Universitas Yarsi menggelar Fun Walk dalam rangka Dies Natalis ke-59 dengan melibatkan lebih dari 1.500 peserta yang terdiri atas sivitas akademika, alumni, keluarga besar Yarsi, hingga masyarakat umum di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (21/6).
Kegiatan tahunan tersebut turut dihadiri Ketua Pembina Yayasan Yarsi, Prof. Jurnalis Uddin; Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, Shanti Jurnalis; serta Rektor Universitas Yarsi, Prof. Fasli Jalal.
Rektor Universitas Yarsi, Prof. Fasli Jalal menyampaikan, Fun Walk bukan sekadar olahraga bersama, tetapi menjadi wadah mempererat hubungan antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, keluarga, hingga masyarakat.
“Setiap ulang tahun Yarsi, kita mengadakan Fun Walk. Ini menjadi ajang bonding bagi sivitas akademika, keluarga, alumni, dan juga masyarakat,” ujar Prof. Fasli.
Prof. Fasli mengatakan bahwa Universitas Yarsi ingin membangun hubungan yang lebih akrab karena kadang keluarga juga belum mengetahui aktivitas atau almamater yang menjadi bagian dari kehidupan mereka,” katanya.
Menurut Prof. Fasli, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye hidup sehat yang sejalan dengan komitmen Universitas Yarsi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.
“Kesehatan adalah bagian penting dalam kehidupan. Kesehatan fisik juga tidak kalah penting karena dalam fisik yang baik terkandung jiwa yang sehat. Itu yang menjadi semangat kegiatan ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, Universitas Yarsi yang telah meraih berbagai akreditasi internasional ingin menunjukkan bahwa keunggulan akademik harus diimbangi dengan kualitas hidup yang sehat.
Lebih dari 1.500 peserta tercatat mengikuti kegiatan tahun ini. Mereka berasal dari sekitar 500 alumni, 300 mahasiswa, serta lebih dari 700 dosen, tenaga kependidikan, dan anggota keluarga.
“Yang mendaftar lebih dari 1.500 orang. Bahkan masih banyak yang ingin ikut meski tidak sempat mendapatkan kaus peserta,” tambahnya.
Ia menjelaskan, konsep Fun Walk dipilih karena lebih inklusif dibandingkan olahraga lain seperti lari atau bersepeda.
“Pesertanya memiliki rentang usia yang sangat beragam. Yang muda bisa berjalan lebih jauh atau lebih cepat,” jelasnya.
Sedangkan yang lebih senior, lanjut Prof. Fasli, bisa menyesuaikan kemampuan. “Jadi yang lebih penting adalah unsur fun-nya daripada walk-nya,” tuturnya.
Prof. Fasli juga mengungkapkan antusiasme peserta terus meningkat setiap tahun. Pada penyelenggaraan perdana hanya tersedia sekitar 300 kuota. Kini jumlah peserta telah meningkat menjadi 1.500 orang.
“Tahun depan kami berencana mengajak sekitar 900 mahasiswa baru sehingga total peserta bisa mencapai sekitar 2.000 orang,” ungkapnya.
Selain Fun Walk, panitia juga menyediakan layanan medical check-up gratis yang didukung rumah sakit dan tenaga medis Yarsi, layanan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), serta bazar UMKM milik sivitas akademika.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Yarsi, Shanti Jurnalis mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat rasa kekeluargaan dan sinergi di lingkungan Universitas Yarsi.
“Yang paling utama tentu kebersamaan, sinergitas, kekeluargaan, dan tentunya hidup sehat. Kami berharap hubungan antarkeluarga besar Yarsi terus terjalin melalui kegiatan seperti ini setiap tahun,” kata Shanti.
Menurut Shanti, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas sekaligus memperkenalkan produk UMKM milik sivitas akademika agar saling mendukung.
“Kami juga menggalakkan UMKM dari sivitas akademika. Harapannya seluruh keluarga besar Yarsi dapat saling mengenal dan mendukung usaha yang dimiliki warga kampus,” terangnya.
Selain itu, Shanti menambahkan bahwa mahasiswa juga dapat menampilkan berbagai aktivitas dan hobinya dalam kegiatan ini.
Melalui penyelenggaraan rutin setiap tahun, Universitas Yarsi berharap Fun Walk tidak hanya menjadi perayaan Dies Natalis, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, membangun budaya hidup sehat, serta mempererat kolaborasi antara universitas, rumah sakit, yayasan, alumni, mahasiswa, dan masyarakat.
Sumber:
Lihat

