<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Magister Sains Biomedis &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/magister-sains-biomedis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Sep 2024 02:13:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Magister Sains Biomedis &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Selesaikan Tugas Akhir, Mahasiswa Mbiomed Yarsi Lakukan Riset Buat Kosmetik Herbal</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/selesaikan-tugas-akhir-mahasiswa-mbiomed-yarsi-lakukan-riset-buat-kosmetik-herbal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 02:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Bunga Indah]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Eha GmDjulaeha]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Juniarti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Wiji Purnama Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pusat Penelitian Herbal Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=16715</guid>

					<description><![CDATA[Kosmetik herbal dibuat industri obat atau badan usaha farmasi itu sudah biasa. Termasuk jika dibuat oleh sarjana farmasi atau apoteker. Rabu sore pekan lalu mahasiswa Magister Sains Biomedis (MBiomed) Universitas [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kosmetik herbal dibuat industri obat atau badan usaha farmasi itu sudah biasa. Termasuk jika dibuat oleh sarjana farmasi atau apoteker.</p>
<p>Rabu sore pekan lalu mahasiswa Magister Sains Biomedis (MBiomed) Universitas Yarsi  sebagian besar dokter estetik membuat kosmetik herbal. Ini baru luar biasa. Kegiatan ini wajib dan  bagian tugas akhir bagi mahasiswa MBiomed meneliti di laboratorium.</p>
<p>Dokter estetik merupakan seorang profesional medis memiliki pelatihan khusus estetika medis. Tugasnya memperbaiki atau mempertahankan penampilan fisik seseorang melalui prosedur medis non-bedah atau bedah kecil bertujuan untuk estetika, bukan pengobatan penyakit.</p>
<p>Menurut Kepala Pusat Penelitian Herbal Universitas Yarsi , Dr. Juniarti,S.Si.,M.Si ( Doktor Juniarti) kosmetika herbal sudah dibuat diharapkan akan menjadi produk. Kosmetik herbal ini dapat menjadi alternatif kosmetik aman dan minim efek samping, lalu di jual di pasaran, terutama pasca perawatan invasif seperti laser dan derma piling</p>
<p>Dalam kegiatan ini Laboratorium Herbal Universitas Yarsi memfasilitasi  penelitian  ini dengan melayani uji pra klinik secara in vivo menggunakan hewan coba untuk menguji efikasi, efektifitas dan efek samping produk sudah diracik dosen bersama mahasiswa berprofesi dokter estetik</p>
<p>Menurut Doktor Juniarti kalau buat sendiri punya lebih manfaat. Mahasiswa bisa memilih ragam bahan yang aman, teruji dan dapat dipertanggungjawabkan keamanannya. Lalu bisa didaftarkan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan diharapkan dapat bernilai ekonomi.</p>
<p>Lebih lanjut Alumnus Doktor Universitas Indonesia menambahkan,karena kegiatan ini bagian dari penelitian, Yayasan Yarsi menyediakan dana hibah penelitian internal untuk dosen dan dapat  melibatkan beberapa mahasiswa termasuk S2 (Mbiomed).Jika dananya kurang mahasiswa bisa menambahkan. Saat membuat kosmetik herbal biasanya mahasiswa ikut payung penelitian dosen jumlahnya 2 -4 mahasiswa</p>
<p>Membuat kosmetik herbal bagi mahasiswa Mbiomed membutuhkan waktu 1-3 bulan. Produksi dan penelitian ini sudah beberapa kali beragam formula. Seperti gel Aloe vera untuk mengobati luka sayat  dilakukan oleh dr. Bunga Indah dilanjutkan dr. Yulia Wiji Purnama Sari dan dr. Emi dengan penambahan preservatif.</p>
<p>Kemudian uji efektivitas formulasi krim ekstrak kembang telang untuk mengobati luka sayat. melibatkan dr. Lusy Indranita M.Biomed dan dr Nurmayani di bantu dua mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Yarsi(FKUY) . Sementara  Krim ekstrak kembang telang juga di uji efektivitas dan keamanannya utk mengatasi hiperpigmentasi pd hewan coba. Studi ini dilakukan dr. Eha GmDjulaeha M.Biomed di bantu mahasiswa FKUY.” Kini juga ada beberapa penelitian lanjutan untuk  pembuatan dan uji coba formulasi menggunakan model hewan coba luka bakar, ” tutup Doktor Juniarti sekaligus jadi pembimbing(usman)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Srikandi Tampilkan Aneka Jurus Raih IPK Tertinggi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lima-srikandi-tampilkan-aneka-jurus-raih-ipk-tertinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 19:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[FPsi]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Shavira Ayudia]]></category>
		<category><![CDATA[Erika Selorina]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fathia Febrianti]]></category>
		<category><![CDATA[FHUY]]></category>
		<category><![CDATA[IISMA]]></category>
		<category><![CDATA[IPK tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Nadira Putri Andria]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Ilham Risma Hidayati]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[University of Granada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14606</guid>

					<description><![CDATA[Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi juga ayah, ibu, keluarga, dan teman.</p>
<p>Bagi para mahasiswa, sudah mulai ada pergeseran pandangan. Kalau dulu jadi mahasiswa puncaknya saat wisuda, kini bukan pada prosesi wisuda, tetapi bagaimana mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Mahasiswa akan memiliki kebanggan spektakuler bilamana saat diwisuda meraih IPK tertinggi.</p>
<p>Punya IPK tertinggi, berarti derajadnya sudah naik kelas dan apabila mau bekerja akan lebih mudah. Selain itu dari kampus tempat belajar umumnya mendapatkan apresiasi. Ada sekedar sertifikat hingga dalam bentuk uang.</p>
<p>Tentunya untuk mendapatkan IPK tertinggi tidak mudah. Tiap mahasiswa punya ragam mengatasi gelombang kesulitan. Tentu butuh aneka strategi, jurus dan kiat.</p>
<p>Wisudawati Adinda Shavira Ayudia (Adinda) meraih IPK tertinggi 3,93 tidak ada kiat khusus, seperti biasa saja. Selama saya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Yarsi (FHUY), hanya menerapkan metode belajar yang tepat dan mencoba menggali ilmu serupa di luar kelas kuliah.</p>
<p>Saat semester 5, Adinda yang juga pernah ikut program <em>student exchange</em> bernama ICT (<em>International Credit Transfer</em>) di University of Malaya di Malaysia menambahkan, dari awal masuk fakultas hukum merasa berat, karena tidak memiliki keluarga <em>background </em>hukum. Jadi awal masuk sudah mulai belajar dan beradaptasi. Namun, seiring berjalannya waktu berusaha keluar dari <em>comfort zone </em>dan mengikuti organisasi serta berbagai lomba menambah wawasan dan relasi. “Alhamdulillah, dengan ini selama kuliah sedikit demi sedikit dapat membangun rasa takut” tutur -Finalis Regional Kompetisi Debat Nasional diadakan Mahkamah Konstitusi (2020).</p>
<p>Selain itu dengan mengikuti lomba dan terakhir mendapatkan beasiswa ke luar negeri dari pemerintah menambah semangat belajar makin tinggi.</p>
<p>Adinda mengakui, setiap mahasiswa pasti saat kuliah ada mengalami kesulitan terhadap mata kuliah. Hukum Acara Pidana, paling sulit dirasakan.</p>
<p>Menurut Adinda yang menjadi peserta Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) di University of Granada di Spayol solusinya lebih banyak baca materi diberikan dosen dan mencari sumber bacaan lain di luar materi tersebut.</p>
<p>Kepada sahabat mahasiswa FHUY semangat terus belajar, jangan takut mencoba hal baru.“Jangan lupa berdoa dan selalu meminta doa dan restu kedua orangtua,” pesan Adinda.</p>
<p>Sementara wisudawati program studi (Prodi) Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Fathia Febrianti mendapatkan IPK tertinggi 3,92 menyatakan, Alhamdulillah, tidak ada kiat-kiat khusus dan tidak mengira akan mendapatkan IPK bagus. Hanya saat perkuliahan diusahakan menyimak dan mencermati materi disampaikan para dosen.</p>
<p>“Kalau memang ada belum mengerti, harus terus berusaha cari solusi, dimulai sendiri hingga sumber-sumber lain,” cakapnya.</p>
<p>Selain itu, kalau ada tugas, kerjakan dengan maksimal. Terlepas dari itu, sepertinya doa dari orang tua, terutama Mama. “Karena setiap berangkat kuliah, Mama suka bilang, sukses kuliahnya dan IPK tinggi,” ujar Fathia.</p>
<p>Selama kuliah pasti pernah mengalami kesulitan terutama berhubungan dengan teknologi dan penyusunan skripsi. Solusinya mencari sumber-sumber lain seperti tutorial atau praktik di YouTube dan konsultasi dengan dosen.</p>
<p>Kepada sahabat sahabat mahasiswa, terus semangat belajar. Jadikan belajar sebagai kesempatan membanggakan diri dan orang tua. Jika merasa mengalami kesulitan jangan mundur dan harus dihadapi, Insya Allah akan terselesaikan, jangan lupa berdoa.</p>
<p>Sependapat dengan Fathia,Wisudawati Prodi Psikologi Nadira Putri Andria (Nadira) menyatakan, merebut IPK 3.85 tidak ada kiat kiat spesifik,hanya belajar  membuat skala prioritas dan kerjakan ragam semua tugas akademik.</p>
<p>Kesulitan belajar di bangku kuliah pasti ada. Pelajaran psikologi kepribadian dan psikologi kesehatan ini mata kuliah sulit, namun harus dilalui meski menyita waktu. “Sebagai mahasiswa harus bisa cari solusi,” tutur Nadia yang setelah lulus siap bekerja.</p>
<p>Kedua mata kuliah tersebut membutuhkan kemampuan analisis dan berpikir kritis. Pemecahannya hanya harus banyak membaca. Di kelas mayoritas tugas kedua mata kuliah tersebut adalah studi kasus, sehingga lama lama terbiasa dan tadinya beku jadi mencair.</p>
<p>Nadia mengatakan, kepada adik tingkat semangat terus belajar dan kuliah. Empat tahun itu cepat, manfaatin waktu yang ada dan manfaatin juga oportunitas yang ada</p>
<p>Bisa meraih IPK tertinggi bukan milik mahasiswa program sarjana tapi juga ada pada mahasiswa pascasarjana Universitas Yarsi.</p>
<p>Wisudawati Prodi Magister Sains Biomedis, Nur Ilham Risma Hidayati (Nur) menyatakan, meraihi IPK 3,99 tidak ada kiat-kiat khusus, hanya terus fokus pada tujuan utama, tetap berusaha dan berdoa.Alhamdulillah sangat bersyukur bisa mencapai IPK tertinggi.</p>
<p>Lebih lanjut Nur bercerita, pendidikan ditekuni selama pasca sarjana berbeda dengan strata sarjana (Prodi S1). “Kesehatan Masyarakat prodi saya tekuni saat S1,” terang Nur.</p>
<p>Dengan fokus belajar biomedis perlahan-lahan gelar pascasarjana dapat diselesaikan. Kuliah strata pascasarjana (S2) sains biomedis.banyak magang dan penelitian di laboratorium.</p>
<p>Disini saya membuat <em>schedule</em> kegiatan agar bisa membagi waktu, antara menyelesaikan magang dan penelitian dengan belajar. “Stem cell jadi fokus penelitian,” ujar Nur.</p>
<p>Saat belajar Magister Sains Medis Universitas Yarsi pelajaran paling sulit terkait biologi molekuler. Solusinya konsentrasi dalam memahami materi yang diberikan dosen dan pelajari kembali materi-materi sudah disampaikan.</p>
<p>Kepada adik-adik tingkat, tetap semangat mencapai gelar magister. “Semoga penelitiannya berjalan dengan lancar, “tutup Nur.</p>
<p>Sementara wisudawati prodi Magister Kenotariatan (MKn) Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi Erika Selorina (Erika) menyatakan, memperoleh IPK tertinggi caranya dengan mengemban ilmu yang di dapat.  Kebetulan sebelum masuk Magister Kenotariatan Yarsi telah bekerja di salah satu kantor notaris di Kabupaten Bogor mulai tahun 2012.</p>
<p>Kebetulan juga wawasan dan pengetahuan sudah didapatkan saat bekerja seperti ilmu bidang notaris, ilmu bidang PPAT dan kode etik. Jadi tinggal menyesuaikan dan melengkapi.</p>
<p>“Kuliah di Mkn Yarsi  sebagai penunjang dan memperdalam teori berdasarkan akademik. Setelah itu dapat gelar, ,” ujar Erika.</p>
<p>Erika menyatakan, meski sudah bekerja, tapi kesulitan belajar kuliah di MKn tetap ada. Seperti teori hukum dan perpajakan. “Teori hukum bukan teori kita suka saja, tapi juga harus faham dengan kaitan menjurus dengan judul tesis kita erat kaitannya.</p>
<p>Kepada para junior, kejarlah impian setinggi tingginya, niscaya ilmu itu akan bermanfaat sampai akhir hayat. “Jadilah Notaris bermartabat sesuai syariah Islam dan jangan mencoreng almamater,” pesan Erika.</p>
<p>Untuk mendapatkan IPK tertinggi apapun namanya pasti ada usaha maksimal. Lima Srikandi yang meraih IPK tertinggi telah menampilkan aneka jurus. Semoga bermanfaat dan bisa menambah khasanah para junior. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Biomedis Yarsi Datangkan Doktor Arief,  Belajar Biostatistik Harus Continue</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/magister-biomedis-yarsi-biostatistik-harus-continue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2022 10:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[bioinformatika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Biostatistika]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen Statistik University of Leed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Arief Gusnanto]]></category>
		<category><![CDATA[epidemiologi]]></category>
		<category><![CDATA[genetik]]></category>
		<category><![CDATA[genetika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10505</guid>

					<description><![CDATA[Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan. Demikian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan.</p>
<p>Demikian pengajar di Departemen Statistik University of Leed , Dr.Arief Gusnanto saat jadi dosen tamu program studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi secara <em>hybrid</em> kemarin.</p>
<p>Doktor Arief dalam pemaparannya banyak memberikan pengetahuan mencerahkan bagi para mahasiswa. Seperti dalam penelitian biomedis,disain harus dilakukan dengan tepat , agar hasil penelitian bisa mewakili kondisi sebenarnya dan pertanyan penelitian harus dijawab dengan desain. “Dalam kondisi ini mahasiswa harus banyak belajar,” Ingat Pak Arief</p>
<p>Selanjutnya hal penting lain dijelaskan Doktor Arief  berupa pemahaman literatur menjadi hal utama merancang suatu penelitian yang baik.  <em>Review </em>artikel dapat dijadikan pilihan awal  memberikan pengetahuan dasar mempersiapkan suatu riset, melalui pertanyaan penelitianva. Kemudian ukuran dan jenis sampel perlu memperhatikan bagaimana populasi dipilih agar tujuan penelitian dapat tercapai.</p>
<p>Diakhir presentasinya, dosen statistik ini berpesan para mahasiswa harus lebih banyak belajar dengan membaca, terutama jurnal-jurnal. Bagi mahasiswa pascasarjana Biomedis Universitas Yarsi dan universitas lainnya ikut kuliah ini, masih banyak ilmu perlu digali dari beberapa sisi seperti farmasi, kedokteran, genetik, genomic untuk membantu riset.</p>
<p>Mungkin biostatistik bisa dijadikan bidang ilmu digali lebih lanjut untuk riset. “ Intinya, belajar termasuk biostatistik harus dilakukan <em>continue</em>. ”Jangan berhenti belajar, sayapun sampai kini masih belajar,”tutur Doktor Arief kini bermukim di Inggris</p>
<p>Kepala Program Studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti,M.Sc menyatakan, acara ini sukses, karena dari awal hingga akhir peserta onlinenya tidak berkurang, 165 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ikut belajar dalam kuliah</p>
<p>Menurut Doktor Ndaru, biostatitik merupakan salah satu mata kuliah di Magister Sains  Biomedis. Mendatangkan Doktor Arief dari Leeds University memiliki latar belakang penelitian dan publikasi internasional, diharapkan mahasiswa mendapat pengayaan dan pengetahuan sehingga bisa merancang penelitian lebih matang, menghindari bias dan hasilnya lebih memuaskan.</p>
<p>Pertemuan dengan Doktor Arief inginnya tidak kali ini aja. “Kedepan melalui keahliannya,Universitas Yarsi bisa belajar lagi,”harap Doktor Ndaru</p>
<p>Sekretaris Prodi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Juniarti,S.Si.M.Si menambahkan,kepakaran Doktor Arief bidang metode statistika, khususnya bidang bioinformatika statistik, biologi, kedokteran, genetika statistik, epidemiologi dan genetik telah dibuktikan dengan ratusan penelitian telah dipublikasikan dalam bentuk jurnal dan prosiding telah banyak disitasi oleh peneliti lainnya (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Biomedis Yarsi Sukses Gelar Kuliah Tamu Iqbal Mochtar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/magister-biomedis-yarsi-sukses-gelar-kuliah-tamu-iqbal-mochtar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 17:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Iqbal Mochtar]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[University of Liverpool]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8730</guid>

					<description><![CDATA[Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading,salah mata kuliah dalam  Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi. Ini salah satu mata kuliah penting, Selanjutnya untuk memberikan pengalaman menulis, baik ilmiah maupun [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading,salah mata kuliah dalam  Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi. Ini salah satu mata kuliah penting, Selanjutnya untuk memberikan pengalaman menulis, baik ilmiah maupun popular kepada mahasiswa Prodi Magister Sains Biomedis, Universitas Yarsi menggelar kuliah tamu. Kali ini menghadirkan Iqbal Mochtar, M.D., M.P.H., M.O.H.S., DiplCard., DoccMed., PhD, SpOk, FRSPH,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Kepala Program Studi  Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti, M.Sc,  Doktor Iqbal Mochtar memiliki banyak gelar pendidikan merupakan salah satu sosok berhasil dan mampu membuktikan menulis tidak sulit. Kemudian apa yang dituliskan Doktor Iqbal dibidang kesehatan termasuk bidang biomedis dari hasil pekerjaannya, dunia ilmu pengetahuan, akademisi dan masyarakat dapat manfaatnya, selain itu tulisannya menjadi rujukan serta dapat dikembangkan secara nasional dan internasional.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Jadi, kemampuan menulis dan merujuk pada sumber tulisan merupakan salah kompetensi harus dimiliki lulusan Magister Sains Biomedis,” terang Doktor Ndaru Andri , kemarin</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Doktor Ilmu Biomedik Universitas Indonesia ini lewat webinar ini menyatakan harapannya agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman, ilmu dan fakta aplikasi dari kemampuan  dimiliki Doktor Iqbal Mochtar. Selain itu Doktor Iqbal  juga seorang diaspora,dapat menumbuhkan motivasi dan semangat menulis yang benar kepada mahasiswa. “Pengalaman Doktor Iqbal sangat dibutuhkan mahasiswa,” tutur Doktor Ndaru .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya , mahasiswa  harus mampu membuat tulisan ilmiah untuk keperluan thesis dan publikasi di jurnal. Setelah lulus mereka wajib mampu menuliskan hasil pekerjaanya untuk selalu dapat di publikasi, di bidang apapun profesinya, seperti dokter, peneliti, analis, dosen, dan professional lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Webinar Doktor Iqbal digelar Prodi Biomedis  Universitas Yarsi  banyak memberikan memberikan pencerahan dan bermanfaat bagi para mahasiswa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Acara ini sukses digelar. Partisipan dari awal hingga mendekati akhir acara terus bertambah. hadirin bukan hanya dari Prodi Biomedis Yarsi, tetapi dari institusi lain seperti Universitas Trisakti, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Indonesia, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Islam Negeri Syarief Hidayahtullah dan universitas lainnya. Saat sesi tanya jawab para peserta responsif dan apresiatif  dan mereka puas dengan jawaban diberikan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ndaru  juga Alumni University of Liverpool ini menyatakan, tindak lanjut dari virtual ini, para mahasiswa akan diberikan kesempatan menulis dua  macam karya, baik ilmiah maupun popular, kemudian akan direview oleh dosen pengampu mata kuliah Penelusuran Literatur dan Jurnal Reading.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lansia Bukan Problem, Tapi Opportunity</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/geoscience-2-0</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2021 09:58:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN]]></category>
		<category><![CDATA[Erisman]]></category>
		<category><![CDATA[Geoscience 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[geroscience intervention]]></category>
		<category><![CDATA[lansia]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Andrea B Maier]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8241</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup ,diikuti peningkatan jumlah lanjut usia(Lansia). Peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) tahun 2010, menjadi 25,9 [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Indonesia mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup ,diikuti peningkatan jumlah lanjut usia(Lansia). Peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019. Diperkirakan akan terus meningkat, tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam tataran global, situasi ini tidak jauh berbeda bahkan mungkin lebih memprihatinkan.  Namun penambahan usia harapan hidup itu sering berlangsung dengan tidak memuaskan, timbul berbagai penyakit ,termasuk  degeneratif. Disini peran dan dukungan penelitian berkesinambungan perlu dilakukan agar penerapan dan penanganan tepat guna dan efisien</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof Andrea B Maier menyatakan, <em>elderly</em> atau lansia bukanlah problem Menurutnya, lansia lebih ke <em>opportunity</em><em>  </em>dan saatnya masukan hasil penelitian ditunggu</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Kini penelitian penuaan telah mengalami kemajuan  selama beberapa tahun terakhir. Terutama dengan penemuan laju penuaan dikendalikan, setidaknya sampai batas tertentu, oleh pendekatan genetik dan proses biokimia dikembangkan dalam sebuah evolusi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof Andrea juga menjelaskan  istilah Geoscience 2.0 meliputi empat aspek penting penelitian penuaan . Penelitian ini  menjadi pilar utama dan implementasinya untuk beberapa tahun selanjutnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pilar pertama menurut Andrea adalah <em>disease cluster</em> yaitu penggolongan penyakit,penyakit datang pada setiap usia dan kita mengetahu penyebabnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pilar kedua adalah Biomarker Klinis. kita perlu mengukur bagaimana seseorang sudah menua dengan alat skrining. Skrining dapat mengukur apakah kita memiliki ingatan cukup baik atau tidak. Selain itu, terdapat beberapa tes . Misalnya dari duduk ke berdiri. Jika seseorang tidak cukup mampu melakukannya, maka orang tersebut sudah mendapatkan ciri-ciri bahwa ia tidak punya kekuatan , lemah artinya sedang mengalami penuaan. Pilar ketiga adalah biological biomarker berkaitan erat dengan biomarker klinis.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sedangkan pilar terakhir atau keempat  menurut Prof Andrea, <em>g</em><em>eroscience</em><em> intervention</em> penelitian penuaan, mengarah intervensi klinis dialami  banyak orangtua.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Gerontologi sendiri  adalah ilmu mempelajari berbagai aspek penuaan. “Disebut 2.0, karena ilmu ini tidak hanya tentang temuan riset. Tetapi juga penerapannya, termasuk di klinik sehari-hari, serta dampak pentingnya pada kesehatan masyarakat,&#8221; tuturnya</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof Andrea bicara di webinar ini kemarin sebagai pembicara tamu Sekolah Pascasarjana Program Studi (Prodi) Magister Sains Biomedis Universitas Yarsi, Kuliah umum virtual ini mengambil tema Geroscience 2.0 Lansia Sehat Indonesia diikuti dari berbagai daerah dan  multi profesi.  </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam kuliah umum ini Prof. Maier juga mengulas  sembilan ciri-ciri penuaan. Meliputi ketidakstabilan genom, gesekan telomer, perubahan epigenetik, hilangnya proteostatis, penginderaan nutrisi yang dideregulasi, disfungsi mitokondria, penuaan sel, kelelahan sel induk, dan perubahan komunikasi antar sel.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Diakhir penjelasannya Prof Andrea juga ,peneliti senior di bidang <em>ageing and longevity</em> menyatakan, sebenarnya kita perlu berpikir realistik. Aktivitas anti penuaan tidak akan membuat kita hidup 20 tahun lebih lama. Dalam hal ini, pola makan terbaik adalah yang terpenting. Hal itu merupakan salah satu resep terbaik ketika sudah mengalami penuaan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementara itu  Direktur Bina Ketahanan Lansia dan Rentan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Erisman juga sebagai pembicara mengatakan, ada dua faktor berpengaruh pada kesehatan lansia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pertama faktor Individu  meliputi perilaku, perubahan fungsi karena umum, genetika dan penyakit.  Faktor kedua lingkungan, meliputi meliputi perumahan, teknologi yang membantu lansia, transfortasi dan fasilitas sosial. “Lansia Indonesia tangguh, harus Smart yaitu sehat, mandiri, aktif, produktif,”tutur Erisman</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sementara ketangguhan itu terkait 7 dimensi, berupa  dimensi spritual, sosial kemasyarakatan, emosional, fisik, intlektual, profesional vokasional dan dimensi lingkungan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terkait lansia, lansia bukanlah problem tapi <em>opportunity</em><em>  </em> ,kini BKKBN mempunyai 5 strategi nasional ,yakni peningkatan perlindungan sosial dan jaminan pendapatan kapasitas individu, peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup lansia, pembangunan masyarakat dan lingkungan ramah lansia, penguatan kelembagaan pelaksana program kelanjutan usia, dan penghormatan perlindungan serta pemenuhan terhadap hal lansia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> “Kedepan BKKBN akan membentuk sekolah lansia, rencananya tahun depan minimal ada 9 provinsi.” cakap Erisman,</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sisi lain Ketua Yayasan Yarsi ,Prof. dr. Jurnalis Uddin PAK  juga jadi pembicara mengatakan, kondisi disabilitas umum sering terjadi pada kondisi lansia sangat tua. Semakin tua kelompoknya maka semakin besar kemungkinan mereka hidup dalam kondisi disabilitas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"> Lansia memiliki akses fasilitas kesehatan yang lebih baik hanya ada pada angka 40 persen. Jika dilihat dari data tingkat nasional dan mereka berada di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">6,3% lansia di Indonesia hanya hidup sendirian. Prof Jurnalis memiriskan hal ini, karena para lansia perlu diberikan perhatian khusus. Kemampuan fisik dan mental menurun dapat mempengaruhi kesehatan lansia tersebut.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Prof Jurnalis, mereka membutuhkan dukungan sosial dan keluarga agar kesehatan mentalnya terjaga. Terkadang, karena hidup sendirian mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Dalam skala nasional proporsi lansia laki-laki bekerja adalah 64,5%, sedangkan lansia perempuan diangka 35,7%.,”tutup Prof Jurnalis</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lansia bukanlah problem, jika ada dukungan dan perhatian lansia menjadi <em>opportunity</em></span></p>
<p><span style="color: #000000;"><em>Penulis : Anisa, Dimas , Anggun</em></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Pilihan Terbaik Kuliah Program Sarjana S1 Di Indonesia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-pilihan-terbaik-kuliah-program-sarjana-s1-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2020 02:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliah kelas karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah online]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[kelas karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah kelas malam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah malam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah s1]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah s2]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sore]]></category>
		<category><![CDATA[Magister]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Magister kenotariatan]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Masuk kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7503</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI telah berpengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari 54 tahun dengan menggelar Kuliah Sarjana atau kuliah S1 dengan pilihan program studi favorit di Indonesia. Program studi yang tersedia antara [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas YARSI telah berpengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari 54 tahun dengan menggelar Kuliah Sarjana atau kuliah S1 dengan pilihan program studi favorit di Indonesia. Program studi yang tersedia antara lain Fakultas Kedokteran (Prodi Kedokteran) dan Fakultas Kedokteran Gigi yang telah lama dikenal melahirkan Dokter muslim terbaik di Indonesia. </p>
<p>Fakultas Psikologi mengajarkan  kurikulum pendidikan yang menekankan pada psikologi kesehatan dan nilai-nilai Islami. Dengan penyusunan kurikulum ini, diharapkan Fakultas Psikologi dapat mencetak sarjana psikologi yang berkualitas tinggi dan mampu mengamalkan ilmunya di berbagai konteks sosial sesuai dengan nilai-nilai Islami. </p>
<p>Fakultas Hukum (Prodi Ilmu Hukum) mempelajari berbagai sistem hukum yang berkaitan dengan kehidupan kemasyarakatan maupun kegiatan bisnis. Di Ilmu Hukum, mahasiswa juga belajar mengenai perundang-undangan termasuk di dalamnya hukum dasar (konstitusi, hukum perdata, hukum dagang, hukum tata negara, hukum pidana, hukum tata pidana) hingga hukum internasional dengan cakupan yang cukup luas.</p>
<p>Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YARSI terdiri dari dua program studi, yaitu Manajemen dan Akuntansi yang memiliki andil besar dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang berkompeten dalam menyusun kebijakan ekonomi serta manajerial perusahaan untuk berbagai sektor. Pada Fakultas  Ekonomi dan Bisnis kamu akan mempelajari ilmu dan teori-teori ekonomi untuk diterapkan dalam praktik bisnis.</p>
<p>Fakultas Teknologi Informasi terdiri dari Program studi Teknik Informatika dan Prodi Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi. Prodi Teknik Informatika akan mempelajari ilmu dan teknik yang membahas tentang pengolahan data atau masalah transformasi dengan memanfaatkan teknologi komputer melalui proses-proses logika. Jadi, mata kuliah yang kamu temui akan lebih banyak berkutat pada pemrograman (programming), teknologi jaringan komputer, dan pengembangan perangkat lunak (software). Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi mempelajari kegiatan teknisi perpustakaan, manajemen perpustakaan, bahkan aplikasi teknologi informasi di perpustakaan untuk menyebarluaskan informasi yang optimal.</p>
<p>Untuk masuk kuliah di Universitas YARSI tak perlu lama. Cukup melalui pendaftaran online ke <a href="www.yarsi.ac.id">www.yarsi.ac.id</a>. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Pilihan utama Kuliah Kuliah Program Kelas Karyawan S1 dan Program Pascasarjana (Kuliah S2)</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-pilihan-utama-kuliah-kuliah-program-kelas-karyawan-s1-dan-program-pascasarjana-kuliah-s2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2020 01:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliah kelas karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah online]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[kelas karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah kelas malam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah malam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah s1]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah s2]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah sore]]></category>
		<category><![CDATA[Magister]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Magister kenotariatan]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Masuk kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7500</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI telah berpengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari 54 tahun dengan menggelar Kuliah Sarjana atau kuliah S1 dengan pilihan program studi favorit di Indonesia. Tak hanya sekedar solusi saat [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Universitas YARSI telah berpengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari 54 tahun dengan menggelar Kuliah Sarjana atau kuliah S1 dengan pilihan program studi favorit di Indonesia. </p>
<p>Tak hanya sekedar solusi saat pandemi, Universitas YARSI menggelar kuliah online dengan tetap menjaga kualitas pengajaran dan proses belajar mengajar, agar nantinya dihasilkan lulusan terbaik dari Universitas YARSI.</p>
<p>Untuk Anda yang sibuk kerja atau berwirausaha, dan saat ini mencari kuliah sore atau kuliah kelas malam, Universitas YARSI juga menyediakan Kuliah kelas karyawan. Kuliah malam didesain khusus bagi setiap insan yang ingin tetap bisa kuliah sembari kerja atau ingin mencari kuliah yang waktu lebih feksible.</p>
<p>Saat ini Kuliah kelas malam tersedia untuk program studi ,Manajemen dan Akuntansi. Program studi ini memiliki andil besar dalam pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia yang berkompeten dalam menyusun kebijakan ekonomi serta manajerial perusahaan untuk berbagai sektor. Pada Fakultas  Ekonomi dan Bisnis kamu akan mempelajari ilmu dan teori-teori ekonomi untuk diterapkan dalam praktik bisnis.</p>
<p>Universitas YARSI menyelenggarakan program pascasarjana berdasarkan kebutuhan nyata akan tenaga-tenaga manajer profesional dengan kompetensi dibidangnya. Hingga sekarang  Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI telah memiliki 3 (tiga) Program Studi, yaitu Program Studi Magister Manajemen, Program Studi Magister Kenotariatan, dan Program Studi Magister Sains Biomedis.</p>
<p>Dengan waktu Kuliah S2 yang diadakan pada malam hari dan weekend, maka para eksekutif muda yang ingin fokus kerja sambil melanjutkan kuliah Magister dapat memilih Universitas YARSI.</p>
<p>Waktu Kuliah Kelas Karyawan Sarjana S1 (Prodi Manajemen &#038; Akuntansi) :<br />
Senin – Jumat, jam 17.00 – 21.30</p>
<p>Waktu Kelas Pasca Sarjana :<br />
&#8211;	Magister Manajemen : Jumat, pukul 19.00 – 21.30 &#038; Sabtu, pukul : 08.00 – 16.00<br />
&#8211;	Magister Kenotariatan : Jumat, pukul 16.30 – 22.00 &#038; Sabtu, pukul : 08.00 – 16.00<br />
&#8211;	Magister Sains Biomedis : Senin – Jumat : 08.00-16.00</p>
<p>Untuk masuk kuliah di Universitas YARSI tak perlu lama. Cukup melalui pendaftaran online ke:</p>
<p>Website: www.yarsi.ac.id (bisa di Ponsel)<br />
Chat Whatsapp wa.me/6281292586060</p>
<p>JADWAL PENDAFTARAN:<br />
•	Gelombang VII   : 1 Juli – 31 Agustus 2021</p>
<p>MULAI KULIAH: 13 September 2021</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
