Jakarta, CNN Indonesia — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) resmi melantik 13 kepengurusan komisariat untuk periode 2026-2031.
Pelantikan itu berbarengan dengan rangkaian Seminar Nasional yang digelar di Auditorium Al-Quddus, Universitas YARSI Jakarta, pada Rabu (20/5).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal IAEI Sutan Emir Hidayat di hadapan seluruh perwakilan komisariat yang hadir secara luring maupun menyaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube Yarsi TV.
Sebelum prosesi sumpah, Mega Oktaviani, Sekretaris Bidang Pengembangan Organisasi, Pembinaan Wilayah dan Komisariat IAEI, menyampaikan hasil Surat Keputusan pelantikan kepengurusan komisariat tersebut.
“Seluruh komisariat yang dilantik hari ini dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan para ahli, akademisi, dan pengamat ekonomi Islam yang secara aktif menaruh perhatian terhadap perkembangan ekonomi Islam di masing-masing institusinya,” demikian pernyataan tersebut.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi organisasi yang dilakukan IAEI, untuk mendorong komisariat-komisariat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tujuannya, untuk tampil lebih aktif dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam di tingkat institusi masing-masing.
Kehadiran ratusan pengurus baru dari berbagai perguruan tinggi diharapkan menjadi energi baru yang menggerakkan roda ekonomi Islam secara lebih masif ke depannya.
Sejumlah komisariat yang dilantik adalah Komisariat pertama yang dibacakan adalah IAEI Komisariat Universitas YARSI, dengan dewan pembina diketuai oleh Prof. Dr. Nurul Huda, S.E., M.M., M.Si., dan dewan pengurus diketuai oleh Dr. Medan Wilestari, S.E.Ak., M.M., M.Si., CA. Komisariat ini memiliki total 24 orang pengurus.
Berikutnya, IAEI Komisariat Perbanas Institute dengan dewan pembina diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec., dan dewan pengurus yang dipimpin oleh Prameswara Samofa Nadya, S.E., M.Si. Komisariat ini tercatat sebagai salah satu yang cukup besar dengan total 32 pengurus.
Sumber:
Lihat

