Delapan varian Hantavirus 

TJANDRA YOGA ADITAMA

Perkembangan Hantavirus menjadi perhatian dunia. Perlu di ketahui bahwa sedikitnya ada delapan varian dari Hantavirus ini, yang dilaporkan dari berbagai negara.

Pertamavadalah Hantaan Virus (HTNV), yang banyak dilaporkan dari Asia (Korea Selatan, Cina dll.) dan juga Eropa. Ke dua adalah Puumala Virus (PUUV), yang dilaporkan dari benua Eropa, seperti Finlandia, Jerman, Prancis dan Rusia. Ke tiga varian Seoul Virus (SEOV) yang dilaporkan cukup luas di dunia, dari Asia sampai Amerika. Ke empat adalah Dobrava-Belgrade Virus (DOBV) yang dilaporkan dari Eropa, termasuk daerah Balkan dan Eropa  Timur. Ke empat varian di atas  dihubungkan dengan manifestasi klinik dalam bentuk demam berdarah dan gangguan ginjal, yang dikenal sebagai Hemoragic Fever Renal Syndrome (HFRS).

Kemudian, varian hantavirus yang ke lima adalah Sin Nombre Virus  (SNV) yang dilaporkan dari Amerika Serikat dan Kanada. Ke enam adalah Bayou Virus (BAYV) yang juga dari Amerika Serikat, tapi dari negara bagian Louisiana dan Texas. Ke tujuh adalah varian Black Creek Canal Virus (BCCV) yang pernah dilaporkan dari Florida Amerika Serikat . Ke delapan adalah varian Andes Virus (ANDV) dari Amerika Selatan (Argentina, Chile) dan sekarang di temukan pada kasus-kasus di kapal pesiar yang jadi berita dunia hingga hari ini. Varian ini yang dilaporkan menyebabkan terjadinya penularan manusia ke manusia, dan yang amat perlu kita amati adalah ada tidaknya penularan antar manusia berkelanjutan (sustained human to human transmission).

Varian ke lima sampai ke delapan inilah yang berhubungan dengan keadaan gangguan di paru Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), atau juga gangguan di paru dan jantung Hantavirus Cardio Pulmonary Syndrome (HCPS).

—–

Prof Tjandra Yoga Aditama 
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI   /  Adjunct Professor Griffith University
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia  (PDPI)