ridhonya, Segera lakukan, supaya berbagai doa adik-adik dokter baru akan dikabulkan Allah dan Allah meringankan langkah meraihi masa depan. “ Sukses semua itu karena peran besar orang tua,” tutur Prof Rika.</p>
<p>Prof Rika menerangkan,jumlah peserta disumpah kali ini 110 dokter, sehingga total lulusan FK Universitas Yarsi 6870 dokter, Hasil ini jadi kebanggaan bagi keluarga besar Yarsi. Sumbangsih Yayasan Yarsi membesarkan fakultas kedokteran menelurkan dokter-dokter muslim baru terwujud. Adik-adik dokter Universitas Yarsi siap jadi garda terdepan, jaga ketahanan kesehatan nasional Indonesia.</p>
<p>Sumpah dokter merupakan final kegiatan belajar mahasiswa FK Universitas Yarsi. Tentunya selama pendidikan ada cerita menarik dan mencerahkan bagi mahasiswa  junior.</p>
<p>Sebut saja Alfiyah Rakhmatul Azizah, dokter baru Yarsi ikut disumpah menuturkan, belajar menjadi dokter dan alhamdulillah mendapatkan nilai tertinggi tidaklah hadir dalam sepekan atau dua pekan. Tapi dalam waktu 6 tahun, dimulai dari fase pendidikan preklinik dan koas.</p>
<p>Kebiasaan saya belajar mulai sedikit demi sedikit dan diusahakan istiqomah.”Hindari belajar kebut semalam karena kita bukan supir bis malam,” ujar dan canda dokter nilai CBT tertinggi .</p>
<p>Lebih lanjut dokter Alfiyah menjelaskan sebelum belajar baca doa, minimal membaca bismillah. Usahakan tidak menanggung hadast kecil atau dalam keadaan berwudhu lebih baik. Setelah itu membaca Al-qur&#8217;an dan meminta kepada Allah untuk membukakan pintu pikiran kita dan meminta supaya tidak mudah lupa.</p>
<p>Lalu tanamkan pula perasaan ikhlas siap ingin mendapatkan ilmu dari dosen atau pengajar. Jadi saat dosen dan dokter  menerangkan harus fokus.</p>
<p>Bentroknya waktu belajar dan organisasi tantangan bagi mahasiswa kedokteran. Karena selama jadi mahasiswa preklinik saya aktif di Senat FK Yarsi. Sementara selama koas saya juga aktif di organisasi nasional yaitu NUMSA (Nahdlatul Ulama Medical Student Association).</p>
<p>Aktifnya di dua organisasi tersebut, menjadikan tantangan bagaimana <em>manage</em> waktu antara belajar, organisasi dan bermain. “ Ikut organisasi menjadi motivasi untuk belajar karena tetap kewajiban saya adalah belajar,” cakapnya.</p>
<p>Covid juga merupakan tantangan bagi mahasiswa, dosen ataupun konsulen. Karena dengan berubahnya pola pembelajaran juga memaksa beradaptasi.</p>
<p>Menurut dokter Alfiyah Covid 19 tantangan paling berat, karenanya pandemi covid ,tepatmya saat <em>second wave</em> dan sedang menjalani stase Ilmu Penyakit Dalam  di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi, ibu saya berpulang ke Rakhmatullah 16 Juni 2021. “ Kejadian itu sangat memukul dan buat jatuh,” ceritanya.</p>
<p>Namun, lanjut dokter Alfiyah dengan ingat nasehat almarhumah, bisa kuat jalankan pendidikan tepat waktu dan Insya Allah membuat almarhumah ibu bangga disurga</p>
<p>Belajar di fakultas kedokteran membangun komunikasi dengan para dosen jangan diabaikan, caranya sering bertanya dan menyapa. “Minimal senyum,salam, sapa, sopan, santun (5S) yang sudah menjadi budaya Yarsi,” ingat dokter berprestasi cumlaude</p>
<p>Dokter salah satu profesi peluang masuk surganya paling banyak karena membantu sesama. Karenanya belajar di fakultas kedokteran caranya luruskan niat dan ikhlas, Belajar istiqomah, Berdoa kepada Allah karena sepintar apapun tapi Allah menakdirkan lupa, maka akan lupa, “Maka dari itu minta ke Allah biar tidak mudah lupa,”narasi dokter yang semula ingin jadi polwan</p>
<p>Dokter Viera Dzakiyyah Muthohharoh , juga dokter baru ikut disumpah menambahkan,belajar,</p>
<p>di fakultas kedokteran hingga  menjadi dokter dan dapat indeks prestasi (IP) tertinggi caranya dapat membagi waktu antara <em>refreshing</em> dan belajar.“Tidak melulu hanya belajar saja,” seru dokter  IP tertinggi.</p>
<p>Kemudian  dokter memiliki IP kumulatif 3,83 berpesan,jangan lupa bangun komunikasi dengan para dosen selama belajar yaitu  berkomunikasi dua arah dengan sopan, santun dan menjaga <em>attitude</em> dengan baik.</p>
<p>Kepada para junior mahasiswa kedokteran Yarsi ,semangat terus, semoga lancar gapai semua cita-cita dan untuk orang tua terimakasih banyak atas segala supportnya sudah selalu mem <em>provide</em> saya dalam segala hal.</p>
<p>Begitu juga kepada para dosen terimakasih atas segala ilmunya, semoga dibalaskan dengan banyak kebaikan dan keberkahan. Serta untuk universitas dan yayasan, semoga Yarsi dapat menjadi kampus selalu menjadi wadah berkembang terbaik bagi mahasiswa nya dalam menuntut ilmu.</p>
<p>Sementara ,Dokter Putri Azzahra Nur Azrina turut juga disumpah melengkapi, tantangan mahasiswi FK Yarsi utamanya manajemen waktu. Jadwal kuliah padat, belum lagi harus belajar mandiri dan menyeimbangkan waktu dengan kegiatan organisasi, . “Disinilah harus cerdik dalam menentukan skala prioritas apa yang ingin dilakukan kedepannya.</p>
<p>Produktivitas tinggi serta tuntutan dan tekanan besar dalam perjuangan menjadi dokter, seringkali semangat dan mental diuji. <em>Ups and downs</em> dalam perjuangan adalah hal lumrah, tetapi bagaimana caranya agar kita terus istiqomah dan jangan menyerah dalam prosesnya, “disini Itu dibutuhkan tekad kuat dan motivasi tinggi sebagai tanggung jawab mahasiswa FK,” tambah dokter pernah jadi ketua CIMSA FK YARSI (Center for Indonesian Medical Students&#8217; Activities) .</p>
<p>Selanjutnya komunikasi dengan para dosen selama belajar di FK Yarsi sangat penting. <em>Attitude dan manner</em> adalah dua kunci utama komunikasi kepada para dosen dan juga konsulen di rumah sakit.</p>
<p>Alhamdulillah selama kuliah di FK Yarsi , para dosen mayoritas responsif, komunikatif, serta banyak membantu mengarahkan dalam hal-hal masih kurang dipahami</p>
<p>Kepada para junior mahasiswa kedokteran Yarsi saat ini masih berkuliah, agar selalu ingat kembali niat awal adik-adik bercita-cita menjadi dokter.”.Perjuangannya tidak mudah,jika dijalani dengan ikhlas semoga dapat menjadi pahala tersendiri dan bekal berkarir masa depan,” pesan dokter yang kini pengurus IFMSA (International Federation of Medical Students&#8217; Associations) untuk region Asia-Pasifik,</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UY dalam Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci: Kerjasama Universitas dan Kabupaten/Kota itu Penting</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/rektor-uy-dalam-perjanjian-kerjasama-dengan-pemerintah-kabupaten-kerinci-kerjasama-universitas-dan-kabupaten-kota-itu-penting?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rektor-uy-dalam-perjanjian-kerjasama-dengan-pemerintah-kabupaten-kerinci-kerjasama-universitas-dan-kabupaten-kota-itu-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2022 05:49:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kabupaten Kerinci]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Adirozal]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian dan Pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kerinci]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Jambi.]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9776</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI pada tanggal 17 Juni 2022 melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi. Perjanjian ini tercatat pada Nota Kesepamahan Nomor 710/01/MoU/Pem-2022 atau 017/MOU/REK/UY/VI/2022 tentang Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Universitas YARSI pada tanggal 17 Juni 2022 melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi. Perjanjian ini tercatat pada Nota Kesepamahan Nomor 710/01/MoU/Pem-2022 atau 017/MOU/REK/UY/VI/2022 tentang Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian Masyarakat, serta Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kerinci. Acara dihadiri oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. selaku Rektor Universitas YARSI serta Dr. H. Adirozal, M.Si selaku Bupati Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Ruang lingkup kerjasama antara Universitas YARSI dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi antara lain:</span></p>
<ol>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, serta Pengembangan Sumber Daya Manusia;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Sosial Politik, Hukum dan Perundang-undangan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Agribisnis dan Agroindustri;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Kesehatan Masyarakat;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemanfaatan Teknologi Informasi;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemagangan Mahasiswa;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Pariwisata;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Kesejahteraan Sosial Masyarakat dan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Bidang-bidang lain yang dianggap perlu oleh kedua belah pihak</li>
</ol>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama antara kampus dengan kabupaten/kota sangatlah penting mengingat mahasiswa nantinya akan terjun langsung ke masyarakat. Saat ini Universitas YARSI telah melakukan kegiatan pendampingan dengan kabupaten/kota mencakup perkembangan perpustakaan, puskesmas, UMKM, dan masih banyak lembaga masyarakat lainnya. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. pun berharap kerjasama ini bukan hanya sekedar penandatanganan namun juga terdapat program rutin yang dijalankan oleh kedua belah pihak.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Selanjutnya, Dr. H. Adirozal, M.Si selaku Bupati Kabupaten Kerinci, Jambi juga menyampaikan sambutan. Beliau mengatakan bahwa sebelumnya Universitas YARSI juga sudah beberapa kali bekerjasama dengan Kabupaten Kerinci. Kabupaten Kerinci juga sangat membutuhkan alumni-alumni dari YARSI terutama alumni Dokter Muslim untuk kesehatan masyarakat Kerinci. Harapannya, kegiatan kesehatan di Kabupaten Kerinci dapat berjalan dengan didasari oleh agama Islam.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kabupaten Kerinci juga sedang melaksanakan program &ldquo;Kerinci Cerdas&rdquo; yang nantinya dapat memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa yang diutamakan oleh Hafidz dan Hafidzah al-Qur&rsquo;an. Harapannya dengan dijalinnya kerjasama ini, Universitas YARSI juga dapat membantu dalam menyukseskan program Kerinci Cerdas.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Semoga dengan adanya kerjasama ini dapat menjalin hubungan silaturahim serta kedua pihak baik Universitas YARSI dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dapat lebih berkembang dalam kebaikan.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><em>Oleh: Thufailah Hamida J</em></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UY dalam Baiat Dokter Muslim: Pengaruh Profesi Dokter pada Kelahiran Generasi Bangsa</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/rektor-uy-dalam-baiat-dokter-muslim-pengaruh-profesi-dokter-pada-kelahiran-generasi-bangsa?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rektor-uy-dalam-baiat-dokter-muslim-pengaruh-profesi-dokter-pada-kelahiran-generasi-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2022 06:02:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan FK UY]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muslim]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Efmansyah Iken Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Nabil Dhya Ulhak]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Slamet Budiarto]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Ulul Albab]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Pengurus Yayasan YARSI Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Persaudaraan Alumni Universitas YARSI (Persaluny)]]></category>
		<category><![CDATA[Perwakilan Rumah Sakit Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Pasar Rebo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9540</guid>

					<description><![CDATA[Sebanyak 69 lulusan dokter muslim Fakultas Kedokteran Universitas YARSI (FK UY) dibaiat pada hari Sabtu, 23 April 2022. Dengan demikian maka jumlah alumni FK UY hingga saat ini menjadi 6.760 [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>p{color:black;}</style>
<p>Sebanyak 69 lulusan dokter muslim Fakultas Kedokteran Universitas YARSI (FK UY) dibaiat pada hari Sabtu, 23 April 2022. Dengan demikian maka jumlah alumni FK UY hingga saat ini menjadi 6.760 dokter. Acara ini merupakan acara kedua dalam situasi pandemi Covid-19 yang diadakan secara hybrid, dengan dihadiri oleh para dosen, civitas akademika, serta lulusan dokter muslim di kampus dan para keluarga serta wali murid di kediaman masing-masing. Pembaiatan dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, Prof. dr. Rika Yuliwulandari, M.Sc, Ph.D.</p>
<p>Dalam sambutannya, dr. Nabil Dhya Ulhak selaku perwakilan dari lulusan dokter muslim menyampaikan banyak terima kasih. dr. Nabil juga menambahkan bahwa acara baiat ini merupakan rangkaian kegiatan terakhir di Universitas YARSI sekaligus merupakan langkah awal dalam profesi dokter. Semoga para lulusan dokter muslim dapat mengabdi kepada masyarakat dengan maksimal dan senantiasa diridhoi Allah Subhanahu Wa Ta&rsquo;ala.</p>
<p>Selanjutnya, Dekan FK UY, Prof. dr. Rika Yuliwulandari, M.Sc, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan bahwa para lulusan dokter sendirilah yang dapat mengembangkan ilmu-ilmu yang telah diberikan oleh Universitas YARSI sesuai dengan situasi terkini. Semoga para lulusan dokter selalu dapat melakukan pembelajaran sepanjang hayat serta selalu berbakti dan membahagiakan kedua orangtua serta nama almamater Universitas YARSI.</p>
<p>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D selaku Rektor Universitas YARSI dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan di Universitas YARSI serta ucapan selamat atas dibaiatnya para lulusan dokter muslim.</p>
<p>Beliau sedikit bercerita tentang berbagai masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Sekitar 305 ibu hamil yang mengandung generasi bangsa meninggal dunia dari setiap 100.000 persalinan. Separuh ibu hamil menderita anemia. 6 dari 16 bayi lahir dengan berat badan yang rendah, serta 1 dari 5 bayi yang lahir mengalami stunting. Berbagai permasalahan tersebut merupakan hal yang bisa dicegah jika tenaga kesehatan yang mumpuni serta tersedia dengan jumlah yang memadai. Ditambah lagi, pada tahun 2050 yang akan datang, 1 dari 4 masyarakat di Indonesia akan memasuki umur 60 tahun ke atas. Hal ini akan melahirkan tantangan serta peluang kerja dalam bidang kesehatan yang besar.</p>
<p>Ketua Pengurus Yayasan YARSI Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK. menyampaikan dalam sambutannya bahwa Universitas YARSI nantinya akan mengembangkan ilmu kedokteran dalam pendidikan serta prakteknya di rumah sakit. Kedokteran presisi ini sedang naik daun pembahasannya dalam bidang kesehatan. Kedokteran presisi ini nantinya akan menjadi cara yang efektif untuk mencegah penyakit genetik yang kian marak di tengah masyarakat. Beliau juga menambahkan bahwa kelak YARSI ingin membuka cabangnya di London, Inggris.</p>
<p>Perwakilan Rumah Sakit Pendidikan, RSUD Pasar Rebo, dr. Ulul Albab, Sp.OG menambahkan bahwa proses pendidikan kedokteran tidak hanya berhenti sampai saat ini, namun juga dapat menjadi pembelajaran sepanjang hayat. Para lulusan dokter muslim yang hadir di sini, kemarin sebagai anak didik, sekarang sebagai teman sejawat, namun bisa jadi pada beberapa tahun kemudian justru menjadi guru-guru bagi kami semua.</p>
<p>Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta, dr. Slamet Budiarto, SH, M.Kes menyampaikan semoga para lulusan dokter muslim dapat bermanfaat bagi negara, agama, masyarakat, keluarga, serta para sejawat lainnya.</p>
<p>Terakhir, Ketua Persaudaraan Alumni Universitas YARSI (Persaluny) dr. Efmansyah Iken Lubis, MM menyampaikan dua pesan yaitu pendekatan diri kepada Allah serta dapat beradaptasi dengan penyembuhan penyakit yang nantinya akan semakin berkembang seiring berjalannya waktu.</p>
<p><i>Oleh: Thufailah Hamida J</i></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
