Universitas Yarsi Dorong Kelompok Tani Mustika Kembangkan UMKM Go Green

Universitas Yarsi mendampingi Kelompok Tani Mustika di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mengembangkan usaha mikro yang ramah lingkungan melalui penguatan manajemen bisnis dan pengelolaan keuangan.

Pendampingan tersebut dilakukan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Model Penguatan Usaha Mikro melalui Manajemen Bisnis Berwawasan Lingkungan (UMKM Go Green) yang berlangsung pada September hingga Oktober 2026.

Program yang digagas Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi ini diikuti sekitar 20 pengurus Kelompok Tani Mustika.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam menerapkan prinsip bisnis berwawasan lingkungan sekaligus memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.

Ketua program PkM, Muhammad Faisal, menyampaikan materi mengenai penguatan manajemen bisnis berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Andika Nuraga Budiman, bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi peserta dalam memahami dan menilai indikator UMKM Go Green.

Fokus pada Produksi dan Pengelolaan Keuangan

Pelatihan dan pendampingan difokuskan pada asesmen indikator UMKM hijau, terutama dalam aspek produksi dan keuangan.

Pada aspek produksi, peserta diajak mengevaluasi praktik usaha yang selama ini dijalankan, termasuk peluang meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, menerapkan proses produksi ramah lingkungan, dan mengelola limbah.

Sementara itu, pada aspek keuangan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur untuk mendukung keberlangsungan usaha.

Melalui asesmen tersebut, Kelompok Tani Mustika diharapkan mampu mengidentifikasi kondisi usaha, mengetahui aspek yang perlu diperbaiki, serta menentukan langkah pengembangan sesuai kebutuhan dan kemampuan usaha.

Hasil asesmen juga diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat citra Kelompok Tani Mustika sebagai UMKM Go Green.

Penerapan prinsip bisnis ramah lingkungan berpotensi meningkatkan nilai jual produk, membangun kepercayaan konsumen, dan memperkuat daya saing usaha mikro di wilayah Kramat Jati.

Pendampingan Berlanjut hingga Desember 2026

Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengembangkan usaha.

Pelatihan ini juga membantu peserta memahami pentingnya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan dengan pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur.

Sebagai tindak lanjut, Universitas Yarsi akan melanjutkan pendampingan hingga Desember 2026.

Pendampingan lanjutan diarahkan untuk membantu mitra menindaklanjuti hasil asesmen, menentukan prioritas perbaikan, serta menerapkan indikator UMKM Go Green secara bertahap dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Melalui program ini, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Yarsi berharap Kelompok Tani Mustika dapat mengembangkan usaha yang lebih produktif, memiliki pengelolaan keuangan yang baik, dan menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kontribusi Universitas Yarsi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan, khususnya untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sumber:

Lihat