<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pdsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/pdsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Feb 2024 15:28:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>pdsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lima Srikandi Tampilkan Aneka Jurus Raih IPK Tertinggi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lima-srikandi-tampilkan-aneka-jurus-raih-ipk-tertinggi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lima-srikandi-tampilkan-aneka-jurus-raih-ipk-tertinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 19:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[FPsi]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Shavira Ayudia]]></category>
		<category><![CDATA[Erika Selorina]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fathia Febrianti]]></category>
		<category><![CDATA[FHUY]]></category>
		<category><![CDATA[IISMA]]></category>
		<category><![CDATA[IPK tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Nadira Putri Andria]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Ilham Risma Hidayati]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[University of Granada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14606</guid>

					<description><![CDATA[Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi juga ayah, ibu, keluarga, dan teman.</p>
<p>Bagi para mahasiswa, sudah mulai ada pergeseran pandangan. Kalau dulu jadi mahasiswa puncaknya saat wisuda, kini bukan pada prosesi wisuda, tetapi bagaimana mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Mahasiswa akan memiliki kebanggan spektakuler bilamana saat diwisuda meraih IPK tertinggi.</p>
<p>Punya IPK tertinggi, berarti derajadnya sudah naik kelas dan apabila mau bekerja akan lebih mudah. Selain itu dari kampus tempat belajar umumnya mendapatkan apresiasi. Ada sekedar sertifikat hingga dalam bentuk uang.</p>
<p>Tentunya untuk mendapatkan IPK tertinggi tidak mudah. Tiap mahasiswa punya ragam mengatasi gelombang kesulitan. Tentu butuh aneka strategi, jurus dan kiat.</p>
<p>Wisudawati Adinda Shavira Ayudia (Adinda) meraih IPK tertinggi 3,93 tidak ada kiat khusus, seperti biasa saja. Selama saya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Yarsi (FHUY), hanya menerapkan metode belajar yang tepat dan mencoba menggali ilmu serupa di luar kelas kuliah.</p>
<p>Saat semester 5, Adinda yang juga pernah ikut program <em>student exchange</em> bernama ICT (<em>International Credit Transfer</em>) di University of Malaya di Malaysia menambahkan, dari awal masuk fakultas hukum merasa berat, karena tidak memiliki keluarga <em>background </em>hukum. Jadi awal masuk sudah mulai belajar dan beradaptasi. Namun, seiring berjalannya waktu berusaha keluar dari <em>comfort zone </em>dan mengikuti organisasi serta berbagai lomba menambah wawasan dan relasi. “Alhamdulillah, dengan ini selama kuliah sedikit demi sedikit dapat membangun rasa takut” tutur -Finalis Regional Kompetisi Debat Nasional diadakan Mahkamah Konstitusi (2020).</p>
<p>Selain itu dengan mengikuti lomba dan terakhir mendapatkan beasiswa ke luar negeri dari pemerintah menambah semangat belajar makin tinggi.</p>
<p>Adinda mengakui, setiap mahasiswa pasti saat kuliah ada mengalami kesulitan terhadap mata kuliah. Hukum Acara Pidana, paling sulit dirasakan.</p>
<p>Menurut Adinda yang menjadi peserta Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) di University of Granada di Spayol solusinya lebih banyak baca materi diberikan dosen dan mencari sumber bacaan lain di luar materi tersebut.</p>
<p>Kepada sahabat mahasiswa FHUY semangat terus belajar, jangan takut mencoba hal baru.“Jangan lupa berdoa dan selalu meminta doa dan restu kedua orangtua,” pesan Adinda.</p>
<p>Sementara wisudawati program studi (Prodi) Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Fathia Febrianti mendapatkan IPK tertinggi 3,92 menyatakan, Alhamdulillah, tidak ada kiat-kiat khusus dan tidak mengira akan mendapatkan IPK bagus. Hanya saat perkuliahan diusahakan menyimak dan mencermati materi disampaikan para dosen.</p>
<p>“Kalau memang ada belum mengerti, harus terus berusaha cari solusi, dimulai sendiri hingga sumber-sumber lain,” cakapnya.</p>
<p>Selain itu, kalau ada tugas, kerjakan dengan maksimal. Terlepas dari itu, sepertinya doa dari orang tua, terutama Mama. “Karena setiap berangkat kuliah, Mama suka bilang, sukses kuliahnya dan IPK tinggi,” ujar Fathia.</p>
<p>Selama kuliah pasti pernah mengalami kesulitan terutama berhubungan dengan teknologi dan penyusunan skripsi. Solusinya mencari sumber-sumber lain seperti tutorial atau praktik di YouTube dan konsultasi dengan dosen.</p>
<p>Kepada sahabat sahabat mahasiswa, terus semangat belajar. Jadikan belajar sebagai kesempatan membanggakan diri dan orang tua. Jika merasa mengalami kesulitan jangan mundur dan harus dihadapi, Insya Allah akan terselesaikan, jangan lupa berdoa.</p>
<p>Sependapat dengan Fathia,Wisudawati Prodi Psikologi Nadira Putri Andria (Nadira) menyatakan, merebut IPK 3.85 tidak ada kiat kiat spesifik,hanya belajar  membuat skala prioritas dan kerjakan ragam semua tugas akademik.</p>
<p>Kesulitan belajar di bangku kuliah pasti ada. Pelajaran psikologi kepribadian dan psikologi kesehatan ini mata kuliah sulit, namun harus dilalui meski menyita waktu. “Sebagai mahasiswa harus bisa cari solusi,” tutur Nadia yang setelah lulus siap bekerja.</p>
<p>Kedua mata kuliah tersebut membutuhkan kemampuan analisis dan berpikir kritis. Pemecahannya hanya harus banyak membaca. Di kelas mayoritas tugas kedua mata kuliah tersebut adalah studi kasus, sehingga lama lama terbiasa dan tadinya beku jadi mencair.</p>
<p>Nadia mengatakan, kepada adik tingkat semangat terus belajar dan kuliah. Empat tahun itu cepat, manfaatin waktu yang ada dan manfaatin juga oportunitas yang ada</p>
<p>Bisa meraih IPK tertinggi bukan milik mahasiswa program sarjana tapi juga ada pada mahasiswa pascasarjana Universitas Yarsi.</p>
<p>Wisudawati Prodi Magister Sains Biomedis, Nur Ilham Risma Hidayati (Nur) menyatakan, meraihi IPK 3,99 tidak ada kiat-kiat khusus, hanya terus fokus pada tujuan utama, tetap berusaha dan berdoa.Alhamdulillah sangat bersyukur bisa mencapai IPK tertinggi.</p>
<p>Lebih lanjut Nur bercerita, pendidikan ditekuni selama pasca sarjana berbeda dengan strata sarjana (Prodi S1). “Kesehatan Masyarakat prodi saya tekuni saat S1,” terang Nur.</p>
<p>Dengan fokus belajar biomedis perlahan-lahan gelar pascasarjana dapat diselesaikan. Kuliah strata pascasarjana (S2) sains biomedis.banyak magang dan penelitian di laboratorium.</p>
<p>Disini saya membuat <em>schedule</em> kegiatan agar bisa membagi waktu, antara menyelesaikan magang dan penelitian dengan belajar. “Stem cell jadi fokus penelitian,” ujar Nur.</p>
<p>Saat belajar Magister Sains Medis Universitas Yarsi pelajaran paling sulit terkait biologi molekuler. Solusinya konsentrasi dalam memahami materi yang diberikan dosen dan pelajari kembali materi-materi sudah disampaikan.</p>
<p>Kepada adik-adik tingkat, tetap semangat mencapai gelar magister. “Semoga penelitiannya berjalan dengan lancar, “tutup Nur.</p>
<p>Sementara wisudawati prodi Magister Kenotariatan (MKn) Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi Erika Selorina (Erika) menyatakan, memperoleh IPK tertinggi caranya dengan mengemban ilmu yang di dapat.  Kebetulan sebelum masuk Magister Kenotariatan Yarsi telah bekerja di salah satu kantor notaris di Kabupaten Bogor mulai tahun 2012.</p>
<p>Kebetulan juga wawasan dan pengetahuan sudah didapatkan saat bekerja seperti ilmu bidang notaris, ilmu bidang PPAT dan kode etik. Jadi tinggal menyesuaikan dan melengkapi.</p>
<p>“Kuliah di Mkn Yarsi  sebagai penunjang dan memperdalam teori berdasarkan akademik. Setelah itu dapat gelar, ,” ujar Erika.</p>
<p>Erika menyatakan, meski sudah bekerja, tapi kesulitan belajar kuliah di MKn tetap ada. Seperti teori hukum dan perpajakan. “Teori hukum bukan teori kita suka saja, tapi juga harus faham dengan kaitan menjurus dengan judul tesis kita erat kaitannya.</p>
<p>Kepada para junior, kejarlah impian setinggi tingginya, niscaya ilmu itu akan bermanfaat sampai akhir hayat. “Jadilah Notaris bermartabat sesuai syariah Islam dan jangan mencoreng almamater,” pesan Erika.</p>
<p>Untuk mendapatkan IPK tertinggi apapun namanya pasti ada usaha maksimal. Lima Srikandi yang meraih IPK tertinggi telah menampilkan aneka jurus. Semoga bermanfaat dan bisa menambah khasanah para junior. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mandu Arah Pembangunan Literasi, PdSI  Yarsi Gelar Bincang Virtual</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/mandu-arah-pembangunan-literasi-pdsi-yarsi-gelar-bincang-virtual?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mandu-arah-pembangunan-literasi-pdsi-yarsi-gelar-bincang-virtual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jan 2024 07:13:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[ATPUSI]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI Komisi X]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Fahmy Alaydroes]]></category>
		<category><![CDATA[M.Ihsanudin]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14314</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Universitas Yarsi, memang luar biasa. Pasalnya, awal tahun 2024 lembaga-lembaga dan institusi pendidikan baru saja selesai libur dan mulai kegiatan , PdSI Yarsi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Universitas Yarsi, memang luar biasa. Pasalnya, awal tahun 2024 lembaga-lembaga dan institusi pendidikan baru saja selesai libur dan mulai kegiatan , PdSI Yarsi sudah kelar adakan diskusi. Bayangkan saja, Kamis 4 Januari 2024 PdSI Universitas Yarsi sukses gelar bincang virtual. Tema kali ini, Gen Z, Literasi, Kampus Sekolah: Menuju Tranformasi Sosial.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr Fasli Jalal,Ph.D mengucapkan terima kasih kepada para pembicara  hebat bersedia memberikan pencerahan diawal tahun baru 2024.Pasti pengetahuan disampaikan akan membawa pencerahan dapat memandu arah pembangunan literasi</p>
<p>Prof Fasli menjelaskan,perhelatan ini bertujuan mengupas dan mencerahkan audiens mengenai peran penting literasi, sekolah, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan transformasi sosial</p>
<p>Ditambahkannya, lewat internet kini anak baru lahir saja sudah diberikan akses sumber informasi luar biasa. Kondisi ini memerlukan kematangan, kesiapan, dan kemampuan literasi untuk menangkap apa yang diinformasikan. Kadang kadang sumbernya terpercaya, kadang-kadang remang alias diragukan, bahkan bisa saja hoaks. “ Disinilah perlu kemampuan literasi yang makin lama makin memadai,&#8221; terang Rektor Universitas Yarsi..</p>
<p>Menurut Fasli, lewat pembelajaran sistematis, melalui pembiasaan, dan peran perpustakaan daerah, perpustakaan universitas, perpustakaan sekolah, desa-desa, taman bacaan, yang dikelola dengan baik. Informasi dapat dicerna. Akhirnya, anak-anak Indonesia makin berdaya kemampuan literasinya. “ Sehingga punya  kecakapan menangkal informasi yang tidak akurat, atau hoaks,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dalam kenduri ini PdSI Universitas Yarsi bekerjasama dengan Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI), tampil beberapa pembicara super.</p>
<p>Ketua Dewan Pembina ATPUSI, M.Ihsanudin,M.Hum sebagai pembicara mengatakan, kini sudah penting keterlibatan pustakawan dalam mendorong literasi di institusi pendidikan. Indonesia sebuah bangsa besar, jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, setelah India, Cina, dan Amerika Serikat). Peringkat Cina dan Amerika Serikat dalam PISA jauh di atas Indonesia.</p>
<p>Menurut Ihsanudin,Programme for International  Student Assessment (PISA) merupakan studi untuk mengevaluasi sistem Pendidikan diikuti 70 an negara dunia. PISA bukan satu-satunya alat ukur kualitas pendidikan di Indonesia, “Namun setidaknya menjadi pembanding (<em>benchmark</em>) dengan kualitas pendidikan negara-negara lain,” cakap Ihsanudin</p>
<p>Selain Ihsanudin, hadir pula sebagai pembicara Anggota DPR RI Komisi X,Dr.H. Fahmy Alaydroes  menyampaikan tentang peran regulasi dalam meningkatkan kualitas</p>
<p>Doktor Fahmi mengatakan, tenaga perpustakaan di sekolah harus hadir. terutama dalam konteks  mengembangkan literasi. “Regulasi harus hadir ,” ingatnya,</p>
<p>Dengan adanya regulasi tentu berdampak pada negara memfasilitasi, serta menaungi, serta memandu arah pembangunan literasi itu sendiri.</p>
<p>Sementara influencer dan inovator di bidang kesehatan, dr. Gamal Albinsaid,M.Biomed turut sebagai pembicara mengungkapkan motivasi generasi muda untuk turut berperan dalam mendorong literasi dan transformasi sosial. Dokter Gamal berpesan para pemuda bahwa masa sekarang ibarat matahari pukul dua belas siang: paling terang, paling panas, paling membara. &#8220;Jangan biarkan masa ini berlalu begitu saja tanpa karya dan generasi muda tetap pelu dipandu.,&#8221; ucapnya.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PdSi Yarsi  Terima Bantuan Fasilitasi Akreditasi Internasional, Pendaftaran Masih dibuka , ayo Daftar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pdsi-yarsi-terima-bantuan-fasilitasi-akreditasi-internasional-pendaftaran-masih-dibuka-ayo-daftar?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pdsi-yarsi-terima-bantuan-fasilitasi-akreditasi-internasional-pendaftaran-masih-dibuka-ayo-daftar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 09:28:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[APTIPI]]></category>
		<category><![CDATA[FIBAA]]></category>
		<category><![CDATA[Indah Kurnianingsih]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[PdSI Universitas YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12622</guid>

					<description><![CDATA[Upaya Universitas Yarsi meraihi akreditasi mulai membuahkan hasil. Salah satu buktinya,telah terima bantuan fasilitasi mendapatkan akreditasi internasional tahun 2023. Pemberian dilakukan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset Teknologi, Kementerian Pendidikan Budaya [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Upaya Universitas Yarsi meraihi akreditasi mulai membuahkan hasil. Salah satu buktinya,telah terima bantuan fasilitasi mendapatkan akreditasi internasional tahun 2023. Pemberian dilakukan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset Teknologi, Kementerian Pendidikan Budaya Riset Teknologi (Dirjen Diktiristek, Kemendikbudristek) pada Lembaga akreditasi internasional Foundation for international business Administration accreditation(FIBAA).</p>
<p>Kepala Program Studi (Ka Prodi)Perpustakaan dan Sains Informasi,Indah Kurnianingsih, S.IP,MP mengatakan,empat program studi Universitas Yarsi menerima bantuan,  program studi(Prodi) Psikologi, Ilmu Hukum, S2 Kenotariatan dan Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) .</p>
<p>Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Yarsi mendapatkan bantuan ini melalui ragam persiapan. Seperti koordinasi intens bersama tim <em>task force</em> menyusun proposal hibah, fasilitasi prodi, serta penyusunan draft borang disubmit pada akreditasi internasional. “Direncanakan submit akhir Desember  2023,” ujar Ibu Indah panggilan akrab Ka Prodi PdSI.</p>
<p>Upaya rebut akreditas juga ada tantangannya . Waktu terbatas dalam menyiapkan segala sesuatunya di persyaratan. Kemudian penģajuan akreditasi internasional FIBAA menggunakan sistem  <em>cluster</em>, sehingga PdSI perlu berkoordinasi dgn Tim Prodi lain untuk saling menyelaraskan.</p>
<p>Akreditasi internasional juga dilakukan  beberapa hal,seperti  penguatan orientasi internasionalisasi program studi,.Penyusunan dokumen <em>Self Report Assessment</em> yang lebih lengkap berserta penyiapan lampiran dokumen yang dibutuhkan, dan lainnya.</p>
<p>“Universitas Yarsi telah memperoleh pengalaman dan predikat  sangat baik  dalam meraih akreditasi  internasional,” seru alumnus master Institut Pertanian Bogor</p>
<p>Ibu Indah juga alumnus Universitas Gadjah Mada menyatakan, hingga tahun 2023 PdSI Universitas Yarsi masih sebagai satu-satunya universitas swasta di Indonesia yang memiliki akreditasi A. Sehingga PdSI UY memiliki positioning baik di pasar pendidikan.</p>
<p>PdSI Yarsi   memiliki ciri khas profil lulusan  berupa fokus bidang riset informasi kesehatan, perpustakaan berbasis teknologi informasi, perpustakaan dan informasi keislaman.</p>
<p>Dengan posisi PdSI di bawah naungan Fakultas teknologi informasi, PdSI memiliki visi menghasilkan lulusan mampu bersaing di bidang teknologi informasi. Hal ini selaras dengan perkembangan kebutuhan lulusan di bidang perpustakaan berbasis teknologi informaai (TI ) sangat dibutuhkan. “Karena itu, PdSI menjadi pelopor perkembangan bidang ilmu perpustakaan dan informasi berbasis teknologi informasi di Indonesia,” tutur Kepala Prodi PdSI.</p>
<p>Ditambahkan Ibu Indah , beberapa Dosen PdSI UY tergabung sebagai anggota pengurus APTIPI (Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Ilmu Perpustakaan dan Informasi) sebagai Ketua Kurikulum dan Pengembangan Riset, Pengurus Pusat Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indoensia, serta terlibat aktif dalam IASL (International Association of School Libraries).</p>
<p>Selain itu dosennya juga kompeten mampu mengantarkan lulusan PdSI profesional, dinamis, dan amanah.</p>
<p>Pesan  Ibu Indah ,kepada para mahasiswa PdSI mohon dukungan pencapaian akreditasi internasional.  Dengan pencapaian unggul di akresitasi internasional, mahasiswa PdSI lebih mudah melanjutkan studi pascasarjana di institusi di luar negeri atau transfer kredit mahasiswa  ke institusi internasional lainnya serta memperoleh  pengakuan reputasi di dunia global</p>
<p>PdSI Yarsi telah memiliki profil lulusan sangat dinamis dan dibutuhkan berbagai dunia kerja antara lain System Librarian, Data Analist, Record Manger, Document Controller, Pengelola Jurnal.</p>
<p>Kesempatan menjadi mahasiswa baru PdSI masih ada. Ayo segera daftar ke pmb.yarsi.ac.id atau datang langsung ke Universitas Yarsi di ruangan PLT.</p>
<p>“Jadi kepada calon mahasiswa ,jangan ragu bergabung belajar bersama di Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi,” ajak Ibu Indah  (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lulus  Verifikasi Prodi , 54 Mahasiswa Yarsi Terima Beasiswa BRI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lulus-verifikasi-prodi-54-mahasiswa-yarsi-terima-beasiswa-bri?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lulus-verifikasi-prodi-54-mahasiswa-yarsi-terima-beasiswa-bri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jul 2023 16:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Rakyat Indonesisa]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Fandi Imawan]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero)]]></category>
		<category><![CDATA[TI]]></category>
		<category><![CDATA[TJSL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12408</guid>

					<description><![CDATA[Mahasiswa Universitas Yarsi terima bantuan beasiswa dari Bank Rakyat Indonesisa  (BRI) tahun 2023. Sejumlah 54 mahasiswa berasal dari program studi (Prodi) kedokteran ,studi perpustakaan dan sains informasi , psikologi, teknik [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mahasiswa Universitas Yarsi terima bantuan beasiswa dari Bank Rakyat Indonesisa  (BRI) tahun 2023. Sejumlah 54 mahasiswa berasal dari program studi (Prodi) kedokteran ,studi perpustakaan dan sains informasi , psikologi, teknik informatika , hukum dan manajemen masing-masing 7 orang. Sedangkan dari Prodi kedokteran gigi dan akuntansi masing-masing 6 orang.</p>
<p>Pimpinan PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Cabang Jakarta Veteran, Fandi Imawan menjelaskan, kriteria  mendapat beasiswa itu  untuk mahasiswa berprestasi namun kurang mampu dan  verifikasi penilaiannya dilakukan Universitas Yarsi.</p>
<p>Tujuan BRI memberikan beasiswa selain membantu meringankan beban financial mahasiswa , juga agar mahasiswa terus semangat belajar mencapai cita-cita dimasa depan. “Tidak kalah pentingnya mempererat hubungan antara Universitas Yarsi dan Bank BRI,”ujar Fandi yang mewakili Pimpinan BRI kantor pusat.</p>
<p>Selanjutnya Fandi mengatakan, proses  ini diawali dari pihak Yarsi mengajukan permohonan Pogram Peduli Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) untuk 54 mahasiswa, lalu BRI Jakarta Veteran segera memproses permohonan dan Alhamdulillah permohonan disetujui Kantor Pusat BRI. “Dana beasiswa diperuntukan hanya 1 kali saja,” tutur Fandi.</p>
<p>Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof.dr.Jurnalis Uddin,P.A.K mengucapkan terima kasih kepada BRI. Semoga bantuan beasiswa serupa ini tidak kali ini saja dan berharap bisa Kerjasama dalam bentuk lainnya, termasuk kegiatan operasi katarak dijalankan Universitas Yarsi.</p>
<p>Sementara Wakil Rektor I Universitas Yarsi, Dr.dr.Wening Sari,M.Kes menambahkan,</p>
<p>Universitas Yarsi melakukan kegiatan ini diawali setelah mendapat informasi ada program BRI Peduli TJSL berupa beasiswa bagi mahasiswa. Lalu Universitas Yarsi membuat proposal pengajuan beasiswa tersebut. Alhamdulillah semua mahasiswa diajukan disetujui BRI.</p>
<p>Doktor Wening menerangkan, kriteria mahasiswa diusulkan mendapat beasiswa, lulus proses verifikasi pertama mahasiswa aktif di Universitas Yarsi dengan status profil mahasiswa di pangkalan data perguruan tinggi Kemenristekdikti.</p>
<p>Kemudian mahasiswa tidak atau sedang menerima beasiswa lainnya, berkelakuan baik. Mahasiswa juga berprestasi secara akademik dilihat di nilaiindek prestasi kumulatif (IPK) atau berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi atau dikategorikan layak dapat bantuan sesuai ketentuan berlaku.</p>
<p>Sedangkan yang melakukan seleksi verifikasi tim Prodi , Setelah selesai menyerahkan nama-nama masiswa tersebut ke BRI oleh rektorat. Proses disetujui BRI  memerlukan waktu tiga bulan dan setiap mahasiswa menerima 5 juta rupiah,hanya satu kali. “Terima kasih kepada BRI telah mengabulkan seluruhnya ”tutur Alumnus Doktor dari Universitas Indonesia</p>
<p>“Kepada para mahasiswa menerima bantuan beasiswa BRI diharapkan lebih berprestasi  dan  semangat belajarnya,” pesan Ibu Wakil Rektor berhijab..</p>
<p>Doktor Wening juga  menginformasikan usia Universitas Yarsi 56 tahun. Dalam usia dewasa sudah banyak prestasi dan karya dihasikan . Kini  Universitas Yarsi sedang berlangsung penerimaan mahasiswa baru program sarjana dan pascasarjana tahun akademik 2023/2024. Program Pascasarjana yang dibuka, magister manajemen, magister kenotariatan, magister sains biomedis, magister administrasi rumah sakit, serta program spesialis kedokteran keluarga layanan primer dan program doktoral sains biomedis.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Jadi Ahli Informasi Islami, Mahir Teknologi,Belajarnya Mendunia, Daftarlah ke PdSI Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/mau-jadi-ahli-informasi-islami-mahir-teknologibelajarnya-mendunia-daftarlah-ke-pdsi-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mau-jadi-ahli-informasi-islami-mahir-teknologibelajarnya-mendunia-daftarlah-ke-pdsi-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2022 22:11:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Elfitri Kurnia Erza]]></category>
		<category><![CDATA[Indah Kurnianingsih]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Prodi PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10401</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Sarjana S-1 Perpustakaan dan Sains Informasi (Prodi PdSI) Universitas Yarsi telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra seperti, Perpustakaan Nasional RI, Lembaga Informasi di berbagai Kementrian , Lembaga [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Program Studi Sarjana S-1 Perpustakaan dan Sains Informasi (Prodi PdSI) Universitas Yarsi telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra seperti, Perpustakaan Nasional RI, Lembaga Informasi di berbagai Kementrian , Lembaga Informasi di sektor swasta, Perguruan Tinggi dan tidak ketinggalan berbagai sekolah.,</p>
<p>Prodi PdSI Universitas Yarsi berdiri tahun 1991 terakreditas A .Prodi PdSI memiliki ciri khas  kurikulum di bidang teknologi informasi perpustakaan dan keislaman serta prasarana mendukung, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)sangat memfasilitasi mahasiswa.</p>
<p>Universitas Yarsi memiliki fasilitas standar internasional (mendunia), dengan dosen dan peneliti terbaik. Sudah mengantongi ISO 21001 dengan sarana dan prasarana luar biasa. Fasilitas lengkap ruang belajar full AC, computer based test(CBT), ada ruang Lembaga penelitian(Lemlit), ruang workshop, auditorium, klinik dan kalau lapar atau ngemil tersedia food court dengan harga kantong mahasiswa.</p>
<p>Dosen <em>friendly</em> dan supportif ,selalu memberikan semangat belajar mahasiswa, mudah dihubungi diluar jam perkuliahan , ramah dan humoris. Kurikulum dan mata kuliah Universitas Yarsi  selalu <em>update</em> dengan muatan trend islami ,</p>
<p>Kepala Prodi (Ka Prodi) PdSI Universitas Yarsi, Indah Kurnianingsih ,S.Ip,M.P , menyatakan  hal itu dalam programa Open House Prodi PdSi tadi pagi secara luring dan during</p>
<p><em>Open house</em> ini ajang memperkenalkam PdSI kepada lulusan sekolah lanjutan atas(SMA, SMK dan Aliyah )calon mahasiswa dan membimbing jadi ahli informasi islami mahir teknologi</p>
<p>Ibu Indah panggilan akrab Ka Prodi menambahkan, bagi calon mahasiswa belajar di PdSi Yarsi ,jika sudah menyelesaikan pendidikan sarjananya, bidang pekerjaan sudah sangat beragam menanti. Antara lain sebagai Digital Librarian, Document Controller,Record Officer, Analis Data Ilmiah,Pengelola Jurnal (junal officer) , Departemen Kehumasan dan data, dan wirausahawan di bidang perpustakaan dan informasi.</p>
<p>Prodi PdSI juga memiliki jaringan alumni kuat bernama Persatuan Alumni Ilmu Perpusatakan (Persaluny IP) Universitas Yarsi. Lewat silaturahim bersama-sama  memajukan dunia perpustakaan dan informasi, baik melalui prestasi di kancah nasional dan internasional.”Salah satunya Ahmad Sauwqi ,Pustakawan terbaik juara 2 se ASEAN,” ujar Indah  ,Alumnus Universitas Gadjah Mada</p>
<p>Sekretaris Prodi PdSI ,Elfitri Kurnia Erza, S.IP.M.Ikom melengkapi, Pdsi Yarsi agar mahasiswanya sukses mengapai cita-cita,kurikulum MBKM, support <em>softskill </em>dan<em> hardskill</em> untuk dunia usaha dunia industri.</p>
<p>Akreditasi A disandang menunjukan PdSI Yarsi berkualitas,pendidikan punya daya saing tinggi dan selalu membantu mahasiswanya setelah lulus</p>
<p><em>Open house</em> PdSI kali ini sebagai pelaksana Himpunan Mahasiswa Perpustakaan Yarsi (Himapy) berbeda sebelumnya, karena ada <em>workshop </em>cerpen  oleh Kanti W Janis, SH., LL.M dan infografis oleh Ridwan Nur Arifin,SIP.</p>
<p>“Mereka berdua punya prestasi dalam pembuatan cerpen ,opini dan  pelatihan infografis,” tutur Elfitri, jebolan Universitas Padjadjaran</p>
<p>Selain cerpen dan infografis sebagai daya tarik, <em>open house</em> ini juga  diisi dengan  lomba booktalk, dimana siswa diminta menceritakan dari suatu buku dibaca, mulai dari alur, analisis serta nilai yang ada</p>
<p>Dengan berbagai kelebihan dimiliki Universitas Yarsi di tambah biaya kuliah juga terjangkau , SPP Mahasiswa dapat diangsur, tanpa uang Gedung, tanpa uang SKS ,PdSI Yarsi siap mencetak ahli informasi islami mahir teknologi  dan intelektual untuk kesejahteraan  dunia</p>
<p>Hello calon mahasiswa baru ,hari yang ditunggu-tunggu  telah tiba, Ayo ambil keputusan,ajak orang tua segera daftar di PdSI Yarsi. Kini  pendaftaran mahasiswa baru pun dapat dilakukan <em>online </em>dengan mengunjungi website <a href="https://www.yarsi.ac.id.">https://www.yarsi.ac.id.</a> (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemal, Mahasiswa PDSI Yarsi Raih Emas di Pesonas 2022</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kemal-mahasiswa-pdsi-yarsi-raih-emas-di-pesonas-2022?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemal-mahasiswa-pdsi-yarsi-raih-emas-di-pesonas-2022</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2022 09:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemal]]></category>
		<category><![CDATA[Kemal Muhammad Rizky Avicenna]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Special Olympic Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10121</guid>

					<description><![CDATA[Prestasi Universitas Yarsi  kembali bertambah. Lewat Kemal Muhammad Rizky Avicenna, Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi, Universitas Yarsi ,meraihi medali emas cabang tari daerah pada Pekan Special Olympic Indonesia (Pesonas) [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Prestasi Universitas Yarsi  kembali bertambah. Lewat Kemal Muhammad Rizky Avicenna, Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi, Universitas Yarsi ,meraihi medali emas cabang tari daerah pada Pekan Special Olympic Indonesia (Pesonas) 2022 di Semarang, 3 hingga 8 Juli 2022.</p>
<p>Pesonas tahun 2022 jadi ajang seleksi atlet akan mewakili Indonesia  untuk olimpiade musim panas Summer Olympic World Games tahun 2023 di Berlin , Jerman</p>
<p>Kepala Program Studi Perpustakaan  dan Sains Informasi, Indah  Kurnianingsih mengatakan,  Kemal keseharian di kampus sangat aktif mengikuti perkuliahan, sopan, dan gemar bergaul dengan siapa saja.</p>
<p>Dalam membantu proses pemahaman dan kelancaran studinya, orang tua Kemal sangat mendukung memberikan support sistem sangat baik bagi kemandirian dan kelancaran studi Kemal.di Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI). Begitu pula program studi PdSI Universitas Yarsi terus mendukung berbagai potensi dimiliki Kemal dengan memberikan atmosfer lingkungan positif sehingga Kemal memiliki kepercayaan diri dalam mengikuti setiap ajang prestasi.“Bahkan kini Kemal diberikan kesempatan magang  di Perpustakaan Nasional untuk layanan disabilitas,” Tutur Indah</p>
<p>Selain berprestasi Kemal Muhammad Rizky Avicenna (Kemal) aktif mengkampanyekan kehidupan inklusi bagi disabilitas.</p>
<p>Semoga Kemal dapat terus meningkatkan prestasinya,menginspirasi semuanya bahwa <em>education for all ,harap </em>Ibu Kepala Program Studi PdSI</p>
<p>Prestasi dan karya telah diukir Kemal bukan kali ini saja, banyak, diantaranya, medali emas pada Bocce Virtual Competition Special Olympic Indonesia dan medali perunggu ,Fit a Five Challenge , Special Olympic Indonesia DKI Jakarta, Penghargaan Siswa Teraktif  Tingkat SMA ke BMKG dan BNPB</p>
<p>Kemal baru berulang tahun 8 Juli ini  juga banyak berikan sumbangsihnya pada dunia pendidikan, Buktinya sebagai narasumber Semiloka  Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran  Peserta Didik Berkebutuhan Khusus diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan , Direktorat Pembinaan Guru.</p>
<p>Kemudian sebagai pembicara tamu  Talkshow Peran Pola Asuh Dalam Keberhasilan Minat dan Bakat. Penulis artikel  Humaniora di Media Indonesia.com dan penulis olahraga ringan untuk sobatdisabilitas pada Kompas Muda</p>
<p>Kemal mengatakan,prestasi merupakan suatu kemampuan dan talenta khususu dimiliki manusia. Jika dilatih akan menjadikan sosok manusia bisa berperan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap orang terlahir dengan bakat dan keistimewaannya masing-masing, karena Allah telah menciptakan setiap makhluknya dengan sempurna.</p>
<p>Selama ini kita gak tahu kalau kita tidak mencoba dan mendorong terus kemampuan tersebut,Menang disini tidak hanya memperoleh medali.” Tapi menang karena telah menemukan kemampuan-kemampuan pada diri kita.  ”cakap mahasiswa Angkatan 2019</p>
<p>Kemal  menyatakan, prestasi diraihi kali ini tidak menjadikan saya puas. “Kedepannya saya akan terus mengasah ketrampilan dan kemampuan hingga bisa berpartisipasi dalam kehidupan,”tekad Kemal</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semester Ganjil ,Prodi Perpustakaan Agendakan 30 Dosen Tamu</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/semester-ganjil-prodi-perpustakaan-agendakan-30-dosen-tamu?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=semester-ganjil-prodi-perpustakaan-agendakan-30-dosen-tamu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 16:52:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Aris Riyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Etty]]></category>
		<category><![CDATA[Etty Andriaty]]></category>
		<category><![CDATA[Pak Taufik]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[program studi Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik Asmiyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8419</guid>

					<description><![CDATA[Banyak orang gelisah,di masa Covid-19, belajar  melalui virtual, capek, jenuh dan bosan. Keluhan itu bagi Universitas Yarsi tidak berlaku. Malahan di masa pandemi , bagi Universitas resmi berdiri tahun 1967 [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Banyak orang gelisah,di masa Covid-19, belajar  melalui virtual, capek, jenuh dan bosan. Keluhan itu bagi Universitas Yarsi tidak berlaku. Malahan di masa pandemi , bagi Universitas resmi berdiri tahun 1967 makin sibuk, bertambah banyak dipelajari.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Belajar dengan online terus menerus dijabani. Salah satu bukti, program studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Universitas Yarsi menggelar webinar secara maraton. </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selasa, 9 November pagi hari mendatangkan pembicara tamu dari Pustaka Bogor , Etty Andriaty(ibu Etty).  Ibu berjihab ini menjelaskan <em>Best Practice</em> Pengolahan Bahan Pustaka Menggunakan Sistem Klasifikasi UDC</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Banyak pembahasan penting disampaikan Ibu Etty , diantaranya mengulas suatu analisis subjek . Materi ini bertujuan mengenali dan menentukan isi atau subjek dibahas sebuah buku. Kemudian menghindari kesalahan pemberian nomor kelas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ibu bergelar master juga memberikan petunjuk menggali subjek buku. Caranya baca cepat bagian-bagian penting dari dokumen sedang diolah, antara lain judul, daftar isi, kata pengantar, pendahuluan dan kesimpulan. Setelah itu amati subjek apa paling dominan dibahas dan keluarkan atau catat konsep subjek dokumen bersangkutan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu Ibu yang mahir pustaka menerangkan cara menentukan urutan sitasi , samadengan subjek utama ,berupa objek, kegiatan , bahan dan lingkungan atau lokasi.  </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Ibu Etty, contohnya, jika judulnya perhitungan pendapatan nasional, maka urutan sitasinya menjadi pendapatan nasional-perhitungan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menariknya webinar ini, Ibu Etty selalu memberikan contoh setiap penjelasan disampaikan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Siang harinya Program Studi PdSI menghadirkan pembicara Ketua Assosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Taufik Asmiyanto (Pak Taufik).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sama halnya dengan ibu Etty , Pak Taufik juga memberikan banyak pengetahuan menarik.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Taufik bergelar Doktor menjelaskan, munculnya informasi sains (IS), mengutip teori informasi Shannon Weaver dari buku Robinson tahun 2009, IS lahir karena adanya peningkatan kesadaran terhadap informasi teknis sebagai sumber daya untuk industri berbasis penelitian. Kemudian IS muncul karena kebutuhan untuk menangani ledakan informasi. Selain itu pertumbuhan publikasi sangat cepat khususnya informasi ilmiah dan teknis selama pasca perang dunia kedua. TerakhirIS hadir karena peranan teknologi baru dalam menangani informasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Saat Doktor Taufiq bicara, banyak sekali pertanyaan bergulir. Semuanya dijawab lugas dan komunikatif oleh ketua program studi MID Program Vokasi Universitas Indonesia</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Keesokan hari, Rabu, 10 Nopember, program studi PdSI Universitas Yarsi mendatang pembicara tamu , seorang Sub koordinator Perbaikan dan Perawatan Karya Rekam dan Naskah Kuno , Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Aris Riyadi</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pada webinar ini Bung Aris sapaan Aris Riyadi menyampaikan materi Preservasi informasi dan konservasi media.Materi ini bermanfaat bagi para mahasiswa saat praktikum materi konservasi naskah  dengan metode Enkapsulasi, Deasidifikasi dan Laminasi menggunakan bahan-bahan impor.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Kepala Program Studi PdSI Universitas Yarsi,  Indah Kurnianingsih, pembicara tamu hadir di webinar ini bagian dari rangkaian kegiatan Hibah DIKTI Program Kompetisi Kampus Merdeka, memang sudah dipersiapkan, tercantum dalam proposal</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam semester ganjil ini sudah diagendakan 30 kegiatan dosen tamu atau praktisi dari  bebagai mata kuliah dan latar belakang profesi terkait mata kuliah masing-masing.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tentunya setiap webinar mempunyai kriteria sukses. Ini disesuaikan dengan kebutuhan topik di setiap mata kuliah mengacu pada rencana pembelajaran semester (RPS) dan capaian pembelajaran lulusan (CPL) akan dicapai. “Kriteria sukses lebih  ke aspek ketercapaian CPL yang ada di RPS,” tutur Indah</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Akhirnya nanti dosen pengampu akan menyusun serangkaian kegiatan untuk melihat indikator ketercapaiannya. “Peserta wajib hadir adalah peserta mata kuliah tersebut.namun jika ada dari luar ingin hadir dipersilahkan,” tutup Indah</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
