Rektor Universitas YARSI, Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul, Sp M(K)., SubSp I.I (Prof Ratna) menyatakan, terima kasih kepada Pak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D (Prof Brian) yang telah mau menerima rombongan Universitas Yarsi beraudiesi, Senin 19 Oktober 2026. di ruang kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek),
Rektor Yarsi hadir didampingi Wakil Rektor II, Sekretaris Universitas,dr. Dicky Budiman MSc.PH PhD, Ahmad Rusdan H. Utomo, Ph.D dan Humas Yarsi, Usman, S.Sos., M.I.Kom
Prof Ratna menjelaskan, audiensi ini bagian koordinasi dan sosialisasi terkait ACAPHEI (ASEAN-China Alliance of Private Higher Education Institutions) akan digelar pada 16–19 November 2026.
Event The 8th ACAPHEI Annual Forum dan The 6th ACAPHEI Conference, Universitas Yarsi terpilih sebagai tuan rumah dan akan hadir peserta dari 9 negara ( negara -negara Asean dan Cina)
Prof Ratna menambahkan,ACAPHEI merupakan aliansi strategis perguruan tinggi swasta kawasan ASEAN dan Tiongkok (Cina). Fokus pada penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi. ACAPHEI jadi wadah penting meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta memperluas jejaring akademik global melalui berbagai program kolaborat

Sebagai salah satu institusi pendiri, Universitas Yarsi konsisten berkontribusi terhadap pengembangan ACAPHEI. antara lain melalui penyediaan mata kuliah berbasis Learning Management System (LMS) berskala internasional bagi mahasiswa dari institusi anggota. Partisipasi ini selaras dengan strategi internasionalisasi universitas, standar akreditasi internasional, serta rencana strategis untuk memperkuat kemitraan global..
Khusus konferensi ditekankan pentingnya sinergi antara teknologi, kesehatan, dan inovasi sosial dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Forum ini juga akan menjadi ajang bertukar gagasan, mengembangkan penelitian, serta merumuskan solusi nyata bagi berbagai tantangan global.
Pada acara ini akan hadir President and CEO of Geely Talent Development Group, Chairman of Xinwei Education, Permanent Chair of ACAPHEI, Prof. Dr. Lu Dan. Moment ini akan ada lanjutan kerjasama dengan Yarsi mendirikan Xinwei Yarsi Institut dan deklarasi Jakarta.
“Lewat ACAPHEI Yarsi inginkan mahasiswa Asean belajar ke Yarsi sesuai keinginan mereka,” harap Prof Ratna
Bu Rektor juga menginformasikan ,Yarsi kini sedang mengembangkan pendidikan jarak jauh dan pendidikan Ruhul Islam yaitu setiap skripsi dari hasil penelitian yang dibuat mahasiswa harus berkaitan kajian Islam.
Kemudian Yayasan Yarsi memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang tidak mampu bayar. Tidak itu saja, Yarsi juga mencarikan beasiswa untuk para mahasiswa Yarsi.
Kegiatan ini dalam rangka bantu program pemerintah,karena itu perlu pemerintah membantu Yarsi dapatkan beasiswa. “Sehingga jadi kekuatanYarsi,” seru Prof Ratna..
Akhir pernyataannya, Ibu Rektor mohon pak menteri bisa hadir. “Harapan kami selain sebagai keynote speaker juga memberikan arahan dan dukungan,”pinta Ibu Rektor.
Sementara Prof Brian mengatakan,perhelatan ACAPHEI merupakan acara penting ,bagus sekali dan harus dimanfaatkan sebagai tukar menukar pengalaman dan pengetahuan. Selain itu bagian upaya Universitas Yarsi mengambil peran aktif dalam pengembangan perguruan tinggi di kancah internasional. “Semoga Universitas Yarsi bisa mengajak kampus-kampus lain di Indonesia,”seru Prof Brian.
Terkait kerjasama yang dilakukan perguruan tinggi (PT), kementerian punya kebijakan tidak membatasi PT kerjasama dengan negara manapun dan tak ada blok tertentu. Kementerian membebaskan PT yang punya potensi untuk kerjasama. “Silakan saja dikaji sesuai kebijakan Lembaga, bisa memberi nilai tambah terbaik bagi PT,”ujar Prof Brian
Xinwei Education ingin kerjasama dengan Yarsi, levelnya agar ditingkatkan Indonesia. Jadi namanya tidak Xinwei Yarsi Institut tapi Geely atau Xinwei Indonesia Institut tempatnya di Yarsi. “Tujuannya agar Geely atau Xinwei merasa besar karena kerjasamanya skala negara dan nantinya salah satu jadi pendapatan Yarsi,” terang Prof Brian
Kementerian mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Yarsi sebagai pengelola PT swasta sangat memperhatikan keberlangsungan proses pembelajaran lewat pemberian beasiswa. “Insya Allah siap hadir pada ACAPHEI dan berikan arahan,” Tutup Prof Brian
(usman)


