Ramadhan 2026, Mahasiswa PdSi Kembali Lakukan Pengabdian di Masjid Yarsi

Berbagai kegiatan Ramadhan 2026 ( 1447 H) Universitas Yarsi sukses digelar. Semua itu tidak lepas dari kerja para patriot dari mahasiswa Universitas Yarsi  tergabung dalam Remaja Masjid Jami Yarsi.

Patriot mahasiswa Yarsi  terdiri dari para mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Yarsi. Program Studi Perpustakaan Sains Informasi ( Prodi PdSi) satu diantaranya yang turut aktif pengabdian

Menurut mahasiswa PdSi, Anisa Putri Yasmin (Anis) menjadi Koordinator Divisi ZISWAF/Zakat Infaq Sedekah Wakaf, Kegiatan Ramadhan 1447 H/ 2026 M , mahasiswa PdSi kembali melakukan pengabdian  dan kali ini dari angkatan 2022 sampai 2025.

Selain Anis dari Angkatan 2022 ada Shafiyah Alifah Rahmi sebagai staff divisi konsumsi, Abdulloh Arasyid ,Staff Div. Media.

Angkatan 2023 ada Erni Saputri, Devi Maharani dan Faizah mahirah  sebagai staf divisi ZISWAF, Chamara Aulia Jingga  ,Nabila Febria Rahma  dan Auliya Navisa Wieberia. Anugrah Dwi Azahra ,⁠Aisyah Puteri dan Khanza semua staff divisi Konsumsi

Angkatan 2024 ada Dimas Prastyo (Dimas) dan Muhammad Umran Zaky  sebagai staff divisi Media, serta Angkatan 2025 ada Muhammad Abdillah sebagai staf divisi Media

Kami semua turut menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan dengan peran dan tanggung jawab masing-masing. “Ini bagian pengabdian mahasiswa Prodi PdSi,”tutur Anis yang juga Mahasiswa Berprestasi 1 PDSI serta meraih Mahasiswa Berprestasi 3 di Universitas Yarsi.

Diterangkannya,keterlibatan lintas angkatan ini mencerminkan semangat kolaborasi, kepedulian, serta kebersamaan kami bangun dalam memaknai bulan suci Ramadhan melalui kegiatan bermanfaat di Masjid Jami’ Yarsi.

Lebih lanjut saat menjadi panitia Ramadhan momen paling menyenangkan adalah saat bertugas menjaga booth ZISWAF, karena bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Disini bisa belajar berinteraksi, melayani, dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Selain itu, saat proses penyaluran zakat berlangsung, dapat belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Momen tersebut terasa sangat berkesan, bisa melihat secara nyata manfaat dari kegiatan serta merasakan kedekatan dan kehangatan dengan para penerima.

Ada lagi momen berkesan, saat berbuka puasa dan sahur bersama juga menjadi bagian paling dinikmati. Kegiatan berbagi makanan untuk sahur dan buka puasa menghadirkan suasana kekeluargaan, sekaligus mempererat hubungan antar panitia dan masyarakat.

Bagi saya, seluruh pengalaman ini bukan hanya menghadirkan kebahagiaan. “ Tetapi juga menjadi pembelajaran berharga tentang arti berbagi, kebersamaan, dan kepedulian di bulan Ramadhan,” ucap Anis yang Juara 2 Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional di UIN Alauddin Makassar tahun 2024.

Selain menyenangkan, cerita sedih saat menjadi panitia Ramadhan ketika Ramadhan perlahan akan meninggalkan kita. Suasana kebersamaan yang telah terbangun, seakan harus berakhir.

Anis menambahkan, menjadi panitia Ramadhan bukanlah hal baru. Kegiatan ini merupakan tahun keempat dalam kepanitiaan, sejak tahun pertama kuliah di Universitas Yarsi. Dari tahun ke tahun, mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran, baik dalam bekerja sama dengan tim maupun dalam menghadapi berbagai dinamika kegiatan selama Ramadhan.

“Tahun ini terasa lebih berbeda karena dipercaya sebagai Koordinator ZISWAF,” tutur Anis yang Juara 1 Essay Vokasi UNS tahun 2025.

Sementara Dimas mengungkapkan tahun ini jujur sepertinya mulai dari nol yang dimana tidak semudah tahun lalu ,ada aja sponsor sudah tiba, namun tahun ini kita mencari hal baru dan momen baru dengan mulainya dari nol.

Tahun 2026 kegiatan Ramadhan Masjid Yarsi berupa berbuka puasa dan saur bersama gratis. Aneka ceramah dan qultum, sholat tarawih, itiqab di 10 hari terakhir Ramadhan. Lalu pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, sadaqah, waqaf serta zakat fitrah. Mudik gratis bagi jemaah dengan tujuan akhir Madura serta pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Semoga tahun 2027 bisa berjumpa Ramadhan kembali dan dapat melakukan pengabdian lagi . “ Selain itu  bisa menunaikan ibadah Ramadhan lebih baik,” harap Dimas yang juga juara lomba membuat poster di Universitas Brawijaya (usman)