Disiplin dan bertanggung jawab, semangat belajar tinggi, punya empati dan akhlak yang baik, berdoa kepada Allah SWT dan minta didoakan orang tua . Selain itu penting jaga kesehatan.
“Semua itu kreteria sukses jadi dokter,”tutur mahasiswi kedokteran Universitas Yarsi Alha Rahmattinah(Alha) saat ditanya kiat sukses jadi dokter, minggu lalu di Jakarta.
Lebih lanjut, belajar di kedokteran ada mudah ,susah serta ada masalah. Semua dinikmati, dijabani dan jangan menyerah. Itulah seninya jadi mahasiswa kedokteran
Selama kuliah anatomi menjadi salah satu mata kuliah mudah dipahami karena adanya praktikum menjadi sarana dalam mendukung proses belajar. Sementara farmakologi dan fisiologi menjadi tantangan besar, karena materi banyak dan sulit dimengerti.
Lewat belajar secara konsisten, diskusi berlatih memecahkan soal dan memanfaatkan media pembelajaran di media sosial. “Alhamdulillah masalah itu bisa teratasi,”ucap Alha pernah juara 1 Lomba Profil PIK Remaja di Kota Cilegon
Alha memiliki target untuk bisa menyelesaikan pendidikan dan menjadi dokter tahun 2029.Ia ingin jadi dokter tidak hanya kompeten dalam ilmu, tapi juga punya empati, keinginan untuk terus berkembang, serta mampu memberikan banyak manfaat untuk masyarakat
Gadis Kota Cilegon pun ingin jadi dokter berkualitas, yang memiliki ilmu yang baik, beretika, ramah kepada pasien, serta terus belajar mengikuti perkembangan ilmu kedokteran.
Lebih dalam, setelah jadi dokter Alha punya tiga rencana, mengabdi kepada masyarakat, melanjutkan pendidikan spesialis, dan membuka klinik.

Oh ya, mahasiswa kedokteran belajar dalam sehari tidak selama 24 jam. Alha diwaktu jedahnya dan melakukan hobinya journaling agar bisa evaluasi keseharian dan bisa mengatur waktu. Kemudian fotografi mengabadikan momen dengan mengambil gambar sebagai memori. Serta mengedit sebagai tempat menyalurkan ide dan pikiran saat jeda.
Alha juga aktif organisasi senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, sebagai Ketua Departemen Tarbiyah Islamiyah, tujuannya belajar hal-hal baru, terutama mengembangkan soft skills, kepemimpinan dan bekerja sama dengan tim.
Seperti rekannya, selama kuliah punya kesan, Alha juga memiliki pengalaman berkesan. Saat belajar bersama teman-teman hingga larut malam ataupun mengejar deadline tugas. “Ini juga jadi tantangan tersendiri” cakap Alha yang hobi fotografi.
Sesama pejuang kedokteran termasuk junior selain konsisten belajar, jika ada masalah belajar jangan mudah menyerah, semangat terus dan pasti ada jalan, Bangunlah relasi yang baik, dan selalu ingat meminta doa orang tua,
“nikmatnya belajar kedoteran punya seni dan Insya Allah sebagai pejuang tahun 2029 raih dokter. ” tutup Alha ( Mahasiswa Kedokteran Alha Rahmattinah)


