<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FKUY &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/fkuy/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Dec 2025 01:40:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>FKUY &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Datangi Korban Banjir dan Longsor Sumbar, Yarsi Bawa bantuan dan Harapan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/datangi-korban-banjir-dan-longsor-sumbar-yarsi-bawa-bantuan-dan-harapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 01:40:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23085</guid>

					<description><![CDATA[Tim Pusat Tanggap Darurat Bencana (TPTD) Universitas Yarsi telah kembali ke Jakarta dari Sumatera Barat (Sumbar). Selama tujuh hari Tim telah bergerak cepat menelusuri titik-titik pengungsian dan permukiman warga untuk [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim Pusat Tanggap Darurat Bencana (TPTD) Universitas Yarsi telah kembali ke Jakarta dari Sumatera Barat (Sumbar). Selama tujuh hari Tim telah bergerak cepat menelusuri titik-titik pengungsian dan permukiman warga untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal,Ph.D (Prof Fasli), mengatakan bahwa aksi ini wujud kepedulian dan tanggung jawab moral perguruan tinggi terhadap masyarakat. dan ini jadi tahap awal dari serangkaian kegiatan akan dilakukan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23087" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>“Universitas Yarsi tidak bisa tinggal diam. Universitas berusia 58 tahun saatnya kita hadir di tengah warga sedang kesulitan menerima ujian ,” tegasnya, Jumat kemarin.</p>
<p>Menurut Prof Fasli di lokasi bencana, bantuan pertama telah disalurkan TPTD Yarsi berupa sound sistem dan toa untuk masjid, dan pakaian yang meliputi mukena, sajadah, kopiah, dan pakaian dalam wanita.Lainnya menyusul sesuai kebutuhan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-23086" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>TPTD Yarsi juga telah identifikasi sarana pendidikan yang hancur serta mewawancarai guru sekolahnya terdampak. Telah membantu kegiatan trauma healing untuk guru-guru TK dan Paud, serta anak-anak dan mendokumetasikan secara real kondisi bencana saat itu serta menelusuri area-area terdampak secara menyeluruh (Blusukan).</p>
<p>Kehadiran timTPTD Yarsi tak hanya membawa bantuan, tapi juga harapan bagi masyarakat yang masih memulihkan kondisi pasca-bencana. “Pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas, tetapi juga tentang empati dan solidaritas,” ujar Rektor Yarsi.</p>
<p>TPTD baru masuk menyisir wilayah Kabupaten Agam meliputi Kecamatan Palembayan, Nagari (desa) Salareh Aia, Kecamatan dan Kecamatan. Koto Tangah, Kota Padang</p>
<p>Ke depan, Universitas Yarsi berencana memperluas tanggap darurat bencana ke daerah lainnya Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.</p>
<p>Kini untuk ke Aceh, Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY), sudah menerbangkan para dokter ke Sawang dan Muara Batu. “Tim dokter FKUY telah berangkat 14 Desember 2025 dari bandara Soekarno Hatta,” terang Prof Fasli (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OSCE Adaptan 2025 di Yarsi, Sarana Lengkap , Nyaman dan Panitia Ramah</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/osce-adaptan-2025-di-yarsi-sarana-lengkap-nyaman-dan-panitia-ramah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 02:02:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[dr  Tri Putri Rambu Jera Huluuma]]></category>
		<category><![CDATA[dr Agung Ayu Dyah Pitaloka]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Bunga Annissa Oktavia]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Farah P Kaurow]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Objective Structured Clinical Examination]]></category>
		<category><![CDATA[OSCE]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Yangtze University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20611</guid>

					<description><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) jadi tuan rumah ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Adaptan 2025. Amanah  dari Kolegium Dokter Kementerian Kesehatan dilaksanakan Minggu 6 Juli 2025.. Koordinator Panitia Ujian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) jadi tuan rumah ujian Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Adaptan 2025. Amanah  dari Kolegium Dokter Kementerian Kesehatan dilaksanakan Minggu 6 Juli 2025..</p>
<p>Koordinator Panitia Ujian OSCE Adaptan 2025 ,Dr.Farah P Kaurow,Sp.F.M,(dokter Farah)  menerangkan OSCE atau tes  roleplay dokter bagi dokter Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan luar negeri. Kegiatan ini salah satu bentuk ujian kompetensi menilai keterampilan dokter seperti anamnesis (proses penggalian informasi riwayat kesehatan pasien lewat wawancara), pemeriksaan fisik,sampai dengan komunikasi edukasi.</p>
<p>FKUY bagian dari 10 center fakultas kedokteran tersebar di Indonesia menerima mandat dari Kolegium.  Yarsi menyiapkan 45 para dokter hebat sebagai penguji Saat ini ada 13 mata kuliah diuji</p>
<p>Menurut dokter Farah,tahun 2025 jumlah peserta ujian OSCE Adaptan seluruh Indonesia 197 dokter dan Yarsi  menampung amanah 36 peserta ujian OSCE dokter.</p>
<p>Di Yarsi pesertanya berasal dari  Cina, Amerika Selatan (Kuba),Iran,Mesir dan Turki.” Peserta dari Cina jadi mayoritas peserta ujian OSCE di Yarsi,” tutur dokter Fara.</p>
<p>Salah satu peserta OSCE Adaptan, dr.Tirta Setiawan Tjokroprawiro(dokter Tirta) mengatakan, pelaksanaan ujian OSCE di Universitas Yarsi sudah sangat baik. Kami diberikan dukungan dalam setiap prosesnya hingga  dapat lebih fokus dalam mengerjakan tiap station ujian.</p>
<p>Kemudian sarana sangat lengkap. Tim dokter penguji dan staf Universitas Yarsi sangat ramah  membantu menenangkan diri saya sebelum masuk mengerjakan ujian. “Terima kasih banyak kepada Universitas Yarsi, tim dokter dan juga tim staff,” ujar dokter Tirta alumnus Yangzhou University – China.</p>
<p><img decoding="async" class="size-large wp-image-20613 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1-1400x788.jpg" alt="" width="1020" height="574" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/OSCE-Adaptan-2025-di-Yarsi-Sarana-Lengkap-Nyaman-dan-Panitia-Ramah1.jpg 1573w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /></p>
<p>Menurut dokter Tirta ,bagi yang peserta akan mengikuti ujian OSCE Adaptan modalnya belajar maksimal, fokus saat mengerjakan ujian dan tenang.</p>
<p>Sependapat dengan dokter Tirta, peserta dari Yangtze University, China , dr Agung Ayu Dyah Pitaloka (dokter Ayu) Universitas Yarsi sebagai tuan rumah <em>well prepared</em>,nyaman, pengarahannya jelas, rotasi antar stationnya jelas,</p>
<p>“Lebih istimewanya ada bonus snack dan  makan siang Hokben diberikan setelah ujian,”ujar dokter Ayu , alumnus SMA Averos Papua Barat Daya</p>
<p>Menambahkan dokter Ayu, dr.  Tri Putri Rambu Jera Huluuma (dokter Tri) ,alumnus  Hubei University of Science and Technology,-Cina , Universitas Yarsi sebagi tuan rumah, sarana dan prasarananya , sangat memadai, dan gampang dimengerti alur nya.</p>
<p>“Peserta benar-benar diarahkan mencari ruangan ujian dan membuat tenang saat ujian,” cakap dokter Tri alumnus SMA Negeri 1 Wulla Waijilu, Sumba Timur Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Dokter Tri punya banyak cerita, salah satunya  biaya kuliah. Semester 1-4 dibiayai orang tua, kemudian dapat beasiswa parsial dari pemerintah Cina, ⁠selanjutnya di biayai Pemerintah Sumba Timur.</p>
<p>Sementara peserta dari Universitas Escuela Latinoamericana de Medicina (Latin american school of Medicine) di Habana Kuba, Dr Bunga Annissa Oktavia ( dokter Bunga) sependapat dengan para dokter lulusan Cina. Pelaksanaan ujian OSCE Adaptan  di Univerisitas Yarsi sangat teratur,nyaman, sistematis dan sebelum pelaksanaan peserta diberikan pengarahan bagaimana aturan pelaksanaan berlangsung dan dimana ruangan peserta akan ujian. Dengan kata lain sangat nyaman dan service sangat baik</p>
<p>Saya mukim di Cirebon, menuju tempat ujian OSCE Adaptan harus naik kereta ke Jakarta.” Universitas Yarsi lokasi  sangat terjangkau,dan startegis ,dekat  dengan stasiun kereta.dan penginapan,” tutup dokter Bunga, dapat beasiswa dari Pemerintah Kuba (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantu Masyarakat Deteksi Dini dan Hidup Lebih Sehat, Yarsi Gelar MCU</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/bantu-masyarakat-deteksi-dini-dan-hidup-lebih-sehat-yarsi-gelar-mcu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 08:43:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Ayu Suciwaty Hamka]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Medical Check Up]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20339</guid>

					<description><![CDATA[Fakultas kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) gelar  Medical Check Up (MCU) gratis untuk masyarakat umum. Perhelatan ini bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan seperti hipertensi, diabetes, kadar kolesterol tinggi, dan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Fakultas kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) gelar  <em>Medical Check Up</em> (MCU) gratis untuk masyarakat umum. Perhelatan ini bertujuan mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan seperti hipertensi, diabetes, kadar kolesterol tinggi, dan kadar asam urat tinggi  sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.</p>
<p>Menurut Pelaksanaan MCU di Masjid Yarsi, Ayu Suciwaty Hamka (Ayu) , pemeriksaan dilakukan dua sesi, Jumat 9 dan 16 Mei 2025 , tepat setelah salat Jumat. Lokasi kegiatan di halaman Masjid Jami Yarsi dan dibuka gratis untuk seluruh jamaah dan masyarakat</p>
<p>Pemeriksaan disediakan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah sewaktu, kadar kolesterol total, dan kadar asam urat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft  wp-image-20340" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-534x800.jpg" alt="" width="323" height="484" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-534x800.jpg 534w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-267x400.jpg 267w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-768x1150.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-1026x1536.jpg 1026w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1-1368x2048.jpg 1368w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/06/Bantu-Masyarakat-Deteksi-Dini-dan-Hidup-Lebih-Sehat-Yarsi-Gelar-MCU1.jpg 1670w" sizes="auto, (max-width: 323px) 100vw, 323px" />Teknis pelaksanaannya, Jemaah telah selesai ibadah mau ikut MCU diarahkan menuju area pemeriksaan. Setiap peserta juga akan mendapatkan penjelasan langsung perihal hasil pemeriksaan mereka dan saran tindak lanjut apabila ditemukan kondisi di luar batas normal.</p>
<p>Pada 9 Mei, tercatat 17 orang jamaah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4 orang (23,53%) terdeteksi mengalami hipertensi, 3 orang (17,65%) mengalami hiperglikemia, 1 orang (5,88%) mengalami hipoglikemia, 8 orang (47,06%) mengalami hiperurisemia, dan 3 orang (17,65%) memiliki kadar kolesterol yang melebihi batas normal. Sedangkan pada pemeriksaan  16 Mei, sebanyak 15 orang turut serta, dengan hasil 6 orang (40,00%) terdeteksi hipertensi, 3 orang (20,00%) mengalami hiperglikemia, 5 orang (33,33%) mengalami hiperurisemia, dan 5 orang (33,33%) menunjukkan kadar kolesterol tinggi.</p>
<p>Data ini menunjukkan meskipun jumlah peserta tidak besar, proporsi peserta memiliki masalah kesehatan tergolong tinggi. Misalnya, 16 Mei, 40% peserta alami hipertensi, sementara lebih sepertiga memiliki kadar kolesterol tinggi. Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan peningkatan jumlah kasus hipertensi dan hiperkolesterolemia dibandingkan dengan pemeriksaan  9 Mei. Hal ini memperkuat pentingnya deteksi dini dan perlunya penyuluhan Kesehatan berkelanjutan.</p>
<p>Dewi nama samaran salah satu peserta MCU berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari program kesehatan masyarakat berbasis masjid. Kemudian agar tercipta lingkungan lebih sehat, tanggap, dan sadar akan pentingnya hidup sehat.( mahasiswa fk ,medical journalism, Ayu Suciwaty Hamka)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat Ingin Konsultasi Ketahanan Keluarga Gratis, PPKS Yarsi Siap Bantu</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/masyarakat-ingin-konsultasi-ketahanan-keluarga-gratis-ppks-yarsi-siap-bantu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 06:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Amira Salma Salsabila]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Maya Trisiswati]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HIV-AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Medical Journalism]]></category>
		<category><![CDATA[POS SAPA]]></category>
		<category><![CDATA[PPAPP]]></category>
		<category><![CDATA[PPKS Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20315</guid>

					<description><![CDATA[Kabar gembira bagi Gen Z, remaja siap nikah ,lanjut usia(Lansia) dan masyarakat ingin konsultasi kesehatan mental, kesehatan reproduksi dan seksual, kekerasan berbasis gender serta, keharmonisan keluarga, HIV/AIDS, hingga kesehatan balita [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar gembira bagi Gen Z, remaja siap nikah ,lanjut usia(Lansia) dan masyarakat ingin konsultasi kesehatan mental, kesehatan reproduksi dan seksual, kekerasan berbasis gender serta, keharmonisan keluarga, HIV/AIDS, hingga kesehatan balita dan kesehatan lansia (ketahanan keluarga). Universitas Yarsi lewat Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) siap membantu dan layanan diberikan gratis.</p>
<p>Kepala PPKS Yarsi, dr. Maya Trisiswati, MKM (dokter Maya) dari ruang kerjanya, Selasa 20 Mei 2025 menerangkan, PPKS,merupakan lembaga berbasis institusi memberikan edukasi, informasi, konseling dan layanan terkait ketahanan keluarga.</p>
<p>Keluarga dengan tingkat ketahanan tinggi jadi unit penting hasilkan sumber daya manusia berkualitas. PPKS Yarsi bantu masyarakat mengatasi persoalan kesehatan mental, utamanya melalui layanan konseling gratis dengan pilihan konselor sebaya atau profesional.</p>
<p>Menurut dokter Maya layanan ini sudah dimanfaatkan sekitar 12.000-an klien selama periode Maret-April 2025 Konseling dapat dilakukan langsung ataupun <em>online </em>dengan metode konseling paling nyaman untuk klien. PPKS Yarsi selalu menjamin kerahasiaan identitas dan seluruh proses konseling klien.</p>
<p>Selanjutnya,Hipnoterapi juga merupakan salah satu layanan PPKS Yarsi dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Layanan diberikan tenaga ahli ,juga dosen dan dokter dari Universitas Yarsi.</p>
<p>“tidak perlu diragukan lagi, para konselor telah melalui pembekalan dan pelatihan khusus di bidangnya,”ujar dosen Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY)</p>
<p>Khusus kesehatan mental menjadi salah satu fokus lembaga PPKS Yarsi, karena <em>trend </em>masalah paling banyak terjadi pada Gen Z, termasuk dalam lingkup kesehatan remaja. “Jangan sampai mahasiswa punya masalah,tetapi tidak tau mencari pertolongan.” ingat  dokter. Maya.</p>
<p>Lebih jauh, PPKS Yarsi tidak hanya berperan bidang kesehatan mental saja, tetapi aktif pada kesehatan reproduksi dan seksual  mencakup semua aspek kehidupan manusia dari awal kehidupan hingga lansia, kekerasan berbasis gender, keharmonisan keluarga, HIV/AIDS, hingga kesehatan balita dan kesehatan lansia.</p>
<p>Kepedulian PPKS Yarsi terhadap semua unsur juga dapat dilihat dari hadirnya Pos SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) sebagai layanan aduan dan kekerasan di lingkungan kampus dengan memberikan pendampingan pada korban dan menjamin keberlanjutan studinya tanpa hambatan.</p>
<p>Dokter Maya mengatakan, kolaborasi juga dilakukan bersama BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) dalam mengelola program Siap Nikah yang membantu pasangan muda mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan finansial. “Tujuannya turunkan angka stunting dan kematian ibu, terangnya.</p>
<p>Kegiatan lannya, Satyagatra juga merupakan program BKKBN dikelola PPKS Yarsi.  Targetnya Lansia dan kelompok rentan. Tidak kalah penting, juga berperan aktif membina sekolah lansia di wilayah Jakarta Utara, Timur, Pusat, dan Selatan. Selain itu, edukasi tentang kesehatan mental dan kesehatan reproduksi juga diberikan kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).</p>
<p>Selain itu , PPKS Yarsi  juga melakukan program kerja tahunan dan kegiatan pengabdian masyarakat</p>
<p>menjangkau masyarakat hingga ke daerah terbatas.Kegiatan ini dapat dukungan dari Universitas Yarsi melalui hibah dana tahunan, yang juga mendukung berbagai penelitian dilakukan PPKS Yarsi seperti <em>disclosure </em>anak dengan HIV dan <em>self-discrimination </em>atau stigmatisasi pada perempuan dengan HIV.</p>
<p>PPKS Yarsi juga mengemas bahan edukasi dalam bentuk <em>output </em>yang menarik dan menyenangkan berupa komik, poster, buku saku dan modul.</p>
<p>Dari semua dilakukan,Alhamdulilah PPKS Yarsi telah mendapatkan ragam penghargaan, baik dari Universitas Yarsi maupun lembaga nasional dan internasional.Seperti BKKBN dan ILO (<em>Internationa  Labor Organization</em>).</p>
<p>PPKS Yarsi,melalui kerja sama dengan ILO, rutin memberikan edukasi kepada tenaga kerja terkait kondisi orang dengan HIV yang tetap layak kerja (<em>fit to work</em>) dan mampu berprestasi seperti individu lainnya.</p>
<p>Tentunya, mahasiswa Universitas Yarsi juga turut berperan aktif mewujudkan visi-misi PPKS Yarsi melalui inovasi dan kontribusi lintas fakultas.</p>
<p>Mahasiswa dari Fakultas Psikologi terlibat sebagai konselor sebaya dan diwajibkan melaksanakan kegiatan edukatif mulai dari perencanaan, penyusunan TOR (<em>Term of Reference</em>), koordinasi dengan sekolah, pelaksanaan materi, hingga evaluasi melalui pre-test dan post-test.</p>
<p>Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi terlibat dalam pengembangan dan pengambilan video edukasi, serta pembuatan aplikasi konseling yang akan diluncurkan pada tahun mendatang. Mahasiswa Fakultas Kedokteran juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sunat untuk mualaf, serta BEM Universitas Yarsi ikut ambil peran dalam kegiatan edukasi dan <em>bonding </em>bersama anak dengan HIV.</p>
<p>“Jadi apabila masyarakat ingin konsultasi ketahanan keluarga Gratis, PPKS Yarsi siap bantu ,Call Center 0811803875,” tutup dokter Maya (Mahasiswa FK Medical Journalism, Amira Salma Salsabila)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Songsong Indonesia Emas 2045, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/songsong-indonesia-emas-2045-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 03:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20286</guid>

					<description><![CDATA[Peluang Indonesia menjadi negara maju tahun 2045 semakin terbuka lebar dengan memiliki bonus demografi. Manfaatkan momentum ini, pendidikan dan kesehatan menjadi dua hal utama  harus dijaga melalui aneka program terstruktur [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peluang Indonesia menjadi negara maju tahun 2045 semakin terbuka lebar dengan memiliki bonus demografi. Manfaatkan momentum ini, pendidikan dan kesehatan menjadi dua hal utama  harus dijaga melalui aneka program terstruktur dan berkelanjutan.</p>
<p>Indonesia diprediksi akan mengalami masa keemasan pada 2045 berkat tingginya jumlah penduduk usia produktif. Ini dinilai sebagai kesempatan emas meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.</p>
<p>Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY), Prof.dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D,(Prof.Pratiwi) masalah Indonesia Emas sebenarnya opportunity buat Indonesia, karena kita di tahun 2045 akan memiliki angkatan kerja produktif dalam jumlah besar.</p>
<p>Ia menekankan generasi produktif ini diharapkan dapat bekerja, berkarya, dan berinovasi sehingga dapat menciptakan kehidupan lebih baik, tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk masyarakat secara umum.</p>
<p>Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan perhatian khusus terhadap dua aspek utama, pendidikan dan kesehatan. Program-program yang mendukung kedua sektor ini harus dirancang terstruktur dan berkesinambungan.</p>
<p>Kesehatan menjadi program prioritas karena penting generasi 20 tahun ke depan. “Mereka harus kuat secara fisik dan mental agar berhasil mensejahterakan bangsa di masa mendatang,” jelas Prof Pratiwi.</p>
<p>Dekan FKUY juga menambahkan bahwa generasi masa depan yang dicita-citakan adalah generasi  produktif, inovatif, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjaga kesehatannya. Generasi inilah yang nantinya akan menjadi tulang punggung pembangunan dan pembayar pajak, sebagaimana yang terjadi di negara-negara maju seperti Jepang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKUY Sukses Gelar Buka Puasa, Ustad Firman Beri Nasehat dan Aqila Ketua Panitia Sampaikan Terima Kasih</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fkuy-sukses-gelar-buka-puasa-ustad-firman-beri-nasehat-dan-aqila-ketua-panitia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 00:20:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Arifandi]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Marhamah Aqila Zika al Amani]]></category>
		<category><![CDATA[SMAI Nurul Fikri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19637</guid>

					<description><![CDATA[Kenapa kalau bicara  puasa, yang dipanggil Allah SWT orang beriman? Padahal puasa itu rukun Islam. Jawabnya, Allah SWT ingin pembuktian dari seorang mengaku beriman terhadap amal sholeh yang dilakukan umatnya, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa kalau bicara  puasa, yang dipanggil Allah SWT orang beriman? Padahal puasa itu rukun Islam. Jawabnya, Allah SWT ingin pembuktian dari seorang mengaku beriman terhadap amal sholeh yang dilakukan umatnya, seperti sholat, baca quran, sedekah, zakat , dan lainnya yang bernilai ibadah.</p>
<p>Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. ,Firman Arifandi B.A., LL.B., M.S,(ustad Firman) menejelaskan hal itu saat acara buka puasa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY).</p>
<p>Ustad Firman dalam acara ini banyak memberikan nasehat kepada peserta berbuka puasa.</p>
<p>Satu diantaranya, beramal sholeh itu tidak boleh berbohong, akibatnya pahala puasanya hancur lembur.</p>
<p>Selanjutnya Ustad Firman menyatakan,berapa banyak orang berpuasa tetapi tidak banyak dapat pahala, kecuali lapar dan haus alias merugi. Mulai sekarang jangan lagi kita berbohong. Teruslah beramal sholeh tingkatkan kualitas ,sehingga setelah  Puasa Ramadhan sudah terbiasa beramal sholeh dengan kualitas meningkat.”Semoga setelah Ramadhan kita menjadi orang bertaqwa,” tutup ustad Firman</p>
<p>Sementara Ketua Panitia Buka Puasa FKUY 2025, Marhamah Aqila Zika al Amani (Aqila) mengatakan,tujuan acara berbuka puasa ini mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama dan tidak kalah penting menggemakan syiar Islam</p>
<p>⁠Selain itu acara ini juga dapat memberikan banyak manfaat untuk semua orang yang hadir . Semoga gelaran Buka Puasa Ramadhan ini dapat dilakukan tiap tahun , makin menarik dan makin baik,”harap Aqila  yang juga alumnus SMAI Nurul Fikri Boarding School Serang.</p>
<p>Sedangkan tema kali ini  SHARE (<em>Strengthening Harmony and Radiating Emphathy</em>) diisi kegiatan santunan dan buka puasa dengan anak yatim , fuqoro wal amsakin jemaah Masjid Jami’Yarsi. Kemudian ditutup ceramah Ustad Firman.</p>
<p>Menurut Aqila, acara ini terlaksana karena  terbentuk panitia, lalu  membuat rancangan acara dengan matang, mempersiapkan tempat dan segala diperlukan ( makanan,uang santunan,serta barang pendukung lainya untuk acara ini), termasuk mengumpulkan dana,</p>
<p>Terkait dana, Aqila menjelaskan, kegiatan  acara ini dananya hasil pengumpulan dari iuran senat mahasiswa FKUY , donasi dari tenaga pendidik serta donatur hamba Allah.</p>
<p>Acara sukses terselenggara berkat kerja bareng dan ikhlas. Terima Kasih dan mohon maaf bila ada kesalahan. Semoga semua kita lakukan jadi amal sholeh,”tutup Aqila mahasiswa FKUY angkatan 2023 (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Salim Alumnus FKUY, Aktif Organisasi, Raih Cumlaude , Buka Rahasia Sukses</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/salim-alumnus-fkuy-aktif-organisasi-raih-cumlaude-buka-rahasia-sukses</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 02:06:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[AIESEC Eskisehir]]></category>
		<category><![CDATA[BEM]]></category>
		<category><![CDATA[BSMI]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Salim Alwi Saggaf Aljufri]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[ISMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Salim bin Alwi bin Saggaf Aljufri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17949</guid>

					<description><![CDATA[Inilah salah satu pemuda eksis, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY). Selain membaca aneka buku dan jurnal ilmiah , hobi lainnya banyak . Diantaranya melukis, gym, renang, buat tembikar, jalan-jalan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah salah satu pemuda eksis, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY). Selain membaca aneka buku dan jurnal ilmiah , hobi lainnya banyak . Diantaranya melukis, gym, renang, buat tembikar, jalan-jalan ke musium lihat karya seni dan nonton film dokumenter.</p>
<p>Tidak hanya punya hobi , pemuda bekens bernama Salim bin Alwi bin Saggaf Aljufri, ini telah menyelesaikan pendidikan pretensius. Selain raih gelar dokter 15 Januari 2024 dengan nilai cumlaude, juga telah mengikuti beragam pelatihan dan pendidikan terkait kedokteran. Seperti Counseling Skills, Therapy Skills, Coaching Skills, Public Speaker Training, sehingga nama belakangnya panjang,menjadi dr.Salim Alwi Saggaf Aljufri,CH,CHt,CCLS, CTRSS,CCHS,CPS, CPPS (dokter Aim ).<br />
Bukan itu saja, dokter Aim aktif berbagai organisasi , termasuk berkaitan dengan kedokteran, Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM), Bulan Sabit Merah Indonesia(BSMI), Ikatan Senat Mahasiswa kedokteran Indonesia (ISMKI ) .</p>
<p>Kemudian aktif pula berbagai kegiatan volunteering, kaderisasi latihan kepemimpinan berjenjang hingga kegiatan voluntering AIESEC Eskisehir di Eskisehir Osman Gazi Hopital di Turki dalam rangka winter project selama 6 minggu. Hebatnya lagi ,kini dokter Aim sedang menyelasaikan pendidikan magister rumah sakitnya.</p>
<p>Aktif organisasi dan kegiatan tidak membuat pendidikannya tertinggal. Tapi tetap sukses, bahkan pendidikan bisa diraih cumlaude.</p>
<p>Menurut dokter Aim , tidak semua mahasiswa kedokteran bisa dapatkan cumlaude. Tentu ada rahasianya. Cukup jalani peran sebaik mungkin sebagai mahasiswa fakultas kedokteran (FK), letakan motivasi belajar dengan sungguh-sungguh dan tekun serta ikhlas. Hal sangat penting belajar di FK harus mencicil dan tidak menunda. ”Musuh terbesar mahasiwa adalah rasa malas dan ini harus dihilangkan,” ingatnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-17954 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-1400x788.jpg" alt="" width="708" height="398" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/Salim-Alumnus-FKUY-Aktif-Organisasi-Raih-Cumlaude-Buka-Rahasia-Sukses1-2048x1152.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 708px) 100vw, 708px" /></p>
<p>”Kalau perlu letakkan foto orang tua di meja belajar dan latar belakang laptop sebagai semangat belajar,” cakap dokter bermukim di Palu Sulawesi Tengah.</p>
<p>Ditambahkannya, di FK penting untuk kita memiliki sahabat belajar dan mengatur circle pertemanan. Karena sifat rajin atau malas itu induksional antar teman, dan penting sekali saling menyemangati dan mengingatkan untuk maju bersama. Tidak perlu takut bersaing, karena semua sudah ada jalan dan jatah takdir nya menurut Allah SWT.</p>
<p>Pesan bagi junior FKUY, hilangkan rasa malas,jangan malas membaca, jangan sia-siakan waktu belajar, tambahlah knowledge dan skills , upayakan tidak tidur terlalu malam supaya bugar, dan rendah hati.</p>
<p>Dokter punya 300 koleksi buku menyatakan, sebenarnya dalam perkuliahan, susah atau tidaknya sebuah materi kuliah relatif. Kalau mahasiswa punya basic kuat, terutama basic medical term, medical english, basic biomedic dan basic mecanism of disease membuat semua pelajaran di FK itu akan terasa mudah, karena akan saling terhubung secara integratif. Ditambah, menyimak dengan baik kuliah tatap muka dengan dosen, ditambah duduk di depan itu akan sangat berpengaruh terhadap penyerapan dan pemahaman konsep materi di sampaikan, sehingga saat praktek wajib di rumah sakit (Koas) pun tidak perlu lagi belajar dari nol, karena tinggal me-recall saja pernah di ajarkan.</p>
<p>Dengan memadukan dedikasi, doa, dan dukungan keluarga, ia membuktikan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. ”teman-teman ,selamat berjuang di masa depan,” ucap dokter Salim</p>
<p>Guru-guru dan dosen terima kasih telah membimbing ,berikan ilmu dan wawasan. ”Penghormatan tertinggi serta doa-doa terbaik untuk para dosen,” tutup dokter Aim(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daffa Lulus Cumlaude FKUY: Tebar Kiat Sukses, Siap Kontribusi di 3T, Sukses Bangun Brand</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/daffa-lulus-cumlaude-fkuy-tebar-kiat-sukses-siap-kontribusi-di-3t-sukses-bangun-brand</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 04:51:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Daffa]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Daffa Satari]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17870</guid>

					<description><![CDATA[Komunikasi bersama dokter muda ini asyik banget. Tekadnya gemilang,  siap berkontribusi di mana pun. Harapannya dapat membawa perubahan positif dan memberikan layanan kesehatan berkualitas untuk semua lapisan masyarakat. Dokter muda [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Komunikasi bersama dokter muda ini asyik banget. Tekadnya gemilang,  siap berkontribusi di mana pun. Harapannya dapat membawa perubahan positif dan memberikan layanan kesehatan berkualitas untuk semua lapisan masyarakat.</p>
<p>Dokter muda itu bernama Muhammad Daffa Satari ,hobinya sepedaan dan olahraga lari. Muhammad Daffa Satari mulai 14 Januari 2025 setelah mengucapkan baiat resmi nyandang gelar dokter</p>
<p>Dokter Daffa menyatakan, dokter memiliki kewajiban moral memberikan layanan medis kepada seluruh masyarakat, termasuk mereka tinggal di daerah terpencil alias 3T( tertinggal, terdepan , terluar) sering kali punya  keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.</p>
<p>Profesi dokter adalah amanah besar,tidak hanya bertujuan cari penghidupan, tetapi juga panggilan mengabdi kepada masyarakat luas. Bekerja di desa, kampung, atau daerah terpencil adalah tantangan sekaligus kehormatan. ”Lewat pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai di dapatkan dalam kampus siap mengabdi sehingga terwujud masyarakat sehat,” tutur dokter Daffa</p>
<p>Selanjutnya  motivasi mempelajari ilmu kedokteran,  selain dibesarkan dalam lingkungan keluarga dokter, juga didorong kebutuhan mendesak akan tenaga medis kompeten, berintegritas dan mampu memberikan pelayanan berbasis empati serta <em>evidence-based practice.</em></p>
<p>Disamping  itu, perkembangan ilmu kedokteran dinamis, juga membuka peluang terus melakukan inovasi dalam diagnosis, pengobatan, dan pencegahan penyakit lebih efektif.</p>
<p>Ditambahkannya, penguasaan ilmu kedokteran tidak hanya meningkatkan keahlian profesional, tetapi juga memberikan kesempatan berkontribusi langsung meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat secara luas.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-17915 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-1000x800.jpg" alt="" width="670" height="536" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-1000x800.jpg 1000w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-500x400.jpg 500w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-768x614.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-1536x1229.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/baiat-125-dokter-daffa.jpeg-2048x1638.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px" /></p>
<p>Dokter Daffa mengungkapkan, jadi dokter merupakan cita-cita dari kecil. Selain mama papa dan keluarga juga dokter, saya juga terpanggil menjadi dokter karena berbagai pengalaman hidup,memperkuat tekad berkontribusi dalam bidang kesehatan, termasuk di 3 T</p>
<p>Dokter Daffa lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi(FKUY)2015 dengan  nilai cumlaude. yang tidak semua calon dokter bisa meraihnya.</p>
<p>Menurut anak ketiga dari empat bersaudara, dapat nilai bagus tentu  ada kiatnya. Mulailah manajemen waktu yang baik, mengambil sumber belajar dari berbagai cara (buku standart, e-learning books atau video tutorial medis), aktif berkelompok dan praktikum. Sudah itu rajin bertanya dan diskusi dengan dosen serta selalu bangun motivasi yang jelas. ” Jangan lupa jaga Kesehatan ,” ujarnya menyebarkan kiat sukses</p>
<p>Lebih dalam ,belajar di fakultas kedokteran (FK) jelas punya tantangan.Anatomi manusia menjadi salah satu pelajaran paling menantang . Karena sangat luas dan memerlukan pemahaman detail struktur tubuh. Termasuk otot, saraf, pembuluh darah, dan organ internal.</p>
<p>Selain itu menghafal nama-nama bagian tubuh dalam bahasa Latin dan memahami hubungan kompleks antar struktur jadi tantangan utama. ” Solusinya lakukan belajar visual, konsisten dalam praktikum, dan terus belajar sedikit-sedikit, ” tuturnya.</p>
<p>Kepada para junior, dunia kedokteran penuh tantangan tapi juga penuh makna. Lanjutkan perjuangan, semangat terus, realisasikan harapan kedua orangtua, jangan lupa semangat terus jangan mudah menyerah dan terus berdoa.</p>
<p>Para dosen dan pembimbing, terima kasih atas dedikasi dan ilmu diberikan,semoga semua itu jadi amal sholeh.</p>
<p>Alumnus FKUY itu selain telah menorehkan nilai cumlaude juga sukses membangun sebuah brand, Klinik Sunat Modern Sunatman dan Klinik Sunatman di Kota Medan. Semua dilakukan saat Koas di tahun 2022. Kini sudah 3 Cabang Klinik di Medan, dan 1 Cabang Klinik di Pekanbaru. ”Nyusul cabang-cabang dikota besar di Indonesia,”serunya</p>
<p>Dokter Daffa juga mengembangkan kreativitas media digital yaitu Youtube Channel Edukasi Belajar dan Stimulasi untuk Balita dan Anak. ” Alhamdulillah, total views dan viewers besar serta dan kontennya unggul,” tutup dokter Daffa. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Visitasi ke Prodi SpKKLP Yarsi, Asesor LAM-PTKes Beri Input Baik dan Kiat Naik Kelas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/visitasi-ke-prodi-spkklp-yarsi-asesor-lam-ptkes-beri-input-baik-dan-kiat-naik-kelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 15:03:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SpKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Retno Sari Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[SPKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17585</guid>

					<description><![CDATA[Takjub  melihat kesiapan Universitas Yarsi saat visitasi lapangan Akreditasi,Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Prodi SpKKLP). Ketua Pembina  Yayasan Yarsi, Prof dr.Jurnalis Uddin,PAK , Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr. [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Takjub  melihat kesiapan Universitas Yarsi saat visitasi lapangan Akreditasi,Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Prodi SpKKLP). Ketua Pembina  Yayasan Yarsi, Prof dr.Jurnalis Uddin,PAK , Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr. Shanti Jurnalis, Sp.A., M.Kes, Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr. Fasli Jalal,Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi , Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono, PhD,Sp.MK(K) (Prof Pratiwi )dan Kepala Prodi SpKKLP serta para dosen turut hadir</p>
<p>Tidak itu saja, makin takjub melihat sarana dan prasarana pendidikan dimiliki Universitas Yarsi memiliki gedung 5 menara superblock, dengan peralatan komputer modern dan internet.</p>
<p>Asesor Lembaga AkreditasiMandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) dr.Retno Sari Dewi,M.Kes, SpKKLP (dokter Retno) menyatakan itu ketika lakukan visitasi lapangan Akreditasi,Prodi SpKKLP Universitas Yarsi,  Jumat 19/12 di Universitas Yarsi.</p>
<p>Dokter Retno menerangkan, kehadiran di Yarsi sebagai utusan LAM-PTKes memotret ketentuan standar pendidikan SpKKLP diterapkan Universitas Yarsi. Diantaranya visi misi, tujuan, tata kelola ,mahasiswanya, sumber daya manusia (SDM), keuangan  dan  semua tridarma perguruan tinggi.,</p>
<p>Kemudian meninjau lapangan dan wahana-wahana  pendidkan seperti puskesmas, rumah sakit dan klinik. Sehingga dipastikan kegiatan dilakukan Prodi SpKKLP sesuai kinerja dan lembar evaluasi. Setelah itu baru dilaporkan  dan keluar nilai.</p>
<p>“ Inti kedatangan asesor ingin mengetahui prodi SpKKLP Yarsi mendidik mahasiswa SpKKLP  menjadi dokter keluarga layanan primer bekualitas.,” ujar alumni Universitas Fakultas Kedokteran  Sebelas Maret</p>
<p>Ditambahkannya, setelah dua hari berada di Yarsi dan Fakultas Kedokteran UniversitasYarsi (FKUY), ada beberapa input baik untuk Prodi SpKKLP. Seperti kerjasama dari Yayasan Yarsi, rektor, rumah sakit, puskesmas, klinik dan SDM panitia baik dan kompak, Fasilitas pendidikan dan pendukungnya   sehingga nilai baik akan  muncul  “ tapi tunggu  tim akan mengumumkan nilainya,” susul ibu dokter berhijab.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-17586 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1.jpg" alt="" width="795" height="447" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 795px) 100vw, 795px" /></p>
<p>Menurut dokter yang juga bergelar Magister Kesehatan, SpKKL P Yarsi bisa naik kelas asalkan kerjasama terbangun , sarana pendidikan dan SDM terus ditingkatkan. Khusus SDM, pendidikan dan jumlah para dosen harus ditingkatkan lagi  kompetensi, dan kualifikasinya.</p>
<p>Sudah itu implementasi pada pasien keluarga harus diterapkan sesuai rencana dibuat, harus ada monitoring, evaluasi dam tindak lanjut . “ Sehingga SpKKLP Yarsi makin maju masa depan,” tutup dokter Retno</p>
<p>Sementara Prof Pratiwi menyampaikan selamat datang di Universitas Yarsi kepada Asesor LAM-PTKes, Dr.dFarida Rusnianah,M.Kes.Sp.KKLP  dan dr.Retno Sari Dewi,M.Kes, SpKKLP. Dalam tiga hari Prodi SpKKLP Yarsi siap menerima pencerahan dan siap menjalankan masukan.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi juga banyak memaparkan informasi  seperti sejarah FKUY sudah 57 tahun lebih, Lokasi bangunan kampus 80 ribu  di lahan 2,5 hektar, 5 menara superblock, ruangan dosen, mahasiswa dan tendik komputer modern dan internet,</p>
<p>Setelah itu menyampaikan keunggulan Prodi SpKKLP Yarsi yaitu kedokteran presisi berupa pengelolaan penyakit dengan pendekatan genetik, gaya hidup, dan lingkungan. Keunggulan lain adalah pelayanan kesehatan sesuai syariah</p>
<p>Prodi SpKKLP Yarsi hadir meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dengan memberikan layanan pengobatan dan lebih mengutamakan pencegahan pada level individu, keluarga, dan masyarakat. Harapannya angka kesakitan menurun, dan masyarakat lebih produktif sehingga derajat kesehatan meningkat (Usman )</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Srikandi FKUY Raih Cumlaude, Buka Rahasia Sukses Jadi Dokter</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/tiga-srikandi-fkuy-raih-magna-cumlaude-buka-rahasia-sukses-jadi-dokter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 02:37:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[CIMSA]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Masning]]></category>
		<category><![CDATA[Masning Khusnul Khotimah]]></category>
		<category><![CDATA[Meidi]]></category>
		<category><![CDATA[Meidi Endahsari Nastiti]]></category>
		<category><![CDATA[OSCE]]></category>
		<category><![CDATA[Sania Zahra]]></category>
		<category><![CDATA[UKMPPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17220</guid>

					<description><![CDATA[Umumnya jadi dokter harus menempuh pendidikan melelahkan dan waktu panjang. Tiga dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY)  menempuh tepat waktu, hanya enam tahun. Hebatnya lewat ikhtiarnya, mereka lulus jadi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Umumnya jadi dokter harus menempuh pendidikan melelahkan dan waktu panjang. Tiga dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY)  menempuh tepat waktu, hanya enam tahun. Hebatnya lewat ikhtiarnya, mereka lulus jadi dokter dengan nilai tertinggi alias cumlaude dan luar biasanya mau membuka rahasia suksesnya.</p>
<p>Meidi Endahsari Nastiti (Meidi) mengatakan,belajar di fakultas kedokteran(FK) biasakan diri menyelesaikan tugas dan belajar dengan metode efektif , utamakan keseimbangan antara belajar dan menjaga kesehatan fisik maupun mental, kedua hal itu penting bisa tetap fokus dan produktif.</p>
<p>Berusahalah  membuat jadwal belajar teratur dan mengalokasikan waktu khusus mengulang materi. Selalu aktif bertanya kepada dosen dan berdiskusi dengan teman-teman agar terbantu lebih dalam memahami materi dari sudut pandang berbeda.Intinya konsistensi dan disiplin jadi kunci utama sukses.</p>
<p>Meidi,peserta sumpah dokter (baiat) Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) peraih indek prestasi kumulatif (IPK) tertinggi</p>
<p>Kini Meidi sudah resmi bergelar dokter, dengan ikhlas membagi langkah sukses. Meidi mengatakan, mendapatkan IPK perlu upaya  membangun komunikasi dengan para dosen, caranya bersikap proaktif dan sopan. Setiap kali ada materi kurang dipahami, segera bertanya ,baik di dalam kelas maupun secara pribadi di luar jam kuliah. Berusaha manfaatkan waktu konsultasi diberikan dosen untuk berdiskusi lebih mendalam dan mencari masukan terkait cara belajar yang efektif.</p>
<p>Kemudian berusaha lagi untuk dikenal dosen dan pembimbing merupakan bagian strategi. ”Caranya ikut kegiatan akademik di kampus,” ujar Meidi saat baiat di Universitas Yarsi, kemarin..</p>
<p>Dokter Meidi mengungkapkan, selama jadi mahasiswa kedokteran menghadapi beban studi cukup berat dan jadwal padat. Materi harus dipelajari sangat luas dan mendalam. Setiap semester,banyak materi baru harus dikuasai. Mulai dari teori dasar hingga praktik klinis dan memerlukan dedikasi besar. Jadi dibutuhkan konsentrasi tinggi dan waktu belajar konsisten.” Semua itu jadi tantangan musti dihadapi,” tutur dokter Meidi.asal Baubau Sulawesi Tenggara ,kemarin ,.</p>
<p>Dokter Meidi merasakan tertantang menyeimbangkan antara kehidupan akademik dan waktu pribadi. Terutama saat menghadapi ujian atau jadwal koas di rumah sakit. Tantangan lain adalah menjaga motivasi dan semangat di tengah tekanan. Apalagi saat menghadapi kesulitan dalam memahami materi sangat kompleks atau merasa kelelahan.</p>
<p>Materi anatomi merupakan pelajaran sangat sulit,  karena multi kompleks. Melibatkan banyak struktur tubuh harus dipahami lebih mendalam. Awalnya merasa kesulitan mengingat detail-detail tersebut, apalagi ketika harus memvisualisasikannya dalam bentuk 3D.</p>
<p>Solusinya, dengan menggunakan berbagai metode belajar lebih interaktif. Seperti menggunakan model tubuh manusia, aplikasi anatomi digital, dan video pembelajaran memperlihatkan struktur tubuh secara lebih jelas. Selain itu rutin belajar kelompok dengan teman untuk saling mengingatkan dan menguji pemahaman satu sama lain. ” Semua itu jalan keluarnya,” terang dokter Meidi juga aktif organisasi CIMSA (Center for Indonesian Medical Students’ Activities)</p>
<p>Saat hadapi ujian sangat sulit, padahal sudah mempersiapkan diri belajar maksimal.namun hasilnya tak sesuai harapan. Inilah satu pengalaman tak menyenangkan. ”Saat itu merasa kecewa dan cemas,” cakap dokter Meidi hobi bernyanyi</p>
<p>Kondisi itu jadi catatan berharga, mengajarkan untuk tidak cepat menyerah,belajar mengelola stres dan mencari cara lebih efektif dalam mempersiapkan ujian ke depannya.  ”Pengalaman tersebut justru jadi pelajaran berharga tentang ketekunan dan pentingnya evaluasi diri,”seru dokter Meidi saat SMA selalu peringkat satu</p>
<p>Kini dunia kedokteran berubah sangat dinamis dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Perjalanan di kedokteran penuh tantangan. Kepada para junior tetap semangat dan konsisten belajar. Jangan pernah ragu bertanya dan diskusi dengan teman-teman maupun dosen ” Belajar jadi dokter tidak hanya cerdas, tapi juga peduli dan tulus membantu sesama,” ingat dokter Meidi,dari kecil ingin jadi dokter.</p>
<p>Papa dan Mama terima kasih atas doa, dukungan, dan bimbingannya. Meidi ingin membalas kasih sayang mereka dan memastikan mereka bisa hidup nyaman , sehat dan sejahtera. Serta akan laksanakan pesannya tidak pernah meninggalkan sholat, selalu rendah hati, dan tidak cepat merasa puas saat raih pencapaian.</p>
<p>Setelah menjadi dokter, ada dua rencana utama ingin dicapai, Pertama, lanjutkan pendidikan spesialis Kedua, berencana ikut dalam program kesehatan masyarakat. Khususnya di wilayah keterbatasan akses kesehatan sehingga muncul peningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.</p>
<p>Seperti Meidi, Sania Zahra juga dokter peraih nilai tertinggi (cum laude) ujian Computer Based Test ( CBT ) mengatakan, memperoleh hasil terbaik tentu ada kiatnya. Sebulan sebelum ujian  sudah belajar hanya untuk  memahami semua materi sampai benar-benar paham. Kemudian  dua minggu sebelum ujian fokus membahas soal dengan pembahasannya. ” Dalam satu hari saya bisa membahas sekitar 250 soal  dan menghafal semua obat dan dosis,” tutur dokter Sania yang berencana lanjut pendidikan spesialis.</p>
<p>Ditambahkannya, menjadi mahasiswa kedokteran harus pintar membagi waktu,sehingga menang bersaing dan terhindar stres. Selain itu harus bisa membangun komunikasi dengan dosen,miliki sopan santun.</p>
<p>Bagi dokter Sania, Jantung merupakan pelajaran sangat sulit di fakultas kedokteran (FK).Namun setelah tekun dipelajari hingga paham,saat Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) malah pelajaran jantung menjadi sangat disukai,</p>
<p>Semangat terus ya adik-adik FKUY. ”Teruslah rajin belajar dan berdoa serta minta doa orang tua agar dilancarkan jadi dokter,” tutup dokter Sania berencana bangun klinik.</p>
<p>Bapak dan Ibu, Alhamdulillah , atas doa, kasih sayang dan support , kini cita-cita kecil  Sania jadi dokter pertama di keluarga sudah terwujud.”Saya akan berbakti dan ingat selalu segala nasehat serta mendoakan bapak dan ibu selalu diberikan kesehatan dalam lindungan Allah SWT,ujar dokter Sania, suka olahraga.</p>
<p>Masning Khusnul Khotimah (Masning) juga dokter peraih nilai tertinggi Objective Structured Clinical Examination  (OSCE) nasional mengutarakan, sukses di OSCE juga ada rahasianya. Belajar satu bulan sebelum ujian pahami betul anamnesa hingga tatalaksana dan selalu fokus. Kemudian minta doa orang tua dan keluarga serta yakin Allah SWT akan menolong</p>
<p>Patologi anatomi merupakan pelajaran sulit , sebagai mahasiswa FK wajib mencari solusi, caranya review 3-4 kali sehari ,lihat gambar dan bentuk lesinya</p>
<p>Kepada para junior, habis belajar boleh main (istirahat) tapi jangan terlena , harus tetap semangat. Perjalanan masih panjang jangan nyerah, yang penting utamakan grafik nilai dari semester ke semester naik serta jangan lupa minta rutin doa orang tua setiap belajar dan ujian.”Disetiap kesulitan pasti ada kemudahan,” pesan dokter Masning, kini sudah belajar berbagai bahasa asing.</p>
<p>”Rahasia lainnya agar sukses selain harus bisa management waktu, menentukan skala prioritas dan motivasi diri,” ujar dokter Masning berencana belajar magister biomedis</p>
<p>Dokter Masning menyatakan setuju belajar di kedokteran berat dan padat, tapi banyak sekali momen-momen serunya. Terutama bersama teman-teman di laboratorium anatomi, fisiologi, patologi anatomi dan klinik mikro ataupun skill labaratorium termasuk saat latihan OSCE . Hampir 24 jam atau 7 hari seminggu karena sistemnya kelas dan kelompok, jadi ketemunya dia lagi. Bahkan saat pulang pun belajar bareng dengan orang sama. Begitu juga di teater ” Seru banget kalo diinget-inget,” tutur dokter Masning yang juga penari.</p>
<p>Suksesnya jadi dokter jelas karena orang tua, setiap saat telah support dan mendoakan. Abi dan mama, Masning akan selalu ingat dan tidak akan lupa sholat wajib, tahajud, ngaji, dzikir.</p>
<p>Suksesnya para srikandi dokter FKUY ini tidak lepas dari para dosen, Terima kasih telah membimbing dan memberikan ilmunya , bukan hanya pengetahuan medis tetapi juga nilai-nilai disiplin, etika, dan empati dalam menjalani profesi ini.” Semoga para dosen diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan dalam segala urusan dan jadi amal sholeh,” ujar tiga srikandi dokter (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
