<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/umkm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Jul 2025 04:04:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>UMKM &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pelatihan Akuntansi, Pajak dan Strategi Bisnis Untuk UMKM Dalam Rangka PKM FEB Universitas Yarsi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pelatihan-akuntansi-pajak-dan-strategi-bisnis-untuk-umkm-dalam-rangka-pkm-feb-universitas-yarsi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pelatihan-akuntansi-pajak-dan-strategi-bisnis-untuk-umkm-dalam-rangka-pkm-feb-universitas-yarsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 03:18:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntansi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Muhammad Akhyar Adnan]]></category>
		<category><![CDATA[Elmanizar]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Ghazali]]></category>
		<category><![CDATA[Pinto Multison]]></category>
		<category><![CDATA[Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=20872</guid>

					<description><![CDATA[Kalau tahun lalu Dr. Muhammad Akhyar Adnan, MBA., SE., Ak., CA., CRP, CIB mengadakan pelatihan Akuntansi Masjid dengan mengenalkan Sistem Akuntansi Masjid (Sistamas), maka dalam tahun 2025 ini, dosen Prodi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau tahun lalu Dr. Muhammad Akhyar Adnan, MBA., SE., Ak., CA., CRP, CIB mengadakan pelatihan Akuntansi Masjid dengan mengenalkan Sistem Akuntansi Masjid (Sistamas), maka dalam tahun 2025 ini, dosen Prodi Akuntansi tersebut melaksanakan Pelatihan Akuntansi, Pajak dan Strategi Bisnis untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam pelatihan ini, selain Akhyar sendiri yang berperan sebagai Narasumber dalam bidang akuntansi, juga berperan aktif Elmanizar, SE., Ak., M.Si., CA. Yang menyampaikan materi perpajakan dan Muhammad Ghazali, SE., MM., Ak., CA.,  yang mengenalkan dan melatih bagaimana menyusun strategi bisnis.</p>
<figure id="attachment_20875" aria-describedby="caption-attachment-20875" style="width: 613px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-20875" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Pelatihan-Akuntansi-Pajak-dan-Strategi-Bisnis-Untuk-UMKM1.jpg" alt="" width="613" height="345" /><figcaption id="caption-attachment-20875" class="wp-caption-text"><i>Para Narsum dan Panitia</i></figcaption></figure>
<p>Pelatihan selama sehari penuh ini diadakan pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 sejak pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 sore, di salah satu kelas di lantai 4, Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Yarsi Tower, Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat. Pelatihan diikuti oleh 18 Peserta dari 20 yang semula mendaftar, mereka adalah pengusaha yang bergabung dalam apa yang mereka sebut sebagai UMKM Perkasa, di bawah komando Pinto Multison. Para peserta yag berasal dari kampung Sulit Air (Solok, Sumatra Barat) plus beberapa yang berasal dari Solok Selatan hingga Pariaman ini, memiliki variasi usaha, mulai dari kuliner atau makanan, sampai dengan fashion.</p>
<figure id="attachment_20874" aria-describedby="caption-attachment-20874" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-20874" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Pelatihan-Akuntansi-Pajak-dan-Strategi-Bisnis-Untuk-UMKM2.jpg" alt="" width="660" height="371" /><figcaption id="caption-attachment-20874" class="wp-caption-text"><i>Peserta asyik dan serius menyimak</i></figcaption></figure>
<p>Anggota UMKM yang mengikuti pelatihan ini merasa sangat senang, karena selama ini mereka sangat ingin mendapatkan pelatihan, tetapi belum kesampaian. <em>“Semua materi yang di sampaikan &#8211; Akuntasi, Pajak, Analisa SWOT (bagian dari Strategi Bisnis) &#8211; tadi semua sangat bermanfaat </em><em>(karena ada unsur AMT &#8211; Achievement Motivation Training ) yang diberikan kepadai para pelaku usaha mikro disamping memupuk motivasi awal mula (Planning) dalam berusaha harus tetap dijadikan acuan dalam menghadapi tantangan &#8211; rintangan dalam dunia usaha mikro tersebut setiap hari.”</em> kata Pinto Multison memberikan komentar seusai pelatihah.</p>
<figure id="attachment_20873" aria-describedby="caption-attachment-20873" style="width: 548px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class="wp-image-20873" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/07/Pelatihan-Akuntansi-Pajak-dan-Strategi-Bisnis-Untuk-UMKM3.jpg" alt="" width="548" height="309" /><figcaption id="caption-attachment-20873" class="wp-caption-text"><i>Penyerahan Sertifikat Pelatihan</i></figcaption></figure>
<p>Lebih jauh, para peserta juga sangat berharap bahwa mereka juga bisa dikenalkan dan dilatih bagaimana memanfaatkan teknologi mutakhir dan media sosial untuk untuk dapat bertahan dan kalau bisa berkembang dalam usaha yang saat ini mereka kelola. Nah, semoga saja permintaan ini dapat dipenuhi dalam pelatihan tahap berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berdayakan Pelaku UMKM, Universitas Yarsi Gelar Pelatihan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/berdayakan-pelaku-umkm-universitas-yarsi-gelar-pelatihan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berdayakan-pelaku-umkm-universitas-yarsi-gelar-pelatihan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 04:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Rusdan H Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Ir. Any Setianingrum]]></category>
		<category><![CDATA[Nida Nadya Hasan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=17177</guid>

					<description><![CDATA[Tidak familiar dengan pembukuan, belum maksimal dan belum fokus dengan legalitas usaha dan sertifikat halal itulah bagian problema klasik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Melihat permasalahan itu universitas yarsi [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak familiar dengan pembukuan, belum maksimal dan belum fokus dengan legalitas usaha dan sertifikat halal itulah bagian problema klasik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Melihat permasalahan itu universitas yarsi menggelar pelatihan UMKM memberdayakan pelaku UMKM diIndonesia.</p>
<p>Dosen Magister Manajemen Universitas Yarsi, Dr .Ir.Any Setianingrum,M.E.sy( Doktor any) menyatakan itu , Selasa, 5/11 di Universitas Yarsi.</p>
<p>Perhelatan digelar Universitas Yarsi dalam rangka program hibah Kedaireka diterima Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.</p>
<p>Pelatihan dilakukan kepada tiga mitra UMKM Binaan, yaitu produsen mie ayam sehat Cikmi, Dapur Kalkul, dan kelompok tani (Poktan) Mustika. Mereka bukan saja diberikan pelatihan dalam berbagai aspek bisnis ,tapi juga mendapatkan pendampingan. ” Tujuan utama adalah UMKM tersebut bisa naik kelas,”UjarDoktor Any</p>
<p>Ditambahkannya, program ini merupakan kemitraan antara insan perguruan tinggi dengan dunia usaha, khusus untuk program industri rumah tangga usaha mikro (IRT-UM) dengan mitranya adalah golongan IRT-UM. Pelaksanaannya dilakukan hingga 2,5 bulan.</p>
<p>Menurut Doktor Any, mitra UMKM ini akan mendapatkan 8 pelatihan inti, diantaranya meliputi manajemen produksi, manajemen pemasaran dan tata kelola serta kelembagaan UKM. Workshop akan dipaparkan secara teori dan praktek simulasi.</p>
<p>Tidak itu saja, mereka juga akan mendapatkan pendampingan dalam pengurusan legalitas usahanya. Mulai dari sertifikat, ijin hingga merek, agar jangkauan marketing UMKM lebih luas.setelah itu akan  dampingi dari sertifikat halal pengurusan merek atau HKI, kemudian perizinan edar makanan seperti itu supaya jangkauan marketing mereka bisa lebih luas.</p>
<p>Tujuan selanjutnya dari program itu bertujuan membantu UMKM meningkatkan kompetensi dalam aspek pembukuan, manajemen produksi hingga legalitas. ”Melalui pelatihan ini, Ia berharap para pelaku UMKM dapat lebih efisien mengelola bisnis merekadan lebih berdaya,” Tutur  Doktor Any, alumnus Doktor Univeritas Airlangga.</p>
<p>Sependapat dengan Doktor Any, Wakil Rektor Universitas Yarsi, Ahmad Rusdan H.Utomo, Ph.D (Doktor Ahmad) menambahkan,pelatihan ini mampu membantu UMKM mengidentifikasi dan mengurangi biaya tidak efisien, mendapatkan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar produk mereka dapat terlindungi sehingga lebih berdaya.</p>
<p>Di samping pelatihan manajerial, para peserta juga diberikan bantuan alat produksi sesuai kebutuhan. Misalnya, Warteg Bahari, salah satu mitra, mendapat &#8216;showcase&#8217; untuk meningkatkan variasi produk minuman mereka.</p>
<p>“Nantinya setiap mitra juga akan diberikan aplikasi kasir yang terintegrasi. Sehingga mereka dapat memantau transaksi dan membuat laporan keuangan secara otomatis,” ujar  Doktor Ahmad.</p>
<p>Dalam pelatihan itu banyak materi bermanfaat diberikan kepada peserta UMKM. Khusus pembukuan, salah satu narasumber dan dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Yarsi, Nida Nadya Hasan, SE.MS.Ak memberikan pencerahan cara melakukan pembukuan untuk UMKM. tidak ketinggalan, mitra UMKM tersebut juga dilatih membuat 2 laporan, yaitu laporan keuangan atau neraca dan laporan laba rugi sehingga memudahkan pembukuan. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Tahun Merger Pelindo Terus  Bertranspormasi, Sama Yarsi Wujudkan Indonesia Maju</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/2-tahun-merger-pelindo-terus-bertranspormasi-sama-yarsi-wujudkan-indonesia-maju?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=2-tahun-merger-pelindo-terus-bertranspormasi-sama-yarsi-wujudkan-indonesia-maju</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 01:53:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Suhartono]]></category>
		<category><![CDATA[BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Nanyang Technological University]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=13993</guid>

					<description><![CDATA[Setiap elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Caranya dengan memaksimalkan potensi dimiliki agar dapat berkontribusi membangun Indonesia. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan, termasuk Universitas Yarsi,juga bisa terus [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap elemen masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Caranya dengan memaksimalkan potensi dimiliki agar dapat berkontribusi membangun Indonesia.</p>
<p>Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan, termasuk Universitas Yarsi,juga bisa terus menjalankan fungsi tersebut sebaik mungkin agar dapat memberikan manfaat, bukan hanya untuk mahasiswa tetapi juga untuk masyarakat, termasuk usaha mikro kecil menengah (UMKM).</p>
<p>Direktur Utama (Dirut)  Pelindo, Arif Suhartono menyatakan hal itu berkaitan hari istimewa Pelindo dan menyambut hari ulang tahun Universitas Yarsi ke-57, kemarin..</p>
<p>Lebih lanjut Dirut Pelindo menyatakan, seluruh aksi korporasi dilakukan agar dapat mengembangkan perusahaan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh stakeholders Pelindo.  Semua dilakukan dengan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar pelabuhan serta UMKM. Sehingga transformasi dan pertumbuhan bisnis perusahaan dapat memberikan dampak peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.</p>
<p>Alumnus Master of Infrastructure Management  di Yokohama National University menyatakan, kini terdapat 500 UMKM binaan Pelindo, dan 150 UMKM berkesempatan mengikuti program gedor ekspor bertujuan mempersiapkan usaha kecil menengah (UKM) untuk bisa ekspor sehingga dapat memperluas jaringan pemasaran dan penjualan produk Iokal menuju global.</p>
<p>Tidak itu saja, beberapa UMKM sudah dan memiliki potensi ekspor di antaranya Agradaya Indonesia, Tartaruga, Baline Chocolate dan Maharani CV yang melakukan ekspor ke Serbia, Saudi Arabia, Malaysia, Korea Selatan, Suriname, Oman, Hawaii, Filipina dan Kanada.</p>
<p>Terkait Pelindo, Pak Arif sapaan akrab Dirut Pelindo menerangkan,  awal Oktober 2023 merupakan 2 tahun pasca penggabungan (merger) dari empat perusahaan Pelabuhan. Pada ulang tahun ini mengangkat tema Pelindo Melaju, Indonesia Maju. “<em>Tagline</em> ini mengusung semangat kolaborasi dan saling bersinergi dalam rangka memajukan Indonesia,” kata Dirut Pelindo</p>
<p>Indonesia negara kepulauan terbesar dan sebagian wilayahnya terdiri dari lautan. Kondisi ini jadi potensi besar Indonesia wujudkan poros maritim dunia. Aktivitas perdagangan sebagian besar lewat laut dan membuka peluang untuk pelabuhan (Pelindo) sebagai pintu gerbang (gateway) perdagangan Indonesia, baik domestik mapun internasional memiliki peran sebagai katalis ekonomi nasional.</p>
<p>Di luar hal tersebut, pelabuhan memiliki hubungan ke industri karena kargo berasal dari dan ke <em>hinterland</em>. Karena itu, pelabuhan memiliki peran strategis sebagai stimulator mendorong pertumbuhan industri ke hinterland.</p>
<p>Ditambahkan Alumnus Master of Business Administration, Nanyang Technological University, peran pelabuhah ini sebagai <em>gateway </em>dan simulator ini dapat meningkatkan volume melalui stimulasi aktivitas ekonomi di wilayah hinterland.</p>
<p>Langkah tersebut dapat membuat pelabuhan (Pelindo) maju dan diharapkan membawa dampak signifikan bagi Indonesia. Pelindo senantiasa bertransformasi memberikan layanan terbaik, dukung konektivitas nasional, meng-energize perdagangan dalam rangka memberikan dampak bagi Indonesia.</p>
<p>Pak Arief menegaskan, dua tahun hasil penggabungan, Pelindo terus bertransformasi dalam perbaikan layanan pelabuhan agar dapat meningkatkan konektivitas dan standarisasi pelayanan pelabuhan sehingga mendukung penurunan biaya logistik  dan mendorong pertumbuhan, layanan logistik terintegrasi untuk meningkatkan kontribusi sektoral bagi perekonomian Indonesia. “ Tak kalah pentingnya meningkatkan skala usaha dan penciptaan nilai BUMN Layanan Pelabuhan,”ucapnya.</p>
<p>Menurut pak Arief beberapa inisiatif strategis dilakukan diantaranya standarisasi dan digitalisasi Pelabuhan ditunjang  peningkatan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) serta transformasi proses bisnis yang dilakukan, mampu meningkatkan kecepatan pelayanan di pelabuhan sehingga dapat memperpendek <em>port stay dan cargo stay</em> yang pada akhirnya berkontribusi pada penurunan biaya logistik nasional.</p>
<p>Beberapa contoh transformasi telah dilakukan diantaranya standardisasi layanan petikemas, non petikemas, marine, dan logistik. Pada layanan petikemas di beberapa pelabuhan seperti Belawan, Makassar, Ambon, Sorong, dan Nilam, Pelindo telah meningkatkan kinerja BSH (Box/Ship/Hour) bongkar muat petikemas. Di pelabuhan Sorong misalnya, dari ratarata 10 boks per jam menjadi 34 boks per jam. Hal ini membuat port stay kapal menjadi lebih pendek, dari rata-rata 3 hari, menjadi 1 hari.</p>
<p>Sedangkan untuk Digitalisasi Layanan Pelabuhan juga dilakukan. Sementara dalam rangka mendukung penguatan konektivitas <em>hinterland-</em>pelabuhan, Pelindo telah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Cibitung Cilincing untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas logistik dari kawasan Cibitung-Cikarang ke Tanjung Priok. Serta tak ketinggalan Pelindo juga menginisasi Well Connected Port-Industry Ecosystem melalui pembangunan Pelabuhan dan Kawasan. Tidak kalah pentingnya, Perseroan juga melakukan peningkatan <em>value</em> perusahaan dengan transformasi internal perusahaan dari aspek keuangan, aset dan SDM melalui efisiensi dan optimalisasi</p>
<p>Sisi lain Pak Arif mengatakan, perguruan tinggi merupakan wadah pembelajaran mahasiswa, wadah pendidikan calon pemimpin bangsa dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>Pelindo dan Yarsi dapat bersama-sama menjalankan fungsi dan perannya masing-masing sebaik-baiknya untuk menuju Indonesia maju.</p>
<p>Pelindo sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka peluang kerjasama dengan berbagai pihak. Misalnya melalui Program Tanggung Jawab Social dan Lingkungan (TJSL) BUMN merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan, hukum dan tata kelola dengan prinsip lebih terintegrasi, terarah, terukur dampaknya bagi masyarakat Iuas. “Program ini diwujudkan  lewat Pelindo Peduli,”ucap Dirut Pelindo.,</p>
<p>Program ini memiliki tiga pilar yaitu pendidikan, lingkungan dan pengembangan usaha mikro (UMK).”Program pendidikan disalurkan melalui Pelindo Pengajar, Beasiswa Pelindo, Pendanaan Penelitian dan Inovasi,”ujar Pak Arif</p>
<p>Tidak itu saja, Pelindo juga memiliki program magang dan penerimaan kunjungan industri bertujuan menambahan pengalaman praktis pembelajaran bagi mahasiswa.</p>
<p>Program Magang dibuka secara periodik di Pelindo Group telah menyerap 892 Mahasiswa dari perguruan tinggi di tahun 2023. Pada program ini mahasiswa diajari mengenai manajemen, teknik <em>soft skill</em> dan <em>hard skill</em>.</p>
<p>Peserta magang juga dilibatkan pada pekerjaan rutin maupun pekerjaan project, sehingga mahasiswa siap menghadapi dunia kerja sesungguhnya. Melalui <em>alighment</em> kurikulum dan diskusi dengan dosen dan pihak kampus, Pelindo menginformasikan kebutuhan kompetensi yang cocok dengan dunia kerja kepelabuhanan.</p>
<p>Pelindo juga membuka kesempatan bagi kampus-kampus melakukan kunjungan industri ke Pelindo. Tercatat lebih dari 30 kunjungan industri dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi yang mengunjungi Pelindo Kantor pusat, regional, cabang, Subholding dan anak perusahaan.</p>
<p>Pak Arif bercerita, dalam 1 kali kunjungan (7 jam) peserta kunjungan industri (mahasiswa maupun dosen) mendapat pengenalan perusahaan, aspek kesehatan, keselamatan kerja dan implementasinya serta bisnis proses di Pelindo (terminal petikemas/non petikemas). Termasuk pelayanan kapal, perencanaan dan controlling, serta berkesempatan melihat langsung proses bisnis bongkar muat di dermaga, lapangan dan gudang.</p>
<p>“Agar informasinya jelas, materi-materi disampaikan  pekerja yang ahli dibidangnya,” cakap Dirut Pelindo kelahiran Bayumas.</p>
<p>Menyambut 57 tahun Universitas Yarsi, semoga Yarsi dapat turut membangun sumber daya manusia, khususnya generasi penerus bangsa  berkarakter dan berkualitas untuk kemajuan Indonesia.</p>
<p>Salah satu tugas mahasiswa  belajar. Pada hakekatnya belajar tidak mengenal batas usia dan waktu karena menambah ilmu bersifat kontinyu. “Maka untuk menjadi mahasiswa sukses diperlukan usaha dan sifat pantang menyerah agar dapat terus mengembangkan diri,” tutup Pak Arif (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>39 Tahun AP II  Turut Kembangkan UMKM, 56 Tahun Yarsi Semoga Terus Dukung UMKM dan Kemajuan Bangsa.</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/39-tahun-ap-ii-turut-kembangkan-umkm-56-tahun-yarsi-semoga-terus-dukung-umkm-dan-kemajuan-bangsa?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=39-tahun-ap-ii-turut-kembangkan-umkm-56-tahun-yarsi-semoga-terus-dukung-umkm-dan-kemajuan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 09:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soekarno-Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Ir.Muhammad Awaluddin]]></category>
		<category><![CDATA[PT. Angkasa Pura II]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12626</guid>

					<description><![CDATA[Usaha mikro kecil menengah (UMKM) punya agility lebih tinggi dibandingkan dengan bisnis besar. UMKM memang paling cepat terjerembab  krisis, namun juga paling cepat bangkit dan menemukan aneka peluang baru di [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>U</strong>saha mikro kecil menengah (UMKM) punya <em>agility</em> lebih tinggi dibandingkan dengan bisnis besar. UMKM memang paling cepat terjerembab  krisis, namun juga paling cepat bangkit dan menemukan aneka peluang baru di tengah krisis.</p>
<p>UMKM juga butuh dukungan berbagai pihak. Diperlukan aksi kolektif untuk terus mendukung UMKM.</p>
<p>PT. Angkasa Pura II (AP II) sebagai pengelola bandara memiliki kelebihan untuk turut mengembangkan UMKM dalam hal pemasaran produk dan program pendukung lainnya.</p>
<p>Bandara merupakan pintu gerbang negara dan juga penghubung konektivitas daerah di seluruh Indonesia. Selain itu bandara jadi tempat banyak pihak berinteraksi, sehingga memiliki potensi pasar sangat besar seiring tingginya pergerakan penumpang di bandara.</p>
<p>AP II menyiapkan Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia sebagai pendukung pengembangan UMKM.</p>
<p>President Director(Presdir) PT.Angkasa  Pura II, Dr.Ir.Muhammad Awaluddin, MBA  menyatakan hal itu kepada Usman dari Kabar Yarsi,kemarin</p>
<p>Wawancara dengan Presdir AP II  berkaitan perhatian AP II pada UMKM dan ulang tahun AP II ke-39 .</p>
<p>Pak Awal , panggilan akrab Presdir AP II menambahkan,tahun ini, Bandara Soekarno-Hatta membuka Gerai Nusantaran di Terminal 3 sebagai tempat promosi produk UMKM dari 17 provinsi secara gratis.</p>
<p>Menurut  Alumnus Master European University,Antwerpen-Belgia ,UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyerap banyak tenaga kerja. Pengembangan UMKM harus terus dapat dukungan secara holistik sehingga dapat semakin berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Indonesia.</p>
<p>Kini  salah satu dukungan dibutuhkan UMKM adalah teknologi guna mendorong digitalisasi UMKM dan menjadi bagian dari ekonomi digital.</p>
<p>“ Lewat  digitalisasi, UMKM dapat mengakselerasi pertumbuhan dengan mengakses pasar lebih luas,  hingga ke internasional,”ujar Pak Awal.</p>
<p>Doktor Awaluddin memberikan Apresiasi kepada Universitas Yarsi  telah menjalankan pendidikan kewirausahaan.</p>
<p>Dikatakannya, mengajarkan ilmu kewirausahaan di perguruan tinggi sebagai bekal pengetahuan, kemampuan dan kapabilitas kepada mahasiswa dalam berwirausaha. “Pendidikan kewirausahaan juga dapat mendorong mahasiswa  berani memulai usaha sendiri,” serunya</p>
<p>Pak Awal menambahkan, terwujudnya kesejahteraan lewat UMKM  butuh kontribusi dan dukungan seluruh pihak dan secara holistik, termasuk dari kalangan akademisi.  Mahasiswa Yarsi dapat menjalankan perannya terjun langsung mendukung ekonomi masyarakat dengan mendorong munculnya wirausaha baru, serta membantu UMKM beralih.memperluas pasar ke ranah digital.</p>
<p>Berhubungan industri transportasi udara. Dikatakannya, mahasiswa Yarsi bagian dari kalangan akademisi punya peran penting mendorong pemulihan industri transportasi udara kembali ke kondisi sebelum pandemi dan kemudian melewati level pertumbuhan.</p>
<p>Sektor penerbangan nasional membutuhkan banyak masukan, dari kalangan akademisi dari berbagai sisi meningkatkan aspek operasional, pelayanan dan bisnis.</p>
<p>Melalui ilmu di universitas, mahasiswa Yarsi dapat memberikan masukan inovatif dan kreatif serta dapat diimplementasikan.</p>
<p>Alumnus Doctoral Universitas Padjajaran mengutarakan, kini AP II berusia 39 tahun. Punya tema, <em>Regrowing To The Next Journey</em> sebagai upaya dalam mencapai level pertumbuhan semakin tinggi lagi di tengah periode pemulihan pasca-pandemi Covid-19, sekaligus berkontribusi dalam mengembalikan kejayaan industri penerbangan dan pariwisata.</p>
<p>AP II tentunya tidak bisa sendiri mencapai semua itu melainkan harus memperkuat kolaborasi dengan maskapai, <em>ground handling</em>, AirNav Indonesia, TNI, Polri, dan <em>stakeholder</em> lainnya. Di samping itu, AP II juga sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.</p>
<p>Tahun 2023 merupakan momentum tepat mengembalikan kejayaan industri penerbangan dan pariwisata yang sekitar 3 tahun terakhir menghadapi tantangan Covid-19, sejalan dengan status pandemi telah dicabut pemerintah Juni 2023.</p>
<p>Seiring membaiknya kondisi di tengah pandemi pada 2022, AP II berupaya untuk kembali melakukan optimalisasi dari bisnis, operasional bandara dan pelayanan bandara melalui tiga program yakni, Recovery berupa penataan,penyesuaian dan meraih peluang agar dapat memaksimalkan momentum dalam meraih target.</p>
<p>Rebound, program menjaga kebangkitan berkelanjutan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya. Regain, untuk meraih kembali bisnis termasuk lalu lintas penerbangan</p>
<p>Implementasi dari ketiga program tersebut antara lain pengaktifan kembali rute penerbangan sempat ditutup di tengah pandemi, lalu meningkatkan frekwensi penerbangan di rute eksisting, dan membuka rute-rute baru.</p>
<p>Berkat dukungan seluruh stakeholder dan regulator, bandara AP II berhasil menjalankan ketiga program tersebut. Hasilnya, jumlah penumpang di 20 bandara AP II secara kumulatif pada 2022 mencapai sekitar 62 juta penumpang.</p>
<p>Tahun ini,AP II menargetkan jumlah penumpang 76,65 juta atau merefleksikan sekitar 85% rasio pemulihan (recovery rate) dari 2019 sebelum adanya pandemi Covid-19 sebanyak 90,77 juta penumpang.</p>
<p>AP II berharap Universitas Yarsi dapat turut mendukung pengembangan bandara, termasuk menjadikan bandara sebagai penggerak perekonomian UMKM.</p>
<p>Semoga di usia ke-56, seluruh civitas academica Universitas Yarsi terus berkarya mendukung kemajuan bangsa.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades Seuat Jaya,Serang Ucapkan Terima Kasih Pada Guru Besar FHUY, Ayo Berkunjung ,Desa Kami Banyak Potensi Uggulan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kades-seuat-jayaserang-ucapkan-terima-kasih-pada-guru-besar-fhuy-ayo-berkunjung-desa-kami-banyak-potensi-uggulan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kades-seuat-jayaserang-ucapkan-terima-kasih-pada-guru-besar-fhuy-ayo-berkunjung-desa-kami-banyak-potensi-uggulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 07:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Anugrah Sukses Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Asmamitra]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Irwan Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Sularso Budilaksono]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.Muslikh]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[FH UY]]></category>
		<category><![CDATA[FHUY]]></category>
		<category><![CDATA[Guyup Rukun Saklawase]]></category>
		<category><![CDATA[MKn Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Persada YAI]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih]]></category>
		<category><![CDATA[PTUPT]]></category>
		<category><![CDATA[Saefulloh]]></category>
		<category><![CDATA[Seuat Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[SK AHU]]></category>
		<category><![CDATA[Suhaeri]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12603</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Desa (Kades) Seuat Jaya,  Serang Banten, Saepulloh sangat bangga menyambut Tim Pengabdian Masyrakat (Abdimas) dipimpin Prof. Dr. Endang Purwaningsih, SH.MHum.MKn,  dari Universitas Yarsi Kades  Saefulloh,S.E. mengucapkan terima kasih atas [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kepala Desa (Kades) Seuat Jaya,  Serang Banten, Saepulloh sangat bangga menyambut Tim Pengabdian Masyrakat (Abdimas) dipimpin Prof. Dr. Endang Purwaningsih, SH.MHum.MKn,  dari Universitas Yarsi</p>
<p>Kades  Saefulloh,S.E. mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Direktorat jenderal Pendidikan Tinggi Riset  dan teknologi ( Diktiristek), Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Yarsi,Prof. Dr. Endang Purwaningsih, SH.MHum.MKn dan tim dalam program pengabdian masyarakat ini. “ Pengaruhnya sangat besar bagi desa Seuat,” ujar Kades Saefulloh Kemarin,</p>
<p>Saefulloh menerangkan,, selain diberikan pelatihan informasi teknologi (IT) dan hukum, juga kami diberikan fasilitasi pendirian koperasi desa, berikut pengarsipan dan pendampingan operasionalnya, begitu pula kami akhirnya bisa menikmati program computer desa dengan bantuan tim yang luar biasa cekatan ini, lengkap dengan e commercenya.</p>
<p>Mari kunjungi Web kami atau langsung ke Desa Seuat Jaya Serang. “Desa kami punya banyak potensi unggulan untuk dikomersialisasi termasuk golok legendaris,” tutur Saefilloh</p>
<p>Prof Endang begitu panggilan akrab Prof. Dr. Endang Purwaningsih, SH.MHum.MKn menjelaskan, kegiatan Abdimas dilaksanakan dengan tim terdiri Wakil Dekan I Fakultas Teknologi Informasi (FTI)Universitas Yarsi,Herika Hayurani, S.Kom.M.Kom dan  dosen Universitas Persada YAI,  Dr. Sularso Budilaksono bersama 20 mahasiswa terdiri Fakultas Hukum(FH) dan  FTI Universitas Yarsi.</p>
<p>Abdimas dimulai Juli 2023 telah melaksanakan program ini dengan baik. Mitra dalam pengabdian ini, perangkat desa, petani dan usaha mikro Desa Seuat Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.</p>
<p>Dalam program ini kami melibatkan 3 dosen, 20 mahasiswa dan 1 notaris beserta Laboratorium  Kenotariatan Universitas Yarsi  serta didukung aktif rekan structural Universitas Yarsi(UY).</p>
<p>Menurut Guru Besar Fakultas Hukum Universitas yarsi , dalam  Abdimas ,kami membagi tim dengan sebutan Tim Legal dan Tim IT. Inti programnya membantu Desa Seuat Jaya dalam upaya melek hukum dan melek teknologi.</p>
<p>“Jadi berdasarkan hasil need assessment dan justifikasi permasalahan mitra yang akan digarap,”ucap Alumnus Doktoral dari Universitas Airlangga</p>
<p>Ditambahkan Prof Endang, dalam Abdimas,kami fokus pada edukasi, pendampingan dan fasilitasi pendirian badan hukum koperasi desa dan pembuatan web company profile beserta e commerce.</p>
<p>Tahapan kami lakukan tentu berkoordinasi dengan stakeholder. Lalu menyiapkan detail serta target baik waktu maupun capaian dengan cermat dan tepat, supaya semua tercapai dan manfaat bagi mitra.</p>
<p>Kemudian berbagai pelatihan dalam rangka literasi warga juga telah dilakukan yakni pelatihan hukum koperasi, hukum merek, pelatihan IT dan desain kemasan atau tampilan produk pada web.</p>
<p>Tujuannya, supaya layanan produk warga, utamanya produk petani dan usaha mikro yang diunggulkan maupun yang dipromosikan, akan mencuat ke permukaan. “ Makin dikenal dan laku dijual baik pada kancah domestik maupun manca negara,” seru Prof Endang.</p>
<p>Tentinya sembari terus berkolaborasi dengan stakeholder, akhirnya koperasi telah didirikan dengan koordinasi Tim Legal bersama bantuan Notaris yang sekaligus dosen MKn Yarsi  dan program computer juga telah diselesaikan bersama antara tim IT dan Tim IT Mitra.</p>
<p>Istimewanya SK AHU Badan Hukum Koperasi maupun Program Komputer, semua beserta perangkat sarprasnya telah dilaunching dan diserahterimakan kepada mitra.</p>
<p>Tentunya Evaluasi dan penyempurnaan web terus kami monitor dan kami terus mendampingi mereka hingga Oktober 2023,</p>
<p>Prof Endang mengatakan, jarak dan waktu tidak menghalangi niat kami untuk berbakti kepada bangsa ini, meski ke pelosok desa tertinggal terus kami lakukan. Demikianlah pengabdian kepada masyarakat telah kami laksanakan.Demi kemaslahatan dan kemajuan mitra, dan kami pun bangga berkesempatan membantu mitra, sekaligus mengenal lebih dekat masyarakat Desa Seuat Jaya nan ramah dan baik hati.</p>
<p>Guru Besar FHUY  mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristekdikti, Kades Seuat Jaya dan jajarannya, Ketua Koperasi,  semua petani dan usaha mikro desa Seuat Jaya, Universitas Yarsi, para stakeholder khususnya Notaris Dr Irwan Santosa, SH.Sp.N.MKn, juga Tim Dosen Yarsi dan Universitas Persada YAI. “ Tidak lupa kepada tim mahasiswa FH dan FTI luar biasa,” tutup Prof Endang (Usman).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UMKM Bisa Sejahterahkan Masyarakat, 56 Tahun Yarsi Dorong Muncul Wirausaha Baru Mahasiswa</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/umkm-bisa-sejahterahkan-masyarakat-56-tahun-yarsi-dorong-muncul-wirausaha-baru-mahasiswa?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=umkm-bisa-sejahterahkan-masyarakat-56-tahun-yarsi-dorong-muncul-wirausaha-baru-mahasiswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 16:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenko Perekonomian RI]]></category>
		<category><![CDATA[Loto S.Ginting]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=12348</guid>

					<description><![CDATA[Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia perlu terus didorong tumbuh kembang dan keberlanjutan usahanya. Faktanya pelaku UMKM Indonesia kini mencapai 99,9% dari pelaku usaha di [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian di Indonesia perlu terus didorong tumbuh kembang dan keberlanjutan usahanya.</p>
<p>Faktanya pelaku UMKM Indonesia kini mencapai 99,9% dari pelaku usaha di Indonesia dan telah memberikan kontribusi produk domestic bruto (PDB) sebanyak 61% serta  menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia. “Jadi UMKM bisa mensejahterahkan masyarakat Indonesia dan menjadikan Indonesia negara maju,” ucap Staf Ahli Menteri Badan Usaha Milik Negara(BUMN) bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM, Loto S.Ginting kepada Usman dari Kabar Yarsi, kemarin.</p>
<p>Ibu Loto sapaan akrab Staf Ahli Menteri BUMN memaparkan, jumlah UMKM terjadi peningkatan, tahun 2021 mencapai 65,4 juta (sumber: ASEAN Investment Report 2022),sedangkan tahun 2018 sebanyak 64,2 juta.</p>
<p>Sampai tahun 2022 sebanyak 20,76 juta UMKM sudah <em>onboarding</em> digital, di mana tahun 2024 ditargetkan 30 juta UMKM go digital. UMKM tadinya terpuruk saat pandemi Covid-19, kini 84,8% UMKM sudah kembali beroperasi normal (sumber: Kemenko Perekonomian RI). “artinya <em>recovery</em> UMKM Indonesia relatif baik,” serunya</p>
<p>Alumnus Master of Commerce in Economics University of New South Wales menambahkan, program kewirausahaan akan mendorong lahirnya wirausaha baru dan terus sustain usahanya sehingga menjadi pelaku UMKM tangguh.</p>
<p>Tidak itu saja, pendidikan kewirausahaan akan memberikan edukasi tidak hanya menanamkan semangat jiwa <em>entrepreneur</em> tetapi lebih dari itu menjadi entrepreneur yang sukses,</p>
<p>“Jadi Universitas Yarsi telah menjalankan pendidikan kewirausahaan ini akan mendorong UMKM Indonesia terus naik kelas,” seru Direktur Surat Utang Negara Kementerian Keuangan 2012 -2015</p>
<p>Diterangkannya, dalam rangka bantu Pemerintah bidang UMKM hingga terwujud kesejahteraan dan menjadi negara maju , Universitas Yarsi bisa menyelenggarakan kegiatan kampus atau kemahasiswaan langsung bersentuhan dengan masyarakat dan pelaku UMKM,</p>
<p>Misalnya memberikan edukasi teknis untuk UMKM <em>go digital</em> dan <em>go online di marketplace</em>. Memberikan pelatihan atau edukasi fotografi untuk foto produk, dan lainnya.</p>
<p>Selain itu mengikuti pendidikan kewirausahaan dan sekaligus mengimplementasikannya yang juga dapat dimulai dengan mengikuti program-program kewirausahaan bagi mahasiswa yang diadakan berbagai entitas termasuk BUMN, misalnya program HoKi yang diselenggarakan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia  Jakarta bersama Pegadaian.</p>
<p>Kepada Universitas Yarsi, selamat ulang tahun ke-56, optimal dan sinergikan program kampus merdeka untuk mendorong munculnya wirausaha baru dari  mahasiswa.</p>
<p>Kemudian perluas area bagi UMKM seperti di kantin kampus, serta dorong mahasiswa  selalu bangga gunakan aneka produk lokal bisa mulai dari sepatu, pakaian, jaket, dan lainnya. “Ingat,bukan barang impor,”tutup Ibu Loto. (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Kongres AMKI ke-3,  Yarsi Bantu Promosi Produk UMKM, Dagang Di Yarsi Untung</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/lewat-kongres-amki-ke-3-yarsi-bantu-promosi-produk-umkm-dagang-di-yarsi-untung?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lewat-kongres-amki-ke-3-yarsi-bantu-promosi-produk-umkm-dagang-di-yarsi-untung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Mar 2023 08:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[AMKI]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Masjid Kampus Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Endy Muhammad Astiwara]]></category>
		<category><![CDATA[Fikri Kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=11859</guid>

					<description><![CDATA[Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) menggelar kongres di Universitas Yarsi 9 hingga 11 Maret 2023. Dalam event empat tahunan ini ada kegiatan lain diluar agenda , hadirnya bazar usaha mikro [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) menggelar kongres di Universitas Yarsi 9 hingga 11 Maret 2023. Dalam event empat tahunan ini ada kegiatan lain diluar agenda , hadirnya bazar usaha mikro kecil menengah(UMKM)berupa penjaja makanan minuman dan pendukungnya serta herbal.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua Pelaksana Kongres AMKI ke-3, Dr.dr. Endy Muhammad Astiwara,MA,hadirnya kuliner ini mengundang antusias bagi banyak warga Universitas Yarsi dan peserta kongres serta menjadikan ajang bisnis bagi UMKM serta Membantu promosikan berbagai produk usaha mikro kecil  yang dihasilkan.</p>
<p>Peserta UMKM ini sangat antusias mengikuti kegiatan kongres AMKI III ini, mereka sudah mempersiapkan barang dagangannya sejak pagi hari.</p>
<p>Elizabeth atau dipanggil Mama senan salah satu peserta menghidangkan ragam makanan berat, manis dan juga tersedia minuman.sangat senang bisa berdagang pada perhelatan Kongres AMKI ke-3. Dagang banyak diminati. Para konsumen dari peserta ada berminat memesan</p>
<p>Selain itu saat menggelar dagangan Elisabet selalu menjaga kebersihan, bahan makanan digunakan terjamin dan harga terjangkau.“ Saya selalu jajakan dagangan dan memproduksinya dari bahan baku berkualitas.” Saya dagang di Yarsi untung, semoga dikasih kesempatan lagi ,” tutur  Elizabeth</p>
<p>Sementara Fikri Kurniawan sang penjual sirup pun turut meramaikan acara Kongres AMKI III ini, ia menjual berbagai macam rasa sirup, Fikri menyiapkan barang-barang nya sejak kemarin malam, Fikri juga produksi berbagai macam sirup menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. “Sirup  diproduksi  bisa untuk Coffee Shop. “ ujarnya</p>
<p>“Terima kasih Yarsi telah memberikan kesempatan jualan di AMKI, dagangan laku,”seru Fikri.</p>
<p>Tidak ketinggalan Ibu Indis satu pedagang booth menjual bahan herbal produksinya sendiri, Herbal produk diedarkan sudah mendapatkan izin edar dan sudah berkembang sejak 2019.</p>
<p>Menurutnya keistimewaan produk ini  menggunakan bahan-bahan baku herbal, seperti jahe merah, black garlic, bawang merah, dan masih banyak produk lainnya. Proses pembuatan nya menggunakan temulawak, kunyit putih, dan lain-lain.</p>
<p>Produksi dilakukan di Tanjung Priok rumahnya sendiri. Untuk produksi tiap produk yang dikeluarkan bisa mencapai 50 pics. “ di Acara Kongres AMKI Alhamdulillah dagangan laris,” tutupnya. (Tim Jurnalis Mahasiswa Yarsi ).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Naik Kelas, UMKM Harus Melek Hukum, Inovasi, Digital dan Memiliki HKI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ingin-naik-kelas-umkm-harus-melek-hukum-inovasi-digital-dan-memiliki-hki?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ingin-naik-kelas-umkm-harus-melek-hukum-inovasi-digital-dan-memiliki-hki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 22:41:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[HKI]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[YARSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9981</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, KRJOGJA.com &#8211; Eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masa pandemi Sebagian besar mengalami ketidakberdayaan. Bertahan menjadi ketangguhan. Utamanya pada skala mikro dan kecil, pelaku UMKM hanya mampu menyambung [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">JAKARTA, </span><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><a href="https://www.krjogja.com/pendidikan/kampus/ingin-naik-kelas-umkm-harus-melek-hukum-inovasi-digital-dan-memiliki-hki/">KRJOGJA.com </a></span><span style="color: rgb(0, 0, 0);">&ndash; Eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masa pandemi Sebagian besar mengalami ketidakberdayaan. Bertahan menjadi ketangguhan. Utamanya pada skala mikro dan kecil, pelaku UMKM hanya mampu menyambung hidup, alih produk dan selebihnya gulung tikar.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">UMKM Indonesia, berjuta jumlahnya, perlu disikapi dan didampingi. Dari faktor sumber daya manusia, terdapat beberapa kelemahan, antara lain, belum dimilikinya kemampuan pengelolaan usaha profesional, inovasi produk dan quality control sebagai salah satu cara untuk tetap menjaga kualitas produk.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Demikian pula, kurang dimilikinya kemampuan membaca pasar hingga dapat mempengaruhi pemasaran, termasuk kelemahan dalam kemampuan melakukan pemasaran produk, Selama ini UMKM hanya mengandalkan informasi mulut ke mulut. Pelaku usaha sering mengalami kendala teknis operasional hingga belum memikirkan tujuan dan strategi pengembangan usaha di masa datang, serta lemahnya faktor hukum. Itulah sekelumit pidato pengukuhan Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih, S.H., M.Hum., M.Kn. menjadi Guru Besar bidang Ilmu Hukum Universitas Yarsi, Senin,4 Juli 2022 di Auditorium ArRahman Universitas Yarsi Jakarta.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang dalam orasi pengukuhan membawakan tema, Hak kekayaan Intelektual (HKI) merupakan Keniscayaan bagi UMKM untuk Naik kelas, suatu Pendekatan Pentahelix dalam Model Kolaborasi Partisipatif Kampus Merdeka dan Stakeholder Guna Menunjang Sustainability Development UMKM Prof Endang ditetapkan sebagai Guru Besar berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia nomor: 25773/MPK.A/KP.05.01/2022 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen tanggal 14 April 2022.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Lebih lanjut Prof Endang menyatakan, sebagian besar UMKM masih berupa usaha perorangan dan belum berbentuk badan hukum sehingga menjadi kendala ketika akan mengakses fasilitas kredit dari lembaga keuangan. Dari sisi akuntabilitas juga masih menjadi kendala karena, belum dimilikinya kemampuan pengelolaan administrasi perusahaan yang baik. Kendala dari faktor eksternal juga banyak, seperti iklim usaha belum kondusif,disebabkan belum adanya keterpaduan kebijakan dari para pemangku kepentingan utama dalam UMKM.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Aspek legalitas mengenai beberapa perizinan, seperti izin usaha, izin,lokasi dan persyaratan bagi UMKM dalam mendapatkan bantuan permodalan lembaga keuangan, Kemudian kendala akses terhadap bahan baku guna keberlanjutan usaha masih dialami sebagian besar UMKM. Begitu juga kemampuan mengakses teknologi hingga seringkali pasar dikuasai perusahaan-perusahaan besar. Termasuk kemampuan mengikuti perkembangan selera konsumen cepat sekali berubah belum maksimal dilakukan.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang yang juga Alumnus Doktor Universitas Airlangga menjelaskan, UMKM sebelumnya diatur dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2008, Kini terevitalisasi dengan lahirnya Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Ruhnya bertujuan lebih memberdayakan UMKM dengan cara mengangkat kepentingan UMKM menjadi prioritas, kemudian memberi kemudahan, perlindungan seiring sejalan dengan Koperasi. Pasal 87 hingga Pasal 104 UU Cipta Kerja.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">&ldquo;Ini merupakan iktikad baik Pemerintah dalam pengangkatan UMKM Indonesia,&rdquo; ujar Prof Endang yang memperoleh 55 hak cipta.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Menurut Prof Endang, tidak mudah mengantarkan UMKM menyandang kemandirian, inovasi dan segala kelengkapan legalitasnya, pada urgensi tersebut, perlu dilakukan pemberdayaan berkesinambungan, promote, protect and advance, perlu difasilitasi legalitasnya, didampingi dan diberikan teladan. Perlu dibuatkan model sekaligus sebagai pilot project dengan transformasi digital dan mengelaborasi kebijakan.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kini perlu difokuskan kolaborasi antara program Kampus Merdeka dan stakeholder UMKM serta mempromosikan keunggulan karakteristik produk beralaskan legalitas dan branding. Prof Endang yang mempunyai pengalaman 46 penelitian juga mengatakan, saatnya UMKM naik kelas, diberikan ruang tumbuh dan berkembang dalam kancah perdagangan baik dalam lingkup nasional maupun perdagangan internasional. UMKM didorong mampu mempersiapkan diri melakukan ekspor produk-produknya ke pasar dunia.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">&ldquo;Globalisasi perdagangan merupakan tantangan harus dihadapi UMKM bila ingin berkembang,&rdquo; ucap Prof Endang yang memiliki 64 judul artikel ilmiah.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kemudian perangkat hukum dan kebijakan di sektor bisnis harus juga disiapkan untuk mendukung keterlibatan UMKM, tentunya berbeda dengan unit usaha yang sudah besar. Dalam rangka menyiapkan diri menembus pasar dunia,sangat penting bekal kelengkapan legalitas usaha, baik badan usaha maupun legalitas produk. UMKM tidak akan beranjak atau naik kelas tanpa legalitas, inovasi serta digitalisasi.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Memang beberapa ketentuan dalam peraturan perundang-undangan terkait telah memberikan perhatian cukup besar bagi pengembangan UMKM . Mengingat kebutuhan untuk naik kelas, UMKM perlu didampingi dalam perolehan HKI. Kekayaan Intelektual (KI) merupakan asset. UMKM perlu terobosan dalam merespon pasar pasca pandemi. Perlu kekuatan organisasi untuk mengeksploitasi peluang</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dalam orasi pengukuhan Prof Endang, banyak pernyataan menyentuh hati dan mencerahkan. Seperti, UMKM kita harus naik kelas, caranya harus &lsquo;melek&rsquo; hukum, inovasi, melek digital dan memiliki HKI. &ldquo;Marilah kembali pada jati diri bangsa ini, demokrasi ekonomi,&rdquo; ajak Kepala Program Studi Magister Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Ditambahkannya, pelaku UMKM. layaknya kita sendiri, keluarga kita harus didukung dengan sepenuh hati, didampingi dan dilindungi. Jika belum tahu sesuatu, belum melek hukum, belum paham pentingnya naik kelas, belum sadar HKI, belum mengerti digitalisasi,tugas kita sebagai stakeholder untuk membina dan membimbingnya. &ldquo;Mungkin perlu cambuk keras membangunkan UMKM, di sisi lain perlu sentuhan hati nurani dan merangkulnya,&rdquo; kata Prof Bidang Ilmu Hukum ke-3 Universitas Yarsi.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Tentu, ini sejalan dengan hukum progresif,mendudukkan kepastian, keadilan dan kemanfaatan dalam satu garis. Hukum yang terlalu kaku akan cenderung tidak adil. Hukum progresif bukan hanya taat pada formal prosedural birokratis, tetapi juga material-substantif. Tetapi tak kalah penting adalah karakter hukum progresif yang berpegang teguh pada hati nurani.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Konsep pentahelix atau multipihak di mana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen mengembangkan potensi UMKM. Selain itu tetap mengedepankan kearifan lokal, tapi inovatif, ber-HKI dan berdigital,merupakan hal terbaik. Semua itu bekal yang harus dimiliki UMKM untuk naik kelas.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Sebagai stakeholder,khususnya kampus di mana akademisi wajib Tri Dharma dan menghilirisasikan hasil risetnya demi kemajuan masyarakat, perlu realisasi kemitraan berdasarkan peran multipihak. Model pemagangan antara kampus dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), wajib tersusun, dalam bentuk kurikulum. Sebagai model kemitraan dengan pedoman dan panduan yang tepat sesuai kebutuhan. Komunikasi dan kolaborasi menjadi penting dalam dalam sinergi dengan DUDI.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Perlu digaris bawahi pula adalah komitmen dan sinergi antar unsur satu dengan unsur lainnya menjadi kunci utama berhasilnya pola kemitraan, di mana peran aktif stakeholder harus memberi iklim kondusif bagi bertumbuhnya inovasi UMKM, perlindungan yang menjamin kepastian hukum, dan dukungan industri serta media yang selalu ingin promote, protect and advance.(Ati)</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UMKM Harus Naik Kelas, Caranya Melek Hukum,Inovasi,Digital dan Memiliki HKI</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/umkm-harus-naik-kelas-caranya-melek-hukuminovasidigital-dan-memiliki-hki?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=umkm-harus-naik-kelas-caranya-melek-hukuminovasidigital-dan-memiliki-hki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2022 15:12:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar bidang Ilmu Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[HKI]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Airlangga]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Mikro Kecil Menengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9974</guid>

					<description><![CDATA[Eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masa pandemi Sebagian besar mengalami ketidakberdayaan. Bertahan menjadi ketangguhan. Utamanya pada skala mikro dan kecil, pelaku UMKM hanya mampu menyambung hidup, alih produk [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masa pandemi Sebagian besar mengalami ketidakberdayaan. Bertahan menjadi ketangguhan. Utamanya pada skala mikro dan kecil, pelaku UMKM hanya mampu menyambung hidup, alih produk dan selebihnya gulung tikar.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">UMKM Indonesia, berjuta jumlahnya, perlu disikapi dan didampingi. Dari faktor sumber daya manusia, terdapat beberapa kelemahan, antara lain, belum dimilikinya kemampuan pengelolaan usaha profesional, inovasi produk dan quality control sebagai salah satu cara untuk tetap menjaga kualitas produk.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Demikian pula, kurang dimilikinya kemampuan membaca pasar hingga dapat mempengaruhi pemasaran, termasuk kelemahan dalam kemampuan melakukan pemasaran produk, Selama ini UMKM hanya mengandalkan informasi mulut ke mulut. Pelaku usaha sering mengalami kendala teknis operasional hingga belum memikirkan tujuan dan strategi pengembangan usaha di masa datang, serta lemahnya faktor hukum,&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Itulah sekelumit pidato pengukuhan Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih, S.H., M.Hum., M.Kn. menjadi Guru Besar bidang Ilmu Hukum Universitas Yarsi, Senin,4 Juli 2022 di Auditorium Ar-Rahman Universitas Yarsi.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang dalam orasi pengukuhan membawakan tema,Hak kekayaan Intelektual(HKI) merupakan Keniscayaan bagi UMKM untuk Naik kelas, suatu Pendekatan Pentahelix dalam Model Kolaborasi Partisipatif Kampus Merdeka dan Stakeholder Guna Menunjang Sustainability Development UMKM</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang ditetapkan sebagai Guru Besar berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia nomor: 25773/MPK.A/KP.05.01/2022 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen tanggal 14 April 2022,&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Lebih lanjut Prof Endang menyatakan, sebagian besar UMKM masih berupa usaha perorangan dan belum berbentuk badan hukum sehingga menjadi kendala ketika akan mengakses fasilitas kredit dari lembaga keuangan.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dari sisi akuntabilitas juga masih menjadi kendala karena, belum dimilikinya kemampuan pengelolaan administrasi perusahaan yang baik .</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kendala dari faktor eksternal &nbsp;juga banyak, seperti iklim usaha belum kondusif,disebabkan belum adanya keterpaduan kebijakan dari para pemangku kepentingan utama dalam UMKM.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Aspek legalitas mengenai beberapa perizinan, seperti izin usaha, izin,lokasi dan persyaratan bagi UMKM dalam mendapatkan bantuan permodalan lembaga keuangan, Kemudian kendala akses terhadap bahan baku guna keberlanjutan usaha masih dialami sebagian besar UMKM. Begitu juga kemampuan mengakses teknologi hingga seringkali pasar dikuasai perusahaan-perusahaan besar. Termasuk kemampuan mengikuti perkembangan selera konsumen cepat sekali berubah belum maksimal dilakukan.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang &nbsp;yang juga Alumnus Doktor Universitas Airlangga menjelaskan, UMKM sebelumnya diatur dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2008, Kini terevitalisasi dengan lahirnya Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Ruhnya bertujuan lebih memberdayakan UMKM dengan cara mengangkat kepentingan UMKM menjadi prioritas, kemudian memberi kemudahan, perlindungan seiring sejalan dengan Koperasi. Pasal 87 hingga Pasal 104 UU Cipta Kerja. &ldquo; Ini merupakan iktikad baik Pemerintah dalam pengangkatan UMKM Indonesia,&rdquo; Ujar Prof Endang yang memperoleh 55 hak cipta.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Menurut Prof Endang, tidak mudah mengantarkan UMKM menyandang kemandirian, inovasi dan segala kelengkapan legalitasnya, pada urgensi tersebut, perlu dilakukan pemberdayaan berkesinambungan, promote, protect and advance, perlu difasilitasi legalitasnya, didampingi dan diberikan teladan. Perlu dibuatkan model sekaligus sebagai pilot project dengan transformasi digital dan mengelaborasi kebijakan,&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kini perlu difokuskan kolaborasi antara program Kampus Merdeka dan stakeholder UMKM serta mempromosikan keunggulan karakteristik produk beralaskan legalitas dan branding.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang yang mempunyai pengalaman 46 penelitian juga mengatakan, saatnya UMKM naik kelas, diberikan ruang tumbuh dan berkembang dalam kancah perdagangan baik dalam lingkup nasional maupun perdagangan internasional. UMKM didorong mampu mempersiapkan diri melakukan ekspor produk-produknya ke pasar dunia.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">&ldquo;Globalisasi perdagangan merupakan tantangan harus dihadapi UMKM bila ingin berkembang,&rdquo; cakap Prof Endang yang,memiliki 64 judul artikel ilmiah&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kemudian perangkat hukum dan kebijakan di sektor bisnis harus juga disiapkan untuk mendukung keterlibatan UMKM, tentunya berbeda dengan unit usaha yang sudah besar.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dalam rangka menyiapkan diri menembus pasar dunia,sangat penting bekal kelengkapan legalitas usaha, baik badan usaha maupun legalitas produk. UMKM tidak akan beranjak atau naik kelas tanpa legalitas ,inovasi &nbsp;serta digitalisasi&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Memang beberapa ketentuan dalam peraturan perundang-undangan terkait telah memberikan perhatian cukup besar bagi pengembangan UMKM .</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Mengingat kebutuhan untuk naik kelas, UMKM perlu didampingi dalam perolehan HKI. Kekayaan Intelektual (KI) merupakan asset. UMKM perlu terobosan dalam merespon pasar pasca pandemic. Perlu kekuatan organisasi untuk mengeksploitasi peluang&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dalam orasi pengukuhan Prof Endang, banyak pernyataan &nbsp;menyentuh hati dan mencerahkan. Seperti, UMKM kita harus naik kelas, caranya harus &lsquo;melek&rsquo; hukum, inovasi, melek digital dan memiliki HKI. &ldquo;Marilah kembali pada jati diri bangsa ini, demokrasi ekonomi,&rdquo; ajak Kepala Program Studi Magister Kenotariatan Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Ditambahkannya, pelaku UMKM. layaknya kita sendiri, keluarga kita harus didukung dengan sepenuh hati, didampingi dan dilindungi. Jika belum tahu sesuatu, belum melek hukum, belum paham pentingnya naik kelas, belum sadar HKI, belum mengerti digitalisasi,tugas kita sebagai stakeholder untuk membina dan membimbingnya. &ldquo;Mungkin perlu cambuk keras membangunkan UMKM, di sisi lain perlu sentuhan hati nurani dan merangkulnya,&rdquo; kata Prof Bidang Ilmu Hukum ke-3 Universitas Yarsi</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Tentu, ini sejalan dengan hukum progresif,mendudukkan kepastian, keadilan dan kemanfaatan dalam satu garis. Hukum yang terlalu kaku akan cenderung tidak adil. Hukum progresif bukan hanya taat pada formal prosedural birokratis, tetapi juga material-substantif. Tetapi tak kalah penting adalah karakter hukum progresif yang berpegang teguh pada hati nurani.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Konsep pentahelix atau multipihak di mana unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen mengembangkan potensi UMKM. Selain itu tetap mengedepankan kearifan lokal, tapi inovatif, ber-HKI dan berdigital,merupakan hal terbaik. Semua itu bekal yang harus dimiliki UMKM untuk naik kelas.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Sebagai stakeholder,khususnya kampus di mana akademisi wajib Tri Dharma dan menghilirisasikan &nbsp;hasil risetnya demi kemajuan masyarakat, perlu realisasi kemitraan berdasarkan peran multipihak.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Model pemagangan antara kampus dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), wajib tersusun, dalam bentuk kurikulum. Sebagai model kemitraan dengan pedoman dan panduan yang tepat sesuai kebutuhan.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Komunikasi dan kolaborasi menjadi penting dalam dalam sinergi dengan DUDI.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Perlu digaris bawahi pula adalah komitmen dan sinergi antar unsur satu dengan unsur lainnya menjadi kunci utama berhasilnya pola kemitraan, di mana peran aktif stakeholder harus memberi iklim kondusif bagi bertumbuhnya inovasi UMKM, perlindungan yang menjamin kepastian hukum, dan dukungan industri serta media yang selalu ingin promote, protect and advance.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Pelibatan pentahelix, seluruh unsur mulai dari pemerintah,akademisi lewat Kampus Merdeka atau Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam mengejar target indikator kinerja utama (IKU), industri, media dan komunitas, serta secara informal melibatkan tokoh CSR juga peran perkumpulan UMKM, harus dimulai dari sekarang.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Tentu siapa lagi yang akan menginisiasi kalau bukan kita para akademisi, peneliti maupun unsur masyarakat yang peduli. &ldquo;Civitas akademika dalam kampus merdeka harus cancut tali wondo artinya bergegas dengan cekatan memberdayakan diri dan masyarakat yang membutuhkan energinya,&rdquo; pesan Prof Endang.</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Dalam dua tahun selama Covid-19 Universitas Yarsi mendapatkan empat orang guru besar ,Prof. Dr. Hj. Endang Purwaningsih, S.H.,M.Hum., M.Kn. satu diantaranya.&nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof Endang lahir di Purworejo, 4 September 1968, dikarunia tiga orang anak. Saat sekolah,di bidang olahraga menjadi &nbsp;juara 1 Tenis Meja tingkat Karesidenan Kedu Jawa Tengah dan juara 1 Tenis Meja tingkat Kabupaten Purworejo. &nbsp;</span></p>
<p style="margin-bottom: 10px !important;"><br style="color: rgb(0, 0, 0); font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-size: medium; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; white-space: normal; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UY dalam Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci: Kerjasama Universitas dan Kabupaten/Kota itu Penting</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/rektor-uy-dalam-perjanjian-kerjasama-dengan-pemerintah-kabupaten-kerinci-kerjasama-universitas-dan-kabupaten-kota-itu-penting?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rektor-uy-dalam-perjanjian-kerjasama-dengan-pemerintah-kabupaten-kerinci-kerjasama-universitas-dan-kabupaten-kota-itu-penting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2022 05:49:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Kabupaten Kerinci]]></category>
		<category><![CDATA[dokter muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. H. Adirozal]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian dan Pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kerinci]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Jambi.]]></category>
		<category><![CDATA[puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=9776</guid>

					<description><![CDATA[Universitas YARSI pada tanggal 17 Juni 2022 melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi. Perjanjian ini tercatat pada Nota Kesepamahan Nomor 710/01/MoU/Pem-2022 atau 017/MOU/REK/UY/VI/2022 tentang Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Universitas YARSI pada tanggal 17 Juni 2022 melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi. Perjanjian ini tercatat pada Nota Kesepamahan Nomor 710/01/MoU/Pem-2022 atau 017/MOU/REK/UY/VI/2022 tentang Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian Masyarakat, serta Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kerinci. Acara dihadiri oleh Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. selaku Rektor Universitas YARSI serta Dr. H. Adirozal, M.Si selaku Bupati Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Ruang lingkup kerjasama antara Universitas YARSI dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci, Jambi antara lain:</span></p>
<ol>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, serta Pengembangan Sumber Daya Manusia;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Sosial Politik, Hukum dan Perundang-undangan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Agribisnis dan Agroindustri;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Kesehatan Masyarakat;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemanfaatan Teknologi Informasi;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pemagangan Mahasiswa;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Pengembangan Pariwisata;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Kesejahteraan Sosial Masyarakat dan;</li>
<li style="color: rgb(0, 0, 0);">Bidang-bidang lain yang dianggap perlu oleh kedua belah pihak</li>
</ol>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama antara kampus dengan kabupaten/kota sangatlah penting mengingat mahasiswa nantinya akan terjun langsung ke masyarakat. Saat ini Universitas YARSI telah melakukan kegiatan pendampingan dengan kabupaten/kota mencakup perkembangan perpustakaan, puskesmas, UMKM, dan masih banyak lembaga masyarakat lainnya. Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. pun berharap kerjasama ini bukan hanya sekedar penandatanganan namun juga terdapat program rutin yang dijalankan oleh kedua belah pihak.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Selanjutnya, Dr. H. Adirozal, M.Si selaku Bupati Kabupaten Kerinci, Jambi juga menyampaikan sambutan. Beliau mengatakan bahwa sebelumnya Universitas YARSI juga sudah beberapa kali bekerjasama dengan Kabupaten Kerinci. Kabupaten Kerinci juga sangat membutuhkan alumni-alumni dari YARSI terutama alumni Dokter Muslim untuk kesehatan masyarakat Kerinci. Harapannya, kegiatan kesehatan di Kabupaten Kerinci dapat berjalan dengan didasari oleh agama Islam.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Kabupaten Kerinci juga sedang melaksanakan program &ldquo;Kerinci Cerdas&rdquo; yang nantinya dapat memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa yang diutamakan oleh Hafidz dan Hafidzah al-Qur&rsquo;an. Harapannya dengan dijalinnya kerjasama ini, Universitas YARSI juga dapat membantu dalam menyukseskan program Kerinci Cerdas.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);">Semoga dengan adanya kerjasama ini dapat menjalin hubungan silaturahim serta kedua pihak baik Universitas YARSI dan Pemerintah Kabupaten Kerinci dapat lebih berkembang dalam kebaikan.</span></p>
<p><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><em>Oleh: Thufailah Hamida J</em></span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
