<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FKG Yarsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/fkg-yarsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Dec 2023 05:59:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>FKG Yarsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKGN 2023 RSGM Yarsi. Jadikan Masyarakat Cerdas, Tidak Takut ke Dokter Gigi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/bkgn-2023-rsgm-yarsi-jadikan-masyarakat-cerdas-tidak-takut-ke-dokter-gigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2023 01:48:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[RSGM]]></category>
		<category><![CDATA[AFDOKGI]]></category>
		<category><![CDATA[ARSGMPI]]></category>
		<category><![CDATA[BKGN]]></category>
		<category><![CDATA[BKGN 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur RSGM]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Djuned Prasonto]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Liana Zulfa]]></category>
		<category><![CDATA[Eva Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[PDGI]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[RSGM Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Cempaka Putih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=13507</guid>

					<description><![CDATA[Gigi berlubang sudah ditambal. Sebelumnya sakit sekarang sudah tidak sakit. Dokter gigi mengingatkan, sebelum satu sampai dua jam jangan makan dulu. Nanti kalau sudah sampai dirumah harus  jangan lupa sikat [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gigi berlubang sudah ditambal. Sebelumnya sakit sekarang sudah tidak sakit. Dokter gigi mengingatkan, sebelum satu sampai dua jam jangan makan dulu. Nanti kalau sudah sampai dirumah harus  jangan lupa sikat gigi teratur.dan ingat pesan dokter dilaksanakan jaga kesehatan gigi dan mulut.</p>
<p>Khaila Putri siswa kelas 6 sekolah dasar negeri (SDN) di Cempaka Putih  Barat menyatakan itu selesai penambalan gigi di Rumah Sakit Gigi Mulut (RSGM)Yarsi. Khaila menjadi salah satu pasien  dalam kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) digelar Universitas Yarsi lewat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), didukung Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), dan Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI)</p>
<p>Khaila demikian panggilan akrab siswi kelas 6 menambahkan,saat penambalan berlangsung, dokternya ramah, senyum, seru dan saya dibikin tidak takut  serta penambalannya tidak sakit.”kepada teman-teman ayo ke dokter gigi, agar gigi kita sehat, bisa belajar tenang dan raih prestasi,” ajak Khaila</p>
<p>Ibu Eva Kartini, Guru SDN Cempaka Putih Barat mendampingi para siswa  melengkapi,dokter yang tergabung dalam tim BKGN RSGM Yarsi kerjanya teliti telaten,rapih. Saya ikut menjadi pasien bersihkan karang gigi. Ketika tindakan dikerjakan, tidak merasa sakit dan nyaman. “ Dokter Gigi RSGM Yarsi kerjanya telaten,rapih dan teliti,” serunya.</p>
<p>“Kepada RSGM Yarsi terima kasih telah berikan pelayanan baik dan sebaiknya diadakan lebih sering,”ujar Ibu eva</p>
<p>Direktur RSGM, Drg.Liana Zulfa, Sp.Perio , MARS menjelaskan, BKGN tahun 2023 di RSGM Yarsi dilaksanakan selama tiga hari 11 hingga 13 Desember. Target pelayanan 750 pasien, lebih banyak dari  tahun 2022 hanya 350 pasien.. jenis tidakan dilayani, cabut gigi  dan tambal gigi bagi anak-anak dan dewasa serta pembersihan karang gigi untuk dewasa.</p>
<p>Hebatnya kegiatan kali, masyarakat menyambutnya sangat antusias. Buktinya pendaftaran dibuka 7 hari sebelum pelaksanaan lewat online, baru saja dibuka pendaftaran langsung penuh dan target tercapai. Mereka mendaftar jadi pasien dapat memilih waktu pelayanan pagi atau siang. Pendaftar seperti tahun lalu masih berdomisili dari Jakarta, Bogor, Tanggerang Depok dan Bekasi.</p>
<p>Menurut drg. Liana, jika dalam pelaksanaan BKGN  ada  masyarakat  datang ke  RSGM tetap dilayani. Masyarakat daftar online tidak datang sesuai waktu, maka digantikan dengan pasien sudah menunggu. BKGN 2023 RSGM menerjunkan 150 dokter gigi berasal dari RSGM dan FKG Universitas Yarsi.” “ Supaya pelayanan lancar dan tertib, dalam satu hari targetnya 250 pasien, dibagi 125 pagi dan 125 siang,” ujar direktur RSGM.</p>
<p>Selanjutnya saat tindakan ditemukan pasien mempunyai gigi bermasalah dan perlu dirujuk, jika waktu BKGN  sudah berakhir,RSGM Yarsi akan mengeluarkan surat rujukan. Dihari berikutnya jika pasien ingin dirujuk di Yarsi, dengan senang hati RSGM Yarsi akan melayani.</p>
<p>RSGM menyediakan dua jenis layanan, klinik eksekutif (tarif terjangkau) dan layanan klinik integrasi (tarifnya lebih murah). “ Pasien di RSGM Yarsi bisa menggunakan asuransi,”tutur Magister Universitas Indonesia.</p>
<p>Dokter Gigi Liana menegaskan BKGN ini sangat bermanfaat, RSGM bisa melaksanakan fungsi sosial dan membuat Masyarakat cerdas, membantu mahasiswa FKG yang masih dalam menyelesaikan pendidikan dokter gigi dan sekalian brand awareness.</p>
<p>“BKGN 2023 RSGM Yarsi berusaha jadikan masyarakat cerdas dan tidak takut ke dokter gigi,” cakap drg.Liana</p>
<p>Ketua Panitia BKGN 2023 Universitas Yarsi, drg.Djuned Prasonto, Sp.KGA menambahkan BKGN bagi FKG Yarsi punya faedah,kesempatan emas bagi mahasiswa nambah pengalaman, keterampilan dan belajar. Setelah itu bisa membantu masyarakat lewat edukasi dan penyuluhan kesehatan gigi sehingga terhindar dari sakit gigi serta membuat masyarakat cerdas.</p>
<p>Dokter Gigi Djuned yang juga Wakil Dekan III FKG Yarsi menuturkan BKGN 2023 ada layanan khusus bagi anak kebutuhan khusus. dan layanan teledentistry gratis sebagai bagian upaya pemerataan layanan konsultasi gigi dan mendukung transformasi teknologi kesehatan Kemenkes.</p>
<p>Dokter Gigi Djuned mengatakan, pengetahuan masyarakat tentang  kesehatan gigi dan mulut juga masih harus ditingkatkan. Kini masih saja ada masyarakat enggan ke dokter gigi. Masyarakat datang kedokter gigi sudah kondisi parah, sehingga memerlukan perawatan memakan waktu serta biaya tidak sedikit. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Jadi manfaatkan layanan gratis di BKGN 2023 RSGM Yarsi.  Konsultasilah ke dokter gigi secara teratur, jadilah masyarakat cerdas. ”Semoga berakhirnya BKGN 2023 orang-orang lebih cerdas dan tidak takut kedokter gigi,” harap Drg Djuned</p>
<p>Sementara Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D mengatakan, jaga kesehatan mulut dan gigi salah satu kebiasaan baik harus diajarkan sejak kecil. Orang tua harus lebih <em>aware </em>untuk melakukan pemeriksaan sejak dini agar mencegah kerusakan gigi pada anak. Selain itu, harus ditekankan pemeriksaan gigi bukan sesuatu menakutkan.”</p>
<p>Selanjutnya melalui BKGN 2023 ini, berharap terjalin sinergisitas antara pemerintah, perguruan tinggi ,stakeholder terkait bersama-sama mendesiminasi informasi pentingnya kesehatan gigi dan mulut. “Mari kita tingkatkan semangat, kepedulian, komitmen dan melakukan gerakan nyata pembangunan kesehatan wujudkan Indonesia sehat.” ajak Prof Fasli.</p>
<p>Wakil Menteri Pendidikan Nasional 2010 menyatakan Universitas Yarsi sungguh bahagia bisa membantu masyarakat dan pemerintah mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut . Seluruh mahasiswa dan dokter gigi siap melayani, sekaligus mendorong masyarakat lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, “ Semoga BKGN 2023 RSGM Yarsi dapat membentuk  masyarakat cerdas dan tidak takut ke dokter gigi,” tutup Prof Fasli.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Haru Rekan Yarsi dari IIUM</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/cerita-haru-rekan-yarsi-dari-iium</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 20:22:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra P. Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. drg. Chaerita Maulani]]></category>
		<category><![CDATA[drg Dharma Satya Aprianto]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[FTI Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[IIUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kulliyyah of Dentistry]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Fathurachman]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Cortino Sukotjo]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Gigi dan Mulut Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[University of Illinois]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12486</guid>

					<description><![CDATA[Kunjungan keluar negeri memang bukan hal baru bagi Universitas Yarsi. Sepanjang universitas ini berdiri telah banyak negeri dituju dan ini suatu bukti Universitas Yarsi punya banyak jalinan persahabatan. Fakultas Kedokteran [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kunjungan keluar negeri memang bukan hal baru bagi Universitas Yarsi. Sepanjang universitas ini berdiri telah banyak negeri dituju dan ini suatu bukti Universitas Yarsi punya banyak jalinan persahabatan.</p>
<p>Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Yarsi berkunjung ke Kulliyyah of Dentistry di Islamic International University of Malaysia (IIUM) berapa waktu lalu</p>
<p>Menurut dosen FKG Yarsi , Dr. drg. Chaerita Maulani Sp.Perio tujuan utamanya ke IIUM melakukan kolaborasi riset ,pengambilan data dan diskusi. Penelitian ini adalah tindak lanjut dari program hibah Direktorat Perguruan Tinggi desentralisasi diterima Universitas Yarsi, dengan mitra yaitu Rumah Sakit Gigi dan Mulut(RSGM)Yarsi, Prof Cortino Sukotjo dari University of Illinois.</p>
<p>Hasilnya data didapat tentang <em>systematic review</em> nantinya bisa digunakan dan dicoba sebagai <em>training model automatic systematic review</em>,” imbuhnya</p>
<p>“ Bisa disebut ini lanjutan dari Prof Cortino  berkolaborasi dengan IIUM dan University Illinois,”terang Doktor Chaerita</p>
<p>Kerjasama ini merupakan salah satu pelaksanaan perjanjian dalam bidang penelitian. Diharapkan dapat menghasilkan publikasi sebagai hasil Kerjasama.</p>
<p>Penelitian bareng FKG dengan FTI ke IIUM  awalnya ada tiga proposal diajukan September 2021. Proposal pertama tentang <em>Internet of think</em> (IoT) dan <em>Cloud computing</em> fokusnya membuat infrastruktur  <em>collecting, storing, and management data dentistry</em>. Proposal kedua terkait <em>artificial intelligence</em> (AI) fokusnya keperluan diagnosa, <em>prediction</em>, dan <em>prescription analytics</em>. Serta proposal 3 tentang <em>intelligent mobile apps</em> fokus  mendesain dan mengembangkan Apps dengan fitur-fitur dapat digunakan oleh <em>end-user</em> seperti dokter dan pasien.</p>
<p>Selanjutnya Doktor Chaerita menambahkan, FKG Yarsi dengan IIUM sebelumnya sudah ada pertemuan. Tahun 2019 saya dan drg Sonya Priyadharsini  datang ke IIUM bersamaan kegiatan Asian Pacific Society of Periodontology ke-13 dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia.</p>
<p>Saat itu melalui teman, kebetulan staf pengajar di IIUM alumni Universitas Indonesia,  Assisten.Prof Solachuddin Jauhari mengajak  berkunjung ke IIUM dan bertemu Dekan Kulliyah of Dentistry</p>
<p>Doktor Chaerita menyatakan,tentunya banyak cerita menarik dan terharu saat riset di IIUM, seperti rekan dari Yarsi  diajak berkeliling kulliyah of dentistry, melihat aneka fasilitas lengkap tanpa dibatasi. Lalu berjumpa berapa teman pengajar berasal dari Indonesia, termasuk Dekan Kulliyah of Dentistry dan Ibu Widya sebagai ketua peneliti di Kuantan.</p>
<p>Pergi ke Kuantan tidak terlalu ramai, kotanya tenang dan damai. Ada pantai bersih dan bagus dekat situ.  Mereka menyambutnya dengan hangat, bahkan dekan akrab sekali berkomunikasi, tidak ketinggalam ikut mengantarkan kami ke hotel. “Terharu diantar pejabat dan seolah reuni singkat,” ujarnya</p>
<p>Dari IIUM berharap program perjanjian kerjasama bisa berlanjut ke pertukaran mahasiswa atau dosen atau dosen tamu,</p>
<p>Sedangkan hasil penelitian dari IIUM, <em>data systematic review</em> diolah mendapatkan recall 100% semua data yang dibutuhkan dapat diekstraksi dan tidak ada artikel yang terlewat</p>
<p>Doktor Chaerita berharap kepada para dosen, ilmu AI sedang sangat berkembang, kerjasama FKG dan FTI dapat terus dikembangkan. Apalagi dengan sistem kampus merdeka,</p>
<p>Semoga ada jalan bagi fakultas kedokteran(FK) atau FKG yang sitem belajarnya berbeda dari fakultas lain. Suatu saat bisa mengikuti program kampus merdeka, contohnya seperti aplikasi-aplikasi atau program komputer dibuat orang-orang FTI dan FKG serta FK sebagai usernya</p>
<p>Dalam kunjungan ini  Dosen Universitas Yarsi ikut  selain Dr. drg. Chaerita Maulani Sp.Perio, drg Dharma Satya Aprianto, Sp.Pros dari FKG Yarsi, Chandra P. Utomo, S.Kom., M.S., Ph.D (c) dan Muhammad Fathurachman, S.KoM, M.Kom dari FTI Yarsi  serta drg Liana Zulfa, MARS, Sp.Perio(K) dari RSGM Yarsi. (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah Umum Digital Dentistry, Starting Point FKG Yarsi  Jadi Digital Dentistry Center</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kuliah-umum-digital-dentistry-starting-point-fkg-yarsi-jadi-digital-dentistry-center</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 08:48:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Dentistry]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Ridhayani]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[RS Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[RSGM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11868</guid>

					<description><![CDATA[Dosen Ilmu Material dan Teknologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Yarsi , drg. Ridhayani,M.Sc memberikan kuliah umum Digital Dentistry di Auditorium Ar-Rahim Universitas Yarsi , kemarin. Dalam paparannya [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dosen Ilmu Material dan Teknologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Yarsi , drg. Ridhayani,M.Sc memberikan kuliah umum Digital Dentistry di Auditorium Ar-Rahim Universitas Yarsi , kemarin.</p>
<p>Dalam paparannya dokter gigi Ridhayani menjelaskan, digital dentistry suatu pemanfaatan teknologi berbasis komputer atau digital. Digital dentistry digunakan  untuk pemanfaatan dalam prosedur kedokteran gigi berupa pemeriksaan, diagnosis dan perawatan.</p>
<p>Harapannya dengan mulainya kuliah umum ini, bisa sebagai <em>starting point</em> FKG Universitas Yarsi  menjadi Digital Dentistry Center. Selain itu dapat meningkatkan <em>branding</em> Universitas Yarsi sebagai universitas selalu terdepan mendukung <em>update</em> kemajuan teknologi di segala aspek, terkhusus  kedokteran gigi.</p>
<p>Tujuan utama kami kedepan membentuk tempat rujukan Digital Dentistry Center di FKG Yarsi. Membuat semacam laboratorium terintegrasi dengan teknologi canggih. “Tentunya perlu dukungan penuh universitas dan Yayasan Yarsi,” harap dokter gigi Ridhayani.</p>
<p>Menurut ibu dokter berhijab, digital dentistry biasanya masih merujuk pada penggunaan CAD/CAM (<em>Computer Aided Design</em> dan <em>Manufacturing</em>) dalam kedokteran gigi</p>
<p>kegunaan CAD/CAM membantu dokter gigi dalam proses pencetakan, desain dan pembuatan bahan restorasi (<em>inlay, onlay,</em> mahkota gigi/crown, gigi tiruan jembatan/dental <em>bridge, veneer, full mouth rehabilitation</em>). Sehingga bisa memudahkan pekerjaan dokter gigi, menghemat waktu pengerjaan pasien, jumlah kunjungan singkat</p>
<p>Kunjungan singkat maksudnya pasien tak menunggu, tapi langsung saat itu juga bisa dilakukan pembuatan restorasi. Kemudian <em>flow </em>pasien akan lebih cepat, ketidaknyamanan pasien saat pencetakan gigi berkurang, estetika dan presisi bahan restorasi dapat disesuaikan sesuai keinginan diharapkan (lebih detail).</p>
<p>Selanjutnya bagi FKG digital dentistry sangat penting, karena perkembangan teknologi pesat tidak dapat terhindarkan. Sehingga harus dikenalkan dan diajarkan sejak dini kepada mahasiswa.</p>
<p>Alumnus master Dental Materials Science,The University of Sheffield, UK.menambahkan lewat pengajaran ini mahasiswa siap menghadapi kondisi lapangan kerja 10 tahun kedepan. Diperkirakan digital dentistry  sudah menjadi hal  lumrah dan bahkan bisa menjadi standar dalam prosedur perawatan gigi.</p>
<p>Kemudian jika digital dentistry di terapkan di FKG Universitas Yarsi ,mahasiswa ataupun dokter gigi di lingkungan Yarsi tidak perlu jauh-jauh  dan mengeluarkan biaya sangat mahal memproduksi restorasi gigi di laboratorium lain. Selain itu FKG Yarsi  menjadi pusat pelatihan dan rujukan digital dentistry di Indonesia. “Semoga segera bisa masuk kurikulum pembelajaran,” hasrat alumnus FKG universitas Hasanuddin Makasar.</p>
<p>Dikatakannya ,keuntungan bagi FKG jika digital dentistry center direalisasikan, jadi pusat rujukan laboratorium digital untuk dokter gigi di lingkungan Yarsi (FKG, RSGM, dan RS YARSI) bahkan dapat menerima rujukan dr dokter gigi di seluruh Indonesia.</p>
<p>“Sedangkan bagi mahasiswa akan lebih dini  kenal perkembangan teknologi  dan pengaplikasian bidang kedokteran gigi,” tutup dokter menjabat Komisi Assessment Pengetahuan Program Studi Profesi Dokter Gigi FKG Yarsi (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nadya Raih  IPK  Tertinggi FKG Yarsi 2023, Nadya Punya Tiga Cara Belajar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/nadya-raih-ipk-tertinggi-fkg-yarsi-2023-nadya-punya-tiga-cara-belajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 08:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Nadya Raudillah Putri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11865</guid>

					<description><![CDATA[Gelaran Sumpah (Baiat)Dokter Gigi Muslim Fakultas Kedoktean Gigi (FKG) Universitas Yarsi selalu punya cerita . Dalam periode I tahun 2023 ada kisah Nadya Raudillah Putri, peraihi indeks prestasi kumulatif(IPK) tertinggi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gelaran Sumpah (Baiat)Dokter Gigi Muslim Fakultas Kedoktean Gigi (FKG) Universitas Yarsi selalu punya cerita . Dalam periode I tahun 2023 ada kisah Nadya Raudillah Putri, peraihi indeks prestasi kumulatif(IPK) tertinggi 3,61.</p>
<p>Nadya begitu panggilan akrabnya mengatakan, menjadi dokter gigi memang sudah cita-cita sejak kecil. Alasannya sederhana , saat kecil sering ke dokter dan rasanya menyenangkan bertemu para dokter. “Semenjak itu sepertinya saya dan kakak saya jadi senang bermain dokter-dokteran dirumah,” tutur Nadya, kini bergelar dokter gigi dan kakaknya juga meraihi dokter.</p>
<p>Cita-cita Nadya sudah tertanam dari kecil, membuat motivasi,semangat dan perjuangan makin kuat  mewujudkan impiannya. Alhamdulillah pendidikan sarjana kedokteran gigi diraihi hanya 3,5 tahun dengan IPK tertinggi 3,66. Sedangkan profesi dokter gigi 4 tahun , karena adanya serang Covid-19 selama hampir tiga tahun. “jadi bisa dibilang tidak tepat waktu, akibat Pandemi Covid-19,”katanya</p>
<p>Selama kuliah ada pelajaran mudah dan sulit. Biologi Oral  menjadi  pelajaran paling sulit, karena materi ini lebih detail dari pelajaran lainnya dan tidak mudah dibayangkan karena mengenai sel-sel</p>
<p>Sedangkan pada saat <em>co assistent</em> paling sulit saat berada di <em>stase</em> anak. Tidak mudah merawat gigi anak-anak ,harus dibangunkan rasa percaya kepada anak terlebih dahulu.  ‘Asyiknya  setiap stase memiliki <em>challenge</em>nya dan pembelajaran sendiri-sendiri,” seru mantan Ketua Himpunan Mahasiswa FKG Yarsi. .</p>
<p>Menurut drg Nadya, cara mengatasinya ada kiat khusus, selain bangunkan rasa percaya diri anak terhadap perawatan , lalu kenalkan dan jelaskan alat akan dipakai selama perawatan.</p>
<p>Lebih dalam Nadya berkisah, Setiap orang cara belajar meraihi cita-cita berbeda-beda. Nadya punya tiga cara belajar, pertama,  selalu mencatat penjelasan dari dosen dengan teliti dan dipelajari kembali, sehingga saat dikelas sudah siap dan fokus.</p>
<p>Kedua tidak pernah merasa malu bertanya kepada dosen.sehingga benar-benar paham dan mengerti yang dipelajari. Ketiga senang sekali mencari tahu hal-hal lebih  detail mengenai materi . “ Yang ketiga didapatkannya lewat jurnal ataupun buku,”seru Nadya.</p>
<p>Dengan belajar seperti itu,selama di bangku FKG Nadya bisa aktif berbagai kegiatan. Dalam organisasi kemahasiswaan. pernah sebagai ketua organisasi di FKG Yarsi  Kemudian juga menjadi salah satu perwakilan FKG Yarsi di organisasi kedokteran gigi tingkat nasional,</p>
<p>Nadya juga cukup sering mengikuti lomba-lomba , salah satu rasanya puas ,menjuarai lomba restorasi gigi sebagai juara pertama.</p>
<p>Dokter gigi telah diraihi Nadya. Selanjutnya akan mengikuti internship dan terus belajar serta  mengabdikan diri pada masyarakat  agar kesehatan gigi dan mulut anak bangsa lebih baik</p>
<p>Hal lain Nadya punya cerita, mungkin kita sering  merasa lelah dan ingin menyerah bahkan mungkin merasa salah jurusan. Kepada teman-teman junior di FKG Yarsi  tetaplah semangat,terus berjuang. Teman-teman sudah berjalan dan bertahan sejauh ini, sedikit lagi cita cita kalian terwujud.</p>
<p>Ingat bagaimana rasa senang dan bangganya diri sendiri dan orang tua kita saat pengumuman diterima di FKG Yarsi dan sebentar lagi menjadi dokter gigi.</p>
<p>Tetaplah menjadi mahasiswa kritis dan mau terus belajar. Karena sebagai dokter kita memang harus menjadi <em>long life learner</em>, jangan mudah merasa puas tetapi selalu bersyukur</p>
<p>Kuliah di Universitas Yarsi  merupakan kuliah di di lingkungan menjunjung tinggi nilai nilai Islam, sehingga Universitas Yarsi satu-satunya jadi  pilihan orang tua.</p>
<p>Tentunya menjadi dokter gigi bukan semata usaha sendiri. Semua karena adanya bimbingan dan didikan dari para dosen dan dokter.Terima kasih kepada para dosen dan dokter telah membimbing dan mendidik dalam proses belajar, semoga semua itu menjadi amal ibadah (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diskusi Publik FKG Yarsi, Menteri Pariwisata Bicara, DSCE Jadi Semangat Bangun SDM Unggul</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/diskusi-publik-fkg-yarsi-menteri-pariwisata-bicara-dsce-jadi-semangat-bangun-sdm-unggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 08:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[Anna Kurniati]]></category>
		<category><![CDATA[Dentistry Scientific Creativity and Exhibiton]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Kementrian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. drg. Dewa Made Wedagama]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Sandiaga Salahuddin Uno]]></category>
		<category><![CDATA[drg Usman Sumantri]]></category>
		<category><![CDATA[DSCE]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran Gigi]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Jenderal AFDOKGI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11064</guid>

					<description><![CDATA[Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi adakan Diskusi Publik 7th Dentistry Scientific Creativity and Exhibiton(DSCE). Temanya Why Is an Internship Important for Your Future Career. Rektor Universitas Yarsi, Prof.Dr.Fasli [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi adakan Diskusi Publik 7<sup>th</sup> Dentistry Scientific Creativity and Exhibiton(DSCE). Temanya Why Is an Internship Important for Your Future Career.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof.Dr.Fasli Jalal, Ph.D sebagai sahibulbait  mengatakan, dokter gigi, salah satu profesi memiliki bidang khusus keilmuan profesional. Pertemuan ini bagian satu bentuk mengasah keilmuan dalam bidangnya dan membangun jaringan secara nasional.</p>
<p>Prof Fasli mengajak untuk melihat internship ini sebagai langkah positif Internship dilakukan pemerintah sesuai undang-undang dan masyarakat mendapatkan ilmu secara langsung, berdampak positif dari sisi dokter gigi maupun masyarakat Indonesia.</p>
<p>Prof Fasli berujar, sebagai manusia harus selalu mengasah ilmu sepanjang hayat jadi sumber daya manusia (SDM) unggul dan tidak lupa mengabdi terhadap masyarakat Indonesia dalam proses menimba ilmu pengetahuan.</p>
<p>Lebih lanjut Prof Fasli menghargai <em>progress</em> kemajuan FKG Yarsi sangat pesat, selalu berkontribusi dalam nasional karena satu fakultas sangat aktif penelitian akademik dan non-akademik, berupa pengabdian terhadap masyarakat Indonesia.</p>
<p>“Tidak ketinggalan, senat mahasiswa juga sangat aktif bidang keagamaan sesuai profil Universitas Yarsi,” tutur Guru Besar Universitas Yarsi.</p>
<p>Banyak pembicara penting bercakap dalam event ini. Seperti Direktur Pendayagunaan Tenaga Kesehatan Kementrian Kesehatan, Anna Kurniati, SKM. MA. PhD mengatakan, kesiapan internship dokter gigi akan dilaksanakan tahun ini. Semua konkretisasi sesuai perundang undangan guna penyebaran tenaga kesehatan di Indonesia.</p>
<p>Tujuan program ini agar masyarakat mendapatkan kesejahteraan kesehatan secara merata. Tentu Rumah Sakit dan Puskesmas di berbagai provinsi sudah disiapkan untuk wahana <em>internship</em> dokter gigi tahun ini.</p>
<p>Sementara Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, drg Usman Sumantri M.Sc membawakan materi mengenai dasar hukum pelaksanaan program <em>internship</em> dokter gigi, landasan hukum, perorganisasian program <em>internship</em> dokter gigi, alur pendaftaran PDGI, penjadwalan kegiatan, wahana PDGI, kewajiban dan hak peserta PDGI.</p>
<p>Drg Usman mengatakan, dasar hukum Program Internship Dokter Gigi (PIDGI) merupakan amanat dari UU No.20 tahun 2013, tujuan PIDGI sebagai pemantapan dokter gigi baru lulus, dan dalam pelaksanaannya mencakup komponen-komponen seperti penyelenggara, peserta, wahana, dan dokter pendamping.</p>
<p>Sedangkan Sekretaris Jenderal AFDOKGI, Dr. drg. Dewa Made Wedagama Sp.KG menitikberatkan pada penempatan peserta PIDGI selama 6 bulan meliputi kegiatan 3 bulan di Rumah Sakit dan kegiatan 3 bulan di pusat kesehatan serta dipaparkan mengenai petunjuk teknis mengenai internship serta tanggal-tanggal pelaksanaan sudah ditetapkan pada rapat koordinasi pelaksanaan PIDGI.</p>
<p>Hajatan ini jadi istimewa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA.,MBA turut berbicara.</p>
<p>Menteri Sandiaga mengatakan, lewat DSCE ke-7 diharapkan menjadi semangat untuk berkarya dan berinovasi bagi mahasiswa, membangun SDM unggul, dan membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya</p>
<p>Sementara Ketua Pelaksana, Aulia Renita menyatakan,diskusi publik tahun ini diadakan dalam rangkaian acara tahunan skala nasional. Pelaksana oleh Senat Mahasiswa FKG Universitas Yarsi Departemen Kastrad (Kajian Strategis dan Advokasi) Departemen Infokom, Pendpro.</p>
<p>Tujuannya wadah mahasiswa kedokteran gigi Indonesia, akademisi dan juga pihak terkait selaku pemangku kebijakan, agar dapat bertukar pikiran, interaktif dengan meningkatkan kepedulian terhadap isu disekitar kita.” Alhamdulillah Acara ini sukses, dihadiri 300 lebih peserta dari beberapa daerah di Indonesia (Usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKG Yarsi Masih Terima Mahasiswa, Daftarlah Sekarang, Banyak Untung diraih</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fkg-yarsi-masih-terima-mahasiswa-daftarlah-sekarang-banyak-untung-diraih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2022 13:38:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Bambang S. Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Gigi Mulut]]></category>
		<category><![CDATA[UKMP2DG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10449</guid>

					<description><![CDATA[Peran dokter gigi di masa datang, makin maju dan modern.  Gigi dan mulut menjadi lebih bertambah penting bagi suatu bangsa,terutama mendukung kemampuan berkomunikasi, membantu penampilan kecantikan dan wajah, disamping mendukung [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peran dokter gigi di masa datang, makin maju dan modern.  Gigi dan mulut menjadi lebih bertambah penting bagi suatu bangsa,terutama mendukung kemampuan berkomunikasi, membantu penampilan kecantikan dan wajah, disamping mendukung kesehatan badan.</p>
<p>Kuliah di fakultas kedokteran gigi(FKG), lapangan pekerjaannya tersedia dan menjanjikan. Bisa menjadi dokter gigi, dokter gigi militer, manajer rumah sakit dan usaha farmasi serta bisa menjadi dosen dan periset atau ilmuwan.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi, Prof. Dr. Bambang S Trenggono, drg., M.Biomed, menyatakan semua itu pada <em>open house</em> Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Yarsi, kemarin.</p>
<p>Lebih lanjut Prof Bambang mengatakan, FKG Yarsi program studinya  telah meraihi akreditasi sangat baik.(B), Meski baru sepuluh tahun namun telah meluluskan banyak dokter gigi.</p>
<p>Para lulus FKG Yarsi sudah menyebar bekerja, ada profesi dokter gigi, melanjutkan pendidikan master, menjadi dosen,  dan bekarja sebagai polisi,tentara nasional Indonesia(TNI).</p>
<p>Dua  tahun lalu , Alumnus FKG Yarsi  saat mengikuti ujian masuk TNI, nilai kelulusannya tertinggi dan menjadi juara pertama dari semua peserta ujian . “ Ini bukti alumnus FKG Yarsi berkualitas, terampil dan handal,” kata Prof Bambang.</p>
<p>Fasilitas belajar FKG Yarsi lengkap dan berkualitas.Mempunyai Rumah Sakit Gigi Mulut. dengan akreditasi paripurna , bintang lima serta telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit.Pendidikan.</p>
<p>Menurut Prof Bambang, kini FKG Yarsi masih menerima mahasiswa baru. Jika calon mahasiswa mengambil keputusan sekarang kuliah di FKG Universitas Yarsi, banyak keuntungan diraihi. Selain fasilitas belajar mengajar lengkap, prosentase kelulusan dari ujian nasional UKMP2DG rata-rata diatas 85 persen dan semua lulusan  langsung bisa bekerja. Selain itu kurikulum FKG Yarsi selalu menyesuaikan perkembangan dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan yang sudah ditetapkan.</p>
<p>Kini bangga jadi mahasiswa FKG Yarsi, nantinya setelah menjadi dokter gigi, Insya Allah jadi dokter gigi berprestasi, dokter gigi muslim.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tausiah Virtual Mahasiswa FKG : Astri Jelaskan Ikhlas Sabar, Widia Uraikan Kebersihan Mulut  Sesuai Islam</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/tausiah-virtual-mahasiswa-fkg-astri-jelaskan-ikhlas-sabar-widia-uraikan-kebersihan-mulut-sesuai-islam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2021 01:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Astri]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[FKG Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8157</guid>

					<description><![CDATA[Ikhlas dan sabar salah satu amalan penting dalam Islam. Dengan kesabaran dan keihklasan maka Allah akan memberikan kita ujian dalam kehidupan, bukan semata hanya menguji tetapi Allah juga akan memberikan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Ikhlas dan sabar salah satu amalan penting dalam Islam. Dengan kesabaran dan keihklasan maka Allah akan memberikan kita ujian dalam kehidupan, bukan semata hanya menguji tetapi Allah juga akan memberikan buah manis dari kesabaran dan keikhlasan hamba-Nya tersebut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Fenomena wabah covid ini merupakan salah satu ujian Allah berikan kepada hamba-Nya. Tidak satupun negara di dunia ini yang tidak merasakan wabah ini.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Wabah ini sesuai firmanAllah dalam surah At-Thagabun ayat 11 yaitu artinya Tidak ada sesuatu musibah menimpa (seseorang), kecuali izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Demikian tausiah virtual Mahasiswi Prodi Profesi FKG Universitas Yarsi, Astri Ramadhanty atau Astri panggilan akrabnya , Selasa,(12/10) di hadapan para dosen dan mahasiswa</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lebih lanjut Astri menerangkan, ayat diatas menyatakan wabah covid ini merupakan suatu ujian bagi hambanya untuk selalu setia bertakwa kepada Allah SWT.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Menghadapi wabah juga diperlukan sikap berprasangka baik, supaya dibalik wabah ini kita bisa mendapat hikmah serta rahmat,” jelas Astri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya Astri menambahkan, Wabah serupa Covid-19 ini pun sudah terjadi sejak zaman Nabi Muhammad. Saat itu wabah tersebut dinamakan wabah tha’un atau tha’un Amwas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Metode karantina dilakukan pada zaman tersebut pun mempunyai kemiripan pada saat ini. Rasul memberikan sabda “Jika kamu mendengar suatu wabah disuatu daerah maka janganlah kamu mendatanginya, dan jika wabah itu menimpa daerahmu maka janganlah kamu keluar darinya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ini serupa kebijakan pemerintah kita membatasi mobilitas masyarakan untuk berpergian keluar dari daerah maupun luar negaranya. Kemudian ikhtiar kita dalam menghadapi pandemi ini dengan cara kepatuhan tiap individu dalam mengaplikasikan protokol 5M dalam kegiatan sehari-hari. “Semua ini bagian dari ikhtiar ikhlas dan sabar dari Hamba Allah,” tutur Astri</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tausiah ini merupakan bagian pembelajaran Ruhul Islam bagi para mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi ,Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain Astri, tampil pula Widia F mengangkat masalah kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut menurut perspektif Islam</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Widia mengatakan,prevalensi penyakit terkait dengan personal hygiene (pemeliharaan kebersihan perorangan), terutama pada <em>oral hygiene</em> (kesehatan gigi) masih cukup tinggi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam hal ini salah satu keutamaan seorang muslim,menjaga kebersihan dan kesehatannya, baik dalam segi fisik dan rohaninya. Kesehatan merupakan faktor utama manusia dapat beraktifitas dengan baik, seperti dalam kinerja baik dibutuhkan kesehatan dari pekerja tersebut, begitupun dengan ibadah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam materi ini Widia menekankan pentingnya memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kurangnya pemeliharaan kesehatan gigi dapat memicu sakit gigi. Dimana jika sakit gigi muncul maka dapat memicu penyakit lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Anjuran menjaga kebersihan gigi dan mulutpun sudah diajarkan sejak zaman Rasul. Rasul mengajarkan kita membersihkan gigi dengan kayu siwak yang pemakaiannya dilakukan setiap sebelum sholat fardhu.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam menghadap Allah dianjurkan bersih dari berbagai hadast. “Membersihkan gigi salah satu ikhtiar membersihkan diri, beribadah dengan harapan mencapai ibadah maksimal,” tutup Widia</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Penulis : M Dimas</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
