<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dr. Miranti Pusparini &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/dr-miranti-pusparini/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Nov 2024 08:39:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>dr. Miranti Pusparini &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dubes Indonesia di Kuba  Dan Dubes Kuba di Indonesia Kunjungi Yarsi, Bangun Sinergi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dubes-indonesia-di-kuba-dan-dubes-kuba-di-indonesia-kunjungi-yarsi-bangun-sinergi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 08:39:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dagmar Gonzales Graudengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy M. Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Dra.Nana Yuliana]]></category>
		<category><![CDATA[ELAM]]></category>
		<category><![CDATA[Escuela Latinoamericana de Medicina]]></category>
		<category><![CDATA[Kuba]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Puji Lestari Sudarmono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17172</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Kuba menerapkan sistem kesehatan nasional lewat layanan kesehatan gratis untuk semua warganya. Tidak ada rumah sakit atau klinik swasta. Pembiayaan ditanggung pemerintah. Motto terkait kesehatan kuba adalah prevent before [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kuba menerapkan sistem kesehatan nasional lewat layanan kesehatan gratis untuk semua warganya. Tidak ada rumah sakit atau klinik swasta. Pembiayaan ditanggung pemerintah. Motto terkait kesehatan kuba adalah prevent before you cure.</p>
<p><em>Formation of an abundant human capital</em> melalui pendidikan kedokteran. Kuba mengekspor tenaga medis melalui misi internasional , menghasilkan pendapatan dan mempengaruhi politik global. Berdasarkan <em>family doctor and nurse</em>  dibangun sejak tahun 1984.</p>
<p>Sistem layanan  kesehatan Kuba sering dipuji karena metrik seperti angka kematian bayi rendah dan harapan hidup tinggi . Kuba menjadi leader dalam <em>international medical solidarity</em> dan menjadi aset dalam diplomasi Kuba dengan negara lain.</p>
<p>Duta Besar(Dubes) Indonesia untuk Kuba , Bahamas, Jamaika, Haiti dan Republik Dominkana,Dra.Nana Yuliana ,M.A, M.Si., Ph.D ( Ibu Nana) menyatakan itu saat berkunjung ke Universitas Yarsi.</p>
<p>Selanjutnya Ibu Nana mengatakan, Kuba  memiliki rasio dokter perkapita  sangat tinggi dengan penekanan pada pencegahan. Negara Kuba memiliki 9 dokter dan 9 perawat per 1000 populasi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-17174" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-711x400.jpg" alt="" width="711" height="400" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" /></p>
<p>Kuba punya tiga tingkat sistem kesehatan, mulai tingkat satu, setiap klinik dokter dan perawat melayani 20-40 keluarga per lingkungan. Tim ini tinggal diatas klinik dan tersedia 24 jam dan memeriksa setiap keluarga seminggu sekali. Tingkat kedua poliklinik komunitas melayani 30ribu-60ribu orang dan mendukung klinik dokter-perawat keluarga. Sedangkan tingkat tiga adanya pusat penelitian dan pengajaran untuk mahasiswa kedokteran dan keperawatan disetiap pelayanan kesehatan.</p>
<p>Dubes Indonesia untuk Kuba di Universitas Yarsi juga menyampaikan diplomasi medis Kuba diataranya Escuela Latinoamericana de Medicina (ELAM) berupa  sekolah kedokteran di dunia terletak di Kuba, Lebih 19550 negara Semua masa menerima beasiswa penuh. Kemudian  kini lebih dari 15047 dokter Kuba bertugas di 66 negara . Dokter asal Kuba telah menyelamatkan  lebih 4 juta nyawa melalui misi medis internasional.</p>
<p>Selain itu ibu Nana tidak ketinggalan menerangkan  diplomasi medis Kuba terhadap Indonesia. diantaranya beasiswa untuk mahasiswa Indonesia dimulai tahun 1972 dan tahun 2024, dua mahasiswa menyelesaikan pendidikan kedokterannya  dan kembali ke Indonesia dan masih 1 mahasiswa  belajar ilmu kedokteran  di Kuba.Kemudian semangat internasionalisme  berupa misi medis Kuba saat bencana , turun langsung di situasi bencana.</p>
<p>Dalam kunjungannya Bu Nana juga menginformasikan dan mengajak sinergi Fakultas Kedokteran Yarsi dan Universitas Yarsi bisa kerjasama dengan pemerintah Kuba.</p>
<p>Sementara Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr. Fasli Jalal,Ph.D  menyatakan selamat datang kepada rombongan Dubes Kuba di Universitas Yarsi. setelah itu Prof fasli menjelaskan fasilitas dan sarana prasarana moderen dimiliki Universitas Yarsi serta menyambut baik tawaran kerjasama dan sinergi . Selanjutnya akan mempersiapkan berbagai hal sehingga terjalin kerjasama.</p>
<p>Selain Ibu Nina ,Dubes Kuba untuk Indonesia, Dagmar Gonzales Graudengan juga hadir bersama rombongan. Sedang dari Universitas Yarsi selain rektor, hadir Dekan Fakultas Kedokteran Prof.dr.Pratiwi Puji Lestari Sudarmono, Ph.D.Sp.M.K ,beberapa wakil rektor (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Jadi Unggul, FK UNNES Studi Banding ke  Universitas Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ingin-jadi-unggul-fk-unnes-studi-banding-ke-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 20:46:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Widiyanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Herawati]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Sri Ratna Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Citra Fitri Agustina]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr.Sri Wahyu Herlinawati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr.Yuni Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[FK UNNES]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12498</guid>

					<description><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) berkunjung ke Fakultas Kedokteran.Universitas Yarsi (FKUY) ingin benchmarking (studi banding) banyak hal dari pengalaman Yarsi. Termasuk kurikulum, sistim pembelajaran,sarana dan prasarana hingga pendidikan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) berkunjung ke Fakultas Kedokteran.Universitas Yarsi (FKUY) ingin <em>benchmarking</em> (studi banding) banyak hal dari pengalaman Yarsi. Termasuk kurikulum, sistim pembelajaran,sarana dan prasarana hingga pendidikan kedokteran.</p>
<p>Wakil Dekan(Wadek) I FK UNNES, dr. Sri Ratna Rahayu, Ph.D  menyatakan hal itu saat studi banding ke FKUY, tadi pagi.</p>
<p>Lebih lanjut Doktor Sri mengatakan, FK UNNES Agustus 2023  baru mulai penerimaan dan   ingin mengembangkan diri dari beragam kekurangan. Studi banding ini wadah bisa saling mengisi berbagai pengetahuan dan pengalaman, sehingga FK UNNES bisa  mempersiapkan program studi (Prodi) dan mahasiswa belajar lebih baik. “ Lewat kunjungan FK UNNES ingin  jadi unggul sesuai visi dan misi,” harap Wakil Dekan I UNNES</p>
<p>Doktor Sri mengungkapkan, alasan berkunjung, FKUY  memiliki sarana dan prasarananya bagus, jumlah mahasiswa banyak, kelulusannya bagus dan utamanya ingin FK UNNES cepat berkembang.</p>
<p>Wakil Dekan II FK UNNES, Dr.dr.Yuni Wijayanti, M.Kes  UNNES menambahkan,  studi banding  menjadi langkah penting bagi FK UNNES  mengembangkan prodi dan mengetahuui sistem yang bagus dibangun FKUY.</p>
<p>Selain itu ingin mendapatkan informasi, gambaran tentang pembelajaran sehingga  FK UNNES bisa meningkatkan mutu dan meraihi unggul.</p>
<p>Dalam kunjungan FK UNNES diskusi berjalan komunikatif, akrab dan terjadi tukar pengalaman.</p>
<p>Rombongan FK UNNES berjumlah delapan orang disambut pimpinan Universitas Yarsi , Wakil Rektor I , Dr.dr.Wening Sari,M.Kes , Wadek I FKUY, dr.Miranti Pusparini,M.Pd (ked), wadek II FKUY, Dian Widiyanti,S.Si,M.Si.Ph.D dan Wadek III, dr.Citra Fitri Agustina Sp.K.J serta Kepala Prodi Sarjana Kedokteran, dr. Herawati,Sp.A(K) dan Kepala Prodi Profesi Dokter, Dr.dr.Sri Wahyu Herlinawati, Sp.A.M.Kes</p>
<p>Banyak informasi dan pengalaman penting disampaikan pimpinan Universitas Yarsi kepada rombongan  FK UNNES seperti, perbandingan kurikulum lama dan baru, jumlah mahasiswa kepanitraan,wahana pendidikan prodi kedokteran  dan prodi profesi kedokteran. Tidak ketinggalan riset unggulan FKUY dari tahun 2016- 2020 terkait halal, genetika, herbal, stemcell, telomer dan e-health.</p>
<p>Akhir studi banding, rombongan FK UNNESdiajak berkunjung fasilitas Universitas Yarsi seperti</p>
<p>Ruang Keterampilan Klinis, ruang tutorial, laboratorium anatomi, klinik Yarsi , ruang computer based test, perpustakaan dan beberapa laboratorium FKUY. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baiat Dokter FKUY Tampil Beda, Mustufa Punya Kisah</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/baiat-dokter-fkuy-tampil-beda-mustufa-punya-kisah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2023 08:58:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Reza Rafi Ganta]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Achmad Yani]]></category>
		<category><![CDATA[Mustufa]]></category>
		<category><![CDATA[Najla Nur Asyifa]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11607</guid>

					<description><![CDATA[Sumpah (Baiat) dokter muslim Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) telah berlangsung. Perhelatan kali ini ada tampilan berbeda. Selama ini baiat ke baiat sudah jadi rutinitas fakultas kedokteran. Acara selalu dimulai [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sumpah (Baiat) dokter muslim Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) telah berlangsung. Perhelatan kali ini ada tampilan berbeda.</p>
<p>Selama ini baiat ke baiat sudah jadi rutinitas fakultas kedokteran. Acara selalu dimulai masuknya anggota senat kedokteran Universitas Yarsi kedalam ruang sidang. Lalu nyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Alquran, pembacaan yudisium, pembacaan lapal baiat dokter muslim oleh dekan, pembacaan perilaku dokter muslim, penyerahaan kenang-kenangan dari dekan kepada peserta baiat hingga diakhiri aneka sambutan.</p>
<p>Tampilan baru itu berupa adanya pengumuman peraihi indeks prestasi kumulatif (IPK) terbaik program studi kedokteran bagi mahasiswa aktif sedang menempuh pendidikan. Penyebutannya dilakukan sebelum sambutan-sambutan.</p>
<p>Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran, dr. Miranti Pusparini, M.Pd (Ked) menyebutkan perhelatan kali ini adanya pengumuman para mahasiswa peraihi IPK terbaik. Dimulai tahun pertama hingga tahun keempat.</p>
<p>Semester ganjil tahun akademik 2022/2023, Tahun I, diraihi Ahmad Reza Rafi Ganta dengan IPK 4.00, Tahun II direbut Mustufa dengan IPK 3,95, Tahun III Najla Nur Asyifa dengan IPK 3,81 dan Tahun IV direbut Muhammad Achmad Yani dengan IPK 3,93.</p>
<p>“Mereka peraih IPK terbaik dalam kenduri ini menerima sertifikat penghargaan dan beasiswa prestasi akademik,” terang dokter Miranti.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof. dr. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc, Ph.D, Sp.KKLP mengatakan, jangan dinilai berapa besar pemberian FKUY, namun jadikan itu penghargaan sebagai pemacu semangat lebih giat belajar.</p>
<p>Ditambahkan Ibu Dekan, Insya Allah kedepan hari, pemberian penghargaan ini akan dibudayakan saat baiat dokter muslim. Sehingga adik-adik menyaksikan baiat lebih semangat belajar, tepat waktu dapat menularkan kepada teman-teman.</p>
<p>Prof Rika senang melihat keberhasilan adik-adik sedang menempuh Pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) berhasil pula meraihi IPK tertinggi dimasing-masing Angkatan. “Perolehan prestasi ini selain bermanfaat dirinya sendiri tetapi juga pada teman-temannya,” ujar Prof Rika.</p>
<p>Dengan keberhasilan ini, adik-adik mahasiswa lebih berprestasi untuk dirinya sendiri atau menularkan teman-teman terutama bagi tertinggal dari sisi akademik. Empat Mahasiwa FKUY ini menjadi <em>role model</em> bisa membantu teman-teman, “Atas keberhasilannya diberi sertifikat beasiswa 1 semester,” ujar Ibu Dekan berhijab.</p>
<p>Serupa dengan dekan, Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D mengucapkan selamat kepada para dokter sudah baiat dan kepada para mahasiswa FKUY memperolah IPK tertinggi.</p>
<p>Perolehan nilai tertinggi ini bukan saja kegembiraan bagi mahasiswa tetapi juga keluarga dan anggotanya. “Bapak dan Ibu tentu bahagia melihat putra putrinya meraihi IPK tertinggi,” seru Prof Fasli.</p>
<p>Menurut Rektor Universitas Yarsi, para dokter baru dari FKUY tentunya sudah lulus mengatasi berbagai tantangan selama menjadi mahasiswa, termasuk membagi waktu. Kedepannya siap menjalani <em>internship</em> sebagai dokter umum, setelah itu berkarir dengan gelar dokter. Bisa sebagai dokter umum di rumah sakit atau bidang lain sesuai minat dan cita-cita.</p>
<p>Kepada para Ananda Mahasiswa kedokteran IPK tertinggi tentunya juga telah lulus mengatasi tantangan per semester. “Proses pendidikan kedokteran belum usai, jangan lupa terus berjuang dan ikhtiar hingga lulus dengan nilai lebih tinggi,” pesan Prof. Fasli</p>
<p>Mustufa, salah satu mahasiswa FKUY tahun kedua meraih IPK tertinggi, 3,95, membagi kisah. Sebagai mahasiswa kedokteran tugas saya belajar seperti teman-teman lainnya. “Alhamdulillah tidak menyangka, mendapat IPK tertinggi,” cakapnya.</p>
<p>Mustufa bertekad, mulai kini akan terus meningkatkan IPK di semester depan dan tetap mempertahankan nilai sembari memperoleh prestasi lainnya.</p>
<p>Putra dari Bapak Zainal Abidin ini tidak punya kiat khusus. Cara belajar biasa, menyicil materi telah dikuliahkan dosen, sehingga saat waktu ujian sudah dekat saya mampu menguasai materi dengan baik. Kemudian satu hari sebelum perkuliahan saya sudah membaca materi terlebih dulu. Sehingga saat waktu mendekati ujian, hanya <em>review</em> kembali materi sudah dipelajari dan menggali materi belum saya pahami.</p>
<p>Mustufa bercerita, tidak bisa dipungkiri banyak sekali godaan membuat lalai dalam belajar. Contohnya seperti menonton, bermain, dan keinginan untuk berkumpul dengan teman-teman.</p>
<p>Karena kuliah sudah punya tujuan, godaan itu dilawan terus. Lalu berupaya meningkatkan kualitas diri dengan disiplin membagi waktu, antara belajar, bermain, dan istirahat. “Semua itu termasuk <em>self-management</em>, harus memprioritaskan sesuatu lebih utama,” terang Putra asal Pontianak, Kalimantan Barat.</p>
<p>Lebih lagi Mustufa menyatakan, tantangan belajar di FKUY adalah membagi waktu antara belajar dan berorganisasi. Alhamdulillah sejauh ini saya bisa menangani masalah akademis dan non-akademis, meskipun ada saatnya saya merasa cukup stress. “Teruslah beribadah, Insya Allah semua akan lancar saja, “ ujar Mustufa putra dari Ibu Shamina.</p>
<p>Mustufa mengatakan, semester awal di fakultas kedokteran, biokimia dan perhitungan merupakan materi sangat sulit dipelajari. Namun melalui istiqomah belajar dan pantang menyerah kesulitan bisa teratasi. “Saya juga sering bisa bertanya kepada dosen dan teman lebih menguasai,” tambah Mustufa yang sejak kecil ingin jadi dokter.</p>
<p>Menjadi dokter sudah menjadi cita-cita sejak kecil. Mustufa kagum dengan orang-orang mengenakan jas putih dan mengobati pasiennya hingga sembuh. Karena itu masuk belajar di fakultas kedokteran dan orang tua mendukung.</p>
<p>Mustufa ingin menjadi dokter taat agama dan berakhlak mulia, FKUY jadi pilihan karena di Universitas Yarsi dalam belajar kedokteran diajarkan ilmu Ruhul Islam. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FK Udayana Studi Banding ke Yarsi, CBT Yarsi Sangat Baik, FK Udayana Ingin Belajar dari FK Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fk-udayana-studi-banding-ke-yarsi-cbt-yarsi-sangat-baik-fk-udayana-ingin-belajar-dari-fk-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2022 00:51:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan 2]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan 2 FK Udayana]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Widiyanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr I.Made Sudarmaja]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Surya]]></category>
		<category><![CDATA[dr.I Gede Eka Wiramaya]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Dekan 1]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Dekan I FK Udayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10891</guid>

					<description><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Udayana) studi banding ke Fakultas Kedokteran (FK)Universitas Yarsi tadi pagi. Rombongan FK Udayana dipimpin Wakil Dekan 1 ,dr.I Gede Eka Wiramaya spesilis orthopedi. didampingi Wakil [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Udayana) studi banding ke Fakultas Kedokteran (FK)Universitas Yarsi tadi pagi. Rombongan FK Udayana dipimpin Wakil Dekan 1 ,dr.I Gede Eka Wiramaya spesilis orthopedi. didampingi Wakil Dekan 2 FK Udayana, dr I.Made Sudarmaja, dr. Surya dari Computer Based Test (CBT)</p>
<p>Rombongan FK Udayana berasal dari Bali diterima Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof. dr. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP. didampingi Wakil Dekan 1, dr Miranti Pusparini,M.Pd(Kedoktean), Wakil Dekan 2, Dian Widiyanti ,S.Si., M.Si., Ph.D dan tim CBT FK Universitas Yarsi.</p>
<p>Wakil Dekan I FK Udayana mengatakan, alasan berkunjung ke Universitas Yarsi untuk <em>benchmarjing</em> CBT merupakan tes berbasis komputer, tes dengan sistem pelaksanaan menggunakan komputer sebagai medianya</p>
<p>FK Udayana akan membangun CBT baru bidang kedokteran, ingin belajar dan  mengetahui hal-hal yang bisa membantu proses pembangunan CBT termasuk perawatan dan keamanannya dari FK Yarsi.</p>
<p>Dokter I Gde Eka mengakui CBT Yarsi sangat baik. FK Udayana berharap FK Yarsi bisa  memberikan masukan dan menambah wawasan FK Universitas Udayana.</p>
<p>Selanjutnya dari pertemuan ini diharapkan silaturahimnya berlanjut terkait CBT dan hal-hal lain diluar CBT. “FK Udayana siap menampung dan membantu jika FK Universitas Yarsi membutuhkan bantuan,”ujar dokter spesialis orthopedi FK Udayana.</p>
<p>Dokter I Gde Eka menerangkan, terkait CBT FK Udayana sedang membangun ruangan baru kapasitasnya 100 CBT. FK Udayana ingin membangun CBT berkualitas, membuat sistim aman tak ada gangguan .</p>
<p>CBT Yarsi sudah sangat baik, semoga Yarsi bisa memberikan waktu berdiskusi dengan FK Udayana, “Hal-hal  baik di miliki Universitas Yarsi akan kami adopsi,” tutur Wakil Dekan I FK Udayana.</p>
<p>Sementara Wakil Dekan 1 FK Yarsi, menyatakan siap ingin berbagi pengalaman dengan FK Udayana. Terkait CBT FK Yarsi senang memberikan pengetahuan cara membangun dan perawatan keamanan CBT sehingga selalu siap saat digunakan dan tak ada gangguan.</p>
<p>CBT Universitas Yarsi dibangun Yayasan Yarsi sangat perfeksionis, berstandar kerja tinggi dan tampil sempurna. CBT dibangun sangat rapi dan terbaik sehingga diharapkan menjadi contoh bagi FK lainnya. “Universitas Yarsi siap berdiskusi dan kerjasama membangun unit CBT,dengan FK Udayana” ujar dokter Miranti</p>
<p>“CBT di Universitas Yarsi kapasitasnya 320, CBT Yarsi sudah memadai dan jika diperlukan tinggal <em>update</em> saja sesuai perkembangan,” ujar dokter Miranti lagi.</p>
<p>Wakil Dekan I FK Yarsi menyarankan, jika FK Udayana ingin  membangun CBT hendaknya ajukan  rincian terbaik , terbaru dan tahan lama sesuai zamannya. Jangan lupa, jika sudah terbangun harus dirawat rutin dan dijaga terus. sehingga selalu siap digunakan tanpa masalah.</p>
<p>Diakhir acara FK Universitas Udayana memberikan cindera mata kepada FK Universitas Yarsi, diterima Wakil Dekan I FK Yarsi (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Yarsi Terima SK Prodi SKKLP, Terima Mahasiswa Baru SKKLP Februari 2023.</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-terima-sk-prodi-skkl-terima-mahasiswa-baru-skklp-februari-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 23:40:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Erlina Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala LLDikti Wil III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[RS Muh Ridwan Meuraksa]]></category>
		<category><![CDATA[SPKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Dekan I FK-UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10774</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Yarsi (UY) menerima Surat Keputusan (SK) Pendirian Program Studi (Prodi) Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SKKLP) dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi diserahkan lewat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas Yarsi (UY) menerima Surat Keputusan (SK) Pendirian Program Studi (Prodi) Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SKKLP) dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi diserahkan lewat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDikti III) DKI Jakarta, kemarin</p>
<p>SK tersebut diserahkan Kepala LLDikti Wil III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP. di Kantor LLDikti III DKI Jakarta, diterima Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D, Menyaksikan penyerahan  Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Yarsi, Prof. dr.  Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP., Wakil Dekan I FK-UY dr. Miranti Pusparini, M.Pd(Ked)., dan Dr. dr. Erlina Wijayanti, MPH.</p>
<p>Dekan FKUY menyatakan, setelah menerima SK Prodi SKKLP Universitas Yarsi segera akan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang berdirinya prodi dan akan dibuka penerimaan mahasiswa baru Februari 2023.</p>
<p>Alumnus Master dan doktor dari Jepang  mengungkapkan, Universitas Yarsi sangat siap melaksanakan Prodi SKKLP. Kini UY memiliki 9 SPKKLP dan 15 pembimbing klinis. Sarana prasarana juga sangat memadai di kampus maupun wahana rumah sakit pendidikan. Rumah sakit(RS) pendidikan utama adalah RS Yarsi, sedangkan RS jejaring adalah RS Muh Ridwan Meuraksa. Untuk wahana pendidikan ada Puskesmas Kecamatan Kemayoran dan Klinik Yarsi.</p>
<p>Prof Rika menjelaskan, Universitas Yarsi mengajukan permohonan prodi SKKLP tahun 2020. “Alhamdulillah dua tahun sudah terima SK,” seru  Bu Dekan FKUY</p>
<p>Selanjutnya Prof Rika menerangkan kehadiran spesialis ini di Indonesia atau di kota besar memperkuat layanan primer dengan mengedepankan diagnosis holistik (menyeluruh), paripurna, dan layanan berkesinambungan. Tak lupa Pelayanan Spesialis Dokter Keluarga Layanan Primer berupaya membina keluarga dan berorientasi komunitas. “Karenanya dapat mengisi kesenjangan pelayanan di tingkat primer,”tutur Guru Besar FKUY</p>
<p>Menurut Prof Rika, dari nilai keekonomian tentu saja kehadiran SKKLP menguntungkan. Apabila penanganan pasien mengedepankan manajemen penyakit secara mandiri, akan mengurangi pembiayaan kesehatan. Sebagai contoh penderita diabetes mellitus. Pasien bahkan keluarga perlu memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku mendukung pengelolaan penyakit. “Di sini dokter keluarga sangat berperan,” tutup Ibu Dekan berhijab. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FK.Yarsi Gelar Sumpah 110 Dokter Baru, Banyak Pesan, Akreditasi A, Alumni Sukses</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fk-yarsi-gelar-sumpah-110-dokter-baru-banyak-pesan-akreditasi-a-alumni-sukses</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2022 02:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni FK Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[CIMSA FK YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[dokter Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Putri Azzahra Nur Azrina]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Persaudaraan Alumni FK Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Dekan I]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10347</guid>

					<description><![CDATA[Hari Minggu ada berbeda di Universitas Yarsi. Berbeda karena umumnya Minggu adalah hari libur kumpulnya keluarga, tapi  Universitas Yarsi menggelar sumpah (baiat) dokter muslim. Berbedanya lagi, kegiatan sumpah dokter  baru, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Minggu ada berbeda di Universitas Yarsi. Berbeda karena umumnya Minggu adalah hari libur kumpulnya keluarga, tapi  Universitas Yarsi menggelar sumpah (<em>baiat</em>) dokter muslim. Berbedanya lagi, kegiatan sumpah dokter  baru,  pertama kalinya masa pandemi covid-19 dilaksanakan luring (tatap muka) dengan protokol kesehatan.</p>
<p>Menurut Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP, <em>baiat</em> kini dihadiri seluruh anggota Senat Akademik Fakultas Kedokteran , peserta baiat (Dokter Baru) beserta orang tua, dan para tamu undangan, terdiri dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia DKI Jakarta, perwakilan rumah sakit pendidikan, Ketua Persaudaraan Alumni FK Universitas Yarsi (Persaluny ).</p>
<p>Ritual ini bagian berbagai perbaikan kontinu hingga Fakultas Kedokteran (FK) Yarsi dari waktu ke waktu semakin baik. Selain itu wujud keberhasilan mahasiswa FK Universitas Yarsi menyelesaikan pendidikan tahap akademi dan profesi .</p>
<p>Lebih lanjut Prof Rika mengatakan, melewati masa pandemi ,bersama merasakan derita, namun hari ini kita melihat anak-anak FK Universitas Yarsi berjuang melewati itu semua sehingga mahasiswa FK Yarsi  membanggakan orang tua, keluarga serta almamater.</p>
<p>Membanggakan karena anak-anak FK Yarsi berhak menyandang gelar dokter dan Minggu ini tonggak awal bagi keberhasilan dan kesuksesan adik-adik dimasa depan.</p>
<p>“Selamat kepada adik-adik dokter baru Universitas Yarsi ,juga kepada para orang tua,” ucap Alumnus Ph.D University of Tokyo Jepang</p>
<p>Dalam sumpah dokter Universitas Yarsi, banyak pesan dan pencerahan diutarakan Prof Rika.</p>
<p>Adik-adik dokter baru Yarsi tidak ada artinya tanpa ibu dan bapak. Orang tua selalu mengeluarkan peluh, meneteskan air mata, berdoa terus demi  kebaikan buah hatinya. Sekarang saatnya membalas jasa orang tua dan utamakan mereka.“Setelah ini cium pipih kedua orang tua , minta maaf atas kesalahan, dosa dibuat dan minta ridhonya,” pesan Ibu Dekan FK.Yarsi.</p>
<p>“Segera lakukan, supaya berbagai doa adik-adik dokter baru akan dikabulkan Allah dan Allah meringankan langkah meraihi masa depan,” tambah Prof Rika.</p>
<p>Selanjutnya Prof Rika menerangkan,jumlah peserta pagi ini 110 dokter, sehinga total lulusan FK Universitas Yarsi 6870 dokter, Hasil ini jadi kebanggaan bagi keluarga besar Yarsi. Sumbangsih Yayasan Yarsi membesarkan fakultas kedokteran menelurkan dokter-dokter muslim baru terwujud. Adik-adik dokter Universitas Yarsi siap jadi garda terdepan, jaga ketahanan kesehatan nasional Indonesia</p>
<p>Bicara masalah akreditasi,FK Universitas Yarsi berada pada peringkat  akreditasi tertinggi (A), artinya FK Yarsi sejajar fakultas-fakultas kedokteran besar di peringkat tertinggi. Ini menjadi kebanggaan kita semua termasuk adik-adik alumni FK.Yarsi,</p>
<p>Ditengah kebanggaan, jangan lupa  adik-adik dokter baru Yarsi masih mengemban tugas dan tanggung jawab tak kecil. Untuk dokter muslim Yarsi tolong dijaga nama baik almamater. “Apa yang dilakukan dimasyarakat menjadi cerminan dari selama mengecap pendidikan, pembelajaran dan pelatihan di kampus.</p>
<p>Perlu diketahui, banyak alumni FK Yarsi sudah berkiprah  berbagai bidang, dalam negeri dan luar negeri. Ada memangku jabatan politik, professional rumah sakit, pendidik, wiraswasta dan di pemerintahan. Semua mereka itu sebagai dokter muslim, membawa nama baik Yarsi, Ini jadi cerminan, alumni FK Yarsi membanggakan.</p>
<p>Para dokter baru Yarsi, walaupun sudah lulus, silaturahim kita  jangan terputus. Para senior tentu selalu membantu adik-adik mulai pelatihan dan informasi pekerjaan.”Saya harapkan tetap menjaga silaturahim, saling menghormati, dalam wadah alumni Persalumni,”pesan Ibu Dekan berhijab..</p>
<p>Pendidikan kedokteran telah ditempuh dokter baru di Universitas Yarsi  itu semua memberikan pengetahuan,pengalaman dasar  dan berguna terus untuk mengembangkan diri.</p>
<p>Sebagai dokter belajar tidak hanya sampai lulus. Setelah ini adik-adik dokter baru akan belajar  dari masyarakat menjadi bekal melanjutkan pendidik lebih tinggi, baik bergelar atau tak bergelar jangan berhenti,teruslah menuntut ilmu. “Pasien-pasien adik-adik menjadi bagian dari ilmu pengetahuan,” ujar Prof Rika.</p>
<p>Masih menurut Prof Rika ,sekarang semuanya mulai digital dan bertransformasi dan layanan-layanan primer ,skunder dan penguatan aspek preventif. menjadi pilar utama.</p>
<p>Mari kita jadi salah satunya terdepan melakukan aspek preventif, bisa menjaga diri, keluarga, masyarakat untuk sehat sehingga kita produktif. Kejar pengetahuan tentu salah satunya mengembangkan informasi teknologi dan bioteknologi (<em>precision medicine </em> dan <em>Artificial Intelegen</em>), sehingga kita bisa mendiagnosa dan memberikan obat dan dosis lebih tepat bermanfaat untuk pasien</p>
<p>Sekarang data-data pasien tak lagi tertulis dikertas, tapi bisa diakses di <em>internet record </em>dan nantinya bisa dimanfaatkan dan alumni dokter yarsi menjadi bagian dari perkembangan kemajuan ini.</p>
<p>Jadilah dokter utuh yaitu dokter mengedepankan nilai-nlai ketauhidan berkarakter kuat, akhlak mulia. Dalam Pendidikan kedokteran  walau nilainya tinggi dan baik , namun saat melanggar etika , kurang berakhlak, maka serta merta nilai itu hangus. Bahkan kalau yang dilanggarnya berat, bisa dikeluarkan dari FK.</p>
<p>Prof Rika  sangat percaya alumni FK yang cantik dan tampan yarsi telah beretika baik.mengamalkan Pancasila dan cinta negara kesatuan Buktinya, melampaui proses pendidikan dengan baik sehingga lulus. Kedepan yang menilai adik-adik dokter baru adalah masyarakat, pasien dan keluarga.</p>
<p>Terima kasih kepada para dosen telah membimbing, mendidik mahasiswa hingga dapat menyelesaikan proses pendidikannya di FK Yarsi. “Begitu pula pada rektor, rektorat,tenaga pendidikan dan yayasan selalu mendukung sekuat tenaga serta memberikan faslitas lengkap,” tutup Prof Rika.</p>
<p>Sementara Wakil Dekan I, dr.Miranti Pusparini,M.Pd(kedokteran) berpesan kepada dokter-dokter baru Yarsi, teruslah selalu menjadi dokter melayani, bukan dilayani, tanpa terpengaruh  pertimbangan keagamaan, kebangsaan, kesukuan,gender, politik, maupun kedudukan sosial. Allah menciptakan perbedaan agar manusia saling mengenal dan menolong. “ Selamat dan sukses kepada para dokter baru Universitas Yarsi,” ujar dokter Miranti.</p>
<p>Alumni FK Universitas Yarsi ,Dokter Putri Azzahra Nur Azrina mengatakan, selama menjadi mahasiswi FK Yarsi tantangan utamanya manajemen waktu. Jadwal kuliah padat, belum lagi harus belajar mandiri dan menyeimbangkan waktu dengan kegiatan organisasi, . “Disinilah harus cerdik dalam menentukan skala prioritas apa yang ingin dilakukan kedepannya,”.tunjuk Dokter Putri</p>
<p>Produktivitas tinggi serta tuntutan dan tekanan besar dalam perjuangan menjadi dokter, seringkali semangat dan mental diuji. <em>Ups and downs</em> dalam perjuangan adalah hal lumrah, tetapi bagaimana caranya agar kita terus istiqomah dan jangan menyerah dalam prosesnya, “Itu semua butuhkan tekad kuat dan motivasi tinggi sebagai tanggung jawab mahasiswa FK,” tambahnya.</p>
<p>Selama dalam program studi akademik di kampus, dimana di FK kami belajar dengan sistem blok, saya membagi waktu agar cukup untuk dapat secara mandiri belajar mengulang materi serta latihan mengerjakan soal-soal bersama teman-teman menjelang ujian.</p>
<p>Dalam program studi profesi pelaksanaannya di rumah sakit, dengan sistem stase sesuai departemen bidang kedokteran terkait, saya membiasakan diri memulai stase dengan adaptasi, baik adaptasi rumah sakit dan pola dinas dalam departemen tersebut serta menjalin hubungan baik dengan dokter konsulen dan staf di rumah sakit.</p>
<p>Kemudian mempelajari kasus dengan bersumber pada buku teks dan jurnal terkini. Sembari mengaplikasikan praktik melatih skill ke pasien langsung atas izin pasien dan dokter konsulen, dan mempersiapkan diri untuk ujian akhir pada setiap stase.</p>
<p>Tidak itu saja, selepas kuliah, dinas maupun di akhir pekan saat ada waktu kosong, saya juga berupaya agar dapat aktif melakukan kegiatan organisasi.</p>
<p>Saat kuliah saya aktif dan pernah menjadi ketua CIMSA FK YARSI (Center for Indonesian Medical Students&#8217; Activities) . Kini saya memegang posisi di IFMSA (International Federation of Medical Students&#8217; Associations) untuk region Asia-Pasifik, terang dokter baru tahun 2022.</p>
<p>Selanjutnya komunikasi dengan para dosen selama belajar di FK Yarsi sangat penting. <em>Attitude dan manner</em> adalah dua kunci utama komunikasi kepada para dosen dan juga konsulen di rumah sakit. Sebagai mahasiswa, harus dapat menggunakan kalimat sopan serta menghormati guru dengan proporsi sewajarnya serta tidak terlalu berlebihan.” Inilah cara bangun komunikasi selama jadi mahasiswi Kedokteran,’tutur dokter  yang  dari kecil bercita-cita jadi dokter .</p>
<p>Alhamdulillah selama kuliah di FK Yarsi , para dosen mayoritas responsif, komunikatif, serta banyak membantu mengarahkan dalam hal-hal masih kurang dipahami</p>
<p>Kepada para junior mahasiswa kedokteran Yarsi saat ini masih berkuliah, agar selalu ingat kembali niat awal adik-adik bercita-cita menjadi dokter.”.Perjuangannya tidak mudah,jika dijalani dengan ikhlas semoga dapat menjadi pahala tersendiri dan bekal berkarir masa depan,” pesan dokter angkatan 2016</p>
<p>Setiap langkah akan ditempuh adik-adik, teriring pula cita-cita .harapan dan doa orang tua.”Ayo  diwujudkan, menjadi dokter,salah satu profesi mulia berbakti kepada masyarakat,” tutup dokter Putri. =(usman)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FK Yarsi Sukses Gelar Monitoring Pasca Evaluasi Akreditasi LAM-PTkes</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fk-yarsi-sukses-gelar-monitoring-pasca-evaluasi-akreditasi-lam-ptkes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2022 04:27:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[akreditasi LamPTKes]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr. Wawaimuli Arozal]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Pengurus Yayasan Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9689</guid>

					<description><![CDATA[Standar pertama mengenai visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian. Standar kedua meliputi tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu. Standar ketiga terkait &#160;mahasiswa dan lulusan, dan standar [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Standar pertama mengenai visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian. Standar kedua meliputi tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu. Standar ketiga terkait &nbsp;mahasiswa dan lulusan, dan standar keempat berhubungan &nbsp;sumber daya manusia.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kemudian, standar lima mengenai kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik. Standar enam mengurai pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi. Terakhir standar ketujuh &nbsp;terkait &nbsp;penelitian, pelayanan atau pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">&ldquo;Semua itu aktivitas monitoring pasca evaluasi akreditasi LamPTKes Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi,&rdquo; jelas Wakil Dekan &nbsp;I FK Universitas Yarsi, dr. Miranti Pusparini, M.Pd(Ked), kemarin</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Selanjutnya dokter Miranti &nbsp;menambahkan, saat presentasi , diskusi , klarifikasi dan rekomendasi hingga penandatanganan berita acara, pihak Universitas Yarsi &nbsp;dengan auditor terjadi atmosfir komunikatif. &nbsp; &ldquo;Auditor dalam agenda ini, Dr.dr. Wawaimuli Arozal, M.Biomed, Pharm. Dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia,&rdquo;terang Ibu dokter yang berhijab.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dalam acara daring ini selain dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FK Yarsi) dan keluarga besar FK Yarsi &nbsp;menampakan diri, &nbsp;hadir juga beberapa perwakilan rumah sakit pendidikan dan Ketua Pengurus Yayasan Yarsi ,Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK dan Rektor Universitas Yarsi , Prof.dr Fasli Jalal,Ph.D .&nbsp;</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). kebijakannya memberikan pelayanan akreditasi program studi kesehatan terbaik sesuai peraturan perundangan berlaku, selalu berusaha memperbaiki dan meningkatkan mutu &nbsp;berkesinambungan mencapai harapan dan kebutuhan pemangku kepentingan, serta menjamin terwujudnya mutu pendidikan tinggi kesehatan berstandar global.&nbsp;</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kehadiran Ketua Pengurus Yayasan Yarsi &nbsp;dan Rektor &nbsp;Universitas Yarsi dalam &nbsp;monitoring pasca evaluasi akreditasi LamPTKes Program Studi Profesi Dokter FK Yarsi menjadikan majelis digelar FK Yarsi semakin sukses,&rdquo;tutup dokter Miranti.</span></p>
<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter FKUY,  Balas Jasa dan Bahagiakan Orang Tua</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dokter-fkuy-balas-jasa-dan-bahagiakan-orang-tua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jan 2022 03:47:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Ekonomi Asean]]></category>
		<category><![CDATA[MEA]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[UKMPPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8902</guid>

					<description><![CDATA[Menjadi dokter mulai kini harus mempunyai  kompetensi  dan, skill yang baik. Lebih penting lagi mempunyai attitude baik pula. Dokter juga  harus siap berperan dalam era implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Menjadi dokter mulai kini harus mempunyai  kompetensi  dan, skill yang baik. Lebih penting lagi mempunyai attitude baik pula. Dokter juga  harus siap berperan dalam era implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) , mampu menghadapi era revoluai kesehatan 4.0.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Arahan Dekan   Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY), Prof .dr. Rika Yuliwulandari,M.Sc ,Ph.D  disampaikan dalam acara Baiat Dokter Muslim FKUY, tadi pagi dihadiri Ketua pengurus Yayasan Yarsi Prof .dr. Jurnalis Uddin, PAK dan Rektor Universitas Yarsi ,Prof .dr. Fasli Jalal, Ph.D , mitra  sejawat Universitas Yarsi dan orang tua  dari para dokter  dibaiat</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya Prof Rika , panggilan akrab Ibu Dekan menyatakan, bagi para dokter alumni FKUY , tidak cukup itu saja, tetapi harus pula  menitikberatkan pada penggunaan <em>artificial inteligent</em>, mampu menerapkan pendekatan preventif dan kuratif berdasarkan karakter pasien (<em>Precision Medicine</em>)  dan juga dapat menerapkan, membangun,mengembangkan telemedicin yang menjdi solusi. “Semua ini agar dokter FKUY sukses,” ujar Prof Rika</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Khusus era MEA, Guru Besar FKUY mengingatkan, dokter-dokter FKUY  harus siap berkompetisi dalam pasar bebas di Asia Tenggara. Dokter-dokter dari Asean akan banyak bekerja di Indonesia, begitu juga sebaliknya para dokter Indonesia bisa bekerja di luar Indonesia, dalam Asean .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dokter Muslim Yarsi bisa menjadi bagian transformasi kesehatan , harus flexibel dan tanggap menekankan aspek kenyamanan serta kepercayaan  saat memberikan pelayanan kesehatan bagi setiap pasien.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selama pendidikan, dokter-dokter di FKUY telah dibekali pendidikan, pengajaran, penelitian  dan pengabdian masyarakat. Selain itu Ruhul Islam dalam setiap asfek pendidikan,  sehingga menjadi dokter bisa  mengedepankan nilai-nilai kebenaran, berkarakter kuat, berakhlak mulia, selalu berinovasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Amalkan nilai nilai telah didapati selama dibangku kuliah dengan sungguh-sungguh. Selamat berkarya dan mengabdi pada bangsa dan negara kepada dokter-dokter Yarsi.” Kepada dokter FKUY jangan lupa membalas jasa dan selalu membahagiakan orang tua,”pesan Ibu Dekan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Baiat  dokter muslim FKUY periode januari 2022  diikuti 85 mahasiswa program studi profesi dokter FKUY telah menyelesaikan kepaniteraan klinik dan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wakil Dekan 1 FKUY ,Dr.Miranti Pusparini,M.Pd menjelaskan, acara baiat dokter muslim dilaksanakan dalam Auditorium Ar Rahman Universitas Yarsi secara hybrid  menerapkan protokol kesehatan ketat. Semua hadir secara luring, baik peserta baiat, pimpinan FKUY, maupun panitia harus telah divaksinasi dan hasil swab antigen negatif.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebelum memasuki auditorium, seluruh yang hadir juga telah disediakan QR Code PeduliLindungi, wajib dipindai pada saat memasuki ruangan, dan setelah acara selesai.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Saat ini ,orang tua, keluarga dan 85 dokter muslim ikut baiat merasa bahagia telah menyelesaikan pendidikan kedokteran di FKUY.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dokter Rangga Izzaturahman Hilmi salah satu peserta baiat  menyatakan perasaan bahagia.Alhamdulillah, sangat  bersyukur dapat meraih gelar dokter. “Semua ini berkat doa orang tua” seru dokter Rangga yang memperoleh nilai CBT UKMPPD tertinggi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya dokter Rangga berkisah, tidak menyangka dapat nilai tertinggi komputer basic test (CBT) UKMPPD. Padahal persiapan awalnya hanya ikut teman teman saja, ikut belajar bimbingan belajar diluar kampus, dan ikut bimbingan dari kampus. Kemudian saya belajar, fokus, latihan soal, review lagi. “Diakhir saya tidak lupa bertawakal kepada Allah SWT atas apa ikhtiar sudah saya kerjakan,” cerita Dokter yang ingin jadi klinisi dokter spesialis bedah saraf.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebelum mewujudkan cita-cita, setelah baiat  ini,  Insya Allah akan internship, lalu praktik, dan lanjut sekolah spesialis. “Saya ingin mengambil program beasiswa spesialis,namun tetap akan liat peluang, program apa saja  tersedia ,” tuturnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Belajar di FKUY menjadi pribadi mandiri, attitude yang baik, dan melahirkan kebersamaan dengan teman sejawat, serta bisa membangun network untuk pengembangan karir di masa depan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kepada adik-adik sedang menempuh pendidikan kedokteran FKUY, tetap semangat terus. Percayalah bahwa proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. “<em>Dont stop when are you tired, stop when you are done</em>,” tutup dokter Rangga.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelantikan dan Bai&#8217;at Pejabat Struktural 2021-2026 Diharapkan Universitas YARSI Jadi Makin Berkibar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pelantikan-dan-baiat-pejabat-struktural-2021-2026-diharapkan-universitas-yarsi-jadi-makin-berkibar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 22:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Andreas Febrian]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Weningsari]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ely Alawiyah Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Mohammad Ryan Bakry]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Miwa Patnan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Rifqatussa’adah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Suciati]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Bambang S. Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Susi Endrini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7613</guid>

					<description><![CDATA[Sejak berdiri 54 tahun silam, untuk kesekian kalinya Universitas YARSI (UY) menggelar perhelatan rutin lima tahunan, yakni acara Pelantikan dan Bai’at Pejabat Struktural UY periode 2021-2026, sekaligus pisah-sambut dari pejabat [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><strong>Sejak berdiri 54 tahun silam, untuk kesekian kalinya Universitas YARSI (UY) menggelar perhelatan rutin lima tahunan, yakni acara Pelantikan dan Bai’a</strong><strong>t</strong><strong> Pejabat Struktural UY periode 2021-2026, sekaligus </strong><strong>p</strong><strong>isah-</strong><strong>s</strong><strong>ambut dari pejabat lama kepada yang baru, Senin (2/8/2021) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan <em>live streaming</em> di YouTube YARSI TV. </strong></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebelum disahkan pada hari itu, Statuta Perguruan Tinggi UY kali ini benar-benar sudah diperhitungkan secara matang oleh Yayasan YARSI yang dipimpin oleh Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK. (Ketua Pengurus Yayasan YARSI) yang sekaligus salah satu pendiri UY. Jauh sebelum masa jabatan periode 2016-2021 berakhir, Yayasan YARSI sudah melakukan seleksi ketat terhadap calon-calon pejabat yang akan menduduki posisi struktural, sehingga diharapkan UY nantinya dapat menjadi semakin berkibar sesuai dengan visinya yaitu “Mewujudkan perguruan tinggi Islam yang terpandang, berwibawa, bermutu tinggi dan mampu bersaing dalam forum nasional maupun internasional”.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof. Jurnalis Uddin dalam sambutannya mengatakan pelantikan dan bai’at pejabat struktural UY kali ini dilakukan benar-benar dalam kondisi yang sungguh luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Oleh karena kita berada dalam kondisi pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terpaksa acara pelantikan dan bai’at ini dilaksanakan secara virtual,” ucap Prof. Jurnalis.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketua Pengurus Yayasan YARSI, melalui pengucapan ba’iat (sumpah) untuk kedua kalinya melantik Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D sebagai Rektor UY dan sekaligus melantik lima Wakil Rektor (Warek) yaitu Warek I: Dr. dr. Weningsari, M.Kes. menggantikan dr. Miranti Pusparini, M.Pd (Ked).; Warek II tetap dijabat oleh: dr. Yulia Suciati, MBiomed, PhD.; Warek III: Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. menggantikan Dr. Dra. Himmi Marsiati, M.S.; Warek IV tetap dijabat oleh: Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si.; Warek V: Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara, MA., AAAIJ., CPLHI., ACS., FIIS., CRGP., ASPM.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di samping itu, dilantik juga Direktur Sekolah Pascasarjana yang tetap dijabat oleh Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), DTM&amp;H, MARS, DTCW, FISR; Direktur Direktorat Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi  (PDJAMA) tetap dijabat oleh: Dr. Rifqatussa’adah, S.K.M., M.Kes.; dan Direktur Direktorat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap Andreas Febrian, S.Kom, M.Kom., Ph.D.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sedangkan di kalangan pejabat struktural fakultas yang dipimpin oleh seorang dekan, dilantik Dekan Fakultas Kedokteran (FK) yang tetap dijabat oleh: Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, MSc., Ph.D., Sp.KKLP; Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) juga tetap dijabat oleh: Prof. Dr. Bambang S. Trenggono, drg., M. Biomed.; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa, MM, CIMBA. menggantikan Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail, M.M., M.Si.; Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) tetap dijabat oleh: Dr. Ummi Azizah Rachmawati, S.Kom, M.Kom.; Dekan Fakultas Hukum: Dr. H. Mohammad Ryan Bakry, S.H., M.H. menggantikan Dr. Ely Alawiyah Jufri, S.H., M.H.; dan Dekan Fakultas Psikologi: Dr. Miwa Patnani, S.Psi., M.Si. menggantikan Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. yang diangkat menjadi Warek III.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Usai dilantik, Prof. Fasli Jalal dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pengurus Yayasan YARSI dan segenap jajarannya yang telah memberi kepercayaan untuk kedua kalinya memimpin Universitas YARSI. Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010 ini menjadi Rektor UY tahun 2019 menggantikan Prof. Susi Endrini, SSi.,MSc., PhD. (sekarang Rektor Universitas Abdurab, Riau) mengungkapkan bahwa UY adalah sebuah institusi yang sangat menantang, sangat potensial, dan sangat menjanjikan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Saya menemukan sendiri, kalau Universitas YARSI bercita-cita ingin menjadi institusi yang <em>world class</em>, itu bukanlah sebuah cita-cita yang terlalu tinggi. Sebab, bila dilihat dari segi kualitas baik bangunan yang sama dengan hotel bintang lima, maupun kualitas fasilitas di beberapa bagian yang melebihi perguruan tinggi terbaik di dunia,&#8221; ucap Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Misalnya, dibanding dengan Cornell University, di mana dulu saya pernah kuliah S-3 di sana, adalah salah satu dari universitas swasta yang termasuk dalam kelompok <em>Ivy League</em> di Amerika Serikat, yang mana beberapa fasilitas di Universitas YARSI, saya lihat jauh lebih baik,&#8221; kenang Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Demikian pula dengan sebagian peralatan-peralatan yang kita miliki, tidak dipunyai oleh banyak sekali lembaga lain di Indonesia,” tambah Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Yang tidak kalah pentingnya, kata Prof. Fasli Jalal adalah SDM UY yang mencapai 225 orang itu di antaranya sudah banyak menjadi guru besar dan kira-kira puluhan dari mereka adalah lektor kepala serta sekitar 80 orang sudah berada pada sisi yang juga sedang bergerak menuju lektor kepala. Demikian pula, selain memiliki jaminan mutu internal, UY juga memiliki penjaminan mutu eksternal, baik tentang akreditasi maupun standardisasi ISO dari SGS, sebuah lembaga sertifikasi internasional yang sudah diakui dan sangat dihargai di dunia. Terlebih lagi, UY sudah mendapatkan klasterisasi yang sangat baik yaitu masuk dalam 100 besar dari 4.300 perguruan tinggi di Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di penghujung sambutannya, Prof. Fasli Jalal tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah bekerja keras, siang-malam, dan tak kenal lelah untuk memajukan UY seperti yang telah diraih hingga saat ini. Demikian pula ucapan selamat kepada pejabat baru, semoga ke depan dapat menggapai apa-apa yang sudah dicita-citakan.(ART)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Tengah PPKM, Universitas YARSI Tetap Wisuda 1.134 Mahasiswanya</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/meski-tengah-ppkm-universitas-yarsi-tetap-wisuda-1-134-mahasiswanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2021 14:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dinda Maharani Augusmiadoni]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Himmi Marsiati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Hj. Ely Alawiyah Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Suciati]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Agus Setyo Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Bambang S. Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Hj. Qomariyah]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7538</guid>

					<description><![CDATA[Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tinggal dua hari lagi, namun Universitas YARSI (UY) tetap menggelar wisuda terhadap 1.134 orang mahasiswanya, Sabtu (24/7/2021). Acara wisuda yang dilaksanakan secara daring [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tinggal dua hari lagi, namun Universitas YARSI (UY) tetap menggelar wisuda terhadap 1.134 orang mahasiswanya, Sabtu (24/7/2021). Acara wisuda yang dilaksanakan secara daring ini merupakan mahasiswa lulusan dari tiga periode sekaligus, yakni Semester Ganjil TA. 2019/2020, Semester Genap TA. 2019/2020, dan Semester Ganjil TA. 2020/2021.</p>
<p>Secara resmi acara dibuka oleh Ketua Senat Akademik UY, Prof. Dr. Hj. Qomariyah, MS, PKK, AIFM., Sp.KKLP melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Yarsi yang didampingi secara online oleh segenap anggota Senat Akademik UY yang terdiri dari Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK. (Ketua Pengurus Yayasan YARSI), Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor UY), dr. Miranti Pusparini, M.Pd (Ked). (Wakil Rektor/Warek I UY), dr. Yulia Suciati, M.Biomed , Ph.D. (Warek II UY), Dr. Dra. Himmi Marsiati, M.S. (Warek III UY), Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si. (Warek IV UY), Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP (Dekan FK-UY), Prof. Dr. Bambang S. Trenggono, drg., M. Biomed. (Dekan FKG-UY), Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail, M.M., M.Si. (Dekan FEB-UY), Dr. Ummi Azizah Rachmawati, S.Kom, M.Kom. (Dekan FTI-UY), Dr. Hj. Ely Alawiyah Jufri, S.H., M.H. (Dekan FH-UY), Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. (Dekan FPsi-UY), dan Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), DTM&#038;H., MARS., DTCE., FISR. (Direktur SPS-UY).</p>
<p>Selanjutnya, Dinda  Maharani Augusmiadoni, S.Ked perwakilan dari wisudawan/wati, dalam sambutannya mengisahkan bagaimana pertama kali menginjakkan kaki di UY yang disambut dengan salam, sapa, dan senyuman hangat yang cukup menenangkan hatinya sebagai mahasiswa baru. Masih melekat diingatannya, selain seragam hitam-putih yang mereka kenakan, Dinda juga melihat ada keseragaman lain pada dirinya dan teman-temannya pada saat itu. Keseragaman sepasang mata berbinar-binar yang penuh harapan dan mungkin sedikit rasa penasaran.</p>
<p>“Sorotan mata yang memancarkan semangat jiwa-jiwa yang ingin segera membuka lembaran baru kehidupan sebagai seorang mahasiswa,” ucap Dinda.</p>
<p>“Percaya atau tidak, perkuliahan berjalan begitu saja, hingga akhirnya kita sampai pada acara wisuda hari ini,” tambah Dinda.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Meski-Tengah-PPKM-2.png" alt="Meski Tengah PPKM - 2" attachment="7540"><figcaption>Dinda Maharani Augusmiadoni, S.Ked perwakilan dari wisudawan/wati sedang memberikan kata sambutan.</figcaption></figure>
<p class="b">Pada kesempatan itu, Dinda juga mempertanyakan tentang arti kelulusan ini bagi dirinya dan teman-temannya. Menurutnya, kelulusan adalah sebuah titik penghargaan terhadap perjuangan yang telah dilakukan. Sebagai mahasiswa, tentu sering kali bertarung dengan waktu dan tuntutan. Menenggelamkan rasa malas, melawan rasa lelah, dan menumbuhkan tekad yang kuat untuk menyelesaikan apa yang sudah direncanakan.</p>
<p>“Sekilas, hal itu mungkin terdengar seperti keluhan para mahasiswa pada umumnya, namun ketahuilah teman-teman, di sinilah kita akhirnya sadar dan paham bahwa ada hal yang disebut sebagai proses pembelajaran,” jelas Dinda.</p>
<p>Dijelaskan, bagaimana sebuah proses yang penuh lika-liku perjuangan yang membuat mereka beranjak dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mampu menjadi mampu. Dan sungguh, hasil dari sebuah proses belajar bukanlah hanya sekadar goresan angka dengan sebuah koma, juga bukan hanya sekadar memahami ilmu yang penting untuk dipelajari. Namun, hasil dari proses pembelajaran ialah sesuatu yang jauh lebih bernilai, yakni keberkahan dari ilmu yang mereka pahami.</p>
<p>“Keberkahan inilah yang senantiasa akan mengingatkan kita untuk belajar dan bekerja dengan sepenuh hati,” ujar Dinda.</p>
<p>Tidak berhenti di situ, dengan prosesi wisuda, kata Dinda maka telah bertambah tanggung jawab moral atas gelar yang disematkan bersamaan dengan nama mereka. Sebuah gelar atas ilmu yang tidak boleh mereka khianati sampai akhir hayat.</p>
<p>“Hari ini bukanlah titik akhir dan juga bukan titik pemberhentian dari perjuangan kita. Perjuangan yang sebenarnya dan pertarungan yang sesungguhnya, barulah akan kita mulai dari sini. Kita akan mulai beranjak dari zona nyaman untuk berkontribusi kepada masyarakat dan berdedikasi untuk negeri,” pungkas Dinda.</p>
<p>Di penghujung sambutannya, Dinda mengajak teman-temannya agar tidak berhenti menuntut ilmu dengan segala kerendahan hati. Ibarat pepatah padi, semakin berisi semakin merunduk. Mewakili para wisudawan/wati pada hari itu, selain meminta maaf atas segala kesalahan yang telah mereka lakukan selama berkuliah, baik disengaja maupun tidak. Mereka juga memohon agar diberikan doa restu sebagai bekal yang akan menjadi sumber kekuatan dalam menempuh perjalanan menuju apa yang selama ini dicita-citakan. Dengan harapan, semoga segala apa yang mereka miliki menjadi ilmu yang amaliah dan amalan yang ilmiah. Mereka juga berjanji untuk mengharumkan nama almamater yang telah membesarkannya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan UY, pimpinan fakultas-fakultas di UY, para dosen, dan segenap sivitas akademika UY, serta orang tua, kerabat, sahabat, dan siapa pun yang telah mendukung mereka hingga sampai diwisuda.</p>
<p>Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UY, Ketua Pengurus Yayasan YARSI, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah III Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. secara virtual. Acara ini juga diikuti para dosen, segenap sivitas akademika UY, dan disaksikan oleh hampir 5000 viewer melalui video live streaming YouTube.</p>
<p>Prosesi wisuda menjadi semakin khidmat dan diliputi rasa haru saat para orang tua wisudawan/wati memindahkan tali toga dari kiri ke kanan dan menyerahkan tabung wisuda (graduation tube) yang menandakan bahwa mereka sudah diwisuda dan resmi menyandang gelar kesarjanaan yang selama ini ingin mereka raih.(ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
