<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dr. Muhammad Faisal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/dr-muhammad-faisal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jul 2025 00:54:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Dr. Muhammad Faisal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peningkatan Pemahaman Dan Pendampingan Terkait Urgensi Konservasi Sumber Daya Air Melalui Gerakan Penghijauan Di Desa Mandalamekar Kabupaten Bandung</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/peningkatan-pemahaman-dan-pendampingan-terkait-urgensi-konservasi-sumber-daya-air-melalui-gerakan-penghijauan-di-desa-mandalamekar-kabupaten-bandung?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peningkatan-pemahaman-dan-pendampingan-terkait-urgensi-konservasi-sumber-daya-air-melalui-gerakan-penghijauan-di-desa-mandalamekar-kabupaten-bandung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 08:54:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ating Sumarni]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mandalamekar]]></category>
		<category><![CDATA[Dodik Pranata Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Liza Evita]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Muhammad Faisal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Oktavianisa Nuraini]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Air]]></category>
		<category><![CDATA[uci Chanticha]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=21077</guid>

					<description><![CDATA[Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas YARSI, dipimpin oleh Dr. Liza Evita, SH., M.Hum., dengan anggota tim Dr. Muhammad Faisal, S.E.,M.Akt. dan Dodik Pranata Wijaya, S.H., LLM serta didukung oleh mahasiswa [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas YARSI, dipimpin oleh Dr. Liza Evita, SH., M.Hum., dengan anggota tim Dr. Muhammad Faisal, S.E.,M.Akt. dan Dodik Pranata Wijaya, S.H., LLM serta didukung oleh mahasiswa Oktavianisa Nuraini dan Suci Chanticha, telah melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum terkait urgensi konservasi sumber daya air dan pendampingan penghijauan di desa Mandalamekar.</p>
<p>Pasal 1 angka 14 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, mengatur bahwa Konservasi Sumber Daya Air adalah upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan keadaan, sifat, dan fungsi Sumber Daya Air agar senantiasa tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya, baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang. Pengelolaan Sumber Daya Air sendiri dilakukan berdasarkan asas: kemanfaatan umum; keterjangkauan; keadilan; keseimbangan; kemandirian; kearifan lokal; wawasan lingkungan; kelestarian; keberlanjutan; keterpaduan dan keserasian; dan transparansi dan akuntabilitas.</p>
<p>Adapun tujuan Pengaturan Sumber Daya Air untuk memberikan pelindungan dan menjamin pemenuhan hak rakyat atas Air; menjamin keberlanjutan ketersediaan Air dan Sumber Air agar memberikan manfaat secara adil bagi masyarakat; menjamin pelestarian fungsi Air dan Sumber Air untuk menunjang keberlanjutan pembangunan; menjamin terciptanya kepastian hukum bagi terlaksananya partisipasi masyarakat dalam pengawasan terhadap pemanfaatan Sumber Daya Air mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pemanfaatan; menjamin pelindungan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk Masyarakat Adat dalam upaya konservasi Air dan Sumber Air; dan mengendalikan Daya Rusak Air secara menyeluruh yang mencakup upaya pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan.</p>
<p>Selanjutnya, di dalam al quran Surat Ar Ruum ayat 24 disebutkan bahwa : dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya. sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya. Artinya ketika tidak ada air maka bumi, tidak hidup.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-21078 alignleft" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Peningkatan-Pemahaman-Dan-Pendampingan-Terkait-Urgensi-Konservasi-Sumber-Daya-Air-Melalui-Gerakan-Penghijauan-Di-Desa-Mandalamekar-Kabupaten-Bandung-1-555x800.jpg" alt="" width="477" height="687" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Peningkatan-Pemahaman-Dan-Pendampingan-Terkait-Urgensi-Konservasi-Sumber-Daya-Air-Melalui-Gerakan-Penghijauan-Di-Desa-Mandalamekar-Kabupaten-Bandung-1-555x800.jpg 555w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Peningkatan-Pemahaman-Dan-Pendampingan-Terkait-Urgensi-Konservasi-Sumber-Daya-Air-Melalui-Gerakan-Penghijauan-Di-Desa-Mandalamekar-Kabupaten-Bandung-1-278x400.jpg 278w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Peningkatan-Pemahaman-Dan-Pendampingan-Terkait-Urgensi-Konservasi-Sumber-Daya-Air-Melalui-Gerakan-Penghijauan-Di-Desa-Mandalamekar-Kabupaten-Bandung-1.jpg 736w" sizes="(max-width: 477px) 100vw, 477px" /></p>
<p>Desa Mandalamekar pada tahun 2023, dinobatkan sebagai Desa Wisata Rintisan. Sektor usaha yang dapat digunakan untuk dijadikan tempat wisata edukasi yakni tempat pembuatan peuyem, tempat pembuatan angklung, tempat pembudidayan lele, dan peternakan.Sektor usaha ini semuanya membutuhkan air untuk keberlangsungannya.</p>
<p>Disisi lain, sumber mata air di desa ini tidak mencukupi terutama pada musim kemarau. Upaya yang dapat dilakukan adalah untuk memenuhi ketersediaan air, dalam rangka persiapan untuk menjadi desa wisata adalah penghijauan terutama di wilayah sumber air yang ada.sehingga. diharapkan dapat meningkatkan tersedianya pasokan air bersih yang mencukupi kebutuhan warga Masyarakat, tidak lagi mengalami masalah kekurangan air, distribusi air yang lebih merata dan lancar menjaga kelestarian daerah tangkapan air. Kedepan diharapkan akan mempermudah pengaturan pasokan air yang memadai untuk sektor pertanian/ perkebunan dan berbagai usaha untuk lebih mendorong peningkatan perekonomian warga Masyarakat. Dengan bercermin pada uraian-uraian di atas, sense of crisis dari dampak yang ditimbulkan akibat kekurangan pasokan air bersih, tim pengabdian masyarakat Universitas YARSI perlu ambil bagian dalam program konservasi sumber daya air melalui gerakan penghijauan terutama di wilayah sumber mata air di Desa Mandalamekar.</p>
<p>Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah Agar masyarakat Desa Mandalamekar, memperoleh wawasan pengetahuan tentang urgensi konservasi sumber daya air melalui kegiatan penghijauan. Agar mitra sadar dan termotivasi untuk melakukan konservasi sumber daya air melalui kegiatan penghijauan. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa: meningkatnya wawasan dan pengetahuan mitra di Desa Mandalamekar, mengenai urgensi konservasi sumber daya air melalui kegiatan penghijauan. Meningkatnya kesadaran dan motivasi mitra akan pentingnya konservasi sumber daya air melalui kegiatan penghijauan</p>
<p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa penyuluhan dan pendampingan hukum mengenai konservasi sumber daya air ini dilaksanakan dengan menggunakan metode participatory action didukung metode ceramah dan diskusi. Metode ini digunakan untuk menyampaikan materi penyuluhan yang bersifat kognitif. Pelaksanaan metode ini digunakan waktu sebanyak 40% untuk ceramah atau penyampaian materi, sedangkan sisanya 60% digunakan untuk diskusi dan tanya jawab. Dengan metode ini, peserta menerima informasi secara dua arah, juga dilibatkan secara aktif dalam proses pemahaman tentang urgensi konservasi sumber daya air.</p>
<p>Selanjutnya dilakukan kegiatan pendampingan penghijauan, dengan penyediaan bibit sekaligus penanaman bibit tanaman buah-buahan seperti alpukat, kelengkeng,Nangka, dan lain, di lahan Desa Mandalamekar.</p>
<p>Keberhasilan program ini berkat kerjasama yang baik antara tim pengabdian Universitas YARSI, Yayasan YARSI, Kepala Desa, seluruh Perangkat Desa terutama Ibu Sekretaris Desa Ating Sumarni, S.Pd., serta Masyarakat Desa Mandalamekar, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MAKSIMALISASI PERAN AIR PUTIH DI LINGKUNGAN KAMPUS</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/maksimalisasi-peran-air-putih-di-lingkungan-kampus?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=maksimalisasi-peran-air-putih-di-lingkungan-kampus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 May 2024 08:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pakar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Muhammad Faisal]]></category>
		<category><![CDATA[Faisal]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs13]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs16]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=15256</guid>

					<description><![CDATA[Menjaga kondisi kesehatan untuk selalu prima merupakan suatu keharusan bagi sivitas akademika. Sehat secara fisik dan psikologis merupakan suatu modal utama bagi para sivitas akademika dalam menjalani aktivitas di kampus [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menjaga kondisi kesehatan untuk selalu prima merupakan suatu keharusan bagi sivitas akademika. Sehat secara fisik dan psikologis merupakan suatu modal utama bagi para sivitas akademika dalam menjalani aktivitas di kampus karena sebagian besar waktu mereka dihabiskan di kampus.</p>
<p>Kampus harus menjadi tempat kerja yang dapat memastikan kenyamanan untuk bekerja dan belajar, sehingga sivitas akademika akan lebih nyaman untuk menghabiskan waktunya bekerja dan belajar di kampus dibandingkan ditempat lain. Satu aspek penting yang tidak boleh dilupakan untuk menopang kenyamanan bekerja dan belajar di kampus adalah kampus harus menjadi tempat yang mempromosikan dan menghadirkan kesehatan bagi warganya (sivitas akademika).</p>
<p>Lingkungan sehat yang terbangun dikampus diyakini dapat memoderasi lingkungan yang nyaman untuk bekerja sehingga terjadi perubahan gaya hidup yang lebih sehat untuk seluruh warga kampus yang berimplikasi terhadap kondisi tubuh yang lebih sehat, sehingga manfaat yang dapat diperoleh oleh kampus yaitu kinerja karyawan serta dosen menjadi maksimal, dan mahasiswa dapat belajar dengan optimal.</p>
<p>Salah satu variabel yang sangat penting dalam menunjang gaya hidup sehat di lingkungan kampus adalah air. Air merupakan salah satu dari enam kategori nutrisi (protein, karbohidrat, lipid, mineral, vitamin, dan air) yang penting untuk menjaga fungsi tubuh manusia agar tetap normal. Pada tulisan ini saya secara khusus ingin mendiskusikan terkait peran air di lingkungan kampus. Air tidak menyediakan energi, namun air memainkan peran penting dalam fisiologis. Kampus perlu memberikan pengingat di banyak titik terkait pentingnya memenuhi kecukupan minum air putih di kampus.</p>
<p>Pengingat untuk konsumsi air putih di lingkungan kampus dapat menjadi tonggak awal dalam memulai promosi kesehatan di kampus. Bayangkan jika manfaat dari konsumsi air putih disampaikan dengan serius dilingkungan kampus sehingga dapat mengubah gaya hidup warga kampus, maka aktivitas ini saya yakini dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga kampus, terkhusus bagi mahasiswa dan dosen untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan psikologis dalam menghadapi proses belajar dan mengajar.</p>
<p><strong>Manfaat Air Putih</strong></p>
<p><strong>            </strong>Air putih memiliki banyak manfaat, khususnya bagi mahasiswa dan dosen di lingkungan kampus. Beberapa manfaat air putih saya coba rangkum dalam beberapa poin berikut:</p>
<ol>
<li>Konsumsi air putih yang cukup diyakini dapat mengoptimalkan kinerja otak karena minum air putih yang cukup dapat melancarkan aliran darah ke otak sehingga kebutuhan nutrisi organ vital tersebut dapat tercukupi, implikasinya ketika sedang belajar otak dapat bekerja secara maksimal.</li>
<li>Konsumsi air putih yang cukup juga dapat menjaga fokus karena tubuh yang mengalami dehidrasi akan mengakibatkan menurunnya fokus dan konsentrasi sehingga bagi mahasiswa akan sulit dalam memahami mata kuliah, dan dosen juga sulit menyampaikan perkuliahan secara maksimal. Oleh karena itu, penting untuk konsumsi air putih yang cukup demi menjaga fokus.</li>
<li>Konsumsi air putih yang cukup juga dapat menjaga tingkat stres pada seseorang karena produksi hormon kortisol akan dikontrol untuk tidak berlebihan dengan terpenuhinya cairan tubuh saat sedang belajar ataupun mengajar.</li>
</ol>
<p>Selain tiga poin diatas, masih banyak manfaat air putih yang sudah diungkapkan oleh banyak penelitian. Tetapi dari tiga poin yang saya sampaikan diatas saja sudah dapat dibayangkan seberapa pentingnya konsumsi air putih ketika sedang bekerja, belajar, ataupun mengajar, terkhusus lagi di lingkungan kampus yang banyak membutuhkan kinerja otak dan fokus secara maksimal. Isu stres juga menjadi perhatian di lingkungan perkuliahan akhir-akhir ini, dengan menjaga ketersediaan air di kampus dan memberikan pengingat bagi seluruh warga kampus untuk mengkonsumsi air putih yang cukup, maka kampus telah berperan besar terhadap seluruh sumber daya manusia yang ada di lingkungannya.</p>
<p><a href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13.png"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-15257" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13-400x400.png" alt="" width="400" height="400" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13-400x400.png 400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13-280x280.png 280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13-768x768.png 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/05/SDGs-No-13.png 800w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /></a></p>
<p><strong>Penyediaan Air Minum Secara Gratis</strong></p>
<p><strong>            </strong>Pemerintah melalui kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah mengeluarkan Instruksi Menteri No. 1/M/INS/2019 terkait larangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan/atau kantong plastik di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Istruksi ini penting untuk dipahami oleh seluruh lembaga di bawah kemendikbudristek tidak terkecuali kampus untuk mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan plastik sekali pakai khususnya di lingkungan kampus. Instruksi ini juga mempertegas komitmen pemerintah terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya tujuan pembangunan berkelanjutan no 6 dan 13.</p>
<p>Seperti yang telah saya sampaikan di awal tulisan ini, kampus harus mempromosikan kesehatan melalui konsumsi air putih, disisi lain kampus harus mengambil peran cepat dengan menyediakan dispenser disetiap titik strategis di lingkungannya.</p>
<p>Penggunaan dispenser konvensional yang menggunakan galon saya rasa sudah harus mulai ditinggalkan karena kapasitas galon yang terbatas dan kontinuitas pengisian galon yang terkadang menjadi terhambat karena dibutuhkan pemantauan secara berkala terhadap sisa dari volume galon di setiap titik dispenser.</p>
<p>Saya mengusulkan untuk setiap kampus dapat menggunakan teknologi pengolahan air berupa <em>RO </em>(<em>Reverse Osmosis</em>) dalam penyediaan air minum di lingkungan kampus. Air <em>RO</em> sangat mendukung komitmen keberlanjutan yang ada di kampus karena air <em>RO</em> dapat dikonsumsi langsung. Air <em>RO</em> ini adalah air yang sangat murni, bebas dari rasa, bau, dan warna yang tidak diinginkan, serta memiliki tingkat kebersihan yang tinggi sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.</p>
<p>Air minum harus diperuntukan untuk semua, tidak hanya bagi dosen dan karyawan tetapi juga mahasiswa dan tamu kampus yang membutuhkan. Hal ini perlu dibersamai dengan himbauan untuk membawa tumbler selama beraktivitas di lingkungan kampus, karena dengan membawa tumbler maka seluruh warga kampus telah ikut untuk mengurangi sampah plastik dan sekaligus membudayakan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi air putih yang cukup.</p>
<p>Gerakan untuk membawa tumbler saya observasi sudah dilakukan oleh sebagain besar dosen dan karyawan di beberapa kampus, namun untuk mahasiswa masih belum sepenuhnya menyadari pentingnya untuk membawa tumbler di kampus. Mengingat manfaat air putih yang sangat besar terhadap proses belajar mahasiswa, maka sudah seharusnya mahasiswa membawa tumbler dimanapun mereka berada pada saat di kampus, khususnya pada saat belajar di di kelas dan di perpustakaan.</p>
<p>Mahasiswa bisa menghabiskan waktu yang lama ketika belajar di perpustakaan, mereka duduk dalam jangka waktu yang lama, maka butuh pengingat di titik belajar mahasiswa seperti perpustakaan untuk mereka dapat memenuhi kecukupan air putih dalam proses belajar, sehingga mereka dapat maksimal dalam belajar. Saya menyerukan untuk perpustakaan kampus menyediakan dispenser <em>RO</em> siap minum, sehingga proses belajar yang membutuhkan fokus yang panjang dapat terus berlangsung dengan kecukupan konsumsi air putih pada saat mereka belajar.</p>
<p>Ketersediaan air minum yang berkelanjutan di lingkungan kampus menjadi elemen penting yang harus diutamakan. Ketersediaan air minum <em>RO</em> di beberapa titik dan disetiap lantai di kampus dapat menjadi promosi lingkungan yang berkelanjutan, gaya hidup yang sehat, dan berwawasan masa depan. Pemikiran ini saya suarakan sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mengambil bagian penting tercapainya target SDGs Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>Dr. Muhammad Faisal &#8211; </em><br />
<em>Pengajar dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengmas Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi Mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pengmas-dosen-dan-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-universitas-yarsi-mengajar-di-sekolah-menengah-kejuruan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengmas-dosen-dan-mahasiswa-fakultas-ekonomi-dan-bisnis-universitas-yarsi-mengajar-di-sekolah-menengah-kejuruan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 06:43:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-MAN]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Auliffi Ermian Challen]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Verni Yuliati Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Muhammad Faisal]]></category>
		<category><![CDATA[FEB]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri 44 Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[SAK EMKM]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14629</guid>

					<description><![CDATA[Pada tanggal 25 dan 26 Januari 2024, Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Yarsi melaksanakan acara pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 44 Jakarta. Acara ini diadakan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 25 dan 26 Januari 2024, Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Yarsi melaksanakan acara pengabdian kepada masyarakat di SMK Negeri 44 Jakarta. Acara ini diadakan dengan tema utama &#8220;Penyusunan Laporan Keuangan sesuai SAK EMKM menggunakan Excel Bagi Siswa SMKN 44 Jakarta&#8221; bertujuan memberikan wawasan dan keterampilan kepada siswa SMKN 44 Jakarta dalam menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Pentingnya pemahaman terhadap standar akuntansi bagi entitas mikro, kecil, dan menengah menjadi dasar pembentukan kualitas laporan keuangan. mengajarkan siswa keterampilan praktis dalam menyusun laporan keuangan yang akurat dan sesuai standar.</p>
<p><strong>Hari Pertama: Kamis 25 Januari 2024</strong></p>
<p>Acara dimulai dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan Bapak Dr. Muhammad Faisal, SE., M.S.Ak. sebagai pembicara dengan materi pertama yakni Laporan Keuangan Dan Siklus Akuntansi. Peserta diajak memahami langkah-langkah penting dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Dilanjutkan dengan materi kedua oleh Ibu Dr. Ir. Verni Yuliati Ismail, M.M., M.Si. Yaitu Perencanaan Karir Di Bidang Akuntansi, membimbing siswa untuk merencanakan langkah-langkah karir yang sukses. Dan penyampaian materi ketiga oleh ibu Auliffi Ermian Challen S.E., M.AK., CA., CPA. di mana para peserta diperkenalkan dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), dalam konteks bisnis dan memberikan wawasan mendalam tentang prinsip-prinsip dasar akuntansi yang harus dipahami oleh entitas mikro, kecil, dan menengah.</p>
<p><strong>Hari Kedua: Jum’at 26 Januari 2024 </strong></p>
<p>Hari kedua acara ini memfokuskan pada praktik penyusunan laporan keuangan sesuai SAK EMKM menggunakan aplikasi Excel. Ibu Auliffi Ermian Challen, SE, Ak, M.Ak, CA, CPA, sebagai instruktur yang membimbing para siswa melalui praktik  langsung. Ibu Auliffi dibantu oleh para asisten yaitu mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas yarsi Eli Safitri, Nabilla Khoerunnisa, Amanda Salsabila, Elfina Oktafiani, dan Mutiara Wahyularasati dalam memandu siswa menggunakan aplikasi Excel untuk menyusun laporan keuangan dengan akurasi dan kepatuhan pada standar SAK EMKM. Para siswa berkesempatan menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh pada sesi praktik ini, merancang laporan keuangan yang mengikuti prosedur SAK EMKM. Selain mendapatkan pemahaman teoritis, praktikum ini memungkinkan siswa mengasah keterampilan praktis yang sangat diperlukan dalam dunia akuntansi.</p>
<p>Hal ini memungkinkan siswa SMK untuk langsung mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh dalam situasi praktis, Dengan menggabungkan teori dan praktik, acara ini diharapkan dapat mempersiapkan siswa SMK Negeri 44 Jakarta untuk menghadapi kompleksitas dunia akuntansi dan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.</p>
<p>Acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tentang penyusunan laporan keuangan, tetapi juga membangun jaringan antara mahasiswa Universitas Yarsi dan siswa SMKN 44. Interaksi ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi di masa depan.</p>
<p>Dengan semangat pengabdian kepada masyarakat, FEB Universitas Yarsi berharap dapat terus berkontribusi dalam pembentukan generasi yang terampil dan siap menghadapi dinamika dunia bisnis. Sementara itu, siswa SMK Negeri 44 Jakarta diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang diperolehnya untuk meraih kesuksesan di dunia profesional.</p>
<p><a href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/Pengmas-Dosen-dan-Mahasiswa-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Universitas-Yarsi-Mengajar.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-14631" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/Pengmas-Dosen-dan-Mahasiswa-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Universitas-Yarsi-Mengajar-533x400.jpg" alt="" width="533" height="400" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
