Universitas YARSI Bekali Warga Kadumaneuh Keterampilan Pemasaran Digital dan Pencatatan Keuangan Usaha

Universitas YARSI terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pendampingan Teknik Pembuatan Konten Promosi Digital dan Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Platform Digital serta Penguatan Manajemen Bisnis.” Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kadumaneuh, Kabupaten Pandeglang, Banten, ini diikuti oleh sekitar 20 peserta dari kalangan warga setempat.

Kegiatan PkM tersebut diketuai oleh Muhammad Rofi’i, S.E.I., M.Sc., dari Program Studi S1 Manajemen Universitas YARSI, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber. Program ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha, meningkatkan keterampilan pemasaran digital sekaligus memperkuat kemampuan pengelolaan keuangan usaha agar bisnis dapat berkembang secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam aspek pemasaran, peserta mendapatkan pendampingan mengenai teknik pembuatan konten promosi digital berupa foto dan video yang menarik, informatif, serta sesuai dengan karakteristik produk. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan TikTok sebagai salah satu platform media sosial untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan menjangkau calon konsumen secara lebih luas.

Pemanfaatan media digital menjadi salah satu peluang bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperkenalkan produk tanpa harus selalu mengandalkan metode promosi konvensional. Melalui konten yang kreatif dan informatif, pelaku usaha diharapkan mampu menampilkan keunggulan produknya secara lebih menarik serta membangun citra produk di tengah persaingan pasar.

Selain pemasaran digital, kegiatan ini juga menitikberatkan pada penguatan manajemen bisnis melalui edukasi dan pendampingan pencatatan keuangan usaha. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencatat transaksi keuangan secara rutin, meliputi pemasukan, pengeluaran, serta hasil usaha. Pencatatan tersebut menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk mengetahui kondisi keuangan dan perkembangan bisnis yang dijalankan.

Peserta juga didorong untuk membiasakan pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Dengan pencatatan yang sederhana, tertib, dan konsisten, pelaku usaha diharapkan dapat memantau arus kas, mengendalikan pengeluaran, memperkirakan keuntungan, serta mengambil keputusan bisnis berdasarkan kondisi keuangan yang lebih terukur.

Ketua tim PkM, Muhammad Rofi’i, S.E.I., M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan usaha tidak cukup hanya dengan meningkatkan promosi dan penjualan. Pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan agar dapat mengetahui hasil usaha secara lebih akurat dan menjaga keberlangsungan bisnisnya.

Oleh karena itu, kegiatan ini menggunakan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pelatihan, tetapi juga pendampingan praktis sesuai dengan kebutuhan mitra. Peserta diharapkan dapat menerapkan keterampilan pembuatan konten promosi, pemanfaatan TikTok, dan pencatatan keuangan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Universitas YARSI berupaya mengimplementasikan keilmuan manajemen untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital. Perpaduan antara kemampuan pemasaran digital dan pengelolaan keuangan yang baik diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing, memperluas peluang pasar, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam memperkuat kapasitas usaha lokal. Dengan keterampilan yang diperoleh, warga Desa Kadumaneuh diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang pemasaran digital serta mengelola keuangan usaha secara lebih tertib untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Ati)

Sumber:

Lihat