<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/dr-dra-ndaru-andri-damayanti/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 May 2025 04:15:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>International Research Discussion Meeting with Dr. Anthony Sunjaya at Universitas YARSI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/international-research-discussion-meeting-with-dr-anthony-sunjaya-at-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=international-research-discussion-meeting-with-dr-anthony-sunjaya-at-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 04:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OIA_News]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan H Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Prasetyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Anthony Sunjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Diniwati Mukhtar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Erlina Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Sultana MH Faradz]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.drg.Helwiah Umniyati]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[M. Fathurahman]]></category>
		<category><![CDATA[UNSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20025</guid>

					<description><![CDATA[On Wednesday, May 7, 2025, Universitas YARSI had the privilege of hosting an engaging research discussion meeting with Dr. Anthony Sunjaya, President of the Association of Indonesian Doctoral and Early [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>On Wednesday, May 7, 2025, Universitas YARSI had the privilege of hosting an engaging research discussion meeting with Dr. Anthony Sunjaya, President of the Association of Indonesian Doctoral and Early Career Researchers in Australia and Lecturer at the University of New South Wales (UNSW), Australia. The event was held at the 11th-floor Meeting Room of the Research Institute at Universitas YARSI and gathered key academic and research leaders from across the university.</p>
<p>The meeting opened with warm greetings and was attended by prominent figures including the Rector of Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D., along with representatives from various faculties and research centers such as Ahmad Rusdan H. Utomo, Ph.D.  (Vice Rector for Research and Innovation), Fitri Arlinkasari, Ph.D., Psikolog (head f International Office), Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc. (Head of the Master’s Program in Biomedical Sciences), Dr. dr. Diniwati Mukhtar, M.Kes., AIFM. (Head of the Doctoral Program in Biomedical Sciences), and Prof. dr. Sultana MH Faradz, PAK., Ph.D. (Head of the Genetics Research Center). Also present were Dr. Erlina Wijayanti, MPH, Sp.KKLP, Subsp.COPC., from the Family Medicine Specialist Program, and Chandra Prasetyo Utomo, S.Kom., M.S.  representatives from the Center for E-Health &amp; AI, Dr. drg. Helwiah Umniyati, M.PH. from TB Care YARSI, and M. Fathurahman, S.Kom., M.Kom. from Informatics Engineering Department.</p>
<p>The core agenda of the meeting involved a fruitful exchange of ideas on ongoing and future research initiatives, including potential collaboration opportunities and guest lecture prospects with Dr. Sunjaya. As an international academic and a prominent figure in the Indonesian research diaspora, Dr. Sunjaya shared valuable insights and expressed enthusiasm for building cross-border academic ties with Universitas YARSI.</p>
<p>This event marks another significant step in Universitas YARSI’s internationalization efforts, reinforcing its commitment to fostering global research collaborations and enhancing the quality of academic engagement across borders.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi MBiomedis Raih Akreditasi Unggul, Kado untuk 58 Tahun Universitas Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prodi-mbiomedis-raih-akreditasi-unggul-kado-untuk-58-tahun-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=prodi-mbiomedis-raih-akreditasi-unggul-kado-untuk-58-tahun-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 05:30:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[LAM-PTKes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19861</guid>

					<description><![CDATA[Setiap perguruan tinggi (PT).pasti berusaha punya akreditasi unggul. Jika sudah diraih  senangnya luar biasa. Akreditasi unggul  merupakan peringkat tertinggi perguruan tinggi dan bisa jadi salah satu meningkatkan minat calon mahasiswa [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap perguruan tinggi (PT).pasti berusaha punya akreditasi unggul. Jika sudah diraih  senangnya luar biasa. Akreditasi unggul  merupakan peringkat tertinggi perguruan tinggi dan bisa jadi salah satu meningkatkan minat calon mahasiswa berkuliah di PT tersebut</p>
<p>21 Maret 2025 Universitas Yarsi lewat  Program Studi Magister Sains Biomedis (Prodi MBiomedis) meraih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).</p>
<p>Kepala Program Studi Magister Sains Biomedis, Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti, M.Sc (Doktor Ndaru) menerangkan,peringkat unggul diraih merupakan hasil kerja cerdas dari Prodi MBiomedis didukung seluruh sivitas akademika Universitas Yarsi,dan Yayasan., “ Raihan ini menunjukkan kinerja luar biasa dalam semua aspek dan menjadi kebahagiaan bersama ” seru alumnus Doktor Universitas Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut Doktor Ndaru mengatakan, dengan akreditasi unggul menjadikan lebih semangat terus memajukan  pengelolaan prodi dan universitas,Program MBiomedis berkomitmen menghasilkan lulusan unggul, berdaya saing, dan berkarakter Islami.</p>
<p>Menurut  Alumnus Magister  Liferpool School Of Tropical Medicine,keunggulan program ini terletak pada integrasi sains biomedis dengan nilai-nilai Islam. Memastikan setiap lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional tinggi tetapi juga berpegang teguh beretika dan bermoral dalam penerapan ilmunya.</p>
<p>Dengan pendekatan inter dan multidisipliner, program ini mendorong mahasiswa untuk mengembangkan penelitian inovatif yang dapat diaplikasikan dalam bidang kedokteran dan kesehatan.</p>
<p>Ditambahkan Doktor Ndaru , MBiomedis Yarsi memiliki fasilitas laboratorium modern dan pusat penelitian unggulan seperti Genomik-Molekuler, Sel Punca, Telomer, Herbal, Bioinformatika, dan Halal. Kemudian memiliki dosen dan tenaga kependidikan berpengalaman, serta jejaring yang luas,</p>
<p>Program ini memberikan kesempatan mahasiswa berkontribusi dalam riset berdampak luas. Selain itu, Prodi MBiomedis telah menjalin kerja sama dengan institusi akademik, industri, dan pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri. “ Semua ini guna meningkatkan daya saing lulusan secara global,” tutur Ibu Doktor berhijab..</p>
<p>Lulusan Prodi MBiomedis disiapkan punya kompetensi sebagai ilmuwan biomedis ,mampu kembangkan  dan menerapkan ilmu biomedis dalam penelitian maupun aplikasi klinis. Mereka juga dipersiapkan sebagai peneliti mandiri dan inovatif dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan teknologi di bidang Kesehatan memiliki nilai-nilai Islam dan bertanggung jawab.</p>
<p>Terima kasih atas kerjasamanya, semoaga semua jadi amal ibadah teman-teman, “Akreditasi Unggul MBiomedia kita persembahkan kado untuk 58 tahun Universitas Yarsi,”tutup Doktor Ndaru (usman )</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Mahasiswa Mbiomed Yarsi Attachment di 3 Kampus Luar Negeri</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/11-mahasiswa-mbiomed-yarsi-attachment-di-3-kampus-luar-negeri?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=11-mahasiswa-mbiomed-yarsi-attachment-di-3-kampus-luar-negeri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 10:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Juliana Gozali]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Vanessa Julia Tei Seran]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Sultana MH Faradz]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Sains Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Universiti Kebangsaan Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19262</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Program Studi Magister  Sains Biomedis (Ka Prodi MBiomed) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Yarsi ,Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti.M.Sc (Doktor Ndaru) mengatakan, mahasiswa Program Studi Magister  Sains Biomedis (Prodi Mbiomed) Universitas Yarsi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kepala Program Studi Magister  Sains Biomedis (Ka Prodi MBiomed) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Yarsi ,Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti.M.Sc (Doktor Ndaru) mengatakan, mahasiswa Program Studi Magister  Sains Biomedis (Prodi Mbiomed) Universitas Yarsi peminatan Konseling Genetika baru usai mengadakan <em>Attachment(pelatihan dan belajar)</em>  di tiga kampus  (perguruan tinggi) luar negeri, yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)., Universitas Sains Malaysia ( USM) Kelantan dan (Penang) , Amsterdam Medical Centre, University of Amsterdam</p>
<p>Menurut Doktor Ndaru kegiatan <em>attachment </em> diinisiasi Kepala Pusat Penelitian Genomik?Genetika ,Prof.dr.Sultana MH Faradz,PAK,Ph.D dan berlangsung 2 minggu atau 10 hari kerja. Dari 18 mahasiswa, sebanyak 11 mahasiswa dipilih mengikuti kegiatan <em>attachment </em>melalui seleksi dokumen dan wawancara dilakukan program studi (Prodi). Penyeleksian berdasarkan skor TOEFL/IELTS, biodata, dan motivasi mahasiswa. Setelah itu diteruskan kepada host univeristas tempat berlangsungnya kegiatan <em>attachment</em>.</p>
<p>Dari seleksi dan wawancara, berhasil 3 mahasiswa dapat mengikuti kegiatan <em>attachment </em>di UKM 2 mahasiswa ,di USM Kelantan dan sebanyak 4 orang di USM Penang serta di Amsterdam  2 mahasiswa.  <em>Attachment </em>di UKM berlangsung 3-14 Juni 2024. Kegiatannya  belajar dan simulasi konseling atau <em>role play</em> . sehingga mahasiswa dapat berlatih sebagai konselor genetik sesungguhnya.</p>
<p>Kegiatan <em>Attachment </em>di Medical Centre di Amsterdam UMC dilaksanakan 10 -21 Juni 2024. para mahasiswa mengikuti kegiatan diantaranya pengenalan laboratorium NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) dan sitogenetika untuk mempelajari kelainan genetik. Tes NIPT ini digunakan untuk screening pada ibu hamil terkait dengan kromosom abnormal.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-19264 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/11-Mahasiswa-Mbiomed-Yarsi-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri1.jpg" alt="" width="967" height="544" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/11-Mahasiswa-Mbiomed-Yarsi-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri1.jpg 720w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/11-Mahasiswa-Mbiomed-Yarsi-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri1-711x400.jpg 711w" sizes="(max-width: 967px) 100vw, 967px" /></p>
<p><em>Attachment </em>di Universiti Sains Malaysia (Kelantan) dilaksanakan 14-25 Juli 2024 Kegiatannya melihat bagaimana <em>clinical geneticist</em> melakukan konseling dan pemeriksaan pada pasien, mempelajari bagaimana melakukan tes kromosom pada sampel dan mengintrepretasikan hasil pemeriksaan.</p>
<p>Sedangkan <em>Attachment </em>di Universiti Sains Malaysia (Penang) dilaksanakan 15 -26 Juli 2024. Kegiatan berupa <em>role play</em> atau simulasi konseling, tes sitogenetika melihat dan menganalisa kromosom, dan menyikapi <em>bad news </em>sebagai konselor genetika kepada pasien</p>
<p>Selanjutnya, selama kegiatan, mahasiswa mengisi semua pembelajarannya dalam <em>logbook attachment</em> dan tidak diperkenankan meninggalkan kegiatan selama 10 hari. ” Pada akhir kegiatan, mahasiswa akan mendapatkan <em>Certificate of Completion </em>dari host Universitas,”kata Ibu Ndaru</p>
<p><em>”attachment </em>ini bertujuan membuka wawasan dan dapatkan pengalaman nyata sebagai Konselor Genetik di Luar Negeri.” tekan Doktor Ndaru</p>
<p>Di tambahkannya,kegiatan <em>attachment </em>di Amsterdan Medical Centre, UKM, USK Penang dan USM Kelantan, telah memberikan kontribusi besar dalam hal pengalaman pembelajaran di klinik dan laboratorium terkait kemampuan konselor dalam bidang konseling genetika.</p>
<p>Kegiatan ini juga sangat diminati peserta didik karena mampu membuka wawasan dan kepedulian terhadap kasus-kasus klinik genetika.</p>
<p>Ditegaskan doktor Ndaru, Prodi memasukkan program <em>attachment </em>ke dalam kurikulum sebagai mata kuliah elektif perlu dilanjutkan dan dikembangkan, untuk memberikan nilai lebih, tidak hanya kepada mahasiswa saja.</p>
<p>Sementara dr. Juliana Gozali, MKM, MARS , mahasiswi MBiomed  ikut  attachment di Medical Centre di Amsterdam menyatakan, attachment sangat bermanfaat. Sebagai mahasiswa lewat kegiatan ini menjadi lebih paham dengan pemeriksaan genetic terutama NIPT, fragile-X serta interprétasi hasilnya.</p>
<p>Selain itu sebagai mahasiswa disambut baik , tuan rumahnya ramah dan suka membantu. Diajak gratis  tour kampus dan suasana belajar sangat nyaman. Semua staff pengajar menyampaikan informasi dengan jelas. Fasilitas laboratorium pemeriksaan genetik di VU dan AMC sangat lengkap dan advanced. ”Berharap kedepannya program ini tetap berlanjut,” seru dokter Juliana, alumnus fakultas kedokteran di Medan.</p>
<p>Dalam kegiatan, senang sekali, kendalanya  tidak ada, karena penyampaian informasi diberikan jelas dan orang disana sangat ramah dan suka membantu,” tutup dokter Juliana</p>
<p>dr.Vanessa Julia Tei Seran, mahasiswi MBiomed juga ikut attachment di Universitas Sains Malaysia Penang. Sependapat dengan dokter Juliana. kami disambut ramah  para pengajar dan staf  sehingga nyaman belajar, termotivasi. Selain itu  diberi kesempatan terjun dan melihat pelayanan poli genetika dan laboratorium di Penang.</p>
<p>Tidak hanya di laboratorium rumah sakit, namun kami juga mendapat kesempatan ke laboratorium swasta. ”Sehingga kesempatan belajarnya bisa saling melengkapi,” tutur dokter Vanessa.</p>
<p>Ilmu didapat selama di Penang melengkapi ilmu didapat dari Universitas Yarsi. Kini pemahaman jadi lebih luas dan harapannya kembali dari Penang bisa menerapkannya di Indonesia.</p>
<p><em>Attachment</em> bisa saling memperkaya ilmu dan saling membantu. Juga terus mengembangkan program- program pembelajaran untuk mahasiswanya. ”Semoga terus terjalin kerjasama dengan kampus luar negeri,” harap dokter Vanessa (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Mahasiswa Mbiomed Attachment di 3 Kampus Luar Negeri, Dapat Ilmu ,Pengalaman Luas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/11-mahasiswa-mbiomed-attachment-di-3-kampus-luar-negeri-dapat-ilmu-pengalaman-luas?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=11-mahasiswa-mbiomed-attachment-di-3-kampus-luar-negeri-dapat-ilmu-pengalaman-luas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 02:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Juliana Gozali]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Vanessa Julia Tei Seran]]></category>
		<category><![CDATA[Ndaru]]></category>
		<category><![CDATA[Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[School of Tropical Medicine]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=16793</guid>

					<description><![CDATA[Ibu Ndaru, demikian panggilan akrab sejawat dosen Universitas Yarsi. Ibu yang bicara lemah lembut,tapi tegas. Pendidikannya luar biasa, tidak semua orang bisa menekuni dan punya kesempatan. Alumnus Magister dari Liperpool [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu Ndaru, demikian panggilan akrab sejawat dosen Universitas Yarsi. Ibu yang bicara lemah lembut,tapi tegas. Pendidikannya luar biasa, tidak semua orang bisa menekuni dan punya kesempatan. Alumnus Magister dari Liperpool School of Tropical Medicine di Inggris dan Doktor Universitas Indonesia .</p>
<p>Kini ibarat tentara, Ibu Ndaru jadi komandan pasukan khusus. Alias Kepala Program Studi Magister  Sains Biomedis (Ka Prodi MBiomed) Sekolah Pasca Sarjana Universitas Yarsi</p>
<p>Ibu Ndaru mengatakan, mahasiswa Program Studi Magister  Sains Biomedis (Prodi Mbiomed) Universitas Yarsi peminatan Konseling Genetika baru usai mengadakan <em>Attachment</em>  di tiga kampus  (perguruan tinggi) luar negeri, yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)., Universitas Sains Malaysia ( USM) Kelantan dan (Penang) , Amsterdam Medical Centre, University of Amsterdam</p>
<p>Menurut Ibu Ndaru kegiatan <em>attachment </em> berlangsung 2 minggu atau 10 hari kerja, Dari 18 mahasiswa, sebanyak 11 mahasiswa dipilih mengikuti kegiatan <em>attachment </em>melalui seleksi dokumen dan wawancara dilakukan program studi (Prodi). Penyeleksian berdasarkan skor TOEFL/IELTS, biodata, dan motivasi mahasiswa. Setelah itu diteruskan kepada host univeristas tempat berlangsungnya kegiatan <em>attachment</em>.</p>
<p>Dari seleksi dan wawancara, berhasil 3 mahasiswa dapat mengikuti kegiatan <em>attachment </em>di UKM 2 mahasiswa ,di USM Kelantan dan sebanyak 4 orang di USM Penang serta di Amsterdam  2 mahasiswa.</p>
<p><em>Attachment </em>di UKM berlangsung 3-14 Juni 2024. Kegiatannya  belajar dan simulasi konseling atau <em>role play</em> . sehingga mahasiswa dapat berlatih sebagai konselor genetik sesungguhnya.</p>
<p>.<img decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-16794" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/11-Mahasiswa-Mbiomed-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri-Dapat-Ilmu-Pengalaman-Luas-1-711x400.jpg" alt="" width="711" height="400" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/11-Mahasiswa-Mbiomed-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri-Dapat-Ilmu-Pengalaman-Luas-1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/11-Mahasiswa-Mbiomed-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri-Dapat-Ilmu-Pengalaman-Luas-1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/11-Mahasiswa-Mbiomed-Attachment-di-3-Kampus-Luar-Negeri-Dapat-Ilmu-Pengalaman-Luas-1.jpg 1131w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" /></p>
<p>Kegiatan <em>Attachment </em>di Medical Centre di Amsterdam UMC dilaksanakan 10 -21 Juni 2024. para mahasiswa mengikuti kegiatan diantaranya pengenalan laboratorium NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) dan sitogenetika untuk mempelajari kelainan genetik. Tes NIPT ini digunakan untuk screening pada ibu hamil terkait dengan kromosom abnormal.</p>
<p><em>Attachment </em>di Universiti Sains Malaysia (Kelantan) dilaksanakan 14-25 Juli 2024 Kegiatannya melihat bagaimana <em>clinical geneticist</em> melakukan konseling dan pemeriksaan pada pasien, mempelajari bagaimana melakukan tes kromosom pada sampel dan mengintrepretasikan hasil pemeriksaan.</p>
<p>Sedangkan <em>Attachment </em>di Universiti Sains Malaysia (Penang) dilaksanakan 15 -26 Juli 2024. Kegiatan berupa <em>role play</em> atau simulasi konseling, tes sitogenetika melihat dan menganalisa kromosom, dan menyikapi <em>bad news </em>sebagai konselor genetika kepada pasien</p>
<p>Selanjutnya, selama kegiatan, mahasiswa mengisi semua pembelajarannya dalam <em>logbook attachment</em> dan tidak diperkenankan meninggalkan kegiatan selama 10 hari. ” Pada akhir kegiatan, mahasiswa akan mendapatkan <em>Certificate of Completion </em>dari host Universitas,”kata Ibu Ndaru  bernama lengkap Dr.Dra. Ndaru  Andri  Damayanti.,M.Sc ( Doktor Ndaru)</p>
<p><em>”attachment </em>ini bertujuan membuka wawasan dan dapatkan pengalaman nyata sebagai Konselor Genetik di Luar Negeri.” tekan Doktor Ndaru</p>
<p>Di tambahkannya,kegiatan <em>attachment </em>di Amsterdan Medical Centre, UKM, USK Penang dan USM Kelantan, telah memberikan kontribusi besar dalam hal pengalaman pembelajaran di klinik dan laboratorium terkait kemampuan konselor dalam bidang konseling genetika.</p>
<p>Kegiatan ini juga sangat diminati peserta didik karena mampu membuka wawasan dan kepedulian terhadap kasus-kasus klinik genetika.</p>
<p>Ditegaskan doktor Ndaru, Prodi memasukkan program <em>attachment </em>ke dalam kurikulum sebagai mata kuliah elektif perlu dilanjutkan dan dikembangkan, untuk memberikan nilai lebih, tidak hanya kepada mahasiswa nam</p>
<p>Sementara dr. Juliana Gozali, MKM, MARS , mahasiswi MBiomed  ikut  attachment di Medical Centre di Amsterdam menyatakan, attachment sangat bermanfaat. Sebagai mahasiswa lewat kegiatan ini menjadi lebih paham dengan pemeriksaan genetic terutama NIPT, fragile-X serta interprétasi hasilnya.</p>
<p>Selain itu sebagai mahasiswa disambut baik , tuan rumahnya ramah dan suka membantu. Diajak gratis  tour kampus dan suasana belajar sangat nyaman. Semua staff pengajar menyampaikan informasi dengan jelas. Fasilitas laboratorium pemeriksaan genetik di VU dan AMC sangat lengkap dan advanced. ”Berharap kedepannya program ini tetap berlanjut,” tutup dokter Juliana, alumnus fakultas kedokteran di Medan..</p>
<p>dr.Vanessa Julia Tei Seran, mahasiswi MBiomed juga ikut attachment di Universitas Sains Malaysia Penang. Sependapat dengan dokter Juliana. kami disambut ramah  para pengajar dan staf  sehingga nyaman belajar, termotivasi. Selain itu  diberi kesempatan terjun dan melihat pelayanan poli genetika dan laboratorium di Penang.</p>
<p>Tidak hanya di laboratorium rumah sakit, namun kami juga mendapat kesempatan ke laboratorium swasta. ”Sehingga kesempatan belajarnya bisa saling melengkapi,” tutur dokter Vanessa.</p>
<p>Ilmu didapat selama di Penang melengkapi ilmu didapat dari Universitas Yarsi. Kini pemahaman jadi lebih luas dan harapannya kembali dari Penang bisa menerapkannya di Indonesia.</p>
<p><em>Attachment</em> bisa saling memperkaya ilmu dan saling membantu. Juga terus mengembangkan program- program pembelajaran untuk mahasiswanya. ”Semoga terus terjalin kerjasama dengan kampus luar negeri,” harap dokter Vanessa (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Biomedis Yarsi Datangkan Doktor Arief,  Belajar Biostatistik Harus Continue</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/magister-biomedis-yarsi-biostatistik-harus-continue?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=magister-biomedis-yarsi-biostatistik-harus-continue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2022 10:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[bioinformatika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Biostatistika]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen Statistik University of Leed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Arief Gusnanto]]></category>
		<category><![CDATA[epidemiologi]]></category>
		<category><![CDATA[genetik]]></category>
		<category><![CDATA[genetika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10505</guid>

					<description><![CDATA[Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan. Demikian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan.</p>
<p>Demikian pengajar di Departemen Statistik University of Leed , Dr.Arief Gusnanto saat jadi dosen tamu program studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi secara <em>hybrid</em> kemarin.</p>
<p>Doktor Arief dalam pemaparannya banyak memberikan pengetahuan mencerahkan bagi para mahasiswa. Seperti dalam penelitian biomedis,disain harus dilakukan dengan tepat , agar hasil penelitian bisa mewakili kondisi sebenarnya dan pertanyan penelitian harus dijawab dengan desain. “Dalam kondisi ini mahasiswa harus banyak belajar,” Ingat Pak Arief</p>
<p>Selanjutnya hal penting lain dijelaskan Doktor Arief  berupa pemahaman literatur menjadi hal utama merancang suatu penelitian yang baik.  <em>Review </em>artikel dapat dijadikan pilihan awal  memberikan pengetahuan dasar mempersiapkan suatu riset, melalui pertanyaan penelitianva. Kemudian ukuran dan jenis sampel perlu memperhatikan bagaimana populasi dipilih agar tujuan penelitian dapat tercapai.</p>
<p>Diakhir presentasinya, dosen statistik ini berpesan para mahasiswa harus lebih banyak belajar dengan membaca, terutama jurnal-jurnal. Bagi mahasiswa pascasarjana Biomedis Universitas Yarsi dan universitas lainnya ikut kuliah ini, masih banyak ilmu perlu digali dari beberapa sisi seperti farmasi, kedokteran, genetik, genomic untuk membantu riset.</p>
<p>Mungkin biostatistik bisa dijadikan bidang ilmu digali lebih lanjut untuk riset. “ Intinya, belajar termasuk biostatistik harus dilakukan <em>continue</em>. ”Jangan berhenti belajar, sayapun sampai kini masih belajar,”tutur Doktor Arief kini bermukim di Inggris</p>
<p>Kepala Program Studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti,M.Sc menyatakan, acara ini sukses, karena dari awal hingga akhir peserta onlinenya tidak berkurang, 165 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ikut belajar dalam kuliah</p>
<p>Menurut Doktor Ndaru, biostatitik merupakan salah satu mata kuliah di Magister Sains  Biomedis. Mendatangkan Doktor Arief dari Leeds University memiliki latar belakang penelitian dan publikasi internasional, diharapkan mahasiswa mendapat pengayaan dan pengetahuan sehingga bisa merancang penelitian lebih matang, menghindari bias dan hasilnya lebih memuaskan.</p>
<p>Pertemuan dengan Doktor Arief inginnya tidak kali ini aja. “Kedepan melalui keahliannya,Universitas Yarsi bisa belajar lagi,”harap Doktor Ndaru</p>
<p>Sekretaris Prodi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Juniarti,S.Si.M.Si menambahkan,kepakaran Doktor Arief bidang metode statistika, khususnya bidang bioinformatika statistik, biologi, kedokteran, genetika statistik, epidemiologi dan genetik telah dibuktikan dengan ratusan penelitian telah dipublikasikan dalam bentuk jurnal dan prosiding telah banyak disitasi oleh peneliti lainnya (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Biomedis Yarsi Sukses Gelar Kuliah Tamu Iqbal Mochtar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/magister-biomedis-yarsi-sukses-gelar-kuliah-tamu-iqbal-mochtar?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=magister-biomedis-yarsi-sukses-gelar-kuliah-tamu-iqbal-mochtar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 17:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Iqbal Mochtar]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[University of Liverpool]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8730</guid>

					<description><![CDATA[Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading,salah mata kuliah dalam  Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi. Ini salah satu mata kuliah penting, Selanjutnya untuk memberikan pengalaman menulis, baik ilmiah maupun [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading,salah mata kuliah dalam  Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi. Ini salah satu mata kuliah penting, Selanjutnya untuk memberikan pengalaman menulis, baik ilmiah maupun popular kepada mahasiswa Prodi Magister Sains Biomedis, Universitas Yarsi menggelar kuliah tamu. Kali ini menghadirkan Iqbal Mochtar, M.D., M.P.H., M.O.H.S., DiplCard., DoccMed., PhD, SpOk, FRSPH,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Kepala Program Studi  Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc,  Doktor Iqbal Mochtar memiliki banyak gelar pendidikan merupakan salah satu sosok berhasil dan mampu membuktikan menulis tidak sulit. Kemudian apa yang dituliskan Doktor Iqbal dibidang kesehatan termasuk bidang biomedis dari hasil pekerjaannya, dunia ilmu pengetahuan, akademisi dan masyarakat dapat manfaatnya, selain itu tulisannya menjadi rujukan serta dapat dikembangkan secara nasional dan internasional.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Jadi, kemampuan menulis dan merujuk pada sumber tulisan merupakan salah kompetensi harus dimiliki lulusan Magister Sains Biomedis,” terang Doktor Ndaru Andri , kemarin</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Doktor Ilmu Biomedik Universitas Indonesia ini lewat webinar ini menyatakan harapannya agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman, ilmu dan fakta aplikasi dari kemampuan  dimiliki Doktor Iqbal Mochtar. Selain itu Doktor Iqbal  juga seorang diaspora,dapat menumbuhkan motivasi dan semangat menulis yang benar kepada mahasiswa. “Pengalaman Doktor Iqbal sangat dibutuhkan mahasiswa,” tutur Doktor Ndaru .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya , mahasiswa  harus mampu membuat tulisan ilmiah untuk keperluan thesis dan publikasi di jurnal. Setelah lulus mereka wajib mampu menuliskan hasil pekerjaanya untuk selalu dapat di publikasi, di bidang apapun profesinya, seperti dokter, peneliti, analis, dosen, dan professional lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Webinar Doktor Iqbal digelar Prodi Biomedis  Universitas Yarsi  banyak memberikan memberikan pencerahan dan bermanfaat bagi para mahasiswa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Acara ini sukses digelar. Partisipan dari awal hingga mendekati akhir acara terus bertambah. hadirin bukan hanya dari Prodi Biomedis Yarsi, tetapi dari institusi lain seperti Universitas Trisakti, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarief Hidayahtullah dan universitas lainnya. Saat sesi tanya jawab para peserta responsif dan apresiatif  dan mereka puas dengan jawaban diberikan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ndaru  juga Alumni University of Liverpool ini menyatakan, tindak lanjut dari virtual ini, para mahasiswa akan diberikan kesempatan menulis dua  macam karya, baik ilmiah maupun popular, kemudian akan direview oleh dosen pengampu mata kuliah Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Peringkat 2 TB di Dunia, Prodi Magister Sains Biomedis UY Gelar Webinar: “Update Tuberculosis &#038; Covid-19”</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/indonesia-peringkat-2-tb-di-dunia-prodi-magister-sains-biomedis-uy-gelar-webinar-update-tuberculosis-covid-19?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indonesia-peringkat-2-tb-di-dunia-prodi-magister-sains-biomedis-uy-gelar-webinar-update-tuberculosis-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 01:48:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Imran Pambudi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuli Wulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7212</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Magister Sains Biomedis Universitas YARSI dan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI (FK-UY), serta Pusat Pengabdian YARSI TB Care menggelar Webinar dengan tema “Update Tuberculosis &#038; Covid-19” (Rabu, 31/3/2021) melalui [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Program Studi Magister Sains Biomedis Universitas YARSI dan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI (FK-UY), serta Pusat Pengabdian YARSI TB Care menggelar Webinar dengan tema “Update Tuberculosis &#038; Covid-19” (Rabu, 31/3/2021) melalui aplikasi Zoom Meeting dan ditayangkan secara live streaming dalam Youtube Channel YARSI-TV.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/04/Update-Tuberculosis-Covid-19-2.jpg" alt="Update Tuberculosis &#038; Covid-19 - 2" attachment="7218"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, PhD.; Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MHA, DTM&#038;H, DTCE; dr. Imran Pambudi, MPHM; Prof. dr. Rika Yuli Wulandari, M.Hlth.Sc, PhD., Dipl.DK., Sp.KKLP.; Dr. dr. Wening Sari, M.Kes.; dan Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc.</figcaption></figure>
<p class="b">Webinar ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan kontribusi edukasi promosi UY dalam rangka memperingati hari TB (Tuberculosis) dunia yang jatuh pada tanggal 24 Maret lalu. Perlu diketahui, bawa TB di Indonesia sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sekarang keadaannya sungguh memprihatinkan karena negara tercinta ini telah menempati posisi peringkat kedua penderita TB terbanyak di dunia. Ditambah lagi semakin tak berdaya dengan kehadiran pandemi Covid-19 yang menjangkit sejak awal tahun 2020 lalu.</p>
<p>Menghadirkan tiga pembicara Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MHA, DTM&#038;H, DTCE (Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI), dr. Imran Pambudi, MPHM (Kepala Sub Direktorat Tuberkulosis Kementerian Kesehatan RI), dan Prof. dr. Rika Yuli Wulandari M.Hlth.Sc, PhD., Dipl.DK., Sp.KKLP. (Dekan FK-UY). Turut hadir Dr. dr. Wening Sari, M.Kes. (Ketua Prodi Magister Sains Biomedis-UY) dan Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc. (Kepala Pusat YARSI TB Care) sebagai moderator.</p>
<p>Dukungan dan respons Rektor Universitas YARSI, Prof. dr. Fasli Jalal, PhD. dalam sambutannya yang hangat pada pembukaan, menegaskan bahwa kemajuan penelitian di bidang Personalized Medicine dapat memberikan harapan baru yang strategis dan menjadi salah satu terobosan terapi tepat sasaran dalam mendukung program Pemerintah mencapai eliminasi TB Indonesia 2030 dan End TB Strategy WHO 2030.</p>
<p>“Personalized Medicine merupakan salah satu upaya bagaimana kita memberikan obat yang lebih spesifik kepada setiap penderita yang unik,” ucap Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>“Oleh karena itu, dalam Webinar kali ini saya sangat bangga dan bahagia atas kehadiran dari tiga pembicara yang sudah world class di bidangnya. Semoga bermanfaat dan dapat menyebarluaskan ilmu yang kita peroleh dari kegiatan ini,” tutur Prof. Fasli Jalal mengakhiri sambutannya.</p>
<p>Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MHA, DTM&#038;H, DTCE dalam paparannya yang berjudul <b>“Apa yang Terjadi pada Tuberkulosis dengan Covid-19?”</b> memberikan wawasan bahwa kondisi pandemi Covid-19 bukan penghalang untuk penemuan kasus, penyembuhan tuntas, dan pencegahan TB di Indonesia. Karena menurut Prof. Tjandra, keduanya memiliki pola penularan dan tatacara prokes pencegahan yang sama.</p>
<p>Adapun paparan dr. Imran Pambudi MPHM tentang <b>“Penguatan Kesinambungan Program TB dalam Masa Penanganan &#038; Pemulihan Covid-19”</b> memberikan gambaran up date TB Indonesia mencapai angka 850.000 kasus baru dan 96.000 kematian. Sehingga Indonesia saat ini peringkat dua dunia setelah India. </p>
<p>“Ada tiga hal yang menjadi penyebab keadaan tersebut yaitu; stagnasi penemuan kasus, turunnya angka keberhasilan pengobatan, dan angka pencegahan TB yang kurang dari 10%. Target Nasional adalah menekan hingga ke angka insiden 190 per 100.000 dan kematian akibat TB pada 27 per 100.000,” jelas dr. Imran. </p>
<p>Sementara itu, Prof. dr. Rika Yuli Wulandari M.Hlth.Sc, PhD., Dipl.DK., SpKKLP. mengangkat tema <b>“Potensi Implementasi Personalized Medicine pada Tuberkulosis&#8221;.</b> Dalam paparannya, Prof. Rika mengungkapkan ada tiga hal penting keuntungan personalized medicine pada tuberculosis yaitu; dapat memprediksi kerentanan penyakit secara genetik, efikasi, dan efek samping pengobatan. </p>
<p>Setelah pemaparan ketiga narasumber dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung cukup hangat. Diharapkan, hasil Webinar dan diskusi ini membuahkan suatu ide pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi untuk mencapai Ending TB 2030. (ART/MY)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konsinyering PkM. FK. Univ. YARSI akan Mendukung Program-program yang Sudah Dicanangkan Rektor</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/konsinyering-pkm-fk-univ-yarsi-akan-mendukung-program-program-yang-sudah-dicanangkan-rektor?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=konsinyering-pkm-fk-univ-yarsi-akan-mendukung-program-program-yang-sudah-dicanangkan-rektor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Apr 2019 20:56:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Sri Wuryanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Himmi Marsiati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. drh. Hj. Titiek Djannatun]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Saskia Nassa Mokoginta]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Suhirman Madjid]]></category>
		<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi Industri 4.0]]></category>
		<category><![CDATA[TB Care]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI Save Vision]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://devweb.yarsi.ac.id/?p=1298</guid>

					<description><![CDATA[Konsinyering atau pengumpulan tim kerja untuk merumuskan langkah kongkrit Pengabdian kepada Masyarakat Fakutas Kedokteran (FK) Universitas YARSI yang diikuti oleh sekitar 50 peserta konsinyering yang terdiri dari dosen, Dekan, FK [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 10px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 7px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
</style>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Konsinyering atau pengumpulan tim kerja untuk merumuskan langkah kongkrit Pengabdian kepada Masyarakat Fakutas Kedokteran (FK) Universitas YARSI yang diikuti oleh sekitar 50 peserta konsinyering yang terdiri dari dosen, Dekan, FK Univ Yarsi diadakan di Ruang Seminar Rektorat Univ. YARSI (Kamis, 4/4/2019).</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Dipl.DK, Dekan FK. YARSI saat membuka acara menyampaikan, bahwa seharusnya konsep PkM itu merupakan pengejawantahan hasil penelitian, bukan hanya melakukan kegiatan bakti sosial atau layanan kesehatan semata. Menurutnya, apa yang akan diterapkan di masyarakat adalah hasil dari apa yang sudah dikembangkan dalam penelitian. Sebab, capaian PkM sama dengan Penelitian, harus ada HKI (hak kekayaan intelektual) dan publikasinya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selain menyampaikan tujuan dari konsinyering yaitu untuk mendukung program-program yang sudah dicanangkan oleh Rektor dan tim. Pada kesempatan itu dr. Rika meminta kepada peserta Konsinyering PkM untuk selalu kompak dan saling bekerja sama untuk mencapai tujuan.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/2-2.jpg" alt="2" attachment="1301"><figcaption>dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Dipl.DK, Dekan FK. YARSI saat membuka acara konsinyering PkM. FK. Univ YARSI.</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">“Saat ini, FK. YARSI memiliki 93 orang dosen, itu jumlah yang bukan main bila bersatu. Apalagi bila pihak yayasan meng-<em>aprove</em> perekrutan tambahan 57 orang lagi. Tidak bisa dibayangkan, FK. YARSI akan mempunyai kekuatan yang besar,” ungkap dr Rika bersemangat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D, dalam sambutannya menjelaskan perkembangan teknologi dan revolusi industry mulai dengan penggunaan mesin uap, listrik, dan sampai pada teknologi computer. Sekarang sudah memasuki Revolusi Industri 4.0 yang ditandai oleh <em>Internet of Things</em>, <em>Artificial Intelligence</em>, <em>Argumented Reality</em>, dan <em>Big Data</em>. Beliau menginginkan suatu saat mendiskusikan tentang bagaimana menyiapkan diri mahasiswa Univ. YARSI untuk menghadapi tantangan itu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">“Kalau kita tentu sudah agak terlambat karena “gaptek” (gagap teknologi) akan hal itu. Akan tetapi, fasilitasi tetap bisa kita lakukan. Sebab, kita adalah orang-orang yang punya wisdom dan tahu bagaimana di lapangan yang mungkin bagi mereka hal yang baru, tinggal lagi me-match antara mereka sebagai generasi millennial dengan teknologi ini dan proses belajar-mengajarnya seperti apa, jelas Prof. Fasli panjang lebar.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/3-2.jpg" alt="3" attachment="1303"><figcaption>Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D saat menyampaikan sambutan dan arahan saat konsinyering PkM. FK. Univ YARSI.</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Prof. Fasli juga mengungkapkan kekagumannya  tentang Univ. YARSI. Menurut sepengatahuannya Univ YARSI adalah satudari sedikit universitas atau pendidikan tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta yang punya <em>dedicated</em> Wakil Rektor bidang Pengabdian kepada Masyarakat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">“Mungkin bisa dihitung dengan jari, institusi pendidikan tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta yang mempunyai Wakil Rektor khusus yang mengurus Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) saja. Kalau ada, paling-paling digabungkan Penelitian dengan Pengabdian pada Masyarakat. Jarang yang didedikasikan khusus menjadi WR sendiri begini,” ujar Prof. Fasli kagum.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selanjutnya, Prof Fasli memberi arahan agar PkM. FK. YARSI tidak hanya bertumpu pada 5 (lima) hal yang sudah diprogramkan, yaitu perawatan TB (Yarsi TB <em>Care</em>), perawatan penderita HIV/AIDS (HIV/AIDS <em>Care</em>), pengobatan mata (Yarsi <em>Save Vision</em>), Pusat Pemberdayaan Desa (Yarsi <em>Village Empowerment Center</em>) dan penanggulangan bencana(Yarsi <em>Relief Agency</em>/YARA). Beliau juga menyarankan untuk coba merencanakan PkM pada masalah <em>stunting</em> yang kini sedang hangat dipersoalkan oleh bangsa ini. Diharapkan Univ. YARSI paling tidak dapat memberikan solusi dan kontribusi menyangkut hal tersebut.</span></p>
<p></br></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/4-2.jpg" alt="4" attachment="1304"><figcaption>Dr. Dra. Himmi Marsiati, MS. Wakil Rektor III, Bagian Pengabdian kepada Masyarakat saat menyampaikan pemaparannya pada peserta konsinyering PkM. FK. Univ YARSI.</figcaption></figure>
<p></br></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dr. Dra. Himmi Marsiati, MS. Wakil Rektor III, Bagian Pengabdian kepada Masyarakat dalam pemaparannya menyampaikan program-program yang terdapat di PkM Univ. YARSI yang dibagi menjadi 5 (lima) unit PkM yaitu TB Care, HIV Aids, YARSI Save Vision, dan YARA (Yarsi Relief Agency). Dr. Himmi juga memperkenalkan ketua-ketua unit PkM masing-masing yaitu Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, MSc (Ka. Pusat YARSI TB Care), Dr. drh. Hj. Titiek Djannatun (Ka. Pusat YARSI HIV/AIDS Care), dr. Saskia Nassa Mokoginta, SpM. (Ka. Pusat YARSI <em>Save Vision</em>), Dr. Suhirman Madjid, SE, M.Si, Ak.CA (Ka. Pusat YARSI <em>Village Empowerment Center</em>) dan Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, Sp.GK. (Ka. Pusat YARA).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dari semua dosen yang ada di FK Univ. YARSI akan menggabungkan diri ke dalam ke lima unit tersebut. Setelah acara ini, tiap unit akan melakukan <em>brain storming</em> untuk mengemukakan ide-ide yang nantinya akan didiskusikan sehingga bisa mengasilkan banyak rencana kerja atau proposal yang akan dilaksanakan oleh PkM FK. YARSI.(ARTA)</span></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
