<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/prodi-perpustakaan-dan-sains-informasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jun 2022 12:52:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Webinar Literasi dan Pop Culture Sebagai Strategi Nasional Dalam Peningkatan Budaya Literasi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/webinar-literasi-dan-pop-culture-sebagai-strategi-nasional-dalam-peningkatan-budaya-literasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 12:46:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ATPUSI]]></category>
		<category><![CDATA[dari dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Elfitri Kurnia Erza]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ATPUSI ke-13]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Perpustakaan Sekolah Victory Plus Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum ATPUSI]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Maryani Koswara]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ihsanudin]]></category>
		<category><![CDATA[Negeri 5 Menara]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[pemerhati pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pop culture]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[pustakawan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9707</guid>

					<description><![CDATA[Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI bekerja sama dengan ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia) menggelar webinar bertema &#8220;Literasi dan Pop Culture&#8221;&#160;pada Kamis, 9 Juni 2022. Webinar kali ini [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style='margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:5.0pt;margin-left:0cm;line-height:115%;font-size:15px;font-family:"Calibri",sans-serif;text-align:justify;'><span style='font-size: 16px; line-height: 115%; font-family: "Times New Roman", serif; color: rgb(0, 0, 0);'>Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI bekerja sama dengan ATPUSI (Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia) menggelar webinar bertema &ldquo;Literasi dan <em>Pop Culture&rdquo;&nbsp;</em>pada Kamis, 9 Juni 2022. Webinar kali ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ahmad Fuadi (Penulis dan Novelis Trilogi Novel <em>Negeri 5 Menara</em>), Muhammad Ihsanudin (Ketua Umum ATPUSI), dan &nbsp; Maryani Koswara (Kepala Perpustakaan Sekolah Victory Plus Bekasi). Jalannya diskusi dipandu oleh moderator, Elfitri Kurnia Erza, yang juga merupakan dosen milenial Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI. Kegiatan ini selain merupakan realisasi kerja sama MoU (antara Universitas YARSI dan ATPUSI) sekaligus memperingati HUT ATPUSI ke-13.&nbsp;</span></p>
<p style='margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:5.0pt;margin-left:0cm;line-height:115%;font-size:15px;font-family:"Calibri",sans-serif;text-align:justify;'><span style='font-size: 16px; line-height: 115%; font-family: "Times New Roman", serif; color: rgb(0, 0, 0);'>Pada kesempatan kali ini, Prof. Fasli Jalal, P.hD, selaku rektor Universitas YARSI, dalam sambutannya menekankan pentingnya budaya literasi menjadi budaya bangsa. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang menjunjung tinggi budaya literasi. Fasli Jalal juga meyampaikan komitmen dan dukungan penuh terhadap program untuk memajukan budaya literasi melalui kerja sama dengan ATPUSI. &nbsp;</span></p>
<p style='margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:5.0pt;margin-left:0cm;line-height:115%;font-size:15px;font-family:"Calibri",sans-serif;text-align:justify;'><span style='font-size: 16px; line-height: 115%; font-family: "Times New Roman", serif; color: rgb(0, 0, 0);'>Kegiatan &nbsp;webinar ini dihadiri sekitar 700 peserta yang terdiri dari dosen, guru, pustakawan, pemerhati pendidikan, mahasiswa, pelajar, dan dinas perpustakaan dan kearsipan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Materi yang relevan dengan kondisi saat ini, serta pembawaan materi para narasumber yang menarik, membuat para peserta sangat antusias mengikuti acara webinar dari awal hingga akhir. &nbsp;</span></p>
<p style='margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:5.0pt;margin-left:0cm;line-height:115%;font-size:15px;font-family:"Calibri",sans-serif;text-align:justify;'><span style='font-size: 16px; line-height: 115%; font-family: "Times New Roman", serif; color: rgb(0, 0, 0);'>A. Fuadi menyampaikan bahwa perlunya penerapan literasi di sekolah menjadi bagian dari &nbsp;<em>pop culture</em> siswa-siswi di Indonesia. Musik, film, pameran buku, merupakan turunan dari bahan bacaan yang ada. Peran pustakawan diperlukan untuk turut berinovasi menyusun program perpustakaan sekolah yang dapat merangkul remaja agar semakin dekat dengan budaya literasi seperti dengan penyelenggara kegiatan yang menyenangkan sebagian bagian dari <em>pop culture</em> serta memanfatkan media yang aman dan nyaman &nbsp;dalam mempengaruhi dan meningkatkan budaya literasi di kalangan remaja. Ihsan selaku narasumber kedua juga menambahkan agar tidak memusuhi atau anti terhadap budaya luar seperti (K-Pop, dsb.). Namun, justru perlu mempelajari strategi dan cara budaya luar bisa mempengaruhi <em>pop culture</em> remaja di berbagai bidang. Sehingga ke depan identitas nasional dan budaya literasi yang menjadi <em>pop culture</em> dapat semakin tertanam di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya para remaja. Selain itu, guru dan pustakawan diharapkan mampu mengembangkan hasil bacaan (literasi) dalam membuat karya-karya menarik, seperti musik, film, dll. Pada sesi narasumber ketiga, Ibu Ani menyampaikan bahwa para pustakawan sekolah dapat &nbsp;memilihkan &nbsp;buku bacaan dan &nbsp;tentang buku-buku literasi yg bermutu dan menyenangkan. Pustakawan juga diharapkan semakin memahami jenis-jenis bahan bacaan milineal, kekinian dengan berbagai bentuk media. Sehingga dengan koleksi yang beragam, lengkap dan diminati para pemustaka, pustakawan dapat lebih kreatif menyusun program literasi sebagai bagian dari <em>pop culture</em>. Selain itu, Ani juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pustakawan dengan guru kelas, dan bahkan orang tua.&nbsp;</span></p>
<p style='margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:.0001pt;margin-left:0cm;line-height:115%;font-size:15px;font-family:"Calibri",sans-serif;text-align:justify;'><span style='font-size: 16px; line-height: 115%; font-family: "Times New Roman", serif; color: rgb(0, 0, 0);'>Terakhir, para narasumber memberikan pernyataan bersama bahawa guru dan pustakawan sekolah memegang peran penting dalam menumbuhkan &nbsp;budaya literasi dan identitas nasional agar menjadi <em>pop culture</em> di kalangan remaja, sehingga &nbsp;memperkuat jati diri bangsa. (Ichoer) </span></p>

	<section class="section" id="section_1380783668">
		<div class="section-bg fill" >
									
			

		</div>

		

		<div class="section-content relative">
			
	<div id="text-2214178413" class="text">
		
<h5 class="uppercase">Dokumentasi acara</h5>
		
<style>
#text-2214178413 {
  text-align: center;
  color: rgb(0,0,0);
}
#text-2214178413 > * {
  color: rgb(0,0,0);
}
</style>
	</div>
	

  
    <div class="row large-columns-1 medium-columns- small-columns- slider row-slider slider-nav-reveal slider-nav-push"  data-flickity-options='{&quot;imagesLoaded&quot;: true, &quot;groupCells&quot;: &quot;100%&quot;, &quot;dragThreshold&quot; : 5, &quot;cellAlign&quot;: &quot;left&quot;,&quot;wrapAround&quot;: true,&quot;prevNextButtons&quot;: true,&quot;percentPosition&quot;: true,&quot;pageDots&quot;: false, &quot;rightToLeft&quot;: false, &quot;autoPlay&quot; : 5000}' >

  <div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-4.png" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-default">
              <div class="box-image" >
                <img fetchpriority="high" decoding="async" width="711" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-4-711x400.png" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="9711,9710,9709" style="default" type="slider" columns="1" auto_slide="5000" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-4-711x400.png 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-4-768x432.png 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-4.png 1366w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" />                                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div><div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-3.jpg" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-default">
              <div class="box-image" >
                <img decoding="async" width="712" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-3-712x400.jpg" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="9711,9710,9709" style="default" type="slider" columns="1" auto_slide="5000" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-3-712x400.jpg 712w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-3-768x431.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-3.jpg 1280w" sizes="(max-width: 712px) 100vw, 712px" />                                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div><div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-2.png" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-default">
              <div class="box-image" >
                <img decoding="async" width="711" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-2-711x400.png" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="9711,9710,9709" style="default" type="slider" columns="1" auto_slide="5000" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-2-711x400.png 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-2-768x432.png 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/06/Webinar-Literasi-dan-Pop-Culture-2.png 1366w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" />                                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div></div>
		</div>

		
<style>
#section_1380783668 {
  padding-top: 30px;
  padding-bottom: 30px;
}
</style>
	</section>
	
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap Raih Akreditasi Internasional FIBAA, Universitas Yarsi Gandeng Unair</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/siap-raih-akreditasi-internasional-fibaa-universitas-yarsi-gandeng-unair</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Feb 2022 01:26:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Atika Dian Ariana]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Rifqatussa’adah]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Legiono]]></category>
		<category><![CDATA[Master University of Glasgow]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Magister Kenotariatan]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Magister managemen]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Airlangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8926</guid>

					<description><![CDATA[Ditengah berbagai ketidakpastian, munculnya serangan varian Omicron dan pandemi Covid-19  belum tahu akan berakhir, Upaya  Universitas Yarsi (UY) meraih akreditasi internasional tidak kendur.Universitas berusia 55 tahun tidak mau semata retorika [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Ditengah berbagai ketidakpastian, munculnya serangan varian Omicron dan pandemi Covid-19  belum tahu akan berakhir, Upaya  Universitas Yarsi (UY) meraih akreditasi internasional tidak kendur.Universitas berusia 55 tahun tidak mau semata retorika tetapi terus semangat,beraksi dan bergeliat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lewat Direktorat Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi (PDJAMA), kemarin  menggelar kembali Bimbingan Teknis (Bimtek) Akrediatasi FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). Kali ini mendatangkan narasumber Auditor Mutu Internal Universitas Airlangga, Atika Dian Ariana, S.Psi., M.Sc.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tujuan Bimtek memberikan penjelasan  multi kriteria FIBAA untuk persiapan tim akreditasi Yarsi dalam pembuatan dokumen akreditasi FIBAA</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Direktur Direktorat Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi (PDJAMA) Universitas Yarsi , Dr. Rifqatussa’adah, S.K.M., M.Kes menjelaskan, universitas Airlangga (Unair) merupakan universitas  pertama memperoleh akreditasi FIBAA.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ibu Atika merupakan salah satu tim akreditasi FIBAA Unair telah berpengalaman membimbing universitas lain dalam meraih akreditasi FIBAA, sehingga alumni University of Glasgow, United  Kingdom dianggap memenuhi kompetensi untuk memberikan bimbingan teknis kepada tim akreditasi Internasional Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">FIBAA, Lembaga akreditasi internasional melakukan penjaminan mutu dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi  untuk scope program studi (prodi) Humaniora diakui Kementerian pendidikan Kebudayaan  Riset dan Teknologi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Doktor Rifqatussa’adah  menambahkan, hingga kini UY dalam rangka akreditasi FIBAA telah melakukan persiapan yaitu  masuk dalam tahap implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE), suatu pendekatan menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif dan efektif, <em>benchmarking</em> dengan universitas lain yang sudah berpengalaman, pendampingan untuk penyusunan borang sesuai instrument akreditasi FIBAA.  </span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Target Universitas Yarsi meraih akreditasi Internasional FIBAA adalah paling lambat tahun 2024, mohon doanya,” harap Rifqatussa’adah .</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kepala Sub Bagian Jaminan Mutu dan Akreditasi, Legiono, S.Si menambahkan,Kini UY siap raih Akreditasi Internasional FIBAA,Universitas Yarsi Gandeng Unair</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Legiono dengan hadirnya Ibu Atika dari Unair, UY berharap bisa membentuk tim akreditasi FIBAA solid dan berkomitmen. Bisa mensosialisasikan FIBAA kepada seluruh civitas akademika universitas guna mendukung terpenuhinya persyaratan FIBAA dan dapat membaca kriteria instrument akreditasi FIBAA dengan teliti.  Kemudian membuat  berbagai analisis dan dilakukan evaluasi setiap minggu sehingga mutu pendidikan lebih terarah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ibu Atika itu TIM Unair memenuhi kreteria akreditasi, memiliki jam terbang tinggi alias berpengalaman memberikan  pendampingan  terhadap universitas yang ingin meraih akreditasi FIBAA.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Jika UY sudah meraih Akrediatasi FIBAA  banyak upaya akan dilakukan Universitas Yarsi,”Tutur Legiono</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tentunya prodi  terakreditasi FIBAA akan memanfaatkan atas manfaat akreditasi FIBAA tersebut ,diantaranya peningkatan kerjasama dalam berbagai hal dengan berbaga universitas bertaraf internasional yang telah terakreditasi FIBAA guna peningkatkan mutu pendidikan berkesinambungan untuk mencapai visi Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prodi Universitas Yarsi dipersiapkan  meraih akreditasi FIBAA adalah Fakultas Psikologi, Fakultas Hukum, Prodi Manajemen ,Akuntansi , Prodi Magister Kenotariatan , Prodi Magister managemen dan Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Melihat banyaknya prodi disiapkan untuk akreditasi FIBAA, Ibu Atika memberikan saran agar UY membentuk cluster dan melakukan komunikasi dengan asesor  sesuai  tujuan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Atika bercerita, saat asesor dari Eropa (Jerman) melakukan visitasi  ke Unair, waktu disediakan tak panjang. Hanya 30 menit pergroup.” jadi tak perlu  basa basi , to the point dalam berkomunikasi dengan asesor,” pesan Atika</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pesan lain dari jebolan Master University of Glasgow, United  Kingdom  kepada Universitas Yarsi, rekan-rekan tenaga pendidik(tendik) perlu  persiapan khusus, terutama masalah berkomunikasi. Tendik yang  dimasukan dalam tim akreditasi harus menguasai masalah. Selain itu jangan dilepas, selalu didampingi, terutama saat menjawab pertanyaan visitasi  dari asesor.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Ibu Atika  ada sekali waktu muncul pertanyaan khusus dari asesor, yaitu bagaimana cara prodi meningkatkan lulusannya? Terhadap pertanyaan ini, Universitas Yarsi  diminta membuat profil kelulusan dan persiapan  kurikulum.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Jangan terlalu sibuk terhadap ketentuan OBE dari kemdikbud, karena FIBAA  mempunyai ketentuan tersendiri. Utamanya terkait  cara prodi meningkatkan lulusan yaitu lulusan UY bisa diterima pasar akademik dan pasar industri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“ Usahakan pelajaran harus tercapai, struktur dan instrumen kurikulum harus lengkap,termasuk bisa memberikan jawaban pada asesor FIBAA terkait lulusan UY. “ Semua Konten yang diharapkan FIBAA sangat sederhana,” terang Ibu Atika.</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
