PUSAT PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

TENTANG

YARSI Village Empowerment Centre merupakan pusat Pengabdian kepada Masyarakat yang berada dibawah pimpinan Wakil Rektor III Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dimana unit kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berada di tingkat Universitas yang berdiri pada Tahun 2009 dengan SK Rektor No. 0035/REK/KEP/IX/2009 tentang Pendirian YARSI Village Empowerment Centre.

Pendirian lembaga YARSI Village Empowerment Centre adalah untuk melaksanakan pemberdayaan pedesaan bagi masyarakat yang kurang mampu dengan tujuan menjadikan masyarakat yang mandiri.

Pemberdayaan masyarakat desa adalah upaya untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa

Pemberdayaan masyarakat pedesaan sesungguhnya upaya untuk merubah pola perilaku masyarakat untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian lewat empat aspek:

  1. Perlindungan sosial
  2. Peningkatan kapasitas
  3. Peningkatan aksesibilitas
  4. Pemanfaatn potensi lokal

Untuk melaksanakan semua kebijakan pemberdayaan masyarakat tersebut, faktor  utama yang harus dilaksanakan dengan melakukan identifikasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat melalui pengkajian dan pengembangan.

YARSI Village Empowerment Centre menganggap perlu untuk mendorong dan memfasilitasi para dosen melakukan pengabdian masyarakat. Sejauh ini ada sejumlah peluang pengabdian kepada masyarakat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar lingkungan desa binaan.

VISI, MISI, DAN TUJUAN

Visi:

Menjadi Lembaga Perguruan Tinggi Islam yang perduli kepada Pemberdayaan pedesaan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mendorong kemandirian masyarakat yang mampu secara mandiri menanggulangi  masalah yang terjadi.

Misi:

Salah satu misi yang harus dilaksanakan oleh YARSI Village Empowerment Centre Universitas YARSI adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dengan dua hal yaitu:

  1. Sebagai perwujudan, peran serta dan tanggung jawab YARSI Village Empowerment Centre dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.
  2. Sebagai implementasi dan desiminasi kepada masyarakat dari berbagai temuan hasil penelitian/kajian yang dilakukan oleh YARSI Village Empowerment Centre. Di sisi lain, Pengabdian kepada masyarakat pada desa binaan merupakan salah satu tugas dan fungsi utama yang harus dijalankan oleh para dosen, sebagai tenaga fungsional di perguruan tinggi. Berangkat dari dua fanomena tersebut, maka pengabdian kepada masyarakat harus ditempatkan pada posisi yang penting dan menjadi prioritas sebagaimana kegiatan pembelajaran dan penelitian pada desa binaan YARSI Empowerment Centre Universitas YARSI.

 

Tujuan

 Program pengabdian masyarakat ini memiliki maksud dan tujuan untuk:

  1. Memfasilitasi dan memperluas desa binaan untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memenuhi tugas dan fungsinya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
  2. Menerapkan dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian/kajian kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
TENTANG

Yarsi save vision  merupakan salah satu pusat unggulan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas YARSI yang diinisiasi sejak tahun 2011. Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Yarsi Save Vision  telah menghasilkan PkM  dalam  operarsi  Katarak, pengukuran Refraksi dan Edukasi Kesehatan mata, berupa pelatihan dan penyuluhan yang didanai oleh Universitas YARSI dan swasta. Tim pelaksana PkM  terdiri dari  pelaksana kegiatan  dari   multi-disiplin di bidang informatika, kedokteran, farmasi, psikologi, ekonomi, hukum, dan praktisi kesehatan dari dalam dan luar negeri.

 

PRIORITAS PENGABDIAN

Prioritas 1: Meningkatkan kualitas dan kuantitas
pelayanan kesehatan bagi pasien mata

PkM unggulan:
Operasi katarak Fokus pada operasi katarak, karena tingginya angka prevalensi katarak 0,1 %per tahun terutama terus meningkat dengan meningkatnya usia. Tujuan utama untuk menurun angka kebutaan pada dewasa

Prioritas 2: Kesehatan untuk anak

PkM Unggulan:
Pemeriksaan Refraksi Fokus pada anak-anak Sekolah Dasar, karena penyebab gangguan penglihatan terbanyak di seluruh dunia adalah kelainan refraksi yang tidak terkoreksi, Tujuan utama untuk menurun angka kebutaan pada anak

Prioritas 3: Kesehatan Masyarakat

PkM Unggulan:
Edukasi Kesehatan Mata dalam bentuk Pendampingan dan Penyuluhan Fokus kegiatan pada kader-kader kesehatan pada manula, ibu-ibu rumah tangga dan guru-guru Sekolah Dasar untuk dapat diteruskan pada pasien mata manula dan anak-anak Sekolah Dasar

PENGABDIAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN

 No

Judul PkM

Pelaksana Kegiatan

Tahun Penelitian

Pendanaan

 

1.

 

Pemeriksaan Refraksi pada Siswa SD 09 Pagi dan Pemberian Kacamata gratis di Kelurahan Tanah Tinggi Kecamaan Johar Baru Jakpus

1.Dr. Saskia Nassa  

   Mokoginta, SpM

 2.DR. Himmi Marsiati, MS

 

  April 2016 – 2017

Hibah Internal YARSI

( 30.000.000)

 

2.

Operasi Katarak kerjasama dengan Perdami Bekasi dan RS Elizabet ( 40 pasien)

1.Dr. Saskia Nassa

   Mokoginta, SpM

2. Dr. Tri Agus, SpM

3.  DR. Himmi Marsiati, MS

4. Dr. Soni

Mei 2016-2017

 

 

Hibah Internal YARSI

(Rp.65.000.000)

3.

Edukasi Diabetik Pada Kader dan anggota Lansia di Kelurahan Harapan Mulia Kecamatan Kemayoran

1. DR. Himmi Marsiati, Ms

2. Dr. Linda Armelia,SpPD-

    KGH

3. Dr. Saskia Nassa

    Mokoginta, SpM

Desember  2017-2018

Hibah Internal YARSI

Rp.20.000.000

4.

 

Pemeriksaan Refraksi lanjutan  SD 09 Pagi di Kelurahan Tanah Tinggi Kecamaan Johar Baru Jakpus

1.Dr. Saskia Nassa Mokoginta, SpM

2. Dr. Atiek Indriawati, SpM

4. DR. Himmi Marsiati, Ms

 

Desember  2017-2018

Hibah Internal YARSI

Rp.30.000.000

5.

Operasi Katarak kerjasama dengan Perdami Bekasi dan Rumah Sakit  Hermina Grand Wisata Bekasi

1.Dr. Saskia Nassa

    Mokoginta, SpM

2. Dr. Tri Agus, SpM

3. Dr. Atiek Indriawati, SpM

4. DR. Himmi Marsiati, MS

 

Desember 2017-2018

Hibah Internal YARSI

( Rp 80.000.000)

6.

Pemeriksaan Refraksi pada siswa  SD Di Belitung Timur dalam rangka KKN merajut Nusantara bersama LLDIKTI

1.Dr. Saskia Nassa

   Mokoginta, SpM

2. Dr. Tri Agus, SpM

3. Dr. Atiek Indriawati, SpM

4. DR. Himmi Marsiati, MS

 

Maret 2017-2018

Hibah Internal YARSI

(Rp.85.000.0000)

7.

Penyuluhan kesehatan Mata pada siswa SD di Belitung Timur dalam rangka KKN Merajut Nusantara

Dr. Yusnita, Mkes

DR. Himmi Marsiati

Dr. Saskisa Nassa Mokoginta, SpM

 

Maret 2017- 2018

Hibah Internal YARSI

sda

8.

Operasi Katarak kerjasama dengan Perdami JAYA dan RSUD Depok

1.Dr. Saskia Nassa  

   Mokoginta, SpM

2. Dr. Tri Agus, SpM

3. Dr. Atiek Indriawati, SpM

4. DR. Himmi Marsiati, MS

Maret 2017- 2018

Hibah Internal YARSI

(RP.80.000.000)

9.

Operasi Katarak Bengkulu kerjasama dengan Perdami Sumsel dan RSUD M. Yunus  dan Laznas  BMI Umat                                                                 

1.Dr. Saskia Nassa  

   Mokoginta, SpM

2. Dr. Tri Agus, SpM

3. Dr. Atiek Indriawati, SpM

4. DR. Himmi Marsiati, MS

Oktober 2018- 2019

Laznas  BMI Umat ( Rp. 180.000.000 )

10.

Pemeriksaan Refraksi Pada Siswa SDN 03 Pagi Harapan Mulia, Kemayoran Jakarta Pusat.                                        

1.Dr. Saskia Nassa 

    Mokoginta, SpM

2. DR. Himmi Marsiati, MS

Maret 2018- 2019

Hibah Internal YARSI (RP.30.000.000)

11.

Edukasi Penyakit Mata Glaukoma pada Kader dan Ibu-ibu di RPTRA Kelurahan Harapan Mulia Jakarta Pusat  

1.DR. Himmi Marsiati, MS

2. Dr. Tri Agus, SpM

3. Dr. Saskia Nassa  

   Mokoginta, SpM

Maret 2018- 2019

Hibah Internal YARSI (RP.20.000.000)

TENTANG

Yarsi Relief Agency (YARA) merupakan salah satu pusat unggulan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas YARSI yang diinisiasi sejak tahun 2009. Pusat Pengabdian kepada Masyarakat YARA telah menghasilkan PkM  dalam  bentuk kegiatan bakti sosial (pengiriman logistik dan bantuan tenaga kesehatan) di lokasi bencana, seperti gempa di Jogyakarta, Aceh, Lombok, Palu dan Donggala, serta korban bencana Tzunami di Banten. Selain itu, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat YARA juga memberikan edukasi berupa pelatihan dan penyuluhan yang didanai oleh Universitas YARSI. Tim pelaksana PkM  terdiri dari  berbagai multi-disiplin, seperti bidang informatika, kedokteran, farmasi, psikologi, ekonomi, hukum, dan Ikatan Alumni Universitas YARSI, serta praktisi kesehatan dari dalam dan luar negeri.

PRIORITAS PENGABDIAN

Prioritas 1: Meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan masyarakat di daerah yang terdampak bencana

PkM unggulan:
Layanan Kesehatan Fokus pada bantuan layanan kesehatan pada korban bencana alam.

Tujuan utama untuk membantu pemerintah meringankan beban korban bencana

Prioritas 2: Memberi bantuan logistik di daerah yang terdampak bencana

PkM Unggulan:
Pengiriman Logistik dan obat-obatan Fokus pada pemberian bantuan sesuai yang dibutuhkan masayarakat yang menjadi korban bencana alam.
Tujuan utama untuk pemberian bantuan sandang dan pangan, serta logistik lain sesuai kebutuhan.

Prioritas 3: Kesehatan Masyarakat

PkM Unggulan:
Workshop atau Pelatihan dan Edukasi Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan terhadap bencana alam. Fokus kegiatan pelatihan dan pendampingan pada kader-kader kesehatan, guru-guru beserta anak didiknya, untuk dapat diteruskan ke wilayah kerja masing-masing.

PENGABDIAN YANG SUDAH DILAKSANAKAN

 No

Judul PkM

Pelaksana Kegiatan

Tahun Penelitian

Pendanaan

 

1.

Korban bencana gempa Lombok

1. Dr. Dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

2. dr. Edi Prasetyo, SpS

 

 

Tahun 2018

 

Hibah Internal YARSI

(Rp.150.000.000)

2.

Ancaman Bahaya Narkoba Pada Generasi Muda Bengkulu

1. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

Tahun 2018

Hibah Internal YARSI

(Rp. 14.000.000)

3.

Pemulihan Pasca Bencana di Wilayah Palu dan Donggala

1. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

2. Dr. Octaviani I. Ranakusuma, M.Si

Tahun 2018

Hibah Internal YARSI

 (Rp. 45.000.000)

4.

Bantuan Kemanusiaan  Korban Tsunami di  

Banten dan Sekitarnya

1. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

2. Dr. dra. Himmi Marsiati, MS

Tahun 2019

Hibah Internal YARSI

(Rp. 50.000.000)

5.

Pelatihan Psychological First Aid (PFA) dan Manajemen Bencana di Universitas Yarsi

 

1. Dr. Octaviani Indrasari Ranakusuma, M.Si.

2. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS.,Sp.GK

3. Dr. Ade Nursanti, B.Sc. M.Ed

 

Tahun 2018

Hibah Internal YARSI

(Rp. 28.000.000)

6.

Pelatihan Kewaspadaan dan Keselamatan Terhadap Bencana  Kebakaran di Gedung Bertingkat

 

1. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

2. dr. Insan Sosiawan A.Tunru, PhD

3. dr. Elsye Souvriyanti, Mkes, SpA

Tahun 2018

Hibah Internal YARSI

(Rp. 25.000.000)

7.

Latihan Keselamatan dan Mitigasi Bencana Gempa di Universitas YARSI

1. Dr. dr. Sri Wuryanti, MS, SpGK

2. Dr. Suhirman Madjid,SE.,MS.I, Ak, CA

3. dr. Retno Kuntarti Heruyanto, M.Gizi, SpGK  

 

Tahun 2018

Hibah Internal YARSI

(Rp. 23.000.000)

TENTANG

Pusat YARSI TB Care merupakan salah satu Pusat Pengabdian kepada Masyarakat untuk bidang TBC yang bertanggung jawab kepada Wakil Rektor 3. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dibangun sejak tahun 2009 yang melibatkan seluruh civitas akademika di lingkungan Universitas YARSI dan bekerja sama dengan mitra yang disepakati. Pada tahun 2009 – 2016 Universitas YARSI TB Care melakukan kemitraan dengan TB Aisyiyah dengan berbagai kegiatan mulai dari upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang TBC mencakup edukasi penyakit, mengenali tanda-tanda penyakit, cara pencegahan, cara penularan, pemeriksaan dan pengobatan. Kegiatan lain yang juga dilakukan adalah upaya aktif untuk memutus rantai penularan TBC melalui kegiatan mencari, menemukan kasus TBC dan memberikan pendampingan kasus TBC (pemeriksaan dan pengobatan).

Wilayah kerja YARSI TB Care dengan TB AISYIYAH di Jakarta Pusat meliputi 3 Kecamatan,  yaitu;  Cempaka Putih, Johar Baru dan Kemayoran. Pada bulan Desember 2017 program kemitraan dengan TB Aisyiyah telah selesai dengan catatan Universitas YARSI TB Care memberikan kontribusi  dengan predikat prestasi sangat baik. Acara Penutupan Kemitraan dengan TB Aisyiyah telah dilakukan pada tanggan 31 Desember 2017.

Pada 2018, kontribusi YARSI TB Care peduli TBC di Indonesia dilanjutkan kembali dengan menandatangani nota kesepahaman dengan LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama) sebagai mitra dengan Wilayah kerja pada 8 Kecamatan di Jakarta Pusat,  yaitu Johar Baru, Kemayoran, Cempaka Putih, Senen, Gambir, Tanah Abang, Sawah Besar dan Menteng.  LKNU menjadi Sub-Recipient (SR) Khusus Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Sub-Direktorat TBC dengan dukungan dana dari Global Fund. Program ini dinamakan “Upaya menuju Eliminasi Tuberkulosis berbasis masyarakat – LKNU dukungan Global Fund”. Kontribusi Universitas YARSI TB Care adalah sebagai salah satu Impelementing Unit – IU. IU akan menjalin kerjasama dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat dan Puskesmas yang bersangkutan, dan lintas stakeholder di level Kota. Dengan Wilayah kerja yang lebih luas memberikan kesempatan kepada Universitas YARSI TB Care untuk mengembangkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dan penelitian terkait permasalah yang ditemukan dari kegiatan pengabdian.

VISI DAN MISI

 Visi:

“Menjadi Lembaga Perguruan Tinggi Islam yang perduli kepada tuberkulosis melalui kegiatan penelitian dan pelayanan kesehatan paripurna dengan mendorong kemandirian masyarakat yang mampu secara mandiri menanggulangi  masalah tuberkulosis di Indonesia”.

 Misi:

Menanggulangi masalah tuberkulosis di Indonesia dengan berperan aktif:

  1. Menggerakkan terwujudnya kesadaran penderita tuberculosis, keluarga dan masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta.
  2. Menggerakkan masyarakat untuk perduli dalam menanggulangi tuberkulosis di keluarga dan lingkungannya.
  3. Menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk berupaya menurunkan angka kesakitan dan kematian tuberkulosis dengan jalan memutus rantai penularannya.
  4. Melaksanakan penelitian mengenai tuberkulosis yang mendorong perbaikan kualitas penemuan kasus, pengobatan dan kesembuhan penderita,  untuk percepatan turunnya angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh tuberkulosis.