Prinsip Riset Kesehatan & Presiden Tambah Anggaran Riset 

Pada 15 Januari 2026 Presiden Probowo melakukan pertemuan dengan 1.200 Guru Besar dan pimpinan Universitas. Mendikti Saintek yang menyampaikan bahwa  Presiden menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai 4 triliun. Karena kita tahu bahwa kesehatan adalah salah satu aspek utama kehidupan maka tentu harapannya adalah juga akan ada penguatan yang bermakna bagi riset kesehatan negara kita, dan untuk itu ada lima area dan tiga pendekatan yang dapat digunakan.
Lima area Riset kesehatan meliputi pertama yaitu mengukur besar dan sebaran masalah kesehatan, ke dua memahami berbagai kemungkinan penyebab suatu masalah kesehatan dan ke tiga  meneliti dan menemukan bagaimana solusi atau cara mengintervensi untuk mencegah, mitigasi dan pengobatan masalah kesehatan pada individu dan masyarakat. Lalu, ke empat adalah menemukan bentuk implementasi terbaik untuk mengatasi masalah kesehatan, termasuk bagaimana kebijakan dan program kesehatan yang tepat untuk diterapkan. Akhirnya, yang ke lima adalah riset untuk mengevaluasi dampak implementasi berbagai cara solusi masalah kesehatan di berbagai tingkatan.
Kemudian, kita perlu setidaknya menggunakan tiga pendekatan untuk riset kesehatan global, yang juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kita di Indonesia. Pertama adalah mengantipasi pergeseran ilmiah, teknologi dan epidemiologi penyakit dan masalah kesehatan.  Ke dua  adalah bagaimana menyusun agenda riset, menilai kesenjangan dan menentukan prioritas untuk negara tertentu. Prinsip pendekatan riset kesehatan ke tiga adalah senantiasa menjamin mutu dan keyakinan dari kegiatan ilmiah yang dilakukan.
Lima area riset kesehatan dan tiga pendekatan kegiatan riset kesehatan dapat dipakai kita sebagai salah satu pendekatan untuk menyambut kebijakan penting Presiden tentang penambahan anggara riset.
Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University Australia
Penerima Rekor MURI April 2024, Penerima Penghargaan Paramakarya Paramahusada 2024 – PERSI dan Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXI 2025