TB di Pasar Senen

Pada week end di hari Saptu 11 April 2026 ini saya menyampaikan ceramah tuberkulosis di kawasan Pasar Senen. Acara diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran yang tergabung dalam Asian Medical Student Association (AMSA) yang dari FKUI. Peserta mulai dari anak-anak, remaja, Ibu dan Bapak sampai Ibu yang berusia 88 tahun yang masih sangat aktif.
Kegiatan dilakukan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pasar Senen, jadi tepat di tengah kawasan pemukiman cukup padat penduduk.
Ada lima hal yang saya sampaikan. Pertama tentang penyebab dan penularan tuberkulosis, ke dua bagaimana TB diketahui dan didiagnosis, ke tiga tentang obat TB meliputi jenis, lama dan kepatuhannya, ke empat resistensi Obat Anti TB (OAT) dan ke lima ttg pentingnya peran serta masyarakat dalam penanganan tuberkulosis.
Para peserta sangat antusias, sesuatu yang selalu menggembirakan saya kalau langsung berinteraksi dengan masyarakat di lapangan. Pertanyaan yang diajukan antara lain “keluhan” kenapa ceramah saya tidak menyinggung tentang cuci tangan, apakah vaksin efektif, apa makanan yang tepat bagi pasien TB dll.
Antusiasme masyarakat “grass  root level” harus terus dijaga dan dipelihara karena merupakan modal dasar penting pengendalian TB di negara kita.
——
Prof Tjandra Yoga Aditama
Dosen Fakultas Kedokteran sejak 1988, hampir 40 tahun lamanya