<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Pascasarjana &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/sekolah-pascasarjana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Feb 2024 15:28:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Sekolah Pascasarjana &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lima Srikandi Tampilkan Aneka Jurus Raih IPK Tertinggi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lima-srikandi-tampilkan-aneka-jurus-raih-ipk-tertinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2024 19:46:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[FPsi]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Adinda Shavira Ayudia]]></category>
		<category><![CDATA[Erika Selorina]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Fathia Febrianti]]></category>
		<category><![CDATA[FHUY]]></category>
		<category><![CDATA[IISMA]]></category>
		<category><![CDATA[IPK tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Nadira Putri Andria]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Ilham Risma Hidayati]]></category>
		<category><![CDATA[pdsi]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan dan Sains Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[University of Granada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=14606</guid>

					<description><![CDATA[Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Senangnya bisa diwisuda, karena tidak semua mahasiswa bisa diwisuda. Setiap mahasiswa ikut prosesi wisuda pasti berhasil melampaui proses belajar di perguruan tinggi. Rasa senang itu bukan hanya milik wisudawan tepi juga ayah, ibu, keluarga, dan teman.</p>
<p>Bagi para mahasiswa, sudah mulai ada pergeseran pandangan. Kalau dulu jadi mahasiswa puncaknya saat wisuda, kini bukan pada prosesi wisuda, tetapi bagaimana mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi. Mahasiswa akan memiliki kebanggan spektakuler bilamana saat diwisuda meraih IPK tertinggi.</p>
<p>Punya IPK tertinggi, berarti derajadnya sudah naik kelas dan apabila mau bekerja akan lebih mudah. Selain itu dari kampus tempat belajar umumnya mendapatkan apresiasi. Ada sekedar sertifikat hingga dalam bentuk uang.</p>
<p>Tentunya untuk mendapatkan IPK tertinggi tidak mudah. Tiap mahasiswa punya ragam mengatasi gelombang kesulitan. Tentu butuh aneka strategi, jurus dan kiat.</p>
<p>Wisudawati Adinda Shavira Ayudia (Adinda) meraih IPK tertinggi 3,93 tidak ada kiat khusus, seperti biasa saja. Selama saya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Yarsi (FHUY), hanya menerapkan metode belajar yang tepat dan mencoba menggali ilmu serupa di luar kelas kuliah.</p>
<p>Saat semester 5, Adinda yang juga pernah ikut program <em>student exchange</em> bernama ICT (<em>International Credit Transfer</em>) di University of Malaya di Malaysia menambahkan, dari awal masuk fakultas hukum merasa berat, karena tidak memiliki keluarga <em>background </em>hukum. Jadi awal masuk sudah mulai belajar dan beradaptasi. Namun, seiring berjalannya waktu berusaha keluar dari <em>comfort zone </em>dan mengikuti organisasi serta berbagai lomba menambah wawasan dan relasi. “Alhamdulillah, dengan ini selama kuliah sedikit demi sedikit dapat membangun rasa takut” tutur -Finalis Regional Kompetisi Debat Nasional diadakan Mahkamah Konstitusi (2020).</p>
<p>Selain itu dengan mengikuti lomba dan terakhir mendapatkan beasiswa ke luar negeri dari pemerintah menambah semangat belajar makin tinggi.</p>
<p>Adinda mengakui, setiap mahasiswa pasti saat kuliah ada mengalami kesulitan terhadap mata kuliah. Hukum Acara Pidana, paling sulit dirasakan.</p>
<p>Menurut Adinda yang menjadi peserta Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) di University of Granada di Spayol solusinya lebih banyak baca materi diberikan dosen dan mencari sumber bacaan lain di luar materi tersebut.</p>
<p>Kepada sahabat mahasiswa FHUY semangat terus belajar, jangan takut mencoba hal baru.“Jangan lupa berdoa dan selalu meminta doa dan restu kedua orangtua,” pesan Adinda.</p>
<p>Sementara wisudawati program studi (Prodi) Perpustakaan dan Sains Informasi (PdSI) Fathia Febrianti mendapatkan IPK tertinggi 3,92 menyatakan, Alhamdulillah, tidak ada kiat-kiat khusus dan tidak mengira akan mendapatkan IPK bagus. Hanya saat perkuliahan diusahakan menyimak dan mencermati materi disampaikan para dosen.</p>
<p>“Kalau memang ada belum mengerti, harus terus berusaha cari solusi, dimulai sendiri hingga sumber-sumber lain,” cakapnya.</p>
<p>Selain itu, kalau ada tugas, kerjakan dengan maksimal. Terlepas dari itu, sepertinya doa dari orang tua, terutama Mama. “Karena setiap berangkat kuliah, Mama suka bilang, sukses kuliahnya dan IPK tinggi,” ujar Fathia.</p>
<p>Selama kuliah pasti pernah mengalami kesulitan terutama berhubungan dengan teknologi dan penyusunan skripsi. Solusinya mencari sumber-sumber lain seperti tutorial atau praktik di YouTube dan konsultasi dengan dosen.</p>
<p>Kepada sahabat sahabat mahasiswa, terus semangat belajar. Jadikan belajar sebagai kesempatan membanggakan diri dan orang tua. Jika merasa mengalami kesulitan jangan mundur dan harus dihadapi, Insya Allah akan terselesaikan, jangan lupa berdoa.</p>
<p>Sependapat dengan Fathia,Wisudawati Prodi Psikologi Nadira Putri Andria (Nadira) menyatakan, merebut IPK 3.85 tidak ada kiat kiat spesifik,hanya belajar  membuat skala prioritas dan kerjakan ragam semua tugas akademik.</p>
<p>Kesulitan belajar di bangku kuliah pasti ada. Pelajaran psikologi kepribadian dan psikologi kesehatan ini mata kuliah sulit, namun harus dilalui meski menyita waktu. “Sebagai mahasiswa harus bisa cari solusi,” tutur Nadia yang setelah lulus siap bekerja.</p>
<p>Kedua mata kuliah tersebut membutuhkan kemampuan analisis dan berpikir kritis. Pemecahannya hanya harus banyak membaca. Di kelas mayoritas tugas kedua mata kuliah tersebut adalah studi kasus, sehingga lama lama terbiasa dan tadinya beku jadi mencair.</p>
<p>Nadia mengatakan, kepada adik tingkat semangat terus belajar dan kuliah. Empat tahun itu cepat, manfaatin waktu yang ada dan manfaatin juga oportunitas yang ada</p>
<p>Bisa meraih IPK tertinggi bukan milik mahasiswa program sarjana tapi juga ada pada mahasiswa pascasarjana Universitas Yarsi.</p>
<p>Wisudawati Prodi Magister Sains Biomedis, Nur Ilham Risma Hidayati (Nur) menyatakan, meraihi IPK 3,99 tidak ada kiat-kiat khusus, hanya terus fokus pada tujuan utama, tetap berusaha dan berdoa.Alhamdulillah sangat bersyukur bisa mencapai IPK tertinggi.</p>
<p>Lebih lanjut Nur bercerita, pendidikan ditekuni selama pasca sarjana berbeda dengan strata sarjana (Prodi S1). “Kesehatan Masyarakat prodi saya tekuni saat S1,” terang Nur.</p>
<p>Dengan fokus belajar biomedis perlahan-lahan gelar pascasarjana dapat diselesaikan. Kuliah strata pascasarjana (S2) sains biomedis.banyak magang dan penelitian di laboratorium.</p>
<p>Disini saya membuat <em>schedule</em> kegiatan agar bisa membagi waktu, antara menyelesaikan magang dan penelitian dengan belajar. “Stem cell jadi fokus penelitian,” ujar Nur.</p>
<p>Saat belajar Magister Sains Medis Universitas Yarsi pelajaran paling sulit terkait biologi molekuler. Solusinya konsentrasi dalam memahami materi yang diberikan dosen dan pelajari kembali materi-materi sudah disampaikan.</p>
<p>Kepada adik-adik tingkat, tetap semangat mencapai gelar magister. “Semoga penelitiannya berjalan dengan lancar, “tutup Nur.</p>
<p>Sementara wisudawati prodi Magister Kenotariatan (MKn) Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi Erika Selorina (Erika) menyatakan, memperoleh IPK tertinggi caranya dengan mengemban ilmu yang di dapat.  Kebetulan sebelum masuk Magister Kenotariatan Yarsi telah bekerja di salah satu kantor notaris di Kabupaten Bogor mulai tahun 2012.</p>
<p>Kebetulan juga wawasan dan pengetahuan sudah didapatkan saat bekerja seperti ilmu bidang notaris, ilmu bidang PPAT dan kode etik. Jadi tinggal menyesuaikan dan melengkapi.</p>
<p>“Kuliah di Mkn Yarsi  sebagai penunjang dan memperdalam teori berdasarkan akademik. Setelah itu dapat gelar, ,” ujar Erika.</p>
<p>Erika menyatakan, meski sudah bekerja, tapi kesulitan belajar kuliah di MKn tetap ada. Seperti teori hukum dan perpajakan. “Teori hukum bukan teori kita suka saja, tapi juga harus faham dengan kaitan menjurus dengan judul tesis kita erat kaitannya.</p>
<p>Kepada para junior, kejarlah impian setinggi tingginya, niscaya ilmu itu akan bermanfaat sampai akhir hayat. “Jadilah Notaris bermartabat sesuai syariah Islam dan jangan mencoreng almamater,” pesan Erika.</p>
<p>Untuk mendapatkan IPK tertinggi apapun namanya pasti ada usaha maksimal. Lima Srikandi yang meraih IPK tertinggi telah menampilkan aneka jurus. Semoga bermanfaat dan bisa menambah khasanah para junior. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>56 Tahun,Milad Yarsi ,Putih Hijaukan GBK, 57 Tahun Putih Hijaukan Thamrin Jakarta</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/56-tahunmilad-yarsi-putih-hijaukan-gbk-57-tahun-putih-hijaukan-thamrin-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 20:11:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[57 tahun Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Nian Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Mulyadi Muchtiar]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Gusnawirta Taib]]></category>
		<category><![CDATA[drg. Liana Zulfa]]></category>
		<category><![CDATA[GBK]]></category>
		<category><![CDATA[Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama]]></category>
		<category><![CDATA[RS Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[RSGM Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12480</guid>

					<description><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal, Ph.D bersama ibu, Dr.Gusnawirta Taib,S.Pd,M.Pd mengikuti fun walk hari ulang tahun (milad) Universitas Yarsi ke-56 tahun di Gelora Bung Karno.(GBK) pagi kemarin. Kehadiran Rektor [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal, Ph.D bersama ibu, Dr.Gusnawirta Taib,S.Pd,M.Pd mengikuti fun walk hari ulang tahun (milad) Universitas Yarsi ke-56 tahun di Gelora Bung Karno.(GBK) pagi kemarin. Kehadiran Rektor Yarsi sekaligus membuka fun walk.</p>
<p>Pak Rektor tiba di lokasi duapuluh menit sebelum dimulai acara. Prof Fasli menggunakan <em>uniform shirt</em> disediakan panitia dan training biru tua.</p>
<p>Ketua Panitia , juga menjabat Kepala Pusat Perencanaan, Ariel Nian Gani, M.Phil,M.Sc dan panitia seksi acara telah tiba ditempat acara terlebih dahulu. Mereka menyambut dan  terlibat ngobrol hangat dengan Rektor Yarsi.</p>
<p>Kemudian Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 dilokasi tampak bersalaman dengan Wakil Rektor I, Dr.dr. Wening Sari, M.Kes , Wakil Rektor  III, Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si., Psi. , Wakil Rektor V,Dr.dr.Endy Muhammad Astiwara, M.A, AAAIJ, Direktur Rumah Sakit Yarsi, dr.Mulyadi Muchtiar, MARS, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut, drg.Liana Zulfa,Sp.Perio, MARS dan tidak ketinggalan Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof.dr.Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K),DTM&amp;H membawa sepeda kesayangannya.</p>
<p>Kehadiran tokoh pendidikan di Indonesia ini tampak disambut para mahasiswa, dosen ,karyawan dan keluarga besar Yarsi.termasuk Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Gigi Mulut Yarsi</p>
<p>Sebagai informasi puncak milad Universitas Yarsi digelar sebagai bagian silaturahim keluarga besar Yarsi  Ketua Panitia menyebut agenda ini dikategorikan event terbesar pertama pasca pandemi covid-19. Peminatnya melampaui target.</p>
<p>Ariel mengatakan,pendaftaran baru saja dibuka, tidak sampai tiga jam target langsung terpenuhi.dan pendaftaran ditutup. Lalu panitia menambah jumlah peserta dan pendaftaran dibuka lagi. Tidak sampai  dua jam, peserta mendaftar melimpah dan kuota terpenuhi.</p>
<p>Fun Walk milad ke-56 Universitas Yarsi mempunyai tema Satukan Langkah Bentuk Kebersamaan.</p>
<p>Ariel menerangkan peserta fun walk terdiri dari  para karyawan Universitas Yarsi, Rumah Sakit Yarsi, Rumah Sakit gigi Mulut Yarsi  berserta keluarganya turut hadir meramaikan ke GBK . Mereka tinggal tidak hanya di Jakarta saja melainkan pelosok Jakarta, Bekasi, Tanggerang, Ciputat,Tanggerang Selatan, Parung, Bogor, Serang Banten.</p>
<p>Dalam perhelatan ini ,sebelum melakukan perjalanan pagi mengelilingi lapangan bola GBK sejauh tiga kilo, panitia melakukan pemanasan  diawali senam kesehatan.</p>
<p>Pasca mengelilingi GBK , para peserta diajak bermain aneka <em>game educative</em> berhadiah. Diakhri acara digelar pula aneka doorprice menarik untuk peserta.Termasuk adanya logam mulia, voucher medical check up di Rumah Sakit Yarsi dan voucher bersihkan karang gigi dan perawatan dasar gigi</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi saat sambutan mengucapkan selamat kepada panitia, telah sukses melaksanakan kegiatan, penuh dengan wahana silaturahim , hiburan sekaligus olahraga.</p>
<p>Event ini bentuk silaturahim  dan kekeluargaan Universitas Yarsi. karena  setiap hari sudah sibuk pada masing-masing kerjaan , Event 56 tahun, Alhamdulillah bisa putih dan hijaukan GBK</p>
<p>“Kedepan, 57 tahun Yarsi ,saya memimpikan putih dan hijaukan bukan hanya GBK tapi jalan Sudirman, menunjukkan persaudaraan Yarsi kuat,” ujar Prof Fasli</p>
<p>Menurut Prof fasli ,Yarsi Insya Allah bisa. Karena memiliki 5400 mahasiswa,300 dosen,150 karyawan, 400an karyawan Rumah Sakit Yarsi, 90an karyawan Rumah Sakit Gigi Mulut Yarsi.  Tahun depan ajak ribuan alumni, ditambah kesemuanya  mengajak keluarga.</p>
<p>“Kepada panitia saat ini coba siapkan rencana ini,” pinta Rektor Universitas Yarsi</p>
<p>Karena itu, tambah Prof Fasli, panitia harus lebih semangat lagi,Mari kita jaga kebersamaan ini. “Semoga semakin erat persahabatan, persaudaran, saling kenal membangun kekeluargaan serta bersinergi,”tutup Prof Fasli (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Biomedis Yarsi Datangkan Doktor Arief,  Belajar Biostatistik Harus Continue</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/magister-biomedis-yarsi-biostatistik-harus-continue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2022 10:25:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[bioinformatika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Biostatistika]]></category>
		<category><![CDATA[Departemen Statistik University of Leed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Dra. Ndaru Andri Damayanti]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Arief Gusnanto]]></category>
		<category><![CDATA[epidemiologi]]></category>
		<category><![CDATA[genetik]]></category>
		<category><![CDATA[genetika statistik]]></category>
		<category><![CDATA[kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Magister Sains Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=10505</guid>

					<description><![CDATA[Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan. Demikian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Biostatistika merupakan penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi. Ilmu biostatistika meliputi rancangan percobaan biologi. Utamanya bidang bioteknologi, agrikultur dan kedokteran, pengoleksian data, peringkasan data, dan analisis data percobaan.</p>
<p>Demikian pengajar di Departemen Statistik University of Leed , Dr.Arief Gusnanto saat jadi dosen tamu program studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi secara <em>hybrid</em> kemarin.</p>
<p>Doktor Arief dalam pemaparannya banyak memberikan pengetahuan mencerahkan bagi para mahasiswa. Seperti dalam penelitian biomedis,disain harus dilakukan dengan tepat , agar hasil penelitian bisa mewakili kondisi sebenarnya dan pertanyan penelitian harus dijawab dengan desain. “Dalam kondisi ini mahasiswa harus banyak belajar,” Ingat Pak Arief</p>
<p>Selanjutnya hal penting lain dijelaskan Doktor Arief  berupa pemahaman literatur menjadi hal utama merancang suatu penelitian yang baik.  <em>Review </em>artikel dapat dijadikan pilihan awal  memberikan pengetahuan dasar mempersiapkan suatu riset, melalui pertanyaan penelitianva. Kemudian ukuran dan jenis sampel perlu memperhatikan bagaimana populasi dipilih agar tujuan penelitian dapat tercapai.</p>
<p>Diakhir presentasinya, dosen statistik ini berpesan para mahasiswa harus lebih banyak belajar dengan membaca, terutama jurnal-jurnal. Bagi mahasiswa pascasarjana Biomedis Universitas Yarsi dan universitas lainnya ikut kuliah ini, masih banyak ilmu perlu digali dari beberapa sisi seperti farmasi, kedokteran, genetik, genomic untuk membantu riset.</p>
<p>Mungkin biostatistik bisa dijadikan bidang ilmu digali lebih lanjut untuk riset. “ Intinya, belajar termasuk biostatistik harus dilakukan <em>continue</em>. ”Jangan berhenti belajar, sayapun sampai kini masih belajar,”tutur Doktor Arief kini bermukim di Inggris</p>
<p>Kepala Program Studi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Dra.Ndaru Andri Damayanti,M.Sc menyatakan, acara ini sukses, karena dari awal hingga akhir peserta onlinenya tidak berkurang, 165 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ikut belajar dalam kuliah</p>
<p>Menurut Doktor Ndaru, biostatitik merupakan salah satu mata kuliah di Magister Sains  Biomedis. Mendatangkan Doktor Arief dari Leeds University memiliki latar belakang penelitian dan publikasi internasional, diharapkan mahasiswa mendapat pengayaan dan pengetahuan sehingga bisa merancang penelitian lebih matang, menghindari bias dan hasilnya lebih memuaskan.</p>
<p>Pertemuan dengan Doktor Arief inginnya tidak kali ini aja. “Kedepan melalui keahliannya,Universitas Yarsi bisa belajar lagi,”harap Doktor Ndaru</p>
<p>Sekretaris Prodi Magister Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.Juniarti,S.Si.M.Si menambahkan,kepakaran Doktor Arief bidang metode statistika, khususnya bidang bioinformatika statistik, biologi, kedokteran, genetika statistik, epidemiologi dan genetik telah dibuktikan dengan ratusan penelitian telah dipublikasikan dalam bentuk jurnal dan prosiding telah banyak disitasi oleh peneliti lainnya (usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Magister Manajemen UY PkM Khitas, Merubah Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dosen-magister-manajemen-uy-pkm-khitas-merubah-bantaran-kali-jadi-kebun-hidroponik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2020 06:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Any Setiangrum]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Hidroponik Taman Solo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Cempaka Putih Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Khitas]]></category>
		<category><![CDATA[Maya Genisa]]></category>
		<category><![CDATA[Prasetyo Edi Marsudi]]></category>
		<category><![CDATA[Prodi MM SPS-UY]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=6308</guid>

					<description><![CDATA[Program Studi Magister Manajemen – Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY) sudah sepatutnya merasa bangga atas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh salah satu dosennya, Dr. Ir. [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<style>
figure {
    border: thin #c0c0c0 solid;
    display: flex;
    flex-flow: column;
    padding: 5px;
    max-width: 600px;
    margin: auto;
    color: #000000;
}
img {
    max-width: 600;
    max-height: 400;
}
figcaption {
    background-color: #FFFFFF;
    color: #000000;
    font: italic smaller sans-serif;
    padding: 3px;
    text-align: center;
    color: #000000;
}
p{
    color: #000000;
}
p.a{
   font-size: 17px;
   font-weight: bold;
   color: #000000;
}
p.b{
  padding-top:11px;
  color: #000000;
}
p.c{
  font-weight: bold;
  font-style: italic; 
  font-size: large;
  text-align: center;
  padding-top:15px;
  color: #000000;
}
</style>
<p class="a">Program Studi Magister Manajemen – Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY) sudah sepatutnya merasa bangga atas kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh salah satu dosennya, Dr. Ir. Any Setiangrum, M.E. yang turut serta membangun Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan beranggotakan 16 orang dan telah diresmikan tanggal 16 Agustus 2020 oleh ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.</p>
<p>Dr. Any menjelaskan kebon hidroponik dengan sistem pipa yang panjangnya mencapai 180 meter ini terdiri delapan rak knock down seluas lebih kurang 34 meter persegi dengan total lubang tanam sebanyak 1.492. Sementara untuk sumber airnya menggunakan PAM dengan satu tandon utama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penghasilan warga RW.04 Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan memanfaatkan lahan kosong dijadikan Khitas di sepanjang Jalan Cempaka Putih Tengah 33, sisi bantaran Kali Rawa Kerbau.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/Merubah-Bantaran-Kali-Jadi-Kebun-Hidroponik-2.jpg" alt="Merubah Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik - 2" attachment="6313"><figcaption>Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur dari berbagai sudut.</figcaption></figure>
<p class="b">“Pembangunan Khitas ini dilengkapi taman yang diberi conblock ini bertujuan agar tidak becek saat datang hujan. Dalam pengelolaan, warga RW.04 dibantu oleh kelompok tani warga RW.06 di kelurahan yang sama telah terlebih dahulu berhidroponik secara swadaya dan dibantu CSR,” ujar Dr. Any.</p>
<p>“Pembuatan rak tersebut dikerjakan oleh kelompok tani RW.06 dengan sumber biaya dari donatur, kontributor, dan sponsor. Adapun jenis tanamannya berupa sayuran seperti sawi, selada, kangkung, pakcoy, samhong, bayam, dan lain-lain,” tambah Dr. Any.</p>
<figure>
<img decoding="async" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2020/08/Merubah-Bantaran-Kali-Jadi-Kebun-Hidroponik-3.jpg" alt="Merubah Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik - 3" attachment="6314"><figcaption>Suasana sebelum dan sesudah dibangunnya Taman Khitas di RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur.</figcaption></figure>
<p class="b">Tanaman yang dikelola oleh KPK-RW.04 ini, kata Dr. Any pendampingan teknisnya dilakukan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat dan para pelatih agrikultur Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yaitu latihan manajemen pasca panen.</p>
<p>Maya Genisa, S.Si, MT, PhD. (Sekretaris SPS-UY) merasa sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan PkM yang dilakukan oleh Dr. Any ini yang menurutnya sangat menginspirasi bagi dosen-dosen yang lain dan sedikitnya dapat membantu perekonomian keluarga, warga RW.04 Cempaka Putih Timur khususnya. (ART)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
