Jadi Dokter Tahun2029, Lanjut Belajar Dokter Spesialis Obgyn

Dokter berkompeten, bertanggung jawab, ramah, dan benar-benar peduli sama pasien, bukan cuma fokus ke pengobatan tetapi juga kenyamanan pasien.. “Itulah baru disebut dokter berkualitas,” ujar mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Putri Alifah Fathinah ( Putri) saat berbincang dunia dokter, kemarin di Jakarta.

Lebih lanjut, dokter masa kini dituntut bukan cuma pinter secara akademik, tetapi juga harus bisa komunikasi dengan pasien dengan baik. setelah itu selalu belajar dan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi sehingga nantinya dokter semakin pintar mengedukasi pasien.

Putri kelak jadi dokter masa kini berkualitas karena itu  berupaya terus giat belajar dan disiplin serta aktif selama preklinik. “Insya AllahTahun 2029 Jadi dokter,” seru Putri

Belajar di kedokteran ada mudah dan susah. Pelajaran paling mudah anatomi, karena mudah dipahami dan tidak perlu teori  Panjang.

Sedangkan yang susah Fisiologi karena banyak konsep teori yang rumit dan sulit dipahami dengan cepat. Solusinya belajar rutin,baca materi sungguh-sungguh sebelum praktikum, dan membuat rangkuman. Biokimia penyebabnya Banyak materi hapalan, seperti jalur- jalur metabolisme yang walaupun sudah dihapal terkadang lupa lagi. Solusinya Belajar dengan menggambarkan atau membuat mindmap terkait jalur metabolisme

Untuk farmakologi penyebabnya banyaknya nama, jenis, ataupun golongan obat serta teori terkait mekanisme farmakologi  beragam. Solusinya buat rangkuman, review materinya.

“Pokoknya jika mengalami kesusahan jangan malas gerak cepat segera cari solusi dan berdoa,” pinta Putri setelah jadi dokter lanjut belajar jadi dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn)

Menurut Putri ketertarikannya pada dokter spesialis Obgyn agar lebih dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan perempuan dan anak.

Jadi dokter Obgyn bukan hanya tentang menangani persalinan atau kesehatan perempuan, tetapi juga tentang memberikan rasa aman, nyaman, dan dukungan emosional yang baik kepada pasien.

Selain itu berawal cerita sang Ibu mengenai proses persalinannya saat melahirkan anak pertamanya itu, proses persalinannya ditangani dokter laki-laki karena aat itu pilihan dokter perempuan masih terbatas. Dari cerita tersebut ternyata perempuan merasa lebih nyaman diperiksa dan ditangani dokter perempuan.

Putri berkata jadi mahasiswa kedokteran harus bisa seimbang dan tidak melulu belajar. Kebetulan hobi menggambar dan berolahraga. “ Alhamdulillah pernah juara bulutangkis ganda campuran,”cakap Putri.

Kemudian ikut organisasi, kegiatan sosial, dan berbagai program pengembangan diri lainnya. Agara menambah wawasan luas dan relasi yang kuat. Putri percaya seorang dokter tidak hanya dituntut punya  wawasan medis yang baik tetapi juga kemampuan komunikasi yang baik terhadap pasien”katanya

Kepada rekan seperjuangan dan junior nikmati proses belajar  dan cari teman yang dapat diajak belajar bersama.  Sesama pejuang ingin jadi dokter jangan lupa setelah berusaha jangan lupa minta doa oaring tua sehingga kita semua sukses. Saya ingin jadi dokter 2029 lalu lanjut belajar dokter spesialis obgyn. “ mohon doanya semoga terwujud,aamiin “ tutup Putri ( Mahasiswa FK, Kepeminatan Medical Journalism Putri Alifah Fathinah)