Pembukaan program studi(Prodi) baru, khususnya pendidikan kedokteran bukti usaha strategis pemerintah merespon perkembangan keilmuan bidang kesehatan, ,
Itulah satu pernyatan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr.Henri Togar Hasiholan Tambunan (Doktor Henri) saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Prodi baru Penyakit Dalam Program Spesialis Universitas Yarsi, di Jakarta,Selasa (27/1/26)
Selanjutnya,pembukaan Prodi Penyakit Dalam Universitas Yarsi itu relevan dengan kebutuhan pembangunan kesehatan nasional. LLDikti Wilayah III akan melakukan penguatan regulasi. Doktor Henri mengapresiasi Universitas Yarsi telah mencerminkan respon nyata pendidikan tinggi terhadap dinamika keilmuan dan kebutuhan sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Lewat pembukaan Prodi Penyakit Dalam , Universitas Yarsi diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan keilmuan berorientasi pada mutu kesehatan nasional dengan menghasilkan tenaga medis kompeten, profesional, dan berdaya saing.
Melalui aktifitas ini LLDikti Wilayah III menegaskan perannya sebagai mitra strategis perguruan tinggi(PT) dalam memastikan penyelenggaraan PT berjalan sesuai standar nasional PT serta regulasi yang berlaku.
LLDikti Wilayah III terus mendorong Universitas Yarsi dan PT lainnya untuk berinovasi, adaptif terhadap kebutuhan zaman, dan tetap menjunjung tinggi mutu serta relevansi lulusan. Kegiatan penyerahan SK ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola kelembagaan PT serta kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan

Selamat kepada Universitas Yarsi. Setelah berjalan semoga Prodi Penyakit Dalam Universitas Yarsi lulusannya kompeten. “ Lulusan bisa membantu masyarakat dan segera raih unggul,” tutup Doktor Henri
Sementara Rektor Universitas Yarsi, Prof .dr.Fasli Jalal,Ph.D mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Lewat Prodi baru Universitas Yarsi ingin mengabdi pada negara, memperkuat kontribusi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia dan semoga berkah.
Yarsi berharap, hadirnya program spesialis ini dapat mencetak tenaga medis ,tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai integritas dan spiritualitas. Kehadiran program spesialis terbaru ini mendorong fakultas terus meningkatkan mutu pendidikan dan fasilitas pembelajaran . “Setelah kami mengabdi, jangan kami biarkan Yarsi menderita sendiri.” Tutup Rektor Yarsi.
Penyerahkan SK Prodi baru Penyakit Dalam Program Spesialis Universitas Yarsi dari Doktor Henri diterima Rektor Universitas Yarsi, didampingi Wakil Rektor I, Dr.dr.Wening Sari, M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi, Prof.Dr.Pratiwi Sudarmono,Ph.D, (Usman)


