Peringatan Dies Natalies tahun 2026 Universitas yarsi menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian yang berhasil diraih kampus tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Rektor Universitas Yarsi, Prof.dr.Fasli Jalal,Ph.D (Prof Fasli) menyatakan itu saat Closing Ceremony Dies Natalis ke-59 di Universitas Yarsi, Selasa, 28 Juli 2026.
Menurutnya, kini Yarsi telah meraih akreditasi institusi unggul, sementara lebih dari dua pertiga program studi (Prodi) juga telah memperoleh akreditasi Unggul. Alhamdulillah, Universitas Yarsi sudah menjadi institusi dengan akreditasi tertinggi yaitu Unggul.
Dijelaskannya, saat saya masuk ada tiga prodi unggul, sekarang sudah delapan Prodi. Mudah-mudahan segera menjadi Sembilan. Tak itu saja,Yarsi juga telah meraih tujuh akreditasi internasional yang membuat lulusannya memiliki pengakuan lebih luas di tingkat global.
Selain itu, Prodi-Prodi Universitas Yarsi ijazahnya sudah bisa dihargai di Eropa, Amerika Utara, hingga Australia. “Karena akreditasi Yarsi tidak lagi hanya lokal, tetapi juga internasional,” terangnya
Yarsi juga mencatat peningkatan signifikan. Berdasarkan Times Higher Education (THE) Impact Rankings, posisi Yarsi naik dari kelompok 1.000 besar dunia, kemudian masuk 800 besar, hingga kini berada di peringkat 601 dunia.
Wakil Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010 menilai capaian Yarsi bukti proses internasionalisasi kampus mulai membuahkan hasil. Selain peningkatan kualitas akademik, Universitas Yarsi juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, “ Termasuk perguruan tinggi internasional, dunia industri, hingga menghadirkan peraih Nobel dalam kegiatan akademik,” katanya.
Di akhir sambutannya, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana tahun 2013-2015 yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai rektor setelah lebih dari tujuh tahun memimpin Yarsi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh sivitas akademika. “Terima kasih Universitas Yarsi. Saya tetap menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Yarsi,” tutup Prof Fasli

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalies ke-59 juga Wakil Rektor IV Universitas Yarsi, Prof. Dr. Nurul Huda,SE,MM (Prof Nurul) menjelaskan perhelatan ini diisi rangkaian kegiatan berlangsung cukup panjang. Mulai dari perlombaan olahraga, seminar ilmiah, pelantikan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Komisariat Yarsi, penanaman pohon, hingga kegiatan fun walk. “Kemarin fun walk di Sudirman diikuti kurang lebih 1.500 peserta,” terang Prof.Nurul.
Universitas Yarsi juga memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi selama 25 hingga 30 tahun.
Khusus tenaga kependidikan telah bekerja 30 tahun, Yayasan Yarsi memberikan apresiasi berupa ibadah haji. Pada puncak Dies Natalies, Yarsi turut menghadirkan dua alumni yang kini dikenal luas sebagai influencer kesehatan, yakni dr. Ayman Alatas,Sp.Mk dan dr. Gia Pratama Putra sekaligus memberikan penghargaan atas kontribusi mereka dalam membawa nama baik almamater.
Menurut Prof. Huda, salah satu pembeda Dies Natalies tahun ini adalah penyerahan hibah peralatan laboratorium seharga Rp5,9 miliar dari mitra industri sebagai bentuk penguatan kerja sama dunia usaha dan dunia industri (DUDI). “Ini bentuk kemitraan Yarsi dengan pihak industri.,” cakapnya .
Ia menjelaskan hibah tersebut akan mendukung pengembangan sejumlah laboratorium di Yarsi, termasuk laboratorium genomik yang saat ini tengah dikembangkan.
Kali ini ceremony Dies Natalies ke-59 selain keluarga besar Yarsi juga hadir berbagai mitra strategis, mulai dari LLDikti, kementerian, sektor perbankan, hingga sejumlah mitra kerja sama lainnya .(Usman).


