<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Yarsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<atom:link href="https://www.yarsi.ac.id/tag/universitas-yarsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<description>Smart Campus That You Can Rely On</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 03:12:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-YARSI-KOTAK-e1739161183276-32x32.png</url>
	<title>Universitas Yarsi &#8211; Universitas YARSI</title>
	<link>https://www.yarsi.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Ceramah hingga Cangkul: Universitas YARSI dan Vijja Care Gelar Edukasi TOGA Berbasis Digital di Glodok</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/dari-ceramah-hingga-cangkul-universitas-yarsi-dan-vijja-care-gelar-edukasi-toga-berbasis-digital-di-glodok?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dari-ceramah-hingga-cangkul-universitas-yarsi-dan-vijja-care-gelar-edukasi-toga-berbasis-digital-di-glodok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 03:12:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Delfi Vijja Paramita]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriella Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Lingo Djaja Jatidjan]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Herba]]></category>
		<category><![CDATA[Nova Eka Diana]]></category>
		<category><![CDATA[Penny Rahmah Fadhilah]]></category>
		<category><![CDATA[PT. Pramudita Darya Parma]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Puji Utami]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Vijja Care]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=27417</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA — Universitas YARSI menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bagi warga RT 05 RW 05, Kelurahan Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA — </strong>Universitas YARSI menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bagi warga RT 05 RW 05, Kelurahan Glodok, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menggabungkan penyuluhan konvensional dengan pemanfaatan ensiklopedia herbal digital <strong>Museum Herbal</strong> (museumherbal.web.id), serta memperkenalkan potensi pemanfaatan ekonomi dari budi daya tanaman obat keluarga.</p>
<p>Kegiatan yang diikuti oleh warga dengan kelompok usia 46 tahun keatas ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat lintas disiplin yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika dan Manajemen YARSI, bekerja sama dengan <strong>Vijja Care</strong> dan <strong>PT. Pramudita Darya Parma</strong>.<img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-27424" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok1.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok1.jpg 1386w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok1-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Acara dibuka oleh <strong>Nova Eka Diana, Ph.D.</strong> selaku Ketua Pelaksana PkM dan <strong>Bapak Lingo Djaja Jatidjan</strong> selaku Ketua RT 05 RW 05 Glodok, didampingi oleh <strong>Sri Puji Utami, S.T., M.T.</strong> dan tim pelaksana mahasiswa PkM dari Universitas YARSI. Dalam sambutannya, Ketua RT menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang sejalan dengan visi untuk untuk meningkatkan kualitas hidup agar tetap bugar dan bebas penyakit kronis di usia senja, melalui pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif.</p>
<p><strong>Mengenal 15 Tanaman Obat Keluarga</strong></p>
<p><img decoding="async" class="wp-image-27423 aligncenter" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok2.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok2.jpg 1386w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok2-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Materi pertama disampaikan oleh <strong>Delfi Vijja Paramita, B.A., Br.M., CDME.Hc., CDC®</strong> dari <strong>Vijja Care</strong>, yang memaparkan pengenalan 15 jenis tanaman obat keluarga (TOGA) kepada peserta. Dalam paparannya, Delfi memberikan edukasi mengenai konsep dasar <strong><em>Traditional Chinese Medicine</em></strong> (TCM) serta memperkenalkan manfaat berbagai tanaman TOGA yang dapat ditemukan dan dibudidayakan di sekitar lingkungan rumah, seperti: tanaman rimpang, daun kelor, sambiloto, dan tanaman herbal lainnya.</p>
<p><strong>Ensiklopedia Herbal Digital Museum Herbal</strong></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-27422" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok3.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok3.jpg 907w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok3-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok3-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Materi kedua diisi oleh <strong>Inda Dwi Lestantri, Ph.D.</strong>, dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas YARSI, yang memperkenalkan website Museum Herbal (<a href="http://www.museumherbal.web.id">www.museumherbal.web.id</a>) kepada peserta. Website ini merupakan ensiklopedia digital tanaman obat Indonesia yang menyajikan informasi khasiat, kandungan senyawa aktif, cara pengolahan, dosis, hingga visualisasi model tiga dimensi tanaman.</p>
<p>Peserta diajak mengakses langsung website tersebut melalui telepon pintar masing-masing, menelusuri indeks tanaman dari A sampai Z, serta mencari informasi mengenai tanaman yang akan mereka tanam pada sesi praktik. Menurut Inda, keberadaan website ini akan mempermudah untuk mengenali dan mencari informasi pemanfaatan tanaman herbal sekitar secara cepat tanpa harus membuka dan mencari buku manual herbal. Peserta kegiatan memberikan antuasisme yang baik terhadap keberadaan Museum Herbal dan berharap agar lebih banyak tanaman herbal dapat dimasukkan ke dalam basis data website.</p>
<p><strong>Peluang Green Business dari Pekarangan Rumah</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-27421" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok4.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok4.jpg 1386w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok4-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok4-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Materi ketiga disampaikan oleh <strong>Penny Rahmah Fadhilah, S.E., M.Si</strong>., dosen Program Studi Manajemen Universitas YARSI, yang mengangkat konsep <em>green business</em> dengan tiga pilar utama: <em>Profit, People,</em> dan <em>Planet</em>. Penny menjelaskan bagaimana budi daya tanaman obat keluarga dapat menjadi peluang usaha rumahan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi (Profit), tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar (People) dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan (Planet). Pada sesi ini, peserta diajak berpikir untuk menyelesaikan contoh soal secara interaktif untuk bisa mengenali dan memahami konsep 3P (Profil, People, dan Planet).</p>
<p><strong>Praktik Langsung Bercocok Tanam</strong></p>
<div class="row row-collapse"  id="row-1762794939">

	<div id="col-42669792" class="col medium-6 small-12 large-6"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
	<div class="img has-hover x md-x lg-x y md-y lg-y" id="image_777946099">
								<div class="img-inner dark" >
			<img loading="lazy" decoding="async" width="1020" height="574" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok5.jpg" class="attachment-large size-large" alt="" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok5.jpg 1386w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok5-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok5-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1020px) 100vw, 1020px" />						
					</div>
								
<style>
#image_777946099 {
  width: 100%;
}
</style>
	</div>
	
		</div>
					</div>

	

	<div id="col-303471588" class="col medium-6 small-12 large-6"  >
				<div class="col-inner"  >
			
			
	<div class="img has-hover x md-x lg-x y md-y lg-y" id="image_906778191">
								<div class="img-inner dark" >
			<img loading="lazy" decoding="async" width="1020" height="574" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok6.jpg" class="attachment-large size-large" alt="" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok6.jpg 1386w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok6-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Dari-Ceramah-hingga-Cangkul-Universitas-YARSI-dan-Vijja-Care-Gelar-Edukasi-TOGA-Berbasis-Digital-di-Glodok6-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1020px) 100vw, 1020px" />						
					</div>
								
<style>
#image_906778191 {
  width: 100%;
}
</style>
	</div>
	
		</div>
					</div>

	
</div>
<p>Sesi puncak kegiatan diisi dengan praktik bercocok tanam yang dipandu langsung oleh <strong>Gabriella Arifin </strong>dari <strong>PT Pramudita Darya Parma</strong>. Peserta diajak mempraktikkan langsung tahapan penanaman tanaman obat keluarga, mulai dari penyiapan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk, hingga penanaman bibit ke dalam polybag.</p>
<p>Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mulai dari penyiapan media tanam tanah, pemumukan, serta penanaman tanaman yang sudah disediakan dengan mengikuti petunjuk dari pembicara. Peserta bekerja secara kelompok dan saling bekerja sama satu sama lainnya, dan tidak jarang berbagi ilmu tanaman yang sudah dimiliki masing-masing. Setiap peserta membawa pulang pupuk dan bibit tanaman untuk dipraktekkan penanaman dan perawatannya di rumah masing-masing.</p>
<p><strong>Evaluasi dan Penutupan</strong></p>
<p>Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Interaksi aktif selama sesi edukasi, diskusi, dan praktik menanam menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat yang besar terhadap pengetahuan mengenai tanaman herbal serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, <strong>Universitas YARSI</strong> berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, masyarakat, dan berbagai mitra dapat terus dikembangkan dalam bentuk program edukasi dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. Pemanfaatan TOGA diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan membuka wawasan mengenai potensi ekonomi berbasis herbal.</p>
<p>Universitas YARSI berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana pengetahuan dari lingkungan akademik dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang bermanfaat dan aplikatif bagi masyarakat.</p>
<p>Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan, kegiatan <strong>“Perempuan Berdaya dengan TOGA”</strong> diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong semakin banyak keluarga di Indonesia mengenal, menanam, dan memanfaatkan tanaman herbal secara bijak serta berbasis pengetahuan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden ke Inggris Kerjasama Pendidikan STEM, Yarsi Gelar Diskusi STEM Hadirkan Peraih Nobel Kimia dan Ilmuwan Dunia</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/presiden-ke-inggris-kerjasama-pendidikan-stem-yarsi-gelar-diskusi-stem-hadirkan-peraih-nobel-kimia-dan-ilmuwan-dunia?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=presiden-ke-inggris-kerjasama-pendidikan-stem-yarsi-gelar-diskusi-stem-hadirkan-peraih-nobel-kimia-dan-ilmuwan-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 08:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Phaedria St. Hilaire]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Morten]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[STEM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23572</guid>

					<description><![CDATA[Akhir Januari 2026 Presiden Prabowo Subianto kunjungan kerja ke Inggris gelar rapat bersama Russell Group, yaitu kelompok 24 universitas papan atas di Inggris. Hasilnya Indonesia ingin kuatkan  kerjasama pendidikan dengan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir Januari 2026 Presiden Prabowo Subianto kunjungan kerja ke Inggris gelar rapat bersama Russell Group, yaitu kelompok 24 universitas papan atas di Inggris. Hasilnya Indonesia ingin kuatkan  kerjasama pendidikan dengan membangun kampus kedokteran dan <em>Science, Technology, Engineering, and Mathematics</em> (STEM) di Indonesia.</p>
<p>STEM merupakan salah satu bidang pendidikan telah disorot Presiden Prabowo Subianto dan  memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP diperbanyak ke STEM nya serta berharap mencapai di atas 80 persen, karena Indonesia memang konsentrasi mengejar ketertinggalan dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi</p>
<p>Terkait pendidikan STEM, selang berapa hari, Jumat, 30 Januari 2026 Universitas Yarsi Gelar Public Lecture bertajuk &#8220;STEM powerment for All: Breaking Barriers, Building Futures</p>
<p>Dalam diskusi ilmiah ini  hadir sebagai pembicara Prof Morten  Meldal (Prof Morten) ilmuwan dunia, sekaligus peraih Nobel bidang Kimia,  dan Dr.Phaedria St.Hilaire (Doktor Phaedria).</p>
<p>Prof Morten P. Meldal menyampaikan kunci sukses belajar bidang STEM harus memperhatikan bagaimana alam tersusun dan bagaimana bekerjanya. Sehingga mendapatkan pengalaman kehidupan nyata dan bisa melakukan pendalaman berpikir.</p>
<p>Menurut Prof Morten,kini penguasaan teknologi telepon selular dan komputer memang punya arti penting , namun tidak menggantikan pengalaman langsung dan kedalaman berpikir, seperti melalui pengamatan terhadap cara kerja alam.</p>
<p>“menyampaikan pengalaman langsung dapat mempercepat seseorang paham aneka fenomena sains secara nyata.,” tutur Prof Morten.</p>
<p>Selanjutnya,kini banyak anak muda lahir dan besar di perkotaan punya kecenderungan kurang interaksi  dengan proses alam, sehingga  tidak mengalami total peran alam dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Prof.Moren juga menilai kehidupan di kota besar membuat manusia makin sedikit menyaksikan langsung keajaiban alam, karena paparan pengalaman nyata semakin berkurang. Karena itu dia menekankan pentingnya menyediakan waktu sejenak, duduk, mengamati, dan merenungkan suatu proses secara mendalam. Relaks, duduk, mengalami bagaimana sesuatu bekerja, lalu memikirkannya. Kita harus punya waktu untuk berpikir,” ujar peraih Nobel Kimia.</p>
<p>Mereka ingin berkarya di STEM teruslah melatih alur pikir mandiri dan runtut, hingga raih solusi ,meski saat ini dasyatnya arus informasi digital. Bangun kemampuan berpikir dari titik A sampai titik Z, jaga pikiran tetap pada satu gagasan  hingga memperoleh solusi. “STEM pada dasarnya tentang masalah dan solusi,” tutup Prof Morten .</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23574" style="color: #555555;" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Presiden-ke-Inggris-Kerjasama-Pendidikan-STEM-Yarsi-Gelar-Diskusi-STEM-Hadirkan-Peraih-Nobel-Kimia-dan-Ilmuwan-Dunia1.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Presiden-ke-Inggris-Kerjasama-Pendidikan-STEM-Yarsi-Gelar-Diskusi-STEM-Hadirkan-Peraih-Nobel-Kimia-dan-Ilmuwan-Dunia1.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Presiden-ke-Inggris-Kerjasama-Pendidikan-STEM-Yarsi-Gelar-Diskusi-STEM-Hadirkan-Peraih-Nobel-Kimia-dan-Ilmuwan-Dunia1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Presiden-ke-Inggris-Kerjasama-Pendidikan-STEM-Yarsi-Gelar-Diskusi-STEM-Hadirkan-Peraih-Nobel-Kimia-dan-Ilmuwan-Dunia1-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Sementara Doktor Phaedria mengungkapkan karakter Generasi Z dinilainya punya keberanian, kejujuran, dan kemampuan berjejaring yang kuat. Mereka menyuarakan pendapat, dan bagaimana mereka terhubung satu sama lain. Karena itu kini Generasi Z pentingnya membangun ketangguhan mental agar generasi muda tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.</p>
<p>Jadi jika banyak anak muda ingin menjadi pakar di STEM, harus bangun keberanian mental, terus berjuang, dan tetap gembira,&#8221; ingatnya.</p>
<p>Diwaktu bersamaan Rektor Universitas Yarsi, Prof dr. Fasli Jalal, Ph.D (Prof Fasli) mengingatkan inklusivitas bernilai penting dalam pengembangan STEM. alasannya seluruh lapisan masyarakat berkesempatan membentuk masa depan lewat inovasi dan riset.</p>
<p>STEM itu tentang manusia, siapa endapatkan akses, kesempatan, dan akhirnya siapa bisa membentuk masa depan &#8221; Jadi STEM bukan hanya tentang laboratorium atau inovasi.,&#8221; tutur Prof Fasli</p>
<p>Menurut Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010, kini masih banyak perempuan dan anak muda menghadapi hambatan sosial serta ketimpangan akses terhadap pendidikan STEM berkualitas.<br />
&#8220;Jika talenta itu luas, maka kesempatan juga harus luas,&#8221; cakap Prof Fasli.</p>
<p>Selanjutnya, Prof Fasli juga menyinggung terkait pengembangan sains di lingkungan kampus. Menurut Alumnus Cornell University New York, pengembangan sains di lingkungan sains harus disertai dengan tanggung jawab etika dan inklusi sosial.</p>
<p>Lembaga pendidikan memiliki peran penting mengadakan lingkungan belajar bebas diskriminasi sekaligus menghadirkan contoh teladan agar mahasiswa, khususnya perempuan muda, dapat mendapatkan rasa kepercayaan diri, masuk dan berkembang di bidang STEM.</p>
<p>Jadi kehadiran ilmuwan kelas dunia dan peraih Nobel Kimia, merupakan sumber inspirasi perempuan Indonesia agar bisa menduduki posisi puncak di bidang STEM. “ Semoga,” seru Prof Fasli.</p>
<p><em>Executive Director</em> Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menerangkan event ini kerja bareng Universitas Yarsi, Plan Indonesia, dan mitra global. Tujuannya memperkuat peran perempuan dan anak muda dalam pendidikan dan kepemimpinan STEM.</p>
<p>&#8220;Kolaborasi ini bukan hanya STEM sebagai sektor, tapi sebagai cara berpikir kritis, ingin tahu, dan kolaboratif,&#8221; cakap Dini.</p>
<p>Direktur Sistem Pembelajaran Transformatif Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kemendiktisaintek, Prof. Ardi Findyartini, hadir dalam diskusi ini menilai acara ini sangat penting  menginspirasi generasi muda perempuan agar tidak ragu memilih bidang STEM sebagai jalur pendidikan dan karier.</p>
<p>Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus mendorong peningkatan peran perempuan di bidang STEM. Jumlah perempuan di STEM masih relatif sedikit dan perlu terus ditingkatkan,&#8221; tuturnya (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tolong Warga ,Stop Wacana ,FK Yarsi Sambung Menyambung Terbangkan  Para Dokter Spesialis ke Aceh Utara</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/tolong-warga-stop-wacana-fk-yarsi-sambung-menyambung-terbangkan-para-dokter-spesialis-ke-aceh-utara?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tolong-warga-stop-wacana-fk-yarsi-sambung-menyambung-terbangkan-para-dokter-spesialis-ke-aceh-utara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 01:31:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Aceh Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bukit Linteung.]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Riseh Tunong]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Citra Fitri Agustina]]></category>
		<category><![CDATA[FK Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[H.Ismail A.Jalil]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23127</guid>

					<description><![CDATA[ Nama status penanganan musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor terhadap saudara kita di pulau Sumatera masih saja menjadi bola liar alias wacana. Sementara masyarakat masih butuh pertolongan, bukan wacana [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong>Nama status penanganan musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor terhadap saudara kita di pulau Sumatera masih saja menjadi bola liar alias wacana. Sementara masyarakat masih butuh pertolongan, bukan wacana (stop wacana). Universitas Yarsi. datang menolong, buat masyarakat sehat dan mempunyai harapan.</p>
<p>Universitas berusia 58 tahun dari awal musibah Sumatera sudah mengirimkan tim langsung, beri bantuan dan survei pemetaan lokasi agar bantuan diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.</p>
<p>Universitas Yarsi ingin membantu ,tidak berharap dan meminta ucapan terima kasih. Namun berbagai ucapan terima kasih mengalir  dari warga, kepala desa hingga bupati di lokasi musibah.</p>
<p>Dari Pemerintah Desa Riseh Tunong mengatakan, air mata tak sanggup kami bendung melihat perjuangan luar biasa dari Tim Dokter Spesialis Yarsi bekerja. Di saat Dusun Cot Calang, Desa Riseh Tunong, masih terisolir dan lumpuh akibat banjir bandang, bapak dan ibu hadir membawa harapan.</p>
<p>​Medan yang ekstrem, jalanan hancur, bahkan harus ditempuh dengan berjalan kaki kiloan meter tak menyurutkan langkah bapak dan ibu menyembuhkan masyarakat kami. Terima kasih telah rela bersusah payah demi kesehatan warga kami di pelosok Aceh Utara ini. Kebaikan bapak dan ibu adalah bukti kemanusiaan itu nyata.</p>
<p>Salam kami untuk tim semua. Semoga Allah membalas setiap tetes keringat bapak dan ibu dengan pahala berlipat ganda. Amin</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23130" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1-1132x800.jpg" alt="" width="700" height="495" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1-1132x800.jpg 1132w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1-566x400.jpg 566w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1-768x543.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1-1536x1086.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara1.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Dari Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara di tandatangani Bupati Aceh Utara, H.Ismail A.Jalil,S.E., M.M mengungkapkan terima kasih kepada Team Medis Relawan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FK Yarsi) atas bantuan diberikan saat bencana banjir (Hidrometeorologi)yang terjadi di Kabupaten Aceh Utara.</p>
<p>Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, dr. Citra Fitri Agustina,Sp.K.J (dokter Cifi) menyatakan, Tim Dokter Universitas Yarsi(TDUY) sambung menyambung terbangkan para dokter spesialis ke wilayah musibah Sumatera.</p>
<p>Dokter Cifi menjelaskan setiap hari Tim Dokter Universitas Yarsi(TDUY) sudah punya agenda memberikan pertolongan bagi masyarakat.</p>
<p>Seperti dari Aceh, Sabtu 20 Desember 2025 tim dokter spesialis sudah kembali dari Aceh Utara banyak warga tertolong. Sehari sebelumnya 19 Desember 2025 tim dokter sudah terbang kembali menuju Aceh Utara agar layanan kepada Masyarakat berlanjut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23129" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara2.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara2.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara2-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Keesokan hari, 21 Desember 2025, di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Jumlah sudah dilayanani total : 70 orang terdiri layanan  ibu hamil 7 orang, layanan Bayi (0-12 bulan) 6 orang, Balita (12-60 bulan) 45 orang, layanan anak ( 60 bulan) 12 orang, layanan gizi: 3 orang,</p>
<p>TDUY juga memberikan dukungan gizi seperti paket ibu hamil  berupa susu ibu hamil, roti, sari kacang hijau, air minum kemasan, multitlvitamin ibu hamil, telur rebus 2 butir, Paket bayi (6-12 bulan) : air minum kemasan, bubur instan, telur rebus</p>
<p>Kemudian paket balita (12-60 bulan): air minum kemasan, roti mentega, biskuit hatari, susu chilgo 2 , telur rebus 2 butir. Anak balita (max 5 tahun) telur rebus</p>
<p>Layanan ibu hamil, dilakukan menimbang, pemeriksaan Hemoglobin  dan pemeriksaan tekanan darah .</p>
<p>Dari lapangan dijumpai 1 pasien menderita hipertensi kronis, 2 pasien anemia. Secara umum dalam kondisi sehat dan tidak cedera akibat banjir.</p>
<p>Balita secara umum menderita gatal gatal, batuk, dan pilek. Selain pemeriksaan Anthropometri di lakukan juga pemeriksaan oleh dokter spesialis anak.</p>
<p>Masih tanggal 21 Desembem TDUY juga mendatangi  Tanjung Jawa dan Puskesmas Langkahan memberikan pelayanan Kesehatan, menyerahkan sembako.</p>
<p>saat pasien dilayani, TDUY menjumpai hasil diagnosa diantaranya chepalgia, demam, gangguan kulit, alergi, tekanan darah tinggi myalgia, asam urat, kebas, nyeri, dan infeksi kaki</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23128" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara3.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara3.jpg 1280w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara3-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Tolong-Warga-Stop-Wacana-FK-Yarsi-Sambung-Menyambung-Terbangkan-Para-Dokter-Spesialis-ke-Aceh-Utara3-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Senin 22 Desember, TDUY memberikan pelayanan kesehatan ke Langkahan, tepatnya di Desa Bukit Linteung. Di desa ini ada 3 posko , menuju lokasi jalur sulit luas biasa, hanya bisa naik motor dan jalan kaki. Lokasi ini belum ada kesehatan</p>
<p>Posko dibuat darurat berupa tenda kemah, rangkanya dari ranting pohon atau bambu. Di lokasi ini rumah penduduk bisa dikatakan tidak ada dari 103 kepala keluarga dan 400 penduduk, hanya 9 rumah yang utuh.</p>
<p>Disini ada ibu hamil minta dokter kandungan menangani karena ada perdarahan post partum.” TDUY dikenal warga identik dengan dokter kandungan (obgyn),” tutur dokter Cifi.</p>
<p>Selasa 23 Desember TDUY terus memberikan layanan kesehatan dan mendatangi Pesantren Syamsudhua habis teredam banjir. Semua peralatan belajar mengajar , termasuk Alquran dan mukena ludes.</p>
<p>Melihat kondisi ini marilah kita menolong sesama. Mohon maha kuasa, minta perlindungan-Nya. Jangan sedih tetaplah tabah, jangan takut Allah bersama kita. “Sekarang waktu bersabar dan bukan berkeluh.Yarsi dari Jakarta siap membatu,” tutup dokter Cifi (Usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program S3 Biomedis  Yarsi Hadir Penuhi Kebutuhan Dosen Doktor, Kini  Kembali Terima Mahasiswa Program Doktor</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/program-s3-biomedis-yarsi-hadir-penuhi-kebutuhan-dosen-doktor-kini-kembali-terima-mahasiswa-program-doktor?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=program-s3-biomedis-yarsi-hadir-penuhi-kebutuhan-dosen-doktor-kini-kembali-terima-mahasiswa-program-doktor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 03:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-DBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr.Dini Muktar]]></category>
		<category><![CDATA[S3 Biomedis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23122</guid>

					<description><![CDATA[Kebijakan pemerintah membuka sekitar 300 fakultas kedokteran baru di seluruh Indonesia, disertai dengan izin pembukaan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di rumah sakit pendidikan, menuntut kesiapan sumber daya manusia akademik [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kebijakan pemerintah membuka sekitar 300 fakultas kedokteran baru di seluruh Indonesia, disertai dengan izin pembukaan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di rumah sakit pendidikan, menuntut kesiapan sumber daya manusia akademik unggul. Salah satu kebutuhan paling mendesak ,ketersediaan dosen bergelar doktor (S3), “ Ini merupakan syarat utama pendirian dan akreditasi program studi kedokteran dan spesialis.” Ujar Kepala Program Studi Doktor Sains Biomedis Sekolah Pascasarjana Universitas Yarsi, Dr.dr.Dini Muktar,M.Kes.,AIFM (Doktor Dini), Kamis,18 Desember 2025 di Jakarta.</p>
<p>Selanjutnya,menjawab tantangan nasional tersebut, Doktor Dini menjelaskan, Program Studi Doktor (S3) Biomedis Universitas Yarsi terus menunjukkan peran strategisnya. Tiap tahun, jumlah mahasiswa S3 Biomedis Yarsi meningkat signifikan. Latar belakang mahasiswa beragam,mulai dari dosen fakultas kedokteran, dokter klinisi, hingga tenaga kesehatan dari berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>Hebatnya, mahasiswa Program S3 Biomedis Universitas Yarsi  tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tapi dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah Indonesia Timur seperti Papua. Kondisi ini mencerminkan tingginya kebutuhan nasional akan pendidikan doktoral biomedis. “ Sekaligus bukti kontribusi nyata Universitas Yarsi  memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas secara merata.</p>
<p>Penerapan kelas daring (online) jadi salah satu keunggulan Program S3 Biomedis Universitas Yarsi . Sistem ini memungkinkan para mahasiswa tetap menjalankan tugas pelayanan kesehatan, pengajaran, dan pengabdian masyarakat di daerah masing-masing, tanpa harus meninggalkan kewajiban profesionalnya.</p>
<p>Menurut Doktor Dini , model pembelajaran ini dinilai relevan dengan kondisi geografis Indonesia serta efektif dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dosen bergelar doktor.</p>
<p>Lulusan Program S3 Biomedis Universitas Yarsi dipersiapkan menjadi akademisi dan peneliti unggul,.  mampu mengintegrasikan ilmu dasar biomedis dengan praktik klinis, riset translasi, dan pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti ilmiah.</p>
<p>Seiring dengan masifnya pengembangan fakultas kedokteran dan rumah sakit pendidikan di Indonesia, Program S3 Biomedis Universitas Yarsi  diharapkan terus menjadi mitra strategis nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan berkualitas, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat.</p>
<p>Lebih lanjut Program S3 Biomedis Universitas Yarsi hadir fokus pada pengembangan keilmuan biologi penuaan melalui penelitian biomedis bidang sel punca, telomere,genomik dan herbal.</p>
<p>Kurikulum disusun mengedepankan <em>unique value proposition</em>  produk penelitian biomedis untuk menyelesaikan masalah kesehatan bernilai ekonomis,aman, halal, berkhasiat sesuai dengan kebutuhan dan terjangkau bagi masyarakat, serta konsisten dengan tujuan syariat Islam. Kompetensi dikembangkan melalui aplikasi bidang ilmu anatomi fisiologi integrative, genomik, herbal, regenerative sel punca dan telomer</p>
<p>Pendidikan S3 Biomedis Universitas Yarsi berlangsung 6 semester. S3 Biomedis Universitas Yarsi  akreditasi nasional Baik Sekali  dari LAM-PTKes . Kini kembali menerima mahasiswa baru. Silahkan daftar pmb.yarsi.ac.id ( Dini Muktar dan Usman )</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Datangi Korban Banjir dan Longsor Sumbar, Yarsi Bawa bantuan dan Harapan</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/datangi-korban-banjir-dan-longsor-sumbar-yarsi-bawa-bantuan-dan-harapan?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=datangi-korban-banjir-dan-longsor-sumbar-yarsi-bawa-bantuan-dan-harapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 01:40:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=23085</guid>

					<description><![CDATA[Tim Pusat Tanggap Darurat Bencana (TPTD) Universitas Yarsi telah kembali ke Jakarta dari Sumatera Barat (Sumbar). Selama tujuh hari Tim telah bergerak cepat menelusuri titik-titik pengungsian dan permukiman warga untuk [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim Pusat Tanggap Darurat Bencana (TPTD) Universitas Yarsi telah kembali ke Jakarta dari Sumatera Barat (Sumbar). Selama tujuh hari Tim telah bergerak cepat menelusuri titik-titik pengungsian dan permukiman warga untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof. dr.Fasli Jalal,Ph.D (Prof Fasli), mengatakan bahwa aksi ini wujud kepedulian dan tanggung jawab moral perguruan tinggi terhadap masyarakat. dan ini jadi tahap awal dari serangkaian kegiatan akan dilakukan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23087" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan1-2048x1152.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>“Universitas Yarsi tidak bisa tinggal diam. Universitas berusia 58 tahun saatnya kita hadir di tengah warga sedang kesulitan menerima ujian ,” tegasnya, Jumat kemarin.</p>
<p>Menurut Prof Fasli di lokasi bencana, bantuan pertama telah disalurkan TPTD Yarsi berupa sound sistem dan toa untuk masjid, dan pakaian yang meliputi mukena, sajadah, kopiah, dan pakaian dalam wanita.Lainnya menyusul sesuai kebutuhan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23086" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/12/Datangi-Korban-Banjir-dan-Longsor-Sumbar-Yarsi-Bawa-bantuan-dan-Harapan2-2048x1152.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>TPTD Yarsi juga telah identifikasi sarana pendidikan yang hancur serta mewawancarai guru sekolahnya terdampak. Telah membantu kegiatan trauma healing untuk guru-guru TK dan Paud, serta anak-anak dan mendokumetasikan secara real kondisi bencana saat itu serta menelusuri area-area terdampak secara menyeluruh (Blusukan).</p>
<p>Kehadiran timTPTD Yarsi tak hanya membawa bantuan, tapi juga harapan bagi masyarakat yang masih memulihkan kondisi pasca-bencana. “Pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas, tetapi juga tentang empati dan solidaritas,” ujar Rektor Yarsi.</p>
<p>TPTD baru masuk menyisir wilayah Kabupaten Agam meliputi Kecamatan Palembayan, Nagari (desa) Salareh Aia, Kecamatan dan Kecamatan. Koto Tangah, Kota Padang</p>
<p>Ke depan, Universitas Yarsi berencana memperluas tanggap darurat bencana ke daerah lainnya Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh.</p>
<p>Kini untuk ke Aceh, Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi (FKUY), sudah menerbangkan para dokter ke Sawang dan Muara Batu. “Tim dokter FKUY telah berangkat 14 Desember 2025 dari bandara Soekarno Hatta,” terang Prof Fasli (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertama Kali Ikut Kompetisi MRA SPS Tingkat Nasional, Yarsi Raih Press Release Terbaik Bronze Winner</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/pertama-kali-ikut-kompetisi-mra-sps-tingkat-nasional-yarsi-raih-press-release-terbaik-bronze-winner?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pertama-kali-ikut-kompetisi-mra-sps-tingkat-nasional-yarsi-raih-press-release-terbaik-bronze-winner</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 01:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[Anjong Mon Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Bronze Winner]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi MRA]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Media Relations Award]]></category>
		<category><![CDATA[MRA]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22478</guid>

					<description><![CDATA[Diundang dalam event Penghargaan Media Relations Award (MRA) dan puncak Ulang Tahun ke-79 Serikat Perusahaan Pers (SPS)  serta acara tahunan bergengsi dihadiri ratusan insan pers, tokoh media nasional, pejabat pemerintah [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Diundang dalam event Penghargaan Media Relations Award (MRA) dan puncak Ulang Tahun ke-79 Serikat Perusahaan Pers (SPS)  serta acara tahunan bergengsi dihadiri ratusan insan pers, tokoh media nasional, pejabat pemerintah daerah, serta perwakilan lembaga penyelenggaraan menjadi suatu kehormatan. Itulah diterima Universitas Yarsi sebagai undangan dan peraih penghargaan.</p>
<p>Universitas telah berusia 58 tahun di undang SPS karena berpartispiasi dan  menjadi salah satu pemenang kompetisi MRA 2025.</p>
<p>Ketua Panitia MRA Ulang Tahun ke-79  yang juga Kepala Sekretariat SPS Aceh, Tengku Husnan M Jalil, mengatakan  kompetisi penting digelar bertujuan menciptakan relasi yang baik dan sehat antara media ,korporasi atau institusi  pada akhirnya turut berperan membangun citra positif negeri ini</p>
<p>MRA merupakan apresiasi kepada korporasi dan institusi telah menunjukkan kinerja unggul dalam membangun hubungan dengan media massa. Ajang ini juga jadi elemen kunci dalam membangun citra positif dan reputasi.</p>
<p>Penghargaan tahun ini bertajuk Pers Maju, Sumber Daya Indonesia Melaju,” Selamat kepada para peraih penghargaan MRA Ulang Tahun ke-79 SPS,” Ucap Tengku Husnan , di Anjong Mon Mata, Kota Banda Aceh, Senin (20/10).</p>
<p>Ketua Umum SPS, Januar P. Ruswita,  menambahkan, harapannya lewat penghargaan ini dapat mengakselerasi kerja sama media dengan berbagai korporasi dan institusi guna memperkuat ekosistem pers nasional yang sehat.</p>
<p>Selain itu perhelatan ini  menegaskan ,hubungan harmonis antara media dan institusi atau korporasi bukan hanya menciptakan citra positif, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik. Ia mengapresiasi konsistensi para pemenang tetap menjaga transparansi dan profesionalisme dalam berkomunikasi.</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof .dr. Fasli Jalal, Ph.D (Prof Fasli)  menyambut gembira penghargaan diraih Universitas Yarsi dalam MRA ,  Apresiasi diserah SPS di Aceh ini sebagai pengakuan atas keberhasilan Universitas Yarsi menjalankan aneka program relasi media lewat press release.”Terima kasih kepada SPS  telah mempercayakan penghargaan  ini kepada Universitas Yarsi,” ujar Prof Fasli saat menerima  penghargaan.</p>
<p>Apresiasi ini menjadi motivasi kami terus berinovasi, dan menghadirkan komunikasi  akurat, terbuka, serta bernilai bagi publik. Selain itu Universitas Yarsi akan terus memproduksi siaran pers  berkualitas serta pemberitaan yang obyektif dan positif di media massa,</p>
<p>Prof Fasli menerangkan, Univesitas Yarsi awal bimbang mau ikut kompetisi MRA 2025. Alasannya baru pertama kali dan belum punya pengalaman. Kemudian kompetisi diadakan tingkat nasional, diperkirakan pesertanya banyak dari institusi hebat-hebat. Begitu pula levelnya, nasional dan internasional, tentu rumit  bagi Universitas Yarsi untuk meraih terbaik.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, hingga mendekati waktu penutupan kompetisi MRA, melalui kajian mendalam,akhirnya muncul motivasi membulatkan tekad dan semangat, Universitas Yarsi harus ikut. Yakin bahan diajukan Universitas Yarsi untuk kompetisi memiliki pemberitaan positif. “Jadi kalau tidak mulai sekarang, kapan lagi,” ujar Wakil Menteri Pendidikan nasional 2010.</p>
<p>Lebih lanjut, saat  mengikuti kompetisi MRA ,Universitas Yarsi lagi banyak kegiatan penting dituntaskan seperti akreditasi universitas dan program studi. Seolah keikutsertaan kompetisi lenyap.</p>
<p>Selang berapa bulan, tiba-tiba ada kabar gembira dari panitia kompetisi SPS.“Universitas Yarsi meraih Press Release Terbaik Bronze Winner,” tutur Prof Fasli</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi menegaskan, penghargaan SPS diraih merupakan wujud dedikasi dan profesionalisme Humas Universitas Yarsi . “Ini jadi simbol pengakuan eksternal dan aplikasi kegiatan Universitas Yarsi,” tutup Prof Fasli (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yarsi Unggul, Siap Jadi Pendekar Riset Bantu Masyarakat dan Pemerintah</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yarsi-unggul-siap-jadi-pendekar-riset-bantu-masyarakat-dan-pemerintah?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yarsi-unggul-siap-jadi-pendekar-riset-bantu-masyarakat-dan-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 04:20:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-AKT]]></category>
		<category><![CDATA[FEB-MAN]]></category>
		<category><![CDATA[FH]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[FKG]]></category>
		<category><![CDATA[FKUY]]></category>
		<category><![CDATA[FPsi]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-PdSI]]></category>
		<category><![CDATA[FTI-TI]]></category>
		<category><![CDATA[SpKKLP]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-DBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MARS]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MBiomed]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MKN]]></category>
		<category><![CDATA[SPS-MM]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasYarsi]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[CPOB]]></category>
		<category><![CDATA[dr Sabrina Azmi]]></category>
		<category><![CDATA[dr Yurika Sandra]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. dr. Marisa Riliani]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Restu Syamsul Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dr.dr Indra Kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Drg Hesty Witasari]]></category>
		<category><![CDATA[drg Wastuti Hidayati]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Research Center]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium AI Center]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. Fasli Jalal]]></category>
		<category><![CDATA[Stem Cell]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22442</guid>

					<description><![CDATA[Alhamdulillah Universitas Yarsi meraih akreditasi unggul dan internasional sudah terwujud. Tentunya setiap planning, organizing, actuating, dan controlling dilaksanakan dengan tim cerdas. Hasil ikhtiar  institusi Universitas Yarsi raih akreditasi unggul, satu [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah Universitas Yarsi meraih akreditasi unggul dan internasional sudah terwujud. Tentunya setiap planning, organizing, actuating, dan controlling dilaksanakan dengan tim cerdas. Hasil ikhtiar  institusi Universitas Yarsi raih akreditasi unggul, satu per satu program studi (Prodi) di Universitas Yarsi mendapatkan akreditasi unggul.</p>
<p>Seperti baru-baru ini Prodi Sarjana Perpustakaan dan Sains Informasi. Sebelumnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Sarjana Manajemen dan Prodi Sarjana Akuntansi, Fakultas Kedokteran Prodi Kedokteran dan Profesi Kedokteran dan Prodi Magister Sains Biomedis. Kemudian Prodi Ilmu Hukum, Perpustakaan dan Sains Informasi, Magister Kenotariatan, Prodi Managemen, Prodi Akuntansi, dan Magister Manajemen serta Prodi Psikologi semuanya juga meraih akreditasi Internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).</p>
<p>Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr.Fasli Jalal, Ph.D (Prof Fasli) menyatakan, akreditasi unggul dan internasional diraih Universitas Yarsi dan Prodi lewat  ikhtiar cerdas dari tim yang sudah disiapkan. Ditambah pula punya sarana dan prasarana belajar mengajar modern terkini.</p>
<p>Selanjutnya terkait penelitian atau riset bagian dari Catur Dharma. Bagi Universitasi Yarsi masalah riset dan dana riset sudah jadi agenda besar program pengembangan Yarsi. ” Universitas Yarsi berusia 58 tahun sudah investasi besar,” ujar Prof Fasli saat acara Wisuda semester genap tahun akademik 2024/2025, Sabtu 25/10 di Universitas Yarsi.</p>
<p>Selain itu Universitas Yarsi sudah memiliki lembaga penelitian (Lemlit) dengan banyak ruangan dan fasilitas. Seperti laboratorium genomik, herbal, halal ,telomer, sel punca dan artificial intelligence (AI) center. Sudah ada laboratorium perancang undang-undangan dan laboratorium sistem peradilan pidana moderen berkomputer teknologi canggih.</p>
<p>Begitu juga sumber daya manusianya. Khusus penelitian bidang kedokteran, dua tahun lalu telah menambah alat-alat laboratorium senilai 10 miliar dan sesuai kebutuhan terus ditambah.</p>
<p>Tidak itu saja, Menurut Prof Fasli, dosen-dosen didorong melakukan riset dan didorong melanjutkan pendidikan. Kini sudah banyak dosen silih berganti belajar meneruskan jenjang program doktor dalam dan luar negeri.Tentu di Universitas Yarsi para dosen pasti melakukan penelitian dan Yayasan Yarsi membantu publikasinya.</p>
<p>Lebih jauh, Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 menegaskan, perhatian Yarsi pada penelitian ini didasari Catur Dharma, ikut perkembangan dunia dan internasionalisasi perguruan tinggi.</p>
<p>Menurut Alumnus Doktor Cornell University New York ini, dalam melakukan penelitian Yarsi setiap tahun menyediakan  belasan miliar dana riset dan pengurusan administrasinya tidak ribet.</p>
<p>”Akreditasi Unggul telah diraih , beberapa laboratorium telah dimiliki , mulai sekarang tekad Yarsi jadi pendekar riset , bantu masyarakat dan pemerintah,Insya Allah terwujud,” tutur Prof Fasli</p>
<p><strong>Stem Cell. </strong></p>
<p>Hingga kini Universitas Yarsi memiliki beberapa laboratorium penelitian. Terkait Stem Cell (sel punca),  Kepala Pusat Penelitian Sel Punca ,Dr. dr. Indra Kusuma, M.Biomed (Doktor Indra) menambahkan, riset di Pusat Penelitian (Puslit) Stem Cell telah berlangsung lebih 10 tahun. Salah satu target diimpikan mampu melakukan reprogramming sel fibroblast dan memperoleh induced Pluripotent Stem Cell (iPSC). Ini adalah salah satu alasan fokus penelitian puslit pada isolasi primer, kultur ekspansi dan kriopreservasi pada sampel kulit preputium untuk mendapatkan sel fibroblast dermal. ” Mudah-mudahan cita-cita ini dapat terwujud waktu dekat ini,” harap Doktor Indra</p>
<p>Selanjutnya Puslit sel punca Yarsi digawangi peneliti senior Dr. Restu Syamsul Hadi, M.Kes, saya sendiri dan dr Yurika Sandra M.Biomed. Beberapa dosen kemudian aktif terlibat yaitu Dr. dr. Marisa Riliani, M.Biomed, Drg Hesty Witasari, Sp.KG, dr Sabrina Azmi, M.Biomed, drg Wastuti Hidayati, MSc. Ph.D. Kegiatan penelitian juga dibantu oleh asisten peneliti dan staf laboratorium di Laboratorium Penelitian Terpadu Universitas YARSI</p>
<p>Puslit Sel Punca memiliki fasilitas kultur sel standar dilengkapi biobank sebagai sarana penyimpanan sel. Puslit sel punca memiliki dan mengoperasikan alat Tangetial Flow Filtration system yang memungkinkan dilakukannya Isolasi Eksosom. Selain itu terdapat Alat Magnetic Activated Cell Sorting/ MACS memungkinkan pemurnian sel</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22445" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Yarsi-Unggul-Siap-Jadi-Pendekar-Riset-Bantu-Masyarakat-dan-Pemerintah1.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Kini Puslit sel punca sedang membangun laboratorium produksi berstandar CPOB dari BPOM  serta aktif melakukan networking, khususnya dengan kalangan industri membantu kegiatan riset dan pengembangan produ.Termasuk pelatihan sumber daya manusia dengan harapan terjadi sinergi untuk mendukung perkembangan industri secara berkelanjutan dan berkesinambungan.</p>
<p>Lebih jauh lagi Puslit sel punca Yarsi melalui salah satu penelitinya Dr. dr Marisa Riliani, M.Biomed memperkenalkan produk sekretom asal fibroblast dermis. Produk ini adalah bukti konsep setiap sel menghasilkan dan mengeluarkan berbagai faktor diperlukan untuk dirinya sendiri dan sel lainnya  disebut sekretom-unik dan khas. Sekretom ini sedemikian rupa melengkapi lingkungan hidup sel sesuai kebutuhannya seperti regenerasi, sekresi, inflamasi atau peristiwa lainnya sebagai bentuk respon atas stimulus lingkungan.</p>
<p>Puslit sel punca menghasilkan program pelatihan kultur sel dasar 40 jam untuk siapa saja yg ingin menguasai kultur sel dasar serta program pelatihan senin-rabu-jumat untuk  kultur sel tingkat lanjut</p>
<p>Kemudian dalam 3 tahun ke depan Puslit sel Punca Yarsi berencana berkontribusi pada industri sel punca tanah air melalui, riset dan pengembangan produk baru, center of excellence dalam cell-based assay, pusat training dalam Biomanufaktur sel punca. Serta partner kolaborasi industri untuk pengembangan sektor terkait dalam rantai produksi industri sel punca</p>
<p>Belum lama Puslit Sel Punca Yarsi mendapat kepercayaan dari PHCBi dan Agilent untuk memperkenalkan alat-alat ini pada lingkungan peneliti, dari akademisi dan industri sel punca di Indonesia. Puslit Sel Punca juga di didukung oleh Pusat Kolaborasi Riset (PKR) STELLAR yg dipimpin oleh Peneliti sel Punca dari Universitas Indonesia</p>
<p>Selain ketersediaan fasilitas laboratorium dan workshop hands-on memadai juga adanya biorepositori sel universita Yarsi memungkinkan penggunaan alat-alat diatas secara penuh sehingga peserta mendapatkan data   metabolisme sel dan pengalaman langsung dalam penggunaan alat-alat ini</p>
<p>Puslit Sel Punca Yarsi diberikan kepercayaan oleh Panasonic Healthcare Biomedical dan Agilent sebagai tuan rumah workshop untuk memperkenalkan alat-alat pada lingkungan peneliti, dari akademisi dan industri sel punca di Indonesia.</p>
<p><strong>Laboratorium Halal Research Center</strong></p>
<p>Universitas Yarsi juga punya laboratorium Halal Research Center (HRC) dengan peralatan canggih. Ini membedakan dengan kampus lain. Laboratorium ini sering dikunjungi dan jadi primadona.</p>
<p>Setiap tamu telah berkunjung, semuanya kagum dan takjub terhadap keberadaan HRC. Tamu itu berasal dari dalam dan luar negeri, seperti dari badan usaha milik negara, pemerintah dan swasta, perorangan atau group, termasuk perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS).</p>
<p>“Para tamu mengatakan, Universitas Yarsi punya laboratorium HRC luar biasa dan futuristic,” kata Prof Fasli.</p>
<p><strong>Laboratorium AI Center </strong></p>
<p>Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, dr. Shanti Jurnalis,Sp.A.( dokter Shanti) melengkapi, Universitas Yarsi juga punya  Laboratorium AI Center. penerapan AI sudah dilakukan. Seperti bidang Kesehatan. AI (kecerdasan buatan) berfungsi meningkatkan optimalisasi penggunaan alat-alat diagnostik di laboratorium. Membantu konversi wawancara dokter -pasien.</p>
<p>Universitas Yarsi sangat sungguh-sungguh dalam riset dan pengembangan  AI, Khusunya bidang Kesehatan. Universitas Yarsi telah memiliki aplikasi Lukaku yaitu aplikasi mobile dapat mendeteksi berbagai jenis luka secara cepat, cara mengobati sendiri dengan benar dan merekomendasikan obat yang dapat dibeli kapanpun dan dimanapun. Aplikasi ini menggunakan teknologi AI. ”Kehadiran AI dalam proses belajar merupakan wujud adatif Universitas Yarsi.” ujarnya</p>
<p>Lebih lanjuit, pemanfaatan AI di Universitas Yarsi diimplementasikan dalam pengajaran seperti AI Talent Academy dan Trek Peminatan Pengembangan AI pada Prodi Teknik Informatika. Sedangkan  bidang penelitian Yarsi melakukan kolaborasi riset antar entitas  terkait di universitas Yarsi seperti fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran Yarsi. Untuk bidang pengabdian, Yarsi memberikan pelatihan dan coaching terkait pemanfaatan teknologi AI pada berbagai Lembaga.</p>
<p>Semua ini dilakukan agar  sarjana lulusan UniversitasYarsi siap memasuki lapangan pekerjaan dan jadi profesional.”Untuk kemajuan Universitas Yarsi dan membantu pemerintah, Yayasan siap mendukung,” ujar dokter Shanti</p>
<p>Dalam wisuda kali ini tampil memberikan orasi ilmiah, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI, Taruna Ikrar dengan tema Navigating the Future of Science and Technology</p>
<p>Menurut Ikrar, tema dipilih bukan memprediksi masa depan, tetapi untuk menegaskan masa depan harus dirancang dan dipimpin manusia yang berpengetahuan, berintegritas, dan berkesadaran.</p>
<p>Dalam dua dekade terakhir kemajuan sains dan teknologi mengalami perkembangan sangat pesat termasuk di bidang neurosains, bioteknologi, dan inovasi farmasi.</p>
<p>Ikrar juga mengatakan, Neurosains berfokus pada upaya memahami kompleksitas otak manusia, mengembangkan terapi baru neurologis, serta mengeksplorasi potensi neuroteknologi yang mampu memperkuat fungsi otak dan meningkatkan kualitas hidup manusia.</p>
<p>Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence [AI]) ketika digabungkan dengan neurosains terbentuklah Neuro-AI. Integrasi ini meningkatkan kemampuan untuk memprediksi efektivitas obat, efek samping, dan respons pasien, sehingga menghasilkan solusi kesehatan yang lebih cerdas, presisi, dan berbasis data</p>
<p>Sementara Wakil Rektor I Universitas Yarsi, Dr. dr. Wening Sari, M.Kes menerangkan jumlah wisuda semester genap tahun akademik 2024/2025 366 orang,  terdiri 293 orang lulusan program sarjana dan lulusan program  Pascasarjana 73 orang #</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikut Medical Olympiade 2025, FK Yarsi Raih Juara 3 Cabang Kardiorespirasi</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/ikut-medical-olympiade-2025-fk-yarsi-raih-juara-3-cabang-kardiorespirasi?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ikut-medical-olympiade-2025-fk-yarsi-raih-juara-3-cabang-kardiorespirasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 01:53:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Min Seok Lee]]></category>
		<category><![CDATA[Regional Medical Olympiad]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Padjajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22327</guid>

					<description><![CDATA[Dapat belajar dan mengasah diri dengan menjunjung semangat dan mempererat persahabatan serta tumbuhkan semangat ilmiah sesama mahasiswa kedokteran. Kemudian ingin jadi mahasiswa dan nantinya dokter dokter berprestasi ,tentunya tidak lupa [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dapat belajar dan mengasah diri dengan menjunjung semangat dan mempererat persahabatan serta tumbuhkan semangat ilmiah sesama mahasiswa kedokteran. Kemudian ingin jadi mahasiswa dan nantinya dokter dokter berprestasi ,tentunya tidak lupa ingin membanggakan orang tua</p>
<p>Mahasiswa Kedokteran Universitas Yarsi, Min Seok Lee ( Lee )menjelaskan dirinya ikut jadi peserta Regional Medical Olympiad (RMO) tahun 2025.</p>
<p>Menurut Lee RMO 2025 merupakan perhelatan ilmiah  dan kesempatan emas mengadu gagasan dan pengetahuan  bidang kedokteran. Event digelar Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang dan komunitas untuk tumbuh bersama menciptakan pendidikan kedokteran berkualitas,</p>
<p>Perhelatan  ini sejalan juga dengan SDGs, poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 3 berhubungan Kehidupan Sehat dan Sejahtera . Dengan menekankan komitmen kolaborasi mahasiswa kedokteran dalam tumbuhkan pendidikan berintegritas</p>
<p>Dalam Perhelatan ilmiah di Universitas Padjajaran 19 September 2025 saya mengambil lomba cabang kardiorespirasi . Delegasi RMO terdiri dari 2 orang per cabangnya. Kami berpasangan dengan rekan mahasiswa Kedokteran Yarsi Raisa Shakira Qurain. “Lalu saat pengerjaan soal saling bantu,belajar bersama, dan menginspirasi satu sama lain,”imbuhnya</p>
<p>Selain itu tantangannya terberat kami perlu belajar lebih dalam mengenai ilmu kardiorespirasi, kami juga menghadap tidak hanya delegasi pertama kali ikut lomba namun juga delegasi  sudah pernah ikut aneka lomba lainnya atau Sudah mengikuti RMO di tahun sebelumnya. “ Kmi juga harus membagi waktu antara belajar blok sedang dijalani, dengan belajar persiapan RMO,” ucapnya</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22329" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1-1400x788.jpg" alt="" width="700" height="394" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1-1400x788.jpg 1400w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1-711x400.jpg 711w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1-768x432.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1-1536x864.jpg 1536w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Ikut-Medical-Olympiade-2025-FK-Yarsi-Raih-Juara-3-Cabang-Kardiorespirasi1.jpg 1600w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></p>
<p>Lee menenrangkan, RMO tahun ini terdiri dari Pre-Eliminary(babak penyisihan) dilaksanakan online,.Sedangkan semifinal dan final dilaksanakan offline pada Universitas Padjadjaran.</p>
<p>Saat Pre-Eliminary, kami mengerjakan soal berupa Multiple Choice Question(MCQ) dan Objective Structured Practical Examination(OSPE).</p>
<p>Alhamdulillah, pada tahun ini, Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi(FK Yarsi) berhasil lolos ke semifinal dalam 5 cabang yaitu Neurologi-Psikiatri, Urologi-Reproduksi, Digestif, Muskuloskeletal, dan Kardiologi-Respirasi. Dengan cabang kardiorespirasi mendapatkan skor tertinggi ke 4 diantara 24 Kampus lainnya.</p>
<p>Persiapan semifinal,dilaksanakan dalam bentuk Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dan OSPE. “Alhamdulillah berkat belajar sungguh dan dibimbing dosen FK Yarsi tim kami berhasil meraih juara 3 pada cabang kardiologi-respirasi,” tutup Lee.(usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Latifah Belajar Kedokteran di Oman, Karier Internasional Bukanlah Hal Mustahil,</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/kisah-latifah-belajar-kedokteran-di-oman-karier-internasional-bukanlah-hal-mustahil?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kisah-latifah-belajar-kedokteran-di-oman-karier-internasional-bukanlah-hal-mustahil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 03:12:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[CIMSA]]></category>
		<category><![CDATA[Coronary Artery Bypass Grafting]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Latifah Ratna Dewi]]></category>
		<category><![CDATA[Muscat]]></category>
		<category><![CDATA[Oman]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan Qaboos University Hospital]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<category><![CDATA[utpatient department]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22282</guid>

					<description><![CDATA[Setiap pagi pukul 08.00, kegiatan diawali dengan morning meeting, dilanjutkan dengan visit pasien di ICU maupun day care. Setelah itu, aktivitas berlanjut ke ruang operasi mengamati, ikut scrub in, bahkan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap pagi pukul 08.00, kegiatan diawali dengan morning meeting, dilanjutkan dengan visit pasien di ICU maupun day care. Setelah itu, aktivitas berlanjut ke ruang operasi mengamati, ikut scrub in, bahkan sesekali mendapat kesempatan hands-on.</p>
<p>Setiap Selasa, aku bergabung di outpatient department (OPD), membantu melepas staples di dada pasien pasca operasi saat mereka kontrol.</p>
<p>Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Latifah Ratna Dewi(Latifah) awal berkisah kuliah kedokteran di Sultan Qaboos University Hospital, Muscat, Oman.</p>
<p>lebih lanjut kuliah dimulai 1 hingga 30 Agustus 2025, dari berbagai kegiatan, ada yang.sangat berkesan saat seorang dokter memberiku kesempatan untuk memegang langsung jantung pasien sedang menjalani operasi CABG (Coronary Artery Bypass Grafting).</p>
<p>Awalnya  ragu karena saya hanyalah mahasiswa belum bisa banyak. Tapi dokter meyakinkanku, lalu saya benar-benar merasakan denyut kehidupan di tanganku. Bahkan beliau berkata, <em>“Sekalipun kamu sudah PPDS di jurusan lain, kesempatan ini belum tentu kamu dapatkan.” </em>Saat itu saya merasa begitu beruntung belajar anatomi jantung bukan hanya dari buku, tapi langsung dari kehidupan nyata,”ujar Latifah</p>
<p>Di luar aktivitas klinik, Setiap Selasa sore olahraga seperti hiking, renang, atau padel. Sedangkan di akhir pekan, waktunya menjelajah keindahan alam Oman. Salah satu paling berkesan saat di Wadi Shab, sebuah canyon indah yang membuatku serasa masuk ke dunia Jurassic World alami, megah, dan memukau. “Saya melakukan aktifitasdan menikmati Oman ini bersama teman-teman dari mancanegara,” terang Latifah.</p>
<p>Selain pengalaman klinik, hal lain sangat membekas adalah pertemanan internasional. Dari total 30 incoming exchange, aku satu-satunya mahasiswa dari Asia, satu-satunya dari Indonesia, sekaligus satu-satunya yang berhijab. Sementara sebagian besar peserta lainnya berasal dari Eropa. Meski berbeda latar belakang, aku merasa diterima sepenuhnya. “Kami selalu saling mendukung, menjaga satu sama lain, hingga aku merasa memiliki keluarga baru di tanah asing,”cakap Mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi</p>
<p>Menurut Latifah, pengalaman ini bukan hanya tentang praktik klinik di luar negeri, tapi juga tentang menjadi bagian dari dunia medis global. Aku belajar bagaimana melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik dalam bahasa Inggris maupun Arab, sekaligus memahami sistem kesehatan  berbeda dengan Indonesia. “Semua ini membuatku semakin yakin bahwa mimpiku untuk berkarier internasional bukanlah hal mustahil,” seru Latifah yang lama tinggal di Denpasar.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-22284 alignleft" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Kisah-Latifah-Belajar-Kedokteran-di-Oman-Karier-Internasional-Bukanlah-Hal-Mustahil1-666x800.jpg" alt="" width="415" height="498" srcset="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Kisah-Latifah-Belajar-Kedokteran-di-Oman-Karier-Internasional-Bukanlah-Hal-Mustahil1-666x800.jpg 666w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Kisah-Latifah-Belajar-Kedokteran-di-Oman-Karier-Internasional-Bukanlah-Hal-Mustahil1-333x400.jpg 333w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Kisah-Latifah-Belajar-Kedokteran-di-Oman-Karier-Internasional-Bukanlah-Hal-Mustahil1-768x922.jpg 768w, https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/10/Kisah-Latifah-Belajar-Kedokteran-di-Oman-Karier-Internasional-Bukanlah-Hal-Mustahil1.jpg 1066w" sizes="auto, (max-width: 415px) 100vw, 415px" />Latifah mengatakan, kuliah ke Oman dilaksanakan lewat organisasi mahasiswa kedokterann di Indonesia dengan nama Center for Indonesia Medical Student Activities (CIMSA) nasional.</p>
<p>Diawali tes CIMSA nasional bekerjasama dengan organisasi kedokteran internasional atau International Federation of Medical Students Associations (IFMSA) melaui seleksi tes seluruh mahasiswa kedokteran se Indonesia., Tes yang diikuti ada bahasa inggris, interview membuat motivation letter dan membuat riwayat hidup (CV). “Alhamdulillah saya lulus dinyatakan berhak ikut kuliah ke Oman,” seru Latifah.</p>
<p>Latifah menerangkan, memilih negara Oman sebagai tujuan exchange belajar kedokteran awalnya saat belajar mengikuti kegiatan International Training di Turkiye dan bertemu beberapa peserta asal Oman. Saat itu mendapat banyak cerita menarik tentang sistem medis di negara tersebut. Dari pengalaman mereka, saya kagum dengan bagaimana pemerintah dan para dokter di Oman menangani pasien dengan cepat tanggap, adanya layanan kesehatan gratis, serta dukungan fasilitas medis yang sangat lengkap.</p>
<p>Selain itu, saya juga terinspirasi dengan sistem pendidikan di Oman dinilai sangat baik, baik dari segi metode pembelajaran maupun kualitas sarana yang tersedia. Semua itu membuat saya semakin tertarik untuk merasakan langsung pengalaman belajar di Oman.</p>
<p>Satu lagi, pembelajaran medis nya menggunakan bahasa Inggris dan pengajar atau dosen serta konsulen kebanyakan lulusan luar, seperti Harvard, China, Canada, “Jadi tambah mendapat insights baru,” ungkap Latifah.</p>
<p>Ditambah Oman termasuk negara Islam, yang maju serat negara teraman nomor 5 di dunia. “ Jadi tidak terlalu khawatir untuk bepergian kesana,” kata Latifah.</p>
<p>Terima kasih kepada Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi telah memberikan apresiasi dan dapat mengconvert exchange menjadi mata kuliah KKN hingga terbebas dri KKN</p>
<p>Latifah Menegaskan,pengalaman ini bukan hanya tentang praktik klinik di luar negeri, tapi juga tentang menjadi bagian dari dunia medis global. Saya belajar bagaimana melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik dalam bahasa Inggris maupun Arab, sekaligus memahami sistem kesehatan yang berbeda dengan Indonesia. “Semua ini membuat saya makin yakin mimpi untuk berkarier internasional bukanlah hal mustahil,” pungkas Latifah..</p>
<p>Pesan kepada teman mahasiswa, jangan pernah takut mencoba hal baru. Keluar dari zona nyaman memang menegangkan, tapi justru di situlah kita tumbuh. “Setiap langkah kecil bisa membuka jalan untuk kesempatan besar  tak pernah kita bayangkan sebelumnya.,” Tutup Latifah (usman)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yayasan YARSI Berikan Beasiswa bagi Mahasiswa Palestina di Fakultas Kedokteran</title>
		<link>https://www.yarsi.ac.id/yayasan-yarsi-berikan-beasiswa-bagi-mahasiswa-palestina-di-fakultas-kedokteran?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yayasan-yarsi-berikan-beasiswa-bagi-mahasiswa-palestina-di-fakultas-kedokteran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M.]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 07:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[FK]]></category>
		<category><![CDATA[dr.Shanti Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[PKKMB]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. dr. H. Jurnalis Uddin]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Yarsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.yarsi.ac.id/?p=22000</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam mendukung pendidikan global, Yayasan YARSI memberikan beasiswa penuh kepada salah satu warga Palestina untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI. Penyerahan beasiswa dilakukan [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam mendukung pendidikan global, Yayasan YARSI memberikan beasiswa penuh kepada salah satu warga Palestina untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI.</p>
<p>Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis melalui pemakaian jaket almamater Universitas YARSI kepada penerima beasiswa, Samaa Mwafaq, oleh Ketua Pembina Yayasan YARSI, Prof. dr. H. Jurnalis Uddin, P.A.K. dan Ketua Pengurus Yayasan YARSI, dr. Shanti Jurnalis, Sp.A., M.Kes.. Prosesi ini berlangsung pada hari kedua PKKMB Universitas YARSI 2025 di Auditorium Ar Rahman.</p>
<h4><strong>Perjuangan Membawa Mahasiswa Palestina ke Indonesia</strong></h4>
<p>Dalam sambutannya, Prof. Jurnalis Uddin menceritakan bagaimana sulitnya proses yang harus ditempuh agar Samaa dapat keluar dari Gaza. Saat ini, ayah Samaa masih berada di Gaza, sementara ibunya sudah berada di Mesir.</p>
<p>Prof. Jurnalis juga menambahkan bahwa sebenarnya terdapat tiga calon mahasiswa asal Palestina yang berusaha difasilitasi Yayasan YARSI untuk kuliah di Universitas YARSI. Namun, dua di antaranya hingga kini masih belum dapat keluar dari Gaza. <em>“Kami berharap Samaa dapat menempuh pendidikan kedokteran dengan baik, dan suatu saat kembali ke negaranya untuk membantu masyarakat Palestina,”</em> ujar Prof. Jurnalis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22002" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/Beasiswa-bagi-Mahasiswa-Palestina-di-Fakultas-Kedokteran2-scaled.jpg" alt="" width="700" height="394" /></p>
<h4><strong>YARSI dan Peran Global</strong></h4>
<p>Sementara itu, dr. Shanti Jurnalis menyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan salah satu langkah awal Universitas YARSI untuk terlibat lebih aktif dalam gerakan-gerakan kemanusiaan global. <em>“Ini menjadi wujud nyata peran YARSI tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dalam skala internasional,”</em> ungkapnya.</p>
<h4><strong>Ucapan Terima Kasih dari Samaa Mwafaq</strong></h4>
<p>Sebagai penerima beasiswa, Samaa Mwafaq menyampaikan rasa syukurnya kepada Yayasan YARSI dan masyarakat Indonesia. <em>“Terima kasih kepada Yayasan YARSI atas beasiswa ini, terima kasih juga kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendukung Palestina. Saya berjanji akan belajar dengan rajin dan tekun,”</em> tutur Samaa.</p>
<h4><strong>Harapan</strong></h4>
<p>Pemberian beasiswa ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah nyata dalam mendukung pendidikan generasi muda Palestina, tetapi juga menjadi wujud komitmen Universitas YARSI dalam memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, serta kontribusi nyata di kancah internasional.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22001" src="https://www.yarsi.ac.id/wp-content/uploads/2025/09/Beasiswa-bagi-Mahasiswa-Palestina-di-Fakultas-Kedokteran3-scaled.jpg" alt="" width="700" height="322" /></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
