Awal tahun 2026,Universitas Yarsi lewat mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) kembali menorehkan prestasi internasional dalam PRAGMA 41 Student Hackathon di Thammasat University, Pathumthani, Thailand, 8–10 Januari 2026.
Dekan Fakultas Teknologi Informasi,Dr.Ummi Azizah Rachmawati,S.Kom,M.Kom (doktor Ummi) menerangkan,dalam event ini Yarsi mengirimkan delapan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika FTI. Mereka dikirim setelah lulus seleksi FTI. Lalu lulus pula seleksi lanjutan oleh panitia PRAGMA 41, setelah itu barulah dinyatakan lolos sebagai peserta.
Para mahasiswa itu, Raihan Ghifari Winata, Karina Defitrah Nurul Jinan, Muthiah Kamilah Fatih, Rizky Firmansyah Sipahutar, Muhammad Rizal Anditama Nugraha,Yahya Alghazali Mushlih, Robi Moreno dan Luthfi Paundra Aunurrahman.
Doktor Ummi mengungkapkan, keikutsertaan mahasiswa Yarsi dalam forum internasional menjadi ajang pembelajaran dan kolaborasi global. Alhamdulillah menghasilkan capaian membanggakan. Anggota tim dikirim berhasil meraih lima penghargaan. Kategorinya Innovation and Impact Award,. Cross-Cultural Collaboration Award ,Clarity and Execution Award, Excellent in Team Work Award dan Outstanding Idea Award. “ Semuanya bermuara pada topik AI for Health Innovation serta Smart Solutions for Climate Resilience and Sustainability,” ujar Dekan FTI.
Capaian ini mencerminkan kemampuan mahasiswa Yarsi berkolaborasi lintas budaya dan disiplin ilmu, serta menghasilkan solusi inovatif relevan dengan tantangan global.
Lebih jauh, untuk mengikuti perhelatan internasional ini FTI melakukan persiapan maksimal intensif digelar panitia Hackathon selama kurang lebih satu setengah bulan, pada November hingga Desember 2025, secara daring.
Sesi persiapan ini mencakup dua puluh pertemuan,menghadirkan 14 narasumber dari empat negara, dan dilaksanakan rentang waktu pukul 18.00–20.00 WIB.

Pembekalan difokuskan tiga topik utama Hackathon, berupa Biodiversity in the City Soundscape, Smart Solutions for Climate Resilience and Sustainability dan AI for Health Innovation
Alumnus Doktor Universitas Indonesia mengutarakan,lewat sesi ini, peserta dibekali pemahaman konseptual, teknis, serta pendampingan pengembangan ide mempersiapkan solusi akan dipresentasikan pada sesi Hackathon.
Sedang sesi pelaksanaan PRAGMA 41 Student Hackathon berlangsung luring di dua lokasi, di Novotel Bangkok Future Rangsit Hotel dan Satit Secondary School Thammasat, Pathumthani, Thailand. selama tiga hari, 8–10 Januari 2026.
Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, dan peneliti dari berbagai negara berkolaborasi dalam pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi. “Khususnya di bidang kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan,”cakap Ibu Dekan berhijab.
Menurut doktor Ummi partisipasi dan prestasi mahasiswa Yarsi pada PRAGMA 41 Student Hackathon menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan,penguatan
kompetensi global mahasiswa, serta kontribusi aktif dalam pengembangan solusi berbasis teknologi untuk kesehatan dan keberlanjutan.
Doktor Ummi menegaskan, Universitas Yarsi terus berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung inovasi, kolaborasi internasional, dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Selamat kepada Program Studi Teknik Informatika FTI telah menambah harum Universitas Yarsi di perhelatan internasional (Usman)


