Para mahasiswa harus giat,semangat belajar dan aktif dalam organisasi. Susah ? tidak, kuncinya terletak pintar mengatur waktu
Lalu ,jika sudah lulus kuliah, jangan lupa dalam membuat biodata cantumkan prestasi akademik dan non akademik. Termasuk ragam kegiatan pernah aktif diikuti berikut jabatan, Semua ini bisa menjadi referensi, melanjutkan pendidikan lebih tinggi dengan meraih beasiswa. Atau mempermudah raih pekerjaan saat melamar kerja.
Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, Himmatul Aliyah, S.Sos, M.Si (Ibu Himma ) menyatakan itu saat beribincang dengan mahasiswa Yarsi, Sabtu, 2 Mei 2026 di Universitas Yarsi.
Ibu Himma ada di Yarsi dalam rangka pengawasan pemberian hibah Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2025 diberikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kepada Universitas Yarsi.
Hibah PP PTS berupa bantuan peralatan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan daya saing lulusan
Selanjutnya Ibu Himma mengatakan, bisa menjadi mahasiswa harus bersyukur. Karena masih banyak anak-anak belum bisa kuliah. Karena itu jangan sia-sia kan kesempatan ini. Belajar terus, jangan putus asa jika gagal segera bangkit.

Saat belajar pasti ada kalahnya mengalami kesulitan.Jika itu terjadi banyaklah bertanya sama dosen dan teman Isilah waktu dengan kegiatan bermanfaat dan ikut organisasi. Semangat terus dan selalu taat beribadah serta minta doa orang tua dan mohon berdoa pada maha kuasa. “ Inilah kunci sukses,” ujar Ibu Himma, juga alumnus Magister Unversitas Indonesia.
Ditambahkannya, para mahasiswa jika lulus sarjana, jangan berhenti belajar, termasuk jika sudah bekerja. Kuasai informasi teknologi. Lanjutkan belajar ke jenjang magister dan doktor dalam dan luar negeri. Jika biaya pribadi tak cukup, bisa cari beasiswa.“Kini sumber-sumber beasiswa sudah banyak, termasuk dari pemerintah,”terang Ibu Himma yang bercita-cita jadi Diplomat lewat Kementerian Luar Negeri.
Selain berbincang dengan para mahasiswa beri kiat suses, Ibu Himma berkunjung pula ke laboratorium pembelajaran komputer dilengkapi LCD. Lihat dan ingin memastikan alat bantu pembelajaran tersebut telah dipergunakan sesuai dengan program yang diajukan program studi
Saat berkunjung ruang laboratoriumYarsi Ibu Himma didampingi Wakil Rektor I, Dr.dr.Wening Sari, M.Kes (Doktor Wening) dan beberapa dosen.
Sementera Doktor Wening menyatakan Bu Himma, sebagai salah satu pemangku kepentingan punya komitmen pada kemajuan pendidikan formal dan informal. Kemudian telah memfasilitasi 28 mahasiswa Universitas Yarsi sehingga dapat menerima beasiswa KIP-Kuliah Jalur Aspirasi.
Beliau juga memfasilitasi 40 orang mahasiswa Universitas Yarsi untuk memperoleh bantuan UKT dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Puslapdik Kemendikbud Ristek). “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan meringankan pembiayaan pendidikan,” ujar Doktor Wening alumnus Doktoral Universitas Indonesia
Ditambahkannya, kunjungan pengawasan ini juga dimanfaatkan untuk memotivasi mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah.
Menurut Doktor Wening ,Universitas Yarsi memandang Beasiswa KIP Kuliah merupakan peluang mendapatkan mahasiswa berpotensi berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik. Serta memperbesar akses masyarakat untuk berkuliah di Universitas Yarsi.
Doktor Wening menerangkan, dana beasiswa diterima mahasiswa masih dibawah biaya pendidikan yang ditetapkan di Universitas Yarsi, namun Yayasan Yarsi punya komitmen untuk berkontribusi mencerdaskan anak bangsa.
Pesan untuk mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah dan Bantuan UKT adalah mereka harus bersyukur atas bantuan dana pendidikan yang diperoleh . Buktikan dengan sungguh-sungguh dalam belajar dan aktif meningkatkan soft skill, serta harus mempunyai cita-cita yang tinggi untuk masa depannya.
Lalu berusahalah mengembangkan potensi dirinya untuk berprestasi dan menyelesaikan studinya tepat waktu. Wisudawan Terbaik dari Prodi Akuntansi pada Wisuda Lulusan Semester Genap TA 2024/2025 dan Mahasiswa Berprestasi Universitas YARSI Tahun 2026 merupakan mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah.
Senang sekali Universitas Yarsi dikunjungi. “Terima kasih, semoga Ibu Himma sehat dan sukses selalu,” tutup Doktor Wening. (usman)


