Pada 12 April 2026 ini Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menyelenggarakan acara Halal Bi Halal.
Sebagai Ketua Majelis Kehormatan PDPI saya sampaikan lima hal. Pertama, mengapresiasi dan menghargai kinerja Perhimpunan Dokter Paru Indonesia di tingkat pusat dan seluruh daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Ke dua, para dokter harus selalu bekerja sesuai pengembangan ilmu, setidaknya dalam tiga area. Yang paling baik tentunya adalah kalau kita punya peran besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran di dunia. Ke dua, kalau toh kita tidak pionir pengembangan ilmu maka kita harus terus “up to date” dengan perkembangan yang ada, dan ke tiga yang jelas kita harus menerapkan perkembangan mutakhir ilmu kedokteran di negara kita sesuai keadaan lapangan.
Ke tiga, saya tekankan pentingnya kita semua membangun jaringan. Dari pengalaman hidup kita tahu bahwa hubungan antar manusia (HAM) merupakan salah satu kunci utama keberhasilan di berbagai bidang. Ke empat saya sampaikan kembali bahwa Perhimpunan Dokter Paru Indonesia merupakan ajang kesejawatan antar para dokter. Point ke tiga dan ke empat ini sejalan dengan ceramah selanjutnya, tentang etika dan juga Tausiah yang mengkaitkan dengan silaturahmi.
Ke lima, saya sampaikan Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Bathin, semoga Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dapat terus meningkatkan kinerja nya guna kesehatan paru dan pernapasan bangsa Indonesia.
——–
Prof Tjandra Yoga Aditama
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)


