<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fasli Jalal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/fasli-jalal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 03:01:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Fasli Jalal &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rektor YARSI: Ketertarikan pada STEM bisa dibangun oleh keluarga</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/rektor-yarsi-ketertarikan-pada-stem-bisa-dibangun-oleh-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 03:01:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23538</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA) &#8211; Rektor Universitas YARSI Fasli Jalal menilai ketertarikan anak pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dapat dibangun sejak dini melalui peran keluarga, dengan pendekatan sederhana yang [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta (ANTARA) &#8211; Rektor Universitas YARSI Fasli Jalal menilai ketertarikan anak pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dapat dibangun sejak dini melalui peran keluarga, dengan pendekatan sederhana yang dekat dengan aktivitas sehari-hari.</p>
<p>“Kita harus menciptakan kebutuhan dari awal, di keluarga,” kata Fasli Jalal kepada wartawan usai menghadiri kuliah umum yang bertajuk &#8220;<em>STEMpowerment for All: Breaking Barriers, Building Futures</em>&#8221; di Universitas YARSI, Jakarta, Jumat.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa berbagai aktivitas sederhana dapat menjadi pintu masuk pembelajaran sains bagi anak, termasuk melalui permainan dan interaksi dengan lingkungan sekitar. Ia mencontohkan permainan Lego atau penyusunan balok berwarna-warni dapat menjadi sarana bagi orang tua memperkenalkan STEM pada anaknya.</p>
<p>Fasli menyoroti masih adanya anggapan dari orang tua dan guru bahwa bidang sains kerap dianggap sulit dan tidak jelas arah karirnya, padahal banyak penemuan besar lahir dari proses bertahap.</p>
<p>Ia mendorong adanya dukungan kebijakan yang lebih luas untuk memperkuat ekosistem STEM, termasuk melalui penyediaan beasiswa dan contoh nyata jalur karir.</p>
<p>“Kita harus membina itu sejak dari awal, memfasilitasi kebijakan, membuka biasiswa-biasiswa, memberikan contoh-contoh yang real, bahwa karirnya itu bisa ke mana-mana,” ujarnya.</p>
<p>Fasli mencontohkan praktik di lingkungan kampus yang dipimpinnya dengan keterwakilan perempuan di bidang STEM yang sudah terlihat dominan di sejumlah fakultas dan posisi pimpinan.</p>
<p>“Di kedokteran, di <em>engineering,</em> kita dominasi perempuan. Di <em>biomedical,</em> kita juga terbanyak perempuan. Profesor kita juga banyak perempuan. Waktu saya masuk jadi rektor di sini, dari 6 dekan, 5 di antaranya perempuan,” katanya.</p>
<p>Ia menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan partisipasi perempuan di STEM bukan sekadar wacana, melainkan dapat diwujudkan melalui kebijakan dan budaya institusi yang mendukung.<br />
<div class="row"  id="row-1876686950">

	<div id="col-2014236283" class="col medium-2 small-12 large-2"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
<p>Sumber:</p>
<a href="https://www.antaranews.com/berita/5386138/rektor-yarsi-ketertarikan-pada-stem-bisa-dibangun-oleh-keluarga" class="button primary is-small expand" style="border-radius:5px;">
		<span>Lihat</span>
	</a>

		</div>
					</div>

	

	<div id="col-1813919505" class="col medium-10 small-12 large-10"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
		</div>
					</div>

	
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Stella Apresiasi Yarsi Aktif Kembangkan Ekosistem Sains Teknologi dan AI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/prof-stella-apresiasi-yarsi-aktif-kembangkan-ekosistem-sains-teknologi-dan-ia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 04:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Prof Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof  Stella Christie]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19958</guid>

					<description><![CDATA[Perguruan tinggi (PT) harus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan punya keterampilan berkualitas. Lalu saatnya terus membangun, hingga terwujud SDM berkualitas.Inilah jawaban bagaimana menghasilkan lulusan  bisa dapat pekerjaan,menciptakan perekonomian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perguruan tinggi (PT) harus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan punya keterampilan berkualitas. Lalu saatnya terus membangun, hingga terwujud SDM berkualitas.Inilah jawaban bagaimana menghasilkan lulusan  bisa dapat pekerjaan,menciptakan perekonomian sehat,dan lulusan tidak tergantikan artificial intelegen (AI).</p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Stella Christie, Ph.D ( Prof Stella ) menyatakan itu saat Wisuda Sarjana dan Pascasarjana,semester ganjil tahun akademik 2024-2025, Sabtu 26 April 2025 di Universitas Yarsi.</p>
<p>Menurut Prof Stella, jika sudah ada SDM atau orang berkualitas tentu mempunyai keterampilan berkualitas.Lapangan pekerjaan itu diciptakan orang berkualitas. Pemerintah sangat andil menciptakan dan membuka lapangan pekerjaan. Tapi dipemerintah itu ada orang atau manusia berkualitas., mampu berpikir menciptakan lapangan pekerjaan.</p>
<p>Industri bisa menciptakan lapangan pekerjaan karena memiliki SDM berkualitas. Inovasi-inovasi muncul juga karena adanya SDM berkualitas,” kata Prof Stella peraih doktor di Northwestern University</p>
<p>Diingatkannnya, menjadi berkulitas itu harus mempunyai SDM research mindset (pemikiran riset). Research mindset bukan menjadi peneliti saja ,tapi apa yang bisa dilakukan di PT.</p>
<p>Universitas penting melakukan penguatan pengajaran berbasis penelitian untuk mendorong lahirnya inovasi di dunia pendidikan dan industri. Universitas harus menjadi ruang tumbuhnya pertanyaan-pertanyaan kritis, kemudian dijawab lewat penelitian.”Di situlah inovasi lahir,” ujar Prof Stella</p>
<p>Lebih lanjut inovasi tidak akan tercipta tanpa adanya proses berpikir kritis dan mempertanyakan hal-hal baru. Menjawab pertanyaan secara sistematis harus melalui penelitian. Menurutnya, inti dari penelitian adalah kemampuan untuk mengajukan pertanyaan dengan tepat dan mencari jawabannya secara ilmiah.<br />
sedangkan pengajaran kita harus berbasis penelitian. ”Agar bisa menghasilkan inovasi-inovasi baru,”tegasnya Stella.<br />
Ia menegaskan kembali,. inovasi sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Dirinya mengapresiasi Universitas Yarsi dinilai aktif mengembangkan ekosistem berbasis sains dan teknologi, termasuk di bidang kecerdasan buatan (AI). Stella menyebut langkah Yarsi sebagai contoh nyata peran serta PT swasta pada kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr, Fasli Jalal,Ph.D menekankan komitmen kampusnya dalam menanamkan budaya riset di kalangan mahasiswa. Di Yarsi mahasiswa mulai dari skripsi hingga disertasi, karya ilmiah mahasiswa diarahkan untuk menanggapi persoalan nyata di masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya inovator dan entrepreneur baru.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi Prof, dr .Fasli Jalal menambahkan, pihaknya sudah melakukan fokus kepada riset dalam pembelajaran. Dengan mahasiswa selalu mendapatkan tantangan baru dalam penyusunan skripsi dan tesis bahkan disertasi yang diharapkan memberikan kontribusi lebih luas.</p>
<p>Riset-riset dilakukan dengan berdasarkan kenyataan di lapangan untuk melahirkan inovator dan inventor, yang berpotensi membangun startup atau perusahaan sendiri.</p>
<p>&#8220;Jadi cycle itu yang kita bangun dan itulah menurut Prof. Stella research mindset-nya akan terbangun,&#8221; jelas Wakil Menteri Pendidikan nasional tahun 2010..</p>
<p>Direktur Pascasarjana Universitas Yarsi,dr. Prof Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K)., MARS menyebut angka lulusan pascasarjana meningkat lebih dari tujuh kali bila dibanding tahun 2021.</p>
<p>Saat mulai bergabung, lulusannya  hanya 11 orang. Tentu makin meningkatnya jumlah mahasiswa dan lulusan ini membuat Sekolah Pascasarjana (SPS) harus terus meningkatkan kinerjanya. Apalagi dalam beberapa bulan ini SPS baru saja menyelesaikan 7 akreditasi secara berturut-turut, baik nasional maupun intenasional,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari 79 lulusan Pascasarjana gelombang April 2025, maka 20 orang adalah Magister Manajemen, 27 Magister Kenotariatan, 6 Magister Biomedik dan 26 Magister Administrasi Rumah Sakit.</p>
<p>”Sebentar lagi, diharapkan juga akan ada lulusan program studi Doktor Biomedik dan SPS Universitas Yarsi ini,” tutup Direktur SPS Universitas Yarsi.(Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Pemenuhan 25 Ribu Dokter Spesialis Keluarga, UY Dapat Izin Buka Prodi SpKKLP</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dukung-pemenuhan-25-ribu-dokter-spesialis-keluarga-uy-dapat-izin-buka-prodi-spkklp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 09:12:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[SPKKLP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11149</guid>

					<description><![CDATA[MEDIA INDONESIA masih kekurangan ratusan ribu tenaga dokter. Di bidang spesialis keluarga, diperkirakan kebutuhan tenaga dokter mencapai 25 ribu orang. Lantas, pemerintah pun mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan dokter di tanah [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://apps.mediaindonesia.com/humaniora/530121/dukung-pemenuhan-25-ribu-dokter-spesialis-keluarga-uy-dapat-izin-buka-prodi-spkklp">MEDIA INDONESIA</a> masih kekurangan ratusan ribu tenaga dokter. Di bidang spesialis keluarga, diperkirakan kebutuhan tenaga dokter mencapai 25 ribu orang. Lantas, pemerintah pun mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan dokter di tanah air dengan memberi izin sejumlah perguruan untuk membuka prodi kedokteran dan kedokteran spesialis.</p>
<p>Di tahun ini, tepatnya 28 September 2022 pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) memberi izin kepada Universitas Yarsi (UY) untuk membuka prodi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (SpKKLP).</p>
<p>Rektor UY Fasli Jalal mengatakan, diterimanya izin tersebut merupakan kesempatan bagi UY untuk berkontribusi lebih bagi dunia pendidikan dan kesehatan. UY menjadi kampus swasta pertama dan satu-satunya yang membuka prodi tersebut.</p>
<p>&#8220;SpKKLP ini unik dalam beberapa hal. Pertama, kita perguruan tinggi swasta pertama mendapatkan izin itu. Biasanya pendidikan spesialis itu selalu kepada PTN. Jadi kita bersama PTN yang lain melamar untuk mendapatkan kepercayaan melaksanakan Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer,&#8221; ujarnya, Sabtu (15/10).</p>
<p>Fasli menyebut, UY baik universitas maupun jaringan rumah sakit sudah siap menyelenggarakan prodi tersebut. Lulusan SpKKLP nantinya akan menjadi ujung tombak mendukung kesehatan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Siapa yang akan kita didik nanti dan dimana mereka bertugas, mereka ini yang nanti akan menjadi ujung tombak untuk menjadi pengampu dari berbagai yang kita sebut dengan klinik pratama atau bagian-bagian awal daripada pelaksanaan BPJS Kesehatan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UY Rika Yuliwulandari mengungkapkan, izin mendirikan prodi spesialis sejauh ini hanya didapat PTN. Padahal banyak PTS yang memiliki akreditasi A seperti UY.</p>
<p>Menurutnya, SpKKLP sangat penting dalam mendukung transformasi kesehatan nasional. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mencanangkan program pencegahan dan dokter spesialis keluarga menjadi garis depan dari transformasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Pencegahan itu lebih baik dari pada mengobati. Artinya akan lebih baik kalau kita menjaga agar masyarakat kita tetap sehat, tidak sakit. Karena biaya menjaga kesehatan itu jauh lebih murah dari pada biaya mengobati,&#8221; terangnya.</p>
<p>Lewat transformasi kesehatan, individu, keluarga maupun komunitas bisa mendapat akses kesehatan seperti edukasi dan lainnya. Fokus dunia kesehatan Indonesia tidak hanya pada pengobatan pasien tapi juga mambantu masyarakat agar tetap sehat. Lebih lanjut, dokter Rika mengatakan, prodi SpKKLP UY akan mulai dibuka pada tahun 2023.</p>
<p>&#8220;Di dalam prodi spesialis, insyaallah tahun depan kami mempunyai kekhususan preventif precision medice berdasarkan syariat Islam. Karena pada dasarnya setiap individu itu unik, artinya pendekatan untuk pencegahan penyakit dan terapi penyakit itu di dasarkan atas keunikan individu tersebut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Diharapkan lulusan nanti mampu mengembangkan aspek pencegahan yang presisi dengan mengimplementasikan konsep kedokteran presisi dan juga syariat Islam sehingga bisa berkontribusi pada kesehatan masyarakat. Insyaallah kita sedang mempersiapkan ada satu step yang akan kita lakukan segera yaitu visitasi lapangan dari KKI. Setelah itu insyaallah kita bisa mulai merekrut calon residen dan melaksanakan pendidikan di tahun depan,&#8221; tutupnya. (OL-7)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revolusi Mental Menjadi Warna Baru Bagi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/revolusi-mental-menjadi-warna-baru-bagi-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 06:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Pekik Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusi mental]]></category>
		<category><![CDATA[Yarsi Go-Green]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11132</guid>

					<description><![CDATA[Krjogja.com &#8211; JAKARTA &#8211; Revolusi mental menjadi warna baru bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam hampir satu dasawarsa ke belakang dengan dibalut tajuk sebuah gerakan nasional. Seluruh komponen bangsa harus bergerak [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b><a href="https://www.krjogja.com/pendidikan/read/479939/revolusi-mental-menjadi-warna-baru-bagi-kehidupan-berbangsa-dan-bernegara">Krjogja.com</a> &#8211; </b>JAKARTA &#8211; Revolusi mental menjadi warna baru bagi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam hampir satu dasawarsa ke belakang dengan dibalut tajuk sebuah gerakan nasional. Seluruh komponen bangsa harus bergerak dan berkontribusi untuk mengejewantahkan nilai-nilainya ke dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sebagai sebuah bagian di tengah pergaulan bangsa Indonesia, Universitas Yarsi juga turut menaruh perhatian dan komitmennya pada keberhasilan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM),&#8221; ujar Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal, dalam keterangan persnya, Senin (7/11/2022).</p>
<p>Komitmen tersebut dibuktikan dengan kontribusi melalui sejumlah kegiatan revolusi mental yang diikuti oleh seluruh civitas akademika Universitas Yarsi. Salah satu kegiatan besar dalam rangka GNRM itu adalah Yarsi Go-Green 2022. Secara kuantitas, hampir 1.000 komponen civitas akademika Universitas Yarsi terlibat aktif dalam kegiatan itu.</p>
<p>&#8220;Mengapit kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Pekik Maba) Tahun 2022, seluruh komponen civitas, tidak terkecuali lebih dari 800 mahasiswa baru, menjadikan Yarsi Go-Green Tahun 2022 sebagai ajang untuk membuktikan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia bersih,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Peserta Yarai Go-Green Tahun 2022 menerima materi-materi pembekalan untuk merangsang sisi proaktif mereka pada kegiatan itu dilakukan pada Sabtu (27/08/2022) lalu. Materi pemilahan sampah dan pemberdayaan nasyarakat disampaikan oleh Direktur Bekasi Collecting Center dan Wakil Direktur Bank Sampah Induk Patriot Kota Bekasi, Ashep Hendarwan.</p>
<p>Kepala Pusat Kemahasiswaan, Karir, dan Alumni Universitas Yarsi, Kukuh Fadli Prasetyo, mengajak peserta untuk menghayati kegiatan itu sebagai sebuah tagihan atas kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Pembekalan diakhiri dengan pemaparan oleh Kepala Pusat KKN dan Magang Universitas Yarsi, Restu Syamsul Hadi, yang menekankan perlunya menata kembali pola pikir dan sikap terhadap sampah.</p>
<p>Sebagai realisasi, penerjunan Peserta dilaksanakan pada Selasa (30/08/2022) ke lokasi kegiatan. Setelah dibuka secara simbolis oleh rektor dan Wakil Rektor Universitas Yarsi, Wening Sari, peserta kegiatan dimobilisasi untuk melaksanakan aksi bersih. Sekaligus mengkampanyekan pentingnya pemilahan sampah kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar wilayah kampus.</p>
<p>&#8220;Gelaran Yarsi Go-Green Tahun 2022, selain menjadi bukti kokohnya komitmen civitas untuk mewujudkan Indonesia bersih sebagaimana dicanangkan dalam GNRM, juga menjadi cermin Kampus Universitas Yarsi yang dikenal bersih dan asri dengan menjunjung tinggi prinsip &#8216;Kebersihan adalah sebagian dari Iman&#8217;,&#8221; ujar Wening. (Ati)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jika Toxic Relationship Terjadi Pada Remaja, Cari Bantuan Ahli</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/jika-toxic-relationship-terjadi-pada-remaja-cari-bantuan-ahli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2022 01:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Citra Fitri Agustina]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa Riliani]]></category>
		<category><![CDATA[Tuty Herawaty]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Udayana]]></category>
		<category><![CDATA[World Health Organization]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9084</guid>

					<description><![CDATA[Manusia diciptakan  berhubungan.  sehingga bisa berteman dan membangun keluarga . Setelah itu  berhubungan intim. koneksi khusus melibatkan satu sama lain saling membantu tanpa imbalan,  saling memberi dukungan dan memelihara satu [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Manusia diciptakan  berhubungan.  sehingga bisa berteman dan membangun keluarga . Setelah itu  berhubungan intim. koneksi khusus melibatkan satu sama lain saling membantu tanpa imbalan,  saling memberi dukungan dan memelihara satu sama lain. Kesemua itu disebut hubungan sehat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran  Universitas Yarsi,dr.Citra Fitri Agustina,Sp.Kj  mengatakan, ciri-ciri hubungan sehat  memiliki rasa kasih sayang , rasa aman , kebebasan berpikir ,saling peduli dan menyayangi serta  menghormati perbedaan pendapat .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementara hubungan tidak aman  yaitu tidak saling mendukung , cenderung melemah satu sisi, persaingan saling menjatuhkan, tidak kompak mendominasi sehingga merusak harga diri menguras emosi , mental dan menguras tenaga. “Inilah disebut hubungan tidak sehat (<em>toxic</em> atau beracun) <em>,</em>” jelas dokter Citra saat bicara webinar Generasi Muda dan Toxic Relationship,Tangkal Racun Dengan Cermat, kemarin</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya Alumni Spesialis Kedokteran Jiwa Universitas Indonesia  menerangkan, seseorang menjadi hubungan tak sehat (<em>Toxic relationship</em>) disebabkan pola asuh orang tua , trauma saat masa perkembangan dan gangguan psikologis. Sedangkan  tanda-tanda <em>toxic relationship</em>  meliputi selalu dikontrol langsung atau tak langsung, tidak dapat menjadi diri sendiri, tidak dapat penghargaan atau dukungan , selalu dikekang, menerima kekerasan atau perilaku kasar , dibohongi dan dimanfaatkan secara finansial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementara Dokter  Tuty Herawaty ,Sp.A(K) menambahkan, jika <em>toxic relationship</em> terjadi pada remaja akibat pergaulan dengan teman sebaya dan lawan jenis yang tidak baik, segeralah mencari bantuan kepada ahlinya. “Peran orang tua sangatlah penting, begitu juga guru dan teman.” ingat dokter Tuty.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, remaja ada fase tumbuh cepat pertumbuhan fisik diikuti perkembangan sensasi erotis dan asmara, namun kemampuan pertimbangan resiko belum matang.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia , disebut remaja jika berusia 10-19 tahun, sedangkan pemuda berusia 15-24 tahun dan remaja pemuda 10-24 tahun. Kementerian kesehatan mengatakan remaja jika berusia 10-18 tahun  dan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan anak tahun 2002 remaja adalah  anak sejak konsepsi hingga 18 tahun</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sedangkan Kepala Program Studi Kedokteran Program Sarjana Dokter Universitas Yarsi, dr Marisa Riliani ,M.Biomed menyatakan, jika  <em>toxic relationship</em> terjadi pada remaja lakukan konseling.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran konseling   ditujukan untuk membentuk kembali rangkaian struktur atau bentuk ego konseli dalam menjalin interaksi agar mampu memberi nilai lebih pada dirinya dihadapan orang lain.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri individu lebih darinya dihadapan orang lain. Serta dapat meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap individu atas tingkah laku sendiri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Konseling juga ditujukan  agar remaja memiliki pemikiran logis, rasional, tujuan realistis, dapat berkomunikasi dengan baik, wajar dan pemahaman dalam hubungan dengan orang lain,” tutup  Alumni Magister Biomedik Universitas Udayana.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Webinar Toxic Relationship bertema Generasi Muda dan Toxic Relationship,Tangkal Racun Dengan Cermat diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. Acara ini terasa istimewa, selain pesertanya banyak, juga dihadiri  Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta, Ir.Tuty Kusumawati, MM dan Rektor Universitas Yarsi ,Prof dr Fasli Jalal,Ph.D.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampus beri penguatan literasi bagi penggerak literasi di desa</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kampus-beri-penguatan-literasi-bagi-penggerak-literasi-di-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2022 12:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Ciseeng]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8814</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta (ANTARA) &#8211; Ketua Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI Indah Kurnianingsih mengatakan pihaknya memberi penguatan literasi bagi penggerak literasi di sejumlah desa. [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Jakarta <a style="color: #000000;" href="https://www.antaranews.com/berita/2657525/kampus-beri-penguatan-literasi-bagi-penggerak-literasi-di-desa">(ANTARA)</a> &#8211; Ketua Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI Indah Kurnianingsih mengatakan pihaknya memberi penguatan literasi bagi penggerak literasi di sejumlah desa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kampus turut memberikan penguatan literasi bagi penggerak literasi yang berada di desa. Selain pendampingan, kami juga mengajak mereka untuk melakukan kunjungan langsung ke Perpustakaan Nasional,” ujar Indah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dia menambahkan pihaknya melakukan pendampingan pada penggerak literasi, pengguna perpustakaan dan kader kesehatan dari Desa Bantasari dan Desa Ciseeng Kabupaten Bogor. Dua desa tersebut merupakan desa binaan dari kampus tersebut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Literasi, lanjut dia, merupakan bagian penting dari upaya masyarakat menuju kesejahteraan dan menuju Indonesia yang lebih maju.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Penguatan Literasi sangat penting agar keberadaan perpustakaan desa yang telah dirintis oleh Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi dapat berkelanjutan. Saat ini baik Desa Ciseeng maupun Desa Bantarsari di Kabupaten Bogor telah memiliki situs e-library yang beberapa koleksinya berupa buku digital yang dapat diunduh oleh para warga masyarakat secara gratis,” terang dia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kedua situs tersebut beralamat di<a href="http://www.ciseeng.web.id"> www.ciseeng.web.id</a> dan <a href="https://bantarsari.tbm.or.id/">https://bantarsari.tbm.or.id/</a>. Keberadaan perpustakaan desa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga masyarakat desa dalam mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri, dan membantu meningkatkan jejaring sosial melalui pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi informasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rektor Universitas YARSI, Prof dr Fasli Jalal PhD, mengatakan kampus turut berperan dalam membangun budaya literasi masyarakat. Melalui Tridharma perguruan tinggi, kampus turut melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kampus YARSI telah melakukan kerja sama dengan sejumlah desa dalam bidang literasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Melalui Tridharma perguruan tinggi, mari bersama-sama membangun masyarakat yang maju,” imbuh Fasli.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SGS Indonesia Kembali Audit Universitas Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/sgs-indonesia-kembali-audit-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Sep 2021 08:09:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8039</guid>

					<description><![CDATA[Universitas Yarsi (UY) kembali dilakukan Audit Surveillance ISO21001:2018 oleh Badan Sertifikasi SGS Indonesia. Sebagai bentuk evaluasi berkelanjutan atas implementasi manajemen mutu yang telah diterapkan Universitas Yarsi sebagai sarana penilaian apakah [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Universitas Yarsi (UY) kembali dilakukan Audit Surveillance ISO21001:2018 oleh Badan Sertifikasi SGS Indonesia. Sebagai bentuk evaluasi berkelanjutan atas implementasi manajemen mutu yang telah diterapkan Universitas Yarsi sebagai sarana penilaian apakah UY masih layak menerima sertifikat ISO 21001:2018 atau tidak.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Standar ISO 21001: 2018 adalah sistem manajemen organisasi pendidikan disesuaikan dari ISO 9001: 2015. Standar ini disusun khusus untuk sektor pendidikan dalam mencapai tujuan dan menjalankan fungsi utamanya, yaitu memberikan pendidikan bermutu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Proses audit akan dilangsungkan selama tiga hari, pada Selasa- kamis (28-30 September) dibeberapa unit kerja yang ada di UY.seperti seluruh tim bidang penelitian, pengabdian kepada Masyarakat dan prodi magister manajemen, publikasi dan HKI, pusat kewirausahaan, pusat kerjasama, pusat perpustakaan, prodi kedokteran gigi. prodi akutansi, prodi magister biomedical science</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam sambutannya pada pembukaan, Rektor Universitas Yarsi Prof Fasli Jalal menyampaikan beberapa hal. Audit ini untuk kedua kalinya bagi Universitas Yarsi. Kegiatan ini amat penting merupakan usaha investasi dalam upaya terus-menerus untuk meningkatkan mutu seperti mutu proses pembelajaran, mutu manajemen keseluruhan dan pada akhirnya mutu dari hasil belajar atau kompetensi lulusan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya Prof Fasli menginformasikan ,struktur rektorat, dekanat , prodi dan tendik saat ini bertugas baru berusia 1 bulan .Keberadaannya ada pejabat baru, ada mutasi dan ada tetap memangku jabatan. “Seperti saya saat ini memangku jabatan periode kedua,”ujarnya .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof Fasli mempunyai harapan ,memalui audit eksternal ini dapat menemukan apa yang menjadi kekurangan UY, sehingga kedepan dapat memperbaiki pelayanan yang diberikan kepada para stakeholder kita. SGS ada sebuah organisasi atau perusahaan internasional sangat kredibel.“Kepada keluarga besar UY mari bekerjasama meyukseskan selama proses audit,” pinta Rektor UY..</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementara itu Tim auditor SGS Renata Hutapea dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor, Dekan, Prodi dan tendik termasuk tim Universitas Yarsi yang sudah meluangkan waktu mengikuti opening meeting kali ini untuk pelaksanaan kegiatan Audit Surveillance ISO21001:2018 .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnyadiharapkan para unit kerja yang dilakukan pemeriksaan dapat kooperatif dan terbuka pada saat berlangsungnya proses audit. Sehingga nantinya setelah diperiksa kita dapat menemukan apa yang harus diperbaiki agar dapat memberikan pelayanan mutu sesuai dengan standar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Renata , SGS melakukan audit yaitu benar-benar objektif saja, apa yang kami lihat apa kami dengar, apa kami peroleh informasinya dan pada saat itu didiskusikan .“ Jadi dibutuhkan komunikasi,saling mengingatkan dan keterbukaan serta ingat SGS bukan mencari salah atau benar, “paparnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dengan Sertifikasi SGS memungkinkan UY untuk menunjukkan bahwa produk , proses, sistem atau jasa sesuai dengan baik standar nasional maupun internasional dan peraturan atau standar yang ditetapkan UY .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Standar ISO 21001: 2018 membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kepuasan peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan, serta penerima manfaat lainnya.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ajari Ilmu Agama Pada Substansi , Keimanan Mahasiswa Terbentuk</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ajari-ilmu-agama-pada-substansi-keimanan-mahasiswa-terbentuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 06:31:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor Karimulloh]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr.KH. Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Nasaruddin]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8036</guid>

					<description><![CDATA[Amalan sholeh tidak hanya berkaitan ibadah ritual seperti sholat, puasa, zakat dan haji. Tetapi juga ibadah sosial seperti mendengarkan ceramah agama bagian dari satu proses belajar. Ceramah Agama selain menjaga [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Amalan sholeh tidak hanya berkaitan ibadah ritual seperti sholat, puasa, zakat dan haji. Tetapi juga ibadah sosial seperti mendengarkan ceramah agama bagian dari satu proses belajar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ceramah Agama selain menjaga kesehatan mental juga menjaga imun,terutama di masa pandemi. Bisa membantu Anda merasa lebih bahagia dan salah satu cara meredakan stress..</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di Univeristas Yarsi (UY) ceramah agama atau kajian agama ada tiga. Menurut Kepala Kajian dan Pengembangan Ruhul Islam , Karimulloh , pertama, bersifat bulanan diisi pembicara dari luar UY dengan pembahasan keislaman secara umum atau hari besar Islam di bulan tersebut. Biasanya dilakukan setiap hari Sabtu. .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kedua, kajian setiap dua minggu hari Jumat pagi. Jumat pertama kajiannya lebih kepada pendekatan fiqh tentang permasalahan sehari-hari dari masalah akidah, ibadah atau permasalahan rumah tangga. Ketiga, kajian Jumat pagi, pendekatannya lebih kepada integrasi antara ilmu dan keislaman, seperti kemarin kajian Islam dan Perpustakaan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kajian keagamaan Universitas Yarsi berada dalam binaan Ruhul Islam , Pembantu Rektor V sebagai pimpinan,”ujar Doktor Karimulloh.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Narasumber dalam pengajian UY adalah setiap orang Indonesia sudah menjadi tokoh nasional, bahkan internasional dan bergerak dalam bidang keislaman. Seperti Sabtu ini, kajian Islam mengambil topik Menyelami Makna Iman, disampaikan Prof. Dr.KH. Nasaruddin Umar. Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta dan Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ustaz Nasaruddin menyatakan, Iman yang kita bahas kali ini bukan hanya bicara rukun iman ada enam saja. Percaya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Allah SWT), malaikat-Nya, rasul-Nya, kitab-Nya, hari akhir, takdir-Nya, dan segala kebesaran-Nya. Lebih dari itu iman ini akan melahirkan nilai ketuhanan, yaitu kesadaran bahwa hidup ini berasal dari tuhan dan menuju kepada tuhan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kemudian ilmu pengetahuan tidak dapat dipisahkan dari keimanan seorang manusia. Ilmu pengetahuan selalu mendukung keimanan kita kepada Allah serta selalu mengingatkan manusia atas kehadiran dan kebesaran Allah.”Intinya rukun iman kita bahas yaitu bagaimana kita memahami iman dan merasakannya,” ujar Prof Nasaruddin</span></p>
<p><span style="color: #000000;">dalam kajian ini banyak hal disampaikan Kiai Nasaruddin terkait keimanan. Seperti menyelami makna iman, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta menyinggung bahasan kapasitas Allah SWT yaitu kata Ilah yaitu maha agung, menguasai, merajai, masculine, struggeling, uncomparability dan transendent. Maknanya tidak ada tuhan yang berhak disembah, melainkan Allah SWT menghidupkan dan Yang Mematikan, sesuai Al-Quran surat Al-Dukhan (44:8)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kemudian kata Rabb yaitu memelihara , menjaga, merawat, feminine, nurturing,similarity, tracendent , sesuai Al-Quran surat Al-Fathihah(1:2)</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Prof. Nasaruddin, kalau kita mau benar keimanan kita kepada Allah SWT, pikiran kita harus dibersihkan. Jangan berprasangka buruk,jelek atau negatif pada AllahSWT . Setiap kita lakukan dalam kehidupan dan mati untuk Allah “ Melakukan sesuatu harus diyakini kebenarannya sesuai Alquran dan Hadist, jangan ada keraguan,”terang Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Alquran</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pada acara ini Kiai Nasaruddin memberikan petunjuk cara menghilangkan was-was, mengecas iman dan perbaruhi iman. Lakukanlah penghayatan La illaha illallah. Artinya tiada tuhan selain Allah SWT, menjadi satu-satunya pencipta seluruh alam semesta beserta isinya. Meniadakan semuanya kecuali Allah SWT. Bukan ucapan yang diulang-ulang walaupun 1000 kali, tetapi tidak ada penghayatan dan perhatian kepada Allah SWT.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terkait ikhlas, Kiai Nasaruddin mengatakan, Ikhlas itu mengerjakan amal perbuatan semata karena Allah SWT, bukan faktor lain. Setiap amalan ibadah kita lakukan harus Ikhlas dan menjadi syarat diterima amal. “ Sesuatu yang susah di rasionalkan oleh kita itulah ikhlas. Semua diukur dengan ridho Allah, itulah disebut ikhlas,”</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Teologi, ilmu mempelajari segala sesuatu berkaitan keyakinan beragama. Makrifat berupa pengetahuan diperoleh melalui akal serta tasawuf atau sufisme berupa ilmu menyucikan jiwa, menjernihkan akhlak, turut dibahas Ustad Nasaruddin.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Contohnya, alam semesta itu bukan cipta Allah, tetapi menunjukkan adanya Allah atau adanya wajah Allah atau adanya penampakkan Allah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kaum Sunni mengatakan alam semesta ciptaan Allah, Kaum Suffi tingkat pemula mengatakan alam semesta ini wajahnya Allah. Kaum Suffi di tingkat pusat , alam semesta ini adalah Allah itu sendiri. Contohnya kalimat sembahlah Allah seakan engkau melihat Allah, dan menjadikan Allah SWT dekat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Karena itu dalam keseharian hidup , jangan pakai ukuran kita untuk menilai atau menghakimi pemikiran orang, sehingga muncul penyesalan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kita belajar agama dari sekolah dasar(SD), kemudian dilanjutkan sekalah menengah pertama(SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) hingga diperguruan tinggi (PT). Jangan pelajaran agama itu dari SD hingga SMA sebatas diulang pemahamannya. Kita ajari mahasiswa kita dengan ilmu agama berlapis-lapis,masuk pada substansi pemahaman sehingga mahasiswa muncul sikap tawaduk dan terbentu keimanannya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Agama dan pemeluknya harus bersatu, jangan seperti layang-layang. Pemiliknya dibawah sementara layang-layang diatas terbang menari-menari</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Islam dan Perpustakaan, Pahami Surat Al-Alaq</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/memahami-islam-dan-perpustakaan-pahami-surat-al-alaq</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2021 22:09:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[agus rifai]]></category>
		<category><![CDATA[Aya Yahya Maulana]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7934</guid>

					<description><![CDATA[Mengulas Islam dan perpustakaan bisa dimulai dengan memahami Surat Al-Alaq.Surat ke-96 dalam Alquran ini mempunyai kandungan anjuran membaca atau bacalah dan belajar Menurut Pustakawan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Mengulas Islam dan perpustakaan bisa dimulai dengan memahami Surat Al-Alaq.Surat ke-96 dalam Alquran ini mempunyai kandungan anjuran membaca atau bacalah dan belajar</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Pustakawan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Agus Rifai, saat berbicara pada Kajian Virtual Agama Islam , Jumat, 17/9 untuk mendapatkan ilmu dilakukan salah satu dengan membaca. Membiasakan diri untuk membaca merupakan hal penting dalam kehidupan manusia dan merupakan pembelajaran</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Membaca berkaitan dengan konteks perpustakaan bisa berupa paktek keperpustakawanan, berawal dari tradisi tulisan, kemudian direkam dalam suatu media.Perekaman ini dilakukan agar pesan atau isi tulisan dan informasi tersebut dapat disebarluaskan dan diwariskan ke generasi berikutnya</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sipembaca mendapatkan multi bacaan,bisa memilih bacaan. Mana bacaan belum diminati dan mana disukai, sehingga berbagai pengetahuan akan didapatkan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Alumni Program Master IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta menambahkan, Membaca dalam perpustakaan adanya interaksi pustakawan dengan masyarakat pembaca. Adanya silaturahim saling membagi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kini perpustakaan tumbuh dan berkembang di berbagai tempat dan jenis. Perpustakaan berkembang menjadi institusi sosial dan intelektual terbuka/inklusif. Perpustakaan menjadi symbol peradaban dan kebanggan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Alumni Program Doktoral International Islamic University Malaysia menerangkan, salah satu sifat nabi adalah tabligh yaitu menyampaikan. Bacaan adalah energi, dari membaca masyarakat bisa menyampaikan. Jadi masyarakat pembaca dan pembelajaran menjadi target di dalam rumusan Islam itu adalah bagaimana membangun masyarakat membaca dan pembelajaran pada akhirnya masyarakat cerdas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Contoh, bagaimana nabi kemudian melepaskan tawanan perang tetapi gantinya mengajari 10 orang anak, Saat itu di Arab bagian utara ini terkenal dengan masyarakat jahiliyah atau juga masyarakat buta huruf. Melalui proses pengajaran , anak-anak akan meraih pengetahuan. Ini contoh pemahaman sesuatu relevan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Iqro dengan fi&#8217;il Amar ini menunjukkan apa adanya, meraih ilmu ada tempatnya seperti perpustakaan., Jadi kita bisa memahami dari kontak sosial ini mengapa yang pertama kali diturunkan itu justru adalah surat al-alaq.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Perpustakaan bisa menyimpan atau bisa mengoleksi informasi beragam .dapat memberikan informasi dari berbagai sudut pandang,” ucap Agus .</span></p>
<p><span style="color: #000000; font-weight: bold;">Perpustakaan Islam</span><br />
<span style="color: #000000;">Kehadiran perpustakaan Islam menunjukkan hubungan antara Islam dengan tradisi kepustakaan, keilmuan, tradisi baca-tulis (literacy) dan pustaka itu sendiri.”Literacy menunjukkan bangsa berperadaban, ujar Agus.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Perpustakaan Islam menjadi pondasi utama peradaban melalui keberpihakannya terhadap ilmu dan kemanusiaannya, serta menujukkan aspek-aspek ajaran Islam yang berkaitan dengan teori atau ilmu keperpustakaan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Agus mengatakan,perpustakaan atau keperpustakawan islam menunjukkan tradisi atau praktek di bidang ilmu perpustakaan yang berlangsung didunia Islam,sedangkan Islam melanjutkan dan memberikan penguatan terhadap pengembangan tradisi keperpustakawanan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Apa yang bisa dipelajari di perpustakaan dunia Islam? Agus memaparkan, perpustakaan itu rumah kebijaksanaan, rumah pengetahuan dan rumah buku. Perpustakaan tumbuh dari penghargaan terhadap ilmu pengetahuan,berkembang menjadi kebanggan ummat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sejarah perpustakaan Islam dimulai masa nabi dan sahabat merupakan periode pembentukan, Masa kekhalifahan Bani Umayyah disebut periode pertumbuhan. Kemudian masa kekhalifahan Bani Abbasiyyah disebut periode perkembangan. Sedangkan pasca Abbasiyyah 1 disebut periode kemunduran. Sementar masa sekarang adalah masa moderen.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Periode khizanah al hikmah yaitu Khalifah Harun Al-Rasyid mendirikan khizanah al hikmah<br />
rumah pengetahuan. Periode ini disebut sebagai The Golden Age of Islam, yang ditandai dengan berdirinya perpustakaaan-perpustakaan di hampir seluruh kota muslim , kota besar dan kecil.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sekarang muncul pertanyaan, bagaimana menjadi seorang pustakawan muslim rahmatan lil alamin , Agus memberi petunjuk, lakukan pengelolaan perpustakaan Islam secara sistematis, baik dalam koleksi, gedung, fasilitas fisik, layanan dan tenaga perpustakaan atau pustakawananya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terkait etika pemustaka , penggunaan atau peminjam buku hendaknya tidak berlambat-lambat mengembalikan buku tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan, dan peminjam harus berterima kasih kepada orang yang meminjamkannya dan tidak ada penahanan , buku yang dipinjamkan harus dijaga tidak kotor dan rusak</span></p>
<p><span style="color: #000000;">SDM perpustakaan Islam, dikelola tenaga berdedikasi terhadap ilmu, ulama dan penuntut ilmu</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kehadiran perpustakaan Islam sebagai center for intellectual exellence sebagai pusat bacaan, pembelajaran masyarakat, produksi pengetahuan,penyalin, penterjemah, pusat kajian dan penelitian. Jadi untuk memahami Islam dan perpustakaan,pahami surat Al-Alaq</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketahanan Nasional Kunci Hadapi Ancaman, Universitas Yarsi Terdepan Bangun Ketahanan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ketahanan-nasional-kunci-hadapi-ancaman-universitas-yarsi-terdepan-bangun-ketahanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 02:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Agung Laksono]]></category>
		<category><![CDATA[Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7745</guid>

					<description><![CDATA[Pandemi Covid-19 berdasarkan fakta melahirkan multidimensi persoalan. Seperti belum ditemukannya obat dan vaksin yang efektif untuk semua variannya sehingga seluruh negara merumuskan sendiri cara menghadapi pandemi tersebut. Ada sejumlah crusial [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p>Pandemi Covid-19 berdasarkan fakta melahirkan multidimensi persoalan. Seperti belum ditemukannya obat dan vaksin yang efektif untuk semua variannya sehingga seluruh negara merumuskan sendiri cara menghadapi pandemi tersebut.</p>
<p>Ada sejumlah crusial point . Dari demografi di era pandemi,kita menghadapi ekstra bonus sekaligus titik rawan aspek demografi di Indonesia</p>
<p>Bonus demografi angkatan muda kerja Indonesia mencapai 64,50 juta jiwa menjadi pedang bermata dua; peningkatan SDM berlimpah sekaligus membludaknya angka pengangguran jika ekonomi lemah.</p>
<p>“Persebaran bonus demografi tidak merata, di mana Pulau Jawa memiliki persentase demografi terbesar mencapai 55,11 persen. ungkap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agung Laksono dalan Kuliah Umum Ketahanan Nasional di Universitas Yarsi(UY) secara virtual, Senin (23/8).</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-25-at-08.47.36.jpeg" alt="" attachment="7743"><figcaption>Rektor Universitas YARSI &#8211; Prof. Fasli Jalal, Ph.D.</figcaption></figure>
<p>Beberapa urgensi masalah demografi dalam ketahanan nasional yang meliputi; Problematik persebaran dan pertumbuhan penduduk. Peningkatan pelayanan dan perlindungan sosial. Perlindungan kesehatan masyarakat. Pemulihan kekuatan ekonomi rakyat. Mendorong inovasi dan kreasi masyarakat di masa pandemi, serta partisipasi generasi milenial sebagai obyek dan subyek utama bonus demograf.</p>
<p>Menurut Agung ,dengan adanya multi dimensi masalah, dibutuhkan penguatan nasional di era pandemi Covid-19. &#8220;Salah satunya dengan percepatan pelaksanaan vaksin mencapai 3 juta per hari. Aksi ini guna mengejar target herd immunity mencapai 80 persen jumlah penduduk hingga akhir tahun 2021.</p>
<p>Selain itu, Mantan Menteri Zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menekankan pentingnya kemandirian nasional, baik dalam bidang vaksin maupun industri farmasi dalam negeri.</p>
<p>Sisi lain, Agung Laksono juga menyampaikan pandemi telah memunculkan beragam modal sosial baru yang makin tumbuh di masa pandemi antara lain; semangat jiwa gotong royong, rasa disiplin, rasa sosial dan kesetiakawanan, hingga pemikiran kreatif dan inovatif.</p>
<p>Mantan Ketua DPR ini juga mengatakan, kuliah umum dengan topik Ketahanan Nasional ,sangat pas dan tepat. Ketahanan nasional merupakan kemampuan dan ketangguhan dinamis suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidup menuju kejayaan bangsa dan negara.</p>
<p>Ketahanan nasional jangan diabaikan. Ia meminta Universitas Yarsi menjadi bagian terdepan dalam menumbuhkan semangat optimisme ini dan berperan aktif dalam pembinaan ketahanan nasional. &#8220;Akhirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI ) semakin kokoh. Jika NKRI semakin kuat maka cita-cita bangsa terwujud. “kepada para mahasiswa dan dosen Univeristas Yarsi teruslah melakukan edukasi untuk internal dan publik,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain bicara demografi dan vaksin , Agung juga bicara perguruan tinggi swasta (PTS). Peran perguruan tinggi swasta (PTS)sama dengan perguruan tinggi negeri (PTN) sebagai agen perubahan, karenanya negara tidak boleh membeda-bedakan antara PTN dengan PTS. Perbedaannya hanya pada porsi.</p>
<p>Selanjutnya mengenai pertanyaan,apa yang akan diberikan pemerintah pada PTS? “ Nanti saya sampaikan kepada instansi terkait,akan menjadi bahan diskusi saya kedepan , termasuk acara ini akan disampaikan kepada presiden,” ujar Agung .</p>
<p>Sementara itu Rektor Universitas YARSI, Fasli Jalal saat welcom speech menyatakan, pandemi Covid-19 mengganggu kualitas hidup masyarakat. Apalagi akhirnyabanyak pelayanan kesehatan sempat harus kewalahan menghadapi banyaknya pasien. Ini tentu mengurangi daya tahan bangsa kita.</p>
<p>Fasli pun menganggap bahwa pandemi ini seolah membuka mata bahwa pemahaman akan pentingnya ketahanan nasional harus dilakukan sejak dini. Jangan sampai, ancaman terhadap negara jadi besar karena belum adanya pemahaman dalam menghadapi konflik sesuai dengan prinsip ketahanan nasional.</p>
<p>Ketahanan nasional sangat penting dibangun sejak awal. Supaya Indonesia bisa menjaga ketahanan nasional secara utuh .</p>
<p>“Karena ketahanan nasional merupakan sebuah kondisi dinamis digambarkan dengan ketangguhan, keuletan dan kemampuan untuk mengatasi berbagai ancaman. Tentu saja dia harus diupayakan sejak dini secara sinergis dan secara terintegrasi,”tegasnya</p>
<p>Mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini setuju dengan Agung. era pandemi ancaman serius bagi bangsa sudah melebar ke berbagai sektor dari masalah Sosial, kesehatan, hingga ekonomi. “Ketahanan Nasional kunci menghadapi berbagai ancaman,” ujarnya.</p>
<p>&#8220;Saya mengajak keluarga besar UY menjadi yang terdepan untuk membangun ketahanan nasional melalui edukasi untuk masyarakat.&#8221; himbaunya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
