<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/prof-dr-pratiwi-pujilestari-sudarmono/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jun 2025 03:52:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Songsong Indonesia Emas 2045, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/songsong-indonesia-emas-2045-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=songsong-indonesia-emas-2045-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 03:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20286</guid>

					<description><![CDATA[Peluang Indonesia menjadi negara maju tahun 2045 semakin terbuka lebar dengan memiliki bonus demografi. Manfaatkan momentum ini, pendidikan dan kesehatan menjadi dua hal utama  harus dijaga melalui aneka program terstruktur [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peluang Indonesia menjadi negara maju tahun 2045 semakin terbuka lebar dengan memiliki bonus demografi. Manfaatkan momentum ini, pendidikan dan kesehatan menjadi dua hal utama  harus dijaga melalui aneka program terstruktur dan berkelanjutan.</p>
<p>Indonesia diprediksi akan mengalami masa keemasan pada 2045 berkat tingginya jumlah penduduk usia produktif. Ini dinilai sebagai kesempatan emas meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.</p>
<p>Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY), Prof.dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D,(Prof.Pratiwi) masalah Indonesia Emas sebenarnya opportunity buat Indonesia, karena kita di tahun 2045 akan memiliki angkatan kerja produktif dalam jumlah besar.</p>
<p>Ia menekankan generasi produktif ini diharapkan dapat bekerja, berkarya, dan berinovasi sehingga dapat menciptakan kehidupan lebih baik, tidak hanya untuk diri mereka sendiri tetapi juga untuk masyarakat secara umum.</p>
<p>Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan perhatian khusus terhadap dua aspek utama, pendidikan dan kesehatan. Program-program yang mendukung kedua sektor ini harus dirancang terstruktur dan berkesinambungan.</p>
<p>Kesehatan menjadi program prioritas karena penting generasi 20 tahun ke depan. “Mereka harus kuat secara fisik dan mental agar berhasil mensejahterakan bangsa di masa mendatang,” jelas Prof Pratiwi.</p>
<p>Dekan FKUY juga menambahkan bahwa generasi masa depan yang dicita-citakan adalah generasi  produktif, inovatif, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjaga kesehatannya. Generasi inilah yang nantinya akan menjadi tulang punggung pembangunan dan pembayar pajak, sebagaimana yang terjadi di negara-negara maju seperti Jepang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Courtesy Visit from The University of Edinburgh to Faculty of Medicine, Universitas YARSI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/courtesy-visit-from-the-university-of-edinburgh-to-faculty-of-medicine-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=courtesy-visit-from-the-university-of-edinburgh-to-faculty-of-medicine-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 04:01:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[OIA_News]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Widiyanti]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Citra Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Dian Mardhiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Erlina Wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri Arlinkasari]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. David Weller]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20019</guid>

					<description><![CDATA[On Thursday, April 24, 2025, Universitas YARSI had the honor of welcoming a delegation from The University of Edinburgh, led by Prof. David Weller, MBBS (Adel), MPH, PhD, FRCGP, FRCP [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>On Thursday, April 24, 2025, Universitas YARSI had the honor of welcoming a delegation from The University of Edinburgh, led by Prof. David Weller, MBBS (Adel), MPH, PhD, FRCGP, FRCP (Ed), FRACGP. Prof. Weller is the James Mackenzie Professor of General Practice, Co-Director of the Centre for Population Health Sciences, and International Dean for Southeast Asia and Australasia at The University of Edinburgh. The visit took place from 09:30 to 11:30 WIB at the 2nd-floor meeting room of the Faculty of Medicine.</p>
<p>This courtesy visit aimed to explore potential collaboration opportunities between The University of Edinburgh and Universitas YARSI, particularly with the Faculty of Medicine. The discussions focused on possibilities for joint international research, academic exchange, and other forms of academic cooperation, particularly in the area of Family Medicine and Primary Health Care.</p>
<p>The meeting was attended by key figures from Universitas YARSI, including the Dean of the Faculty of Medicine, Prof. dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono, Ph.D., Sp.M.K(K); Vice Dean II, Dian Widiyanti, S.Si., M.Si., Ph.D.; Vice Dean III, dr. Citra Fitri, Sp.K.J.; Head of the Family Medicine and Primary Health Care Specialist Program (SpKKLP), Dr. dr. Erlina Wijayanti, MPH, Sp.KKLP, Subsp.COPC.; and the program&#8217;s secretary, dr. Dian Mardhiyah, MKK, Sp.KKLP, Subsp. FOMC, Ph.D.</p>
<p>Also present were the Head of the Planning Center, Ariel Nian Gani, M.Phil., M.Sc., and the Head of the International Affairs Office (KUI), Fitri Arlinkasari, Ph.D., Psychologist, who helped facilitate the visit and discussions. The engagement marked a meaningful step forward in strengthening Universitas YARSI’s international partnerships and academic collaborations in the field of medicine.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Visitasi ke Prodi SpKKLP Yarsi, Asesor LAM-PTKes Beri Input Baik dan Kiat Naik Kelas</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/visitasi-ke-prodi-spkklp-yarsi-asesor-lam-ptkes-beri-input-baik-dan-kiat-naik-kelas?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=visitasi-ke-prodi-spkklp-yarsi-asesor-lam-ptkes-beri-input-baik-dan-kiat-naik-kelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Dec 2024 15:03:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SpKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Retno Sari Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[SPKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17585</guid>

					<description><![CDATA[Takjub  melihat kesiapan Universitas Yarsi saat visitasi lapangan Akreditasi,Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Prodi SpKKLP). Ketua Pembina  Yayasan Yarsi, Prof dr.Jurnalis Uddin,PAK , Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr. [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Takjub  melihat kesiapan Universitas Yarsi saat visitasi lapangan Akreditasi,Program Studi Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Prodi SpKKLP). Ketua Pembina  Yayasan Yarsi, Prof dr.Jurnalis Uddin,PAK , Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr. Shanti Jurnalis, Sp.A., M.Kes, Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr. Fasli Jalal,Ph.D, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi , Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono, PhD,Sp.MK(K) (Prof Pratiwi )dan Kepala Prodi SpKKLP serta para dosen turut hadir</p>
<p>Tidak itu saja, makin takjub melihat sarana dan prasarana pendidikan dimiliki Universitas Yarsi memiliki gedung 5 menara superblock, dengan peralatan komputer modern dan internet.</p>
<p>Asesor Lembaga AkreditasiMandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) dr.Retno Sari Dewi,M.Kes, SpKKLP (dokter Retno) menyatakan itu ketika lakukan visitasi lapangan Akreditasi,Prodi SpKKLP Universitas Yarsi,  Jumat 19/12 di Universitas Yarsi.</p>
<p>Dokter Retno menerangkan, kehadiran di Yarsi sebagai utusan LAM-PTKes memotret ketentuan standar pendidikan SpKKLP diterapkan Universitas Yarsi. Diantaranya visi misi, tujuan, tata kelola ,mahasiswanya, sumber daya manusia (SDM), keuangan  dan  semua tridarma perguruan tinggi.,</p>
<p>Kemudian meninjau lapangan dan wahana-wahana  pendidkan seperti puskesmas, rumah sakit dan klinik. Sehingga dipastikan kegiatan dilakukan Prodi SpKKLP sesuai kinerja dan lembar evaluasi. Setelah itu baru dilaporkan  dan keluar nilai.</p>
<p>“ Inti kedatangan asesor ingin mengetahui prodi SpKKLP Yarsi mendidik mahasiswa SpKKLP  menjadi dokter keluarga layanan primer bekualitas.,” ujar alumni Universitas Fakultas Kedokteran  Sebelas Maret</p>
<p>Ditambahkannya, setelah dua hari berada di Yarsi dan Fakultas Kedokteran UniversitasYarsi (FKUY), ada beberapa input baik untuk Prodi SpKKLP. Seperti kerjasama dari Yayasan Yarsi, rektor, rumah sakit, puskesmas, klinik dan SDM panitia baik dan kompak, Fasilitas pendidikan dan pendukungnya   sehingga nilai baik akan  muncul  “ tapi tunggu  tim akan mengumumkan nilainya,” susul ibu dokter berhijab.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-17586 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1.jpg" alt="" width="795" height="447" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2024/12/Visitasi-ke-Prodi-SpKKLP-Yarsi-Asesor-LAM-PTKes-Beri-Input-Baik-dan-Kiat-Naik-Kelas1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></p>
<p>Menurut dokter yang juga bergelar Magister Kesehatan, SpKKL P Yarsi bisa naik kelas asalkan kerjasama terbangun , sarana pendidikan dan SDM terus ditingkatkan. Khusus SDM, pendidikan dan jumlah para dosen harus ditingkatkan lagi  kompetensi, dan kualifikasinya.</p>
<p>Sudah itu implementasi pada pasien keluarga harus diterapkan sesuai rencana dibuat, harus ada monitoring, evaluasi dam tindak lanjut . “ Sehingga SpKKLP Yarsi makin maju masa depan,” tutup dokter Retno</p>
<p>Sementara Prof Pratiwi menyampaikan selamat datang di Universitas Yarsi kepada Asesor LAM-PTKes, Dr.dFarida Rusnianah,M.Kes.Sp.KKLP  dan dr.Retno Sari Dewi,M.Kes, SpKKLP. Dalam tiga hari Prodi SpKKLP Yarsi siap menerima pencerahan dan siap menjalankan masukan.</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi juga banyak memaparkan informasi  seperti sejarah FKUY sudah 57 tahun lebih, Lokasi bangunan kampus 80 ribu  di lahan 2,5 hektar, 5 menara superblock, ruangan dosen, mahasiswa dan tendik komputer modern dan internet,</p>
<p>Setelah itu menyampaikan keunggulan Prodi SpKKLP Yarsi yaitu kedokteran presisi berupa pengelolaan penyakit dengan pendekatan genetik, gaya hidup, dan lingkungan. Keunggulan lain adalah pelayanan kesehatan sesuai syariah</p>
<p>Prodi SpKKLP Yarsi hadir meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dengan memberikan layanan pengobatan dan lebih mengutamakan pencegahan pada level individu, keluarga, dan masyarakat. Harapannya angka kesakitan menurun, dan masyarakat lebih produktif sehingga derajat kesehatan meningkat (Usman )</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKUY Gelar Baiat Dokter , Ragam Wejangan dan Kiat Sukses Berkibar</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/fkuy-gelar-baiat-dokter-ragam-wejangan-dan-kiat-sukses-berkibar?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkuy-gelar-baiat-dokter-ragam-wejangan-dan-kiat-sukses-berkibar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Feb 2024 17:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14697</guid>

					<description><![CDATA[Perhelatan sumpah (baiat) dokter Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) usai dilaksanakan kemarin.  Pengucapan baiat dipandu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi,Prof.dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D.Sp.M.K(K). Ditengah kegembiraan dirasakan peserta baiat dokter FKUY [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perhelatan sumpah (baiat) dokter Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) usai dilaksanakan kemarin.  Pengucapan baiat dipandu Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi,Prof.dr. Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D.Sp.M.K(K).</p>
<p>Ditengah kegembiraan dirasakan peserta baiat dokter FKUY selain pengucapan baiat muncul kiat sukses  bagi peserta baiat FKUY</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof dr.Fasli Jalal,Ph.D mengatakan, masalah kesehatan di Indonesia masih besar dan butuh solusi. Seperti tuberculosis, Indonesia masih nomor 2 di dunia , stunting urutan ke-5 didunia dan ibu meninggal karena persalinan 190 dari 100 ribu, serta separuh ibu hamil di Indonesia menderita anemia. “ Melihat keadaan ekonomi kita kini, harusnya penyakit ini sudah tidak ada,” cakap Prof Fasli..</p>
<p>Selain itu penyakit kanker  dan stroke makin banyak, hipertensi,diabetes dan ginjal masih tinggi. menghadapi ragam masalah penyakit itu dibutuhkan kehadiran dokter. Karena itu peran lulusan dokter Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY) sangat besar, membantu mengatasi aneka masalah kesehatan ini. “Kehadiran Anda ditunggu  membantu carikan  Solusi,” ujar Rektor Universitas Yarsi.</p>
<p>Selanjutnya Doktor dari Cornell University New York menambahkan, setelah baiat para dokter FKUY akan ikut internship. Program wajib ini harus dimanfaatkan secara maksimal, sekaligus berlatih bekerja dan belajar secara langsung. Terapkan ilmu yang didapat selama pendidikan FKUY . Jangan berhenti belajar sehingga menjadi dokter berkualitas. Caranya  dokter muslim , terus belajar, bekerja untuk ibadah .</p>
<p>“Selamat kepada para dokter FKUY,teruslah belajar , bekerja  dan memberikan manfaat,” pesan Prof Fasli Jalal.</p>
<p>Sependapat Rektor Universitas Yarsi, Prof Pratiwi menambahkan,  dokter dari FKUY harus berkualitas dan istimewa yaitu dokter menerapkan nilai-nilai Islam, terus bekerja dan belajar, kemudian jadilah dokter mengedepankan preventif dan promotive supaya derajat kesehatan Indonesia lebih baik.</p>
<p>Dekan FKUY menambahkan, bekerja dan belajar  menjadi dokter bisa dimulai lagi setelah baiat dengan mengikuti internship.  Karena tujuan internship agar para dokter siap dan mahir kelak ketika praktik mandiri. “Internship itu konsekuensi undang-undang praktek kedokteran dan berdampak pada pendidikan dokter”  terang Prof Pratiwi..</p>
<p>Selanjutnya calon astronot Indonesia menjelaskan, lulusan FKUY dengan target jadi dokter muslim berkualitas  istimewa dan mahir, karenanya penerimaan mahasiswanya diseleksi terbaik dari sekolah-sekolah, karena FKUY mau maju ke internasionalisasi dan riset <em>university.</em></p>
<p>Alhamdulillah para dosen sudah berkualitas dan professional. Sarana prasana yang dimiliki FKUY juga moderen terkini. Jadi dengan bermunculan fakultas kedokteran (FK)  baru di Indonesia, FKUY memandang  biasa saja.</p>
<p>Menurut Prof Pratiwi, kehadiran FK baru haruslah berkualitas dari sarana prasarana dan  dosen  Sementara FKUY dengan usianya 56 tahun lebih, akreditasinya sudah unggul dan sudah banyak melakukan strategi. Insya Allah FKUY termasuk terbaik dan  sudah beberapa langkah lebih maju.</p>
<p>Perhelatan baiat FKUY selain dihadiri rektor, dekan dan wakil dekan , para dokter baru  beserta keluarga juga hadir Ketua Pengurus Yayasan Yarsi dr. Shanti Jurnalis , Sp.A, M.Kes.</p>
<p>Dokter Shanti panggilan akrab Ketua Pengurus Yayasan Yarsi menyatakan,  dokter dari FKUY harus punya nilai kekhasan menjadi dokter muslim berkualitas. Caranya jangan pernah lupa membawa keislaman. mulai bertutur kata, mengucapkan salam saat berinteraksi dan memiliki rasa kepedulian.</p>
<p>Menurut alumnus Magister Universitas Gadjah mada, baiat ini bukan akhir , ini awal dari perjalanan baru karena sebagai dokter itu terus belajar . Bisa belajar spesialis atau magister atau belajar usaha dan belajar teknologi serta  jangan pernah henti membantu orang.</p>
<p>“Ingatlah perjalanan berat masa kuliah di kedokteran telah dilalui itu, jadikan cambut untuk menjadi lebih baik lagi,” tutup Ibu dokter Shanti.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukses Gelar IIMO ke-13, Semoga Universitas Yarsi Lebih Sukses</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/sukses-gelar-iimo-ke-13-semoga-universitas-yarsi-lebih-sukses?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sukses-gelar-iimo-ke-13-semoga-universitas-yarsi-lebih-sukses</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 10:12:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Aileen Aisyah Maulida]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Citra Fitri Agustina]]></category>
		<category><![CDATA[FK UNAIR]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[IIMO]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia International Medical Olympiade]]></category>
		<category><![CDATA[ISMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Jovanda Atha Alodia Aji]]></category>
		<category><![CDATA[Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=13410</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia International Medical Olympiade (IIMO) ke-13 usai digelar. dalam  olimpiade ini Universitas Yarsi lewat fakultas kedokteran (FK) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah.. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D, [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia International Medical Olympiade (IIMO) ke-13 usai digelar. dalam  olimpiade ini Universitas Yarsi lewat fakultas kedokteran (FK) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah..</p>
<p>Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof.dr.Pratiwi Pujilestari Sudarmono,Ph.D, Sp.MK(K). merasa bangga bisa sukses melaksanakan kegiatan akbar ini. Semua ini bukti para mahasiswa  kedokteran Universitas Yarsi yang menjadi panitia jago menata perhelatan bergengsi ”Ini bukti  anak muda, calon dokter dari Fakultas Kedokteran Universita Yarsi (FKUY) sudah piawai dalam memimpin dan berorganisasi,” ujar Prof Pratiwi  saat penutupan IIMO kemarin.</p>
<p>Selanjutnya Prof Pratiwi menyatakan terima kasih kepada para mahasiswa, para dosen dan membantu suksesnya IIMO ke-13. Lewat event ini diharapkan para mahasiswa FK bisa jadi agen perubahan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.</p>
<p>Sementara Wakil Dekan III  Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi FK, Dr.Citra Fitri Agustina,SpKJ  menjelaskan,IIMO merupakan olimpiade untuk mahasiswa kedokteran Indonesia, dan juga internasional. ini juga merupakan program kerja setiap tahun Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI)</p>
<p>Bagi FKUY ikut IIMO sebagai ajang mengasah keilmuan, menambah wawasan, berlatih kompetisi dan lebih penting tentunya persahabatan</p>
<p>IIOM di Yarsi,diikuti 646 peserta olimpiade mahasiswa;  dan 56 peserta kompetisi riset mahasiswa, sehingga total peserta 702 dari 59 fakultas kedokteran se-Indonesia.</p>
<p>Dokter Citra menambahkan, dalam olimpiade ini satu fakultas kedoktera hanya boleh mengirimkan 1 tim per cabang, 1 tim terdiri dari 2 orang. Adapun yang dilombakan dalam olimpiade ada 6 cabang, yaitu cabang digestif (pencernaan), urogenital reproduksi, muskuloskeletal, neuropsikiatri,infeksi tropis dan kardiorespirasi.” Pemenang olimpiade mendapat hadiah uang tunai ”tambahnya.</p>
<p>Dalam olimpiade ini FKUY mengirimkan 7 dosen sebagai juri  terkait infeksi tropik, muskuloskeletal dan neuropsikiatri. Sedangkan  dari mahasiswa FKUY mengirimkan 12 mahasiswa dibagi dalam 6 kelompok</p>
<p>Menurut Dokter Citra, persyaratan mahasiswa FKUY ikut olimpiade berdasarkan IPK, peminatan dan seleksi.  Kemudian para mahasiswa itu oleh para dosen dibimbing termasuk dalam menggunakan laboratorium..</p>
<p>Sedangkan mahasiswa FKUY ikut IIMO sebagai ajang mengasah keilmuan, menambah wawasan,latih kompetensi. “ Tentunya lebih penting lagi membina persahabatan,” tutup dokter Citra.</p>
<p>Mahasiswi Fakultas Kedokteran  Universitas Airlangga  (FK UNAIR), salah satu peserta menjadi juara umum olimpiade XIII, Aileen Aisyah Maulida menyatakan olimpiade di Universitas  Yarsi lebih baik dibandingkan kegiatan kampus sebelumnya.</p>
<p>Kampus Yarsi gedungnya bagus sekali seperti hotel dan modern. Beda dengan FKUnair peninggalan zaman Belanda lebih pada Heritage. “Panitia dari Yarsi Ramah dan komunikatif,” seru Aileen mahasiswi semester tujuh.</p>
<p>Sedang Jovanda Atha Alodia Aji juga dari FK UNAIR semester 7 menambahkan, IIOM di Yarsi pelaksanaannya tepat waktu, tidak ada yang molor.</p>
<p>Juri betul-betul sesuai bidang atau ahlinya, sehingga nilai yang dihasilkannya objektif, tidak seperti tahun sebelumnya. Karena ada juri yang tidak sesuai keahliannya.</p>
<p>“Pokoknya sambutannya dari Universitas Yarsi kepada peserta lebih baik. Jika ada masalah langsung diberikan solusi,” ujar Jovanda</p>
<p>Aileen dan Jovanda menyatakan, olimpiade di Yarsi sukses dan lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.“ Semoga Universitas Yarsi lebih maju”doa mahasiswi FK UNAIR (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
