<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prof. Dr. H. Nurul Huda &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/prof-dr-h-nurul-huda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Oct 2025 05:48:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Prof. Dr. H. Nurul Huda &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MOU dengan Universitas AMIKOM Yogyakarta , Yarsi Perkuat Kolaborasi Akademik</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/mou-dengan-universitas-amikom-yogyakarta-yarsi-perkuat-kolaborasi-akademik?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mou-dengan-universitas-amikom-yogyakarta-yarsi-perkuat-kolaborasi-akademik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 05:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Setyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Emha Taufik Lutfi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. M. Suyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas AMIKOM Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22341</guid>

					<description><![CDATA[Kerja sama dengan Universitas AMIKOM Yogyakarta ini bukan hanya silaturahmi, tapi bagian dari tanggung jawab akademik mendorong kolaborasi riset (akademik) bersama, khususnya yang berdampak sosial seperti Green Waqaf. Wakil Rektor [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kerja sama dengan <strong>Universitas AMIKOM Yogyakarta </strong>ini bukan hanya silaturahmi, tapi bagian dari tanggung jawab akademik mendorong kolaborasi riset (akademik) bersama, khususnya yang berdampak sosial seperti Green Waqaf.</p>
<p>Wakil Rektor IV Universitas YARSI, Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si. (Prof Nurul) menyatakan itu saat penandatanganan kerjasama (MOU) dan Rencana Implementasi Kerja Sama (RIKS)  Universitas Yarsi dengan <strong>Universitas AMIKOM Yogyakarta, kemarin lalu.</strong></p>
<p>Lebih lanjut Prof Nurul menerangkan,perhelatan ini  bagian kegiatan Universitas Yarsi kini sedang mengembangkan penelitian berbasis pendekatan Group Model Building (GMB) didukung hibah dari Kemdiktisaintek. Salah satu implementasinya akan direalisasikan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Wonosari, Gunungkidul.</p>
<p>Selanjutnya ,kami juga membawa rencana implementatif. Kami punya hibah riset, butuh mitra untuk direalisasikan. “ AMIKOM adalah mitra strategis mewujudkan hal ini,” jelasnya.</p>
<p>RIKS ini mengatur pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertema Model Strategis Penerapan Green Waqaf pada Pariwisata Halal di Kota Wakaf Indonesia dengan Pendekatan Group Model Building (GMB)”, dilaksanakan 25 Juli 2025 di Wonosari, Gunungkidul.</p>
<p>MOU ditandatangani Prof.Nurul , Wakil Rektor IV Universitas Yarsi dan Emha Taufik Lutfi, S.T., M.Kom., Ph.D., Dekan Fakultas Ekonomi Sosial Universitas AMIKOM Yogyakarta.</p>
<p>Selain Itu dilakukan  juga penandatangan oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.sebagai  Rektor Universitas YARSI dan Prof. Dr. M. Suyanto, M.M. selaku Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta. mencakup ruang lingkup kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat. MOU berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.</p>
<p>Sementara itu Wakil Rektor IV Universitas AMIKOM Yogyakarta, Arief Setyanto, S.Si., M.T., Ph.D.(Doktor Arief), menyampaikan, Universitas AMIKOM Yogyakarta menyambut baik penandatanganan MoU dan RIKS ini sebagai awal dari kolaborasi produktif.</p>
<p>Kami percaya  kerja sama harus diikuti dengan kegiatan implementatif yang memberikan dampak. “Penandatanganan ini langkah awal menuju sinergi lebih luas, dan  menjadi fondasi bagi kerja sama berkelanjutan antara Universitas Yarsi dan  Universitas AMIKOM Yogyakartak khususnya dalam mendorong riset strategis dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>
<p>Dalam agenda tersebut, Doktor Arief menegaskan kerja sama terjalin merupakan langkah strategis  memperkuat sinergi di bidang riset, pengembangan institusi, dan peningkatan kapasitas akademik.</p>
<p>Doktor Arief menyatakan kesiapannya  mendukung penuh agenda-agenda riset kolaboratif, terutama terkait Green Waqaf dan pengembangan pariwisata syariah. Ia menilai konsep riset berbasis Group Model Building (GMB)  diusung  Prof. Nurul  sangat menarik dan sejalan dengan visi AMIKOM yang berbasis pada inovasi digital dan solusi masyarakat.</p>
<p>Doktor Arief menegaskan, , setiap kerja sama kami tidak hanya berhenti pada penandatanganan. Tapi juga kami dorong agar ada kegiatan implementatif, baik dalam bentuk riset konsorsium, hilirisasi, pengembangan sumber daya.</p>
<p>AMIKOM siap  belajar dari pengalaman Universitas Yarsi , khususnya dalam  perencanaan strategis dan penguatan kelembagaan. “Kami, perguruan tinggi relatif muda, sehingga masih harus banyak belajar dan bertukar wawasan,” tambahnya.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan: Kebersamaan &#038; Keberkahan di Bulan Suci Ramadhan Bersama Panti Asuhan &#038; Tahfidz Qur’an Asyiyah DKI Jakarta</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pesantren-1000-cahaya-ramadhan-kebersamaan-keberkahan-di-bulan-suci-ramadhan-bersama-panti-asuhan-tahfidz-quran-asyiyah-dki-jakarta?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pesantren-1000-cahaya-ramadhan-kebersamaan-keberkahan-di-bulan-suci-ramadhan-bersama-panti-asuhan-tahfidz-quran-asyiyah-dki-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 07:36:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[BAZNAS]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[BeasiswaCendekiaBAZNAS]]></category>
		<category><![CDATA[CahayaZakat]]></category>
		<category><![CDATA[Cendekia]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Muhamad Zakki]]></category>
		<category><![CDATA[NikmatBerzakat]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Hajja Nia]]></category>
		<category><![CDATA[Pesantren1000CahayaRamadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=19816</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, 14 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS dari Universitas YARSI menggelar acara Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung di Universitas YARSI, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, 14 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS dari Universitas YARSI menggelar acara Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung di Universitas YARSI, Jakarta Pusat, dengan kehadiran lebih dari 20 anak panti asuhan serta peserta Beasiswa Cendekia dari Angkatan 5 dan 6.</p>
<p>Acara dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan doa dan sambutan hangat yang menciptakan suasana penuh kekeluargaan. Ketua pelaksana, Nur Hajja Nia, berharap kegiatan ini bisa mempererat silaturahmi dan membawa manfaat bagi semua yang terlibat. Bapak drg. Muhamad Zakki, Sp.KGA, selaku Pembina BCB Universitas YARSI, juga memberikan pesan inspiratif tentang pentingnya berbagi dan memperbanyak ibadah di bulan yang penuh berkah ini. Serta sambutan hangat dari Wakil Rektor 4 Universitas YARSI bapak Prof Dr. H. Nurul Huda, S.E, M.M, M.Si. menyampaikan bahwa selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-19818 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1-1400x788.jpg" alt="" width="653" height="367" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan1.jpg 1600w" sizes="(max-width: 653px) 100vw, 653px" /></p>
<p>Salah satu sesi yang paling dinanti adalah ceramah dari Ustadz Abdul Somad, yang membahas tentang keistimewaan Ramadhan sebagai bulan diturunkannya pedoman hidup bagi umat manusia. Selama kurang lebih satu jam, peserta menyimak dengan penuh perhatian, mendapatkan banyak ilmu dan motivasi untuk semakin meningkatkan ibadah mereka.</p>
<p>Setelah ceramah, suasana semakin meriah dengan sesi kuis interaktif seputar Ramadhan. Anak-anak panti sangat antusias mengikuti kuis ini, terutama karena hadiah menarik telah disiapkan bagi mereka yang berhasil menjawab dengan benar.</p>
<p>Sebagai penutup, seluruh peserta berkumpul dalam momen kebersamaan untuk berbuka puasa bersama. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat semua menikmati hidangan dan berbagi cerita. Acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga pengingat akan pentingnya kepedulian dan kebersamaan di bulan suci ini.</p>
<p><img decoding="async" class=" wp-image-19817 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2-1400x788.jpg" alt="" width="660" height="371" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/03/Pesantren-1000-Cahaya-Ramadhan2.jpg 1600w" sizes="(max-width: 660px) 100vw, 660px" /></p>
<p>#CahayaZakat<br />
#NikmatBerzakat<br />
#Pesantren1000CahayaRamadhan<br />
#BeasiswaCendekiaBAZNAS</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dubes Indonesia di Kuba  Dan Dubes Kuba di Indonesia Kunjungi Yarsi, Bangun Sinergi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dubes-indonesia-di-kuba-dan-dubes-kuba-di-indonesia-kunjungi-yarsi-bangun-sinergi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dubes-indonesia-di-kuba-dan-dubes-kuba-di-indonesia-kunjungi-yarsi-bangun-sinergi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 08:39:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dagmar Gonzales Graudengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy M. Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Dra.Nana Yuliana]]></category>
		<category><![CDATA[ELAM]]></category>
		<category><![CDATA[Escuela Latinoamericana de Medicina]]></category>
		<category><![CDATA[Kuba]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Puji Lestari Sudarmono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17172</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Kuba menerapkan sistem kesehatan nasional lewat layanan kesehatan gratis untuk semua warganya. Tidak ada rumah sakit atau klinik swasta. Pembiayaan ditanggung pemerintah. Motto terkait kesehatan kuba adalah prevent before [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kuba menerapkan sistem kesehatan nasional lewat layanan kesehatan gratis untuk semua warganya. Tidak ada rumah sakit atau klinik swasta. Pembiayaan ditanggung pemerintah. Motto terkait kesehatan kuba adalah prevent before you cure.</p>
<p><em>Formation of an abundant human capital</em> melalui pendidikan kedokteran. Kuba mengekspor tenaga medis melalui misi internasional , menghasilkan pendapatan dan mempengaruhi politik global. Berdasarkan <em>family doctor and nurse</em>  dibangun sejak tahun 1984.</p>
<p>Sistem layanan  kesehatan Kuba sering dipuji karena metrik seperti angka kematian bayi rendah dan harapan hidup tinggi . Kuba menjadi leader dalam <em>international medical solidarity</em> dan menjadi aset dalam diplomasi Kuba dengan negara lain.</p>
<p>Duta Besar(Dubes) Indonesia untuk Kuba , Bahamas, Jamaika, Haiti dan Republik Dominkana,Dra.Nana Yuliana ,M.A, M.Si., Ph.D ( Ibu Nana) menyatakan itu saat berkunjung ke Universitas Yarsi.</p>
<p>Selanjutnya Ibu Nana mengatakan, Kuba  memiliki rasio dokter perkapita  sangat tinggi dengan penekanan pada pencegahan. Negara Kuba memiliki 9 dokter dan 9 perawat per 1000 populasi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-17174" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-711x400.jpg" alt="" width="711" height="400" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/11/Dubes-Indonesia-di-Kuba-Dan-Dubes-Kuba-di-Indonesia-Kunjungi-Yarsi-Bangun-Sinergi1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 711px) 100vw, 711px" /></p>
<p>Kuba punya tiga tingkat sistem kesehatan, mulai tingkat satu, setiap klinik dokter dan perawat melayani 20-40 keluarga per lingkungan. Tim ini tinggal diatas klinik dan tersedia 24 jam dan memeriksa setiap keluarga seminggu sekali. Tingkat kedua poliklinik komunitas melayani 30ribu-60ribu orang dan mendukung klinik dokter-perawat keluarga. Sedangkan tingkat tiga adanya pusat penelitian dan pengajaran untuk mahasiswa kedokteran dan keperawatan disetiap pelayanan kesehatan.</p>
<p>Dubes Indonesia untuk Kuba di Universitas Yarsi juga menyampaikan diplomasi medis Kuba diataranya Escuela Latinoamericana de Medicina (ELAM) berupa  sekolah kedokteran di dunia terletak di Kuba, Lebih 19550 negara Semua masa menerima beasiswa penuh. Kemudian  kini lebih dari 15047 dokter Kuba bertugas di 66 negara . Dokter asal Kuba telah menyelamatkan  lebih 4 juta nyawa melalui misi medis internasional.</p>
<p>Selain itu ibu Nana tidak ketinggalan menerangkan  diplomasi medis Kuba terhadap Indonesia. diantaranya beasiswa untuk mahasiswa Indonesia dimulai tahun 1972 dan tahun 2024, dua mahasiswa menyelesaikan pendidikan kedokterannya  dan kembali ke Indonesia dan masih 1 mahasiswa  belajar ilmu kedokteran  di Kuba.Kemudian semangat internasionalisme  berupa misi medis Kuba saat bencana , turun langsung di situasi bencana.</p>
<p>Dalam kunjungannya Bu Nana juga menginformasikan dan mengajak sinergi Fakultas Kedokteran Yarsi dan Universitas Yarsi bisa kerjasama dengan pemerintah Kuba.</p>
<p>Sementara Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr. Fasli Jalal,Ph.D  menyatakan selamat datang kepada rombongan Dubes Kuba di Universitas Yarsi. setelah itu Prof fasli menjelaskan fasilitas dan sarana prasarana moderen dimiliki Universitas Yarsi serta menyambut baik tawaran kerjasama dan sinergi . Selanjutnya akan mempersiapkan berbagai hal sehingga terjalin kerjasama.</p>
<p>Selain Ibu Nina ,Dubes Kuba untuk Indonesia, Dagmar Gonzales Graudengan juga hadir bersama rombongan. Sedang dari Universitas Yarsi selain rektor, hadir Dekan Fakultas Kedokteran Prof.dr.Pratiwi Puji Lestari Sudarmono, Ph.D.Sp.M.K ,beberapa wakil rektor (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Program PkM, Universitas Yarsi Lakukan Pendampingan UKM Tikar Pandan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lewat-program-pkm-universitas-yarsi-lakukan-pendampingan-ukm-tikar-pandan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lewat-program-pkm-universitas-yarsi-lakukan-pendampingan-ukm-tikar-pandan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2023 08:45:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Afud Mahpudin]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Sri Chusri Haryanti]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11598</guid>

					<description><![CDATA[Krjogja.com &#8211; JAKARTA &#8211; Universitas Yarsi Jakarta melaksanakan pendampingan peningkatan penjualan usaha kecil menengah (UKM) pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang. Kegiatan dilaksanakan Kamis (5/1/2023) lalu itu dalam rangka [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="dt-paragraph">
<p><strong><a href="https://www.krjogja.com/pendidikan/read/491455/lewat-program-pkm-universitas-yarsi-lakukan-pendampingan-ukm-tikar-pandan">Krjogja.com</a> &#8211; </strong>JAKARTA &#8211; Universitas Yarsi Jakarta melaksanakan pendampingan peningkatan penjualan usaha kecil menengah (UKM) pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang.</p>
<p>Kegiatan dilaksanakan Kamis (5/1/2023) lalu itu dalam rangka Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) diketuai Prof. DR. H. Nurul Huda, M.Si., M.M. beranggotakan Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc., Muhammad Rofi’i, M.Sc., serta Dr. Sri Chusri Haryanti, S.T., M.T.</p>
<p>Pihak menjadi mitra PkM disini, pelaku UKM Pengrajin Tikar Pandan dipimpin Afud Mahpudin juga Kepala Desa Kadumaneuh, Kabupaten Pandeglang dalam siaran persnya, Selasa (31/1/2023)</p>
<p>Menurut Afud, kerajinan anyaman tikar pandan merupakan peninggalan nenek moyang turun temurun, sampai saat ini masih dikembangkan dan dilestarikan oleh warga, khususnya para ibu rumah tangga bisa menganyam tikar pandan.</p>
<p>“Di Desa Kadumaneuh mayoritas kaum ibunya mengerjakan anyaman tikar pandan hampir setiap hari,” ujar Afud.</p>
<p>Lebih lanjut Kepala Desa Kadumaneuh menyatakan, adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak buruk bagi tingkat penjualan para pelaku usaha tikar pandan. Pandemi Covid-19 juga menimbulkan tantangan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) seperti mencari calon pelanggan saat ini lebih banyak di rumah dan melakukan pemesanan secara daring.</p>
<p>Kepala Desa Kadumaneuh berusaha untuk mencari alternatif bisa membantu meningkatkan penjualan tikar para pelaku usaha tersebut. Sementara kondisi kini, pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh masih menjalankan bisnis sangat tradisional dan produk yang dihasilkan dijual skala lokal.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada tim PkM Universitas Yarsi atas bantuan pendampingan dalam rangka peningkatan penjualan UKM pengrajin tikar pandan di Desa Kadumaneuh Pandeglang. Semoga Universitas Yarsi tetap bisa bekerjasama mendampingi para pelaku UKM Tikar Pandan sampai penjualan meningkat,&#8221; harap Afud</p>
<p>Sementara Prof Nurul menyatakan, terima kasih bisa diterima melakukan pendampingan di desa Kadumaneuh lewat kegiatan PkM.</p>
<p>Melihat situasi dan kondisi pengrajin tikar pandan, Universitas Yarsi melalui kegiatan PkM berkontribusi dalam bentuk pendampingan berupa pembuatan website berbasis wordpress, pembuatan <em>e-commerce</em> kerajinan tikar pandan dengan platform pembayaran mayar.id, dan pembuatan strategi bisnis yang <em>sustainable.</em></p>
<p>Kemudian pembuatan rencana proses pemasaran digital, melakukan paid promote di sosial media dan google, membuat packaging yang baru, serta meminimalisir biaya produksi dengan melakukan lean production. Semoga semua kontribusi PkM Universitas Yarsi di desa Desa Kadumaneuh Pandeglang. (Ati)</p>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Selenggarakan Desa Goes To Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Untuk Penguatan Literasi Di Desa</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-selenggarakan-desa-goes-to-perpustakaan-nasional-republik-indonesia-untuk-penguatan-literasi-di-desa?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-selenggarakan-desa-goes-to-perpustakaan-nasional-republik-indonesia-untuk-penguatan-literasi-di-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2022 12:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[Cintya]]></category>
		<category><![CDATA[Danang Dwijo Kangko]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bantarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ciseeng]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Suciati]]></category>
		<category><![CDATA[e-library]]></category>
		<category><![CDATA[Indah Kurnianingsih]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Lukmanul Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Pak Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat Bukhari Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Rosini]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Zubaedah]]></category>
		<category><![CDATA[Syaiful]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Dharma Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Wardiyono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=8817</guid>

					<description><![CDATA[Dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat YARSI Empowerment Village Center , pada tanggal 17 Januari 2022 Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI menyelenggarakan kegiatan Edu Wisata Literasi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Dalam rangka pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat YARSI Empowerment <em>Village Center</em> , pada tanggal 17 Januari 2022 <strong>Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas YARSI</strong> menyelenggarakan kegiatan Edu Wisata Literasi dengan melaksanakan pendampingan kunjungan bagi para pengelola dan pengguna perpustakaan desa serta para kader kesehatan yang berasal dari Desa Bantarsari dan Desa Ciseeng Kabupaten Bogor ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bertempat di  di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta.  </span></p>
<p><span style="color: #000000;">Indah Kurnianingsih,S.I.P,MP selaku ketua Tim Pelaksana  Pengabdian Kepada Masyarakat menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan  untuk memberikan penguatan wawasan dan keterampilan literasi masyakarakat desa, serta memperkenalkan gedung dan sarana fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Nasional kepada masyarakat yang merupakan bagian dari desa binaan Universitas YARSI. Hadir pada kesempatan ini para Kepala Desa yakni Lukmanul Hakim, S.Ag. dan Rahmat Bukhari Muslim, S, Sy.,M.Sy  yang menjadi bukti kepedulian para pemimpin desa terhadap kebangkitan literasi di desa. Kedua Kepala Desa meyakini bahwa  literasi merupakan bagian penting dari upaya masyarakat menuju kesejahteraan dan menuju Indonesia yang lebih maju.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Tim Pelaksana Kegiatan Pengabdian Masyarakat terdiri dari Indah Kurnianingsih,MP., Wardiyono,SS,MBA., Rosini,SS.,MP, dan Danang Dwijo Kangko,S.Hum., MP, serta mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Cintya dan Syaiful yang merupakan mahasiswa angkatan 2019. Penguatan Literasi sangat penting agar keberadaan perpustakaan desa yang telah dirintis oleh Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi  dapat berkelanjutan. Saat ini baik Desa Ciseeng maupun Desa Bantarsari telah memiliki situs <em>e-library</em> yang beberapa koleksinya berupa buku digital yang dapat diunduh oleh para warga masyarakat secara gratis. Kedua situs tersebut beralamat di <a style="color: #000000;" href="http://www.ciseeng.web.id">www.ciseeng.web.id</a> dan <a style="color: #000000;" href="https://bantarsari.tbm.or.id/">https://bantarsari.tbm.or.id/</a>. Keberadaan perpustakaan desa diharapkan  mampu memberikan manfaat nyata bagi warga masyarakat desa dalam mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri, dan membantu meningkatkan jejaring sosial melalui pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi informasi</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kunjungan selama 4 (empat) jam terasa kurang untuk menjelajahi seluruh fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Nasional RI. Gedung fasilitas layanan yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada tanggal 14  September  2017 tersebut didirikan di atas lahan seluas 11.975 meter persegi dengan luas bangunan 50.917 meter persegi memakan waktu pembangunan hampir tiga tahun.  Gedung berjumlah 24 lantai terdiri dari beberapa layanan sebagai berikut Lantai 1 : Lobby Utama, Lantai 2 : Ruang Layanan Keanggotaan Perpustakaan dan Ruang Teater, Lantai 3 : Zona Promosi Budaya Baca, Lantai 4 : Ruang Pameran Koleksi Perpustakaan, Lantai 5 : Ruang Pustakawan , Lantai 6 : Data Center , Lantai 7 : Layanan Anak, Lansia Dan Disabilitas, Lantai 8 : Layanan Audiovisual, Lantai 9 : Layanan Naskah Nusantara, Lantai 10 : Layanan Deposit, Lantai 11 : Monograf Tertutup, Lantai 12 : Ruang Baca Pemustaka, Lantai 13 : Layanan Repositori Terbitan Karya Indonesia, Lantai 14 : Layanan Koleksi Buku Langka, Lantai 15 : Layanan Referens, Lantai 16 : Layanan Koleksi Foto, Peta Dan Lukisan, Lantai 17 – 18 : Kantor Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lantai 19 : Layanan Multi Media, Lantai 20 : Layanan Koleksi Berkala Mutakhir dan Bidang Ilmu  Perpustakaan, Lantai 21-22 : Layanan Monograf Terbuka, Lantai 23 : Layanan Koleksi Bangsa-bangsa di Dunia Dan Majalah Terjilid, Lantai 24 : Layanan Koleksi Budaya Nusantara, Eksekutif Lounge dan Ruang Penerimaan Tamu Mancanegara.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Seluruh peserta kegiatan terlihat sangat antusias. Ibu Siti Zubaedah selaku Ketua Rombongan dari Desa Ciseeng merasa sangat bersyukur dapat melihat dan  ikut merasakan secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Nasional RI. Salah satunya yaitu ruang baca anak  yang didesain secara menarik dan <em>colorful</em>. Pilar-pilar dinding dalam area tersebut dipenuhi lukisan mural yang diambil dari cerita rakyat di Indonesia. Demikian pula Pak Ali dari Desa Bantarsari yang takjub dengan ketersedian Layanan inklusif didesain untuk melayani penyandang disabilitas dari segi sarana prasarana, koleksi, maupun ruangan khusus bagi disabilitas tuna netra. Ia berharap  warga desa lainnya dapat  ikut berkunjung ke Perpustakaan Nasional pada kesempatan lain.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebagai rangkaian penutup kegiatan pada hari tersebut, rombongan kedua desa melanjutkan perjalanan menuju Kampus Universitas YARSi untuk melaksanakan penandatangan MOU yang langsung dihadiri langsung oleh <strong>Rektor Universitas YARSI Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D,</strong> beserta jajarannya dari Wakil Rekor 1 Dr. dr. Wening Sari, M.Kes, Wakil Rektor 2 dr. Yulia Suciati, M.Biomed , Ph.D., Wakil Rektor 3 Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi., Wakil Rektor 4 Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si dan Wakil Rektor 5 Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara, MA., AAAIJ., CPLHI., ACS., FIIS., CRGP., ASPM., beserta Kepala Pusat YARSI Vilage Empowerment Center Hilma Suyana, S.E., M.M., CPHCM, CHCBP, CHCM. Penandatangan MOU merupakan bukti komitmen kerja sama antara Kampus YARSI dengan desa untuk membangun masyarakat yang lebih maju melalui Tri Dharma Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian.</span></p>

	<section class="section" id="section_867957162">
		<div class="section-bg fill" >
									
			

		</div>

		

		<div class="section-content relative">
			

  
    <div id="gallery-2142462607" class="slider slider-auto-height row-collapse slider-nav-reveal" data-flickity-options='{&quot;imagesLoaded&quot;: true, &quot;dragThreshold&quot; : 5, &quot;cellAlign&quot;: &quot;left&quot;,&quot;wrapAround&quot;: true,&quot;prevNextButtons&quot;: true,&quot;percentPosition&quot;: true,&quot;pageDots&quot;: false, &quot;rightToLeft&quot;: false, &quot;autoPlay&quot; : false}'>

  <div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-5.jpg" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-shade dark">
              <div class="box-image box-shadow-2" >
                <img loading="lazy" decoding="async" width="712" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-5-712x400.jpg" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="8829,8828,8827,8826" style="shade" type="slider-full" depth="2" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-5-712x400.jpg 712w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-5-768x431.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-5.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" />                                                  <div class="shade"></div>
                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div><div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-4.jpg" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-shade dark">
              <div class="box-image box-shadow-2" >
                <img loading="lazy" decoding="async" width="712" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-4-712x400.jpg" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="8829,8828,8827,8826" style="shade" type="slider-full" depth="2" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-4-712x400.jpg 712w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-4-768x431.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-4.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" />                                                  <div class="shade"></div>
                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div><div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-3.jpg" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-shade dark">
              <div class="box-image box-shadow-2" >
                <img loading="lazy" decoding="async" width="712" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-3-712x400.jpg" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="8829,8828,8827,8826" style="shade" type="slider-full" depth="2" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-3-712x400.jpg 712w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-3-768x431.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-3.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" />                                                  <div class="shade"></div>
                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div><div class="gallery-col col" >
          <div class="col-inner">
            <a class="image-lightbox lightbox-gallery" href="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-2.jpg" title="">            <div class="box has-hover gallery-box box-shade dark">
              <div class="box-image box-shadow-2" >
                <img loading="lazy" decoding="async" width="712" height="400" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-2-712x400.jpg" class="attachment-medium size-medium" alt="" ids="8829,8828,8827,8826" style="shade" type="slider-full" depth="2" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-2-712x400.jpg 712w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-2-768x431.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2022/01/psdi-2.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" />                                                  <div class="shade"></div>
                                              </div>
              <div class="box-text text-left" >
                 <p></p>
              </div>
            </div>
            </a>          </div>
         </div></div>
	<div id="text-4107253567" class="text">
		
<p><span style="color: #000000;"><em>Dokumentasi Kegiatan dan penandatanganan</em></span></p>
		
<style>
#text-4107253567 {
  text-align: center;
  color: rgb(0,0,0);
}
#text-4107253567 > * {
  color: rgb(0,0,0);
}
</style>
	</div>
	
		</div>

		
<style>
#section_867957162 {
  padding-top: 30px;
  padding-bottom: 30px;
}
</style>
	</section>
	
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapan PTS Jadi &#8216;Anak Kandung&#8217; Layaknya PTN?</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kapan-pts-jadi-anak-kandung-layaknya-ptn?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapan-pts-jadi-anak-kandung-layaknya-ptn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2021 11:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Indriani]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Komisi X]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. H. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Ir. Nizam]]></category>
		<category><![CDATA[Reporter Antara News Agency]]></category>
		<category><![CDATA[rof. Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko]]></category>
		<category><![CDATA[Syaiful Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Usman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7644</guid>

					<description><![CDATA[Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Syaiful Huda mengatakan, pemerintah jangan anaktirikan perguruan tinggi swasta, berikan akses dan tunjukkan keadilan agar tercipta ekosistem yang baik bagi dunia [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000; font-size: 17px;"><strong>Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Syaiful Huda mengatakan, pemerintah jangan anaktirikan perguruan tinggi swasta, berikan akses dan tunjukkan keadilan agar tercipta ekosistem yang baik bagi dunia pendidikan tinggi nasional di masa datang.</strong></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ungkapan itu disampaikan Syaiful saat menjadi salah satu pembicara Webinar: &#8220;Seleksi Ujian Mandiri PTN, Buat Gaduh Penerimaan Mahasiswa Baru PTS, Retorika atau Kenyataan?&#8221; yang diusung oleh Universitas YARSI, didukung Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dan Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI), Kamis (12/8/2021) secara virtual melalui Zoom Meeting dan <em>live streaming</em> di YouTube YARSI-TV.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Webinar ini dibuka oleh Ketua Panitia Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si. (Wakil Rektor IV UY) dengan <em>welcome speech</em> oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor Universitas YARSI). Selain Syaiful Huda juga menampilkan para pembicara terdiri dari Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D (Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud Ristek RI); Prof. Dr. Ir. H. M Budi Djatmiko, M.Si (Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia/APTISI); Prof. dr. H. Jurnalis Uddin, PAK (Ketua Umum Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia/APPERTI); dan Indriani (Reporter Antara News Agency), serta dipandu oleh Usman, S.Sos., M.Ikom (Humas UY) sebagai moderator.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ada lima hal objektif yang diutarakan Syaiful. Pertama, telah terjadi relasi kurang sehat antar perguruan tinggi negeri (PTN) yang dicermatinya saling berlomba-lomba untuk memperbanyak mahasiswa. Ketika terjadi kompetisi itu, PTN telah mengabaikan fungsi kampus sebagai <em>central of excellent</em> (pusat keunggulan ilmu pengetahuan).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Seharusnya, PTN semangatnya tidak berkompetisi mendapatkan mahasiswa baru sebanyak-banyaknya, namun bagaimana masing-masing PTN bisa menguatkan dan mengembangkan keunggulan prodi-prodi (program studi) tertentu untuk saling berkolaborasi antar sesama PTN,&#8221; kata Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sekali lagi Syaiful menegaskan, semangat PTN seharusnya kolaboratif, bukan kompetitif. Jika kompetisi itu masih diterapkan, akan berakibat kurang baik bagi perkembangan ekosistem dunia pendidikan tinggi Indonesia di masa datang dan kontraproduktif dengan semangat kolaboratif yang semestinya diciptakan oleh PTN. Terlebih lagi sebagian PTN sudah berubah status menjadi PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum).</span></p>
<p><span style="color: #000000;">PTN-BH adalah perguruan tinggi negeri yang didirikan oleh pemerintah yang berstatus sebagai badan hukum publik yang otonom. Dahulu dikenal sebagai Badan Hukum Milik Negara (BHMN) dan Badan Hukum Pendidikan (BHP). Sampai dengan tahun 2020, terdapat 12 PTN di Indonesia berbentuk BHMN. Empat perguruan tinggi pertama yang ditetapkan secara bersamaan sebagai BHMN adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). PTN BHMN ini memiliki otonomi penuh dalam mengelola anggaran rumah tangga dan keuangan. <a href="https://id.wikipedia.org">(https://id.wikipedia.org)</a></span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Model PTN yang mencari mahasiswa sebanyak-banyaknya harus disetop, karena hal itu akan meninggalkan tradisi yang pernah dicapai oleh kampus-kampus negeri kita,&#8221; ucap Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Objektif kedua adalah relasi antar PTN dengan PTS, kata Syaiful PTN telah mengambil &#8216;ceruk&#8217; (ruang) yang semestinya menjadi milik PTS yang mengakibatkan semakin carut-marutnya suasana pendidikan tinggi di Indonesia. Tidak hanya berkompetisi dalam menjaring mahasiswa baru, namun lebih dari itu, PTN dan PTS sudah menciptakan &#8216;gap&#8217; atau ketimpangan yang dalam melampaui narasi kompetisi yang sehat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketiga, pemerintah perlu membenahi supaya tidak terjadi kompetisi tidak sehat terkait penerimaan mahasiswa baru yang dirasa kurang adil. Hal lain, yang lebih perlu diperhatikan pemerintah adalah segera membuat sebuah peta jalan <em>(roadmap)</em> yang objektif, sehingga tercipta ekosistem yang adil bagi PTS.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Kita perlu mendorong terus-menerus agar pemerintah membuat <em>blueprint</em> peta jalan pendidikan dan pemerintah harus mampu menjadi fasilitator yang baik untuk pertumbuhan ekosistem dunia pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Keempat, pemerintah sedapatnya memberikan afirmasi kebijakan yang lebih kuat lagi pada PTS, tidak hanya bertumpu pada policy belaka, namun juga keleluasaan akses anggaran yang adil.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Syaiful meminta agar hal ini manjadi PR (pekerjaan rumah) yang senantiasa harus disuarakan dengan kritis, terutama APTISI agar memberikan saran dan sumbangsih secara objektif kepada pemerintah sesuai dengan harapan dan cita-cita seluruh perguruan tinggi swasta seluruh Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terakhir, yang kelima adalah PTS harus berani melakukan kritik dengan sekuat tenaga untuk percepatan adaptasi terhadap disrupsi dunia pendidikan yang terjadi akhir-akhir ini sungguh luar biasa. Maka dari itu, selain adaptasi perguruan tinggi juga harus mampu melakukan transformasi, apalagi bila ditunjang fasilitas dan afirmasi pemerintah, Syaiful berkeyakinan, bangsa Indonesia akan menemukan momentum terbaik untuk kemajuan dunia pendidikan tingginya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Saya akan berusaha terus mendorong pemerintah agar bisa berkolaborasi, memfasilitasi, dan mengafirmasi perguruan tinggi swasta melakukan adaptasi dan transformasi yang kuat menghadapi era disrupsi dunia pendidikan,&#8221; ucap Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Semoga segera ada titik temu afirmasi pemerintah yang adil terhadap PTS, agar terciptanya ekosistem yang baik pada dunia pendidikan tinggi Indonesia,&#8221; ujar Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kami di Komisi X DPR RI, lanjut Syaiful, secara maksimal sedang terus memperjuangkan alokasi anggaran negara 20% untuk pendidikan atau setara dengan Rp.580 triliun di tahun 2021 yang belum sepenuhnya digunakan. Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI baru mengelola sekitar 30% dari anggaran tersebut atau sekitar Rp.80 triliun. Selebihnya menyebar ke kementerian dan lembaga lain, serta daerah-daerah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kalau anggaran pendidikan itu sepenuhnya dikelola oleh Kemendikbud, meski tidak semuanya mungkin 80% saja, kita bisa lihat akan ada percepatan afirmasi anggaran kepada PTS-PTS kita di seluruh Indonesia,” ungkap Syaiful.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terkait dengan <em>policy</em> pemerintah, kapan PTS bisa menjadi anak kandung, menurut Syaiful kuncinya adalah kebijakan. Dirinya sangat merindukan bagaimana pemerintah punya kebijakan yang menjadikan PTS juga anak kandung negara dan pemerintah layaknya PTN.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mengenai kapan waktunya, Syaiful mengatakan lebih dari dua tahun ke depan. Dalam kurun waktu itu, dirinya dan Komisi X DPR RI akan mencoba meletakkan kebijakan-kebijakan dasar yang bisa mencapai percepatan PTS menjadi anak kandung di negara ini. Tentu tidak mudah, sebab akhir-akhir ini ada tren kebijakan kurang trust (percaya) terhadap keberadaan PTS-PTS di Indonesia. Sehingga, banyak kita temui universitas-universitas <em>bonafide</em> luar negeri (asing) membuka proses perkuliahan di dalam negeri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Hal itu membuat tantangan yang kita hadapi menjadi semakin berat, terutama PTS. Namun demikian, kita akan cari titik temu yang terbaik, bagaimana supaya bisa terjadi keadilan bagi PTS yang sudah mengabdi cukup lama di negara kita,” pungkas Syaiful mengakhiri. (ART)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelantikan dan Bai&#8217;at Pejabat Struktural 2021-2026 Diharapkan Universitas YARSI Jadi Makin Berkibar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pelantikan-dan-baiat-pejabat-struktural-2021-2026-diharapkan-universitas-yarsi-jadi-makin-berkibar?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pelantikan-dan-baiat-pejabat-struktural-2021-2026-diharapkan-universitas-yarsi-jadi-makin-berkibar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 22:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Andreas Febrian]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Weningsari]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ely Alawiyah Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Mohammad Ryan Bakry]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Miwa Patnan]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Rifqatussa’adah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Suciati]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Bambang S. Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Susi Endrini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7613</guid>

					<description><![CDATA[Sejak berdiri 54 tahun silam, untuk kesekian kalinya Universitas YARSI (UY) menggelar perhelatan rutin lima tahunan, yakni acara Pelantikan dan Bai’at Pejabat Struktural UY periode 2021-2026, sekaligus pisah-sambut dari pejabat [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><strong>Sejak berdiri 54 tahun silam, untuk kesekian kalinya Universitas YARSI (UY) menggelar perhelatan rutin lima tahunan, yakni acara Pelantikan dan Bai’a</strong><strong>t</strong><strong> Pejabat Struktural UY periode 2021-2026, sekaligus </strong><strong>p</strong><strong>isah-</strong><strong>s</strong><strong>ambut dari pejabat lama kepada yang baru, Senin (2/8/2021) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan <em>live streaming</em> di YouTube YARSI TV. </strong></span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sebelum disahkan pada hari itu, Statuta Perguruan Tinggi UY kali ini benar-benar sudah diperhitungkan secara matang oleh Yayasan YARSI yang dipimpin oleh Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK. (Ketua Pengurus Yayasan YARSI) yang sekaligus salah satu pendiri UY. Jauh sebelum masa jabatan periode 2016-2021 berakhir, Yayasan YARSI sudah melakukan seleksi ketat terhadap calon-calon pejabat yang akan menduduki posisi struktural, sehingga diharapkan UY nantinya dapat menjadi semakin berkibar sesuai dengan visinya yaitu “Mewujudkan perguruan tinggi Islam yang terpandang, berwibawa, bermutu tinggi dan mampu bersaing dalam forum nasional maupun internasional”.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Prof. Jurnalis Uddin dalam sambutannya mengatakan pelantikan dan bai’at pejabat struktural UY kali ini dilakukan benar-benar dalam kondisi yang sungguh luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Oleh karena kita berada dalam kondisi pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terpaksa acara pelantikan dan bai’at ini dilaksanakan secara virtual,” ucap Prof. Jurnalis.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Ketua Pengurus Yayasan YARSI, melalui pengucapan ba’iat (sumpah) untuk kedua kalinya melantik Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D sebagai Rektor UY dan sekaligus melantik lima Wakil Rektor (Warek) yaitu Warek I: Dr. dr. Weningsari, M.Kes. menggantikan dr. Miranti Pusparini, M.Pd (Ked).; Warek II tetap dijabat oleh: dr. Yulia Suciati, MBiomed, PhD.; Warek III: Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. menggantikan Dr. Dra. Himmi Marsiati, M.S.; Warek IV tetap dijabat oleh: Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si.; Warek V: Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara, MA., AAAIJ., CPLHI., ACS., FIIS., CRGP., ASPM.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di samping itu, dilantik juga Direktur Sekolah Pascasarjana yang tetap dijabat oleh Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), DTM&amp;H, MARS, DTCW, FISR; Direktur Direktorat Pangkalan Data, Jaminan Mutu dan Akreditasi  (PDJAMA) tetap dijabat oleh: Dr. Rifqatussa’adah, S.K.M., M.Kes.; dan Direktur Direktorat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap Andreas Febrian, S.Kom, M.Kom., Ph.D.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sedangkan di kalangan pejabat struktural fakultas yang dipimpin oleh seorang dekan, dilantik Dekan Fakultas Kedokteran (FK) yang tetap dijabat oleh: Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, MSc., Ph.D., Sp.KKLP; Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) juga tetap dijabat oleh: Prof. Dr. Bambang S. Trenggono, drg., M. Biomed.; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa, MM, CIMBA. menggantikan Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail, M.M., M.Si.; Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) tetap dijabat oleh: Dr. Ummi Azizah Rachmawati, S.Kom, M.Kom.; Dekan Fakultas Hukum: Dr. H. Mohammad Ryan Bakry, S.H., M.H. menggantikan Dr. Ely Alawiyah Jufri, S.H., M.H.; dan Dekan Fakultas Psikologi: Dr. Miwa Patnani, S.Psi., M.Si. menggantikan Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. yang diangkat menjadi Warek III.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Usai dilantik, Prof. Fasli Jalal dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pengurus Yayasan YARSI dan segenap jajarannya yang telah memberi kepercayaan untuk kedua kalinya memimpin Universitas YARSI. Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2010 ini menjadi Rektor UY tahun 2019 menggantikan Prof. Susi Endrini, SSi.,MSc., PhD. (sekarang Rektor Universitas Abdurab, Riau) mengungkapkan bahwa UY adalah sebuah institusi yang sangat menantang, sangat potensial, dan sangat menjanjikan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Saya menemukan sendiri, kalau Universitas YARSI bercita-cita ingin menjadi institusi yang <em>world class</em>, itu bukanlah sebuah cita-cita yang terlalu tinggi. Sebab, bila dilihat dari segi kualitas baik bangunan yang sama dengan hotel bintang lima, maupun kualitas fasilitas di beberapa bagian yang melebihi perguruan tinggi terbaik di dunia,&#8221; ucap Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Misalnya, dibanding dengan Cornell University, di mana dulu saya pernah kuliah S-3 di sana, adalah salah satu dari universitas swasta yang termasuk dalam kelompok <em>Ivy League</em> di Amerika Serikat, yang mana beberapa fasilitas di Universitas YARSI, saya lihat jauh lebih baik,&#8221; kenang Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Demikian pula dengan sebagian peralatan-peralatan yang kita miliki, tidak dipunyai oleh banyak sekali lembaga lain di Indonesia,” tambah Prof. Fasli Jalal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Yang tidak kalah pentingnya, kata Prof. Fasli Jalal adalah SDM UY yang mencapai 225 orang itu di antaranya sudah banyak menjadi guru besar dan kira-kira puluhan dari mereka adalah lektor kepala serta sekitar 80 orang sudah berada pada sisi yang juga sedang bergerak menuju lektor kepala. Demikian pula, selain memiliki jaminan mutu internal, UY juga memiliki penjaminan mutu eksternal, baik tentang akreditasi maupun standardisasi ISO dari SGS, sebuah lembaga sertifikasi internasional yang sudah diakui dan sangat dihargai di dunia. Terlebih lagi, UY sudah mendapatkan klasterisasi yang sangat baik yaitu masuk dalam 100 besar dari 4.300 perguruan tinggi di Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Di penghujung sambutannya, Prof. Fasli Jalal tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama yang sudah bekerja keras, siang-malam, dan tak kenal lelah untuk memajukan UY seperti yang telah diraih hingga saat ini. Demikian pula ucapan selamat kepada pejabat baru, semoga ke depan dapat menggapai apa-apa yang sudah dicita-citakan.(ART)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erwin Aksa Pada  Program Magister Manajemen: Entrepreneuship dan Teknologi Modal Kampus Bantu Ekonomi Indonesia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/erwin-aksa-pada-program-magister-manajemen-entrepreneuship-dan-teknologi-modal-kampus-bantu-ekonomi-indonesia?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=erwin-aksa-pada-program-magister-manajemen-entrepreneuship-dan-teknologi-modal-kampus-bantu-ekonomi-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 03:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Chairman of The Board Bosowa Corporindo]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Erwin Aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7583</guid>

					<description><![CDATA[Dalam kondisi pandemi Covid-19, kampus harus berperan membantu ekonomi Indonesia. Kampus bisa membantu negara melalui pendidikan entrepreneuship. Proses kegiatan kreativitas dan inovasi menciptakan perubahan dan memanfaatkan peluang untuk menghasilkan nilai [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
</style>
<p><span style="color: #000000;">Dalam kondisi pandemi Covid-19, kampus harus berperan membantu ekonomi Indonesia. Kampus bisa membantu negara melalui pendidikan entrepreneuship.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Proses kegiatan kreativitas dan inovasi menciptakan perubahan dan memanfaatkan peluang untuk menghasilkan nilai tambah, bagi diri sendiri, masyarakat dan negara. Serta memenangkan persaingan dengan sehat bisa dimulai saat masih dalam bangku kuliah.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Kiat dan proses menuju sukses serta jiwa keriwausahaan harus ditempa dari kampus,”ujar Chairman of The Board Bosowa Corporindo, Erwin Aksa di Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Alumni University of Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat ini berada di Universitas Yarsi sebagai pembicara tamu untuk Prodi Magister Manajemen.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lebih jauh Erwin menambahkan, kreativitas adalah kemampuan membuat ide baru dengan mengkombinasikan, mengubah atau merekonstruksi ide-ide lama. Sedangkan inovasi merupakan penerapan dan penemuan suatu proses produksi baru.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Apabila ilmu kreativitas dan inovasi bagian kewirausahaan diberikan saat masih belajar, tentunya mahasiswa akan mempunyai bekal memberikan manfaat dan membantu negeri ini.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Mahasiswa harus memulai bisnis usaha semenjak dari kampus. Sehingga tadinya usaha kecil, perlahan-lahan akan tumbuh besar. Mahasiswa juga harus terjun dan selalu mengikuti perkembangan teknologi agar selalu sukses dan tidak tertinggal.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Kemajuan Teknologi informasi, komunikasi (internet) harus segera dimanfaatkan para mahasiswa. Masa depan kita sudah mulai berbasis digital.</span></p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-03-at-09.44.16.jpeg" alt="WhatsApp-Image-2021-08-03-at-09.44.16" attachment=""><figcaption>Chairman of The Board Bosowa Corporindo, Erwin Aksa</figcaption></figure>
<p><span style="color: #000000;">Digital economy mendatangkan efisensi dan efektivitas lebih tinggi, karenanya Universitas harus memberikan perhatian khusus dan mengedukasi mahasiswanya mengerti dan paham teknologi yang sudah menjadi kebutuhan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">“Selain itu kampus sebagai lembaga pendidikan harus bisa menciptakan sumber daya manusia yang dibutuhkan industri, terutama industri teknologi,” pesan putra kelahiran Makasar.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam kuliah tamu, banyak hal diutarakan Erwin. Selain Entrepreneurship dan teknologi sebagai modal kampus membangun ekonomi indonesia, disampaikan pula informasi bermanfaat serta kiat sukses untuk para mahasiswa.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Sulung dari lima bersaudara bertutur, sampai saat ini sudah banyak pemerintah membantu warga . Misalnya, Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) &#8211; Indonesia yaitu menganggarkan belanja penanganan covid 19, melakukan perlindungan sosial melalui bansos kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan membantu pemda dan sektoral kementerian dan lembaga diantaranya program padat karya. Kemudian subsudi bunga UMKM,Pembiayaan korporasi. Terdapat lembaga penjamin, diantaranya PT. SMI ,PT.PIL, LPEI sebagai lembaga special mission Vehicle (smv) kementerian keuangan dan Insentf usaha berupa pajak.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Terkait situasi kondisi ekonomi, Indonesia selama pandemi Covid &#8211; 19 mengalami tekanan berat dan kontraksi luar biasa. Penyebab pandemi Covid-19 membuat belum terbiasa kehidupan normal dan belum bisa membuka ekonomi lebih baik.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Indonesia masih menyelesaikan berbagai masalah kesehatan, akibatnya semua sektor industri dan perdagangan jasa terdampak. Ini dirasakan bukan hanya Indonesia tetapi seluruh negara di dunia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Menurut Erwin,dalam kondisi berat ini yang bisa dilakukan semua negara didunia menginjeksikan likuiditas sebanyaknya kepada pelaku usaha, kepada individu supaya terjadi perputaran likuiditas, permintaan bisa terjaga. “Ini kunci mempertahan ekonomi dalam kondisi masih sulit,” cakap aktivis kamar dagang dan industri indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Gawe mendatangkan Erwin sebagai pembicara tamu di gelar oleh Prodi Magister Manajeman,Himpunan Mahasiswa Magister Manajemen dan Persatuan Alumni Magister Manajemen Universitas Yarsi. Hadir dalam acara ini Direktur Sekolah Pascasarjana,Prof.dr,Tjandra Yoga Aditama, DTM, Kepala Program Pendidikan Magister Manajemen Prof. Dr, Nurul Huda, MM, Para dosen dan mahasiswa Magister Manajemen Universitas Yarsi serta tidak ketinggalan Rektor Universitas Yarsi Prof.dr .Fasli Jalal,Ph.D.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Rektor Univeristas Yarsi menyatakan, forum ini sangat penting, karena para mahasiswa itu 70 persen bisa belajar dari kenyataan-kenyataan riil dilapangan, magang, pelajaran terpenting terlibat dari pendampingan. Tranformasi pelajaran di kelas 20 persen dan 10 persen dari pendampingan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Acara kuliah virtual ini tentunya sangat bermanfaat dan bisa menjadi pelajaran bagi mahasiswa.”Terima kasih , semoga ilmu yang diberikan menjadi amal ibadah Pak Erwin Aksa” tutup Wakil Menteri Pendidikan 2010-2011</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas YARSI Adakan Webinar “Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak” Kerjasama Kodepena</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/universitas-yarsi-adakan-webinar-pentingnya-pendidikan-karakter-untuk-anak-kerjasama-kodepena?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=universitas-yarsi-adakan-webinar-pentingnya-pendidikan-karakter-untuk-anak-kerjasama-kodepena</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 14:11:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. (Cand) Andrew Shandy Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Gugun Gunardi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Masduki Duryat]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Hj. Rani Siti Fitriani]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir.B.M.A.S. Anaconda Bangkara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kholis Ernawati]]></category>
		<category><![CDATA[Ferinaldy]]></category>
		<category><![CDATA[Iman Almunandar]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Sulfitri Husain]]></category>
		<category><![CDATA[universitas unggulan jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Usman]]></category>
		<category><![CDATA[UY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7557</guid>

					<description><![CDATA[Mendidik karakter tak bisa mendadak, maka perlu disadari bahwa pendidikan karakter sangat penting bagi setiap orang dan harus dimulai sejak usia dini. Merupakan suatu kewajiban bagi para orang tua, guru, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="a">Mendidik karakter tak bisa mendadak, maka perlu disadari bahwa pendidikan karakter sangat penting bagi setiap orang dan harus dimulai sejak usia dini. Merupakan suatu kewajiban bagi para orang tua, guru, dosen, dan tenaga kependidikan, serta masyarakat senantiasa menanamkan nilai-nilai karakter yang baik terhadap anak, sebab di tangan merekalah nasib bangsa ini menjadi hebat atau sebaliknya di masa yang akan datang.</p>
<p>Berangkat dari hal di atas, Universitas YARSI (UY) bekerjasama dengan Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia) menyelenggarakan Webinar: “Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Bangsa yang Hebat dan Berakhlak Mulia” pada hari Selasa, (27/7/2021) secara virtual dan live streaming YouTube di YARSI-TV.</p>
<p>Pendidikan karakter memiliki fungsi dasar untuk mengembangkan potensi seseorang agar dapat menjalani kehidupannya dengan bersikap baik. Secara umum, fungsi dari pendidikan karakter di sekolah/perguruan tinggi adalah untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang sehingga menjadi orang yang memiliki nilai moral yang tinggi, tinggi toleransi, berperilaku baik, dan berakhlak mulia. Guru dan dosen adalah penanggung jawab terbentuknya siswa yang akan menjadi manusia dewasa di kemudian hari.</p>
<p>Acara ini dimulai dengan sepatah kata dari ketua panitia webinar Dr. Kholis Ernawati, S.Si., M.Kes. (Dosen Fakultas Kedokteran dan Magister Sains Biomedis UY) menyampaikan peserta yang mendaftar sebanyak 561 orang yang 51 persen dari mereka adalah guru dan selebihnya terdiri dari mahasiswa, dosen, dan orangtua.</p>
<p>“Sampai saat pembukaan yang sedang berlangsung, tercatat lebih dari sebagian pendaftar yang hadir pada acara kita kali ini,” kata Dr. Kholis.</p>
<p>“Kepada semua peserta saya ucapkan selamat mengikuti Webinar, semoga kita dapat mengambil segala manfaatnya. Mewakili panitia, kami mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan Webinar ini,” ucap Dr. Kholis.<br />
Alumni Doktoral (S-3) Universitas Indonesia bidang Ilmu Lingkungan ini juga mengucapkan terima kasih para pembicara yaitu selaku opening speech oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor UY) dan Dr. Hj. Rani Siti Fitriani, S.S., M.Hum. (Ketua Umum DPP Kodepena/Dosen Pascasarjana Universitas Pasundan).</p>
<figure><img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Pentingnya-Pendidikan-Karakter-untuk-Anak-2.jpg" alt="Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak - 2" /><figcaption>Dari kiri atas: Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D.; Dr. Hj. Rani Siti Fitriani, S.S., M.Hum.; Dr. Kholis Ernawati, S.Si., M.Kes.; dan Usman S.Sos, Mlkom.</figcaption></figure>
<p class="b">Demikian pula dengan narasumber antara lain: Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si. (Wakil Rektor IV UY) berjudul ”Model Pendidikan Perspektif Islam”; Dr. Ir. B. M. A. S. Anaconda Bangkara, M.T., M.S.M. (Universitas Presiden; Kodepena Jabar) “Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Menyikapi Kemajuan Teknologi”; Sulfitri Husain, S.IP., MA. (Universitas Tadulako: Kodepena Sulawesi Tengah) “Membangun Karakter Bangsa Melalui Budaya Disiplin”; Dr. Gugun Gunardi, M.Hum. (Unpad Bandung; Kodepena Jabar) &#8220;Pelatihan Soft Skill Mahasiswa Sebagai Bagian Pendidikan Karakter Mahasiswa&#8221;; Dr. (Cand) Andrew Shandy Utama, SH., MH. (Universitas Lancang Kuning, Riau, Kodepena Riau) “Pendidikan Karakter Pancasila dan Rasa Cinta Tanah Air”; dan Dr. H. Masduki Duryat, M.Pd.I (IAIN Syekh Nurjati Cirebon; Kodepena Jabar) &#8220;Jalan Terjal Membangun Karakter Peserta Didik di Era Pandemi&#8221;; serta dipandu Usman S.Sos, Mlkom. sebagai moderator, Ferinaldy, S.Pi., M.M sebagai MC, dan Iman Almunandar, S.Psi. selaku Host.</p>
<p>Rektor UY dalam sambutannya mengatakan pendidikan karakter sudah sejak lama dibahas, seperti di masa Aristoteles. Pada saat moral education menjadi wacana besar di dunia, Thomas Lickona salah satu pakarnya mengatakan bahwa pendidikan karakter itu diperlukan pengetahuan tentang karakter, sikap atau empati terhadap karakter atau nilai-nilai kebaikan, keinginan untuk mencoba dan membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terinternalisasi menjadi habit (kebiasaan).</p>
<figure><img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Pentingnya-Pendidikan-Karakter-untuk-Anak-3.jpg" alt="Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak - 3" /><figcaption>Dari kiri atas: Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si.; Dr. H. Masduki Duryat, M. Pd.I; Dr. (Cand) Andrew Shandy Utama, SH., MH.; dan Dr. Gugun Gunardi, M.Hum.</figcaption></figure>
<p class="b">Kalau ini bisa kita lakukan, kata Prof. Fasli Jalal, maka knowing the good (mengetahui mana yang baik atau tidak) atau amar makruf nahi mungkar (dalam agama Islam merupakan sebuah perintah untuk mengajak/menganjurkan hal-hal yang baik dan mencegah hal-hal yang buruk bagi masyarakat) dijadikan suatu kebiasaan dan menjadi karakter sejati yang bersangkutan.</p>
<p>“Menurut beberapa pakar, dalam pembentukan karakter sangat diperlukan communities of character yang maksudnya tidak mungkin seorang anak akan memiliki karakter yang baik kalau tidak lengkap komunitas masyarakat yang bisa membentuk karakternya,” jelas Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>Dijelaskan pula unsur-unsur communities of character tersebut, pertama, karena seorang anak itu lebih banyak berada di rumah, maka para orang tua, pengasuh, keluarga inti, dan keluarga besar adalah pembentuk karakter anak yang utama. Kedua, pada saat seorang anak memasuki jenjang pendidikan sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga ke jenjang-jenjang berikutnya yang mana ada guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan lain-lain adalah bagian communities of character yang sangat menentukan.</p>
<figure><img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Pentingnya-Pendidikan-Karakter-untuk-Anak-4.jpg" alt="Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak - 4" /><figcaption>Sulfitri Husain, S.IP., MA.; Dr. Ir. B. M. A. S. Anaconda Bangkara, M.T., M.S.M.; Ferinaldy, S.Pi., M.M.; dan Iman Almunandar, S.Psi.</figcaption></figure>
<p class="b">“Sangat dikhawatirkan, hal-hal yang sudah dibangun di rumah diharapkan tidak tergerus oleh hal-hal kurang baik yang secara diam-diam terjadi di sekolah. Justru sebaliknya, nilai-nilai yang dibangun di sekolah membantu apa-apa yang sudah terbentuk di rumah, karena sekolah merupakan the highest social order,” ujar Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>“Oleh sebab itu, dalam pembentukan karakter anak, seharusnya terjadi suatu sinergi yang baik antara saat anak di rumah dan di sekolah,” tambah Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>Ketiga, sebagaimanapun kuatnya pendidikan karakter yang sudah dibangun di rumah dan di sekolah akan tergerus pula apabila tidak didukung oleh kebiasaan-kebiasaan baik di lingkungan masyarakat sekitar anak tumbuh. Diharapkan, jangan sampai terjadi pembiaran terhadap kebiasaan-kebiasaan buruk di masyarakat yang akan merusak karakter anak.</p>
<p>“Hal itu akan membingungkan anak, maka dari itu perlu adanya konsistensi antara kebiasaan-kebiasaan baik di rumah, di sekolah, dan di masyarakat. Sungguh disayangkan apabila ada perbuatan anak di rumah dan di sekolah yang dilarang, tapi di masyarakat hal itu diperbolehkan atau dibiarkan,” terang Prof. Fasli Jalal.</p>
<p>“Pendidikan karakter anak adalah perjuangan seumur hidup, mulai dari buaian sampai ke liang kubur. Pepatah sudah mengatakan, jika ingin mengukir sesuatu, maka ukirlah di atas batu, niscaya akan abadi dan tak akan pupus sampai ribuan tahun lamanya,” pungkas Prof. Fasli Jalal mengakhiri.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kodepena dalam sambutannya menjelaskan Webinar ini merupakan penyelenggaraan Bincang Ilmiah #3 Kodepena yang kali ini bekerja sama dengan Universitas YARSI. Dr. Rani merasa bersyukur peserta yang mengikuti secara online berasal dari segenap penjuru tanah air, dari Sabang sampai Merauke.</p>
<p>“Kami merasa bersyukur dan berharap ke depan Kodepena akan menyelenggarakan bincang ilmiah atau webinar yang akan melibatkan para guru, dosen, dan terbuka juga untuk umum dari seluruh Indonesia,” harap Dr. Rani.</p>
<p>Dr. Rani juga berbagi informasi tentang keberadaan Kodepena yang berdiri sejak bulan November 2020 adalah sebuah komunitas para dosen, penulis, dan peneliti Indonesia yang sudah legal atau berbadan hukum. Tujuannya adalah untuk menjalin silaturahmi, saling mendukung para anggota agar memiliki karya-karya tulis, baik berupa buku, jurnal atau bincang ilmiah seperti acara pada hari ini.</p>
<p>“Bagi hadirin yang punya karya tulis ilmiah, silakan mengirimkannya ke redaksi jurnal Kodepena. Kami memiliki dua jurnal ilmiah yaitu Jurnal Sociohumaniora dan Jurnal Teknosains. Selain itu, Kodepena juga menerbitkan buku-buku dari output bincang ilmiah dan buku-buku bunga rampai dengan tema yang beragam dari semua multidisiplin,” papar Dr. Rani.</p>
<p>“Kami berusaha memfasilitasi kebutuhan guru-guru dan dosen-dosen agar memiliki karya dengan biaya yang sangat terjangkau,” tutur Dr. Rani.</p>
<p>Di samping kegiatan-kegiatan di atas, disampaikan pula selama masa pandemi, Kodepena telah melakukan kegiatan-kegiatan sosial membantu dan mendorong masyarakat agar tetap berperilaku hidup sehat. Di antaranya telah membagi-bagikan ribuan masker, APD (Alat Pelindung Diri), dan sarung tangan plastik yang dilakukan oleh para relawan Kodepena dari Aceh sampai Papua kepada masyarakat yang membutuhkan. Demikian pula membagikan makanan-makanan siap saji, sembako, susu, dan lain sebagainya untuk korban banjir di Bandung Selatan, serta banyak lagi kegiatan-kegiatan sosial yang sudah diperbuat Kodepena. Semua itu dilakukan sesuai dengan Visi-Misi, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga maupun Kode Etik Kodepena yakni di samping menjalin silaturahmi antar sesama akademisi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan berakhlak mulia. (ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Tengah PPKM, Universitas YARSI Tetap Wisuda 1.134 Mahasiswanya</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/meski-tengah-ppkm-universitas-yarsi-tetap-wisuda-1-134-mahasiswanya?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=meski-tengah-ppkm-universitas-yarsi-tetap-wisuda-1-134-mahasiswanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2021 14:16:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dinda Maharani Augusmiadoni]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Himmi Marsiati]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Hj. Ely Alawiyah Jufri]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Miranti Pusparini]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ummi Azizah Rachmawati]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Yulia Suciati]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Agus Setyo Budi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Bambang S. Trenggono]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. H. Nurul Huda]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Hj. Qomariyah]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=7538</guid>

					<description><![CDATA[Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tinggal dua hari lagi, namun Universitas YARSI (UY) tetap menggelar wisuda terhadap 1.134 orang mahasiswanya, Sabtu (24/7/2021). Acara wisuda yang dilaksanakan secara daring [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tinggal dua hari lagi, namun Universitas YARSI (UY) tetap menggelar wisuda terhadap 1.134 orang mahasiswanya, Sabtu (24/7/2021). Acara wisuda yang dilaksanakan secara daring ini merupakan mahasiswa lulusan dari tiga periode sekaligus, yakni Semester Ganjil TA. 2019/2020, Semester Genap TA. 2019/2020, dan Semester Ganjil TA. 2020/2021.</p>
<p>Secara resmi acara dibuka oleh Ketua Senat Akademik UY, Prof. Dr. Hj. Qomariyah, MS, PKK, AIFM., Sp.KKLP melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas Yarsi yang didampingi secara online oleh segenap anggota Senat Akademik UY yang terdiri dari Prof. dr. Jurnalis Uddin, PAK. (Ketua Pengurus Yayasan YARSI), Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. (Rektor UY), dr. Miranti Pusparini, M.Pd (Ked). (Wakil Rektor/Warek I UY), dr. Yulia Suciati, M.Biomed , Ph.D. (Warek II UY), Dr. Dra. Himmi Marsiati, M.S. (Warek III UY), Prof. Dr. H. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si. (Warek IV UY), Prof. dr. Hj. Rika Yuliwulandari, M.Hlt.Sc., Ph.D., Sp.KKLP (Dekan FK-UY), Prof. Dr. Bambang S. Trenggono, drg., M. Biomed. (Dekan FKG-UY), Dr. Ir. Verni Yuliaty Ismail, M.M., M.Si. (Dekan FEB-UY), Dr. Ummi Azizah Rachmawati, S.Kom, M.Kom. (Dekan FTI-UY), Dr. Hj. Ely Alawiyah Jufri, S.H., M.H. (Dekan FH-UY), Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. (Dekan FPsi-UY), dan Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), DTM&#038;H., MARS., DTCE., FISR. (Direktur SPS-UY).</p>
<p>Selanjutnya, Dinda  Maharani Augusmiadoni, S.Ked perwakilan dari wisudawan/wati, dalam sambutannya mengisahkan bagaimana pertama kali menginjakkan kaki di UY yang disambut dengan salam, sapa, dan senyuman hangat yang cukup menenangkan hatinya sebagai mahasiswa baru. Masih melekat diingatannya, selain seragam hitam-putih yang mereka kenakan, Dinda juga melihat ada keseragaman lain pada dirinya dan teman-temannya pada saat itu. Keseragaman sepasang mata berbinar-binar yang penuh harapan dan mungkin sedikit rasa penasaran.</p>
<p>“Sorotan mata yang memancarkan semangat jiwa-jiwa yang ingin segera membuka lembaran baru kehidupan sebagai seorang mahasiswa,” ucap Dinda.</p>
<p>“Percaya atau tidak, perkuliahan berjalan begitu saja, hingga akhirnya kita sampai pada acara wisuda hari ini,” tambah Dinda.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2021/07/Meski-Tengah-PPKM-2.png" alt="Meski Tengah PPKM - 2" attachment="7540"><figcaption>Dinda Maharani Augusmiadoni, S.Ked perwakilan dari wisudawan/wati sedang memberikan kata sambutan.</figcaption></figure>
<p class="b">Pada kesempatan itu, Dinda juga mempertanyakan tentang arti kelulusan ini bagi dirinya dan teman-temannya. Menurutnya, kelulusan adalah sebuah titik penghargaan terhadap perjuangan yang telah dilakukan. Sebagai mahasiswa, tentu sering kali bertarung dengan waktu dan tuntutan. Menenggelamkan rasa malas, melawan rasa lelah, dan menumbuhkan tekad yang kuat untuk menyelesaikan apa yang sudah direncanakan.</p>
<p>“Sekilas, hal itu mungkin terdengar seperti keluhan para mahasiswa pada umumnya, namun ketahuilah teman-teman, di sinilah kita akhirnya sadar dan paham bahwa ada hal yang disebut sebagai proses pembelajaran,” jelas Dinda.</p>
<p>Dijelaskan, bagaimana sebuah proses yang penuh lika-liku perjuangan yang membuat mereka beranjak dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mampu menjadi mampu. Dan sungguh, hasil dari sebuah proses belajar bukanlah hanya sekadar goresan angka dengan sebuah koma, juga bukan hanya sekadar memahami ilmu yang penting untuk dipelajari. Namun, hasil dari proses pembelajaran ialah sesuatu yang jauh lebih bernilai, yakni keberkahan dari ilmu yang mereka pahami.</p>
<p>“Keberkahan inilah yang senantiasa akan mengingatkan kita untuk belajar dan bekerja dengan sepenuh hati,” ujar Dinda.</p>
<p>Tidak berhenti di situ, dengan prosesi wisuda, kata Dinda maka telah bertambah tanggung jawab moral atas gelar yang disematkan bersamaan dengan nama mereka. Sebuah gelar atas ilmu yang tidak boleh mereka khianati sampai akhir hayat.</p>
<p>“Hari ini bukanlah titik akhir dan juga bukan titik pemberhentian dari perjuangan kita. Perjuangan yang sebenarnya dan pertarungan yang sesungguhnya, barulah akan kita mulai dari sini. Kita akan mulai beranjak dari zona nyaman untuk berkontribusi kepada masyarakat dan berdedikasi untuk negeri,” pungkas Dinda.</p>
<p>Di penghujung sambutannya, Dinda mengajak teman-temannya agar tidak berhenti menuntut ilmu dengan segala kerendahan hati. Ibarat pepatah padi, semakin berisi semakin merunduk. Mewakili para wisudawan/wati pada hari itu, selain meminta maaf atas segala kesalahan yang telah mereka lakukan selama berkuliah, baik disengaja maupun tidak. Mereka juga memohon agar diberikan doa restu sebagai bekal yang akan menjadi sumber kekuatan dalam menempuh perjalanan menuju apa yang selama ini dicita-citakan. Dengan harapan, semoga segala apa yang mereka miliki menjadi ilmu yang amaliah dan amalan yang ilmiah. Mereka juga berjanji untuk mengharumkan nama almamater yang telah membesarkannya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan UY, pimpinan fakultas-fakultas di UY, para dosen, dan segenap sivitas akademika UY, serta orang tua, kerabat, sahabat, dan siapa pun yang telah mendukung mereka hingga sampai diwisuda.</p>
<p>Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor UY, Ketua Pengurus Yayasan YARSI, dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) wilayah III Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. secara virtual. Acara ini juga diikuti para dosen, segenap sivitas akademika UY, dan disaksikan oleh hampir 5000 viewer melalui video live streaming YouTube.</p>
<p>Prosesi wisuda menjadi semakin khidmat dan diliputi rasa haru saat para orang tua wisudawan/wati memindahkan tali toga dari kiri ke kanan dan menyerahkan tabung wisuda (graduation tube) yang menandakan bahwa mereka sudah diwisuda dan resmi menyandang gelar kesarjanaan yang selama ini ingin mereka raih.(ART)</p>
<p class="c">“Universitas YARSI, Islami dan Berkualitas”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
