<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jakarta Pusat &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/jakarta-pusat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jul 2025 05:03:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Jakarta Pusat &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>FH Universitas YARSI Gelar Penyuluhan Hukum Terkait Perundungan Fisik di SMAN 27 Jakarta Pusat</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fh-universitas-yarsi-gelar-penyuluhan-hukum-terkait-perundungan-fisik-di-sman-27-jakarta-pusat?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fh-universitas-yarsi-gelar-penyuluhan-hukum-terkait-perundungan-fisik-di-sman-27-jakarta-pusat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 05:03:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Nelly Ulfah Anisariza]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 27]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20765</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, 24 Juni 2025 — Dalam upaya membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar, Fakultas Hukum Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum bertajuk “Peningkatan Pemahaman [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 24 Juni 2025 — Dalam upaya membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar, Fakultas Hukum Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum bertajuk “Peningkatan Pemahaman Hukum Terkait Perundungan Fisik di Kalangan Remaja” yang berlangsung di SMAN 27 Jakarta Pusat.</p>
<p>Kegiatan ini diketuai oleh Nelly Ulfah Anisariza, S.H., M.H., bersama anggota tim Tresia Elda dan Ade Nursanti, serta melibatkan mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas YARSI. Mitra kegiatan terdiri dari 50 orang siswa dan guru SMAN 27 Jakarta Pusat, yang aktif mengikuti rangkaian penyuluhan dan diskusi hukum.</p>
<p>Definisi Perundungan Fisik “Perundungan fisik adalah tindakan menyakiti secara langsung tubuh korban, seperti memukul, menendang, mendorong, menjambak, atau bentuk kekerasan fisik lainnya yang dilakukan secara berulang dan disengaja dengan tujuan menyakiti atau menakuti korban.”</p>
<p>Penyuluhan dilakukan melalui pendekatan persuasif dan partisipatif, meliputi ceramah materi (50%) dan diskusi dua arah (50%), serta dilengkapi pre‑test dan post‑test untuk mengukur penguasaan materi oleh peserta.</p>
<p>Tim juga menyampaikan bahwa perundungan fisik memiliki konsekuensi hukum tegas sesuai Pasal 351 KUHP, yaitu penganiayaan dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan atau denda, tergantung tingkat luka korban.</p>
<p>Nelly Ulfah Anisariza menyampaikan: “Kami berharap kegiatan ini mampu membuka mata siswa bahwa kekerasan fisik dalam bentuk apapun tidak dapat ditoleransi. Pemahaman hukum sejak dini penting agar remaja menyadari batasan dalam berperilaku.”</p>
<p>Ade Nursanti menambahkan: “Perundungan bukan hanya menyakitkan secara fisik, tapi juga meninggalkan luka psikologis yang dalam. Karena itu, penting bagi sekolah untuk menciptakan ruang yang aman dan mendukung korban.”</p>
<p>Tresia Elda juga menyampaikan pandangannya: “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong perubahan sikap dan budaya di sekolah. Dengan edukasi hukum yang tepat, siswa bisa menjadi pelopor anti-bullying di lingkungannya.”</p>
<p>Data Tren Perundungan di Sekolah Indonesia Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) pada tahun 2024:</p>
<ul>
<li>Terdapat 573 kasus kekerasan di sekolah, naik dari 285 kasus pada 2023.</li>
<li>Dari total kasus tersebut, 31 % terkait perundungan, sedangkan kekerasan fisik sebesar 10 %.</li>
</ul>
<p>Sementara itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaporkan bahwa berdasarkan Asesmen Nasional 2022: &#8211; Sekitar 36,31 % peserta didik (sekitar 1 dari 3 siswa) mengalami perundungan di sekolah.</p>
<p>Data ini menunjukkan betapa serius dan maraknya kasus perundungan fisik, termasuk di jenjang SMA. Hal ini memperkuat urgensi kegiatan penyuluhan hukum seperti ini, agar dapat memutus rantai budaya kekerasan di sekolah.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi wujud konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan komitmen FH Universitas YARSI dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berbudaya hukum.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjadi Khalifah Lingkungan: Pelatihan Kader Rumah Sehat oleh Tim Pengmas Universitas YARSI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/menjadi-khalifah-lingkungan-pelatihan-kader-rumah-sehat-oleh-tim-pengmas-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menjadi-khalifah-lingkungan-pelatihan-kader-rumah-sehat-oleh-tim-pengmas-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 00:41:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[demam berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[diare]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kholis Ernawati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Rifda Wulansari]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kemayoran]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Sumur Batu]]></category>
		<category><![CDATA[RW 07]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20590</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI kembali menunjukkan kiprahnya dalam membangun masyarakat sehat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung pada [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas YARSI kembali menunjukkan kiprahnya dalam membangun masyarakat sehat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 5 Juli 2025 ini mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Sanitasi Rumah melalui Peran Aktif Kader Kesehatan.” Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Kholis Ernawati, S.Si., MKes dan Dr. Rifda Wulansari, SP., MKes dari Fakultas Kedokteran, serta didukung oleh empat mahasiswa dan satu tenaga kependidikan. Program ini dirancang sebagai bentuk komitmen universitas terhadap penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendukung perubahan perilaku masyarakat melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan komunitas.</p>
<figure id="attachment_20592" aria-describedby="caption-attachment-20592" style="width: 1020px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-20592 size-large" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Menjadi-Khalifah-Lingkungan-Pelatihan-Kader-Rumah-Sehat-oleh-Tim-Pengmas-Universitas-YARSI1-1400x788.jpg" alt="" width="1020" height="574" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Menjadi-Khalifah-Lingkungan-Pelatihan-Kader-Rumah-Sehat-oleh-Tim-Pengmas-Universitas-YARSI1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Menjadi-Khalifah-Lingkungan-Pelatihan-Kader-Rumah-Sehat-oleh-Tim-Pengmas-Universitas-YARSI1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Menjadi-Khalifah-Lingkungan-Pelatihan-Kader-Rumah-Sehat-oleh-Tim-Pengmas-Universitas-YARSI1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Menjadi-Khalifah-Lingkungan-Pelatihan-Kader-Rumah-Sehat-oleh-Tim-Pengmas-Universitas-YARSI1.jpg 1504w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /><figcaption id="caption-attachment-20592" class="wp-caption-text"><i>Penyampaian materi oleh nara sumber</i></figcaption></figure>
<p>Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas kader kesehatan sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan layak huni. Para kader dilibatkan dalam serangkaian pelatihan intensif yang mencakup pemahaman tentang standar sanitasi rumah yang memenuhi syarat kesehatan, teknik komunikasi edukatif, serta praktik lapangan berupa penyuluhan langsung kepada warga. Dalam pelatihan ini, kader diajak memahami bahwa rumah yang sehat tidak hanya dilihat dari bangunan fisiknya, melainkan dari kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental, dan sosial penghuninya. Rumah yang memiliki ventilasi memadai, pencahayaan cukup, sarana air bersih, serta pengelolaan sampah dan limbah yang baik, terbukti mampu mencegah penyakit menular seperti diare, demam berdarah, ISPA, dan TBC.</p>
<p>Selain pendekatan teknis, pelatihan ini juga menyentuh aspek spiritual dengan mengangkat nilai-nilai keislaman. Kader diajak memahami bahwa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan adalah bagian dari amanah sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW. Dengan semangat dakwah bil hal, kader didorong untuk menjadi teladan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Untuk mendukung pelaksanaan penyuluhan, tim dosen juga menyediakan modul, booklet edukatif, serta formulir monitoring sanitasi rumah. Semua media tersebut dirancang agar mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan.</p>
<p>Pelatihan yang diberikan kepada para kader disambut dengan antusias dan semangat tinggi. Selama sesi berlangsung, para kader menunjukkan minat besar dan keterlibatan aktif dalam memahami prinsip-prinsip sanitasi rumah yang sehat. Meskipun kegiatan baru memasuki tahap pelatihan, para kader telah mampu menangkap materi dengan baik dan menunjukkan kesiapan untuk meneruskan edukasi kepada masyarakat di tahap berikutnya. Salah satu bagian penting dari pelatihan ini adalah pemberian materi tentang teknik komunikasi efektif dalam edukasi kesehatan. Materi ini bertujuan untuk membekali kader dengan kemampuan menyampaikan informasi secara jelas, ramah, dan mudah dimengerti, sekaligus mendorong perubahan perilaku sehat melalui pendekatan persuasif dan suportif. Untuk memudahkan penguasaan keterampilan komunikasi, para kader diperkenalkan dengan akronim SINGKAT, yakni: Senyum dan salam, Ingat gunakan bahasa sederhana, Nyatakan niat baik dan tujuan, Gunakan alat bantu dan praktik langsung, Kembangkan empati dan dengarkan, Ajak warga bertanya, serta Tutup dengan terima kasih dan motivasi.</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), dan SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan). Program ini juga memperkuat kemitraan lintas sektor antara akademisi, tokoh masyarakat, kader, dan warga, sesuai dengan semangat SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Semua kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, inklusif, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan.</p>
<p>Menurut Dr. Kholis Ernawati, kader kesehatan memegang peran strategis sebagai jembatan antara fasilitas layanan kesehatan dan masyarakat. Mereka bukan hanya sekadar penyampai informasi, tetapi juga pemimpin perubahan yang membangun kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dari lingkup terkecil: rumah tangga. Dengan pelatihan yang tepat dan dukungan yang memadai, kader dapat menjadi agen transformasi sosial yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, Universitas YARSI menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli dan hadir dalam kehidupan nyata masyarakat. Program pengabdian ini diharapkan dapat berlanjut dan direplikasi di wilayah lain untuk membangun komunitas yang sehat, mandiri, dan berdaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Event HKN ke-60 Jakpus diYarsi:  Kasudinkes Paparkan Transformasi  Kesehatan dan Jadikan Momentum  Tingkatkan Kesadaran Masyarakat</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/event-hkn-ke-60-jakpus-diyarsi-kasudinkes-paparkan-transformasi-kesehatan-dan-jadikan-momentum-tingkatkan-kesadaran-masyarakat?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=event-hkn-ke-60-jakpus-diyarsi-kasudinkes-paparkan-transformasi-kesehatan-dan-jadikan-momentum-tingkatkan-kesadaran-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 06:24:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Rismasari]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Kasudinkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17419</guid>

					<description><![CDATA[Kesehatan  salah satu investasi jangka panjang meraih generasi emas Indonesia 2045. Mari kita bersama menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat dr.Rismasari,MARS  menyatakan itu dalam [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kesehatan  salah satu investasi jangka panjang meraih generasi emas Indonesia 2045. Mari kita bersama menjaga kesehatan diri dan lingkungan.</p>
<p>Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat dr.Rismasari,MARS  menyatakan itu dalam puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tingkat kota Jakarta Pusat di Universitas Yarsi , Rabu.10/12/24</p>
<p>Lebih lanjut dr.Rismasari menerangkan, event peringatan HKN ke-60 menjadi momentum  meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya kesehatan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju sistem kesehatan nasional lebih kuat.</p>
<p>Peringatan HKN bertema Gerak Bersama dinilai sangat relevan di masa pasca pandemi seperti saat ini. Kami mengedepankan kolaborasi antara sektor kesehatan dan non kesehatan untuk mengatasi berbagai tantangan, seperti stunting, tuberculosis (TBC), hingga kesehatan mental</p>
<p>Selanjutnya, Kasudinkes memaparkan transformasi kesehatan berlandaskan pada enam pilar utama yaitu layanan primer, layanan rujukan, ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan dan teknologi kesehatan.</p>
<p>&#8220;Pilar-pilar ini dapat diwujudkan bertahap,melibatkan seluruh elemen masyarakat,&#8221; cakapnya</p>
<p>Lebih jauh ibu dokter berhijab menjelaskan,gawe  perayaan HKN dimulai Maret 2024, meliputi penilaian tenaga kesehatan teladan, kampung siaga TB, kampung bebas jentik, hingga kampung bebas asap rokok.</p>
<p>HKN juga disemarakkan dengan lomba dokter kecil dari berbagai sekolah dasar, peragaan busana dan tari tradisional. Bagi pemenang terbaik dari tiap kategori diminta hadir untuk diberikan penghargaan pada hari puncak imi.</p>
<p>Tidak ketinggalan pada event puncak HKN diadakan bincang-bincang mengupas permasalahan kesehatan mental semakin marak ditemukan di masyarakat.</p>
<p>Dokter Rismasari berharap,peringatan HKN ke-60 tidak sekadar seremonial tetapi juga langkah konkret memperkuat sistem kesehatan dan menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Para tenaga kesehatan serta campur tangan masyarakat luas yang ikut hadir di acara ini diharapkan menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus). Sekain itu terus menggaungkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai investasi kesehatan di masa depan sekaligus untuk menyambut Indonesia Emas 2045.</p>
<p>“Kepada Universitas Yarsi telah menyediakan tempat pelaksanaan dan para sponsor kami sampaikan terima kasih,” tutup dr.Rismasari</p>
<p>Wakil Rektor I Universitas Yarsi, Dr.dr.Wening Sari, M.Kes(doktor Wening) mengatakan, sebagai salah satu mitra kerja sama  merasa bangga dan terhormat dapat menjadi tuan rumah pelaksanaan event Perayaan Hari Kesehatan Nasional ke 60 tahun 2024 Kota Administratif Jakarta Pusat.</p>
<p>Universitas Yarsi  sangat mendukung dan terlibat aktif dalam upaya-upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan bangsa Indonesia. Universitas Yarsi berkontribusi di bidang kesehatan sejak 1967 dengan pendirian Sekolah Tinggi Kedokteran Yarsi. Saat ini 9 dari 16 program studi berhubungan erat dengan kedokteran dan kesehatan. Program kerja dan kegiatan di Pusat-pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga sangat terkait dengan kesehatan dan kedokteran.</p>
<p>“Dr Rimasari, merupakan Alumni FK Yarsi, sehingga acara ini juga menjadi bagian dari kerja sama dan bonding antara alumni dan almamater,”tutup Doktor Wening (usman)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masjid Yarsi Sajikan Medical Check UP , Layanan Jenazah dan Aneka Kegiatan Gratis</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/masjid-yarsi-sajikan-medical-check-up-layanan-jenazah-dan-aneka-kegiatan-gratis?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masjid-yarsi-sajikan-medical-check-up-layanan-jenazah-dan-aneka-kegiatan-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 07:14:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Achmad B Alzuhri]]></category>
		<category><![CDATA[Cempaka Putih Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Drs.Uun Munir]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Jami Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tahsin Al-Bayyinah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12600</guid>

					<description><![CDATA[Masjid Jami Yarsi, lokasinya strategis. berada dilingkungan komplek perkantoran, perusahaan, perguruan tinggi dan rumah sakit. Masjid berlokasi di Cempaka Putih Tengah Jakarta Pusat, bukanlah tipikal masjid pada umumnya, Buktinya,pada hari [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Masjid Jami Yarsi, lokasinya strategis. berada dilingkungan komplek perkantoran, perusahaan, perguruan tinggi dan rumah sakit. Masjid berlokasi di Cempaka Putih Tengah Jakarta Pusat, bukanlah tipikal masjid pada umumnya,</p>
<p>Buktinya,pada hari Jumat. di Masjid Yarsi para jemaah sesudah  jumatan dan masyarakat dekat Masjid Yarsi bisa mengikuti medical check up berupa timbang berat badan, tinggi badan , periksa tekanan darah ,gula darah, asam urat dan cholesterol. Bukan itu saja, para jemaah dan masyarakat dihidangkan makan siang. Semuanya gratis.</p>
<p>Direktur Masjid Jami’Yarsi, Drs.Uun Munir,M.Pd.I mengatakan,program medical check up ini dilakukan mahasiswa kedokteran Universitas Yarsi  Medical check up dilaksanakan mengusung kepedulian terhadap kesehatan jemaah dan warga sekitar.Serta untuk meningkatkan produktifitas jemaah agar rajin beribadah ke masjid.</p>
<p>Selain itu medical check up dapat membantu mengevaluasi kondisi kesehatan dan mendiagnosis potensi masalah kesehatan mungkin muncul. Dengan dilakukan skrining Kesehatan, jemaah dan masyarakat akan tahu aneka resiko dari masalah kesehatan tersebut  bisa segera mengantisipasi. “Ini bagian edukasi pembinaan agar jemaah bisa jaga kesehatannya. tetap sehat dan nyaman saat berjamaah ke masjid,” tutur Ustad Uun panggilan akrab Direktur Masjid Yarsi.</p>
<p>Lebih lanjut Ustad Uun menjelaskan, selain medical check up , ada beberapa  kegiatan lainnya seperti   Kajian Sunbright  mendatangkan guru agama (ustad) ,memberikan pencerahan  akhlak ,kajian fiqih tematik,  ekonomi dan sejarah Islam, serta kajian Quran tematik dalam kehidupan sehari-hari,sehingga harapannya, jemaah makin merasakan kerinduan masjid dan ajaran-ajaran agama bagi kehidupan</p>
<p>Dalam acara Sunbright diadakan tanya jawab,bagi jemaah bertanya diberikan hadiah. acara setiap Selasa dan Rabu setelah sholat Dhuhur dan setelahnya disediakan makan siang gratis.“Program Kajian Sunbright dirancang meningkatkan pemahaman agama dan keimanan,” tegas Ustad Uun</p>
<p>Kemudian program Tahsin Al-Bayyinah Bagi yang ingin meningkatkan bacaan Quran, ini hasil kerjasama Albayyinah.id . kegiatan ini memberikan pembelajaran komprehensif membaca alqur’an dengan baik.</p>
<p>Ada lagi program Masjid Kopi menyedia minuman air mineral,the dan kopi berikut gulanya gratis , tujuannya setiap Jemaah yang masuk Masjid Jami Yarsi sholat, ngaji dan itikaf disediakan minuman “Jadi tidak perlu repot dan ibadahnya bisa lebih khusuk,” ucap Ustad Uun</p>
<p>Sementara Staf Administrasi Masjid Jami’ Yarsi, Achmad B Alzuhri,S.Pd ( ustad Zuhri) menambahkan. Masjid Jami Yarsi juga ada program One Day One Juz Program membantu para jemaah rutin membaca Al-Quran dimulai setelah subuh sampai waktu syuruq .</p>
<p>Selanjutnya program BERSEMI (Berkah Shaum Senin dan Kamis menjamu para jemaah berpuasa sunnah senin dan kamis dengan berbagai menu makanan prasmananan.</p>
<p>Program Layanan Pemuliaan Jenazah dan Ambulans Gratis . bertujuan meringankan keluarga berduka, dengan menyediakan layanan mulai dari memandikan dan mengkafani, mensholatkan, sampai dengan mengantarkan ke pemakaman dalam dan luar JABODETABEK.</p>
<p>Ada juga Program Unit Pengelolaan Zakat sebagai pusat pengumpulan dan distribusi dana zakat yang efisien.Program tahunan seperti: Program Ramadhan, Idul fItri dan Idul Adha meliputi pengumpulan, penyembelihan, dan distribusi daging kurban</p>
<p>Menurut Ustad Zuhri semua kegiatan bertujuan membantu masyarakat dan jemaah masjid lebih dekat dan mau ke masjid , berjemaah dan beribadah lebih khusuk.</p>
<p>Sementara semua kegiatan.masjid dananya berasal dari jemaah, Dana yang diterima selalu dilaporkan setiap Jumat dilaporkan kepada Jemaah. Dana yang diterima semuanya untuk program kegiatan, bukan untuk gaji pengurus .”Gaji pengurus berasal dari Yayasan Yarsi,” tegas Ustad Zuhri</p>
<p>Jadi bagi jemaah dan warga masyarakat ingin ikut menyukseskan aneka program Masjid Jami Yarsi dapat menghubungi Masjid Jami Yarsi.  “Pengurus selalu ada di masjid ” tutup Ustad Zuhri (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
