<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thufailah Hamida J &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/thufailah-hamida-j/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Jun 2022 05:49:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Thufailah Hamida J &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kadis DPPAPP DKI Jakarta, Ir. Tuty Kusumawati: MM 60 sampai 70 Remaja maupun Dewasa di Indonesia Lebih Nyaman Bercerita kepada Teman</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kadis-dppapp-dki-jakarta-ir-tuty-kusumawati-mm-60-sampai-70-remaja-maupun-dewasa-di-indonesia-lebih-nyaman-bercerita-kepada-teman?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kadis-dppapp-dki-jakarta-ir-tuty-kusumawati-mm-60-sampai-70-remaja-maupun-dewasa-di-indonesia-lebih-nyaman-bercerita-kepada-teman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2022 05:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[PPKS]]></category>
		<category><![CDATA[Aga Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[DPPAPP Provinsi DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Maya Trisiswati]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Anti Kekerasan Universitas YARSI]]></category>
		<category><![CDATA[Ir. Tuty Kusumawati]]></category>
		<category><![CDATA[khairul Rizal]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Azzahra]]></category>
		<category><![CDATA[POS SAPA]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Rizki Rahmatia]]></category>
		<category><![CDATA[Tasya Talitha]]></category>
		<category><![CDATA[Thufailah Hamida J]]></category>
		<category><![CDATA[Yudha Attallah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9773</guid>

					<description><![CDATA[Duta Anti Kekerasan merupakan figur dari mahasiswa terkait Anti Kekerasan di perguruan tinggi. Duta Anti Kekerasan ini menjadi ajang sosialisasi POS SAPA dan Peremedikbudristek No. 30 tahun 2021 tentang Penanganan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Duta Anti Kekerasan merupakan figur dari mahasiswa terkait Anti Kekerasan di perguruan tinggi. Duta Anti Kekerasan ini menjadi ajang sosialisasi POS SAPA dan Peremedikbudristek No. 30 tahun 2021 tentang Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Harapannya, warga Universitas YARSI akan lebih mengerti dan faham akan pentingnya penanganan serta pencegahan kekerasan di lingkungan Perguruan Tinggi maupun di lingkungan masyarakat.<br />Ketua Panitia Duta Anti Kekerasan Universitas YARSI, dr. Maya Trisiswati, M.KM. Dalam laporannya, beliau menyampaikan harapannya bahwa &ldquo;Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan pengetahuan sivitas akademika khususnya mahasiswa Universitas YARSI tentang kekerasan serta menurunkan angka kekerasan di lingkungan Universitas YARSI maupun di masyarakat&rdquo;<br />Selanjutnya, Prof. Fasli Jalal, Ph.D menyampaikan pendapatnya mengenai kekerasan dewasa ini. Masih banyak kasus kekerasan yang ditutupi, bahkan bukannya pelaku yang mendapat ganjaran, namun korban justru mendapatkan stigma buruk di masyarakat. Universitas YARSI membangun tim dengan diadakannya Duta Anti Kekerasan Universitas YARSI untuk menghindari hal-hal berikut terjadi.<br />Ir. Tuty Kusumawati, MM selaku Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Provinsi DKI Jakarta pun ikut menyampaikan sepatah dua patah kata terkait Duta Anti Kekerasan. Beliau menyampaikan bahwa 60 sampai 70% remaja maupun dewasa di Indonesia lebih nyaman jika bercerita kepada temannya, setelah itu kepada ibunya. Harapannya, Duta Anti Kekerasan ini bisa menjadi tempat bercerita bagi sivitas akademika Universitas YARSI sehingga jika terjadinya kekerasan akan segera diketahui dan dapat ditindaklanjuti lebih cepat.<br />Acara dilanjutkan dengan penilaian finalis Duta Anti Kekerasan Universitas YARSI. Terdapat dua kategori pemenang yaitu pemenang perempuan dan pemenang laki-laki, sebagai berikut:<br />Perempuan:<br />1. &nbsp; &nbsp;Juara 1: Mutiara Azzahra<br />2. &nbsp; &nbsp;Juara 2: Tasya Talitha<br />3. &nbsp; &nbsp;Juara 3: Rizki Rahmatia<br />Laki-laki:<br />1. &nbsp; &nbsp;Juara 1: Yudha Attallah<br />2. &nbsp; &nbsp;Juara 2: khairul Rizal<br />3. &nbsp; &nbsp;Juara 3: Aga Pratama</span></p>
<p><em>Oleh: Thufailah Hamida J</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Universitas YARSI dan MNC Portal Goes to Campus dalam Meningkatkan Brand Awareness</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kolaborasi-universitas-yarsi-dan-mnc-portal-goes-to-campus-dalam-meningkatkan-brand-awareness?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kolaborasi-universitas-yarsi-dan-mnc-portal-goes-to-campus-dalam-meningkatkan-brand-awareness</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 08:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Ariel Noah]]></category>
		<category><![CDATA[Celeb Talks]]></category>
		<category><![CDATA[Celebrities.id]]></category>
		<category><![CDATA[Difki Khalif]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Pemberitaan Portal MNC Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Wening Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[IDX Channel]]></category>
		<category><![CDATA[iNews.id]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiring Talks]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Media Sosial MNC Portal]]></category>
		<category><![CDATA[MNC Portal]]></category>
		<category><![CDATA[Okezone.com]]></category>
		<category><![CDATA[Rizki Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Sindonews.com]]></category>
		<category><![CDATA[Sportstar.id]]></category>
		<category><![CDATA[Thufailah Hamida J]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Yadi Hendriana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9458</guid>

					<description><![CDATA[Pada hari Selasa tanggal 12 April 2022, MNC Portal Goes to Campus berkolaborasi dengan Universitas YARSI mengadakan webinar bertajuk “Meningkatkan Brand Awareness melalui Media Sosial” yang dihadiri oleh ratusan peserta [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;">Pada hari Selasa tanggal 12 April 2022, MNC Portal <em>Goes to Campus</em> berkolaborasi dengan Universitas YARSI mengadakan webinar bertajuk “Meningkatkan <em>Brand </em><em>A</em><em>wareness</em> melalui Media Sosial” yang dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta tenaga pendidikan Universitas YARSI. Acara berlangsung dari jam 14.00 sampai dengan jam 16.00 WIB. Acara ini dibuka dengan <em>opening speech</em> oleh Dr. dr. Wening Sari, M.Kes. selaku Wakil Rektor 1 Universitas YARSI serta sambutan oleh Bapak Yadi Hendriana selaku Direktur Pemberitaan Portal MNC Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;"><em>Brand awareness</em> adalah bagaimana sebuah merek memiliki ciri khas sehingga dapat dikenal oleh masyarakat. <em>Brand awareness</em> sangat penting untuk memperkenalkan produk kita kepada masyarakat umum, sehingga konsumen lebih memilih produk kita dibanding yang lain.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Narasumber pertama, Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa, MM, CIMBA selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YARSI menyampaikan topik <em>brand</em><em> awareness</em> yang berhubungan dengan perguruan tinggi. Media sosial sangat penting bukan hanya untuk interaksi sosial, namun juga untuk komunikasi dan pemasaran.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Dalam lingkup perguruan tinggi, media sosial dapat menjadi perantara bagi calon mahasiswa baru untuk mengenal lebih dalam calon kampusnya. Bahkan fenomena yang berkembang saat ini, banyak calon mahasiswa yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk menentukan pilihan jurusan serta institusi yang ingin dituju. Media sosial dapat memberikan sisi yang berbeda dibandingkan <em>website</em> universitas.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lalu, bagaimana cara menciptakan <em>brand awareness</em> menggunakan media sosial? Beliau menuturkan, ada lima cara yaitu <em>brand</em> <em>partnership</em>, menggunakan infografik, memerbitkan konten, menggunakan <em>refer</em><em>r</em><em>al</em>, serta hal yang paling penting adalah konsisten dalam pelaksanaan.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Narasumber kedua yaitu Bapak Rizki Gunawan selaku Kepala Media Sosial MNC Portal yang mengepalai media sosial dari 6 portal di bawah naungan MNC Portal. Total media sosial yang beliau kepalai ada 30 media sosial. Masing-masing dari 6 portal yaitu <a href="http://Celebrities.id">Celebrities.id</a>, <a href="http://Okezone.com">Okezone.com</a>, <a href="http://Sindonews.com">Sindonews.com</a>, <a href="http://iNews.id">iNews.id</a>, <a href="http://IDX Channel">IDX Channel</a>, serta <a href="http://Sportstar.id">Sportstar.id</a> yang memiliki masing-masing 5 platform media sosial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Beliau menyampaikan, jika <em>brand</em> kita memiliki keunikan yang berbeda dari produk lainnya, maka masyarakat dapat dengan mudah mengenali <em>brand</em> kita. Masyarakat justru cenderung tertarik dengan produk yang berbeda.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Untuk meningkatkan <em>brand awareness</em>, terdapat beberapa cara, salah satunya dengan pemasaran melalui media sosial. Dewasa ini, 98.8% masyarakat Indonesia menggunakan media sosial. Bapak Rizki Gunawan juga menyampaikan strategi Celebrities.id dalam meningkatan <em>brand awareness</em>.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Yang pertama adalah aktivasi <em>brand</em>, dilakukan dengan diadakannya program rutin dan konsisten diantaranya <em>Celeb Talks, Inspiring Talks</em>, dan Celebrities.id berbagi. Kegiatan tersebut semakin menarik dengan diundangnya para selebriti ternama di Indonesia.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Yang kedua adalah strategi konten. Celebrities.id menganalisa trending-trending yang ada di internet seperti Twitter, Google, dan lainnya. Selanjutnya adalah mencocokkan trending dengan kegemaran <em>audience</em> dan <em>followers</em> dengan cara melihat <em>insight</em> di media sosial seperti Instagram dan lainnya.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selain itu, Celebrities.id juga mempublikasi beberapa konten-konten yang berhubungan dengan selebriti Indonesia seperti <em>Celeb Quote</em> yang berisi kutipan dari selebriti, Biodata <em>Celeb</em> yang berisi biodata serta informasi pribadi yang menarik dari selebriti, serta Zodiak <em>Celeb</em> yang berisi info zodiak yang dicocokkan dengan selebriti tanah air. Celebrities.id juga melakukan kolaborasi dalam memuat konten-konten dengan portal lainnya yang dinaungi oleh MNC Portal. Celebrities.id pun mengadakan kuis berhadiah menarik untuk menggaet <em>audience</em>.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Selanjutnya adalah nilai-nilai dari konten yang disajikan oleh Celebrities.id. Semakin menguras emosi <em>audience</em>, semakin populer pula suatu konten. Sehingga hal itu dapat menjadi <em>brand awareness</em> untuk produk kita.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Beliau juga menyampaikan tentang langkah-langkah untuk menciptakan konten yaitu dengan membandingkan <em>brand</em>, meneliti isu-isu, mengoptimalisasi judul konten, serta melakukan pemuatan dan distribusi konten.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Adapula beberapa tipe konten yang diminati oleh <em>audience</em> Celebrities.id antara lain nominal, kekuasaan, romansa, kepercayaan, nasionalisme, serta hal-hal yang berbau konflik atau kontroversial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Narasumber terakhir, Difki Khalif, adalah penyanyi yang juga keponakan Ariel Noah. Ia sudah mulai menekuni bidang musik sejak SMP, dengan membuat grup band nya sendiri. Sampai saat ini, ia sudah mengeluarkan empat <em>single</em>. <em>Single</em> terbarunya berjudul Lara.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Pada kesempatan kali ini, Kak Difki membagikan pengalamannya tentang proses promosi <em>single</em> lagu Lara selama pandemi. Kak Difki menuturkan bahwa dengan berani tampil beda, karya kita akan mudah dikenal oleh masyarakat. Tak hanya itu, karya yang bisa mendekati dan mewakili kehidupan masyarakat juga dapat menjadi <em>brand awareness</em> tersendiri.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Lagu Lara sendiri bercerita tentang hubungan jarak jauh antara dua insan. Sang tokoh utama merupakan orang yang egois dan tidak mau mengakui kesalahannya sendiri. Ia memilih untuk menyalahkan keadaan dibandingkan introspeksi diri. Pesan tersirat dari lagu ini adalah fenomena bahwa manusia punya hubungan jarak jauh dengan siapapun, kekasih, keluarga, bahkan dengan Tuhan. Hal ini membuat lagu Lara dapat didengar oleh berbagai kalangan masyarakat.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Acara ditutup dengan kuis menarik serta pesan yang disampaikan oleh ketiga narasumber. Pertama, Dr. Ir. Perdana Wahyu Santosa, MM, CIMBA menyampaikan bahwa kita harus tetap bijak dalam penggunaan teknologi khususnya di media sosial. Selanjutnya, Pak Rizki Gunawan menambahkan bahwa kita tetap harus mencoba dan mengeksplorasi media sosial untuk dapat meningkatkan <em>brand awareness</em>. Terakhir, Kak Difki Khalif menyampaikan sebagai penutup untuk terus mengolah kreativitas dalam berbagai bidang dan terus jeli untuk melihat perkembangan media sosial.</span></p>
<p><span style="color: #000000;">Penulis: Thufailah Hamida J</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
