Salah 1 Wujudkan Indonesia Unggul, BEI Gelar Literasi dan Edukasi ke Kampus-Kampus, 59 Tahun Semoga Yarsi Teruslah Bentuk SDM Unggul

Bapak satu ini, pernah berkarir di beberapa Perusahaan. Seperti PT Zone Pratama tahun 1994-1996, lalu sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo tahun 1996-1999 dan sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas tahun1999-2022.

Selain itu Bapak yang gagah  ini juga aktif beberapa organisasi. Seperti Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI tahun 2019-2020 dan Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departement Perdagangan Efek tahun 2020-2022, dan Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan Otorita Jasa Keuangan (OJK) sejak tahun 2021.

Kini Bapak yang selalu tampil rapih, nama lengkapnya Jeffrey Hendrik (Pak Jeffrey) diamanahkan sebagai Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berbincang dengan pak Jeffrey sangat menyenangkan. Aneka kata disampaikan jelas, mudah dipahami dan komunikatif. Saat Majalah Kabar Yarsi mewawancarai banyak pesan-pesan mencerahkan disampaikan. Literasi dan genarasi unggul 2045 termasuk bagian dikumandangkan.

Menurut Pak Jeffrey literasi penting dilaksanakan BEI, Pasalnya literasi di pasar modal masih rendah.dan tumbuhnya belakangan. Umur BEI atau pasar modal indonesia baru 38 tahun alias masih muda dibandingkan perusahaan perbankan, sudah seratus tahun lebih.

Kini tingkat kejahatan keuangan(berkedok investasi) semakin tinggi. Jadi sangat relevan bagi BEI meningkatkan literasi masyarakat (khusus investasi di pasar modal) sehingga masyarakat bisa membedakan mana investasi legal dan tak legal. Setelah itu masyarakat tahu potensi dan resikonya. Akhirnya masyarakat memutuskan sesuai atau tidak profil mereka masing-masing.

Ditambahkannya, sepanjang tahun 2024 BEI telah menggelar 30 ribu kegiatan dilakukan dengan stakeholder. Tahun 2025 dilakukan offline dan online 50 ribu kegiatan, menjangkau lebih dari 27 juta masyarakat Indonesia. “Bagi BEI belum cukup, harus lebih banyak lagi kegiatan literasi ini hingga luas jangkauannya,” tutur Bapak yang punya pengalaman dunia pasar modal

Pak Jeffrey menerangkan, untuk perkenalkan investasi pasar modal pada masyarakat BEI punya salah satu sarana bernama Galeri Investasi. Kehadirannya telah belasan tahun. Kini jumlah Galeri Investasi di Indonesia 990an (hampir 1000)

Galeri investasi ini sebagai sarana penyampaian literasi juga sarana meningkatkan inklusi karena anak-anak muda  dengan modal relative terjangkau sudah bisa mulai jadi investor di pasar modal.

Selain itu, salah satu tujuan BEI mendirikan banyak galeri investasi agar civitas akademika, mahasiswa dan anak muda bisa dapatkan literasi sekaligus bisa meningkatkan inklusi. “Kalau mereka jadi investor arti potensi pasar modal Indonesia tumbuh bisa anak-anak muda nikmati,” cakap Bapak termasuk getol mendorong pengembangan  dan inovasi BEI

Alhamdulillah,literasi yang digelar BEI selama ini berhasil(sukses). Buktinya makin banyak masyarakat jadi investor dan makin banyak menikmati pasar modal kita , dan pertumbuhan investor dari tahun ketahun terus meningkat.

4 tahun lalu jumlah investor di pasar modal 10,3 jt, kini tumbuh lebih dua kali lipat jadi19,5 juta artinya ada tambahan lebih 9 juta masyarakat kita berpotensi ikut menikmati pertumbuhan pasar modal. “Jadi dimanapun orang Indonesia berada banggalah jadi investor pasar modal,” seru Bapak Jeffrey berpengalaman sektor keuangan

Masih menurut Bapak Jeffrey, sukses literasi BEI dipengaruhi banyak hal, 3 diantaranya investasi, teknologi dan sumber daya manusia (sdm)

Setiap tahun BEI persiapkan investasi dengan anggaran besar untuk pengembangan pasar modal. Lalu membangun infrastruktur teknologi contoh pertama IDX Mobile membantu masyarakat  mau belajar dan tambah wawasan seputar informasi pasar. Kedua tersedia studio khusus. aktifitas pengisian konten di sosial media dalam 1 aplikasi regional development information system agar kegiatan terukur dan termonitor.

Terkait seratus tahun kemerdekaan Indonesia tahun 2045(Indonesia Emas,) bagi pak Jeffrey optimis akan tercapai jadi negara maju, pertumbuhan ekonomi akan tumbuh terus karena Indonesia telah mempersiapkan diri.

Selanjunya anak-anak muda Indonesia bisa menikmati.  Bagi mereka saat ini kuliah di tahun 2045 mereka pelaku utama ekonomi, mereka mengatasi masalah ekonomi dan mereka menikmati porsi terbesar dari pertumbuhan ekonomi.

Salah satu dilakukan BEI untuk capai Indonesia Emas (Indonesia Unggul), literasi dan edukasi ke kampus-kampus. Kampus didorong oleh BEI untuk berkegiatan memberi dampak pada masyarakat (jangan mahasiswa pintar sendiri). Kedepannya akan ada inovasi-inovasi, program dan iniasitif baru, tujuan utamanya meningkat literasi dan inklusif baru.

Sekali lagi  bagi Pak Jeffrey, manusia unggul Adalah manusia yang siap menghadapi tantangan pada zaman itu. Manusia unggul 2045 adalah manusia  siap menghadapi tantangan di tahun 2045 dan mahasiswa Yarsi punya kompetensi menjadi unggul

Atas nama BEI mengucapkan selamat hut ke-59 untuk Universitas Yarsi. Semoga Yarsi terus berkarya membentuk sdm unggul di Indonesia.(usman)

Bisa mencapai usia 59 tahun merupakan prestasi luar biasa. Jarang organisasi baik di Indonesia dan dunia bisa melampau usia 59 tahun. Bisa eksis sepanjang 59 tahun tentu bukti bahwa yarsi punya value tersendiri.  Value itu harus dijaga terus untuk menciptakan sdm berkualitas untuk Indonesia (Usman)